STAIN Kudus Repository
Not a member yet
    7166 research outputs found

    Pengaruh Nilai-nilai Pendidikan Islam dan Kebangsaan Dalam Pencak Silat Pagar Nusa GASMI di Desa Polbayem Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembentukan nilai akhlak dan kebangsaan melalui pencak silat Pagar Nusa GASMI di Desa Polbayem Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menjelaskan nilai-nilai pendidikan Islam dan kebangsaan, menjelaskan pengaruh nilai-nilai pendidikan Islam dan kebangsaan untuk menjelaskan faktor pendukung, penghambat, serta solusi dalam pengaruh nilai-nilai pendidikan Islam dan kebangsaan dalam pencak silat Pagar Nusa GASMI di Desa Polbayem Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian field reseach dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Desa Polbayem Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang. Subjek dalam penelitian ini adalah sesepuh, pelatih dan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat dua nilai-nilai yang dijunjung tinggi untuk diterapkan kepada siswa yaitu nilai pendidikan Islam yaitu nilai aqidah, nilai ibadah dan nilai akhlak. Sedangkan nilai kebangsaan dalam pencak silat Pagar Nusa GASMI yaitu nilai religius, toleransi, disiplin, tanggung jawab dan cinta tanah air. (2) Pengaruh dari nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam kegiatan pencak silat Pagar Nusa GASMI ada tiga nilai antara lain yaitu yang pertama, bahwa Pengaruh dari nilai akidah, nilai ibadah, nilai akhlak. Sedangkan Pengaruh nilai kebangsaan antara lain yaitu nilai religius, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai cinta tanah air. Hal ini terlihat bahwa nilai-nilai tersebut sudah diterapkan oleh para siswa, dan membawa dampak besar terhadap siswa, karena pencak silat sebagai kebudayaan dan mempunyai rasa persaudaraan yang kuat (3) Dalam proses Pengaruh dari nilai-nilai pendidikan Islam dan kebangsaan dalam pencak silat Pagar Nusa GASMI di Desa Polbayem terdapat faktor pendukung yaitu dukungan sepenuhnya dari para orang tua dan adanya koordinasi yang baik antara orang tua, adapun faktor penghambat yaitu kurangnya waktu dan kurangnya tenaga kepelatihan. Dari beberapa faktor penghambat tersebut, terdapat beberapa solusi yaitu menambah jadwal pertemuan kegiatan mengatasi hambatan tentang kekurangan tenaga kepelatihan, dalam hal ini pelatih berbagi tugas ketika kegiatan pencak silat berlangsung

    Implentasi Metode Bermain Peran Dalam Upaya Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di TK IT Harapan Mulia Desa Caren Kecamatan Ngawen Blora

    No full text
    Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui implementasi metode bermain peran dalam upaya mengembangkan sosial emosional anak usia dini di TK IT Harapan Mulia Desa Caren Kecamatan Ngawen Blora.Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi metode bermain peran dalam upaya mengembangkan sosial emosional anak usia dini di TK IT Harapan Mulia Desa Caren Kecamatan Ngawen Blora. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskritif. Sumber data yang diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Adapun tehnik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu dengan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Uji keabsasahan datanya dengan cara uji kredibilitas, uji Transferability, uji Dependability, dan uji Konfirmatibility. Teknik analisis data yang digunakan dalam penulitian ini adalah reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi metode bermain peran dalam upaya mengembangkan sosial emosional anak usia dini terbukti efektif. Peningkatan kemampuan sosial emosional anak usia dini yaitu meningkatkan ketrampilan kerjasama anak, anak dapat memahami peraturan, anak juga sudah memiliki percaya diri yang lebih, anak dapat saling mengerti hak orang lain, anak juga memiliki kesabaran yang lebih, dan terakhir anakpun mampu untuk menghargai hasil karya temannya. Adapun faktor pendukung implementasi metode bermain peran dalam upaya mengembangkan sosial emosional anak usia dini meliputi sarana dan prasarana yang memadai, guru yang profesional, minat belajar dan ketekunan peserta didik. Sehingga metode bermain peran dapat dilaksanakan sebagai upaya mengembangkan sosial emosional anak usia dini, untuk melatih kerjasama dan kesabaran anak. Sedangkan faktor penghambat implementasi metode bermain peran dalam upaya mengembangkan sosial emosional anak usia dini meliputi suasana kelas yang tidak kondusif, kurangnya waktu atau jadwal dalam kegiatan bermain peran, serta media atau bahan yang sesuai dengan tema sangat sulit didapatkan

    Implementasi Metode Bercerita Melalui Gambar Seri dalam Upaya Mengembangkan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini Kelompok B di RA Muslimat NU Tarbiyatul Wildan Wates Undaan Kudus

    No full text
    Penelitian ini dilaksanakan karena kurangnya pengembangan bahasa ekspresif anak usia dini. Akibatnya anak-anak menjadi kurang percaya diri, takut terhadap orang lain maupun sesama temannya, dan minim stimulus pengembangan kosakata. Untuk itu metode bercerita melalui gambar seri perlu dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Melalui metode bercerita dengan gambar seri dapat membantu mengembangkan bahasa ekspresif anak dalam berbicara secara efisien, dan efektif sehingga berani mengekspresikan keinginan, pikiran, perasaan dan kebutuhan, selain itu juga dapat menambah kosakata baru bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk, pertama mengetahui implementasi metode bercerita melalui gambar seri dalam upaya mengembangkan bahasa ekspresif anak usia dini kelompok B di RA Muslimat NU Tarbiyatul Wildan Wates Undaan Kudus. Kedua, mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan implementasi metode bercerita melalui gambar seri dalam upaya mengembangkan bahasa ekspresif anak usia dini kelompok B di RA Muslimat NU Tarbiyatul Wildan Wates Undaan Kudus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun subyek penelitian yaitu, kepala sekolah, guru kelas, dan anak-anak kelas B1 RA Muslimat NU Tarbiyatul Wildan Wates Undaan Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah semua data terkumpul kemudian melakukan penguji keabsahan data melalui uji kredibilitas, yang meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Setelah itu, teknik analisis data yang dengan cara pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (verification). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama pelaksanaan metode bercerita melalui gambar seri dalam upaya mengembangakan bahasa ekspresif anak kelompok B1 sebagai berikut: anak mampu menjawab pertanyaan sederhana dari guru, berani mengekpresikan pendapatnya di depan kelas, berani mengungkakan perasaan dan keinginan, anak dapat menambahkan kosakata dalam berbicara, menambah rasa percaya diri pada anak, dan dapat mengembangkan kemampuan berbicara melalui daya imajinasi serta pola pikir dari gambar seri yang dilihat serta didengar. Stimulus terhadap perkembangan bahasa ekspresif juga dapat dilihat ketika kegiatan metode bercerita melalui gambar seri berlangsung, seperti anak-anak dapat menyebutkan nama-nama pemeran, nama tempat, dapat menebak alur cerita selanjutnya, dan menceritakan kembali isi cerita melalui lisan yang diiringi ekspresi wajah, intonasi suara, dan tindakan. Kedua, adapun faktor penghambat yang dialami yaitu media gambar seri yang ukurannya kecil. Akan tetapi hal ini juga didukung oleh faktor pendukung seperti guru yang profesional, kreatif, sabar, dan telaten dalam mengajar,minat belajar dan ketekunan peserta didik. Sehingga metode bercerita melalui gambar seri dapat dilaksanakan sebagai upaya mengembangkan bahasa ekspresif anak usia dini, untuk berani mengekspresikan dan mengungkapkan pendapa

    Studi Korelasi Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IV MI Nurul Ilmi Bategede Jepara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) ada tidaknya hubungan kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar siswa kelas IV MI Nurul Ilmi Bategede Jepara. 2) ada tidaknya hubungan kompetensi profesional guru dengan hasil belajar siswa kelas IV MI Nurul Ilmi Bategede Jepara. 3) ada tidaknya hubungan kompetensi pedagogik dan profesional guru dengan hasil belajar siswa kelas IV MI Nurul Ilmi Bategede Jepara. Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Nurul Ilmi, dan sampel penelitian mengambil seluruh siswa kelas IV yaitu sebanyak 64 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi liniear sederhana untuk menjawab rumusan masalah 1&2 dan regresi liniear berganda untuk menjawab rumusan masalah 3. Berdasarkan analisis data pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: 1) terdapat hubungan posistif dan signifikan antara kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar siswa kelas IV MI Nurul Ilmi Bategede Jepara yaitu sebesar 65%, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung> ttabel yaitu 6,733 > 1,997. 2) terdapat hubungan positif dan signifikan kompetensi profesional guru dengan hasil belajar siswa kelas IV MI Nurul Ilmi Bategede Jepara yaitu sebesar 71,8%, dibuktikan dengan nilai thitung> ttabel yaitu 8,126 Ftabel50,718> 3,14

    Pengaruh Model Pembelajaran Predict Observe Explain (POE) Terhadap Peningkatan Keterampilan Proses Sains Kelas X Pada Materi Ekosistem Di MA Darul Hikmah Menganti Kedung Jepara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran predict observe explain (POE) terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa kelas X pada materi ekosistem di MA Darul Hikmah Menganti Kedung Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental Design (Eksperimen Semu), dengan bentuk pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel yang digunakan menggunakan teknik Purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 28 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes keterampilan proses sains pada materi ekosistem yang berbentuk essay berjumlah 12 soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan instrument berupa angket respon siswa terhadap model POE yang diberikan pada kelas eksperimen. Hasil analisis data posttest pada kelompok eksperimen memperoleh rata-rata lebih tinggi yaitu 80,53. Hasil uji N-gain memperoleh hasil rata-rata sebesar 0,47 dengan kategori “sedang”. Hasil respon siswa terhadap model pembelajaran POE yang diketahui melalui pengolahan angket menunjukkan secara umum yaitu sebanyak 73 % siswa memberikan respon positif. Pada analisis uji hipotesis statistik yang dilakukan menggunakan uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 11,724 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,002, (0,002 ˂ 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak, yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran Predict Observe Explain (POE) terhadap peningkatan keterampilan proses sains

    Bimbingan Pola Asuh Anak Bagi Orang Tua Balita (Studi Kasus pada orang tua yang mengikuti program Kegiatan Posyandu Ngudi Waras Di Desa Sumberrejo Jepara)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bimbingan pola asuh anak bagi orang tua balita (studi kasus pada orang tua yang mengikuti program kegiatan posyandu Ngudi Waras Desa Sumberrejo Jepara), antara lain: (1) Apa saja kegiatan yang dilakukan di posyandu Desa Sumberrejo (2) Apa saja kegiatan bimbingan pola asuh anak bagi orang tua di posyandu Desa Sumberrejo (3) Apa saja kendala yang dialami orang tua dalam melaksanakan bimbingan pola asuh anak kepada balita di posyandu Desa Sumberrejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), karena peneliti melakukan penelitian langsung pada objek yaitu bimbingan pola asuh anak bagi orang tua balita di posyandu Ngudi Waras Desa Sumberrejo Jepara dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini sebanyak tujuh orang yaitu satu bidan Desa, satu kader posyandu, dan lima orang tua balita yang mengikuti kegiatan di posyandu. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik deskriptif analisis dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pelaksanaan bimbingan pola asuh anak bagi orang tua balita di posyandu diberikan memalui metode komunikasi secara langsung dengan cara bidan dan kader melakukan bimbingan kepada orang tua balita saat kegiatan di posyandu, memberikan bimbingan secara tatap muka. Metode ini menuntut pembimbing untuk memahami terlebih dahulu materi pola asuh anak secara detail. Sehingga dengan demikian pembimbing akan dengan mudah menentukan materi yang akan diberikan kepada orang tua balita. Memberikan bimbingan kepada orang tua balita dapat menjadi pelengkap ataupun penyempurna bagi orang tua balita yang kurang memahami tentang pola asuh anak dalam kehidupan sehari-hari. Hasil yang diperoleh dari bimbingan pola asuh anak bagi orang tua balita yaitu akhirnya orang tua mulai berfikir positif dan mengetahui bagaimana cara mengasuh anak dengan baik

    Penerapan Metode Bercerita melalui Boneka tangan untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini di RA Miftahul Huda Triguno Pucakwangi Pati

    No full text
    Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bercerita melalui boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bahasa pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendiskripsikan penerapan metode bercerita melalui boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini di RA Miftahul Huda Triguno Pucakwangi Pati, 2) Mendiskripsikan kendala dalam penerapan metode bercerita melalui boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini di RA Miftahul Huda Triguno Pucakwangi Pati, 3)Solusi dalam mengatasi kendala penerapan metode bercerita melalui boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini di RA Miftahul Huda Triguno Pucakwangi Pati. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber dalam data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kepala sekolah, pendidik, dan anak didik sedangkan data skunder diperoleh dari dokumen lembaga. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang bersifat induktif. Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti adalah: 1) Penerapan metode bercerita melalui boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini di RA Miftahul Huda Triguno Pucakwangi Pati.Pendidik mengajarkan kemampuan bahasa menggunakan metode bercerita melalui boneka tangan. Dengan menggunakan metode bercerita melalui boneka tangan menempuh beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode ini merupakan salah satu model pembelajaran yang menarik dan meningkatkan kepercayaan diri serta imajinasi pada anak. 2) Kendala dalam penerapan metode bercerita melalui boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini di RA Miftahul Huda Triguno Pucakwangi Patiada 2 yaitu dari dalam diri anak/individu, seperti anak kurang fokus dalam pembelajaran dan sebagian ada anak yang masih malu dan takut ketika disuruh untuk bercerita didepan. Sedangkan kendala yang kedua adalah dari luar individu anak, seperti keterbatasan waktu, media yang terbatas, dan tempat yang kurang kondusif. 3) Solusi dalam mengatasi kendala penerapan metode bercerita melalui boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini di RA Miftahul Huda Triguno Pucakwangi Patiadalah pendidik dapat memberikan pengertian pada anak dan menggunakan waktu dan tempat dengan senyaman dan semenarik mungkin agar anak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik

    Keputusan Berkunjung Wisatawan: Ditinjau dari Social Media, City Branding dan City Image (Studi Kasus Pada Makam Sunan Kalijaga Demak)

    No full text
    Seiring berkembangnya kemajuan teknologi penggunaan sosial media dapat digunakan untuk mencari informasi terhadap suatu obyek dan dianggap sebagai media yang paling potensial untuk mempromosikan suatu obyek. Selain menggunakan strategi promosi dengan menggunakan social media juga dapat menggunakan strategi Penamaan merek pada suatu tempat (city branding) dan menciptakan citra pada kota tersebut (city image). Apabila semua faktor tersebut digabungkan dapat mempengaruhi keputusan berkunjung ke suatu tempat wisata. Maka dari itu dalam penelitian ini, social media, city branding dan city image digunakan untuk melihat sejauh mana pengaruhnya terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Makam Sunan Kalijaga Demak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Field Research atau penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu kuesioner (angket) dan dokumentasi. Sedangkan teknik samplingnya adalah sampel kemudahan atau insidental dengan jumlah sampel 97 responden wisatawan yang mengunjungi Makam Sunan Kalijaga Demak. Instrumen penelitian pada uji validitas dan reliabilitas dengan melihat bivariate pearson dan cronbranch’s alpha serta metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara city branding dan city image terhadap keputusan berkunjung ke Makam Sunan Kalijaga Demak. Akan tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan social media terhadap keputusan berkunjung ke Makam Sunan Kalijaga Demak. Sedangkan secara simultan menunjukkn hasil bahwa terdapat pengaruh antara social media, city branding dan city image terhadap keputusan berkunjung ke makam sunan kaljaga dema

    An Analysis of Deixis in Analytical Recount Texts Written by the Students of MA Darul Ulum Kudus Grade X in The School Year 2020/2021

    No full text
    Language is a means of conveying our ideas to the minds of other people. In English there are singular and plural nouns that both can serve as references. However most of the students feel difficult to comprehend the text. They might misinterpret what a writer writes. Written language sometimes can be ambiguous to an addressee. They need a means to gain their intended meaning called deixis. Based on the explanation above, the researcher interested in analyzing kinds of deixis in English writing class. The objective of the research are: (1) to classify the type of deixis words in the Analytical Recount Texts written by the students of MA Darul Ulum Kudus Grade X in the school year 2020/2021. (2) To explain the types of deixis that is most dominant found in the analytical Recount Texts written by the students of MA Darul Ulum Kudus Grade X in the school year 2020/2021. The researcher chooses the compositions of the grade X in MA Darul Ulum in the school year 2020/2021 as a unit analysis. In collecting data, the researcher uses test as a technique. The writer uses the descriptive data analysis method to write this research. The processes of the research, the writer collected the submitting assignments of students writing, identified, classified, and analyzed the reference and meanings. The result of data analysis shows that: (1) The students used of the person, place or spatial, time, and discourse deixis in their composition. (2) Student mostly used person deixis which display reference to convey their meaning in their compositions. Then, based on the result analysis, the writer concludes the deixis that found in the students’ composition are person deixis, place deixis, time deixis, and discourse deixis, and in this research the student mostly used person deixis in their compositions. Finally, the researcher suggest the teacher to give more knowledge about deixis for the student teaching learning process. For the students, the researcher hope this research can help the students in understanding of deixis, so the students have motivation to improve their English mastery in writing

    Konsep ta’awun dalam Surat Al-Maidah ayat 2 dan korelasinya dengan kegiatan donor darah di PMI Kabupaten Kudus

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menafsiri Al-Qu’an Surat Al-Maidah ayat 2 tentang ta’awun. 2) Untuk mengetahui kegiatan donor darah di PMI Kabupaten Kudus. 3) Untuk menganalisis konsep ta’awun dalam surat Al-Maidah ayat 2 dan korelasinya dengan kegiatan donor darah di PMI Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research dengan metode observasi, wawancara dan. Lokasi penelitian ini PMI Kabupaten Kudus dengan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Adapun hasil temuan penelitian ini adalah: 1) Tafsir Al-Qu’an surat Al-Maidah ayat 2 tentang ta’awun yaitu menjelaskan adanya larangan berperang pada bulan tertentu, larangan menyiksa binatang, perintah untuk saling tolong-menolong dalam kebajikan dan ketaqwaan, dan melarang untuk saling tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan sera perintah bertaqwa kepada Allah SWT. 2) Kegiatan donor darah yang dilakukan PMI Kabupaten Kudus, yaitu donor darah sukarela, pemilahan darah, pemisahan darah, pemusnahan darah, pembinaan donor dan penghargaan pendonor. Dengan kegiatan ini, bahwa terdapat jiwa sosial yang tinggi yaitu bagi para pendonor darah sukarela baik secara individu maupun instansi. Memiliki hati yang lembut, Menghindari permusuhan serta mengutamakan persaudaraan dan tidak mengharapkan imbalan atas apa yang dilakukan dalam menolong orang lain yang membutuhkan, serta ikhlas dalam beramal. 3) Terdapat korelasi konsep ta’awun dalam Surat Al-Maidah Ayat 2 dengan Kegiatan Donor Darah di PMI Kabupaten Kudus yaitu adanya kegiatan donor darah yang di dalamnya terdapat misi kemanusiaan untuk membantu seseorang yang membutuhkan darah dalam proses penyembuhan saat orang tersebut sakit. Jadi, dapat dikatakan bahwa secara tidak langsung menolong seseorang agar bisa sembuh dari penyakitnya, seperti saat kekurangan darah ataupun yang lainny

    0

    full texts

    7,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STAIN Kudus Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇