Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS LATIHAN FOOTWORK TERHADAP KONSISTENSI DAN AKURASI STROKE DALAM TENIS LAPANGAN: LITERATURE REVIEW
Latihan footwork merupakan komponen fundamental dalam tenis lapangan karena berperan penting dalam mempersiapkan posisi tubuh yang optimal sebelum melakukan stroke. Artikel tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas berbagai metode latihan footwork dalam meningkatkan konsistensi dan akurasi stroke pada atlet tenis lapangan. Metode yang digunakan adalah review sistematis terhadap 10 artikel ilmiah yang diperoleh melalui database Scopus, Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan rentang publikasi tahun 2014–2024. Hasil telaah menunjukkan bahwa latihan footwork memberikan peningkatan signifikan terhadap kecepatan reaksi, kemampuan perubahan arah, koordinasi mata–tangan, stabilitas postural, serta kesiapan teknis sebelum memukul bola. Berbagai bentuk latihan seperti agility-based footwork, game-based drills, integrasi latihan keseimbangan dan koordinasi, serta penggunaan teknologi feedback digital terbukti lebih efektif dibanding latihan footwork konvensional. Selain itu, penerapan latihan footwork yang kontekstual dan spesifik permainan memberikan peningkatan lebih besar pada akurasi dan konsistensi stroke. Disimpulkan bahwa latihan footwork memiliki kontribusi strategis dalam pengembangan performa teknik pukulan tenis lapangan dan perlu menjadi bagian inti dalam program pelatihan atlet. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi integrasi footwork dengan pendekatan kognitif-taktis dalam konteks pertandingan
PERAN PENDIDIKAN JASMANI DALAM KESEHATAN MENTAL DAN RELASI SOSIAL: KAJIAN SOSIOLOGIS PADA SISWA SMA PERKOTAAN
Kesehatan mental remaja menjadi isu penting dalam konteks pendidikan perkotaan yang sarat dengan tekanan akademik, persaingan sosial, dan paparan media digital. Siswa SMA di perkotaan menghadapi risiko tinggi mengalami stres, kecemasan, hingga depresi yang dapat mengganggu proses belajar dan perkembangan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental, pendidikan jasmani, dan relasi sosial di kalangan siswa SMA perkotaan dengan menggunakan perspektif sosiologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur eksploratif yang dipadukan dengan observasi fenomenologis di sekolah. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan kebijakan, dan pengamatan interaksi siswa, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan akademik dan penggunaan media sosial secara berlebihan meningkatkan kerentanan siswa terhadap gangguan kesehatan mental. Namun, pendidikan jasmani berperan sebagai faktor protektif yang membantu menurunkan stres, memperkuat rasa percaya diri, serta meningkatkan keterampilan sosial. Selain itu, relasi sosial yang positif dengan teman sebaya dan guru terbukti mendukung kesejahteraan mental, sementara isolasi sosial dan perundungan justru memperburuk kondisi psikologis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesehatan mental remaja di sekolah perkotaan dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara sistem pendidikan, aktivitas jasmani, dan kualitas relasi sosial. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan program pendidikan jasmani, iklim sekolah yang suportif, dan penguatan jejaring sosial untuk mendukung kesejahteraan mental siswa SMA
PENGARUH LATIHAN DRILL SHORT SERVICE TERHADAP KETEPATAN SHORT SERVICE PEMAIN BULU TANGKIS PB ORGIPP
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat ketepatan short service pada pemain bulu tangkis PB ORGIPP, yang dapat memengaruhi performa dalam permainan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan drill short service terhadap ketepatan short service pemain bulu tangkis di PB ORGIPP. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, di mana perlakuan diberikan sebanyak 14 sesi latihan, serta pengambilan data dilakukan dua kali, yaitu sebelum dan setelah perlakuan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 26 pemain bulu tangkis yang tergabung dalam klub PB ORGIPP. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu metode pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan, sampel pada penelitian ini berjumlah 10 pemain. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes ketepatan short service. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji t Berpasangan (Paired Sample t-Test) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan drill short service memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan ketepatan short service pemain bulu tangkis PB ORGIPP. Hal ini dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 4.113, yang lebih besar dari t-tabel 2.262, serta nilai signifikansi 0.003 < 0.05. Berdasarkan kriteria keputusan, maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terbukti bahwa latihan drill short service berpengaruh terhadap ketepatan short service pemain bulu tangkis PB ORGIPP
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN SISWA SD NEGERI 240 PALEMBANG TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan siswa SD Negeri 240 Palembang terhdap pelaksanaan kurikulum merdeka dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Masalah dalam penelitian ini bagaimana tingkat kepuasan siswa terhadap implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran pendidikan jasmani di SD Negeri 240 Palembang. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Jumlah populasi dalam penenlitian ini 683 orang dengan samper 105 orang. Dalam penelitian ini menggunakan intrument angket yang terbagi menjadi 2 faktor yaitu faktro internal dan faktor eksternal. Berdasarkan tabel frekuensi dari keseluruhan faktor yang masuk kedalam kategori sangat tinggi berjumlah 71 peserta didik atau 68% yang masuk kedalam kategori tinggi sebanyak 34 peserta didik atau 32% sedangkan kategori cukup, rendah, dan sangat rendah mendapatkan persentase 0%. Dengan ini dapat dinyatakan bahwa hampir keseluruhan faktro internal dan faktor eksternal masuk kedalam kategori tingi dan sangat tingi, maka dapat disimpulkan tingkat kepuasan siswa SD Negeri 240 Palembang terhadap implementasi kurikulum merdeka pad pembelajaran pendidikan jasmani termasuk kedalam kategori “Sangat Tinggiâ€
TINGKAT KETEPATAN PUKULAN LOB PADA ATLET BULUTANGKIS USIA 10-12 TAHUN DI PB. BULLBADM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ketepatan Pukulan Lob Atlet Bulutangkis Usia 10-12 Tahun di PB. Bullbadm. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Medote yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei dengan pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran, teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif presentase. Subjek dalam penelitian ini yaitu berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan Ketepatan Pukulan Lob atlet Bulutangkis Usia 10-12 Tahun di PB. Bullbadm yaitu, menunjukkan bahwa dari 20 atlet yang mengikuti tes, 2 atlet memperoleh kategori “sangat baik†dengan presentase yaitu 10%, 2 atlet memperoleh kategori “baik†dengan presentase 10%, 3 atlet memperoleh kategori “cukup†dengan presentase 15%, 7 atlet memperoleh kategori “kurang†dengan presentase 35%, dan 6 atlet memperoleh kategori “sangat kurang†dengan presentase 30%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Ketepatan Pukulan Lob Atlet Bulutangkis Usia 10-12 Tahun di PB. Bullbadm dapat dikatakan masih kurang baik. Maka, pelatih memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas teknik dasar pukulan lob atlet, dengan menggunakan program latihan yang bertuju kepada teknik dasar pukulan lob, dengan didukung kedisiplinan atlet dalam menjalankan program latihan.
Kata Kunci:Ketepatan, Pukulan Lo
RESPON FISIK DAN KELELAHAN NEUROMUSKULAR PEMAIN SEPAK BOLA CEREBRAL PALSY: TINJAUAN PENGARUH KLASIFIKASI, POSISI, DAN DISABILITAS
Penelitian ini membahas respon fisik dan kelelahan neuromuskular pada pemain sepak bola cerebral palsy. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi performa fisik pemain, khususnya dalam konteks disabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh klasifikasi olahraga, posisi bermain, dan profil disabilitas terhadap respon fisik dan tingkat kelelahan neuromuskular pemain. Penelitian ini menggunakan metode systematic mapping study dengan menelaah sepuluh artikel yang diperoleh dari basis data PubMed dalam kurun waktu tahun 2020 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon fisik pemain bervariasi tergantung pada posisi bermain dan tingkat klasifikasi fungsional. Kelelahan neuromuskular sering muncul setelah pertandingan dan memengaruhi kinerja motorik pemain. Spastisitas pada tungkai bawah menurunkan efektivitas gerakan, sedangkan latihan mandiri dan pemberian vitamin tertentu menunjukkan manfaat dalam meningkatkan kebugaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pelatihan yang disesuaikan dengan kondisi fisik dan klasifikasi pemain sangat diperlukan untuk meningkatkan performa. Selain itu, sistem klasifikasi yang lebih akurat perlu dikembangkan guna memastikan keadilan kompetitif dalam olahraga sepak bola cerebral palsy
TINGKAT VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL (VO?max) ATLET PASI BULELENG PADA PEKAN OLAHRAGA PROVINSI (PORPROV) BALI TAHUN 2022
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat volume oksigen maksimal (VO?max) atlet PASI Buleleng yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Bali tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei pada 18 atlet menggunakan instrumen Multistage Fitness Test (MFT). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata VO?max sebesar 36,11 ml/kg/menit yang dikategorikan buruk. Tidak terdapat atlet dalam kategori istimewa, sangat baik, maupun baik. Distribusi hasil menunjukkan 5 atlet berada pada kategori sedang, 10 atlet kategori buruk, dan 3 atlet kategori sangat buruk. Temuan ini menegaskan perlunya program latihan daya tahan aerobik yang terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas kardiorespirasi atlet. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar evaluasi dan perencanaan pembinaan olahraga prestasi di Buleleng
PERAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI ATLET TINJU DI SASANA SOERJO NGAWI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran dukungan sosial terhadap prestasi atlet tinju yang tergabung di Sasana Soerjo Ngawi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa selain kemampuan fisik dan teknis, faktor psikososial seperti dukungan sosial dari lingkungan sekitar termasuk pelatih, keluarga, teman sebaya, dan pihak sasana memiliki kontribusi terhadap peningkatan performa dan capaian prestasi atlet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet aktif di Sasana Soerjo Ngawi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 30 atlet. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert, terdiri dari 57 butir pernyataan untuk mengukur tingkat dukungan sosial dan indikator prestasi atlet. Uji validitas dilakukan melalui expert judgement, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Cronbach’s Alpha dan dinyatakan reliabel. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji linieritas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan sosial dan prestasi atlet, meskipun tingkat signifikansi pada uji regresi menunjukkan nilai sebesar 0,070, yang berada di atas batas signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa secara statistik, pengaruh dukungan sosial terhadap prestasi belum signifikan. Namun, nilai koefisien regresi menunjukkan adanya kecenderungan hubungan yang positif. Temuan ini memberikan indikasi bahwa dukungan sosial tetap memiliki peranan penting dalam proses pembinaan atlet, meskipun perlu diperkuat oleh faktor-faktor lain untuk memperoleh hasil yang lebih signifikan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya keterlibatan aktif dari pelatih, keluarga, dan lingkungan sosial dalam membentuk atmosfer yang suportif demi peningkatan prestasi atlet secara berkelanjutan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI PASSING BOLA VOLI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar (PJOK) melalui materi teknik dasar Passing bola voli pada peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 1 Seririt dengan Penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas.Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 1 Seririt, sedangkan objek penelitian adalah materi teknik dasar Passing bolavoli dalam permainan bola voli dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Data diambil dengan cara observasi tes terhadap gerakan teknik dasar Passing atas dan Passing bawah bola voli pada aspek kognitif dan aspek psikomotor. Data dianalisis menggunakan analisis Statistik Deskriptif.Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan hasil belajar (PJOK) melalui teknik dasar Passing bola voli pada peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 1 Seririt. Dapat dilihat pada siklus I dan siklus II persentase peningkatan hasil belajar aspek pengetahuan dari ketuntasan 23 orang (56%) menjadi ketuntasan 41orang (100%), peningkatan hasil belajar aspek keterampilan dari ketuntasan 23 orang (56%) menjadi ketuntasan 41 orang (100%). Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar PJOK materi passing atas dan passing bawah bola voli. Untuk itu disarankan bagi guru untuk memilih model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada Penelitian Tindakan Kelas jika ingin mengatasi masalah hasil belajar dan keaktifan peserta didik
HUBUNGAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULER VO2MAX DENGAN KUALITAS TIDUR PADA ATLET BKMF PENCAK SILAT FIKK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara daya tahan kardiovaskuler, yang diukur dengan nilai VO?Max, dan kualitas tidur pada atlet BKMF Pencak Silat FIKK UNM. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 atlet, dengan sampel sebanyak 15 atlet putra yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Daya tahan kardiovaskuler diukur menggunakan tes VO?Max, sedangkan kualitas tidur dinilai menggunakan kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata VO?Max atlet adalah 40.24 ± 7.22 ml/kg/min dengan rentang 26.00–54.30 ml/kg/min. Sementara itu, kualitas tidur memiliki rata-rata skor 6.53 ± 0.74 dengan rentang skor 5–7. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara daya tahan kardiovaskuler dan kualitas tidur (r = 0.766, p = 0.001), yang berarti bahwa semakin baik daya tahan kardiovaskuler seorang atlet, semakin baik pula kualitas tidurnya. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara daya tahan kardiovaskuler dan kualitas tidur pada atlet BKMF Pencak Silat FIKK UNM. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa daya tahan kardiovaskuler yang baik berkontribusi terhadap peningkatan kualitas tidur, yang pada akhirnya dapat mendukung performa atlet di arena pertandingan. Oleh karena itu, program latihan atlet sebaiknya mempertimbangkan keseimbangan antara peningkatan daya tahan kardiovaskuler dan manajemen pola tidur yang optimal