Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN COOPERATIVE JIGSAW PADA MATA KULIAH PROFESI KEPENDIDIKAN MAHASISWA PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA 2020
ABSTRAK
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Hasil belajar mata kuliah Profesi Kependidikan dengan metode pembelajaran Jigsaw pada mahasiswa PKO FKIP UTP Surakarta, dan (2) Efektivitas penggunaan metode pembelajaran tipe Jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar mata kuliah Profesi Kependidikan pada mahasiswa PKO FKIP UTP Surakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PKO FKIP UTP Surakarta semester IV tahun akademik 2019/2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. Sebagai kelompok eksperimen adalah kelas IV B 33mahasiswa dan kelompok kontrol adalah kelas IV C 33 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji analisis deskriptif dan uji prasyarat analisis data.
Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Hasil belajar pada mata kuliah Profesi Kependidikan menggunakan metode Jigsaw lebih baik daripada metode konvensional, dan (2) analisis hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Profesi Kependidikan menunjukkan mean skor pretest 61,55 dan postest 81,21. Selain itu juga dapat dilihat dari hasil uji-t paired sample test nilai sig(2-tailed) 0,00 < 0,05 hal tersebut menunjukkan bahwa perlakuan model pembelajaran JIGSAW lebih efektif dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak mendapat perlakuan, atau diajar menggunakan metode konvensional.
Kata kunci : Model Pembelajaran Jigsaw, Profesi Kependidika
HUBUNGAN ANTARA PANJANG TUNGKAI, KOORDINASI MATA- KAKI, DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KETEPATAN SHOOTING SEPAKBOLA PADA PEMAIN PUTRA UMUR 14-15 TAHUN KLUB SSB UTP SURAKARTA TAHUN 2020
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan Antara Panjang Tungkai dengan Ketepatan Shooting Sepakbolapada Pemain Putra Umur 14-15 Tahun Klub SSB UTP Surakarta Tahun 2020. (2) Hubungan Antara Koordinasi Mata-Kaki dengan Ketepatan Shooting Sepakbola pada Pemain Putra Umur 14-15 Tahun Klub SSB UTP Surakarta Tahun 2020. (3) Hubungan Antara Power Otot Tungkai dengan Ketepatan Shooting Sepakbola pada Pemain Putra Umur 14-15 Tahun Klub SSB UTP Surakarta Tahun 2020. (4) Hubungan Antara Panjang Tungkai, Koordinasi Mata-Kaki dan Power Otot Tungkai dengan Ketepatan Shooting Sepakbola pada Pemain Putra Umur 14-15 Tahun Klub SSB UTP Surakarta Tahun 2020.
Penelitian ini dilaksanakan di SSB UTP Surakarta dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan September tahun 2020. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1) Tes dan pengukuranpanjang tungkai untuk mengukur panjang tungkai (Ismaryati, 2008:100). (2) Tes dan pengukuran koordinasi mata kaki dengan soccer wall voley test (Ismaryati, 2011: 54-56).(3) Tes dan pengukuran power otot tungkai dengan standing broad jump test (Ismaryati, 2008: 64). (4)Tes dan pengukuran ketepatan shooting bola menggunakan petunjuk tes shooting bola ke gawang (Sukatamsi, 1984: 277-278).Petunjuk pelaksanaan masing-masing tes terlampir.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikanantara Panjang Tungkai dengan Ketepatan shooting, rhitung = 0.459 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi mata kakidengan Ketepatan shooting, rhitung = 0.423 > rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Power otot tungkai dengan Ketepatan shooting, rhitung = 0.403 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Panjang Tungkai, Koordinasi mata kaki dan Power otot tungkai dengan Ketepatan shooting, R2y(123) sebesar 0.411 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 6.0494 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89.
Kata Kunci :Panjang Tungkai, Koordinasi Mata-Kaki, Power Otot Tungkai Ketepatan Shootin
HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-KAKI, KESEIMBANGAN DINAMIS DAN KELENTUKAN DENGAN KETEPATAN PASSING PADA PEMAIN PUTRA UMUR 13-14 TAHUN KLUB SSBMARS SURAKARTA TAHUN 2019
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Koordinasi Mata-Kaki Dengan Ketepatan Passing Pada Pemain Putra Umur13-14 Tahun Klub SSB Mars Surakarta Tahun 2019. (2) Hubungan antara Keseimbangan Dinamis Dengan Ketepatan Passing Pada Pemain Putra Umur 13-14 Tahun Klub SSB Mars Surakarta Tahun 2019. (3) Hubungan antara Kelentukan Dengan Ketepatan Passing Pada Pemain Putra Umur 13-14 Tahun Klub SSB Mars Surakarta Tahun 2019. (4) Hubungan antara Koordinasi Mata- Kaki, Keseimbangan Dinamis Dan Kelentukan Dengan Ketepatan Passing Pada Pemain Putra Umur 13-14 Tahun Klub SSB Mars Surakarta Tahun2019.
Penelitian ini dilaksanakan di SSB Mars Surakarta dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2019. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1) Tes dan pengukuran koordinasi mata kaki dengansoccer wall voley test (Ismaryati, 2011: 54-56). (2) Tes dan pengukuran keseimbangan dinamis dengan modifikasi bass test (Ismaryati, 2008: 51-53). (3) Tes dan pengukuran kelentukan dengan sit and reach (Ismaryati, 2008: 101-102). (4) Tes dan pengukuran ketepatan Passing bola diukur dengan tes Passing bola dari Siem Ployer (Soekatamsi, 2000:623).Petunjuk peleksanaan masing-masing tes terlampir.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi Mata Kaki dengan Ketepatan Passing, rhitung = 0.426 > rtabel5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Keseimbangan Dinamis dengan Ketepatan Passing, rhitung = 0.494 > rtabel5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Kelentukan dengan KetepatanPassing termasuk data inversi karena lebih kecil dari r tabel, rhitung = 0.491 > rtabel5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi Mata Kaki, Keseimbangan Dinamis dan Kelentukan dengan Ketepatan Passing, R2y(123) sebesar 0,406 > rtabel5% pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 5.9340 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar2,89.
Kata Kunci : Koordinasi Mata Kaki, Keseimbangan Dinamis, Kelentukan, Ketepatan Passing
HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-TANGAN, PERSEPSI KINESTETIK DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN KEMAMPUAN SHORT SERVICE DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA PEMAIN PUTRA USIA 14-15 TAHUN PB NATURA PRAMBANAN KLATEN TAHUN 2019
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Koordinasi Mata-Tangan Dengan Kemampuan Short Service Dalam Permainan Bulutangkis Pada Pemain Putra Usia 14-15 Tahun PB Natura Prambanan Klaten Tahun 2019. (2) Hubungan antara Persepsi Kinestetik Dengan Kemampuan Short Service Dalam Permainan Bulutangkis Pada Pemain Putra Usia 14-15 Tahun Pb Natura Prambanan Klaten Tahun 2019. (3) Hubungan antara Kekuatan Otot Perut Dengan Kemampuan Short Service Dalam Permainan Bulutangkis Pada Pemain Putra Usia 14-15 Tahun Pb Natura Prambanan Klaten Tahun 2019. (4) Hubungan antara Koordinasi Mata-Tangan, Persepsi Kinestetik Dan Kekuatan Otot Perut Dengan Kemampuan Short Service Dalam Permainan Bulutangkis Pada Pemain Putra Usia 14-15 Tahun PB Natura Prambanan Klaten Tahun 2019.
Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: ( 1). Untuk mengukur koordinasi mata-tangan dengan lempar tangkap bola tenis dari Ismaryati (2006: 54-55). (2) Tes dan pengukuran persepsi kinestetik dengan vertical linier space test dari Barry L. Johnson & Jack K. Nelson (1970:188-190). (3) Tes dan pengukuran kekuatan otot perut dengan sit up (Ismaryati, 2008: 119-120). (4) Kemampuan Short Service diukur dengan Tes Servis Pendek (Sapta Kunta Purnama, 2010 : 31). Petunjuk peleksanaan masing-masing tes terlampir.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi Mata-Tangan dengan Kemampuan Short Service, rhitung = 0,426 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Persepsi kinestetik dengan Kemampuan Short Service , rhitung = 0,414 > rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Perut dengan Kemampuan Short Service, rhitung = 0,458 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi Mata-Tangan, Persepsi kinestetik dan Kekuatan Otot Perut dengan Kemampuan Short Service, R2y(123) sebesar 0.452 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 7,1725 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89.
Kata Kunci : Koordinasi Mata-Tangan, Persepsi Kinestetik, Kekuatan Otot Perut, Kemampuan Short Servic
HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI, KELENTUKAN, DAN PERSEPSI KINESTETIK DENGAN KETEPATAN SHOOTING SEPAKBOLA PADA PEMAIN USIA 12-14 TAHUN SSB MATRA KEBAKKRAMAT KARANGANYAR TAHUN 2020
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara power otot tungkai dengan ketepatan shooting pada pemain usia 12-14 tahun SSB Mantra Kebakkramat Karanganyar, (2) Hubungan antara kelentukan dengan ketepatan shooting pada pemain usia 12-14 tahun SSB Mantra Kebakkramat Karanganyar, (3) Hubungan antara persepsi kinestetik dengan ketepatan shooting pada pemain usia 12-14 tahun SSB Mantra Kebakkramat Karanganyar, dan (4) Hubungan antara power otot tungkai, kelentukan, dan persepsi kinestetik dengan ketepatan shooting pada pemain usia 12-14 tahun SSB Mantra Kebakkramat Karanganyar.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1) Tes Standing broad jump atau untuk mengukur kekuatan otot tungkai, (2) Tes Shuttle run untuk mengukur kelentukan, (3) Tes Soccer Wall Volley untuk mengukur koordinasi mala kaki, dan (4) Tes keterampilan shooting sepakbola.
Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang positif dan signifikan antara power otot tungkai dengan ketepatan shooting sepak bola pada pemain usia 12-14 tahun SSB Matra Kebakkramat, Karanganyar Tahun 2020, dengan r xy = 0,458 > r t5% = 0,361; (2) Ada hubungan yang positif dan signifikan antara kelentukan dengan ketepatan shooting sepak bola pada pemain usia 12-14 tahun SSB Matra Kebakkramat, Karanganyar Tahun 2020, dengan r xy = 0,582 > r t5% = 0,361; (3) Ada hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi kinestetik dengan ketepatan shooting sepak bola pada pemain usia 12-14 tahun SSB Matra Kebakkramat, Karanganyar Tahun 2020, dengan r xy = 0,450 > r t5% = 0,361; dan (4) Ada hubungan yang positif dan signifikan antara power otot tungkai, kelentukan, dan persepsi kinestetik dengan ketepatan shooting sepak bola pada pemain usia 12-14 tahun SSB Matra Kebakkramat, Karanganyar Tahun 2020, dengan Ry(1,2,3) = 0,372 > r t5% = 0,361 dan F hitung = 3,394 > F t5% = 2,89.
Kata Kunci: Power Otot Tungkai, Kelentukan, Dan Persepsi Kinestetik, Sepakbol
ANALISIS TINGKAT STRESS DAN KECEMASAN ATLET FORKI KOTA YOGYAKARTA DALAM MENGHADAPI PORDA DIY TAHUN 2019
ANALISIS TINGKAT STRESS DAN KECEMASAN ATLET FORKI KOTA YOGYAKARTA DALAM MENGHADAPI PORDA DIY TAHUN 2019
Widha Srianto
PENJAS FKIP UTP Surakarta
[email protected]
WIDHA SRIANTO: Analisis Tingkat Stress Dan Kecemasan Atlet Forki Kota Yogyakarta Dalam Menghadapi Porda Diy Tahun 2019. Penelitian Mandiri. Surakarta: Universitas Tunas Pembangunan, 2020.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis dengan metode survey, sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan/ melukiskan keadaan subyek/ obyek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Forki Kota yang tergabung dalam Porda DIY Tahun 2019, sample penelitian menggunakan total sampling berjumlah 19 atlet. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner, dengan melakukan tiga langkah penyusunan instrument, ketiga langkah tersebut adalah mendefisinikan konstrak, menyidik faktor, dan menyusun butir-butir pernyataan. Tahap selanjutnya adalah melakukan uji ahli (Expert Judgement), dan selanjutnya dilakukan uji coba penelitian, uji validitas dan reliabilitas instrument.
Hasil penelitian yaitu 1) tingkat kecemasan atlet Forki Kota Yogyakarta di Porda DIY tahun 2019 pada persentase 30.14 %, dipengaruhi oleh faktor internal 29.82 % dan faktor eksternal 30.26 %. Tingkat stress atlet Porda Forki Kota Yogyakarta pada persentase 24.40 %, dipengaruhi oleh faktor internal 28.07 %, dan faktor eksternal 20.00 %. 2) Pada variabel kecemasan indikator yang mempengaruhi faktor internal yaitu: moral 36.84 %, perasaan negatif 31.58 %, dan pengalaman tanding 21.05 %. Indikator yang mempengaruhi faktor eksternal yaitu: wasit 47.37 %, peran pelatih 39.47 %, cuaca 31.58 %, penonton 26.32 %, peran keluarga 21.05 %, dan bonus/ fasilitas 15.79 %. Variabel stress Indikator yang mempengaruhi faktor internal yaitu: ketenangan 42.11 %, perilaku 31.58 %, persiapan 26.32 %, fokus 21.05 %, dan perasaan diri 15.79 %. Pada variabel stress indikator yang mempengaruhi faktor eksternal yaitu: situasi tanding 22.81 % dan peran pelatih 15.79 %.
Kata Kunci: karate, stress atlet karate, kecemasan atlet karat
KLASIFIKASI DISABILITAS ATLET ANGGAR KURSI RODA (WHEELCHAIR FENCING) UNTUK KEJUARAAN INTERNASIONAL
Olahraga disabilitas di Indonesia sudah sangat diperhatikan pemerintah Republik Indonesia dengan ditandai adanya kebijakan yang sudah disamakan dengan cabang olahraga yang normal. Pemahaman akan olahraga disabilitas di masyarakat khususnya bagi para penyandang disabiltas di Indonesia masih sangat kurang khususnya cabang olahraga anggar kursi roda, keadaan tersebut dikarenakan belum adanya sosialisasi dan pemahaman akan nomor-nomor yang dipertandingkan dan kategori klasifikasi atlet yang berhak mengikuti akan olahraga khusus anggar kursi roda. Nomor-nomor pertandingan dan klasifikasi atlet di olahraga anggar kursi roda adalah foil individual katagori klasifikasi A,B,C dan tim, Epee individual katagori klasifikasi A, B, C dan Tim dan Sabre individual katagori A, B, C dan Tim. Penentuan katagori klasifikasi atlet anggar kursi roda dilakukan dengan tes medik oleh dokter spesialis ortopedi dan tes funsional anggota gerak tubuh. Tes fungsioanal terdiri dari empat item tes yaitu tes satu sampai dengan tes ke empat, dari tes fungsional tersebut sudah ditentukan poin-poin untuk menghitung tingkat kemampuan anggota gerak tubuh atlet, penghitungan poin tes dan pengamatan visual atlet saat melakukan gerakan saat pemanasan sebelum pertandingan akan di kalkulasi untuk menentukan kelas klasifikasi atlet anggar kursi roda. Katagori klsifikasi atlet anggar kursi roda adalah: A untuk atlet yang masuk di kelas 3 dan 4,  B untuk atlet yang masuk di kelas 2 dan  C untuk atlet yang masuk di kelas 1A-1B. Dengan adanya pemahaman masyarakat khususnya penyandang disabilitas yang memiliki potensi menekuni cabang olahraga anggar kursi roda ini maka diharapkan peningkatan prestasi anggar kursi roda di Indonesia semakin baik dan secara otomatis bagi penyandang disabilitas yang memiliki prestasi di multi event internasional akan meningkatkan taraf ekonomi dan kehidupannya
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KEMAMPUAN GERAK DASAR DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN SEDERHANA DI SEKOLAH DASAR
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar kemampuan gerak dasar manipulatif menggunakan alat bantu pembelajaran sederhana pada siswa kelas II SDN Ploso I Kabupaten Pacitan tahun pelajaran 2018/2019.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan,observasi,dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN Ploso I Kabupaten Pacitan yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 20 siswa putra dan 10 siswa putri. Sumber data berasal dari guru,peserta didik,dan peneliti. Tekhnik pengumpulan data adalah dengan observasi,penilaian dan dokumentasi. Validitas data menggunakan tekhnik triangulasi data. Analisis data menggunakan tekhnik deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif dengan prosentase.Dari hasil penelitian ini analisis yang diperoleh dari kondisi awal siswa yang lulus hanya 9 siswa atau 30 %, di siklus pertama siswa yang lulus menjadi 16 siswa atau 53,34 % dan di siklus kedua siswa yang lulus menjadi 26 siswa atau 86,67 % sedangkan 4 siswa lainnya belum tuntas.Simpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan alat bantu pembelajaran sederhana dapat meningkatkan hasil belajar kemampuan gerak dasar manipulatif pada siswa kelas II SDN Ploso I Kabupaten Pacitan tahun pelajaran 2018/2019.ÂÂÂ
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT MELALUI MODIFIKASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS X IPA 4 SMA MUHAMMADIYAH 1 SRAGEN TAHUN AJARAN 2019/2020
Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar tendangan depan pencak silat melalui modifikasi pembelajaran menggunakan Media Tongkat pada siswa kelas X IPA 4 SMA Muhammadiyah 1 Sragen tahun ajaran 2019/2020.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua Siklus, dengan tiap Siklus terdiri atas Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Subjek penelitian terdiri siswa kelas X IPA 4 SMA Muhammadiyah 1 Sragen tahun ajaran 2019/2020 berjumlah 27 siswa. Sumber data berasal dari Siswa. Pengumpulan data dengan tes unjuk kerja Ketrampilan teknik dasar tendangan depan pencak silat (Psikomotor), Observasi pengamatan Sikap Siswa (Afektif ), dan Pengetahuan Siswa (Kognitif) yang di Rekapitulasikan selama kegiatan Proses pembelajaran berlangsung melalui modifikasi pembelajaran menggunakan Metode Tongkat.
Pada penelitian kondisi awal didapatkan hasil ketuntasan pembelajaran siswa hanya 51,85 % dengan rata-rata nilai 67 dan setelah diadalan Tindakan I menghasilkan suatu data peningkatan siswa dalam pembelajaran teknik dasar tendangan depan pencak silat melalui modifikasi pembelajaran menggunakan Media Tongkat. Ketuntasan hasil pembelajaran teknik dasar pencak silat dari Kondisi Awal ke Siklus I mengalami peningkatan sebesar 11,11 % menjadi 62,96% dengan rata-rata nilai 74. Dari Siklus I ke Siklus II mengalami peningkatan sebesar 18,52 % menjadi 81,48 %.         Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa: melalui modifikasi pembelajaran menggunakan Media Tongkat dapat meningkatkan hasil belajar teknik dasar tendangan depan pencak silat pada siswa kelas X IPA 4 SMA Muhammadiyah 1 Sragen tahun ajaran 2019/2020.
 
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN, RASA GERAK DAN KESEIMBANGAN DINAMIS DENGAN KETERAMPILAN PUKULAN VOLI DALAM TENNIS LAPANGAN PADA MAHASISWA SEMESTER V FKIP POK UTP SURAKARTA TAHUN 2019
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan keterampilan pukulan voli dalam tenis lapangan mahasiswa semester V FKIP POK UTP tahun 2019. (2) Hubungan yang signifikan antara rasa gerak dengan keterampilan pukulan voli dalam tenis lapangan mahasiswa semester V FKIP POK UTP tahun 2019. (3) Hubungan yang signifikan antara keseimbangan dinamis dengan keterampilan pukulan voli dalam tenis lapangan mahasiswa semester V FKIP POK UTP tahun 2019. (4) Hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan, rasa gerak dan keseimbangan dinamis dengan keterampilan pukulan voli dalam tenis lapangan mahasiswa semester V FKIP POK UTP tahun 2019.
Sesuai dengan tujuan penelitian, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester V FKIP POK UTP Surakarta tahun 2008/2019 yang berjumlah 120 orang dengan teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah purposive random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan pengukuran dalam olahraga yaitu ; (1) Kekuatan otot lengan dengan Push-up.. (2) Rasa gerak diukur dengan Tes Persepsi Kinestetik atau rasa gerak bidang vertical. (3) Untuk keseimbangan dinamis diukur dengan tes Dinamic Balance Test (4) Keterampilan pukulan pukulan voli dengan tes keterampilan pukulan voli dalam tenis. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik menggunakan korelasi product moment dan analisis regresi tiga prediktor pada taraf signifikansi 5%.
Penelitian ini menghasilkan simpulan sebagai berikut ; (1) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan keterampilan pukulan voli dalam tenis lapangan mahasiswa semester V FKIP POK UTP tahun 2019 dengan rx1y = 0,508 > rt5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara rasa gerak dengan keterampilan pukulan voli dalam tenis lapangan mahasiswa semester V FKIP POK UTP tahun 2019 dengan rx2y = -0,561 > rt5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan dinamis dengan keterampilan pukulan voli dalam tenis lapangan mahasiswa semester V FKIP POK UTP tahun 2019 dengan rx3y = 0,339 > rt5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan, rasa gerak dan keseimbangan dinamis dengan keterampilan pukulan voli dalam tenis lapangan mahasiswa semester V FKIP POK UTP tahun 2019 dengan Ry(1,2,3,) = 0,743 > rt5% = 0,361 dan F0 = 10,673 > Ft5% = 2,89.
Â