Ilmiah SPIRIT
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PJOK PADA MATERI PASSING BOLA VOLI MELALUI PROBLEM BASED LEARNING
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi passing bola voli melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas VIII B SMP Negeri 4 Kubutambahan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kognitif, dan penilaian unjuk kerja untuk mengukur ketuntasan belajar pada aspek afektif, kognitif, dan psikomotor. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan ketuntasan belajar klasikal dari prasiklus (52,4%) menjadi siklus I (82,9%) dan siklus II (93,3%). Secara spesifik, aspek afektif meningkat dari 60,0% menjadi 94,3%, aspek kognitif dari 62,9% menjadi 94,3%, dan aspek psikomotor dari 34,3% menjadi 91,4%. Kesimpulan: Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar PJOK materi passing bola voli secara signifikan pada ketiga ranah pembelajaran. Guru PJOK disarankan untuk mengadopsi model ini sebagai alternatif pembelajaran yang aktif dan kontekstual
PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) .Perbedaan pengaruh model latihan side jump sprint dan dodging run terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola. 2)Perbedaan pengaruh peningkatan kemampuan menggiring bola bagi anak yang memiliki koordinasi mata- kaki tinggi dan rendah dalam permainan sepakbola. 3). Pengaruh interaksi antara model latihan dengan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Sampel penelitian ini adalah atlet putra usia 10-13 tahun SSB Asosiasi Garuda Ngrompak Jatisrono yang berjumlah 40 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah porpusive sampling. Pengambilan data koordinasi mata-kaki dilakukan dengan soccer wall volley test (Kirkendall, Gruber & Johnson, 1998:247- 248). Kemampuan menggiring bola diperoleh dengan tes menggiring bola (Ngatman, (2003:16). Tes dilaksanakan 2 kali yaitu tes awal dan tes akhir. Analisis data menggunakan uji reliabilistas, ujiprayarat analisis berupa uji normalitas, uji homogenitas, Uji Rentang Newman-Keuls Setelah Anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan side jump sprint dan dodging run terhadap kemampuan menggiring bola, di mana latihan dodging run lebih efektif; (2) atlet dengan koordinasi mata-kaki tinggi memiliki kemampuan menggiring bola yang lebih baik dibandingkan atlet dengan koordinasi mata-kaki rendah; dan (3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan menggiring bola
EVALUASI PEMBINAAN CABANG OLAHRAGA SENAM DI KABUPATEN KARANGANYAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cabang olahraga unggulan dikabupaten Karanganyar. Penelitian Ini menggunakan Metode Data Kuantitatif dan Data Kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah KONI, Pelatih, Atlet Persani Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan Informasi dan data yang diperlukan dalan penelitian dan disesuaikan dengan metode Observasi,Angket,Dokumentasi,Wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : Kabupaten Karanganyar mempunyai cabang unggulan di PORPROV 2023 pada tanggal,9-15 September 2023 Jawa Tengah Senam,Panahan,Karate,Taekwondo,.PORPROV tahun 2026 kabupaten Karanganyar memiliki cabang olahraga unggulan yang diprediksi meraih medali antara lain : Dance Sport,Binaraga Senam Panahan,Para Layang,Balap Sepeda,Tenis Meja,Menembak,Ju-Jitsu.Cabang Olahraga permainan tetap di ikut sertakan dalam PORPROV walaupun hasilnya kurang maksimal.
Kata kunci : KONI, Pelatih, atlet Kabupaten Karanganyar, SWO
SPORT MASSAGE SEBAGAI STRATEGI PEMULIHAN UNTUK MENGURANGI KETEGANGAN OTOT SETELAH OLAHRAGA
Aktivitas olahraga melibatkan kerja otot secara intensif yang berpotensi menimbulkan kelelahan dan peningkatan ketegangan otot, terutama pada atlet yang menjalani latihan atau pertandingan secara berkelanjutan. Ketegangan otot yang tidak ditangani melalui proses pemulihan yang tepat dapat menyebabkan penurunan performa fisik serta meningkatkan risiko cedera. Sport massage merupakan salah satu strategi pemulihan pasca olahraga yang banyak diterapkan dengan tujuan mengurangi ketegangan otot, mempercepat proses pemulihan, dan meningkatkan fleksibilitas otot. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang membahas peran sport massage sebagai metode pemulihan dalam mengurangi ketegangan otot setelah olahraga. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan sport massage berperan signifikan dalam menurunkan tingkat ketegangan otot, mempercepat pembuangan asam laktat, mengurangi ambang nyeri, serta meningkatkan fleksibilitas pada berbagai kelompok otot. Selain itu, sport massage terbukti mampu mempercepat proses pemulihan pasca olahraga, sehingga atlet dapat kembali menjalani latihan atau pertandingan dalam kondisi fisik yang lebih optimal. Dengan demikian, sport massage dapat direkomendasikan sebagai strategi pemulihan yang efektif, aman, dan praktis untuk mengurangi ketegangan otot setelah olahraga, sekaligus mendukung performa atlet dan meminimalkan risiko cedera otot
ANALISIS TEKNIK LOMPAT JAUH PADA MAHASISWA PUTRA PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA, UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Pendidikan rekreasi dipandang sebagai salah satu pendekatan yang ampuh untuk membantu kesehatan mental mahasiswa karena mengintegrasikan aktivitas fisik, sosial, emosional, dan kreativitas. Namun, masih ada sedikit model pendidikan rekreasi yang khusus dikembangkan untuk konteks perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan desain awal model pendidikan rekreasi yang berfokus pada kesehatan mental mahasiswa. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kuantitatif dengan kuesioner, melibatkan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi di Universitas Pendidikan Indonesia. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami stres dan kecemasan akibat tuntutan akademik, tetapi mereka juga merasakan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan setelah berpartisipasi dalam aktivitas rekreasi. Mahasiswa menunjukkan keinginan tinggi akan dukungan dari kampus untuk menjaga kesehatan mental mereka, serta ketertarikan untuk mengikuti program rekreasi yang terorganisir. Hasil ini menggarisbawahi bahwa model pendidikan rekreasi yang dikembangkan secara terencana dapat membantu dalam mengatasi stres, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta memperkuat interaksi sosial di antara mahasiswa. Oleh karena itu, model ini bisa menjadi dasar yang penting untuk pengembangan program kampus yang bertujuan mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa sekaligus berperan sebagai langkah pencegahan terhadap stres akademik dan tantangan yang dihadapi di perguruan tinggi
PENGARUH LATIHAN SIT UP TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT RECTUS ABDOMINIS PADA MAHASISWA OLAHRAGA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sit up terhadap peningkatan kekuatan otot rectus abdominis pada mahasiswa program studi olahraga di Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar, dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot rectus abdominis adalah tes sit up 60 detik. Latihan sit up diberikan selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan sit up terhadap peningkatan kekuatan otot rectus abdominis mahasiswa, dengan nilai t-hitung sebesar 9,214 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Rerata jumlah sit up sebelum perlakuan adalah 22,47 repetisi dan setelah perlakuan meningkat menjadi 31,83 repetisi. Disimpulkan bahwa latihan sit up secara signifikan mampu meningkatkan kekuatan otot rectus abdominis mahasiswa olahraga di Universitas Negeri Makassar.
Kata Kunci: Latihan Sit Up, Kekuatan Otot, Rectus Abdominis, Mahasiswa Olahrag
ANALISIS HAMBATAN GURU PJOK DALAM PELAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI ADAPTIF BAGI ABK TUNA GRAHITA MAGETAN
Pendidikan Jasmani Adaptif (PJA) merupakan komponen penting pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang bertujuan menyesuaikan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya siswa tunagrahita. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tunagrahita di SLB Panca Bhakti Magetan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap guru PJOK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi kendala pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan jasmani adaptif telah mencerminkan upaya inklusivitas, namun masih menghadapi sejumlah hambatan, meliputi keterbatasan sarana olahraga adaptif, minimnya pelatihan guru, kesulitan komunikasi dengan siswa tunagrahita, belum tersedianya asesmen individual, keterbatasan strategi pembelajaran, serta kurangnya dukungan sekolah dan orang tua. Meskipun siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan terjalin kerja sama antara guru PJOK dan wali kelas, pembelajaran masih bersifat umum dan belum sepenuhnya berbasis kebutuhan individual. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas adaptif, pengembangan asesmen individual, serta penguatan kolaborasi dengan orang tua dan tenaga profesional.
Kata Kunci:Pendidikan Jasmani Adaptif; ABK; Tunagrahita; SLB; Hambatan Pembelajara
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL TEKNIK DASAR RENANG GAYA DADA
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis video tutorial sebagai penunjang proses pembelajaran pada mata pelajaran renang, khususnya teknik dasar gaya dada. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik dan pengelolaan kelas yang kurang optimal. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) tahun akademik 2024/2025. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala penilaian. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan: ahli isi pembelajaran memberikan skor 98,21%, ahli desain 92,5%, ahli media 100%, dan praktisi lapangan 95%. Uji coba kelompok kecil memperoleh nilai 97,5%, sedangkan uji coba kelompok besar mencapai 96,06%. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis video tutorial ini dinyatakan sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran renang guna meningkatkan efektivitas dan kemandirian belajar peserta didik
SURVEI KONDISI FISIK PADA SISWA SD NEGERI RAPPOCINI DENGAN MEENGGUNAKAN AUSTRALIAN SPORT SEARCH (ASS).
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi fisik siswa SD Negeri Rappocini dengan menggunakan instrumen Australian Sport Search (ASS). Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa, terdiri dari 10 siswa putra dan 10 siswa putri kelas V. Instrumen yang digunakan meliputi enam komponen tes, yaitu lempar tangkap bola tenis, lempar bola basket, loncat tegak, lari kelincahan, lari 40 meter, dan Multistage Foster Test (MFT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan koordinasi motorik yang baik pada tes lempar tangkap bola tenis, sedangkan pada komponen kekuatan otot lengan, daya ledak otot tungkai, kecepatan, dan kelincahan, sebagian besar siswa masih berada pada kategori kurang hingga sedang. Temuan menarik menunjukkan beberapa siswi memiliki daya tahan kardiorespirasi yang relatif lebih baik dibandingkan siswa putra. Hasil survei ini menegaskan perlunya program latihan kebugaran jasmani yang terarah, adaptif, dan berkelanjutan guna meningkatkan kekuatan, kecepatan, daya ledak, dan daya tahan siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi guru PJOK, pihak sekolah, dan orang tua dalam merancang strategi pembelajaran penjas yang mendukung peningkatan kondisi fisik dan pengembangan potensi bakat olahraga anak
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENCAK SILAT BERBASIS DIGITAL(FLIPBOOK) PADA MATERISIKAP PASANG DALAM TP.PEMBELAJARANPENCAK SILAT DI PRODI PENJASKESREK FOK UNDIKSHA
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan media pembelajaran digital berbasis flipbook pada materi sikap pasang pencak silat, (2) mengetahui hasil uji validitas, dan (3) mengetahui hasil uji kepraktisan bahan ajar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari ahli isi, ahli desain, ahli media, serta mahasiswa semester III PJKR kelas A Universitas Pendidikan Ganesha. Data dikumpulkan melalui angket validasi dan respon mahasiswa, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar digital berbasis flipbook berhasil dikembangkan dengan materi lengkap, gambar, dan video tutorial yang memudahkan mahasiswa belajar secara mandiri. Hasil uji validitas dari ahli isi 100%, ahli desain 96,1%, dan ahli media 92,5% dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan menunjukkan skor uji perorangan 95,5%, kelompok kecil 96,9%, dan kelompok besar 92,8% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, bahan ajar digital berbasis flipbook dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran pencak silat