LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan & Perancangan Desain Interior
Not a member yet
    107 research outputs found

    Kajian Desain Tangga Multifungsi sebagai Fasilitas Duduk di Perpustakaan Universitas Telkom terhadap Kenyamanan Pengguna

    Get PDF
    Perpustakaan modern tidak hanya berfungsi sebagai pusat literasi, tetapi juga sebagai ruang multifungsi yang mendukung aktivitas belajar, diskusi, dan interaksi sosial. Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan tangga multifungsi sebagai fasilitas duduk di Perpustakaan Universitas Telkom dengan fokus pada aspek kenyamanan pengguna. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melalui observasi langsung dan tinjauan literatur terkait standar ergonomi dan antropometri. Objek penelitian adalah fasilitas tangga di perpustakaan Universitas Telkom yang dirancang sebagai elemen sirkulasi sekaligus tempat duduk. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain tangga belum sepenuhnya memenuhi standar kenyamanan, terutama dalam hal dimensi, material, finishing, hingga aspek keamanan. Permasalahan utama ditemukan pada proporsi dudukan, jarak antar modul, dan kurangnya ruang gerak serta elemen keamanan seperti pegangan tangan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan desain berbasis standar ergonomis guna meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan pengalaman ruang pengguna. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi pengelola perpustakaan dalam mengoptimalkan fungsi ruang dan elemen interior yang adaptif terhadap kebutuhan pengunjung.

    Tinjauan Ikonografi Bentuk-Ornamen Pada Candi Prambanan Sebagai Ide Penciptaan Elemen Estetis Interior

    Get PDF
    Candi Prambanan adalah salah satu lokasi yang dianggap sebagai warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis serta simbolis yang sangat berharga. Karakteristik arsitektur Candi Prambanan kaya akan detail dan makna dapat menjadi sumber inspirasi yang potensial dalam desain interior. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bentuk-ornamen Candi Prambanan dengan pendekatan teori ikonografi sebagai rujukan. Ikonografi menginterpretasikan keserupaan objek tersebut dengan objek lain yang lebih sederhana. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dari karakteristik bentuk-ornamen dengan studi literatur, prinsip, dan elemen desain interior. Penelitian ini memberikan gambaran pencarian sumber ide penciptaan elemen estetis interior yang berasal dari bentuk dan ornamen pada Candi Prambanan

    MODULAR, ADAPTIF, EFISIEN: STRATEGI DESAIN INTERIOR UNTUK SKALABILITAS FRANCHISE F&B (STUDI KASUS: LITTLE CONTRAST)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan sistem desain modular adaptif pada franchise, studi kasus gerai Little Contrast. Melalui pendekatan kualitatif berupa observasi dan wawancara, penelitian ini memfokuskan pada empat variabel utama: modular design system, adaptability design, brand consistency, serta efisiensi biaya, waktu, dan sumber daya. Sistem ini menggantikan built-in furniture dengan loose furniture dan membagi area bar ke dalam modul-modul kecil, sehingga mempermudah duplikasi, pemeliharaan, dan instalasi tanpa mengganggu operasional gerai. Desain modular terbukti adaptif terhadap berbagai tipologi ruang seperti ruko, booth, mall booth, dan paviliun, sambil tetap menjaga konsistensi identitas brand. Penggunaan material solid wood juga meningkatkan durabilitas dan meminimalkan gangguan operasional. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi biaya interior hingga 27% dan percepatan pembangunan dari 40 hari menjadi 14 hari. Sistem ini memungkinkan perbaikan dan penggantian modul pasca-kontrak dengan lebih efisien. Penelitian merekomendasikan penerapan modularitas, standarisasi desain, pemilihan material tahan lama, serta sistem pemasangan cepat bagi brand lain yang ingin mengadopsi pendekatan serupa, guna mendukung ekspansi franchise secara lebih efisien dan konsisten

    Konsep Eco Tourism Design Pada Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Untuk Peningkatan Pariwisata Budaya di Kota Yogyakarta

    Get PDF
    Kota Yogyakarta sebagai wilayah perkotaan dengan karakteristik ketersediaan tanah terbatas tak lepas dari permasalahan penyediaan kuantitas Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sejalan dengan meningkatnya gerakan pengembangan ekowisata, Pemerintah Kota Yogyakarta juga serius memajukan beberapa potensi pariwisata yang dapat diaplikasikan menjadi konsep ekowisata. Pada saat yang sama pariwisata budaya dan warisan budaya telah menjadi elemen penting untuk menarik wisatawan datang ke destinasi. Hal ini tentu berimplikasi pada dikotomi pariwisata budaya dan budaya pariwisata. Konsep eco tourism design dianggap sesuai dengan Visi RPJPD Kota Yogyakarta 2005-2025 adalah: “Kota Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan Berkualitas, Pariwisata Berbasis Budaya dan Pusat Pelayanan Jasa, yang Berwawasan Lingkungan” yang salah satu misinya adalah Mempertahankan predikat Kota Yogyakarta sebagai Kota Pariwisata, Kota Budaya dan Kota Perjuangan. Tema Ecodesign diangkat karena melihat fenomena di perkotaan khususnya di Kota Yogyakarta bahwa kondisi lingkungan di Yogyakarta mengalami penurunan sebagai dampak dari pembangunan. Apalagi ditambah dengan konsep RTH yang hanya sebuah taman. Tema ecodesign juga didasarkan atas regulasi pemerintah Kota Jogja bahwa pembangunan wilayah harus berdasar atas pembangunan yang berwawasan lingkungan. Penelitian ini mencoba membangun konsep eco tourism design dengan spesifik kasus pada RTH sebagai salah satu konsep yang ditawarkan untuk membangun pariwisata berbasis budaya di kota Yogyakarta

    Pengaruh Aktivitas Penghuni Rumah Terhadap Konfigurasi Ruang Rumah Tengger di Dusun Sunogiri

    Get PDF
    Saat ini, rumah masyarakat adat Tengger di Dusun Sunogiri menggunakan material modern namunmasih dibangun dengan menggunakan adat istiadat yang berlaku, khususnya pada denahnya.Dusun Sunogiri merupakan salah satu dusun yang ada di Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari,Kabupaten Pasuruan. Mayoritas Suku Tengger menyebut rumah mereka dengan kata Umah.Penelitian sebelumnya menyebutkan konfigurasi ruang Rumah Tengger disusun berdasarkanaturan 7 po yang dipengaruhi oleh budaya. Hal ini berbeda dengan Rumah Tengger yang ada diDusun Sunogiri, perbedaan konfigurasi Rumah Tengger di setiap daerah yang dihuni oleh SukuTengger dipengaruhi oleh kebutuhan ruang dan aktivitas dan profesi penduduk setempat dimanahierarki ruang dapat dicapai dengan mengidentifikasi kebutuhan ruang, pola organisasi ruang,hubungan antar ruang, dan kejelasan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi danmenganalisis dampak aktivitas penghuni rumah terhadap konfigurasi ruang Rumah Tengger diDusun Sunogiri. Metode pengumpulan data melibatkan observasi langsung dan wawancara denganpenghuni rumah. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatifuntuk memahami bagaimana aktivitas sehari-hari penghuni mempengaruhi pengaturan ruangdalam rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas penghuni, seperti beragam kegiatanpenghuni dan pengaruh budayanya memainkan peran penting dalam membentuk konfigurasi ruangdi Rumah Tengger

    Eksplorasi Desain Elemen Estetis Interior Dengan Metode Upcycle

    Get PDF
    Pengelolaan sampah diberbagai daerah di Indonesia selalu menjadi permasalahan serius yangbelum ditemukan solusinya, Indonesia berada di peringkat ke-3 sebagai penghasil sampah terbesardi dunia. Permasalahan sampah semakin serius mengingat jumlah penduduk juga semakinbertambah, bonus demografi yang dialami di tahun 2021 selain membawa harapan jugamenghadirkan ancaman berupa pengelolaan limbah hasil dari aktifitas manusia. Pengelolaansampah menjadi isu penting yang perlu dipecahkan bersama-sama diberbagai sektor. Perlu adanyakontribusi diberbagai bidang dan lini masyarakat untuk dapat mengelola sampah menjadi lebihbaik. Paradigma pengelolaan sampah sebelumnya yang berfokus pada upaya pembuangan harusdapat diubah dengan kesadaran untuk memanfaatkan kembali sampah yang masih berguna danbernilai estetis

    Tinjauan Desain Interior dengan Tema Modern Kontemporer pada Lobby Hotel Novotel Gajah Mada, Jakarta

    Get PDF
    Novotel Jakarta Gajah Mada merupakan hotel bintang 4 dengan letak lokasi yang strategis. Pada sebuah hotel, lobby merupakan salah satu area penting yaitu sebagai tempat reservasi, informasi, menunggu dan juga tempat sirkulasi pengunjung untuk menjangkau area dan ruangan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gaya modern kontemporer pada interior lobby Hotel Novotel Jakarta Gajah Mada. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan studi literatur. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa interior lobby hotel ini merepresentasikan gaya modern kontemporer melalui penerapan konsep clean, simple, dan fungsional yang mengikuti perkembangan zaman, juga menerapkan dan menggabungkan filosofi Novotel dengan baik memberikan ruang yang nyaman dan serbaguna bagi para tamu, termasuk para pelaku bisnis yang mencari keseimbangan antara bekerja, bersantai, dan bersama keluarga selama menginap di hotel tersebut. Lobby ini dirancang sebagai area penyambutan tamu dengan konsep terbuka, sirkulasi umum, dan ruang tunggu, menciptakan suasana hangat, nyaman, dan modern

    Sustainable Cultural Tourism: Peningkatan Ekonomi Kreatif Masyarakat Pasca Pandemi Pada Ruang Terbuka Hijau Publik Di Kota Yogyakarta

    Get PDF
    Pariwisata berbasis budaya merupakan kegiatan pariwisata yang memanfaatkan kebudayaansebagai obyek wisata yang akan dikunjungi oleh wisatawan. Wisata budaya yang berbasiskeunikan tradisi dan kearifan lokal merupakan salah satu sektor pariwisata yang diminati parawisatawan. Yogyakarta sudah mencanangkan diri sebagai kota pariwisata berbasis budaya.Pengembangan pariwisata disesuaikan dengan potensi yang ada di suatu daerah. Adanya ruangterbuka hijau publik (RTHP) dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai lahan untuk meningkatkanperekonomian pasca pandemi. Cultural tourism dapat memberikan keuntungan ekonomi bagimasyarakat lokal, menghasilkan dana untuk pemugaran atau konservasi warisan budaya sekaligusmenjadi ancaman yang berbahaya apabila tidak dikelola dengan baik. Tujuan Penelitian adalahuntuk menganalisa peningkatan potensi serta dampak negatif dari pariwisata berbasis budaya.Metode Sustainable Cultural Tourism digunakan sebagai analisa dampak negatif terhadap warisanbudaya karena obyek tersebut dikonsumsi oleh wisatawan. Melakukan analisa strategi dan mencarisolusi agar pariwisata budaya dapat meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat pasca pandemidengan tetap menjamin kelestarian alam dan budaya. Hasil Penelitian Strategi mengemas budayalokal menjadi cultural tourism yang layak untuk dikunjungi wisatawan sebagai jalan untukmeningkatkan ekonomi kreatif masyarakat pasca pandemi (TKT 1). Rekomendasi PenelitianPengembangan destinasi pariwisata budaya agar mampu memberikan kesejahteraan padamasyarakat dengan memberikan kesempatan agar masyarakat berperan aktif untukmengembangkan pariwisata berbasis budaya

    Studi Transformasi Bentuk pada Desain Furniture Berbasis Budaya Lokal Suku Dayak Sebagai Wujud Pelestarian Kebudayaan

    Get PDF
    Kebutuhan masyarakat mengenai produk furniture menjadi hal yang sangat penting, karena  manusia tidak dapat dipisahkan dengan berbagai furniture, baik didalam maupun diluar ruangan. Perancangan desain furniture pengisi interior ini bertujuan untuk melestarikan dan menyampaikan informasi mengenai kebudayaan suku Dayak pada khalayak umum melalui furniture kursi dan side table, agar produk lokal Indonesia tidak kalah dengan produk dari luar negeri yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dan eksperimen. Laporan ditampilkan dalam bentuk deskriptif, sedangkan data dikumpulkan melalui sumber literatur dan sumber internet. Furniture yang dihasilkan penulis merupakan studi transformasi bentuk dengan metode ATUMICS sebagai ekspresi dan pengembangan dari ragam hias Burung Enggang dan tradisi Telingaan Aruu yang diterapkan pada furniture kursi dan side table, serta membimbing tentang faktor apa saja yang harus dipertimbangkan; elemen tradisi dan elemen kekinian apa saja yang akan digunakan serta mengkombinasi kedua elemen tersebut. Material yang digunakan adalah kayu ulin, rotan, bludru dan kaca dengan konstruksi yang digunakan adalah dowel dan metal. Pada tahap eksperimen dilakukan dengan membuat prototype 1:5 dengan menggunakan bahan kayu balsa, bambu, kain goni, kain bludru, akrilik serta plat aluminium sebagai replika dari material kayu ulin, rotan, kain bludru, kaca dan metal karena dengan membuat prototype, seorang desainer dapat mengetahui menguji produk tersebut sebelum dibuat 1:1

    Pengaruh Tata Ruang Terhadap Kenyamanan Penghuni: Daerah Babakan Jeruk dan Sukakarya Bandung

    Get PDF
    Kamar kos adalah sebuah rumah kedua bagi remaja yang memiliki kepentingan untuk merantau dari rumahyang mereka tinggali sebelumnya bersama orang tua. Kamar kos merupakan ruang privat bagi mahasiswaberbagai macam aktivitas yang dapat dilakukan mulai dari tidur sampai belajar, maka dari itu kenyamanantata ruang sangat penting untuk diperhatikan disaat menata tata ruang untuk mahasiswa. Melalui penelitianini berfokus pada perancangan tata letak kamar yang bertumpu pada sirkulasi ruang dan psikologis remaja.Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas komponen kenyamanan kamar kos mahasiswa di kawasanBabakan Jeruk dan Sukakarya. Metode yang dipakai dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan teknikpengumpulan data melalui wawancara dan menyebarkan kuisioner.https://jurnal.umsu.ac.id/lib/journal/Penelitian ini diharapkan mendapatkanhasil akhir berupa sebuah desain tata ruang interior yang dapat menunjang kebutuhan dan kenyamanan mahasiswa di kawasan babakan jeruk dan sukakarya.

    105

    full texts

    107

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan & Perancangan Desain Interior
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇