STAIN Kudus Repository
Not a member yet
7166 research outputs found
Sort by
Penerapan Perilaku Sosial Melalui Penanaman Pendidikan Karakter di Panti Asuhan Yatim Melati Kudus
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengidentifikasikan penerapan perilaku sosial melalui penanaman pendidikan karakter di Panti Asuhan Yatim Melati Kudus, (2) Untuk mendiskripsikan peran pengasuh menerapkan perilaku sosial melalui penanaman pendidikan karakter di Panti Asuhan Yatim Melati Kudus, (3) Untuk menganalisis hasil dari penerapan perilaku sosial melalui penanaman pendidikan karakter anak di Panti Asuhan Yatim Melati Kudus.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian yaitu wakil pengurus Panti Asuhan, Pengasuh Panti Asuhan, dua Staff kantor, dan enam anak Panti asuhan. Tahap pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian ini yaitu (1) perilaku sosial anak yang ada di Panti Asuhan Yatim Melati Kudus terdapat dua kategori yaitu perilaku sosial yang baik dan perilaku sosial yang kurang baik, hal itu dikarenakan latar belakang anak yang berbeda-beda, perilaku sosial anak bisa kita lihat dari keseharian mereka di Panti Asuhan. (2) Peran pengasuh dalam menerapkan perilaku sosial melalui penanaman pendidikan karakter di Panti Asuhan terdapat dua cara yaitu langkah-langkah dalam membentuknya serta pelaksanaan dalam membentuknya yaitu dengan adanya jadwal kegiatan rutin sehari-hari mulai dari bangun tidur sampe tidur kembali, juga adanya peraturan di Panti Asuhan untuk melatih kedisiplinan anak asuh. (3) Hasil dari penerapan perilaku sosial melalui penanaman pendidikan karakter di Panti Asuhan Yatim Melati Kudus terbilang cukup baik, karena terlihat dari perubahan perilaku anak kearah yang positif dan itupun dengan cara yang bertahap dengan penuh rasa kasih sayang dan kesabaran juga dilihat dari segi kognitif, afektif dan psikomotorik ana
Studi Komparasi Media Game Edukasi Quizizz dan Media Paper Test terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas V MI Maslakul Falah Klaling Kudus
Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui hasil belajar kognitif siswa dengan menggunakan game edukasi Quizizz pada Mata Pelajaran IPA di kelas V MI Maslakul Falah Klaling Kudus. (2) Mengetahui hasil belajar kognitif siswa dengan menggunakan media paper test pada Mata Pelajaran IPA di kelas V MI Maslakul Falah Klaling Kudus. (3) Mengetahui perbedaan antara penggunaan media game edukasi Quizizz dan media paper test dalam meningkatkan hasil belajar kognitif pada Mata Pelajaran IPA kelas V MI Maslakul Falah Klaling Kudus
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto dan desainnya kausal komparatif. Sedangkan teknik pengambilan data dengan metode tes dari data hasil ulangan harian siswa kelas V dan dokumentasi. Untuk populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 peserta didik dan diambil sampel sebanyak 19 peserta didik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Hasil belajar kognitif siswa dengan media game edukasi Quizizz memperoleh nilai rata-rata sebesar 87,63 dan berada dalam kategori cukup. (2) Hasil belajar kognitif siswa dengan media paper test memperoleh nilai rata-rata sebesar 77,37 dan berada dalam kategori cukup. (3) Terdapat perbedaan antara penggunaan media game edukasi Quizizz dan media paper test dalam meningkatkan hasil belajar kognitif pada Mata Pelajaran IPA. Hal tersebut terbukti dari nilai rata-rata media game edukasi yang lebih tinggi yaitu 87,63 dan rata-rata media paper test sebesar 77,37. Serta pada nilai t hitung lebih besar dengan t tabel (2,818 > 2,028) dan nilai sig. (2-tailed) yang didapat bernilai 0,008 kurang dari 0,0
Implementasi Pengajian Kitab Al-Minah As-Saniyah Dalam Membentuk Religiusitas Pada Jama’ah Al-Bahjah Al-Wasail Di Desa Kauman Jekulo Kudus
Kitab Al-Minah As-Saniyah merupakan kitab yang mempelajari tentang hal-hal yang harus dilakukan sesorang salik (menempuh jalan spiritual) dalam menjalani tarekat yang mana gaya bahasanya cukup sederhana dan mudah dipahami bagi para pemula, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang Proses Pelaksanaan Pengajian dan menganalisis tentang Implementasi Pengajian Kitab Al-Minah As-Saniyah dan Relevansinya Dalam Membentuk Religiusitas pada Jama’ah Al-Bahjah Al-Wasail, serta faktor pendukung dan penghambatnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research atau penelitian lapangan pada Jamaah Al-Bahjah Al-Wasail di Desa Kauman Jekulo Kudus. Subyek penelitiannya yaitu pengampu kitab Al-Minah As-Saniyah dan Jamaah Al-Bahjah Al-Wasail. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, uji keabsahan data penulis menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Selanjutnya data dianalisis menggunakan teori dari Miles and Huberman yaitu dengan menggunakan tiga langkah diantaranya reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses dalam kegiatan pengajian kitab Al-Minah As-Saniyah pada jamaah Al-Bahjah Al-Wasail ada dua yaitu, perencanaan kegiatan, dan pelaksanaan pembelajaran dalam pengajian yang di dalamnya meliputi pendahuluan (muqodimah), kegiatan inti, penutup. 2) Implementasi kitab Al-Minah As-Saniyah dan relevansinya dalam membentuk religiusitas pada jamaah Al-Bahjah Al-Wasail terdapat 3 dimensi yaitu, religiusitas dimensi keyakinan atau keimanan, religiusitas dimensi pengalaman, dan religiusitas dimensi pengetahuan agama. 3) Faktor pendukung dalam pengajian kitab Al-Minah As-Saniyah ada dua yaitu, kewajiban dalam menuntut ilmu, tersedianya media sosial sebagai media komunikasi serta penambahan wawasan bagi para jamaah akan ilmu agama, sedangkan faktor penghambat dalam pengajian kitab Al-Minah As-Saniyah ada dua yaitu, kurangnya manajemen waktu, dan kurang mengerti serta pemahaman jamaah akan pemaknaan gandul dalam kitab kuning
Strategi Resiliensi Usaha Mikro, Kecil, Menengah Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Sarung Batik Al-Hazmi di Desa Purwosari Kudus)
Tujuan penelitian ini adalah, untuk (1) mengetahui strategi resiliensi UMKM Sarung Batik Al-Hazmi di Desa Purwosari Kudus pada masa pandemi Covid-19, (2) mengetahui kelemahan dan kelebihan strategi resiliensi yang dilakukan oleh UMKM Sarung Batik Al-Hazmi di Desa Purwosari Kudus dalam menghadapi pandemi Covid-19, (3) mengetahui kendala UMKM Sarung Batik Al-Hazmi di Desa Purwosari Kudus dalam menerapkan strategi resiliensi pada masa pandemi Covid-19, (4) mengetahui solusi UMKM Sarung Batik Al-Hazmi di Desa Purwosari Kudus dalam menghadapi kendala saat menerapkan strategi resiliensi pada masa pandemi Covid-19.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, yang dilakukan pada UMKM Sarung Batik Al-Hazmi di Desa Purwosari Kudus. Sumber data dalam penelitian ini adalah pemilik dan bagian pemasaran secara offline maupun online UMKM Sarung Batik Al-Hazmi di Desa Purwosari Kudus. Teknik pengumpulan data didapatkan dengan cara melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk keabsahan data menggunakan uji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan mengadakan member check. Kemudian dalam menganalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa strategi resiliensi yang digunakan UMKM Sarung Batik Al-Hazmi di Desa Purwosari Kudus pada masa pandemi Covid-19 adalah strategi prospector resiliensi yang dilakukan dengan cara mengutamakan kualitas produk dan pelayanan, menggunakan teknologi dengan optimal (e-commerce dan digital marketing), mengupayakan Customer Relationship Marketing (CRM) dan memaksimalkan perkembangan usaha. Dalam menerapkan strategi prospector resiliensi pada masa pandemi Covid-19 terdapat kelemahan dan kelebihan, untuk kelemahannya yaitu seperti stok yang terbatas dan belum sepenuhnya bisa diterima konsumen, lambatnya koneksi internet, mudah kehilangan pelanggan serta menurunnya daya beli masyarakat. Sedangkan kelebihannya yaitu kualitas yang bagus, teknologi yang mudah diakses dimanapun, biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran online relatif lebih murah dan produk banyak yang laku terjual. Selain itu, terdapat juga kendala yang terdiri dari kendala internal (dari dalam UMKM) berkaitan dengan sumber daya manusia dan kendala eksternal (dari luar UMKM) berkaitan dengan iklim di sekitar UMKM. Adapun solusi yang digunakan dalam menghadapi kendala secara internal dan eksternal yaitu dengan lebih teliti dan hati-hati dalam membuat produk agar kualitas baik, meningkatkan penguasaan marketing, memilih jaringan internet yang baik serta layanan operator jaringan yang kuat agar pemasaran online dapat berjalan dengan baik, lebih aktif melakukan inovasi produk agar konsumen loyal, mewajibkan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, menjaga hubungan baik dengan konsumen secara offline dan online, serta segera merespon pertanyaan konsumen dan menanyakan kembali jika ada yang belum dipahami mengenai produk tersebut
Implementasi Strategi Marketing Mix Dengan Menggunakan Analisis SWOT Dalam Perspektif Bisnis Islam (Studi Kasus Pada Usaha Ritel Tanaman Hias Sekar Jaya Nursery Pati)
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis implementasi strategi marketing mix yang tepat dengan menggunakan analisis SWOT Pada Usaha Ritel Tanaman Hias Sekar Jaya Nursery Pati. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis tinjauan perspektif bisnis Islam Pada strategi marketing mix di Usaha Ritel Tanaman Hias Sekar Jaya Nursery Pati.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Sumber data primer dan sekunder serta menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh dari informan terkait dengan permasalahan penelitian yaitu pemilik usaha, karyawan, dan konsumen.
Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa: 1) Strategi yang dapat digunakan usaha ritel tanaman hias Sekar Jaya Nursery berdasarkan matriks SWOT yaitu melakukan pengembangan dan menambah keberagaman produk, melakukan perluasan target pasar yang akan dituju, meningkatkan kerjasama dengan beberapa pihak terkait, menjaga kualitas dan selalu meningkatkan pelayanan dengan baik. 2) Usaha ritel tanaman hias Sekar Jaya Nursery dalam menerapkan pemasaran syariah yaitu teistis (Rabbaniyyah) dengan memberikan produk yang berkualitas dan promosi dilakukan untuk mencapai target pasar yang lebih luas. Karakteristik etis (Ahlaqiyyah) yaitu melayani konsumen dengan maksimal, realistis (Al-Waqi’iyyah) selalu menjaga penampilan karyawan dan menerapkan sifat jujur pada karyawannya dan humanistis (Al-Insaniyyah) tidak mengedepankan laba
Kajian Etnosains Proses Pembuatan Kerajinan Monel Sebagai Sumber Pembelajaran Kontekstual Mata Pelajaran Ipa Smp/Mts Di Kabupaten Jepara
Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif berbasis etnosains yang mencoba merekonstruksi dan konseptualisasi nilai-nilai sains yang terkandung pada proses pembuatan kerajinan monel di kabupaten Jepara serta memformulasikan hasilnya dengan proses pembelajaran IPA MTs/SMP.
Subjek Penelitian ini adalah para pengrajin monel di Seni Sakti Monel Kriyan Kalinyamatan Jepara. Data-data tentang proses pembuatan kerajinan monel dikumpulkan dengan dengan wawancara dan observasi serta dokumentasi. Data yang terkumpul dikategorisasikan, interpretasi, dan dikaji secara teoritis menggunakan rujukan atau referensi yang relevan.
Nilai-nilai sains pada proses pembuatan kerajinan monel di kabupaten Jepara antara lain; a. Pemilihan monel sebagai bahan kerajinan hiasan karena sifatnya mengkilap, tahan karat, dan mudah dibentuk. Hal ini sesuai dengan unsur penyusun monel yaitu nikel (Ni) dan tembaga (Cu) serta ferro, Mn dan Si. b. Penggunaan pesawat sederhana (pengungkit dan bidang miring pada peralatan kerajinan, c. Penggunaan minyak goreng atau lilin sebagai pelumas saat menggergaji yang berfungsi gaya gesek yang dapat mengubah energi kinetik menjadi energi panas, d. Modifikasi rangka gergaji sehingga mengurangi gaya gravitasi.
Nilai-nilai sains pada proses pembuatan kerajinan monel dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran IPA terutama bab tentang klasifikasi materi dan perubahannya serta bab tentang suhu dan perubahannya, yaitu dengan mengajak peserta didik mengamati proses pembuatan kerajinan monel baik secara langsung maupun melalui video dokumentasi
Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Menurut Pemikiran Imam Nawawi Al-Bantani dan Syaikh Ahmad Nawawi (Studi Perbandingan dalam Kitab Maraqil Ubudiyah dan Jawahirul Adab)
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Maraqil Ubudiyah karya Imam Nawawi Al-Bantani dan kitab Jawahirul Adab karya Syaikh Ahmad Nawawi, menganalisis persamaan dan perbedaan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Maraqil Ubudiyah karya Imam Nawawi Al-Bantani dan kitab Jawahirul Adab karya Syaikh Ahmad Nawawi serta relevansinya terhadap pendidikan akhlak sekarang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripstif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Penelitian dilaksanakan dengan mengangkat kitab Maraqil Ubudiyah dan kitab Jawahirul Adab sebagai sumber data primer. Melalui kedua sumber data primer tersebut, peneliti melakukan analisis dengan metode analisis konten (content analysis) terhadap sumber data primer. Hermeneutika digunakan oleh peneliti untuk melakukan penggalian data dengan cara menerjemahkan dan memahami isi dari kitab Maraqil Ubudiyah dan Jawahirul Adab kemudian menganalisis dan menjelaskan isi dan dikuatkan dengan penjelasan dari sumber data sekunder.
Dalam kitab Maraqil Ubudiyah ditemukan enam nilai-nilai pendidikan akhlak, yaitu akhlak kepada Allah swt., akhlak guru, akhlak peserta didik, akhlak terhadap orang tua, akhlak terhadap orang yang belum dikenal dan akhlak dalam berteman. Peneliti juga menemukan enam nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab Jawahirul Adab, yaitu akhlak dalam menuntut ilmu, akhlak terhadap guru, akhlak terhadap pelajaran, akhlak terhadap Allah swt., akhlak dalam berteman dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Persamaan kedua sumber primer tersebut terletak pada butir akhlak kepada Allah swt., akhlak dalam berteman dan akhlak peserta didik terhadap guru. Perbedaan kedua sumber primer terletak pada pembahasan nilai pendidikan akhlak dalam Maraqil Ubudiyah lebih umum daripada Jawahirul Adab serta dalam Maraqil Ubudiyah berisi narasi sedangkan Jawahirul Adab berisi syair bahasa Arab (nadzam). Selain itu terdapat perbedaan dalam konteks pembahasan pendidikan akhlak, diantaranya akhlak guru, akhlak dalam menuntut ilmu, akhlak terhadap orang tua, akhlak terhadap pelajaran, akhlak terhadap orang yang belum dikenal dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari
Peran Pengelola Sanggar Seni Sido Gayeng Dalam Mengembangkan Masyarakat Islam Melalui Budaya Tradisional Wayang Kulit Bagi Anak-Anak Sekolah Dasar (Sd) Di Desa Krikilan Rembang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: (1) berbagai kegiatan yang ada di Sanggar Seni Sido gayeng di Desa Krikilan Rembang pengembangan masyarakat Islam melalui budaya tradisional wayang kulit anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Sanggar Seni Sido Gayeng di Desa Krikilan Rembang, (2) peran Pengelola Sanggar Seni Sido Gayeng Dalam Mengembangkan Masyarakat Islam Melalui Budaya Tradisional wayang kulit bagi Anak-anak Sekolah Dasar (SD) Desa Krikilan Rembang, (3) faktor pendukung dan penghambat pengembangan masyarakat Islam melalui wayang kulit anak-anak Sekolah Dasar (SD) Sanggar Seni Sido Gayeng di Desa Krikilan Rembang. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan subyek penelitian yaitu: masyarakat, pengajar dan anak-anak sanggar seni Sido Gayeng, serta pemerintahan Desa Krikilan Rembang. Dalam penyusunannya, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data untuk mengetahui pengembangan masyarakat Islam melalui budaya wayang kulit dengan melakukan triangulasi kemudian menginterpretasikannya ke dalam karya tulis. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Penelitian ini memperoleh berbagai hasil temuan diantaranya bahwa: (1) kegiatan rutin dalam proses pembelajaran di Sanggar Seni Sido Gayeng diantaranya pelatihan dan pendidikan tentang Seni budaya wayang kulit, pengenalan tokoh pewayangan, keterampilan mengolah tangan, pembelajaran nilai-nilai karakter dalam wayang kulit, serta Seni pertunjukan wayang. (2) peran pengelola Sanggar mengembangan masyarakat Islam melalui budaya tradisional wayang kulit merupakan salah satu upaya yang dilakukan Sanggar Seni Sido Gayeng untuk melestarikan budaya tradisional wayang kulit melalui pemberdayaan kepada anak-anak untuk membentuk karakter dan potensi yang dimilikinya agar mampu berperan dalam kemajuan Desa Krikilan. (3) adapun faktor pendukung yaitu, motivasi dan dukungan yang diberikan kepada pemerintaha desa untuk bersama-sama melestarikan kesenian tersebut guna mempertahankan kebudayaan yang mulai terksis dan juga adanya antusias kesadaran maryarakat Desa Kriklan. Sedangkan factor penghambat yaitu, sistem pembelajaran yang masih menggunakan sistem tradisional, sarana dan prasarana pendukung yang masih kurang serta lemahnya sistem keuangan yang membuat Sanggar Seni Sido Gayeng kurang berkembang
Implementsi Model Blended Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMP Miftahussa'adah Kudus
Model Blended learning merupakan suatu model pembelajaran yang banyak digunakan pada masa pandemi covi-19, model pembelajaran ini memiliki konsep kombinasi yang menggabungkan antara pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring (online) dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan jaringan internet.
Skripsi ini bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran PAI melalui model blended learning dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Miftahussa'adah Kudus. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan model blended learning dalam pembelajaran PAI di SMP Miftahussa'adah Kudus. 3) Untuk mengetahui dampak proses pembelajaran PAI melalui model blended learning dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Miftahussa'adah Kudus.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dalam penelitian ini peneliti terlibat aktif serta turun langsung ke lapangan untuk memahami fenomena dan menjaga kealamian data. Teknik yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan sebagai berikut; pertama, Pelaksanaan pembelajaran PAI melalui model blended learning dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Miftahus Sa'adah Kudus menggunakan metode ceramah dan metode demonstrasi Sedangkan pembelajaran daring di SMP Miftahussa'adah Kudus menggunakan aplikasi yang sudah dipatenkan dari sekolah yaitu Whatshaap. Akan tetapi, guru tidak diwajibkan hanya menggunakan aplikasi tersebut, melainkan boleh menggunakan aplikasi lain seperti Youtube, Zoom, dan Google Meet. Kedua, Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan model blended learning dalam pembelajaran PAI di SMP Miftahussa'adah Kudus diantaranya; sarana dan prasarana yang memadai, penggunaan metode, serta penggunaan aplikasi yang tepat dalam pembelajaran daring. Sedangkan faktor penghambatnya adalah masalah jaringam internet. Dan ketiga,dampak proses pembelajaran PAI melalui model blended learning dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Miftahussa'adah Kudus adalah meningkatnya motivasi belajar siswa khususnya dalam pembelajaran PAI, ditunjukkan dengan pembelajaran tersebut siswa dan guru bisa berinteraksi dan bertemu secara langsung. Selain itu, pemahaman siswa terkait materi juga akan lebih mudah sehingga prestasi belajar pun meningka
Politik Uang Dalam Perspektif Tokoh Agama (Studi Kasus Pemilihan Kepala Desa Larikrejo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Tahun 2019)
Penelitian ini memiliki tujuan pokok yaitu mengetahui bagaimana politik uang dalam perspektif tokoh agama dalam pemilihan Keapala Desa Larikrejo tahun 2019. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif (kualitatif research) yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sebuah fenomena pemikiran seseorang secara individu mauoun kelompok.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kasus politik uang memang terjadi pada setiap Pemilihan Kepala Desa Larikrejo, praktik politik uang terjadi pada saat menjelang pemilihan kepala desa, pada saat kampanye dan pada serangan fajar. Sedangkan bentuk yang digunakan hanya berbentuk uang cash. Faktor-faktor yang melatarbelakangi politik uang dalam pemilu ada 3, yaitu faktor tempat tinggal, faktor ekonomi dan redahnya pengetahuan masyarakat tentang politik. perilaku masyarakat dalam pemilihan kepala Desa Larikrejo menunjukkan adanya sifat sosiologis dan rasional, dimana masyarakat memilih calon dengan alasan tempat tinggal yang dekat dan rasional terhadap uang yang diberikan dapat menjadi tambahan dalam mengelola kebutuan rumah tangga. Selain itu masyarakat Larikrejo mempunyai sifat yang bisa dikatakan matrealistis dalam hal financial, sehingga akan memikirkan untung rugi dalam melakukan sesuatu. Tokoh agama Desa Larikrejo jelas mengatakan bahwa politik uang hukumnya haram, namun Pada kasus pilkades di Desa Larikrejo tokoh agama belum dapat berpengaruh besar dalam memengaruhi suara masyarakat, tokoh agama baru memulai dari diri sendiri dan orang terdekat dalam menyuarakan anti politik uang. Uang politik masih berperan besar dalam kemenangan calon kades. Sehingga pada pemilihan kepala Desa Larikrejo tahun 2019 masyarakat desa hampir sebagian besar masih menerima uang politik yang diberikan oleh calon kades