Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Not a member yet
    442 research outputs found

    The Changes of Social Culture and The Level of Migrant Welfare Batak Who Worked in The Informal Sector in Bogor

    Get PDF
    The purpose of this research is to analyze the changes of social culture and the level of migrant welfare Batak who worked in the informal sector in the city of Bogor. This research provides a combination of qualitative and quantitative approaches. The qualitative approach is obtained from the results of the indepth interviews. Quantitative survey method using approaches that take the 35 respondents. There is no society which does not suffer changes Migrant Batak is no exception. Changes that occur on the migrants include Batak culture and social change in the level of well-being. Social change include the interactions he does as well as relations with his family before and after becoming migrants. Culture change includes the values of religion, customs and mindset towards material and individualist attitudes. The welfare changes include income levels, access to medical services as well as housing conditions and ownership of the valuables owned by migrant Batak before and after become migrants in the informal sector. Keywords: changes, social structures and cultural structures, the level of migrant welfar

    Women International Migration and Remittances in Pusakajaya Village

    Get PDF
    Migrasi internasional terjadi karena pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan pertumbuhan kesempatan kerja. Bagi perempuan desa yang tidak memiliki banyak keterampilan, migrasi internasional adalah kesempatan emas untuk meningkatkan ekonomi keluarga mereka. Masalah ini sangat kompleks tapi menarik untuk dikaji. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan perempuan di desa pergi ke luar negeri untuk bekerja dan pemanfaatan remitansi dalam rumah tangga migran. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei yang merupakan penjelasan dan penelitian deskriptif. Penelitian daerah adalah Pusakajaya Desa, Subang, Jawa Barat, Indonesia. Berdasarkan temuan penelitian, ketersediaan lapangan kerja di daerah tujuan dan lahan pertanian terbatas di daerah asal menjadi faktor utama bagi perempuan di desa untuk bekerja di luar negeri. Pemanfaatan remitan di Desa Pusakajaya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, produksi, investasi di bidang pendidikan dan ekonomi, sedangkan alokasi investasi sosial tidak ditemukan. Pemanfaatan pengiriman uang oleh keluarga migran di Desa Pusakajaya membentuk pola umum dalam memenuhi kebutuhan konsumsi dan investasi pendidikan. Kata kunci: migrasi internasional, para pekerja migran perempuan, pengiriman uang

    Fishery Acess to Coastal Resources in Mining Area

    Get PDF
    Pembentukan daerah, yang didirikan dengan menentukan batas-batas yang dapat digunakan untuk mengatur kepemilikan sumber daya alam, adalah cara untuk menghindari konflik sumber daya alam. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk menganalisis partisipasi nelayan dalam menentukan wilayah pesisir di Kelurahan Cilacap; 2) untuk menganalisis dampak zonasi pesisir pada akses sumber daya alami alam nelayan di Desa Cilacap; dan 3) untuk menganalisis hubungan antara perubahan akses sumber daya alam nelayan dan konflik sumber daya di Desa Cilacap. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) kurangnya partisipasi nelayan dalam menentukan zonasi pesisir; 2) ada beberapa dampak dari zonasi yang mempengaruhi akses sumber daya alam nelayan; dan 3) faktor yang menyebabkan konflik di Desa Cilacap adalah pesisir polusi dari kecelakaan kapal tanker. Konflik di Desa Cilacap, yang disebabkan oleh pencemaran pesisir dari kecelakaan kapal tanker, memberikan baik dampak negatif dan positif bagi nelayan. Beberapa dampak negatif penurunan kepercayaan, masalah moral yang meningkat, dan penurunan produktivitas. Di sisi lain, dampak positif penguatan obligasi dalam kelompok nelayan, nelayan mampu beradaptasi dalam lingkungan, dan peningkatan pengetahuan nelayan lebih baik. Kata kunci: zonasi pesisir, akses sumber daya, konflik

    Strategy Living Miners Sand Dusun Citerate, Ujung Genteng Village, Sukabumi, West Java

    Get PDF
    Keberadaan sumber daya alam di daerah tersebut untuk memberikan keputusan bagi orang-orang untukmenggunakannya sebagai sebuah bisnis. Selain itu, jika ditemukan bahwa mata pencaharian utama tidak cukupuntuk kebutuhan sehari-hari, sehingga hal itu dilakukan memanfaatkan sumber daya yang ada. Situasi ini jugaterjadi di lokasi studi lapangan yang ada di Desa Ujung Genteng Ciracap Kabupaten Sukabumi tepatnyadi Dusun Citerate. Berdasarkan keadaan sumber daya yang telah dijelaskan, penelitian ini bertujuan untukmenganalisis bentuk strategi penghidupan yang diadopsi oleh masyarakat, stratifikasi sosial terbentuk sebagaihasil dari strategi mata pencaharian, dan strategi untuk bertahan hidup atau ketahanan sebagai hasil dariperubahan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulaninformasi dilakukan dengan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat setempat. Studi ini menunjukkanbahwa bentuk strategi mata pencaharian yang dilakukan adalah diversifikasi dan migrasi (Scoones 1998).Strategi penghidupan stratifikasi sosial yang akhirnya membentuk lapisan atas pasir ditempati oleh penambangyang memiliki area seluas 2 hektar, lapisan tengah ditempati oleh lahan tambang pasir tidak terlalu lebardan terletak di sebelah rumah, sedangkan lapisan bawah pasir ditempati oleh pekerja. Ketahanan diambilketika perubahan lingkungan yang membuat variasi dan bergerak (migrasi) (Chambers dan Conway 1991).Kata kunci: ketahanan, migrasi, strategi penghidupan, stratifikasi sosial, Ujung Genteng des

    Influencing Nature Tourism Park of Pangandaran to The Social Life of Local Communities

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan selama bulan April 2012 di Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tujuan penelitian ini, pertama mengidentifikasi  jenis-jenis pekerjaan yang tumbuh di TWA Pangandaran akibat adanya kegiatan pariwisata. Kedua, menganalisis kontribusi pekerjaan di sektor pariwisata dalam menyumbang pendapatan rumah tangga pelaku usahanya. Ketiga, menganalisis pengaruh kegiatan pariwisata terhadap kehidupan sosial penduduk lokal. Metode penelitiannya menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sekitar 63 responden rumahtangga yang diwawancarai berasal dari jenis pekerjaan yang berbeda. Selama pengambilan data dilakukan wawancara mendalam yang didukung dengan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan sektor pariwisata di Pangandaran telah menciptakan lapangan pekerjaan terutama terhadap total pendapatan rumah tangga penduduk lokal. Sementara pada pola kerjasama antar sesama pelaku usaha, keberadaan industri pariwisata mempererat hubungan diantara pelaku usaha. Namun disisi lain, aktivitas wisata di Pangandaran memberikan pengaruh lain kehidupan masyarakat, seperti perubahan gaya hidup dan perilaku menyimpang.  Kata kunci : kehidupan sosial, masyarakat lokal, pendapatan rumah tangga, pekerjaan pada sektor wisata, wisat

    Conversion of Agricultural land and Farmer’s Attitude at Cihideung Ilir Village Bogor Counties

    Get PDF
    Penelitian ini menunjukan bahwa pola konversi sebagian besar terjadi secara cepat dengan penggantian penguasaan lahan ke lain pihak.  Konversi lahan pada umumnya digunakan untuk perumahan. Faktor-faktor yang memengaruhi konversi lahan dapat dikategorikan dalam faktor internal diantaranya kebutuhan ekonomi yang mendesak, dan keinginan untuk merubah nasib, dan faktor eksternal yakni pertumbuhan penduduk, dan kebijakan pemerintah. Dampak dari konversi lahan terhadap kondisi sosial ekonomi petani antara lain, berkurangnya hasil sawah, penurunan pendapatan petani, berkurangnya ketahanan pangan keluarga, berkurangnya peluang kerja dalam pertanian, sulitnya akses petani terhadap lahan, dan lainnya. Akan tetapi terdapat juga dampak positif dari konversi lahan yakni pembangunan perumahan bisa jadi menunjukan perkembangan ekonomi pedesaan. Sikap petani terhadap konversi lahan pertanian tidak memiliki hubungan dengan karakteristik individu, yakni jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan bertani, jumlah tanggungan dalam keluarga, tingkat pendapatan,  serta luas dan pengusaan lahan. Kata kunci : faktor-faktor, dampak, pola, sikap petan

    The Paguyuban Petani’s Movement Versus The State and The Impact to Sukamulya Community’s Welfare

    Get PDF
    Konflik agraria terjadi karena perbedaan kepentingan antara dua atau lebih aktor terhadap sumber agraria. Konflik agraria yang terjadi di Desa Sukamulya karena perselisihan antara masyarakat dan perwakilan negara, Lanud Atang Sandjaya TNI-AU. Lanud Atang Sandjaya mengklaim dan mengambil alih tanah masyarakat dan membuat masyarakat harus berjuang kembali melalui gerakan Paguyuban Petani. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk mengembalikan hak atas tanah kepada masyarakat. Ada beberapa faktor yang dapat membuat Paguyuban Petani menjadi isu nasional seperti; kepemimpinan, kolektivisme, dan kegiatan Paguyuban Petani, serta dukungan dari orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara tingkat Paguyuban Petani yang sukses dan kesejahteraan masyarakat, baik di bidang ekonomi maupun sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paguyuban Petani memiliki hubungan yang sangat lemah dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat, tetapi memiliki hubungan yang cukup kuat dengan kesejahteraan sosial masyarakat di Desa Sukamulya

    Status of Work on Farms Dairy Cattle and with Respect to the Level of Welfare

    Get PDF
    Sumber nafkah sebagian warga di Desa Situ Udik adalah berasal dari peternakan, hal tersebut didukung oleh adanya pengembangan kawasan usaha peternakan atau KUNAK KPS Bogor. Pada kawasan peternakan ini terdapat beragam status pekerjaan serta berbagai strategi nafkah yang rumah tangga pilih untuk memenuhi kebutuhan hidup. Status pekerjaan serta strategi nafkah yang dipilih rumah tangga pada peternakan sapi perah ini bisa jadi ada hubungannya dengan ketersediaannya livelihood asset peternak yang berupa modal alam, modal fisik, modal manusia, modal finansial dan modal sosial. Berbagai status pekerjaan itu pula tentunya akan memengaruhi taraf hidup atau tingkat kesejahteraan rumah tangganya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh status pekerjaan terhadap tingkat kesejahteraan rumah tangga pada peternakan sapi perah kawasan usaha peternakan KPS Bogor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif didukung dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status pekerjaan memengaruhi tingkat kesejahteraan rumah tangga dan  tingkat kesejahteraan rumah tangga pada peternakan sapi perah ini tergolong tinggi.   Kata kunci : status pekerjaan, strategi nafkah, livehood asset, tingkat kesejahteraan, rumah tangga.

    Mining Industrialization and Deagrarianization in Rural Community (A case Study of Community Embalut and Bangunrejo, Tenggarong Seberang District, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan)

    Get PDF
    East Kalimantan province has issued a mining license (IUP) reached 1,192 pieces, until August 2014. Kutai Kartanegara is a county that issued the largest IUP is 407 companies, which 218 companies have been involved in the production, while the remaining 189 are still in the exploratory stage. Embalut village and village Bangunrejo which become part of the administration Tenggarong Seberang Sub-District, Kutai Kartanegara, is a village that has more than 30 years was associated with the mining industry, PT. Kitadin. The results showed that: (1) the mining industrialization has changed the structure of land in the village Embalut and village  Bangunrejo where land holdings in both villages have concentrated on coal mining companies. (2) mining Industrialization increasingly encourage people to work or livelihood in outside agriculture (deagrarianization). This study used qualitative methods, with in-depth interview techniques, group discussions, observation, and study of literature / documents. Keywords: Industrialization Mining, deagrarianization, land tenur

    Participation in Economic Empowerment CSR Programme by PT Arutmin Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini difokuskan pada Tingkat Partisipasi Peserta Program CSR Ekonomi Pemberdayaan. Partisipasi merupakan salah satu aspek yang paling penting yang dapat mendukung keberhasilan program pengembangan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) menganalisis tingkat kemauan, kemampuan, dan kesempatan dari peserta pada program pemberdayaan ekonomi; 2) menganalisis tingkat partisipasi dari peserta pada program pemberdayaan ekonomi; 3) menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi dan tingkat kemampuan, dan kesempatan dari peserta pada program pemberdayaan ekonomi; 4) menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi dan tingkat kemampuan ekonomi dari peserta pada program pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden adalah peserta pada ekonomi program CSR pemberdayaan total responden adalah 60 orang. Responden dipilih secara purposive sampling. Pengolahan data kuantitatif menggunakan Crosstab dan Rank Spearman Uji Korelasi. Berdasarkan hasil analisis Crosstab dapat disimpulkan bahwa, pada program DPEM, tidak ada korelasi antara tingkat kemauan dan tingkat partisipasi, tapi ada hubungan antara tingkat kemampuan dan tingkat kesempatan dengan tingkat partisipasi, dan ada korelasi antara tingkat partisipasi dan tingkat kemampuan ekonomi. Pada program PPEM, tidak ada korelasi antara tingkat kemampuan dan tingkat partisipasi, ada korelasi antara tingkat kemauan dan kesempatan dengan tingkat partisipasi, dan tidak ada hubungan antara tingkat partisipasi dan tingkat kemampuan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian, ada saran untuk Masyarakat Departemen, LPPM, dan Dompet Dhuafa Republika: mengadakan pelatihan pengembangan usaha bagi peserta pada program DPEM, pengetahuan semakin meningkat dan keterampilan peserta pada program PPEM, memperbaiki pola LPPM bantuan kepada peserta pada Program DPEM, memperkenalkan Program DPEM kepada masyarakat melalui sosialisasi langsung, meningkatkan partisipasi peserta pada program DPEM melalui peningkatan komunikasi dua arah antara perusahaan atau LPPM dengan peserta. Kata kunci: pemberdayaan ekonomi program CSR, partisipasi, dan kemampuan ekonom

    400

    full texts

    442

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇