Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Not a member yet
1299 research outputs found
Sort by
PENERAPAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM) PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) STUDI KASUS PADA TOKO Y.O.K VAPE (ROKOK ELEKTRIK)
This research aims to implement SAK EMKM on the arrangement of financial report of Y.O.K Vape which works in electric cigarette trading in order to earn benefits and to provide jobs, which has not implemented SAK EMKM in the precentation of financial report and to discover factors that become problems in Y.O.K Vape shop Pontianak in implementing SAK EMKM.The tools of analysis used are qualitative analysis which used SAK EMKM in composing the financial report, and interview to find the problems on Y.O.K Vape shop Pontianak which in fact has not implemented SAK EMKM.The result of this research shows that Y.O.K Vape shop Pontianak is able to implement the SAK EMKM on its financial report altough in a simple form. Besides, the researcher is able to know problems that overcomed by Y.O.K Vape shop Pontianak which has not implemented the SAK EMKM since the accountant has not known the SAK EMKM and it has its own simple financial report to be understood by its employees. Keywords : SAK EMKM, financial report, trading compan
ANALISIS LAPORAN ARUS KAS DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT MNC SKY VISION TBK DAN PT FIRST MEDIA TBKYANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (STUDI KASUS TAHUN 2014-2016)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menilai kinerja keuangan PT MNC Sky Vision dan PT First Media Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indoneisa yang diukur dengan menggunakan analisis arus kas dalam bentuk rasio. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif kuantitatif. Data dari penelitian ini menggunakan dua perusahaan yang sejenis dalam bidang telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan laporan keuangan periode tahun 2014 – 2016. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder.Alat analisis yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah analisis rasio laporan arus kas berdasarkan rumus rasio arus kas meliputi Arus Kas Operasi Terhadap Kewajiban Lancar, Arus Kas Operasi Terhadap Bunga, Arus Kas Operasi Terhadap Pengeluaran Modal, Arus Kas Operasi Terhadap Total Hutang, Arus Kas Operasi Terhadap Laba Bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT MNC Sky Vision Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan dengan PT First Media Tbk yang cukup baik.Kata kunci : Laporan Keuangan, Rasio Arus Kas, Kinerja Keuanga
FACTORS AFFECTING THE QUALITY OF FINANCIAL STATEMENTS ON SMALL MEDIUM ENTERPRISES (SMES) IN PONTIANAK
ABSTRACT The purpose of this study is to examine the factors that affect the quality of financial statements of SMEs on the amount of credit received by using several indicators, such as education level, education background, size of business, age of business and the influence of information and the socialization of SAK EMKM to the willingness of entrepreneurs in adopting SAK EMKM in their financial statements. Data is collected through the questionnaire distribution from 100 respondents who run their business in the city of Pontianak and also data collected through the questionnaire from 6 investors consisting of 5 banking institutions and 1 non-banking institution. The results showed that Model 1 hypothesis on the education level and business size had an effect on the perceptions of entrepreneurs regarding the quality of financial statements in their businesses. Educational background and age of business had not positive influence on the perception of entrepreneurs regarding the quality of financial statements in their businesses. Model 2 hypothesis type of business and business size shows no effect on bank credit for MSMEs in Pontianak while the hypothesis of the quality of financial reports had an affects on bank credit received by MSMEs. Model 3 shows that the prospect of the willingness of MSMEs in applying the SAK EMKM to improving the quality of MSME financial statements hasn’t achieved optimally. Considering that the understanding of MSME entrepreneurs is still very low in the contents of the SAK EMKM. Keywords: Education level, Educational background, Business size, Age of business, Quality of financial statements, information and socialization of SAK EMKM. REFERENCES Auken, V., & Howard. (2017). Turkish SMEs’ Use of Financial Statements for Decision Making. Pepper Dine.Abrori, Agnesti Rizki.(2010). Faktor-faktro yang Mempengaruhi Kebutuhan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Jawa timur : Skripsi. Baas, T., & Schrooten, M. (2005). Relationship Banking and SMEs A Theoretical Analysis. DIW Berlin.Basri, Zainul.Y & Nugroho. M (2009). Ekonomi Kerakyatan : Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta : Penerbit Universitas Trisakti Bank Mandiri.Beest, F. v., Braam, G., & Boelens, S. (2009). Quality of Financial Reporting: measuring qualitative characteristics. Nijmegen Center for Economics , 9-17.Blesia, J. U., & Hutadjulu, L. Y. (2016). Factors That Affect The Perception of Small and Medium-Sized Businesses (SMEs)’ Community on The Importance of Financial Statements, The Amount of Credit Received and Implementation Prospects. KNE Publishing .Cassar, G. (2004). The financing of business start-ups. Journal of Business Venturing.DSAK. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah. Blog Universitas Indonesia.Eshima, Brian, Anderson, & Yoshihiro. (2011). The influence of firm age and intangible resources on the relationship between entrepreneurial orientation and firm growth among Japanese SMEs. Journal Business Venturing, 413- 429.Hendrian, Dwiyani, R., & Hadiwidjaja. (2016). Implementation of Accounting Standard on Small and Medium-Sized Entities (SMEs). GATR Journals , 68- 78.IAI. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah. IAI Global.IASB. (2009). International Financial Reporting Standard for Small and Medium- sized Entities (IFRS for SMEs). London International Accounting Standards Board .IASB. (2009). International Financial Reporting Standard for Small and Medium- sized Entities. London International Accounting Standards Board.Karadag, & Hande. (2017). the Impact of Industry, Firm, Age and education Level on Financial Managenment Performance in Small and Mediun-sized Enterorises(SMEs); Evidance from Turkey. Journal of Entrepreneurship in Emerging Economies , 300-314.Kirschenmann, & Norden. (2010). The Relation between Borrower Risk and Loan Maturity in Small Business Lending, Working Paper. Small Business .Lukacs, E. (2005). The economic role of SMEs in world economy, especially in Europe. European Integration Studies , 3-12.Mutua, M., & John. (2015). Effect Of Bookkeeping On The Growth Of Small And Medium Enterprises In Chuka Town European. Journal of Business and Social Sciences , 102-112.Nanyondo, & Mary. (2014). Quality of financial statements, information asymmetry, perceived risk and access to finance by Ugandan SMEs. Inder Science .Otchere, & Aboagye, F. (2012). The International Financial Reporting Standard for Small and Medium-sized Entities (IFRS for SMES) Suitability for small businesses in Ghana. Emerald Insight Journal of financial Reporting and Accounting , 190-214.President. (1995, december 26). Undang-Undang No. 9 Tahun 1995. Retrieved January3,2018,from http://www.sjdih.depkeu.go.id/fulltext/1995/9TAHUN~1995UU.htmSamujh, R. (2007). IFRS for SMEs: a New Zealand perspective. The University of Waikato .Seghers, A., Manigart, S., & Vanacker, T. (2012). The impact of human and social capital on entrepreneurs’ knowledge of finance alternatives. Journal of Small Business Management , 63-86.Solomon, Dickson, & Weaver. (2008). Entrepreneurial selection and success: does education matter? Journal of Small Business and Enterprise Development, 239-258.Undang-Undang No. 9 Tahun 1995, Tentang Usaha Kecil.Vagias, & Wade, M. (2006). Likert-Type Scale Response Anchors. Marquatte
Implementasi SAK EMKM pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tiara Catering
Implementasi SAK EMKM pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tiara Catering ABSTRAK Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah merupakan standar akuntansi keuangan yang lebih sederhana dibandingkan dengan SAK ETAP karena mengatur transaksi yang umum dilakukan oleh EMKM dan dasar pengukurannya murni menggunakan biaya historis sehingga EMKM cukup mencatat aset dan liabilitas sebesar biaya perolehannya. Adanya SAK EMKM dengan prinsip kesederhanaan diharapkan memberikan kemudahan bagi UKM dalam menyajikan laporan keuangan untuk membangun kualitas UKM dalam kegiatan ekonomi yang sangat penting bagi Indonesia. Penelitian ini ditujukan untuk usaha kecil menengah Tiara Catering yang belum menerapkan penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi keuangan, maka dari itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian laporan keuangan yang dimiliki oleh UKM Tiara Catering dengan laporan keuangan SAK EMKM serta kendala yang dihadapi dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, penelitian kepustakaan, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan menyimpulkan bahwa laporan keuangan UKM Tiara Catering belum menerapkan SAK EMKM. Hal ini dikarenakan UKM hanya menyediakan laporan penerimaan dan pengeluaran yang sederhana dalam laporan keuangannya. Faktor yang menyebabkan SAK EMKM belum diterapkan dalam penyajian laporan keuangan adalah pemilik merasa belum professional untuk membuat laporan keuangan sesuai standar akuntansi, kurangnya kedisiplinan dalam melaksanakan pembukuan akuntansi usaha, serta kurangnya peran serta pemerintah dalam melakukan sosialisai mengenai penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi keuangan yang berlaku khususnya SAK EMKM. Kata Kunci: UKM, Laporan Keuangan, SAK EMKMImplementation of SAK EMKM on Tiara Catering’s Small and Medium Enterprise (SME) ABSTRACT Financial Accounting Standards of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) is a simpler financial accounting standard than SAK ETAP as it arranges transactions that are commonly undertaken by MSMEs and the measurement basis purely uses historical cost so MSMEs can simply record assets and liabilities at their cost. The existence of SAK EMKM with the principle of simplicity is expected to facilitate SMEs in presenting the financial statements to build the quality of SMEs in economic activities that are very important for Indonesia. This research is done at Tiara Catering which has not yet applied financial reporting in accordance with financial accounting standard, therefore, the purpose of this study is to know the suitability of financial statement owned by Tiara Catering with financial report of SAK EMKM, also constraint faced in the preparation of financial statement based on SAK EMKM.This research was conducted using a qualitative descriptive method. Data were collected through interview, literature study, observation and documentation. The result of the research concludes that the financial report of Tiara Catering was not yet applying SAK EMKM. This is because SMEs only provide a simple report of revenue and expenditure in its financial statements. Factors that cause SAK EMKM has not been applied in the presentation of financial statements are that the owners feel not professional yet to make financial statements that are in accordance with accounting standards, lack of discipline in recording the accounting transactions, and also lack of roles of government in providing socialization about how to make financial reports that are according to applicable financial accounting standard especially SAK EMKM. Keywords: SME, Financial Report, SAK EMK
Analisis Faktor-Faktor Yang Memotivasi Pemilihan Karir Sebagai Akuntan Publik dan Akuntan Non Publik Bagi Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura
ABSTRAKKarir merupakan bagian hidup yang mempengaruhi kebahagiaan manusia secara menyeluruh. Oleh karena itu, tepatnya memilih dan menentukan keputusan karir menjadi sebuah titik penting dalam menjalani perjalanan hidup. Pada masa perkuliahan keputusan dalam memilih berkarir bermula pada sebagian individu dalam hal ini universitas merupakan aspek yang penting pada kehidupan karena pendidikan mempersiapkan mereka dalam kondisi siap untuk mengambil keputusan berkarir. Apapun bidang pendidikan yang ditempuh pada masa perkuliahan maka pemilihan karir tetap menjadi tahapan awal masuk dalam dunia pekerjaan termasuk mahasiswa/mahasiswi jurusan akuntansi. Profesi sebagai seseorang dengan lulusan jurusan akuntansi tidak hanya terikat pada satu profesi sebagai akuntan saja, namun masih banyak bidang karir lainnya yang dapat dipilih. terdapat berbagai faktor mempengaruhi pemilihan karir sebagai akuntan publik.Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan karir ialah penghargaan finansial atau gaji, pelatihan profesional, pengakuan profesional, pertimbangan pasar kerja, dan kesetaraan gender. Berdasarkan faktor-faktor pemilihan karir tersebut maka dapat dipaparkan permasalahan sebagai berikut : Apakah faktor penghargaan finansial atau gaji, pelatihan profesional, pengakuan profesional, pertimbangan pasar kerja, dan kesetaraan gender berpengaruh terhadap pemilihan karir menjadi akuntan bagi mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak. Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh faktor-faktor pemilihan karir terhadap pemilihan karirnya. Penelitian ini bersifat kuantitatif artinya penelitian ini memperoleh data yang bersifat angka atau dengan kata lain data kuantitatif yang diangkakan.Kata kunci : Akuntan Publik dan Akuntan Non Publik DAFTAR PUSTAKAA.M. Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press. Absara. (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mahasiswa Akuntansi Dalam Pemilihan Karir Menjadi Akuntan Publik (Study Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi UNDIP Dan Mahasiswa Akuntansi UNIKA. Skripsi, Universitas Diponegoro Semarang. Agoes, Sukrisno. (2013). Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik Edisi 4 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat. Agus Sumarna, (2002). Sarjana Akuntansi & Potensi yang Perlu di Gali. Media Akuntansi 30. Edisi Desember 2002-Januari 2013 : Hal 17-20. Anantan, Lina, (2010). Telaah Kritis Expectancy Theory Victor Harold room. Jurnal Management, Vol. 9, No. 2. Mei 2010, Hal. 19-29. Andersen, William. (2012).”Analisis Persepsi Mahasiswa Akuntansi Dalam Memilih Profesi Sebagai Akuntan”.Skripsi Semarang : Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. Arista,M.S. (2016). Skripsi Pengaruh faktor-faktor penghargaan finansial (gaji), lingkungan kerja, pelatihan profesional, nilai-nilai sosial, pertimbangan pasar kerja, dan personalitas terhadap pemilihan karir bagi mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak. Barudwan, Zaki, (1998). Intermediate Accounting, BPFE, Yogyakarta. Dian Putri Merdekawati dan Ardiani Ika Sulistiyawati, (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Kari Akuntan Publik dan Non Akuntan Publik. Fakultas Ekonomi Universitas Semarang . Jurnal Aset Vol.13 No.1. Ermawati dan Edi Wibowo. (2004). Pengaruh Gender Terhadap Keinginan Mahasiswa Akuntansi Dalam Memilih Profesi Akuntan Publik dan Non Akuntan Publik. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 4, No. 1, April 2004 : 56-65. Ghozali, Imam (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21 Update PLS Regresi. Cetakan VII. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Ghozali, Imam. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan SPSS Cetakan IV. Universitas Diponegoro. Semarang. Giligan, C. (1982). Dalam Suara Berbeda: Teori Psikologis dan Perempuan Pembanguna. Cambridge MA, Harvard Business Press, Amerika. Hansen dan Mowen, (2006). Akuntansi Manajemen. Edisi 7. Jakarta: Salemba Empat. Jumamik. (2007). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Mengenai Faktor-Faktor yang Mempengaruh Pemilihan Karir Akuntan. Skripsi USM Semarang. Kanter, E. Y. (2001). Etika Profesi Hukum. Jakarta: Storia Grafika. Kotler, Philip. (2011). Manajemen Pemasaran di Indonesia: Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Jakarta. Kunartinah. (2003). Perilaku Mahasiswa Akuntansi Di STIE STIKUBANK Semarang dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Sebagai Akuntan Publik. Jurnal Bisnis & Ekonomi. Vol. 10, No.2, Hal 185-186. Lestari, L. P. (2016). Relevansi Pemahaman Mahasiswa Akuntansi Terhadap Faktor-Faktor Yang Melatarbelakangi Keputusan Pemilihan Karir Akuntan Publik dan Akuntan Non Publik.Menteri Keuangan. (2008). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/PMK.01/2008 pasal 3 tentang “Jasa Akuntan Publik”. Jakarta. Merdekawati dan Sulistyawati, (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Akuntan Publik dan Akuntan Non Publik, Volume 1, Nomor 1, Halaman 9-19. Moekijat. (2001). Dasar-Dasar Motivasi. Bandung: CV. Pionir Jaya. Nanda, Nadhifah. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Mahasiswa Akuntansi Sebagai Akuntan Publik & Akuntan Non Publik. Naningsih, N. N. (2018). Pengaruh Penghargaan Finansial, Pelatihan Profesional, Pengakuan Profesional, Pertimbangan Pasar, Teman dan Keluarga dalam Pemilihan Karir Akuntan Publik (Studi pada Mahasiswa Akuntansi Syariah di IAIN Surakarta).Oktavia. (2006). Analisis Faktor-Faktor yang Memotivasi Pemilihan Karir Bagi Mahasiswa Akuntansi Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama. Bandung. Rahayu, Sri. ( 2003). Persepsi MahasiswaAkuntansi Mengenai Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Mahasiswa Akuntansi (Studi Empiris Mahasiswa Akuntansi di Peguruan Tinggi di Semarang).Robbins, Stephen P. (2003). Perilaku Organisasi. Jilid 1. Jakarta: PT INDEKS Kelompok Gramedia. Setiyani, Rediana. (2005). Faktor-Faktor Yang Membedakan Mahasiswa Akuntansi Dalam Memilih Profesi Sebagai Akuntan Publik Dan Non Akuntan Publik. (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi Perguruan Tiinggi Negri Pulau Jawa) “. Tesis, Program Studi Magister Sains UNDIP . Soemarso, S.R.(2004). Akuntansi Suatu Pengantar. Edisi 5. Jakarta: Salemba Empat. Soraya, Al Farizi, Z. (2016). Pemilihan Karir Perempuan Sebagai Akuntan Pendidik Dalam Perspektif Simone de Beauvoir: Studi Kasus pada Akuntan Pendidik Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 2016, Vol. 5, No. 3, 216 - 236 Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Trirorania, Yulia. (2004). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Profesi Akuntan Oleh Mahasiswa Akuntansi.Skripsi.Universitas Pembangunan Negeri Veteran. Yogyakarta Undang-undang No.5/2011 mengenai jenis jasa pada pasal 3 akuntan publik. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2011 Tentang Akuntan Publik. Uno, Hamzah B. (2007). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara. Weygandt, et.al (1996). Accounting Principle. (Penerjemah: Ali Akbar Yulianto,Wasila, Rangga Handika). Jakarta: Salemba Empat. Wijayanti. (2001). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Karir Mahasiswa Akuntansi. Tesis. Universitas Gajah Mada. Yendrawati, Reni. (2007). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Sebagai Akuntan. ISSN : 169-4296. Yuliawati Tan, S. E. (2008)." Metode Penelitian Akuntansi". Jakarta: Graha Ilmu. Zulaikah, Siti. (2012). Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Pada Keputusan Pemiihan Profesi Akuntan Publik dan Non Akuntan Publik Pada Mahasiswa Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Pengaruh Persepsi Pemilik, Tingkat Pendidikan Pemilik, Dan Pengetahuan Akuntansi Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Terhadap Penggunaan Informasi Akuntansi (Studi Kasus UMKM Kecamatan Ledo Dan Kecamatan Lumar).
ABSTRACThis study aims to analyze and obtain empirical evidence about the use of accounting information. The research hypothesis is the owner's perception, owner's education level, and owner's accounting knowledge of the use of accounting information. This research is a quantitative study using primary data obtained from questionnaires and measured using a Likert scale. The research samples were 135 MSMEs in Ledo District and Lumar District, Bengkayang Regency. This research is a quantitative study using primary data obtained from questionnaires and measured using a Likert scale. The method of determining the sample using purposive sampling. The data analysis method used is multiple regression techniques with the help of SPSS version 24. The results of this study indicate that: (1) there is a positive influence on the owner's perception of the use of accounting information. (2) there is a positive influence on the level of education of the owner towards the use of accounting information. (3) there is a positive influence on the accounting knowledge of the perpetrators of the use of accounting information. (4) there is a positive influence on the owner's perception, owner's education level, and accounting knowledge on the use of accounting information.Keywords: Owner Perception, Owner Education Level, Accounting Knowledge, Use of Accounting Information
AnalisisSPIDalamPelaksanaan Program BantuanOperasionalSekolah (BOS) Pada Madrasah IbtidaiyahAl-raudatulIslamiyah II Desa Pal Sembilan Kecatamatan Sungai KakapKabupatenKubu Raya
Penelitian ini dilakukandi Madrasah Ibtidaiyah Al-RaudatulIslamiyah II. Analisis yang digunakan adalah evaluasi struktur organisasi, analisis flowchart dengan memaparkan mekanisme penyaluran dana BOS yang terdiri dari: alur pengiriman data jumlah siswa, alur alokasi dan seleksi, dan alur penyaluran dana BOS, dan analisis internal control questionaires daftar pertanyaan yang disusun untuk mengetahui sistem pengendalian internal dalam pelaksanaan program BOS.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian internal dalam pelaksanaan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Ibtidaiyah Al-raudatulIslamiyah II sudah berjalan secara efektif atau belum. Program BOS merupakan upaya untuk meningkatkan akses masyarakat khususnya siswa dari keluarga miskin terhadap pendidikan yang berkualitas dalam rangka penentuan wajib belajar sembilan tahun.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal dalam pelaksanaan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Ibtidaiyah Al-RaudatulIslamiyah II sudah sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi struktur organisasi, analisis flowchart, dan analisis internal control questionaires yang telah dijalankan secara efektif dan sesuai prosedur yang berlaku. Kata kunci: sistem pengendalian internal dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS),Analisis
PenerapanPernyataanStandarAkuntansiKeuangan No.109 TentangLaporanKeuanganSyariahInfakdanShadakahpadaRumah Zakat Kalbar
ABSTRAK Rumah Zakat Kalimantan Barat merupakansalahsatulembagapengelola zakat yang dibentukolehswadayamasyarakat. Adapunaktivitasnyaadalahmelakukanpengumpulandanpendistribusiandana zakat, infaqdansedekahsertamembuatlaporankeuanganatasaktivitaslembagaamil zakat. Rumusanmaalah yang diangkatdalampenelitianiniadalahbagaimanapenerapan PSAK No. 109 Rumah Zakat Kaimantan Barat dan factor-faktor yang mempengaruhipenerapan PSAK No. 109 olehRumah Zakat Kalimantan Barat. Dari hasilpenelitian yang dilakukanmenunjukanbahwaperlakuanakuntansi zakat menyangkutpengakuan,pengukuran, penyajian, pengungkapansudahsesuaidengan PSAK No. 109. MeskistafRumah Zakat KALBAR belumpahamsecararincidakammembuatlaporankeuangansesuaidengan PSAK No. 109, namun system informasiakutansi, system pengedalian internal danpenyajiankomponenlaporankeuangantelahsesuaidenganketentuan PSAK No. 109
Analisis Penetapan Harga Pokok Penjualan dengan Menggunakan Metode Throughput Costing pada UKM Tahu Cakyon Di Desa Rasau Jaya, Kubu Raya
Abstract This research was conducted on SME Tahu Cakyon to determine the cost components that are used in the SME. This research aims to determine the pricing of goods sold on SME Tahu Cakyon and how to apply throughput costing SME Tahu Cakyon in determining the selling price of products. From the application of throughput costing, it is found the pricing of goods sold for one pack of tofu is Rp. 3.380, with a selling price is Rp. 5.000. For one package the company gets Rp. 1.620 of contribution margin. SME Tahu Cakyon basically uses the throughput costing method, but it is not recorded correctly. Keywords: cost of sales, throughput costing DAFTAR PUSTAKAAtkinson, Anthony A & Rajib D. Banker. (1997). Management Accounting. Prentice−Hall. New Jersey. Atwater.B & M.L Gagne. (1997). The Theory of Constrain Versus Contribution Margin Analysis for Product Mix Decisions. Journal of Cost Management (January / February): 6-15. University of South Florida.Aurora & Bunea Bontaş Cristina. (2013). “ The Cost of Production Under Direct Costing and Absorption Costing – A Comparative Approach”. Constantin Brâncuşi. University of Târgu Jiu, Economy Series, Issue 2, ISSN 1844 – 7007, : h. 123-129.Blocher, J , Edward & Stout, E , David. (2010) . Manajemen Biaya . Edisi 5 . Jakarta:Salemba Empat. Carter, William K, & Milton F, Usry. (2002) . Cost Accounting. Buku I. Edisi 1. Jakarta:Salemba Empat.Carter, William K. (2009). Akuntansi Biaya. Edisi 14. Jakarta.:Salemba Empat. Dunia, Firdaus Ahmad & Wasilah Abdullah. (2011) .Akuntansi Biaya. Jakarta: Salemba Empat. Fitrah, Rezanda & Endang Dwi Retnani. (2014). Penentuan Harga Jual Menggunakan Cost Plus Pricing dengan Pendekatan Variable Costing. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, Vol. 3, No. 11 : h. 1-14. Garrison & Noreen. (2000). Akuntansi Manajemen Jilid 2 (Diterjemahkan Oleh A. Gusnardi, (2010). TOC: Tinjauan Teori. Pendidikan Ekonomi Universitas Riau – Pekanbaru Kampus Bina Widya Simpang Baru. Pekanbaru.Hansen, Dor R & Maryanne M Mowen. (2013) . Akuntansi Manajerial . Jakarta: Salemba Empat.Husnia, Azizah Himmatul, Topowijono & Dwiatmanto. (2014). Analisis Pengambilan Keputusan Menerima atau Menolak Pesanan Khusus Berdasarkan Metode Variable Costing (Studi pada Perusahaan Mebel Anggun Citra Jati Mas, Bojonegoro Tahun 2013). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), Vol.17, No. 2. h. 1-10.Ibrahim. (2015). Analisis Biaya Relevan untuk Pengambilan Keputusan Menerima Atau Menolak Pesanan Khusus pada PT. BS Polymer di Makassar. Jurnal STIE Nobel Indonesia. h. 176-191. Karouw Christy P. A, Jantje J. Tinangon,& Novi Budiarso. (2016). Perlakuan Akuntansi Terhadap Produk Rusak Dalam Perhitungan Harga Pokok Produk Pada CV.Pulau Siau. Jurnal EMBA,Vol 4.Kristanti,Ika Neni. (2013). Analisis Penetapan Harga Jual dengan Metode Cost Plus dan Metode Tingkat Pengembalian Atas Modal Yang Digunakan Pada Toko Mebel Lestari Pejagoan .Jurnal Fokus Bisnis, Vol. 12, No. 02.Kuncoro, Mudrajad .(2009). Metode Riset untuk Bisnis & Ekonomi . Jakarta:Erlangga.Lasena, Sitti Rahmi. (2013). Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi pada PT. Dimembe Nyiur Agripro. Jurnal EMBA, Vol. 1, No. 3, ISSN: 2303-1174. h. 585-592.M. Ruhl, Jack. (1996). An Introduction The The Theory of Constrains. Cinciannati : South-Western College Publishing.Mulyadi. (2007) . System Akuntansi . Jakarta:Salemba EmpatRaja Adri Satriawan Surya, Kamaliah & Yesi Mutia Basri. (2015). Peningkatan Daya Saing Usaha Umkm Batik Dan Tenun Riau Melalui Efisiensi Produksi. E-jurnal unri. Reza Riastyo. (2015). Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Mentode Job Order Costing Dan Activity Based Costing (Abc)(Studi Kasus Pada Pt. Eureeka Great Nusantara−Kota Batu). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya,Vol 4,No 2.Setyaningrum, Rina Moestika & Muhammad Fauzan Hamidy. (2008). Analisis Biaya Produksi dengan Pendekatan Theory of Constraint untuk Meningkatkan Laba (Studi pada PG. Krebet Baru Malang). Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, Vol. 8, No. 1. h. 26-36.Simamora, Henry. (2012). Akuntansi Manajemen, Edisi ketiga. Riau:Star Gate Publisher.Sumayang, Lalu. (2003). Dasar−Dasar Manajemen Produksi &Operasi. Salemba Empat. Jakarta. Supriyono R. A. (2011). Akuntansi Biaya: Pengumpulan Biaya dan Penetapan Harga Pokok Buku I. Edisi ke-2.BPFE-UGM, Yogyakarta.Tertius Clara Caroline & Heince R. N. Wokas. (2016). Analisis Penerapan Target Costing Dan Activity−Based Costing Sebagai Alat Bantu Manajemen Dalam Pengendalian Biaya Produksi Pada Ud. Bogor Bakery. Jurnal EMBA, Vol 4, No 1.Umpo. (2013). Akuntansi Biaya: Ragam Metode Costing (Keunggulan dan Kelemahannya). Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Pelaporan Corporate social Responsibility (CSR) Perbankan Syariah dalam Perspektif Syariah Enterprise Theory (Studi Kasus pada Laporan Tahunan PT Bank Syariah Mandiri)
AbstractThis study aims to analyze the reporting of corporate social responsibility (CSR) in Islamic banking based on concept of sharia enterprise theory. The research was done by analyzing how the Bank Syariah Mandiri (BSM) reported their corporate social responsibility . This study uses a descriptive-qualitative method of annual reports BSM and then analysis based on the disclosure of social responsibility based on sharia enterprise theory. The result of this research is showed that BSM has done all five items in syaria enterprise theory whic is vertical accountability for Allah, horizontal accountability towards its customers, indirect stakeholders and nature. However, there are some items in horizontal accountability towards indirect stakeholders and nature that haven't fully been done by BSM itself.Kata kunci: Corporate Social Responsibility, bank syariah, Syariah Enterprise Theory, Bank Syariah Mandiri. Referensi Achua, J. K. (2008). Corporate Social Responsibility In Nigerian Banking System. Society and Business Review. Vol 3Alamsyah, H. (2011). Membangun Kapasitas dan Memperkuat Kontribusi Perbankan Syariah dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi. Keynote speech deputi gubernur Bank Indonesia pada acara seminar akhir tahun perbankan syariah, (Online), (http://www.bi.go.id, diakses 14 Desember).Al-Qur’an dan Terjemahannya. (2005). Departemen Agama Republik Indonesia.Amalia, A. (2007). Analisis Pelaporan Tanggung Jawab Perusahaan. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar: fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin.Chapra, M. U & Habib, A. (2008). Coorporate Governance Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta : P.T Bumi Aksara.Dusuki, A. W & Dar, H. (2005). Stakeholders’ Preception Of Corporate Social Responsibilty Of Islamic Banks: The 6th Internasional Confrence On Islamic Ekonomic and Finance.Farook, S & Lanis, R. (2005). Banking on Islam? Determinants Of Corporate Social Responsibility Discloure. The 6th Internasional Cofrence on Islamic Ekonomic and Finance.Gantino, R. (2016). Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008 – 2014. Journal Dinamika Akuntansi dan Bisnis. Vol. 3(2) Hadi, N. (2011). Corporate Social Responsibility (CSR). Yogyakarta: Graha Ilmu.Hamsyi, N. F (2017). Analisis Penentuan Margin Pembiayaan Murabahah pada PT. Bank Syariah X Cabang Pontianak. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK), Volume: 06 No. 3, 175-186Hardiansyah. Lingkungan, Masyarakat dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan – CSR, (online), ( http://fema.ipb.ac.id.)Ikatan Akuntan Indonesia. PSAK No. 01 (Revisi 2009). (online), (http://staff.blog.ui.ac.id., diakses pada 19 Juni 2009).Kartini, D. (2009). Corporate Social Responsibility: Transformasi Konsep Sustainability Management dan Implementasi di Indonesia. Jakarta: Refika Aditama.Khasanah, Z & Yulianto, A. (2015). Islamic Corporate Governance dan Pengungkapan Islamic Social Reporting Pada Bank Umum Syariah. Accounting Analysis Journal.Kurniawati, M. (2009). Pengaruh Mekanisme Corporate Governance, Kinerja Keuangan dan Kinerja Lingkungan Terhadap Pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) (Studi Empiris pada Perusahaan – Perusahaan yang Termasuk Dalam Daftar Efek Syariah (DES) dan Mengikuti PROPER Tahun 2011 – 2015)Laporan Tahunan (2010) PT Bank Syariah Mandiri, (Online), https://www.syariahmandiri.co.id/Mansur, S. (2012). Pelaporan Corporate Social Responsibility Perbankan Syariah dalam Perspektif Syariah Enterprise Theory. Makassar : Program Sarjana (S1) Universitas Hasanuddin.Meutia, I. (2010). Menata Pengungkapan CSR di Bank Islam (Suatu Pendekatan Kritis). Jakarta: Citra Pustaka Indonesia.Moh. N. (1988)., Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.Muhammad. (2005). Pengantar Akuntansi Syariah. Jakarta: Salemba Empat.Mulyanita, S. (2009). Pengaruh Biaya Tangung Jawab Sosial Perusahaan terhadap Kinerja Perusahaan Perbankan. Skripsi tidak diterbitkan. Lampung: Fakultas Ekonomi Universitas Lampung.Mursitama, T, dkk. (2011). Corporate Social Responsibility di Indonesia (Teori dan Implementasi). Institute for Development of Economic and Finance (INDEF).Nawawi, K & Astriani, F. (2010). Peran penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dalam meningkatkan kepercayaan nasabah. Bogor: Fakultas Agama Islam Universitas Ibnu Khaldun.Nugroho, F. F.A. (2011). Analisis Hubungan antara Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Karakteristik Tata Kelola Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Di Indonesia. Skripsi tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.Sembiring, E. R. (2003). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Jurnal Telaah Akuntansi, Volume: 01 No. 01 Juni 2003, hal. 01-21.Solihin, I. (2009). Corporate Social Responsibility (CSR). Jakarta: Salemba Empat.Sugandi, R. Kualitatif Deskriptif, (Online), (http://rubiantosugandi.blogspot.com)Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.Trisnawati. R . (2012). Pengukuran Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Perbankan Syariah di Indonesia. JAAI. Vol. 16.Triyuwono, I. (2007) Mengangkat ”sing liyan ” untuk Formulasi Nilai Tambah Syari’ah. Simposium Nasional Akuntansi X Unhas. 1-21.Umar, H. (2009). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis. Jakarta: Rajawali PersUndang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. 1998. Jakarta: Departemen Hukum dan HAM.Untung, H. B. (2008). Corporate Social responsibility. Jakarta: Sinar Grafika.Yulinarti. (2010). Pengaruh Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonesia Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial (CSR Discloure) Berdasarakan Shariah Enterprise Theory (Studi Empiris Bank Syariah di Indonesia).Yusuf, M. Y. (2010). Model Pelaksanaan Csr Bank Sariah: Kajian Empiris Pembiayaan Mikro Baitul Mal Aceh. Jurnal Ekonomi Islam vol. IV, No. 2.Zappi, G. (2007). Corporate responsibility in the Italian banking industry: creating value through listening to stakeholders. Corporate Governance, Vol. 7 Iss: 4, pp.471 – 475