Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
ANALISIS KONDISI FISIK PADA ATLET TAEKWONDO KYORUGI CADET-JUNIOR DOJANG PMS DRAGON KOTA SURAKARTA TAHUN 2021
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Analisis Kondisi Fisik yang meliputi Kecepatan Lari, Kelenturan, Power Otot Tungkai, Reaksi Tangan, Kelincahan dan Daya Tahan Aerobik pada Atlet Taekwondo Kyorugi Cadet-Junior Dojang PMS Dragon Kota Surakarta Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Survei. Populasi penelitian berjumlah 115 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan Tes dan Pengukuran. Variabel dalam penelitian ini yaitu analisis kondisi fisik.
Hasil penelitian diperoleh bahwa: analisis kondisi fisik pada atlet kyorugi cadet-junior dojang PMS Dragon kota Surakarta yaitu dalam kategori “Baik Sekali†sebesar 3% (1 atlet), kategori “Baik†sebesar 37% (13 atlet), kategori “Sedang†sebesar 34% (12 atlet), kategori “Kurang†sebesar 17% (6 atlet), dan kategori “Kurang Sekali†sebesar 9% (3 atlet). Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa dalam proses latihan kondisi fisik taekwondo kyorugi, karakteristik atlet yang perlu diperhatikan. Atlet yang memiliki kecepatan lari, kelenturan, power otot tungkai, reaksi tangan, kelincahan, dan daya tahan aerobik dalam kategori baik akan lebih mudah menguasai gerakan taekwondo kyorugi, sehingga kualitas atlet yang memiliki tingkat kondisi fisik dalam kategori baik sekali menjadi lebih maksimal dari pada atlet yang memiliki tingkat kondisi fisik dalam kategori sedang, dan atlet yang memiliki tingkat kondisi fisik dalam kategori sedang menjadi lebih baik dari pada atlet yang memiliki tingkat kondisi fisik dalam kategori kurang.
Kata kunci: Kondisi Fisik, Taekwondo, Cadet-Junior
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL DAN POLA PUKULAN TERHADAP KETERAMPILAN LOB BULU TANGKIS PADA SISWA EXTRAKURIKULER BULU TANGKIS
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui (1). Untuk mengetahui Perbedaan pengaruh pendekatan sistem latihan drill dan pola pukulan terhadap keterampilan lob bulutangkis pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021. (2). Untuk mengetahui manakah yang lebih baik pengaruhnya antara pendekatan sistem latihan drill dan pola pukulan terhadap keterampilan lob bulutangkis pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021.
Populasi dalam penelitian adalah pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 45. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive random sampling. Sempel dalam penelitian ini adalah pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021yang berjumlah 30 orang.. Variabel penelitian ini yaitu latihan keterampilan lob dengan latihan drill dan pola pukulan sebagai variabel bebas serta keterampiran pukulan lob bulu tangkis variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui kemampuan pukulan lob bulutangkis menggunakan “Untuk mengukur kemampuan pukulan lob bulutangkis dengan high clear test dari Frank Verducci (1980: 30). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek.
Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan drill dan pola pukulan terhadap keterampilan lob bulutangkis pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaituthitung= 0.5261 lebih besar dari pada ttabel= 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2). Metode drill lebih baik pengaruhnya dari pada metode latihan pola pukulan terhadap keterampilan lob bulutangkis pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021. Berdasarkan persentase peningkatan terhadap keterampilan lob bulutangkis menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode drill) adalah 39.72% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan metode pola pukulan) adalah 40.438%.
Kata Kunci : latihan drill, pola pukulan, lob bulutangki
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN METODE PLYOMETRIC STANDING JUMP DAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN SMASH DALAM PERMAINAN BOLAVOLI PADA ATLET PUTRA CLUB REVOT VOLLEYBAL SRAGEN
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Latihan Metode Plyometric Standing Jump Dan Circuit Training Terhadap Kemampuan Smash Dalam Permainan Bolavoli Pada Atlet Putra Club Revot Volleybal Sragen Tahun 2020, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Latihan Metode Plyometric Standing Jump Dan Circuit Training Terhadap Kemampuan Smash Dalam Permainan Bolavoli Pada Atlet PutraClub Revot Volleybal Sragen.
Sampel penelitian adalah Pada Atlet Putra ClubRevot Volleybal Sragen dengan jumlah 30siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Porpusive Sampling. Variabel penelitian ini yaitu Hasil Kemampuan Smash Normal dengan Latihan Metode Plyometric Standing Jump Dan Circuit Training sebagai variabel bebas serta hasil peningkatan Kemampuan Smash Normal variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui Kemampuan Smash Normal menggunakan tes Ketepatan Smash Normal menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dari Nur Hasan (2001: 157). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek.
Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Metode Plyometric Standing Jump Dan Circuit Training Terhadap Kemampuan Smash Dalam Permainan Bolavoli Pada Atlet Putra Club Revot Volleybal Sragen. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3.56 lebih kecil dari pada ttabel= 2,145dengan taraf signifikasi 5%.(2) Metode Circuit Training lebih baik pengaruhnya daripada metode Plyometric Standing Jump Terhadap Kemampuan Smash Dalam Permainan Bolavoli Pada Atlet Putra Club Revot Volleybal Sragen Tahun 2020. Berdasarkan persentase peningkatan kemampuan Smash dalam permainan bolavoli menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan Metode Plyometric Standing Jump) adalah 8.12%< kelompok 2 (kelompok yang mendapat Circuit Training) adalah 10.56%.
Kata Kunci: Plyometric Standing Jump, Circuit Training, Smash, Bolavol
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT MELALUI MODIFIKASI PEMBELAJARAN PADA SISWA PUTRA KELAS 4 DAN 5 SD IT ABU JAFAR TAHUN AJARAN 2020/2021
ABSTRAK
Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar tendangan depan pencak silat melalui modifikasi pembelajaran menggunakan Media Tongkat pada siswa putra kelas 4 dan 5 SD IT Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua Siklus, dengan tiap Siklus terdiri atas Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Subjek penelitian terdiri dari siswa putra kelas 4 dan 5 SD IT Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 27 siswa. Sumber data berasal dari Siswa. Pengumpulan data dengan tes unjuk kerja Ketrampilan teknik dasar tendangan depan pencak silat (Psikomotor), Observasi pengamatan Sikap Siswa (Afektif), dan Pengetahuan Siswa (Kognitif) yang di Rekapitulasikan selama kegiatan Proses pembelajaran berlangsung melalui modifikasi pembelajaran menggunakan Metode Tongkat. Teknik analisis data menggunakan analisis Diskriptif terhadap hasil ketuntasan hasil pembelajaran yang di dapatkan siswa.
Pada penelitian kondisi awal didapatkan hasil ketuntasan pembelajaran siswa hanya 51,85 % dengan rata-rata nilai 67 dan setelah diadalan Tindakan I menghasilkan suatu data peningkatan siswa dalam pembelajaran teknik dasar tendangan depan pencak silat melalui modifikasi pembelajaran menggunakan Media Tongkat. Ketuntasan hasil pembelajaran teknik dasar pencak silat dari Kondisi Awal ke Siklus I mengalami peningkatan sebesar 11,11 % menjadi 62,96% dengan rata-rata nilai 74. Dari Siklus I ke Siklus II mengalami peningkatan sebesar 18,52 % menjadi 81,48 %. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa: melalui modifikasi pembelajaran menggunakan Media Tongkat dapat meningkatkan hasil belajar teknik dasar tendangan depan pencak silat pada siswa putra kelas 4 dan 5 SD IT Abu Jafar tahun ajaran 2020/2021.
Kata Kunci : Pencak Silat, Modifikasi Pembelajaran
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DODGING RUN DAN ZIG-ZAG RUN TERHADAP KELINCAHAN DRIBBLE DALAM PERMAINAN FUTSAL PADA ATLET PUTRA CLUB METAMORFOSA FUTSAL ACADEMY BOYOLALI TAHUN 2021
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Dodging Run Dan Zig-Zag Run Terhadap Kelincahan Dribble Dalam Dalam permainan futsal Pada Atlet Putra Club Metamorfosa Futsal Academy Boyolali Tahun 2021, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Latihan Dodging Run Dan Zig-Zag Run Terhadap Kelincahan Dribble Dalam Dalam permainan futsal Pada Atlet Putra Club Metamorfosa Futsal Academy Boyolali Tahun 2021.
Sampel penelitian adalah Pada Atlet Putra Club Metamorfosa Futsal Academy Boyolali dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Variabel penelitian ini yaitu Hasil Kelincahan shooting dengan Latihan Dodging Run Dan Zig-zag Run sebagai variabel bebas serta hasil kelincahan dribble variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui kelincahan dribble menggunakan tes kelincahan dribble menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dari Nur Hasan (2001: 157). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek.
Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Dodging Run Dan Zig-Zag Run Terhadap Kelincahan Dribble Dalam permainan futsal Pada Atlet Putra Club Metamorfosa Futsal Academy Boyolali Tahun 2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 13.76 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan Dodging Run Dan Zig-Zag Run Terhadap Kelincahan Dribble Dalam permainan futsal Pada Atlet Putra Club Metamorfosa Futsal Academy Boyolali Tahun 2021. Berdasarkan persentase peningkatan Kelincahan Dribbling bola dalam permainan futsal menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan Latihan Dodging Run) adalah 13.274% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat Zig-Zag Run) adalah 10.378%.
Kata kunci : Dodging Run, Zig-Zag Run, Kelincahan Dribble, Futsa
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN BARRIER HOPS DAN SIDE HOPS TERHADAP KEMAMPUAN HEADING DALAM SEPAKBOLA PADA ATLET PUTRA CLUB MAHESA SAKTI FC KAB SEMARANG TAHUN 2021
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Barrier Hops Dan Side Hops Terhadap Kemampuan Heading Dalam Sepakbola Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang Tahun 2021, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Latihan Barrier Hops Dan Side Hops Terhadap Kemampuan Heading Dalam Sepakbola Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang Tahun 2021.
Sampel penelitian adalah Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Porpusive Sampling. Variabel penelitian ini yaitu Hasil Peningkatan Kemampuan Heading Sepakbola dengan Latihan Barrier Hops dan Side Hops sebagai variabel bebas serta hasil Peningkatan Kemampuan Heading Sepakbola variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui Peningkatan Kemampuan Heading Sepakbola menggunakan tes Kemampuan Heading Sepakbola menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dari Nur Hasan (2001: 157). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek.
Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Latihan Barrier Hops Dan Side Hops Terhadap Kemampuan Heading Dalam Sepakbola Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang Tahun 2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3.17 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi5%. (2) Metode Barrier Hops lebih baik pengaruhnya dari pada metode Side Hops Terhadap Kemampuan Heading Dalam Sepakbola Pada Atlet Putra Club Mahesa Sakti Fc Kab Semarang Tahun 2021. Berdasarkan persentase peningkatan kemampuan Heading dalam permainan Sepak Bola menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan Latihan Barrier Hops) adalah 81.63% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat Latihan Side Hops) adalah 75.00%.
Kata Kunci : Latihan Barrier Hops, Side Hops, Kemampuan Headin
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC SINGLE LEG BOUND DAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA SISWA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE RAYON WIYORO RANTING NGADIROJO PACITAN TAHUN 2021
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan plyometric single leg bound dan circuit training terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pada siswa putra pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Wiyoro Ranting Ngadirojo Pacitan tahun 2021. (2) untuk mengetahui latihan mana yang berpengaruh lebih baik terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pada siswa putra pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Wiyoro Ranting Ngadirojo Pacitan tahun 2021.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Wiyoro Ranting Ngadirojo Pacitan tahun 2021 yang berjumlah 30 siswa, dengan teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah total sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok 1 sebanyak 15 siswa, mendapat perlakuan latihan plyometric single leg bound dan kelompok 2 sebanyak 15 siswa, mendapat perlakuan latihan circuit training. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan pengukuran menggunakan petunjuk tes kecepatan tendangan sabit pencak silat. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5%, untuk memenuhi asumsi hasil penelitian dilakukan uji prasyarat analisis yaitu dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji perbedaan dan persentase peningkatan.
Berdasarkan hasil analisis data, maka penelitian ini menghasilkan simpulan sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan plyometric single leg bound dan circuit training, Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3,621 lebih besar dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikansi 5%. (2) latihan circuit training lebih baik pengaruhnya dari pada plyometric single leg bound, dilihat berdasarkan dari hasil persentase peningkatan kecepatan tendangan sabit pencak silat yang menunjukkan bahwa kelompok 1 sebesar 36,56% < kelompok 2 sebesar 62,06%
ANALISIS KETERAMPILAN TEKNIK DASAR BOLAVOLI MAHASISWA PENDIDIKAN OLAHRAGA
Bola voli adalah olahraga tim, jadi pemain harus bekerja sama dan saling mendukung untuk menjadi tim yang kohesif. Dengan demikian, untuk menjadi tim atau tim yang kompak, semua pemain harus memiliki keterampilan bola voli yang baik. Keterampilan seorang pemain bola voli digunakan untuk menguasai teknik dasar dalam bola voli, yaitu passing, servis, block dan smash. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik kemampuan teknik dasar atlet bola voli mahasiswa Pendidikan Olahraga Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode survei sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan instrumen uji. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil analisis deskriptif data penelitian dari upper passing, lower passing, upper serving, lower serving dan smashes.
Kata kunci: Analisis, Keterampilan Teknik Dasar, Bolavol
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN LARI ZIG-ZAG DAN BOLAK-BALIK TERHADAP KEMAMPUAN DRIBLING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA ATLET SSB HALILINTAR SIDOHARJO SRAGEN 2022
ABSTRAK
Dribbling merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan sepakbola selain shooting, passing, heading, controlling dan lain sebagainya. Dribbling juga merupakan teknik usaha memindahkan bola dari satu daerah ke daerah lain pada saat permainan sepakbola sedang berlangsung. Keterampilan dasar dribbling bola merupakan kemampuan seorang pemain dengan sentuhan beberapa kali untuk melewati pemain atau membawa bola ke arah gawang untuk mencetak sebuah gol. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pre-test post-test kontrol desain. Hasil Penelitian menunjukkan Tes awal dan tes akhir pada kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan latihan lari zig-zag) memperoleh hasil sebesar = 4,355 dengan persentase hasil akhir sebesar 18%, tes awal dan tes akhir pada kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan latihan lari bolak-balik) memperoleh hasil sebesar= 2,220 dengan persentase hasil akhir sebesar 1.97%.
Kata Kunci: Dribling, Latihan bolak-balik, Latihan zigzag, Sepakbol
PENGARUH MODEL LATIHAN DRILL TERHADAP AKURASI SHOOTING SEPAKBOLA PEMAIN USIA JUNIOR SSB SUKOHARJO
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: Pengaruh antara latihan Drill terhadap akurasi shooting pemain usia junior SSB Sukoharjo 2021.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi-experimental research) dengan menggunakan desain One-group Pretest-Posttest Design. Penelitian kuasi eksperimen bertujuan untuk memperoleh informasi yang diperoleh dengan eksperimen yang sebenarnya dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk mengontrol atau memanipulasi semua variabel yang relevan.
Analisis data dengan uji t menggunakan spss 21. For windows diatas menunjukkan Nilai sig. (2-tailed) pada paired samples test sebesar 0.00 atau < 0,05 hal ini berarti bahwa Ho ditolak atau dengan kata lain ada pengaruh yang signifikan antara latihan drill shooting terhadap akurasi shooting permainan sepak bola pada atlit usia junior SSB Sukoharjo 2021. Dengan latihan drill shooting atau latihan shooting dengan terus menerus akan menimbulkan habit bagi atlit usia junior sehingga kemampuan dan pengalaman menendang bola menjadi bertambah. Hal tersebut bisa menjadi kebiasaan sehingga dalam melakukan tendangan / shooting akan menjadi lebih akurat.
Kata Kunci: Latihan Drill, Akurasi Shootin