STAIN Kudus Repository
Not a member yet
    7166 research outputs found

    Metode Pelaksanaan Pembelajaran Kitab At-Tibyān fi Adābi Hamalatil Qur’ān dalam Meningkatkan Akhlak Santri Pondok Pesantren Tahfidz Al-Ghurobaa’ Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pelaksanaan pembelajaran kitab At-Tibyān fi Adābi Hamalatil Qur’ān di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Ghurobaa’ Kudus berfokus pada metode yang digunakan dalam meningkatkan akhlak santri Pondok Pesantren Tahfidz Al-Ghurobaa’ Kudus, 2) mengetahui bagaimana akhlak santri Pondok Pesantren Tahfidz Al-Ghurobaa’ Kudus dalam pelaksanaan pembelajaran kitab At-Tibyān fi Adābi Hamalatil Qur’ān. Penelitian skripsi ini menggunakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif.. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, bahan referensi, Member Check Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa: 1) pelaksanaan pembelajaran kitab At-Tibyān fi Adābi Hamalatil Qur’ān dalam meningkatkan akhlak santri Pondok Pesantren Tahfidz Al-Ghurobaa’ sudah dapat dikatakan baik dan efektif dengan bukti minat santri terhadap pembelajaran kitab At-Tibyān fi Adābi Hamalatil Qur’ān tinggi, hal ini dikarenakan faktor guru yang mempunyai beberapa metode dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu metode diskusi, metode bandongan, metode keteladanan dan metode pembiasaan. 2) akhlak santri dalam pembelajaran kitab At-Tibyān fi Adābi Hamalatil Qur’ān sudah menunjukkan akhlak yang baik, diantaranya adalah santri mempunyai semangat dan rajin dalam menuntut ilmu, santri menghormati dan memuliakan guru, dan santri memiliki sifat rendah rendah hati baik kepada guru maupun kepada teman-temanya

    Pola Mediasi BImbingan Keluarga Dalam Kasus Perceraian Wanita Karir di BP4 KUA Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara

    No full text
    Kabupaten Jepara termasuk yang memiliki jumlah angka perceraian cukup tinggi yaitu nomor ketujuh dari 35 kabupaten. Berdasarkan data pengadilan pada tahun 2019 terdapat 89 jumlah kasus perceraian di Kecamatan Kalinyamatan. Jumlah perceraian tersebut terdiri dari cerai gugat dan cerai talak. Perceraian disebabkan oleh beberapa faktor dan salah satu faktor dalam perceraian adalah komunikasi yang tidak lancar sebagai akibat dari kesibukan istri untuk bekerja. Istri yang berhasil bekerja sendiri, mereka mimiliki padangan sebagai sesorang yang mandiri karena kebebasan financial. Akibatnya istri menjadi kurang menghargai suami sebagai kepala rumah tangga. Berdasarkan fenomena inilah perlu dilakukan pola mediasi bimbingan kelurga dalam kasus prceraian wanita karir di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan penelitan lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran BP4 KUA Kalinyamatan sebagai mediator kasus percerain wanita karir di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan mediasi bimbingan keluarga dalam kasus perceraian wanita karir di Kecamatan Kalinyamatan, dan untuk mengetahui bagaimana hasil dari pelaksanaan mediasi bimbingan keluarga dalam kasus perceraian wanita karir di Kecamatan KalinyamatanTeknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Pengambilan sampling informan menggunakan nonprobability sampling. Hasil penelitan ini menunjukan: pertama, pelayanan dan peran BP4 KUA Kalinayamatan sangat efektif dalam menekan angka perceraian yang ada di lingkup KUA Kalinaymatan khususnya. Kedua, proses pelaksaaan pola mediasi bimbingan keluarga oleh BP4 KUA Kalinyamatan dalam kasus perceraian wanita karir dilakukan secara (face to face) dengan melalui beberapa tahapan, 1) tahap pengumpulan data dari klien, 2) membuat kesepakayan dengan klien untuk melakukan mediasi (mengindentifkasi keluhan pemohon yang meminta bercerai) , 3) mediator akan melakukan mediasi kepada kedua belah pihak ( suami/istri). Ketiga, adanya pelaksanaan pola mediasi bimbingan keluarga cukup efektif untuk menekan keinginan bercerai pasangan suami-istri yang sedang berkonflik dalam rumah tangganya khususnya di lingkup Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara

    Penggabungan Makam Muslim Dan Non Muslim Dalam Perspektif Aqidah Islam

    No full text
    Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat sekitaran TPU Bonoloyo terkait dengan penggabungan makam muslim dan non muslim. (2) Untuk mengetahui Bagaiamana faktor-faktor terjadinya penggabungan makam antara muslim dan muslim di Bonoloyo Surakarta. (3) Untuk mengetahui Bagaimana pandangan penggabungan makam muslim dan non muslim dalam perspektif aqidah islamiyah. Metode yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah juru kunci, masyarakat dan tokoh agama. Teknik pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Stanly Deetz yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Hasil dari penelitian ini adalah Persepsi masyarakat sekitaran Tempat pemakaman umum (TPU Bonoloyo Surakarta terkait dengan penggabungan makam muslim dan non muslim awalnya menjadikan pro dan kontra, karena ada sebagian masyarakat setempat setuju dengan penggabungan makam muslim dan non muslim dan ada juga yang tidak setuju. Bahwasanya sebagian masyarakat yang setuju di karenakan selagi tidak ada pertengkaran, percecokan atau perselisihan antara muslim dan non muslim dan tidak merugikan orang lain, juga tidak menyalahi aturan dari pihak pemakaman. Sebagaian masyarakat yang tidak sependapat dengan penggabungan makam muslim dan non muslim tersebut adanya pemahaman sebagaian masyarakat yang mengetahui tidak di perbolehkan adanya penggabungan makam muslim dan non muslim di jadikan satu. Adapun faktor terjadinya penggabungan makam muslim dan muslim yaitu pertama kepadatan lahan, kedua jarak tempuh, ketiga perantauan, dan keempat, kurangnya pengetahuan agama. Pandangan penggabungan makam muslim dan non muslim dalam perspektif aqidah islamiyah menjadikan suatu faktor di karenakan bahwa ketika ada seorang yang meninggal itu orang muslim tidak diperbolehkan memakamkan dijadikan satu kecuali dengan alasan tertentu atau darurot

    Manajemen Pemakaman Jenazah Covid-19 dalam Perspektif Dakwah (Studi Kasus di Tim Kembang Ijo LPBI NU Kudus)

    No full text
    Pemahaman masyarakat tentang prosedur pemakaman jenazah Covid-19 yang negative, masyarakat hanya menganggap bahawa prosedur pemakaman tidak menggunakan aturan dan tatacara yang dianjurkan oleh agama islam serta menurut masyarakat tidak adanya nilai dakwah dalam prosesi pemakaman jenazah covid-19.Penulis tertarik untuk menulis mengenai manajemen pemakaman jenazah covid-19 yang mempunyai nilai-nilai dakwah dengan Tujuan dilaksanakannya penelitian untuk mengkaji (1) manajemen pemakaman jenazah Covid-19 dalam perspektif dakwah di tim kembang ijo LPBI NU Kudus, (2) faktor pendukung serta penghambat dalam pelaksanaan manajemen pemakaman jenazah covid-19 di dalam Tim Kembang Ijo LPBI NU Kudus (3) nilai-nilai dakwah dalam pelaksanaan manajemen pemakaman jenazah Covid-19 di Tim Kembang Ijo LPBI NU Kudus. Penelitian dilaksanakan dengan memakai jenis penelitian kualitatif dan jenis penelitianyayaitu penelitian lapangan (field research). Adapun cara atau metode yang dipakai untuk mengumpulkan data ini melalui penggunaan teknik pengamatan atau observasi, interview, serta dokumen yang dapatkan melalui berbagai sumber yang mempunyai relevansi terhadap permasahalan penelitian. Data ini diperoleh melalui interview dengan pengurus LPBI NU Kudus serta Tim Kembang Ijo LPBI NU Kudus. Dari penelitian yang sudah dilakukan didapatkan hasil (1) penerapan manajemen pemakaman jenazah Covid-19 oleh Tim Kembang Ijo LPBI NU Kudus, (2) Apa saja faktor yang mendukung serta menghambat Manajemen Pemakaman Jenazah Covid-19 dalam Perspektif Dakwah (3) Nilai-nilai dakwah dalam proses pelaksanaan Manajemen Pemakaman Jenazah Covid-19 oleh Tim Kembang Ijo LPBI NU Kudus. Tim Kembang Ijo telah melaksanakan manajemen yang baik: Perencanaan disusun sangat rapi, pengorganisasian, pengendalian dan evaluasi telah dilakukan secara baik oleh Tim Kembang Ijo LPBI NU Kudus. Dakwah yang dilakukan oleh Tim Pemakaman Kembang Ijo bertujuan untuk meyakinkan keluarga korban Covid-19 serta Masyarakat bahwa dalam proses pelaksanaan pemakaman telah sesuai dengan anjuan agama. Seseorang yang meninggal karena penyakit Corona Virus termasuk kedalam golongan orang muslim yang mati syahid

    Analisis Hukum Islam Terhadap Putusan Hakim Nomor 469/Pdt.G/2021/PA.Kds Tentang Pemenuhan Nafkah Anak Pasca Perceraian Di Pengadilan Agama Kudus

    No full text
    Tujuan pernikahan dalam agama Islam yaitu sebagai ilmu pengetahuan dalam membangun suatu keluarga dengan sesuai hak dan kewajibannya diantara anggota satu dengan anggota lainnya, sehingga didalam keluarga agar tercipta rasa ketentraman dan kebahagiaan secara lahir dan batin. Salah satu fenomena permasalahan dari pernikahan yakni terjadi perceraian. Apabila suatu keluarga diantara suami istri terjadi pertengkaran yang sangat kuat dan tidak ada rasa perdamaian, maka mengakibatkan terjadinya perubahan keadaan keluarga yang telah dibangun, Apabila terjadi perceraian diantara Penggugat dan Tergugat mempunyai seorang anak, maka yang menjadi pokok dasar bagi orang tua pada anak yakni dalam pengasuhan oleh kedua orang tuanya. Sebagaimana halnya dijelaskan pada Pasal 41 Undang-Undang Perkawinan No.1 Tahun 1974 bahwa “ Ayah sebagai penanggung jawab atas segala hal pembiayaan dalam kelangsungan hidup seperti biaya kehidupan, perawatan, serta pendidikan yang dibutuhkan seorang anak dan apabila dalam fakta tersebut ayah tidak sanggup memenuhi kewajibannya, maka Pengadilan juga dapat menetapkan seorang ibu diikutsertakan dalam pemenuhan nafkah anak. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan bagaimana kewajiban seorang suami terhadap anak dalam memberikan hak nafkah anak pasca perceraian dengan dasar pertimbangan hakim yang sesuai dengan hukum islam, dimana pada hal ini sering terjadi permasalahan seorang ayah yang mengesampingkan atau melalaikan akan kewajiban dalam memberikan nafkah terhadap anak pasca perceraian. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis yakni penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini meliputi sumber data primer menggunakan wawancara terhadap Hakim Pengadilan Agama Kudus dan sumber data sekunder menggunakan arsip putusan pada nomor perkara 469/Pdt.G/2021/Pa.Kds. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam pemenuhan hak nafkah anak pasca perceraian merupakan suatu kewajiban yang tetap harus dilakukan. Pada dasarnya hubungan antara orang tua dengan anak tidak akan terputus karena adanya suatu perceraian, hal ini berdasarkan dalam hukum islam antara lain pada Al’Quran, Hadist, Ijma’ ulama, serta Kompilasi Hukum Islam sehingga kewajiban dalam memberikan nafkah anak pasca perceraian dibebankan kepada seorang ayah sesuai dengan kemampuannya dan dalam pemenuhan hak nafkah anak tersebut dilakukan hingga seorang anak dikatakan mampu mengurus dirinya sendiri. Kemudian pada putusan hakim mampu melindungi terhadap hak-hak anak pasca perceraian dengan adanya kekuatan hukum guna memberikan keadilan berdasarkan ketentuan Undang-Undang serta nilai nilai hukum yang secara baik dan bena

    Model Komunikasi Dakwah Ustadz Hanan Attaki di Media Sosial Youtube

    No full text
    Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui model komunikasi dakwah ustadz Hanan Attaki di media sosial youtube. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya proses komunikasi dakwah yang diselaraskan dengan tuntutan zaman yang semakin maju seperti ini. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: Bagaimana Model Komunikasi Dakwah Ustadz Hanan Attaki Di Media Sosial Youtube?. Skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi (Content Analysis) dari teori Holsti. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (Library Research) dengan menggunakan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Objek dari kajian penelitian ini adalah model komunikasi dakwah yang terdapat pada video youtube Ustadz Hanan Attaki. Penelitian ini berhasil memperoleh temuan sebagai berikut : Model komunikasi yang digunakan ustadz Hanan Attaki dalam penyampaian dakwahnya yaitu komunikasi linear dan komunikasi sirkuler. Dakwah ustadz Hanan Attaki merupakan dakwah dengan cara milenia

    Pengembangan Life Skill Santri Guna Menghadapi Era Globalisasi di Pondok Pesantren Al-Irsyad Japan Dawe Kudus

    No full text
    Penelitian ini terkait dengan pengembangan life skill yang bertujuan untuk membekali para santri agar mandiri, cakap dan terampil sebagai bekal menghadapi derasnya arus globalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan mengetahui secara lebih mendalam tentang pengembangan life skill santri yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Irsyad Japan Dawe Kudus . Ditambah fakta bahwa sebagian besar santri adalah anak yatim maupun anak dari keluarga kurang mampu, menjadikan kegiatan pengembangan life sill santri penting untuk dilakukan. Fokus penelitian pengembangan life skill santri ini adalah: (1) program-program pengembangan life skill, (2) strategi pengembangan life skill, dan (3) dampak pengembangan life skill. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini ada 4 informan yaitu pengasuh pondok pesantren, pembina pondok pesantren, ketua pondok dan santri. Selanjutnya dilakukan pengumpulan data melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi. Data-data yang sudah terkumpul kemudian di analisis dengan cara melakukan reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi data. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pengembangan life skill santri di Pondok Pesantren Al-Irsyad Japan Dawe Kudus yaitu: (1). Program-program pengembangan life skill santri diselenggarakan dalam tiga aspek yaitu: dimensi vocational skill, dimensi social skill, dan dimensi personal skill. (2). Strategi pengembangan life skill santri di Pondok Pesantren Al-Irsyad yaitu menggunakan strategi learned centred dan pendidikan ekstrakulikuler (3). Dampak pengembangan life skill santri di Pondok Pesantren Al-Irsyad yaitu di bidang kecakapan vokasional (keterampilan di bidang perkebunan, peternakan, perbengkelan, perindustrian, percetakan), dampak untuk kecakapan sosial (menambah relasi dan hubungan baik antar santri maupun santri dengan masyarakat), dampak untuk kecakapan personal (meningkatkan kepercayaan diri dan yakin akan potensi yang dimilikinya)

    Perspektif Komunikasi Islam pada Pemasaran Produk Layanan IndiHome PT Telkom Indonesia (Tbk) di Kota Kudus

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Sistem pemasaran produk yang ditawarkan PT Telkom Indonesia apakah sudah sesuai dalam perspektif komunikasi Islam. 2) Kinerja karyawan PT Telkom Indonesia dalam menerapkan komunikasi Islam pada pemasaran produk IndiHome. 3) Permasalahan dan solusi komunikasi Islam bagaimana yang bisa ditawarkan PT Telkom Indonesia untuk meningkatkan kualitas minat konsumen pada sistem pemasaran produk IndiHome. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Karyawan, pelanggan, dan calon pelanggan IndiHome PT Telkom Indonesia Kudus. Teknik pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Sistem pemasaran produk IndiHome yang ditawarkan PT Telkom Indonesia di Kota Kudus dapat dikatakan sudah sesuai dalam perspektif komunikasi Islam, karena sudah sesuai dengan kaidah prinsip, atau etika komunikasi Islam seperti: Qaulan Sadidan, Qaulan Baligha, Qaulan Ma’rufa, Qaulan Karima, Qaulan Layyina dan Qaulan Maysura. 2) Kinerja karyawan PT Telkom Indonesia dalam menerapkan komunikasi Islam pada pemasaran produk IndiHome sesuai dengan kaidah komunikasi Islam, terutama sesuai dengan kaidah komunikasi Islam Qaulan Sadidan dan Qaulan Layyina. Pertama, Qaulan Sadidan merupakan pembicaraan, ucapan atau perkataan yang benar, baik dari segi substansi (materi, isi, pesan) maupun redaksi (tata bahasa). Kedua, Qaulan Layyina berarti pembicaraan yang lemah-lembut, dengan suara yang enak didengar, dan penuh keramahan, sehingga dapat menyentuh hati. 3) Solusi yang diberikan konsumen terkait dengan komunikasi yang diterapkan pada PT Telkom Indonesia untuk meningkatkan kualitas minat konsumen pada sistem pemasaran produk IndiHome yaitu: Pertama, pemasaran secara langsung. Kedua, memberikan tanggapan atau masukan serta komentar di web atau My IndiHome yang telah disediakan oleh pihak IndiHome

    Penggunaan Aplikasi MyCap untuk Dakwah dan Komunikasi di Komunitas Paguyuban Tuli Kudus (Patuku)

    No full text
    Penyandang disabilitas Tuli mengalami keterbatasan pendengaran untuk memahami ucapan lawan bicara dalam menyampaikan ajaran Islam. Oleh sebab itu dapat memanfaatkan teknologi karya anak bangsa aplikasi MyCap yang mengubah suara dalam kalimat. Maka skripsi ini mengulas dua rumusan masalah, yakni bagaimana penggunaan aplikasi MyCap untuk dakwah dan komunikasi pada di Komunitas Patuku dan apa kendala dalam penggunaan aplikasi MyCap untuk dakwah dan komunikasi pada di Komunitas Patuku dengan menggunakan teori uses and gratification. Tujuan untuk memahami penggunaan aplikasi MyCap untuk dakwah dan komunikasi Teman Tuli dan kendala penggunaan aplikasi MyCap untuk berdakwah dan komunikasi mendapatkan akses kebutuhan Teman Tuli dengan baik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti melibatkan diri langsung mencari dan mengumpulkan data-data yang akan diperoleh. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi di Komunitas Paguyuban Tuli Kudus selaku pengguna aplikasi MyCap. Hasil dalam penelitian ini menampilkan bahwa dalam penggunaan aplikasi MyCap memenuhi kebutuhan Teman Tuli sebagai teknologi perantara komunikasi untuk menyampaikan dakwah melalui laman website tulibot.com terdapat sumber daya manusia yakni komunikator dan Teman Tuli. selain hal tersebut terdapat perangkat pembantu yakni laptop atau ponsel, Proyektor, dan cliop on. Sedangkan terdapat kendala internal yakni kurangnya pembedaharaan kosa kata Teman Tuli dan hambatan eksternal dalam penggunaan aplikasi MyCap yakni koneksi internet, ketepatan dan artikulasi komunikator dan lingkunga

    Pengaruh Motivasi, Kompensasi, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PR. Laut Berlin Kudus

    No full text
    Sumber daya manusia sebagai penggerak suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya, perusahaan harus terus melakukan upaya untuk mendorong karyawan-karyawan bekerja lebih dalam melaksanakan tugasnya dan sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepada karyawan. Sumber daya manusia sangat penting bagi perusahaan dalam mengelola, mengatur, dan memanfaatkan karyawan sehingga dapat berfungsi secara produktif untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam penelitian ini menggunakan 3 variabel independent yaitu motivasi (X1), kompensasi (X2) dan kepuasan kerja (X3). Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PR. Laut Berlin Kudus, menunjukkan Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan PR. Laut Berlin Kudus, menunjukkan Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PR. Laut Berlin Kudus. Penelitian ini memiki rumusan masalah (1) Apakah motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan PR. Laut Berlin Kudus; (2) Apakah kompensasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan PR. Laut Berlin Kudus; (3) Apakah kepuasan kerja berpengaruh pada karyawan PR. Laut Berlin Kudus. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research). penelitian ini menguji hubungan korelasional antara variabel dengan kondisi lingkungan penelitian yang natural dan tingkat keterlibatan penelitian yang minimal, dimana data dan informasinya didapat dengan cara mengamati situasi dan kondisi di lapangan. Penelitian ini merupakan studi eksplorasi yang mencoba menginvestigasi pandangan karyawan PR. Laut Berlin Kudus terhadap motivasi, kompensasi, dan kepuasan kerja yang mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sebuah pendekatan pada hakikat hubungan diantara variabel-variabel dianalisis menggunakan teori-teori yang objektif. Subyek penelitian ini adalah seluruh karyawan PR. Laut Berlin Kudus yaitu 37 karyawan. Data-data tentang karyawan PR. Laut Berlin Kudus dikumpulkan dengan obeservasi, membagikan angket kepada karyawan dan melalui dokumentasi. Setelah data-data terkumpul dan dianalisis dengan teknik statistic inferensial parametrik menggunakan Microsoft Excel dan aplikasi IBM SPSS Statistics 26. Model analisis yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda, uji asumsi klasik, koefisien determinasi, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi, dari hasil uji statistik diperoleh nilai t hitung > t tabel (2,000 > 1,692) dan memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,297. Hal ini menunjukkan bahwa variabel motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Dari hasil uji statistik, variabel kompensasi diperoleh nilai t hitung > t tabel (0,311 > 1,692) dan memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,087. Hal ini menunjukkan bahwa variabel kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Dari hasil uji statistik, variabel kepuasan kerja diperoleh nilai t hitung > t tabel (2,410 > 1,692) dan memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,596. Hal ini menunjukkan bahwa variabel kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Nilai R2 sebesar 0,376, maka dapat dinyatakan bahwa variabel motivasi, kompensasi, dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PR. Laut Berlin sebesar 37,6%. Berdasarkan uji F diketahui F hitung > F tabel (8,217 > 2,86) sehingga dapat disimpulkan bahwa motivasi, kompensasi, dan kepuasan kerja secara simultan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan

    0

    full texts

    7,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STAIN Kudus Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇