Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Not a member yet
    1299 research outputs found

    Pengaruh Kecerdasan Intelektual dan Kecerdasan Emosional terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi pada Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak

    Get PDF
    Tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa dinyatakan dengan seberapa mengerti seorang mahasiswa terhadap apa yang sudah dipelajari dalam konteks ini mengacu pada mata kuliah akuntansi. Tanda seorang mahasiswa memahami akuntansi tidak hanya ditunjukkan dari nilai-nilai yang didapatkannya dalam mata kuliah tetapi juga apabila mahasiswa tersebut mengerti dan dapat menguasai konsep-konsep yang terkait. Oleh karena itu pendidikan tinggi akuntansi bertanggungjawab mengembangkan keterampilan mahasiswanya untuk tidak hanya memiliki kemampuan lain yang diperlukan untuk berkarir di lingkungan yang selalu berubah dan ketat persaingannya. Akuntansi merupakan suatu sistem untuk menghasilkan informasi keuangan yang digunakan para pemakainya dalam proses pengambilan keputusan bisnis. Tujuan informasi tersebut adalah memberikan petunjuk dalam memilih tindakan yang paling baik untuk mengalokasikan sumberdaya yang langka pada aktivitas bisnis dan ekonomi. Namun pemilihan dan penetapan suatu keputusan bisnis juga melibatkan aspek-aspek keperilakuan dari para pengambil keputusan. Dengan demikian, akuntansi tidak dapat dilepaskan dari aspek perilaku manusia serta kebutuhan organisasi akan informasi yang dapat dihasilkan oleh akuntansi. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional terhadap tingkat pemahaman akuntansi pada mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak. Adapun jumlah sampel yang digunakan di dalam penelitian ini berjumlah 73 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil analisis data menunjukan bahwa (1) Kecerdasan intelektual berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi pada mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak, (2) Kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi pada mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak dan (3) Kecerdasan intelektual dan Kecerdasan emosional secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman akuntansi pada mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak

    Pendampingan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) (Studi Kasus Roti Beruang Pontianak)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK-EMKM) pada UMKM Roti Beruang sehingga pelaporan keuangan perusahaan dapat dilakukan dengan baik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Roti Beruang belum menerapkan SAK-EMKM dalam laporan keuangannya dan masih menyajikan laporan keuangan secara tradisional yaitu hanya laporan arus kas masuk dan kas keluar. Kendala yang dihadapi pemilik Roti Beruang dalam menerapkan SAK-EMKM diantaranya adalah ketidakpahaman pemilik akan penyusunan laporan keuangan yang baik serta pemilik kurang merasa perlu untuk menyusun laporan keuangan sesuai standar SAK-EMKM.

    ANALISIS RASIO ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA INDUSTRI ALAS KAKI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

    No full text
    ABSTRAK Analisis rasio arus kas dilakukan untuk menilai kinerja keuangan pada industri alas kaki yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2016-2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan indsutri alas kaki yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan Rasio Arus Kas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan metode analisis rasio arus kas. Rasio yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rasio Arus Kas Operasi terhadap Kewajiban Lancar, Rasio Arus Kas Operasi terhadap Bunga, Rasio Arus Kas Operasi terhadap Pengeluaran Modal, Rasio Arus Kas Operasi terhadap Total Hutang dan Rasio Arus Kas Operasi terhadap Laba Bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil perhitungan Rasio Arus Kas Operasi terhadap Kewajiban Lancar, Rasio Arus Kas Operasi terhadap Bunga, Rasio Arus Kas Operasi terhadap Total Hutang dan Rasio Arus Kas Operasi terhadap Laba Bersih, kemampuan terbaik pada industri alas kaki selama tahun 2016-2018 ialah PT. Sepatu Bata Tbk. Berdasarkan hasil perhitungan Rasio Arus Kas Operasi terhadap Pengeluaran Modal, kemampuan terbaik pada industri alas kaki selama tahun 2016-2018 ialah PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. Kata Kunci: rasio arus kas, arus kas operasi, kinerja keuangan DAFTAR PUSTAKA Bursa Efek Indonesia. Laporan Keuangan & Tahunan. www.idx.co.id                Diakses pada tanggal 22 Agustus 2019 pukul 22.04 WIB.Dareho, H. T. (2016). Analisis Laporan Arus Kas untuk menilai Kinerja Keuangan pada PT. ACE Hardware Indonesia Tbk. Jurnal EMBA. 662-672.Epstein, B. J., & Jermakowicz, E. K. (2010). Interpretation And Application Of International Financial Reporting Standars. John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, New Jersey.Fahmi, I. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: ALFABETAHanafi, M. M. & Halim, A. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Harahap, S. S. (2016). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Hartono. (2002). Akuntansi Keuangan Menengah Buku Satu. Yogyakarta: BPFE- Yogyakarta.Hery. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Bumi Aksara        . (2015). Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Center for Academic Publishing Service (CAPS).Ikatan Akuntan Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan per Efektif 1 Januari 2017. Jakarta.Indriantoro, N., & Supomo, B. (2016). Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE- Yogyakarta.Jumingan. (2011). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.Kakasih, G, G., Kodong, T, I., & Mawikere, L, M. (2018). Ipteks Laporan Arus Kas Sebagai Pengukur Penilaian Kinerja Keuangan Pada PT. Bank Sulutgo. Jurnal Ipteks Akuntansi Bagi Masyarakat, Vol. 02 No. 02, 453-463.Kaloh, T., Ilat, V., & Pangerapan, S. (2018). Analisis Laporan Arus Kas Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 13 (4), 741-751.Kasmir. (2015). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2002). Akuntansi Intermediate. Jakarta: ErlanggaMunawir. (2007). Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: LibertyMartani, D., Veronica NPS, S., Wardhani, R., Farahmita, A., & Tanujaya, E. (2018). Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK Edisi 2 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.Prastowo, D. (2015).  Analisis Laporan Keuangan, Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Safitri, R, H., Nurulah, A., & Buharnuddin. (2017). Analisis Laporan Arus Kas Sebagai Dasar Pengukuran Kinerja Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (Studi Kasus Pada Rsud Di Sumatera Selatan).  Jurnal Ipteks Akuntansi Bagi Masyarakat, Vol. 05 No. 02.Samryn, L. M. (2015). Pengantar Akuntansi: Mudah Membuat Jurnal Dengan Pendekatan Siklus Akuntansi. Jakarta: Rajawali Pers.Sulindawati, NLGE. Gede, AY., dan Lucy, SM. (2014). Intermediate Accounting: Dilengkapi Dengan  Soal-soal Latihan. Yogyakarta: Graha IlmuSyakur, S. S. (2009). Intermediate Accounting: Dalam Perspektif Lebih Luas. Jakarta: AV Publisher.Soemarso, S. R. (2004). Akuntansi Suatu Pengantar. Jakata: Salemba Empat.Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kualitatif Kuatitatif dan R&D. Bandung: AlfabetaTudje, S., Saerang, D., & Rondonuwu, S. (2017). Analisis Laporan Arus Kas Sebagai Alat Ukur  Kinerja Keuangan Perusahaan Consumer Goods Industry Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 12 (2), 69-76.Warongan, M, S., Ilat, V., & Gerungan, N. (2018). Analisis Rasio Arus Kas Dalam Menilai Kinerja Keuangan Pada PT. PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 13 (2), 98-103

    Analisis Akuntabilitas Laporan Realisasi Anggaran Desa Sekilap, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat

    No full text
    ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penyusunan Laporan Realisasi Anggaran yang disusun di Desa Sekilap serta penerapan akuntabilitas pada alokasi dana desa 2018. Data – data yang dibutuhkan untuk diteliti yaitu: Surat Permintaan Pembayaran (SPP) 2018, Buku Kas Umum (BKU) 2018, dan Laporan Realisasi Anggaran 2018. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan membandingkan data laporan realisasi anggaran Desa Sekilap 2018 dengan Petunjuk Pelaksana Bimbingan Konsultasi Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2015 yang bersifat implementatif dan praktis yang telah disediakan oleh Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) selaku Deputi Bidang Pengawasan dan Penyelenggaraan Keuangan Daerah. Hasil penelitian ini adalah secara garis besar format penyusunan Laporan seperti Surat Permintaan Pembayaran (SPP) 2018, Buku Kas Umum (BKU) 2018, dan Laporan Realisasi Anggaran 2018 sudah sesuai dengan format yang ditetapkan BPKP Tahun 2015 akan tetapi dalam penyusunan laporan Buku Kas Umum (BKU) terdapat perbedaan cara pencatatan pelaksanaan kegiatan, serta masih ada beberapa kekurangan dan kesalahan sedikit dalam penyusunan ketiga laporan tersebut, seperti tidak ada ouput yang dihasilkan dan sumber dana di Laporan SPP, dan kesalahan pemberian tanda buku tutup kurung di Sisa Lebih Penggunaan Anggaran dalam laporan realisasi anggaran. Secara keseluruhan prinsip akuntabilitas telah berjalan dengan baik pada Desa Sekilap ini. Kata kunci: Akuntabilitas, Akuntansi, Buku Kas Umum, Dana Desa, Laporan Realisasi Anggaran, Surat Permintaan PembayaranDaftar PustakaArifiyanto, D.F. dan Kurrohman, T. (2014). Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember.Auditya, L. (2013). Analisis Pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Kinerja Pemerintah Daerah. Jurnal Fairness. Vol.3, Nomor 1, 21-41.Bastian, I. (2007). Sistem Akuntansi Sektor Publik. Jakarta. Salemba Empat.Dura, J. (2016). Pengaruh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Alokasi Dana Desa, Kebijakan Desa, dan Kelembagaan Desa terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus pada Desa Gubugklakah Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang). Jurnal Jibeka. Vol. 10 Nomor 1 Agustus 2016 hal 26-32.Formulir Pengukuran Desa (IDM) Tahun 2018.Inpres RI nomor 7 tahun 1999 tentang sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.Juklak bimkon keuangan desa - BPKP. Diambil kembali dari www.bpkpMahsun. (2015). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: BPFEMardiasmo. (2002). Akuntansi Sektor Publik. Penerbit Andi. YogyakartaMoleong, L. (2012). Metodologi penelitian kualitatif edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Nadir, S (2013). Otonomi Daerah Dan Desentralisasi Desa: Menuju Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Politik Profetik. Vol.1 Nomor 1 Tahun 2013.Nafarin. (2013). Penganggaran Perusahaan. Jakarta: Salemba Empat.Nordiawan, D. (2007). Akuntansi Pemerintah. Jakarta: Salemba Empat..Nurcholis, H. (2011). Pertumbuhan dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa. Jakarta. Erlangga.Panduan Pengelolaan Keuangan Desa-BPKP. Diambil kembali dari http://www.bpkpPeraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 37 tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa.Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2014.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2005, Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Nomor 02 tentang Laporan Realisasi Anggaran.PP nomor 7 tahun 1999 tentang sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.Rosalinda, Okta. (2014). Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) Dalam Menunjang Pembangunan Pedesaan (Studi Kasus: Desa Segodorejo dan Desa Ploso Kerep, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang). Jurnal Ilmiah. Malang: Universitas Brawijaya Malang.Sanusi, A. (2014). Metodologi penelitian bisnis. Jakarta: Salemba Empat.Sanusi, D. P dan Djumlani, A. (2014). Implementasi kebijakan alokasi dana desa (ADD) di desa Balansiku Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan. Vol. 2 Nomor 3, 2014.Subroto, Agus. (2009). Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Studi Kasus Pengelolaan Alokasi Dana Desa Di Desa – Desa Dalam Wilayah Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung Tahun 2008). Dipublikasikan. Tesis. Program Studi Magister Sains Akuntansi. Universitas Diponegoro Semarang.Sukmadinata, N.S. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Sumpeno, W. (2011). Perencanaan Desa Terpadu. Banda Aceh: Read.Thomas. (2013). Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan di Desa Sebawang Kecamatan Sesayap Kabupaten TanaTidung. Dipublikasikan. Skripsi. Program S1 Pemerintah Integratif. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Mulawarman.Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014.  Diambil kembali dari www.spiUndang-Undang 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.Wahyuddin. (2016). Implementansi Kebijakan Alokasi Dana Desa di Desa Ako Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Mamuju Utara. e Jurnal Katalogis, Vol. 4 nomor 5, Mei 2016 ISSN: 2302-2019 hal 141-149.Waluyo. (2009). Manajemen Publik (Konsep, Aplikasi, dan Implementasinya dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah). Bandung: CV. Mandar Maju.Welsch. (2000).  Anggaran Perencanaan dan Pengendalian Laba. Diterjemahkan oleh Purwatiningsih dan Maudy Warouw. Buku Satu. Salemba Empat. Jakarta.Yulianti dan Poernomo. (2003). Sosiologi pedesaan, Jogyakarta: Lappera Pustaka Utama

    THE PERCEPTION OF EDUCATOR ACCOUNTANTS & ACCOUNTING DEPARTMENT STUDENTS TOWARDS THE IKATAN AKUNTAN INDONESIA’S CODE OF ETHICS

    No full text
    ABSTRACT     This study aims to understand the perceptions of accountants educators in the field of accounting and perceptions of accounting department students as academics towards the IAI’s code of ethics. The analysis is given to the answers of respondents obtained through a questionnaire published in the city of Pontianak.     This study uses primary data obtained by questionnaire to the selected respondents. Respondent criteria for educator accountants are accountants as educators in the city of Pontianak and are members of the Indonesian Institute of Accountants (IAI). Meanwhile, criteria for accounting department students are students that still listed as an undergraduate accounting student who has taken or is currently taking courses in Auditing and Professional Ethics courses.     The study began with testing the validity and reliability of the list of questions used in the questionnaire. To test the validity of using Pearson correlation while testing the reliability using the Cronbach Alpha (a) method. The next analysis is the requirements of the hypothesis test tool requirements. Variants Test the distribution of normality and homogeneity tests. The normality test of data distribution in this study uses the Statistical Package Method for Social Sciences (SPSS) Kolmogorov-Smirnov Test and the data homogeneity test in this study uses the Statistical Package Method for Social Sciences (SPSS) Homogenity of Variances Test.     The research hypothesis testing was carried out using a statistical analysis tool namely the Independent Sample T-Test using the help of the SPSS 25 program (Statistical Package for Social Sciences). The results of the study showed that there were differences between accounting department students and accountant educators on the IAI’s Code of Ethics.     Keywords: Perception, code of ethics of accountants, accountants educators, accounting department students. REFERENCESAgoes, S. (2004). Auditing (Pemeriksaaan Akuntan) Oleh Kantor Akuntan Publik. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Al, H. J. (2001). Dasar-Dasar Akuntansi Jilid 2. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu YKPN.Ariesetyawan, R. (2010). ANALISIS PERSEPSI AKUNTAN PUBLIK DAN MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI TERHADAP KODE ETIK IKATAN AKUNTAN INDONESIA.Ariesetyo M, O. (2007). PERBEDAAN PERSEPSI AKUNTAN PENDIDIK DAN MAHASISWA PRODI AKUNTANSI TERHADAP KODE ETIK IKATAN AKUNTAN INDONESIA.Brooks. (2007). Medical Microbiology. USA.Depdikbud. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.Diamastuti, E. (2014). Dilema Etika dan Simbolisme Kode Etik Akuntan Manajemen Perspektif Kualitatif-Fenomenologis (Studi Pada Sebuah BUMN Di Indonesia).Gibson. (1996). Organisasi, Perilaku, Struktur, Proses. Jakarta: Bina Rupa Aksara.Handayani, Z. (2013). PERBEDAAN PERSEPSI AUDITOR, AKUNTAN PENDIDIK DAN MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI TERHADAP KODE ETIK IKATAN AKUNTAN INDONESIA.Husein, U. (1997). Studi Kelayakan Bisnis.Husein, U. (2003). Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.Ikatan Akuntan Indonesia. (1975). Kode Etik Akuntan Indonesia. Jakarta : IAI.Ikatan Akuntan Indonesia. (2001). Kompartemen Akuntan Publik - Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta: Salemba Empat.Jhuhara, D. (2017). PENGARUH KODE ETIK AKUNTAN PUBLIK TERHADAP KUALITAS HASIL AUDIT PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI BANDUNG.Lubis, S. K. (1994). Etika Profesi Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.Ludigdo, U., & M, M. (1999). Persepsi Akuntan dan Mahasiswa tentang Etika Bisnis. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia , Vol.2, No.1 Hal. 1-19.Maryani T, & Unti, L. (2001). Survei Atas Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap dan Periaku Etis Akuntan.Novatiani, R. (n.d.). Analisis Penerapan Kode Etik Profesi pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Di Kota Bandung. Jurnal Ekonomi Intensif.Nuraina, E., & Kurniawati, S. H. (2012). PERBEDAAN PERSEPSI AKUNTAN PENDIDIK DAN MAHASISWA PRODI AKUNTANSI TERHADAP KODE ETIK IKATAN AKUNTAN INDONESIA. Jurnal Dinamika Akuntansi, 111-120.Nurlan, A. B. (2011). PERSEPSI AKUNTAN DAN MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI TERHADAP KODE ETIK IKATAN AKUNTAN INDONESIA.Oerip, & Tatag, U. (2000). Mengatasi Krisis Manusia di Perusahaan. Jakarta: Grasindo.Rahayu, S. K. (2010). PERPAJAKAN INDONESIA: Konsep dan Aspek Formal. Yogyakarta: Graha Ilmu.Regar, M. (2003). Kilas Sorot Perkembangan Akuntansi di Indonesia. Jakarta: Pustaka LP3ES.Robbins, S. P. (2009). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.Rusmayanto. (2014). PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP KODE ETIK AKUNTAN.Salam, B. (1996). Etika Sosial. Rinerka Cipta.Sartika, D. (2006). Persepsi Dosen Akuntansi Dan Mahasiswa Akuntansi. Skripsi Sarjana Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Bengkulu.Sihwahjoeni, & M, G. (2000). Persepsi Akuntan terhadap Kode Etik Akuntan. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia.Simamora, H. (2002). Auditing I. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.Singarimbun, & Sofyan, E. (1995). Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES.Sugiyono. (1997). Metodologi Penelitian Bisnis. Bandung: CV Alfabeta.Sugiyono. (2003). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.Sunarto. (2003). "Auditing". Pena Persada.Universitas Tanjungpura, F. (2017). Pedoman Penulisan Karya Akhir.Wati, R. Y. (2016). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Etika Profesi Akuntan (Studi pada PTN dan PTS di Jember).Wibowo, S. A. (2006). PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI DAN AKUNTAN PENDIDIK TERHADAP KODE ETIK AKUNTAN.Widyawati, & S, A. I. (2010). PERBEDAAN PERSEPSI AKUNTAN PUBLIK, AKUNTAN PENDIDIK, DAN MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP KODE ETIK IKATAN AKUNTAN INDONESIA.Wulansari, A. (2008). Studi Persepsi Mahasiswa Akuntansi terhadap Profesionalisme Dosen Akuntansi Perguruan Tinggi.Yulistiana, R. (2015). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Etika Profesi Akuntan (Studi pada PTN. Artikel Ilmiah Mahasiswa.Yusriani. (2005). Persepsi Akuntan Pendidik dan kuntan Publik Terhadap Kode Etik Akuntan Indonesia. Semarang

    Penyusunan Laporan Keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Alfa Laundry di Kabupaten Sanggau

    No full text
    ABSTRAK     Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan suatu format laporan keuangan sederhana yang berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah bagi pelaku UMKM. Selain itu juga, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang menjadi kendala pelaku UMKM belum mampu menerapkan pelaporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM. Objek dalam penelitian ini adalah salah satu UMKM yang bergerak di bidang jasa laundry, yaitu Alfa Laundry yang berada di Kabupaten Sanggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, studi dokumentansi, dan juga studi kepustakaan. Dari penelitian ini, didapatkan hasil bahwa Alfa Laundry masih belum membuat laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM. Sedangkan faktor – faktor yang menjaid kendala UMKM ini belum menerapkan SAK EMKM adalah kurangnya pengetahuan pihak UMKM tentang akuntansi, ketidaktahuan tentang adanya SAK EMKM, beranggapan bahwa pelaporan keuangan yang sesuai standar hanya mampu dibuat oleh orang yang ahli, keberadaan pelaporan keuangan yang sesuai standar dianggap kurang mempengaruhi keputusan, serta kurangnya pengawasan dari pihak – pihak yang bersangkutan seperti pemerintah dan juga lembaga yang terkait. Kata Kunci: SAK EMKM, Laporan Keuangan, UMKM, Alfa Laundry  DAFTAR PUSTAKAAnggawirya, E. 2016. Akuntansi 2. Jakarta: PT. Ercontara Rajawali.Aryati, F. (2018). Analisis Penerapan Dan Pengelolaan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Dan Menengah (SAK-EMKM) Pada Bob Laundry Balai Karangan. Skripsi. Pontianak: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Badan Pusat Statistik. 2017. Pengelompokkan Usaha Mikro. Jakarta: Badan Pusat Statistik.Darmawati, D & Nilawati, Y. J. (2018). Peran Perbankan dalm Mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah. Prosiding Seminar Cendekiawan (halaman 947-953). Universitas Trisakti.Direktorat Jendral Pajak. (2017). Peraturan Pemerintah Pajak Penghasilan. Diakses dari https://www.pajak.go.id/id/85-peraturan-pemerintah-pajak-penghasilan-umkm-0Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Tanjungpura. (2016). Pedoman Penulisan Karya Akhir. Pontianak: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Ikatan Akuntansi Indonesia. (2009). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan IndonesiaIkatan Akuntansi Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan IndonesiaKasmir. (2015). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali PersLiha, D. (2019). Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK-EMKM) Pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Laundry Fresco. Skripsi. Pontianak: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Kusuma, I. C. & Lutfiany, V. (2018) Presepsi UMKM dalam Memahami SAK EMKM. Jurnal Akunida. Volume 2 (02), 1-14.Madyantara, O. R. (2018). Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) Pada Akbar Laundry. Skripsi. Pontianak: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Mustika, I. G. (2018). Implementasi SAK EMKM pada UMKM di Kota Pontianak. Prosiding Konferensi Akuntansi Khatulistiwa (halaman 118-127). Pontianak, Indonesia: Universitas Tanjungpura.Ningtyas, J. D. A. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Riset & Jurnal Akuntansi. Politeknik GANESHA Medan.Nurlaila. (2018). Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) Pada Sukam Cipta Ceramic Dinoyo-Malang. Skripsi. Malang: Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.Pewangi Laundry. (2108). Pengertian Usaha Laundry. Diakses dari http://www.pewangilaundry.co.id/pengertian-usaha-laundry.htmlPurba, M. A. (2019). Analisis Penerapan SAK EMKM pada Penyusunan Laporan Keuangan UMKM di Kota Batam. Jurnal Akuntansi Barelang. Volume 3 (02), 55-63.Rafiqa, F. (2018). Analisis Tingkat Pemahaman dan Tingkat Kesiapan UMKM dalam Implementasi SAK EMKM dalam Pelaporan Keuangan di Kota Padang. Skripsi. Padang: Fakultas Ekonomi Universitas Andalas.Raja, Oskar, dkk. (2010). Kiat Sukses Mendirikan dan Mengelola UMKM.        Jakarta: El PressRiahi-Belkaoui, A. (2006). Accounting Theory. Jakarta: Salemba Empat.SAK EMKM. (2016). Exposure Draft Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kcil, dan Menengah, (September).Silvia, B. & Azmi, F. (2019) Analisis Faktor – faktor yang Mempengaruhi Presepsi Pengusaha UMKM Terhadap Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM. Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi. Volume 17 (01), 57-73.Shonhadji, N. dkk. (2017). Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan Pada Usah Kecil Menengah Berdasarkan SAK EMKM Di Surabaya. Seminar Nasional Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (SENIAS). Universitas Islam Mandura.Sugiono. (2013). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R dan D.  Bandung: CV Alfabeta.Susilawati, D. 2017. Faktor – faktor yang mempengaruhi Penggunaan Informasi Akuntansi Pada Usaha Mikro Kecil Menengah. JAA. Volume 2 Nomor 1.Suwardjono. (2008). Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan. Yogyakarta: BPEE.Tatik. (2018). Implementasi SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah) Pada Laporan Keuangan UMKM (Studi Kasus Pada UMKM XYZ Yogyakarta). Jurnal Relasi, Volume XIV (02), 1-14.Undang – undang Republik Indonesia.. (2008). Undang-undang No. 20 Tentang Usaha Mikro Kecil Menengah. 

    The Influence of Company Performance, Institutional Ownership, Managerial Ownership toward Executive Compensation (Study on Infrastructure, Utilities, and Transportation Sector Companies Listed on Indonesia Stock Exchange (BEI) 2018)

    No full text
    ABSTRACTThis study aims to determine the effect of company performance, institutional ownership, and managerial ownership on executive compensation. In this study, company performance is measured by Net Profit Margin (NPM) and Return on Equity (ROE). The data in this study were obtained from the company's annual report. Data collection uses a purposive sampling method for infrastructure, utility and transportation sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018. The samples used in this study were 29 companies from 70 companies. The analytical method of this study uses multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the performance of companies that are positioned with ROE, managerial ownership has a positive effect on executive compensation. While the company's performance does not affect executive compensation when measured by the NPM proxy. The institutional ownership variable in this study shows that there is an influence on executive compensation but has an inverse relationship.Keywords: Executive compensation, NPM, ROE, institutional ownership, managerial ownership.Anthony, R. N., & Govindarajan, V. (2005). Sistem Pengendalian Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.Barkema, H. G., & Gomez-Mejia, L. R. (1998). Managerial Compensation and Firm Performance: A General Research Framework. Academy of Management Journal, 2.Barus, M. A., Sudjana, N., & Sulasmiyati, S. (2017). PENGGUNAAN RASIO KEUANGAN UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi pada PT. Astra Otoparts, Tbk dan PT. Goodyer Indonesia, Tbk yang Go Public di Bursa Efek Indonesia). Jurnal Administrasi Bisnis.Bizjak, J., Hayes, R. M., & Kalpathy, S. (2015). Performance-Contingent Executive Compensation and Managerial Behavior .Darmadi, S. (2011). Board compensation, corporate governance, and firmperformance in Indonesia.Duffhues, P., & Kabir, R. (2008). Is the Pay-Performance Relationship Always Positive?: Evidence from the Netherlands. Journal of Multinational Financial Management.Endri, & Wakil, A. (2008). Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio-Rasio Keuangan Dan Economic Value Added (Studi Kasus: PT. Bank Syariah Mandiri). Islamic Finance & Business Review.Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Ghozali, R. D. (2015). PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, KINERJA, DAN RISIKO TERHADAP KOMPENSASI EKSEKUTIF (Studi Empiris pada Industri Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015).Haron, H., & Akhtaruddin, M. (2013). Determinants of Directors’ Remuneration in Malaysian Public Listed Companies. Indians Journal of Corporate Governance.Haruman, T. (2008). Struktur Kepemilikan, Keputusan Keuangan, dan Nilai Perusahaan. Finance and Banking Journal.Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Cost and Ownership Structure . Journal of Financial Economic.Jensen, M. C., & Murphy, J. K. (1990). Performance Pay and Top Management. Journal of Political Economy.Lazear, E., & Rosen, S. (1981). Rank-Order Tournaments as Optimum Labor Contracts. Journal of Political Economy.Maharani, W. P., & Utami, E. R. (2019). Pengaruh Kepemilikan Institusional Terhadap Kompensasi Eksekutif yang Dimediasi oleh Kinerja Perusahaan. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan.Mardiyati, U., Devi, M. S., & Suherman. (2013). PENGARUH KINERJA PERUSAHAAN, CORPORATE GOVERNANCE, DAN SHAREHOLDER PAYOUT TERHADAP KOMPENSASI EKSEKUTIF Studi Kasus Pada Perusahaan Non Financial yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2010 . Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI).Munawir, S. (2007). Analisa Laporan Keuangan, Edisi Keempat. Jogjakarta: Liberty.Nazir, H. (2014). PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK DAN KOMPENSASI BONUS TERHADAP MANAJEMEN LABA (Study Empiris pada Perusahaan Finance yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) .Probohudono, A. N., Perwitasari, D., & Putra, R. P. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Remunerasi Direksi: Studi Komparasi Perusahaan di Australia, Ssingapura, Indonesia, dan Malaysia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia.Pujiningsih, A. I. (2011). PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, UKURAN PERUSAHAAN, PRAKTIK CORPORATE GOVERNANCE DAN KOMPENSASI BONUS TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2007-2009).Saputri, D. (2018). PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, UKURAN PERUSAHAAN DAN KINERJA TERHADAP KOMPENSASI EKSEKUTIF (STUDI KASUS PADA SEKTOR INDUSTRI PERBANKAN KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2016). Jurnal Manajemen.Scott, W. R. (2000). Financial Accounting Theory. Ontario: Prentice Hall.Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.Suherman, Fitriawan, R., & Ahmad, G. N. (2015). Pengaruh Kinerja Perusahaan, Kepemilikan Institusi, dan Komisaris Independen terhadap Total Kompensasi: Studi pada Perusahaan yang Terdaftar di LQ45 Tahun 2009–2012. Jurnal Aplikasi Manajemen.Suherman, Pardede, Y. Y., & Mardiyati, U. (2016). PENGARUH KINERJA PERUSAHAAN, CORPORATE GOVERNANCE, DAN KARAKTERISTIK EKSEKUTIF TERHADAP KOMPENSASI EKSEKUTIF. Jurnal Keuangan dan Perbankan.Suherman, Rahma, W., & Buchdadi, A. D. (2010). Firm Performance, Corporate Governance, and Executive Compensation in Financial Firms: Evidence from Indonesia. working paper.Victoravich, L. M., Xu, P., & Gan, H. (2013). Institutional ownership and executive compensation Evidence from US banks during the financial crisis. Managerial Finance.Vidyatmoko, D., Sanim, B., Siregar, H., & Didu, M. S. (2013). Faktor - Faktor yang Memengaruhi Kompensasi Eksekutif dan Dampaknya terhadap Kinerja BUMN Perkebunan .Weygandt PhD, CPA, J. J., Kimmel PhD, CPA, P. D., & Kieso PhD, CPA, D. E. (2013). Financial Accounting IFRS Edition 2e. John Wiley & Sons, Inc.Wicaksono, K. Y. (2017). PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, DAN KINERJA PERUSAHAAN TERHADAP KOMPENSASI EKSEKUTIF. Undergraduate Thesis, STIE PERBANAS SURABAYA

    THE EFFECT OF FIRM SIZE, PROFITABILITY, AND LEVERAGE ON EXECUTIVE COMPENSATION: A STUDY OF BANKING SECTOR IN INDONESIA STOCK EXCHANGE (IDX)

    No full text
    ABSTRACKThis study aims to define the factors that affect the amount of executive compensation at companies such as ROA, size, and DAR in banking sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2018 with the agency theory approach. This research uses a quantitative approach using multiple linear regression methods to analyze the data. The samples in this study are a banking company listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2018 which is equal to 40 companies. The findings of this study are that size and ROA have a significant positive effect on executive compensation. Meanwhile, DER has no significant effect on executive compensation.The result of the study showed that from the three independent variables, two of them have a significant positive effect, meanwhile the other independent variable has no significant effect. Firm size and Return On Asset (ROA) have a significant positive effect on Executive Compensation at the 5% level of significance. Debt to Asset Ratio (DAR) has no significant effect on Executive Compensation.Keywords: Executive Compensation, Agency Theory, Company Size, Profitability, Leverage Aduda, J. (2011). The Relationshop Between Excutive Compensation and Firm Performance in The Kenyan Banking Sector. Jurnal Accounting and Taxation, 3 (6), 130-139.Akdon, & Riduwan. (2008). Rumus dan Data dalam Aplikasi Penelitian. Bandung: Afabeta.Anthony, & Govindarajan. (2005). Management Control System (Edisi 11 ed.). Jakarta: Salemba.Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.Bank Indonesia. (1998). UU No.10 Tahun 1998. Tentang Perubahan Terhadap UU No. 7 tahun 1992. Jakarta.Burchman, S., & Jones, B. (2006). Executive Compensation as a Support for a Growth Strategy. WORLDATWORK JOURNAL, 15 (3), 39-46.Darmadi, S. (2011). Board compensation, corporate governance, and firm peformance in Indonesia. Forthcoming in the journal Corporate Ownership and Control. Dipetik November 8, 2019, dari http://ssrn.comDestriana, N. (2015). Masalah dan Biaya Keagenan. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 17 (2), 125-133.Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate dengan SPSS.Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS.Ghozali, R. A., & Fuad. (2015). Pengaruh Struktur Kepemilikan, Kinerja dan Risiko terhadap Kompensasi Eksekutif. Diponegoro of Journal Accounting, 4 (2), 1-10.Harahap, S. S. (2004). Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Hery. (2016). Analisis Laporan Keuangan Integrated and Comprehensive Edition. Jakarta: PT. Garuda Widiasrana Indonesia.Indonesia, I. A. (2015). Standar Akuntansi Keuangan. Diambil kembali dari PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan: http://iaiglobal.or.id/v03/standar-akuntansi-keuangan/pernyataan-sak-7-psak-1-penyajian-laporan-keuanganIqbal, J., & Shehzad, S. (2010). Relationship of Cost of Governance and Firm's Profitability in Pakistan. Dipetik November 8, 2019, dari http://ssrn.comIskandar, A. F., & Suardana, K. A. (2016). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Return On Asset Dan Winner/Loser Stock Terhadap Prakrik Perataan Laba. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 14 (2), 805-834.Kasmir. (2012). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Kasmir. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Krisherti, A. (2016). Pengaruh Struktur Kepemilikan, Risiko Litigasi Dan Leverage Terhadap Kompensasi Eksekutif. STIE Perbanas Surabaya.Kristanto, J. C. (2018). KINERJA PERUSAHAAN TERHADAP KOMPENSASI EKSEKUTIF PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS LQ 45 PERIODE 2012-2016. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 7(1), 1627 - 1641.Mardiyati, U., Devi, M. S., & Suherman. (2013). Pengaruh Kinerja Perusahaan, Corporate Governance dan Shareholder Payout terhadap Kompensasi Eksekutif. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia(JRMSI), 4 (2), 167-183.Muhammad, D. (2011, January 21). Republika.co.id. Dipetik November 2019, 7, dari Ekonomi: https://m.republika.co.id/berita/breaking-news/ekonomi/11/01/23/160123-gaji-bankir-tinggi-bi-perbaiki-sistem-pemberian-kompensasiMuljani, N. (2002). Kompensasi sebagai Motivator untuk Meningkatkan KinerjaKaryawan. Surabaya: FAkultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandala.Muljani, N. (2002). Kompensasi sebagai Motivator yang Meningkatkan Kerja Pegawai. Jurnal Management & Kewirausahaan, 4 (2), 108-122.Parthasarathy, A., Menon, K., & Bhattacherjee, D. (2006). Executive Compensation, Firm Performance and Corporate Governance : An Empirical Analysis. Economic and Political Weekly, 41, 4139-4147.Pinanda, D. (2018). Kinerja Guru : Kompentasi Guru, Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jawa Barat: CV Jejak.Putri, T., & Rahadian, Y. (2013). Pengaruh kinerja, Corporate Governance and Leverage terhadap Tingkat Kompensasi Dewan Direksi dan Komisaris. Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura.Raharjo, E. (2007). Teori Agency Dan Teori Stewardship Dalam Perpektif Akuntansi. Fokus Ekonomi, 2 (1), 37-46.Raithatha, M., & Komera, S. (2016). Excutive Compensation and Firm Peformance :Evidence from Indian Firms. IIMB Management Review, 28, 160-169.Republik Indonesia. (2016). peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No 45 /POJK.03/2015 Tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.Sari, S. P., & Harto, P. (2014). Kompensasi Eksekutif dan Kinerja Operasional Perbankan Indonesia. Diponegoro Journal of Accounting, 3 (2), 1-7.Scott, W. (2012). Fianancial Accounting Theory (6 ed.). Toronto: Pearson Education Canada.Singgih, S. (2012). Aplikasi SPSS Pada Statistik Parametrik. Jakarta: PT. Excel Media Komputindo.Subagyo, J. (2011). Metodologi Penelitian Dalam Teori Dan Praktek. Jakarta: Aneka Cipta.Subramanyam, & Wild, J. (2010). Analisis Laporan Keuangan . Jakarta: Salemba Empat.Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV ALFA.Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Afabeta.Sugiyono. (2012). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta.Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta.Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta.Suherman, Fitriawan , R., & Ahmad, G. N. (2015). Pengaruh Kinerja Perusahaan, Kepemilikan Institusi, dan Komisaris Independen terhadap Total Kompensasi: Studi pada Perusahaan yang Terdaftar di LQ45 Tahun 2009–2012. Jurnal Aplikasi Manajemen (JAM), 13 (3), 516 - 526.Suherman, Pardede, Y. Y., & Mardayati, U. (2016). Pengaruh Kinerja Perusahaanm Corporate Governance and Karakteristik Eksekutif terhadap Kompensasi Eksekutif. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 20 (1), 1-9.Universitas Tanjungpura, F. (2017). Pedoman Penulisan Karya Akhir.Vidyatmoko, D., Sanim, B., Siregar, H., & Didu, M. (2009). Analisis faktor Penentu Kompensasi Dan Hubungan Kompensasi Dengan Kinerja Perusahaan. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, 11 (3), 181-187.Yundiarto, Y. (2015, September 9). SWA Business Research. Dipetik November 7, 2019, dari SWA: https://swa.co.id/swa/trends/business-research/survei-gaji-2015-perbankan-paling-tinggi-gajiny

    PENGARUH INDEPENDENSI DAN DUE PROFESSIONAL CARE TERHADAP KUALITAS AUDIT APIP DENGAN ETIKA AUDITOR SEBAGAI PEMODERASI (Studi Kasus Kantor Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat)

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh independensi dan due professional care terhadap kualitas audit APIP dengan etika auditor sebagai pemoderasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pertanyaan tertulis berupa kuesioner kepada responden. Populasi penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat. Pemilihan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan sampel yang diperoleh ada sebanyak 33 auditor. Teknik analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) menggunakan perangkat lunak WarpPLS 6.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi dan due professional care berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit APIP. Etika auditor tidak dapat memoderasi pengaruh independensi terhadap kualitas audit APIP tetapi, etika auditor dapat memoderasi pengaruh due professional care terhadap kualitas audit APIP. Kata kunci : independensi, due professional care, etika auditor, kualitas audit APIP DAFTAR PUSTAKAAAIPI. 2013. Standar Audit Intern Pemerintah Indonesia. Jakarta.Adiguna, M., Satria, A., & Suprayitno, G. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hasil Pemeriksaan (Studi Empiris pada Inspektorat Kabupaten Bogor). Jurnal Aplikasi Manajemen, 13 (1), 56-64.Agoes, S., & Ardana, I. C. (2014). Etika Bisnis dan Profesi. Edisi Revisi. Salemba Empat. Jakarta.Alfiati, F. (2017). Pengaruh Etika Auditor, Skeptisme Profesional dan Kompetensi Auditor Terhadap Kualitas Audit. (Studi Empiris Pada Kantor Inspektorat Provinsi Sumatera Barat). Jurnal Akuntansi, 5(1), hal.1– 28.Amalia, D., & Sarazwati,  R. Y. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit Intern. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 17 (2). Yogyakarta: Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia.Arens, Alvin A. Elder, Randal J dan Beasley, Marks S. (2008). Auditing dan Jasa Assurance. Jilid 1. Edisi Keduabelas. Jakarta: Erlangga.Ariyanto, D. & Jati, A. M. (2010). Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Sensitivitas Etika Profesi Terhadap Produktivitas Kerja Auditor Eksternal (Studi Kasus Pada Auditor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali). Jurnal Akuntansi dan Bisnis Volume 5 (2). 157-168.Ashari, R. (2011). Pengaruh Keahlian, Independensi, dan Etika terhadap Kualitas Auditor pada Inspektorat Provinsi Maluku Utara. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin. Makassar.Bawono, I. R., & Elisa, M. S. (2010). Pengaruh Independensi, Pengalaman, Due Profesional care, dan Akuntabilitas terhadap Kualitas Audit. SNA 13 Purwokerto.DeAngelo, L.E. (1981). Auditor Size and Audit Quality. Journal of Accounting & Economics.Dewi, A. C. (2016). Pengaruh Pengalaman Kerja, Kompetensi, Dan independensi Terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi. Jogjakarta: UNY.Efendy, M. T. (2010). Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Motivasi Terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat Dalam Pengawasan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Pemerintah Kota Gorontalo).Tesis 2010.Febriansyah, E., Rasuli, M., Hardi. (2014). Pengaruh Keahlian, Independensi, Kecermatan Profesional, Dengan Etika Sebagai Variabel Moderasi Terhadap Kualitas Auditor Pada Inspektorat Provinsi Bengkulu. Jurnal SOROT Vol 8 No 1 April hal 1 -104.Ghozali, Prof. Dr. H. Imam, M. Com, Ak. (2006). Aplikasi Analisis Multivariat Dengan Program SPSS. Edisi Ketiga. Semarang: Universitas Diponegoro.Gita, A. A. N. A. W., & Dwirandra, A. A. N. B. (2018). Pengaruh Independensi, Kompetensi, Integritas, dan Struktur Audit Terhadap Kualitas Audit Kantor Inspektorat. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Vol.25.2. Denpasar: Universitas Udayana.Halim, A. (2008). Auditing. Edisi Keempat Jilid 1. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.Hari, B, L., Rasuli, M ., & Darlis, E. (2015). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Pengalaman Kerja, Kompleksitas Tugas Terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat Dalam Pengawasan Keuangan Daerah dan Reward Sebagai Variabel Moderating. Jurnal Ilmu-ilmu Sosial (SOROT), 10 (1). Riau: Universitas Riau.Hartono, J., dan Abdillah, W. (2009). Konsep dan Aplikasi PLS (Partial Least Square) Untuk Penelitian Empiris. BPFE. Yogyakarta.Indonesia Corruption Watch (ICW). (2018). Meneliti tren penindakan kasus korupsi pada 2017 oleh KPK, Kejaksaan, dan Polri. Diunduh dari https://news.detik.com/berita/d-3876999/icw-korupsi-apbd-oleh-kepala-daerah-terjadi-paling-banyak-di-2017  diakses pada 30 Agustus 2019.Indriantoro dan Supomo. (2002). Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: BPFE UGM.Jurnaedi, P. G., Musmini, L. S., & Atmadja, A. T. Pengaruh Tingkat Pendidikan Formal, Pengalaman Kerja, Tingkat Kualifikasi Profesi Dan Etika Profesi Terhadap Kualitas Audit (Studi Kasus Pada Inspektorat Di Kabupaten Klungkung Dan Kabupaten Gianyar). E-Journal Ak Universitas Pendidikan Ganesha. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.Lukman. (2015). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Objektivitas dan Sensitivitas Etika Profesi terhadap Kualitas Hasil Audit (Studi Kasus Pada Auditor BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: UNY.Luthans. (2005). Perilaku Organisasi. Edisi Kesepuluh. Yogyakarta: Andi.Mahardika, P. I., Sujana, E., & Purnamawati, G. A. (2017). Pengaruh Independensi, Pengalaman Kerja, Dan Due Professional Care Terhadap Kualitas Hasil Audit (Studi Empiris Pada Kantor Inspektorat di Bali). E-Journal Ak Universitas Pendidikan Ganesha. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.Mansur, T. (2007). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit Ditinjau dari Persepsi Auditor atas Pelatihan dan Keahlian, Independensi dan Penggunaan Kemahiran Profesional. Tesis. Program Studi Magister Sains Akuntansi Universitas Gadjah Mada (Tidak Dipublikasikan).Mardiasmo. (2002). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta : Andi Offset.Maryani, T. & U. Ludigdo. (2001). Survei Atas Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap dan Perilaku Etis Akuntan. Jurnal Telaah Ilmu Akuntansi, 2 (1), 49-62.Mulyadi. (2002). Auditing. Buku 1 Jilid ke 6. Jakarta: Salemba Empat.Mulyadi. (2006). Pemeriksaan Akuntansi. STIE YKPN. Yogyakarta.Murtanto & Marini. (2003). Persepsi Akuntan Pria dan Akuntan Wanita serta Mahasiswa dan Mahasiswi Akuntansi terhadap Etika Bisnis dan Etika Profesi Akuntan. SNA VI. Surabaya. Sesi 3/D:790-805.Ningrum, M. K. K., & Budiartha, K. (2017). Etika Auditor Memoderasi Pengaruh Pengalaman Auditor, Kompetensi, dan Due Professional Care Pada Kualitas Audit. Jurnal Akuntansi Udayana, 20 (1), 615-644. Denpasar: Universitas Udayana.Novyarni, N. (2014). Influence of Internal Auditor Competence and Independence    on the Quality of Financial Reporting by Municipal/Provincial Government. International  Journal   of   Economics, Commerce  and  Management,Vol  II, Issue 10.Nugraha, A. B. (2013). Pengaruh Pengalaman, Due Profesional Care, Independensi Auditor Terhadap Kualitas Audit. Universitas Komputer Indonesia. Jawa Barat.Parasayu, A., & Rohman, A. (2014). “Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Kualias Hasil Audit Internal Studi Persepsi Aparat Intern Pemerintah Kota Surakarta dan Kabupaten Boyolali”. Diponegoro Journal of Accounting 3 (2):1-10.Pemerintah Republik Indonesia. 2008. Peraturan Pemerintah Nomor 60, tentang Sistem Pengendalian Internal. Jakarta.Peraturan  Menteri  Negara Pendayagunaan  Aparatur  Negara. 2008. PER/04/M.PAN/03/2008 tentang  Kode Etik Aparat Pengawasan Intern Pemerintah.Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 64 Tahun 2007, tentang Pedoman Teknis Organisasi dan TataKerja Inspektorat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Jakarta. 2007.Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara nomor PER/05/M.PAN/03/2008. Standar Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah.Peraturan Pemerintah nomor 60 Tahun 2008. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.Pratiwi, N. (2015). Pengaruh Due Professional Care, Independensi, Pengalaman Kerja Dan Integritas Terhadap Kualitas Hasil Audit Apip Dalam Pengawasan Keuangan Daerah (Studi Empiris Pada Inspektorat Provinsi Riau). Jom FEKON Vol. 2 No. 2. Riau: Universitas Riau.Prihartini, A. K., Sulindawati, L. G. E., & Darmawan, N. A. S. (2015). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Obyektivitas, Integritas Dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Audit Di Pemerintah Daerah  (Studi Empiris Pada 5 Kantor Inspektorat Provinsi Bali). E-Journal Ak Universitas Pendidikan Ganesha. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.Puguh, S. (2009). Metode Penelitian Kuantitatis Bisnis. Jakarta: Permata Puri. Media.Purnamasari, A. (2016). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Dan Motivasi Terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat  Dalam Pengawasan Keuangan Daerah (Studi Empiris Pada Pemerintah Kota Gorontalo). Tesis.Pusdiklatwas BPKP. (2005). Kode Etik dan Standar Audit. Edisi Keempat.Rahayu, S. K., & Suhayati. (2010). Auditing (Konsep Dasar dan Pedoman Pemeriksaan Akuntan Publik). Yogyakarta: Graha Ilmu.Rai, A. (2008).  Audit Kinerja pada Sektor Publik. Jakarta: Salemba Empat.Robbins & Judge. (2008). Perilaku Organisasi. Edisi Kedua belas. Jakarta: Salemba Empat.Rosnidah, I. (2010). Pengaruh Kualitas Audit dan Auditor Baru Serta Pengalaman Bagian Akuntansi Terhadap Kepuasan dan Loyalitas klien. JAAI vol.13 (2).Safitri, C,C , Sularso, H ., & Restianto, Y,E. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit Dengan Reward Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Pada Aparat Pengawas Internal Pemerintah Di Inspektorat Daerah Kabupaten Se Eks Karesidenan Banyumas). Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBA), 11 (5). Banyumas: Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman.Samsi, Riduwan, & Suryono. (2013). Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, dan Kompetensi Terhadap Kualitas Audit: Etika Auditor Sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Akuntansi. Vol.1, Nomer.2, Maret 2013. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESA) Surabaya.Sangadji, M. E., & Sopiah. (2010). Metodologi Penelitian-Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Edisi I. Yogyakarta: Andi.Setyani,  R.,  &  Fauzan. (2015).  Pengaruh Kompetensi,     Independensi,     Etika, Motivasi,  Dan  Time  Budget  Pressure Auditor  Terhadap  Kualitas  Audit  (Studi Empiris  Pada  Auditor Pemerintah  Di Inspektorat   Kab. Boyolali).   Seminar Nasional  Dan  The  2nd  Call  For  Syariah Paper.Sholihin, M., & Ratmono, D. (2013). Analisis SEM-PLS dengan WarpPLS 3.0 untuk Hubungan Nonlinier dalam Penelitian Sosial dan Bisnis. Yogyakarta: Andi.Solimun, Dr. Ir, MS., & Fernandes, Dr. Adji. A. R, S.Si, M.Sc. (2017). Metode Statistika Multivariat Pemodelan Persamaan Struktural (SEM) Pendekatan WarpPLS. Malang: UB Press.Simanjuntak, P. (2008). Pengaruh Time Budget Pressure Dan Kesalahan Terhadap Penurunan Kualitas Audit (Reduced Audit Quality) (Studi Empiris Pada Auditor KAP Di Jakarta) (Tesis), Universitas Diponegoro.Singgih, E. M., & I. R. Bawono. (2010). Pengaruh Independensi, Pengalaman, Due Professional Care, dan Akuntabilitas terhadap Kualitas Audit. Simposium Nasional Akuntansi XII UJSP. Purwokerto.Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). (2007). Diakses melalui http://www.bpk.go.id diakses pada tanggal 6 November 2019.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alpha Beta.Suharti., & Yusrizal. (2019). Model Peningkatan Kualitas Audit Melalui Kecermatan Profesional, Kompetensi Dan Etika Auditor Internal  Di BPKP Propinsi Riau. Journal of Economic, Business and Accounting Volume 3. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Indonesia.Susilawati., & Atmawinata, M. R. (2014). Pengaruh Professionalism Dan Independensi Auditor Internal Terhadap Kualitas Audit : Studi Pada Inspektorat Provinsi Jawa Barat. Jurnal Etikonomi. Volume. 13 Nomor. 2Syafitri, W. (2014). Pengaruh Keahlian, Independensi, Pengalaman Audit dan Etika Audit Terhadap Kualitas Auditor pada Inspektorat Kepulauan Riau. Jurnal Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung.Syaputra, A., Arfan, M., & Basri, H. (2015). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Pengalaman dan Integritas terhadap Kualitas Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) (Studi pada Inspektorat Kabupaten Bireuen). Jurnal Magister Akuntansi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala. Volume 4 No. 3 Agustus 2015.ISSN 2302-0164.Wicaksono, M. (2015). Pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderasi Pada BAWASDA Pemerintah Daerah di Ex-Karesidenan Surakarta Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 15 (02). Surakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AAS SurakartaWilasita, I. A. P., Sujana, E., & Musmini, L. S. (2014). Pengaruh Independensi, Due Professional Care dan Kepatuhan Pada Kode Etik terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan Audit. Jurnal Akuntansi Program S1, 2 (1). Denpasar: Universitas Pendidikan Ganesha.Yoanita, S. & Farida. (2019). Pengaruh Akuntabilitas, Independensi Auditor, Kompetensi, Due Professional Care, Objektivitas, Etika Profesi Dan Integritas Auditor Terhadap Kualitas Audit. The 5th Seminar Nasional dan Call for Paper.

    PENGARUH OBJEKTIVITAS DAN KOMPETENSI TERHADAP KUALITAS AUDIT APIP DENGAN ETIKA AUDITOR SEBAGAI PEMODERASI (Studi Kasus Kantor Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat)

    No full text
    ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh objektivitas dan kompetensi terhadap kualitas audit APIP dengan etika auditor sebagai pemoderasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pertanyaan tertulis berupa kuesioner kepada responden. Populasi penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat. Pemilihan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan sampel yang diperoleh ada sebanyak 33 auditor. Teknik analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) menggunakan perangkat lunak WarpPLS 6.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objektivitas dan kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit APIP. Etika auditor tidak dapat memoderasi pengaruh objektivitas terhadap kualitas audit APIP tetapi, etika auditor dapat memoderasi pengaruh kompetensi terhadap kualitas audit APIP.Kata Kunci : objektivitas, kompetensi, etika auditor, kualitas audit APIP.DAFTAR PUSTAKAAbdillah, Willy & Hartono, Jogiyanto. (2014). Partial Least Square (PLS). Yogyakarta: Andi.Al. Haryono Jusup. (2011). Auditing. Edisi II. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.Alfianti, R. (2017). Pengaruh Etika Auditor, Skeptisime Profesional dan Kompetensi Auditor terhadap Kualitas Audit. Jurnal Akuntansi. Padang: Universitas Negeri Padang.Alim, M. N., Hapsari., & Purwanti, L. (2007). Pengaruh Kompetensi Dan Independensi Terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal. SNA X. Makassar.Amalia, D., & Sarazwati,  R. Y. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit Intern. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 17 (2). Yogyakarta: Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia.Arens, Alvin A. Elder, Randal J dan Beasley, Marks S. (2008). Auditing dan Jasa Assurance. Jilid 1. Edisi Keduabelas. Jakarta: Erlangga.Arens, Alvin A., & James K. Loebbecke. (2003). Auditing dan Pelayanan Verifikasi Pendekatan Terpadu Jilid 1. Edisi ke Sembilan. Jakarta: PT Indeks IKAPI.DeAngelo, L.E. (1981). Auditor Size and Audit Quality. Journal of Accounting & Economics.Deis, D. R., & G.A. Groux. (1992). Determinants of Audit Quality in The Public Sector. The Accounting Review (Juli): 462-479. Dewi, A. C. (2016). Pengaruh Pengalaman Kerja, Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Kajian Ilmu Akuntansi, 4 (8). Yogyakarta: Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.Dewi, A. C. (2016). Pengaruh Pengalaman Kerja, Kompetensi, dan Independensi terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Auditor Internal Inspektorat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta) (Skripsi), Universitas Negeri Yogyakarta.Erawan, N. M. A. N. P., & Sukartha, I. M. (2018). Pengaruh Kompetensi, Pengalaman Kerja dan Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Pada Kualitas Audit. Jurnal Akuntansi Udayana, 24 (3), 2360-2388. Denpasar: Universitas Udayana.Falah, S. (2005). Pengaruh Budaya Etis Organisasi dan Orientasi Etika terhadap Sensitivitas Etika (Tesis yang tidak dipublikasikan), Universitas Diponegoro Semarang.Ghozali, Prof. Dr. H. Imam, M. Com, Ak. (2006). Aplikasi Analisis Multivariat Dengan Program SPSS. Edisi Ketiga. Semarang: Universitas Diponegoro.Ghozali, Prof. Dr. H. Imam, M. Com, Ak. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Universitas Diponegoro.Gita, A. A. N. A. W., & Dwirandra, A. A. N. B.  (2018). Pengaruh Independensi, Kompetensi, Integritas dan Struktur Audit Terhadap Kualitas Audit Kantor Inspektorat. Jurnal Akuntansi Udayana, 25 (2), 1015-1040. Denpasar: Universitas Udayana.Gordon, L. M., & Graham, S. (2006). Attribution theory, The Encyclopedia of Human Development. Thousand Oaks: Sage Publications, 1, p. 142-144.Hafizh, M. (2017). Pengaruh Pengalaman Kerja, Akuntabilitas dan Objektivitas  Auditor terhadap Kualitas Audit. Jurnal Akuntansi. Padang: Universitas Negeri Padang.Hair et al. (2010). Multivariate Data Analysis, Seventh Edition. Pearson Prentice Hall.Halim, A. (2008). Auditing. Edisi Keempat Jilid 1. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.Ilmiyati, F., & Suhardjo, Y. (2012). Pengaruh Akuntabilitas dan Kompetensi Auditor Terhadap Kualitas Audit. Jurnal akuntansi elektronik online, 1 (1). Semarang: Universitas Semarang.Indonesia Corruption Watch (ICW). (2018). Meneliti tren penindakan kasus korupsi pada 2017 oleh KPK, Kejaksaan, dan Polri. https://news.detik.com/berita/d-3876999/icw-korupsi-apbd-oleh-kepala-daerah-terjadi-paling-banyak-di-2017  diakses pada 18 Agustus 2019.Kurnia, W., Khomsiyah., & Sofie. (2014). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Tekanan Waktu, dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Audit. E-Journal Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti, 1 (2).Laksita, A. D., & Sukirno. (2019). Pengaruh Independensi, Akuntabilitas dan Objektivitas Terhadap Kualitas Audit. Jurnal Barometer Riset Akuntansi dan Manjemen, 8 (1), 2360-2388. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.Lasmahadi, A. (2000). Sistem Manajemen SDM Berbasis Kompetensi. www.epsikologi.comLastanti, H., S. (2005). Tinjauan Terhadap Kompetensi dan Independensi Akuntan Publik: Refleksi Atas Skandal Keuangan. Media Riset Akuntansi, Auditing dan Informasi, 5 (1).Lowenshon, S., Johnson E.L., & Elder J.R. (2005). Auditor Specialization and Perceived Audit Quality, Auditee Satisfaction, and Audit Fees in the Local Government Audit Market.Luthans. (2005). Perilaku Organisasi. Edisi Kesepuluh. Yogyakarta: AndiMahmudi. (2013). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.Maryani, T. & U. Ludigdo. (2001). Survei Atas Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap dan Perilaku Etis Akuntan. Jurnal Telaah Ilmu Akuntansi, 2 (1), 49-62.Mulyadi (2010). Auditing. Buku satu, edisi ke enam. Salemba Empat. Jakarta   Mulyadi. (2002). Auditing. Buku 1 Jilid ke 6. Jakarta: Salemba Empat.Nainggolan, E. P. (2016). Pengaruh Akuntabilitas, Objektivitas terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderasi Study Kasus Pada Kantor Akuntan Publik Di Kota Medan. Jurnal Human Falah, 3 (1). Sumatra Utara: Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera UtaraNasriana, Basri, H., & Abdullah, S. (2015). Pengaruh kompetensi, independensi, objektivitas, kecermatan profesional dan pengalaman audit terhadap kualitas audit (Studi pada pemeriksa inspektorat kabupaten/kota di Aceh. Jurnal Administrasi Akuntansi: Program Pascasarjana Unsyiah, 4 (1), 81-89.Ningtyas, W. A., & Aris, M. A. (2016). Independensi, Kompetensi, Pengalaman Kerja, dan Due Professional Care: Pengaruhnya terhadap Kualitas Audit yang dimoderasi dengan Etika Profesi. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.Nugrahaningsih, P. (2005). Analisis Perbedaan Perilaku Etis Auditor  di KAP dalam Etika Profesi (Studi Terhadap Peran Faktor-faktor Individual: Locus of Control, Lama Pengalaman Kerja, Gender dan Equity Sensitivity). Simposium Nasional Akuntansi  VIII. Solo.Nurlaeli, F. (2010). Pengaruh Kompetensi, Independensi Dan Time Budget Pressure Terhadap Kualitas Audit (Studi Pada Auditor di BPKP Jawa Tengah). (Skripsi yang  tidak dipublikasikan).Payamta. (2002). Sikap Akuntan dan Pengguna Jasa Akuntan Publik Terhadap Advertensi  Jasa Akuntan Publik. Simposium Nasional Akuntansi VIII.  Semarang.Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2007. Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Jakarta.Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 64 Tahun 2007 Tentang Tata Kerja Inspektorat Provinsi dan Kabupaten/KotaPeraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara nomor PER/05/M.PAN/03/2008. Standar Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah.Peraturan Pemerintah nomor 60 Tahun 2008. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.Pradana, D. K. S. (2015). Pengaruh Objektivitas, Pengalaman Kerja dan Integritas  terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Inspektorat Provinsi dan Kota di Riua). Jurnal Online Mahasiswa, 2 (2). Riau: Fakultas Ekonomi Universitas Riau.Purbowati, Ayuning. H. (2017). Dilema Etika Auditor. Artikel Drs. J. Tanzil & Associates. Surabaya.Putra, N. A. E. (2012). Pengaruh Kompetensi, Tekanan Waktu, Pengalaman Kerja, Etika, dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit (Skripsi), Universitas Negeri Yogyakarta.Randal J. Elder, Mark S Beasley, dkk.  (2012). Jasa Audit dan Assurance. Jakarta: Salemba EmpatSamsi, Riduwan, & Suryono. (2013). Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, dan Kompetensi Terhadap Kualitas Audit: Etika Auditor Sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Akuntansi, 1 (2). Surabaya: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA).Sangadji, M. E., & Sopiah. (2010). Metodologi Penelitian-Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Edisi I. Yogyakarta: Andi.Saputra et al. (2016). Pengaruh Kompetensi dan Pengalaman Kerja Pada Kualitas Audit Dengan Motivasi Sebagai Variabel Pemoderasi. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 5 (7), 1863-1888. Denpasar: Universitas Udayana.Sari, E. N., & Lestari,  S. (2018).Pengaruh Kompetensi dan Time Budget Pressure Terhadap Kualitas Audit Pada BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatra Utara. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 6 (1). Sumatra Utara: Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.Sari, R. I. (2018). Pengaruh Independensi, Objektivitas dan Audit Fee Kualitas Audit dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Modetrasi (Studi Kasus di KAP Kota Malang) (Skripsi), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.Sawyer, Lawrence B., Dittenhofer Mortimer A., & Scheiner James H. (2006). Internal Auditing, Diterjemahkan oleh: Desi Adhariani, Jilid 1, Edisi 5, Salemba Empat : Jakarta.Sholihin, Mahfud & Ratmono, Dwi. (2013). Analisis SEM-PLS dengan WarpPLS 3.0 untuk Hubungan Nonlinier dalam Penelitian Sosial dan Bisnis. Yogyakarta: Andi.Simanjuntak, P. (2008). Pengaruh Time Budget Pressure Dan Kesalahan Terhadap Penurunan Kualitas Audit (Reduced Audit Quality) (Studi Empiris Pada Auditor KAP Di Jakarta) (Tesis), Universitas Diponegoro.Solimun, Dr. Ir, MS., & Fernandes, Dr. Adji. A. R, S.Si, M.Sc. (2017). Metode Statistika Multivariat Pemodelan Persamaan Struktural (SEM) Pendekatan WarpPLS. Malang: UB Press.Stefhany, P., & Amanah, L. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit Sektor Publik. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 6 (10). Surabaya: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA).Suartana, Dr. I W. (2010). Akuntansi Keperilakuan: Teori dan Implementasi. Yogyakarta: Andi.Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.Sukamto, (1991). Pengajaran Etika Profesional. (Makalah yang disampaikan pada Seminar pengajaran Pemeriksaan Akuntansi), PAU UGM.Sukriah, I., Akram., & Inapty, B.A. (2009). Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, Objektifitas, Integritas, dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan. Simposium Nasional Akuntansi XII. Palembang.Sunarsip. (2001).  Corporate Governance Audit: Paradigma Baru Profesi Akuntan dalam Mewujudkan Good Corporate Governance. Artikel Media Akuntansi. No.17, Th. VII, April-Mei 2001.Syukroni, H. J. (2018). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.Wicaksono, M. (2015). Pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit dengan Etika Auditor sebagai Variabel Moderasi Pada BAWASDA Pemerintah Daerah di Ex-Karesidenan Surakarta Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 15 (02). Surakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AAS Surakarta.Winarna, J., & Mabruri, H. (2010). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hasil Audit di Lingkungan Pemerintah Daerah. Simposium Nasional Akuntansi XIII. Purwokerto

    54

    full texts

    1,299

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇