Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLAIOMETRIK MEDICINE BALL TWIST TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERMAIN TENIS LAPANGAN DITINJAU DARI KELINCAHAN (STUDI EKSPERIMEN PADA MAHASISWA PUTRA PEMBINAAN PRESTASI TENIS LAPANGAN PKO FKIP UTP
Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan Medicine Ball Twist dan Bar Twist terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. (2) Mengetahui perbedaan pengaruh antara mahasiswa yang memiliki kelincahan tinggi, sedang dan rendah terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. (3) Mengetahui pengaruh interaksi antara metode latihan plaiometrik dengan kelincahan terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan.
Populasi penelitian ini adalah mahasiswa putra pembinaan prestasi tenis lapangan PKO FKIP UTP Surakarta berjumlah 80 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Random Sampling, sampel yang diambil sebanyak 60 mahasiswa, terdiri dari 20 mahasiswa yang memiliki kelincahan tinggi, 20 mahasiswa yang memiliki kelincahan sedang, dan 20 mahasiswa yang memiliki kelincahan rendah. Teknik analisis dengan menggunaka ANAVA. Sebelum menguji dengan ANAVA, terlebih dahulu digunakan uji prasyarat analisis data dengan menggunakan uji normalitas sampel (Uji lilliefors dengan α = 0,05) dan uji homogenitas varians ( Uji Barlett dengan α = 0,05 ). Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan Medicine Ball Twist dan metode latihan squat terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan, p-value= 0,027 lebih kecil dari 0,05. (2) ada perbedaan peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan antara mahasiswa yang memiliki kelincahan tinggi, sedang, rendah, p-value= 0,007 lebih kecil dari 0,05. (3) ada interaksi antara metode latihan plaiometrik dan kelincahan terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan, p-value= 0,001 lebih kecil dari 0,05.
Berdasarkan penelitian dan hasil analisis data dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan plaiometrik medicine ball twist dan bar twist dalam peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. Rata-rata peningkatan masing-masing adalah metode latihan medicine ball twist sebesar 0,2970 dan metode latihan berbeban bar twist sebesar 0,2160. (2) ada perbedaan pengaruh yang signifikan peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan antara pemain yang memiliki kelincahan tinggi, sedang dan rendah. Rata-rata peningkatan masing-masing adalah kelincahan tinggi sebesar 0,333 detik, kelincahan sedang sebesar 0,221 detik dan kelincahan rendah sebesar 0,215 detik. (3) Ada pengaruh interaksi antara metode latihan berbeban dan kelincahan terhadap peningkatan kemampuan bermain tenis lapangan. (a) Metode latihan Medicine Ball Twist memiliki hasil lebih baik apabila diberikan perlakuan untuk mahasiswa yang memiliki kelincahan tinggi. (b) Metode latihan Bar Twist memiliki hasil lebih baik apabila diberikan perlakuan untuk mahasiswa yang memiliki kelincahan rendah.
 
IMPLEMENTASI SENAM BENGAWAN SOLO DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM IRAMA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA UNTUK SISWA KELAS XI SMA N 1 WERU 2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah penerapan Senam Bengawan Solo dapat meningkatkan hasil belajar senam irama pada mata pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga untuk siswa kelas XI SMA N 1 Weru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sesuatu permasalahan yang terjadi disatu tempat, saat itu juga dan dialami oleh anda sendiri, itulah yang disebut Penelitian Tindakan Kelas. Unsur-unsur dalam penelitian tindakan kelas adalah:1) Siswa atau peserta didik, 2) Proses Pembelajaran, dan 3) Guru atau peneliti. Didalam penelitian tindakan kelas itu hanya terjadi minimal 2 siklus dan maksimal dilakukan sampai 5 siklus, jika lebih dari itu bukan lagi penelitian tindakan kelas melainkan penelitian eksperimen. Didalam satu siklus terdapat 4 tahap yaitu:1) Perencanaan, 2) Tindakan atau Pelaksanan, 3) Observasi dan 4) Refleksi.Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Weru berjumlah 40 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 32 siswa perempuan dan tempat penelitian dilakukan diaula SMA N 1 Weru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah menggunakan teknik analisis berbentuk prosentase sedangkan angket merupakan sarana prasarana dan alasan memilih jawaban menggunakan teknik analisis kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian. Senam Bengawan Solo sangat baik untuk meningkatkan pemahaman belajar penjasorkes pada siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Weru. Dari analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari pra siklus, siklus I, siklus II. Pada pra siklus hasil belajar penjasorkes melalui Senam Bengawan Solo pada kategori cukup 2 siswa (5%), kurang 3 (7,5%), kurang sekali 35 siswa (87,5%). Jumlah siswa yang tuntas 5 siswa (12,5%). Pada siklus I hasil belajar teknik dasar Bengawan Solo pada kategori baik 6 siswa (15%), cukup 12 siswa (30%), kurang 16 siswa (40%), kurang sekali 6 siswa (15%). Jumlah siswa yang tuntas sebanyak 18 siswa (45%). Pada siklus II hasil belajar penjasorkes melalui Senam Bengawan Solo dalam kategori baik sekali adalah 11 siswa (27,5%), baik 16 siswa (40%), cukup 8 siswa (20%), kurang 5 siswa (12,5%). Jumlah siswa yang tuntas 35 siswa (87,5%). Dengan prosentase peningkatan ketuntasan dari pra siklus ke siklus I sebesar 40% dan dari siklus I ke siklus II sebesar 42,5%. Simpulan penelitian ini adalah dengan meggunakan Senam Bengawan Solo dapat meningkatkan hasil belajar pada senam irama pada mata pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga untuk siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Weru.ÂÂÂ
PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE INTERVAL DAN TERUS MENERUS TERHADAP KETEPATAN TEMBAKAN HUKUMAN DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA PUTERA PESERTA EKSTRAKURIKULER SMA NEGERI 1 NGEMPLAK BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2018
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Pengaruh pembelajaran menggunakan metode interval dan terus menerus terhadap ketepatan tembakan hukuman bola basket pada siswa putera peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun pelajaran 2018. (2) Pengaruh yang lebih baik antara pembelajaran menggunakan metode interval dan terus menerus terhadap ketepatan tembakan hukuman bola basket pada siswa putera peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun pelajaran 2018.Sesuai dengan tujuan penelitian, maka penelitian ini menggunakan metode  eksperimen. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali peserta ekstrakurikuler basket yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan pengukuran dalam olahraga yaitu  ketepatan shooting. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik menggunakan rumus t-test pada taraf signifikansi 5%.Penelitian ini menghasilkan simpulan sebagai berikut ; (1) Ada perbedaan pengaruh pembelajaran menggunakan metode interval dan terus menerus terhadap ketepatan tembakan hukuman dalam permainan bola basket pada siswa putera peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun pelajaran 2018 dengan thitung sebesar 3,674 > ttabel sebesar 2,14. (2) Pembelajaran menggunakan metode interval lebih baik pengaruhnya daripadapembelajaran menggunakan metode terus menerus terhadap ketepatan tembakan hukuman dalam permainan bola basket pada siswa putera peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun pelajaran 2018 dengan prosentase peningkatan pada pembelajaran menggunakan metode interval sebesar 64,29% dan pada pembelajaran menggunakan metode terus menerus sebesar 39,53%
PENGARUH PENDEKATAN VAK (VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK) DAN METODE LATIHAN DRILL TERHADAP KETERAMPILAN BULUTANGKIS PADA UNIT KEGIATAN MAHASISWA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA TAHUN AKADEMIK 2017/2018
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui hasil keterampilan bulutangkis dengan pendekatan VAK pada UKM UNS Surakarta Tahun akademik 2017/2018; (2)Untuk mengetahui hasil keterampilan bulutangkis dengan metode Latihan Drill pada UKM UNS Surakarta Tahun akademik 2017/2018 Tahun akademik 2017/2018; (3) Untuk mengetahui manakah yang lebih baik pengaruhnya antara Pendekatan VAK dan Latihan Drill pada UKM UNS Surakarta Tahun akademik 2017/2018 Tahun akademik 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan UKM UNS Surakarta Tahun akademik 2017/2018 Tahun 2017 berjumlah 20 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Random Sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksprimen. Pengumpulan Data melalui instrument bulutangkis. Tehnik analisis data T score, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji perbedaan. Hasil analisis data diperoleh kesimpulan: 1. Pendekatan VAK ( Visual , Auditori dan Kinestetik) dapat meningkatkan hasil keterampilan lob, servis dan smash bulutangkis pada unit kegiatan mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun akademik 2017/2018. 2. Metode latihan drill dapat meningkatkan dapat meningkatkan hasil keterampilan lob, servis dan smash bulutangkis pada unit kegiatan mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun akademik 2017/2018. 3. Metode latihan drill lebih baik dibandingkan dengan metode Pendekatan VAK terhadap hasil keterampilan lob, servis dan smash bulutangkis pada Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun akademik 2017/2018 dibuktikan dengan peningkatan masing-masing keterampilan bulutangkis pada metode latihan drill lebih tinggi dibandingkan pendekatan VAK. ÂÂÂ
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN JARAK PUKUL TETAP DAN JARAK PUKUL BERTAHAP TERHADAP KETERAMPILAN LOB BULUTANGKIS PADA ATLET PUTRA PB INDEPENDEN, PALUR KARANGANYAR TAHUN 2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perbedaaan pengaruh latihan jarak pukul tetap dan jarak pukul bertahap terhadap keterampilan lob bulutangkis pada atlet putra PB Independen, Palur, Karanganyar tahun 2018. (2) untuk mengetahui manakah yang lebih baik pengaruhnya antara latihan jarak pukul tetap dan jarak pukul bertahap terhadap keterampilan lob bulutangkis pada atlet putra PB Independen, palur, karanganyar tahun 2018. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah matching by subject design yang biasa disebut dengan pola M-S, dimana Subjek dipisahkan kedalam dua kelompok. Pemasangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara oridinal pairing, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik tes yang dilakukan untuk pengambilan data penelitian ini adalah tes keterampilan lob dalam permainan bulutangkis, tes dilaksanakan dua kali yaitu tes awal dan tes akhir. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan teknik statistik dengan metode pengerjaan menggunakan program penghitung, yaitu meliputi uji reliabilitas, uji prasyarat, data analisis dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan analisis perbedaan. Dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut (1) ada perbedaan pengaruh latihan lob dengan metode Latihan jarak pukul tetap dan jarak pukul bertahap terhadap keterampilan lob dalam permainan bulutangkis pada atlet putra PB Independen, Palur, Karanganyar tahun 2018. Dengan hasil uji thitung diperoleh sebesar 3,24 sedangkan ttabel dengan db=15-1 taraf signifikan 5% yaitu 2,14 maka thitung ˃ ttabel. (2) Latihan lob dengan metode jarak pukul bertahap lebih baik pengaruhnya daripada latihan dengan metode jarak pukul tetap terhadap keterampilan lob bulutangkis pada atlet putra PB Indpenden, Palur, Karanganyar tahun 2018. Hal ini dibuktikan dengan prosentase peningkatan untuk kelompok 2 (latihan jarak pukul bertahap) sebesar 24,6% dan kelompok 1 (latihan jarak pukul tetap) lebih kecil yaitu 15, 8%
PERAN OLAHRAGA DAN PENDIDIKAN JASMANI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER
Karakter adalah kombinasi kepribadian dan kepribadian  itu berbeda satu dengan yang lain. Konsep karakter yang baik dengan perilaku yang benar dan perilaku yang benar dalam hubungan dengan orang lain dan hubungan dalam  dirinya sendiri. Olahraga dan aktivitas fisik untuk pertumbuhan fisik dan  peningkatan kesehatan. Aktivitas fisik untuk pertumbuhan fisik yang lebih sempurna. Olahraga dan pendidikan jasmani harus dikembangkan oleh sistem pedagogi dan sistem praktis, keduanya memiliki tahapan mulai dari  kognitif atau dasar, menengah dan lanjutan atau kelas tinggi. Pembangunan karakter harus dibangun untuk waktu yang lama dan lebih baik untuk dimulai sejak anak-anak. Psikologi olahraga dan filsafat olahraga  adalah faktor yang mendukung dalam pembentukan karakter. Aturan dalam olahraga membuat atlet menjadi karakter yang baik, karena seseorang harus mentaati aturan permainan, dan mengembangkannya menjadi suatu tanggung jawab yang menuju kedewasaan
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI , KELENTUKAN DAN PERGELANGAN KAKI TERHADAP TENDANGAN JARAK JAUH PADA KLUB SEPAKBOLA SSB UTP SURAKARTA TAHUN 2018
Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahi Hubungan  Kekuatan Otot Tungkai, Kelentukan Pergelangan Kaki, dan kecepatan ayun tungkai Terhadap Tendangan Jarak Jauh Pada Klub Sepakbola SSB UTP Surakarta  Tahun 2018 .Metode penelitian yang digunakan adalah survey tes. Populasi Penelitian ini adalah seluruh anggota klub Persitaku tahun 2018  yang berjumlah 24 orang. Sampel yang di ambil 24 orang pemain sepakbola Sepakbola SSB UTP Surakarta  Tahun 2018. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling.Hasil analisis menunjukkan Ada hubungan  yang signifikan antara Kekuatan Otot Tungkai terhadap hasil menendang bola pada Klub Sepakbola SSB UTP Surakarta  Tahun 2018 sebesar 0,494 atau 49,4%. adanya hubungan  yang signifikan antara Kelentukan Pergelangan kaki tungkai terhadap hasil menendang bola pada Klub Sepakbola SSB UTP Surakarta  Tahun 2018 sebesar 0,450 atau 45%. dan adanya Ada hubungan  yang tidak signifikan antara Kecepatan ayun tungkai terhadap hasil menendang bola pada Klub Sepakbola SSB UTP Surakarta  Tahun 2018 sebesar 0,026 atau 2,6%, dan hubungan  yang signifikan antara Kekuatan Otot Tungkai, Kelentukan Pergelangan kaki tungkai, Kecepatan ayun tungkai terhadap hasil menendang bola pada Klub Sepakbola SSB UTP Surakarta  Tahun 2018 sebesar 0,735 atau 73,5%
PENINGKATAN DRIBBLE SHOOTING SEPAKBOLA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN PADA MAHASISWA UTP DALAM USAHA PENINGKATAN KESEGARAN JASMANI MENUJU INDONESIA SEHAT
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode pembelajaran drill dan bermain terhadap peningkatan dribble shooting dalam permainan sepak bola pada mahasiswa perkuliahan sepakbola universitas tunas pembangunan Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga yang menempuh matakuliah sepakbola pada semester IV. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua populasiyaitu 40 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji perbedaan (uji †“ t) dengan melalui uji persyaratan terlebih dahulu seperti uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji homogenitas.` Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan pembelajaran drill dan bermaindapat meningkatkan ketrampilan drible shooting pada mahasiswa putra pendidikan kepelatihan olahraga smester IV. Peningkatan ketrampilandeible shoting melalui pembelajaran drillsebesar 48.63% . Sedangkan peningkatan ketrampilan deible shoting melalui pembelajaran berman sebesar 14.085%. Setelah melakukan penelitian, diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) .Ada perbedaan pengaruh program  latihan drill dan bermain terhadap peningkatan dribble shooting sepakbola dalam usaha peningkatan kesegaran jasmani menuju Indonesia sehat dengan nilai perhitungan t-hitung sebesar 12.95,dan t-tabel sebesar 1,72 pada taraf signifikasi 5%. (2) Program latihan bermain peneliti lebih baik pengaruhnya terhadap peningkatan dribble shooting sepakbola dalam usaha peningkatan kesegaran jasmani menuju Indonesia sehat. Kelompok 1 (kelompok yang mendapat program latihan drill peneliti) memiliki peningkatan sebesar 48.63%. Sedangkan pada kelompok 2 (kelompok yang mendapat program latihan bermain ) memiliki peningkatan sebesar 79.31%. ÂÂÂ
Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan, Kekuatan Otot Punggung Dan Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putra SMK Muhammadiyah 1, Gondangrejo, Karanganyar Tahun 2018
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putra SMK Muhammadiyah 1, Gondangrejo, Karanganyar Tahun 2018. (2) Hubungan antara Kekuatan Otot Punggung Terhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putra SMK Muhammadiyah 1, Gondangrejo, Karanganyar Tahun 2018. (3) Hubungan antara Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putra SMK Muhammadiyah 1, Gondangrejo, Karanganyar Tahun 2018. (4) Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan, Kekuatan Otot Punggung Dan Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putra SMK Muhammadiyah 1, Gondangrejo, Karanganyar Tahun 2018. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1, Gondangrejo, Karanganyar dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2018. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1) Tes dan pengukuran kekuatan otot lengan dengan push dinamometry test (Ismaryati, 2008: 116-117). (2) Tes dan pengukuran kekuatan otot punggung dengan back dynamometer(Ismaryati, 2008:114). (3) Tes dan pengukuran kekuatan otot tungkai dengan leg dynamometer (Johnson & Nelson,1986:210). (4) Tes dan pengukuran tolak peluru gaya O’brien menggunakan petunjuk pelaksanaan testolak peluru gaya O’brien (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, 1996: 142). Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Lengan dengan Tolak Peluru Gaya O’brien , rhitung = 0.458> rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Punggung dengan Tolak Peluru Gaya O’brien, rhitung = 0.432> rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Tungkai dengan Tolak Peluru Gaya O’brien , r tabel, rhitung = 0.462> rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Lengan, Kekuatan Otot Punggung dan Kekuatan Otot Tungkai dengan Tolak Peluru Gaya O’brien , R2y(123) sebesar 0.407 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 5.9638 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEPAK BOLA MELALUI MODIFIKASI GAWANG PANTUL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI II PANDAN KECAMATAN SLOGOHIMO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Sepak bola merupakan olahraga yang banyak digemari anak sekolah tingkat SD akan tetapi masih banyaknya siswa yang kurang sungguh-sungguh dalam kegiatan pembelajaran sepak bola, hal tersebut ditunjukkan bahwa masih rendahnya motivasi siswa dalam bermain sepak bola kurangnya pengembangan metode pembelajaran yang bervariasi oleh guru pembimbing. Rumusan masalah dari penelitian ini diteliti melalui modifikasi gawang pantul. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sepak bola pada siswa kelas V SD Negeri II Pandan dalam mengikuti proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan hasil kerja, sikap siswa serta perilaku siswa yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Objek penelitian melalui modifikasi gawang pantul sedangkan subjeknya adalah siswa kelas V SD Negeri II Pandan Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri yang berjumlah 21 siswa. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data diperoleh dari hasiltes unjuk kerja yang ditampilkan siswa pada saat pelaksanaan tes. Dari hasil penelitian yang dilakukan, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari kondisi awal ke siklus I dan siklus II. Pada kondisi awal hasil belajar siswa menunjukkan hanya 6 siswa yang telah tuntas dari KKM yang diharapkan yaitu 75, sedangkan 15 siswa masih dibawah KKM dengan presentase ketuntasan siswa mencapai 28,57%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai belajar siswa yang tuntas sebanyak 18 dari 21 siswa (85,71%) dan pada siklus II yang tuntas sebanyak 20 dari 21 siswa keseluruhan atau tuntas sebesar 95,2%. Kesimpulan peneliti ini adalah melalui modifikasi gawang pantul dapat meningkatkan hasil belajar sepak bola pada siswa kelas V SD N II Pandan Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri tahun Pelajaran 2018/2019