Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Not a member yet
77 research outputs found
Sort by
Analisis Intensitas Cahaya di Dalam Ruangan dengan Menggunakan Aplikasi Smart Luxmeter Berbasis Android
The lighting system is very important to pay attention to because our eye health will be disturbed by the lack of light intensity. A room, especially a workspace, must have adequate light following predetermined standards. Analysis of light intensity measurement using a digital lux meter to determine the value of light intensity, this experiment was conducted to determine whether the light intensity in the room had or did not meet the standard of SNI 16-7062-2004. The digital lux meter used can measure the light intensity generated from the room prepared using 3-watt LED lights with a room size of 3 × 3 meters. Data retrieval has been done by placing a lux meter in every corner of the room at the same distance between the light source and the lux meter, which is 2 meters. To determine the effectiveness of the light intensity, the measurement results are compared with SNI's lux meter. The experimental data that have been carried out do not meet the SNI requirements for lighting in the workspace, the average intensity value is 12.25 Lux, 153 lumens in 15 seconds uses a calibration of 100%
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Moodle Pada Materi Gelombang Bunyi
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Fisika berbasis Moodle, dan menghasilkan produk media pembelajaran Fisika pada materi Gelombang Bunyi berbasis Moodle yang layak digunakan dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang dilaksanakan hingga tiga tahap prosedur pengembangan (Analysis, Design, dan Development). Data yang didapat berupa data kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif yang diperoleh dari angket. Sumber data meliputi 2 ahli media dan ahli materi, 5 mahasiswa, 3 guru fisika, dan siswa. Siswa yang terlibat antara lain sejumlah 3 siswa pada uji coba satu-satu, 9 siswa pada uji coba kelompok kecil, dan 90 siswa pada uji coba lapangan. Penelitian ini dilakukan di SMAN 5 Surakarta, SMAN 6 Surakarta, dan SMA Al Islam 1 Surakarta. Karakteristik media yang dihasilkan yaitu dapat dijalankan menggunakan perangkat laptop ataupun smartphone, berisi kegiatan siswa dengan pola pendekatan saintifik yang tercermin dari lembar kerja siswa berupa diskusi proses. Bagian media pembelajaran Moodle ini meliputi pendahuluan, topik materi pembelajaran, dan ruang feedback antara siswa dan guru. Berdasarkan validasi media pembelajaran oleh ahli dan reviewer serta penilaian oleh siswa dari aspek materi, bahasa, dan tampilan media didapat kesimpulan bahwa media sangat baik dengan kelayakan sangat layak untuk diterapkan dalam pembelajaran. Adapun nilai rerata masing-masing yaitu validasi ahli media 90,27%, validasi ahli materi sebesar 89%, validasi peer reviewer 90,30%, penilaian guru 87,35%, penilaian uji satu-satu 89,49%, uji kelompok kecil 84,90%, dan uji lapangan 83,05%
Analisis Pemahaman Konsep menggunakan Certainty of Response Index (CRI) pada Materi Gerak Lurus
This study aims to find out: (1) The existence of misconceptions about Straight Motion material in the textbook for Physics class X MIPA-1 SMA Negeri 1 Sambungmacan (2) Profile understanding of the concepts of students in class X MIPA-1 SMA Negeri 1 Sambungmacan. The method used in this study is a qualitative descriptive method. Data and data sources come from textbooks and students of class X MIPA 1 SMA Negeri 1 Sambungmacan. Data was collected by test techniques, questionnaires, and interviews. Techniques to test the validity/validity of data using triangulation techniques of data collection techniques. Meanwhile, the data analysis method uses data simplification, data presentation, and conclusion. The research procedures were preparation, data collection, data analysis/drawing conclusions, and writing reports. The results of this study stated that the student handbook in Class X MIPA-1 SMA Negeri 1 Sambungmacan still contained misconceptions. Misconceptions consist of a lack of completeness of concepts and errors in writing mathematical equations. The criteria for understanding the concept of students in Class X MIPA-1 SMA Negeri 1 Sambungmacan on the Straight Motion materials are divided into Understanding Concepts, Understanding Concepts but Not Sure, Misconceptions, and Don't Know Concepts. Most of the students' misconceptions were in the medium category, as many as 56.67%. Students experience misconceptions about the sub-concepts of Distance and Displacement, Speed, Velocity, and Acceleration, Uniformly Straight Motion and Uniformly Changed Straight Motion, and the Application of Uniformly Changing Straight Motion. The statement of the highest student misconceptions in the sub-concept of the Application of Regular Changing Motion. The causes of misconceptions that exist in students come from student participants, teachers, teaching methods, textbooks, and other causes such as learning facilities
Pengembangan Modul Elektronik Fisika berbasis Saintifik Menggunakan Software Sigil pada Materi Suhu, Kalor, dan Perpindahan Kalor
This study has the following objectives: (1) Explaining the stages of the development process of electronic modules on temperature, heat, and heat transfer materials using Sigil software, (2) Explaining the final specifications of scientific-based electronic modules on temperature, heat, and heat transfer materials using Sigil software. This study uses three steps of the development method with the ADDIE model, namely (1) analysis, (2) design, and (3) development. The research instruments used in this study include a needs analysis questionnaire, a validation questionnaire for the validator, a student test sheet questionnaire, and a draft interview question. The data are qualitative data and quantitative data. The study was conducted in three high schools in Surakarta Residency, namely SMAN 1 Surakarta, SMAN 1 Kartasura, and SMAN 1 Ngemplak Boyolali. The data sources consisted of two experts, three high school physics teachers, and 90 students. The data analysis technique used is qualitative analysis and quantitative analysis. The conclusions of this development research are (1) The development step of the scientific-based physics learning electronic module using Sigil software on the material of temperature, heat, and heat transfer includes the stage, completion step, and module testing step. (2) The developed physics learning electronic module presents temperature, heat, and heat transfer material which consists of 6 sub-materials, namely temperature, heat, the effect of heat on changes in substances (solids), expansion of solids, black principle, and heat transfer. The background of the module display in each learning activity is based on a scientific flow. Based on the results of expert validation and student assessment, the developed module meets the criteria very well. This research can be used as a preliminary research and reference in developing similar products
Refinement Struktur Kristal Superkonduktor BSCCO–2212 dengan Substitusi Pb
Analisis refinement struktur kristal telah dilakukan pada data XRD superkonduktor BSCCO-2212 yang disubstitusi Pb. Superkonduktor fase BSCCO-2212 disintering pada suhu 8200C dan dikalsinasi pada suhu 8000C. Waktu sintering sampel divariasi pada 0, 12, 24, 36, dan 48 jam. Pembentukan bahan superkonduktor BSCCO-2212 dimulai dari komposisi awal stoikhiometri melalui metode reaksi padatan. Analisis refinement data XRD dilakukan melalui analisis Rietveld dengan metode Least Square yang data model awal dicocokkan dengan data dari XRD. Hasil analisis profil XRD oleh software Celref menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan peningkatan fraksi volume BSCCO-2212 dan impuritas bersamaan dengan waktu sintering yang lebih lama. Hasil analisis refinement pada faktor reliabilitas melalui software Fullprof menunjukkan ada kecenderungan penurunan faktor reliabilitas profil. Residu profil terendah adalah Rp = 23%, Rwp = 20,3%, dan χ2 = 23,5% tanpa refinement isotropik suhu. Dari analisis refinement struktur kristal juga menunjukkan bahwa struktur kristal BSCCO-2212 adalah orthorombik dengan grup ruang Fmmm
Pengembangan Modul Elektronik Fisika Berbasis Saintifik Menggunakan Software Sigil pada Materi Keseimbangan dan Dinamika Rotasi
Tujuan penelitian ini: (1) mendeskripsikan prosedur pengembangan modul elektronik fisika berbasis saintifik menggunakan software Sigil pada materi Keseimbangan dan Dinamika Rotasi, (2) mendeskripsikan hasil validasi modul elektronik fisika berbasis saintifik menggunakan software Sigil pada materi Keseimbangan dan Dinamika Rotasi. Pada penelitian ini digunakan metode pengembangan dengan model ADDIE menggunakan tiga tahap prosedur pengembangan: (1) analysis, (2) design, dan (3) development. Data yang didapatkan berupa data kualitatif dan data kuantititatif. Penelitian dilakukan SMAN 1 Surakarta, SMAN 1 Kartasura, dan SMAN 8 Surakarta. Sumber data terdiri dari dua orang ahli, tiga orang guru fisika SMA, sepuluh orang mahasiswa, dan 95 orang siswa. Uji coba pada siswa dibedakan menjadi tiga tahap: uji coba satu-satu, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Kesimpulan penelitian: (1) Prosedur pengembangan modul terdiri dari tahap persiapan, tahap pembuatan, dan tahap penyelesaian. (2) Berdasarkan hasil validasi ahli dan reviewer serta penilaian yang meliputi aspek materi, tampilan media, dan bahasa, modul pembelajaran elektronik yang dikembangkan dinilai sangat baik. Adapun nilai rerata masing-masing adalah sebagai berikut: validasi ahli 153, validasi reviewer 159, penilaian mahasiswa 172, uji coba satu-satu 86,1%, uji coba kelompok kecil 100%, dan uji coba lapangan 91,2%
Remediasi Pembelajaran dengan Model VAK untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Materi Rangkaian Arus Bolak-Balik
Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidak peningkatan kemampuan kognitif siswa yang signifikan setelah mengikuti kegiatan remediasi pembelajaran Fisika dengan menggunakan model pembelajaran VAK pada materi Rangkaian Arus Bolak-Balik 2) Apakah kegiatan remediasi pembelajaran Fisika dengan menggunakan model pembelajaran VAK dapat membantu siswa mencapai nilai KKM pada materi Rangkaian Arus Bolak-Balik. Penelitian ini menggunakan bentuk desain eksperimen dengan bentuk pre-experimental jenis one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 33 siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan antara lain adalah teknik observasi untuk mengetahui kondisi pembelajaran fisika di kelas, teknik wawancara untuk memperoleh data berupa pendapat mengenai pembelajaran fisika di sekolah, teknik tes untuk memperoleh data kemampuan kognitif, dan kajian dokumentasi untuk menyesuaian penelitian dengan ketentuan sekolah. Data yang telah dipereoleh kemudian dianalisis menggunakan uji gain ternormalisasi, uji T satu sampel, dan uji T sampel berpasangan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah : 1) Kegiatan remediasi pembelajaran Fisika yang dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran VAK pada materi rangkaian listrik bolak-balik dapat meningkatan kemampuan kognitif siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2019/2020 secara signifikan, 2) Kegiatan remediasi pembelajaran Fisika dengan menggunakan model pembelajaran VAK dapat membantu siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Surakarta tahun ajaran 2019/2020 mencapai nilai KKM pada materi rangkaian listrik bolak-balik dengan persentase siswa yang mecapai ketuntasan belajar meningkat sebanyak 69,7% dari 6,06% menjadi 75,76
Pengaruh Model SAVI dan VAK dengan Pendekatan Ilmiah Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Ditinjau Gaya Belajar
Penelitian memiliki tujuan untuk (1) mengetahui ada atau tidak adanya perbedaan pengaruh antara penggunaan model SAVI dan VAK dengan pendekatan ilmiah terhadap kemampuan kognitif fisika peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 7 Surakarta pada materi Usaha dan Energi. (2) Mengetahui ada atau tidak adanya perbedaan pengaruh antara gaya belajar peserta didik auditorial, visual, dan kinestetik terhadap kemampuan kognitif fisika peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 7 Surakarta pada materi Usaha dan Energi. (3) Mengetahui ada atau tidak adanya interaksi pengaruh antara penggunaan model pembelajaran dengan pendekatan ilmiah terhadap kemampuan kognitif fisika peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 7 Surakarta ditinjau gaya belajar peserta didik pada materi Usaha dan Energi. Penelitian kuantitatif ini dengan metode eksperimen dua kelas dengan desain faktorial 2x3. Teknik analisis data menggunakan analsis variansi dua jalan. Sehingga diperoleh hasil dan dapat disimpulkan bahwa : (1) Ada perbedaan antara penggunaan model SAVI dan VAK dengan pendekatan ilmiah terhadap kemampuan kongitif peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 7 Surakarta pada materi Usaha dan Energi (Fobservasi = 5,373 > Ftabel = F0,05;1;60= 4,00). (2) Ada perbedaan antara gaya belajar auditorial, visual, dan kinestetik terhadap kemampuan kognitif peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 7 Surakarta pada materi Usaha dan Energi (Fobservasi = 3,651 > Ftabel = F0,05;2;60 = 3,15). (3) Tidak ada interaksi pengaruh penggunaan model SAVI dan model VAK dengan pendekatan ilmiah terhadap kemampuan kognitif peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 7 Surakarta pada materi Usaha dan Energi ditinjau dari Gaya Belajar Peserta Didik (Fobservasi = 1,335 < Ftabel = F0,05;2;60 = 3,15).
Analisis Kesalahan Jawaban Siswa Dalam Mengerjakan Soal Uraian Pada Materi Gerak Harmonik Sederhana
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal uraian materi Gerak Harmonik Sederhana, (2) mendeskripsikan penyebab kesalahan siswa, (3) mengatasi agar kesalahan tidak terjadi kembali dalam mengerjakan soal uraian materi Gerak Harmonik Sederhana. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 1 Teras Tahun Pelajaran 2018/2019. Data utama dalam penelitian ini adalah jawaban tes tertulis siswa, sedangkan hasil kegiatan observasi dan wawancara merupakan sumber data pendukung. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dalam 2 (dua) teknik yaitu teknik tes dan teknik wawancara. Teknik validitas yang digunakan adalah triangulasi data. Jenis Kesalahan yang siswa lakaukan dalam mengerjakan soal uraian pada materi gerak harmonik sederhana adalah kesalahan Encoding, yaitu sebesar 1569,35 %"> , kesalahan Process Skill sebesar 67,74 %, kesalahan Transformation sebesar 46,77 %, kesalahan Comprehension sebesar 10 % dan kesalahan reading sebesar 1,9 %. Kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal uraian Fisika pada materi Gerak Harmonik Sederhana terjadi karena siswa belum memahami konsep dengan matang, terburu-buru dalam mengerjakan soal, tidak bisa menentukan persamaan, dan kurang teliti
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis LCDS–Model Konstruktivisme untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Materi Hukum Gravitasi Newton
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tahapan proses pengembangan perangkat pembelajaran berbasis LCDS dengan model konstruktivisme untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi Hukum Gravitasi Newton yang layak digunakan, (2) mendeskripsikan spesifikasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Metode penelitian mengacu pada model ADDIE. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitati f yang didukung data kuantitatif. Sumber data berasal dari 2 orang ahli, 3 orang guru fisika SMA, 3 orang teman sejawat, dan 102 orang siswa. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan penelitian ini, yaitu: (1) Tahapan pengembangan perangkat pembelajaran terdiri dari analisis, desain, dan pengembangan (2) Produk akhir penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berupa RPP, LKS, instrumen penilaian kognitif dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,725 (kategori tinggi), dan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,722 (kategori tinggi). Spesifikasi produk adalah sebagai berikut: (a)RPP terdiri dari lima pertemuan dengan alokasi waktu 2JP dan 1JP perminggu. Model pembelajaran yang digunakan adalah konstruktivisme dengan langkah pembelajaran mengacu pada modul pembelajaran berbasis LCDS; (b)LKS terdiri dari enam bagian yaitu identitas LKS, kompetensi inti, kompetensi dasar, tujuan, alat dan bahan, cara kerja, hasil percobaan, analisis data, dan kesimpulan; (c)instrumen penilaian kognitif terdiri dari kisi-kisi, soal tes dan jawaban soal. Instrumen kognitif berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 soal; (d)instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis terdiri dari identitas, kisi-kisi soal dan rubrik penilaian. Instrumen ini berupa soal yang mewakili lima aspek kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba perangkat pembelajaran yang dikembangkan secara menyeluruh memenuhi kategori baik serta layak digunakan