STAIN Kudus Repository
Not a member yet
7166 research outputs found
Sort by
Eksperimen Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Terhadap Prestasi Belajar dan Berpikir Kreatif Matematis Peserta Didik Pada Materi Statistika Kelas VII MTs Al-Alawiyah Jepara
Penelitian ini bertuan untuk mengetahui prestasi belajar dan berpikrir kreatif peserta didik yang di ajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share lebih baik dari pada prestasi belajar dan berpikir kreatif yang di ajar menggunakan model pembelajaran Ekspositori materi Statistika kelas VII. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Exsperiment) penelitian ini merupakan eksperimen yang memiliki treatments (perlakuan) dan ukuran dampak (outcome measures) oleh karena itu dalam penelitian ini ada dua kelompok, kelompok perlakuan atau kelompok eksperimen dan kelompok yang tidak mendapat perlakuan disebut kelompok kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share diperoleh rata-rata 7,03 dengan standar deviasi 1,26. Prestasi belajar yang diajar dengan pembelajaran Ekspositori diperoleh rata-rata 5,10 dengan standar deviasi 1,56. Hasil dari berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen memperoleh rata-rata 20,60 dengan standar deviasi 2,88. Sedangkan hasil dari penelitian berpikir kreatif matematis peserta didik memperoleh rata-rata 13,86 dengan standar deviasi 3,60. Hasil dari uji hipotesis untuk prestasi belajar menunjukkan F_hitung>F_tabelatau 3,808 > 2,776, maka H0 diterima dan Ha ditolak, dan hasil dari uji hipotesis berpikir kreatif menunjukkan F_hitung>F_tabelatau 3,808 > 2,776, maka H0 diterima dan Ha ditolak. dengan demikian dapat disimpulkan bahwaprestasi belajar dan berpikir kreatif matematis peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) lebih baik daripada prestasi belajar dan berpikir kreatif matematis peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Ekspositori pada materi Statistika di kelas VII MTs Al-Alawiyah Jepara Tahun Pelajaran 2021/202
Strategi Komunikasi Interpersonal Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlak Di Madrasah Aliyah Nu Al-hidayah Getasrabi Gebog Kudus
Berdasarkan pengamatan diawal, ditemukan masalah bahwa guru dan siswa di MA NU Al-Hidayah Getassrabi Gebog Kudus sudah menerapkan strategi guru PAI dengan baik teteapi kurang optimal dalam menanamkan nilai-nilai akhlak dengan siswa karena itu dengan bertujuan guru PAI dapat menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik terhadap siswa dan keberhasilan pembinaan dalam penanaman nilai-nilai akhlak kerena dengan adanya strategi maka suatu tujuan yang telah direncanakan akan mencapai hasil yang dinginkan dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada diri siswa masing-masing.
Jenis penelitian ini yaitu dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengambilan data menggunaka teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun sumberdata yang digunakan yaitu terdiri dari dua bagian. Pertama, sumber data primer meliputi kepala madrasah, waka kurikulum, guru mata pelajaran Aqidah Akhlak, dan siswa di kelas X MA NU Al-Hidayah Getassrabi Gebog Kudus. Kedua, sumber sekunder diperoleh dari kepustakaan melalui jurnal dan buku-buku, dan dokumentasi dari Tenaga Usaha MA NU Al-Hidayah Getassrabi Gebog Kudus.
Hasil Penelitian ini Strategi guru PAI dalam menanamkan akhlak-akhlak yang baik yang pertama dengan strategi guru PAI dalam menerapkan nilai-nilai akhlak yang baik diantaranya Penanaman melalui pembelajaran di dalam kelas dengan strategi keteladanan, Strategi Pembiasaan, Strategi Memberi Nasihat. Dan Pembelajaran di luar kelas 1)dengan membiasakan untuk 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun) 2) Rutinitas melaksankan sholat dhuhur berjamaah. 3) Rutinitas kegiatan kerja bakti yang mana bisa melatih siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan penanaman akhlak. Strategi yang kedua Pembinaan akhlak antara guru dan siswa lewat implementasi kedisiplinan dan Memberikan nasehat. Strategi yang ketiga keterbukaan, empati, dan rasa positif.
Hasil penelitian yang kedua Faktor pendukung dalam menerapkan strategi guru pai dalam menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik itu dari visi misi sekolahan yang sangat berperan penting, dan faktor penghambat antara lain: Keterbatasan Waktu yang ada, Latar belakang siswa yang berbeda-beda dalam menanamkan akhlak yang baik dalam hati, Kurang adanya keseimbangan antara lingkungan masayarakat, keluarga dan sekolah yang terimplementasikan, Keadaaan siswa yang bervarias
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Saham Syariah Pada Perusahaan Sub Sektor Pariwisata, Hotel Dan Restoran Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indo
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris mengenai pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Price Earning Ratio (PER) terhadap Harga Saham Syariah pada Perusahaan Sub Sektor Pariwisata, Hotel dan Restoran Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kuantitatif.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu laporan keuangan perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2021. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang termasuk dalam saham syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2021. Sampel penelitian ini ada 19 perusahaan dengan periode pengamatan sebanyak 133 observasi yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling atau penentuan sampel dengan pengambilan kriteria tertentu.
Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel DER tidak berpengaruh terhadap harga saham syariah pada perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham syariah pada perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan variabel ROE dan PER berpengaruh negatif dan signifkan terhadap harga saham syariah pada perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dan secara simultan terdapat pengaruh DER, ROA, ROE, PER terhadap harga saham syariah pada perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Berdasarkan Pendapatan dan Penghasilan Wajib Pajak, Program Tax Amnesty, Serta Program Pengungkapan Sukarela Wajib Pajak Di KPP Pratama Jepara
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh pendapatan dan penghasilan Wajib Pajak, program tax amnesty, serta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) terhadap tingkat kepatuhan perpajakan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jepara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data primer. Pengambilan sampel sebanyak 45 responden. Metode pengumpulan data ini menggunakan metode kuesioner skala likert serta teknik analisis data menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program IBM SPSS Statistic Versi 23.
Hasil dari 45 responden menunjukkan bahwa pendapatan dan penghasilan Wajib Pajak serta program tax amnesty, tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan perpajakan Wajib Pajak Orang Pribadi, dapat dilihat dari hasil uji thitung ttabel yaitu sebesar 8,428 > 2,020 dengan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen, dilihat dari uji F yaitu nilai Fhitung sebesar 157,572 lebih besar dari Ftabel sebesar 2,827
Peran Mediator dalam Menekan Angka Perceraian di Pengadilan Agama Kudus (Periode Januari-Oktober 2021)
Penelitian ini bertujuan guna mengetahui bagaimana Prosedur mediasi di Pengadilan Agama Kudus, mengetahui seberapa penting peran Mediator dalam mengurangi angka perceraian di Pengadilan Agama Kudus dan faktor faktor yang menghambat maupun yang mendukung proses mediasi sebagai implementasi PERMA Nomor 1 Tahun 2016. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini meliputi sumber data primer, sumber data sekunder, dan data tersier. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa di Pengadilan Agama Kudus telah menerapkan mediasi sesuai dengan PERMA Nomor 1 Tahun 2016. Kemudian peranan Mediator dalam proses mediasi di Pengadilan Kudus cukup efektif dalam menekan angka perceraian di Pengadilan Agama Kudus karena dengan adanya Mediator akan dapat mempengaruhi para pihak yang ingin bercerai sehinnga memperbesar peluang keberhasilan mediasi. Adapun faktor penghambat dari prosedur mediasi sebagai implementasi PERMA Nomor 1 Tahun 2016 ini adalah karena ketidakhadiran para pihak, tidak ada itikad baik dari para pihak yang bercerai, kondisi ruang mediasi yang kurang nyaman menurut Mediator, kondisi emosional para pihak, dan Pengacara para pihak cukup menjadi penghambat dalam proses mediasi bagi salah satu Mediator di Pengadilan Agama Kudus. Kemudian salah satu faktor pendukung keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Kudus adalah kualifikasi Mediator yang semua Mediator non hakimnya telah bersertifikat dan itikad baik yang dilaksanakan para pihak yang bersengketa
Historiografi Akuntansi Pada Masa Kerajaan Mataram Islam (1575-1755 M) Dalam Paradigma New Accounting History Dan Relevansinya Dengan Akuntansi Dalam Islam
Penelitian ini bertujuan mengetahui historiografi akuntansi pada masa Kerajaan Mataram Islam (1575-1755 M) dalam paradigma new accounting history dan relevansinya dengan akuntansi dalam Islam. Lebih detailnya bertujuan untuk menemukan ada tidaknya bukti yang dapat menginterpretasikan akuntansi pada masa Kerajaan Mataram Islam dalam paradigma new accounting history, untuk mendeskripsikan historiografi akuntansi pada masa Kerajaan Mataram Islam dalam paradigma new accounting history dan untuk menjelaskan relevansi akuntansi pada masa Kerajaan Mataram Islam dengan akuntansi dalam Islam.
Penelitian ini bersifat kualitatif dan jenis penelitiannya termasuk ke dalam penelilitian pustaka. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah sinkronik. Penelitian ini mempergunakan sumber data berasal dari artikel jurnal, buku-buku sejarah ataupun laporan penelitian tentang Kerajaan Mataram Islam. Pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian diuji keabsahannya dengan kritik sumber. Kemudian dalam analisis data dilakukan dengan kegiatan yang disebut dengan interpetasi dan historiografi.
Hasil penelitian ini adalah pertama, Historiografi akuntansi pada masa Kerajaan Mataram Islam dalam paradigma new accounting history diawali dengan meletakkan akuntansi yang menjadi praktik sosial. Berarti, bentuk akuntansi yang ada di waktu itu tidak dapat disamakan dengan bentuk praktik akuntansi yang ada pada saat ini. Akuntansi pada masa ini ditelusuri dengan pengidentifikasian dan penafsiran komponen yang menginterpretasikan akuntansi pada masa Kerajaan Mataram Islam dalam paradigma new accounting history hanya terdiri dari mekanisme pajak, penggunaan uang, pasar dan adanya pertukaran (barter). Hal ini karena lembaga pengelola keuangan Kerajaan Mataram Islam tidak mencatat pemasukan dan pengeluaran kerajaan. Kedua, relevansi akuntansi pada masa Kerajaan Mataram Islam dengan akuntansi dalam Islam terletak dalam hal tanggung jawab. Konsep pertanggungjawaban telah dikenal pada masa Kerajaan Mataram Islam dalam falsafah hidup Memayu Hayuning Bawana. Dalam pengimplementasian falsafah Memayu Hayuning Bawana guna mewujudkan tanggungjawab kepada sang pencipta jagad rame (Tuhan), manusia (rakyat), dan alam atas pengeloaan aset kerajaan, raja membentuk lembaga kerajaan khusus untuk mengelola aset kerajaan, menempatkan pejabat yang sesuai dalam hal tersebut dan membuat kebijakan serta mekanisme yang tepat
Aktualitas Program Kemasjidan Masjid Besar Baitussalam Godong dalam Menjaga Stabilitas Ibadah Para Jemaah
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mendeskripsikan tentang aktualitas program kemasjidan Masjid Besar Baitussalam Godong dalam menjaga stabilitas para jemaah. 2) Untuk mengetahui strategi dan metode pengurus masjid dalam menjalankan program kegiatan yang menjaga stabilitas ibadah para jemaah yang ada di Masjid Besar Baitussalam Godong. 3) Untuk mengetahui dampak dari adanya program kegiatan terhadap stabilitas ibadah para jemaah.
Penelitian dilaksanakan dengan memakai jenis penelitian human instrument dengan pendekatan kualitatif. Arti human instrument ialah memilih seseorang sebagai informan mengenai sumber data, pengumpulan data, menilai kualitas data, analisis data, tafsir data serta membuat kesimpulan atas temuannya. Adapun metode yang dipakai untuk mengumpulkan data ini melalui penggunaan teknik pengamatan atau observasi, interview atau wawancara serta dokumen yang didapatkan dari sumber yang mempunyai revelensi terhadap permasalahan penelitian. Data ini diperoleh melalui interview dengan para pengurus masjid, jemaah masjid, dan masyarakat sekitar Masjid Besar Baitussalam Godong.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Realitas yang ada Masjid Baitussalam telah membuat beberapa program kegiatan yang bertujuan untuk memakmurkan masjid dan jemaah. Program yang dijalankan telah berjalan dengan baik dan mampu menarik jemaah untuk selalu datang ke masjid. Dalam pengelolaan program kegiatan masjid sudah menerapkan dasar POAC yaitu empat fungsi manajemen : perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerak (actuating) dan pengendalian (controlling). 2) Aktualitas program kemasjidan yang dijalankan adalah bentuk upaya untuk memakmurkan masjid dan menjaga stabilitas ibadah para jemaah melalui pergerakan seperti mengadakan kegiatan keagamaan kepada masyarakat sekitar maupun masyarakat umum lainnya. 3) Faktor sudut pandang aktif dan pendukung: (a) adanya respon yang baik dari masyarakat, (b) adanya dukungan dari internal dan eksternal (c) menjaga stabilisasi ibadah para jemaah, (d) dampak kegiatan keagamaan yang mententramkan jiwa secara jasmani maupun rohani. 4) Faktor sudut pandang pasif dan penghambat pelaksanaan program kemasjidan Masjid Baitussalam diantaranya: (a) faktor kurangnya kesadaran masyarakat, (b) faktor ekonomi (c) faktor waktu dan (d) faktor komunikasi
Efektivitas Pelatihan Digital Fundraising Dalam Upaya Meningkatkan Perolehan Dana Zakat, Infaq, Shadaqah (ZIS) (Lembaga Amil Zakat, Infaq Dan Shadaqah Muhammadiyyah)
Perkembangan teknologi dan fenomena pandemic covid-19 pada 2020 lalu mempengaruhi metode penggalangan dana ZIS yang selama ini dilakukan oleh LAZISMU. Perubahan metode penggalangan dana ZIS dari offline ke online mulai dilakukan oleh LAZISMU untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan agar dapat bertahan dan berkembang di tengah perubahan yang terjadi. Untuk menunjang hal tersebut lembaga mengembangkan sumber daya manusia dengan melakukan berbagai pelatihan. Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dilaksanankan untuk menunjang kebutuhan lembaga kedepannya. Salah satu pelatihan yang dilaksankan adalah pelatihan digital fundraising yang dilaksanakan dengan tujuan agar sumber daya manusia yang dimiliki mampu menghadapi perkembangan teknologi yang serba digital serta sebagai suatu upaya untuk menghilangkan kesenjangan pengetahuan antar pegawai di LAZISMU. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui efektivitas pelatihan digital fundraising yang sudah dilakukan oleh Lazismu (2) mengetahui peningkatan perolehan dana ZIS di Lazismu setelah dilakukan pelatihan digital fundraising.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research). Metode yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti melakukan studi lapangan pada LAZISMU Wilayah Jateng. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari ketua panitia pelatihan LAZISMU Jateng, dan peserta pelatihan dari LAZISMU daerah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Efektivitas pelatihan digital fundraising belum efektif secara keseluruhan karena tujuan dari pelaksanaan pelatihan yaitu menciptakan kemahiran amil untuk memanfaatkan platform digital sebagai media galang dana belum sepenuhnya tercapai. Dikarenakan platform digital untuk menunjang galang dana memberikan persyaratan yang sulit dan ada beberapa persoalan yang bertentangan dengan ketentuan syariat LAZISMU 2) Peningkatan perolehan dana ZISKA setelah dilakukannya pelatihan digital fundraising Lembaga Amil Zakat Muhammadiyyah (LAZISMU) belum mampu meningkat di pemanfaatan galang donasi dengan platform Kitabisa.com. Akan tetapi pada pemanfaatan media digital selain platform Kitabisa.com terbukti mampu meningkatkan perolehan dan
Studi Kitab Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Zuhaili Penafsiran Tentang Memakan Sembelihan Ahlu Kitab
Masalah utama dalam skripsi ini adalah mengenai pembahasan hukum peyembelihan ahlul kitab. Dimana tata cara penyembelihan ahlul kitab masih bayak orang meragukan kehalalannya. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apakah boleh memakan sembelihan ahlul kitab dalam tafsir al-munir karya Wahbah Zuhaili.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana penulis tidak menggunakan sample. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kepustakaan dimana penulis pengidentifikasian secara sistemis dari sumber yang berkaitan dengan objek. kemudian penulis menganalisis dengan cara deduktif dan komperatif yakni penulis memulai dari teori masalah penyembelihan yang bersifat umum, selanjutnya penulis kemukakan secara khusus dengan masalah penyembelihan oleh ahlul kitab. Secara teoritis penulis melakukan pembahasan ini dengan melihat tafsir al qur’an.
Hasil dari temuan penelitian adalah Hasil ini menunjukkan bahwa Dihalalkan bagi kamu makan makanan orang-orang ahlul kitab. Yang dimaksud dengan makanan ahul kitab di sini adalah sembelihan ahlul kitab menurut mayoritas ulama. Karena hewan sembelihan yang bisa berubah menjadi makanan dengan adanya tindakan mereka, yaitu penyembelihan
Strategi Pengembangan Dan Manajemen Wisata Religi Mkam Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati
Makam Nyai Ageng Ngerang merupakan makam wali yang bernama Nyai Siti Rorokasian beliau dianggap menjadi seorang yang berpengaruh besar dalam menyebarkan agama islam di desa Tambakromo dukuh Ngerang dan sekitarnya. Selain menjadi salah satu destinasti wisata religi, makam Nyai Ageng Ngerang juga sudah di akui cagar budaya oleh pemerintahan di kabupaten Pati. Namun hal yang masih disayangkan adalah masyarakat di daerah Pati belum banyak mengetahui tentang Makam Nyai Ageng Ngerang, maka dari itu peneliti ingin menegtahui lebih lanjut bagaimana strategi pemgembangan yang diterapkan oleh para pengurus terhadap Makam Nyai Ageng Ngerang.
Penelitan ini menggunakan metode kualitatif. Metode yang dipakai ini tujuannya yaitu mengumpulkan data menggunakan teknik observasi, wawancara, berkas-berkas, dan dokumen agar bisa dijadikan sumber yang memang benar keberadaanya. Wawancara dilakukan dengan beberapa pihak yaitu juru kunci dari Makam Nyai ageng ngerang, pengurus yang mengelola makam Nyai Ageng Ngerang dan salah satu pedagang yang berada di kompleks makam Nyai Ageng Ngerang sendiri.
Hasil penelitian ini merupakan (1) menerapkan strategi – strategi manajemen yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating), dan pengawasan (controling) dalam proses manajemen wisata religi di makam Nyai Ageng Ngerang. (2) Kegiatan yang berhubungan dengan keagamaan di makam Nyai Ageng Ngerang yaitu seperti: Tahlilan, merupakan kegiatan ritun yang digelar pada kamis malam (malam jumat) dan juga saat ada orang yang meninggal dunia. Sholawatan merupakan jadwal rutin dan selalu di laksanakan di bumi muludan atau masjid peninggalan Nyai Ageng Ngerang secara rutin. Haul atau yang sering disebut buka luwur, Selapanan merupakan kegiatan yang diselenggarakan pada hari Kamis malam Jumat kliwon, yang di dalamnya di isi kegiatan sholawatan dan di tambahi dengan ceramah – ceramah agama. (3) Dampak adanya makam nyai ageng ngerang di sector ekonomi untuk masyarakat sekitar kompleks makam nyai ageng ngerang meliputi : Trasformasi mata pencaharian, dampak ekonomi, dampak lingkungan, dampak adanya pengunjung, penyebaran tenaga kerja, dan iklan atau promosi, fasilitas pendukung dalam berdagang di makam Nyai Ageng Ngerang, selain itu banyaknya dukungan dari masyarakat, pemerintah, dan tokoh masyarakat. Adapun fasilitas di makam Nyai Ageng Ngerang meliputi: musolla, toilet, kantor kesektariatan, paseban, lahan parker dan tempat berdagang