STAIN Kudus Repository
Not a member yet
7166 research outputs found
Sort by
Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Fiqih Kelas V MI NU Imaduddin Hadiwarno Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa Mata Pelajaran Fiqih kelas V MI NU Imaduddin Hadiwarno Kudus, 2) Faktor pendukung penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa Mata Pelajaran Fiqih kelas V MI NU Imaduddin Hadiwarno Kudus, 3) Faktor penghambat penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa Mata Pelajaran Fiqih kelas V MI NU Imaduddin Hadiwarno Kudus
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field reserch). Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara kepada kepala sekolah, guru kelas VB, dan peserta didik kelas VB dan melalui dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, penerapan metode demonstrasi pada Mata Pelajaran Fiqih MI NU Imaduddin Hadiwarno Kudus yaitu tahapan awal ialah guru membuat RPP. Tahapan kedua ialah proses penerapan metode demonstrasi. Tahapan ketiga ialah penilaian dengan guru memberikan penugasan pada siswa. Adapun langkah penerapan metode demonstrasi yaitu guru memberikan salam dan sapaan kepada siswa, kemudian guru menyampaikan tujuan pembelajaran, selanjutnya guru menjelaskan materi sedekah kepada siswa, setelah itu guru mempraktikkan materi tersebut di depan kelas, setelah mempraktikkan guru menunjuk salah satu siswa untuk mendemonstrasikan materi yang sudah dijelaskan bersama temannya, setelah siswa mendemonstrasikan guru memberikan kesimpulan atau evaluasi dan memberikan tugas di buku siswa terkait materi sedekah. Metode tersebut dapat mengatasi kemonotonan siswa dan menjadikan siswa aktif dalam pelajaran. Kedua, dalam penerapan metode demonstrasi juga terdapat faktor pendukung yaitu adanya peran guru, peran aktif siswa, sarana dan prasarana. Ketiga, faktor penghambatnya yaitu waktu pelajaran, kemampuan belajar yang belum maksimal, perbedaan karakter peserta didik dan suasana kelas yang tidak kondusi
Implementasi Desain Dakwah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Kayen Kabupaten Pati Dalam Meneguhkan Islam Nusantara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang program-progam yang dilakukan oleh sekelompok gerakan pemuda yang dinaungi oleh Nahdlatul Ulama yakni Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam rangka pengenalan tentang keIslaman yang mengacu pada Islam Nusantara yang di fokuskan pada generasi muda dalam ruang lingkup daerah Kecamatan Kayen.
Penelitaian ini memakai jenis penelitian lapangan (field research) pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer yang berasal dari wawancara dan data skunder yang bersumber dari buku dan jurnal. Penelitian ini memakai teknik penghimpunan informasi dengan cara interview, pengamatan, dan dokumentasi di Kesetariatan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kayen Pati.
Hasil penelitian ini, pertama, desain dakwah hang dilakukan GP Ansor Kayen dalam meneguhkan Islam Nusantara melalui pengadaan kegiatan-kegiatan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan yang dimana dari kegiatan-kegiatan tersebut membawa materi tentang keislaman, sejarah, budaya, dan akhlak serta pengenalan ajaran Islam sesuai syariat Islam. Kedua, implementasi mengacu pada generasi muda dengan mengadakan acara keagamaan seperti maulid, pengajian rutinan, dan peringatan hari besar Islam. Ketiga, dampak desain dakwah yang mengacu pengenalan dan peneguhan nilai-nilai Islam Nusantara menjadikan generasi muda lebih mengenal sejarah, terlebih dapat berfikir secara luas dari berbagai problem-problem yang ada
Pelaksanaan Pentasyarufan Zakat Fitrah Di Masjid Jami’ Al-Hamid Dalam Perspektif Fiqih Indonesia
Masjid Jami’ Al-Hamid Kelurahan Mlati Kidul Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Mlati Kidul adalah salah satu desa/kelurahan yang letaknya ±1 km dari pusat kota. Daerah ini bisa dikatakan daerah perkotaan yang mata pencahariannya beragam, ada yang berprofesi wiraswasta, buruh harian lepas. Dimana setiap tahunnya mengadakan kegiatan pelaksanaan zakat fitrah yang anggotanya terdiri dari pengurus masjid, remaja masjid, dan perwakilan dari setiap koordinator RT pada praktek pendistribusian atau pentasyarufan tidak merata sedangkan tujuan dari maqosid syariah zakat ialah untuk mengentaskan kemiskinan. Oleh sebab itu, peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan zakat fitrah di Masjid ini apakah sudah sesuai dengan fiqih Indonesia atau belum, atas dasar pertimbangan apa panitia mentasyarufkan zakat fitrah untuk mustahiq miskin, dan bagaimana pandangan fiqih Indonesia terhadap pelaksanaan zakat fitrah diMasjid Jami’Al-Hamid.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang .menjelaskan atau memaparkan secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yaitu teknik pengambilan sumber data dengan pertimbangan tertentu. Atas dasar Pertimbangan apa panitia hanya metasyarufkan zakat fitrah tidak ke 8 asnaf dan hanya beberapa asnaf saja. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis menggunakan analisis dekriptif kualitatif dengan cara berpikir induktif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pentasyarufan zakat fitrah di Masjid Jami’ Al-Hamid sudah sesuai dengan Fiqih Indonesia, tetapi untuk tujuan zakat sendiri (untuk mengentaskan kemiskinan) yaitu belum tercapai. Karena dalam hal pendistribusian zakat fitrah sendiri masih menggunakan pendistribusian konsumtif
Efektivitas Sedekah Sebagai Terapi Sufistik Studi Kasus Pada Wadah RBDS (Raih Berkah Dengan Sedekah) Di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kabupaten Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik sedekah yang dilakukan di RBDS, faktor-faktor yang mempengaruhi mereka bersedekah dan efektivitas sedekah sebagai terapi sufistik di wadah RBDS raih berkah dengan sedekah Di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif field research dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Pengujian keabsahan data menggunakan metode triangulasi dan bahan referensi. Pada proses analisis data menggunakan metode pengumpulan data, reduksi data, verifikasi data dan model teks naratif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sedekah sebagai terapi sufistik yang dilakukan para donatur dengan berbagi rizki, berbagi nasi bungkus, wakaf Al-Qur’an, patungan beras dan lauk, santunan anak yatim piatu memberikan rasa lega, tenang dalam hati, senang, bahagia, tidak depresi dan tidak stres usai melakukannya. Faktor yang mempengaruhi para donatur sedekah adalah rasa ingin berbagi terhadap sesama, membersihkan harta dan anjuran agama.
Maka dalam hal ini sedekah sebagai terapi sufistik memberikan evek tersendiri bagi pelakunya atau para donatur, akan tetapi para donatur ada yang sadar dan ada yang tidak sadar akan evek dari sedekah yang dilalukannya itu
Implementasi Metode Bercerita Kisah Nabi Dengan Media Audiovisual Dalam Mengembangkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini di TK IT Darussalam Krasak Pecangaan Jepara Tahun Pelajaran 2021/2022
Penelitian menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan subjek penelitiannya adalah anak kelas A TK IT Darussalam Krasak Pecangaan Jepara, teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu yang pertama dengan reduksi data (merangkum) guna mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai pelaksanaan metode bercerita kisah nabi dengan media audiovisual, kedua dengan penyajian data (data display) berupa uraian singkat serta penjelasan yang berkaitan dengan pernyataan seputar analisis implementasi metode bercerita kisah nabi dengan media audiovisual, ketiga verifikasi data (data verification) data dirangkum dan diringkas dengan melihat keseluruhan proses kegiatan penelitian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi metode bercerita kisah nabi dengan media audiovisual dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini, yaitu:
1) Media yang digunakan di TK IT Darussalam Krasak Pecangaan Jepara yaitu media audiovisual. Sedangkan metode yang digunakan di TK IT Darussalam Krasak Pecangaan Jepara metode bercerita kisah nabi. 2) Kemampuan berbicara anak usia dini TK IT Darussalam Krasak Pecangaan Jepara. 3). Implementasi bila diaplikasikan dalam dunia pendidikan berarti penerapan aktivitas pembelajaran yang di rencanakan ataupun diprogram di suatu lembaga pendidikan untuk menggapai suatu tujuan. Penerapan pembelajaran untuk anak usai dini difokuskan pada bermain. Guru anak usia dini dituntut untuk kreatif serta sanggup berinovasi meningkatkan tiap modul yang hendak diajarkan kepada anak. Metode yang diterapkan dalam riset ini ialah metode bercerita kisah nabi dengan media audiovisual yang sangat efisien untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Guru berfungsi selaku obyek dalam proses pembelajaran, yang berperan selaku fasilitator yang berupaya menghasilkan keadaan pembelajaran yang efisien serta mengasyikkan. Dengan menerapkan metode bercerita kisah nabi dengan media audiovisual dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak umur dini kelompok A TK IT Darussalam Krasak Pecangaan Jepara dapat berkembang secara optimal
An Analysis of Taboo Words in Victoria and Abdul Movie Written by Lee Hall Directed by Stephen Frears
Seeing the increasing number of people from the general public and students using taboo language in communicating, especially those often encounter on social media, one of the factors that influence the use of taboo words is the result of watching a movie and then they imitate and practice. Movies are indeed one of the effective language learning media, therefore researchers are interested in choosing movies as research subjects. Researcher raises a movie with a historical genre in which there are elements of Islam. This study aims to explain the types of taboo words, and the motives of taboo words, so that people, especially students, do not carelessly use taboo words in communicating.
This study uses a descriptive qualitative method using Wardaugh's theory to categorize the types of taboo words and uses Jay Timothy's theory to determine the motive or reason for taboo words in terms of analyzing data. The results of this study found 36 data of taboo words which were categorized into 5 types of 8 types according to Wardaugh's theory, among others; animal word, religious term, excretion, bodily functions, and death. There are three motives found in the film, including taboo as signifying various emotions, taboo as achieve specific goals, taboo express frustrated ange
Aplikasi Hadis Entepreneurship Pada Toko Online “Claire Official” (Kajian Living Hadits)
Penelitian ini dilakukan guna mengetahui konsep binsis islam yang diterapkan pada Toko Online Claire Official dan bagaimana strategi yang diterapkan pada Toko Online “Claire Official”. Selain itu, tujuan penelitian ini juga untuk mengetahui bagaimana keterkaitan dan pengaplikasian hadits entrepreneuership pada Toko Online “Claire Official”.
Penelitian ini menggunakan tehnik penelitian lapangan atau field research dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam melakukan penelitian ini, sumber data yang diambil penulis melalui dua sumber yaitu sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer diperoleh dari owner Toko Online “Claire Official” sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari para pegawai, reseller, dan konsumen Toko Online Clsire Officisl. Data sekunder juga diperoleh dari media masa cetak dan non cetak seperti artikel, jurnal ilmiah, dan sebagainya. Tehnik ypengumpulan data yang digunakan penulis pada penelitian ini dilakukan secara terjun langsung ke lapangan dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penulis mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data penelitian dalam melakukan tehnik annalisis datanya.
Hasil temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah pertama, bisnis Toko Online “Claire Official” bergerak dibidang fashion wanita dengan target pasar remaja hingga dewasa terutama anak sekolah hingga wanita yang berumur 30 tahun. Selain itu, Toko Online “Claire Official” memiliki ciri khas dimana semua produknya dibandrol dengan harga dibawah Rp. 60.000,-. Dengan harga yang ramah dikantong tersebut akan semakin menjadikan Toko Online “Claire Official” banyak diminati oleh para konsumen terutama kalangan remaja. Kedua, Strategi pemasaran yang diterapkan pada Toko Online “Claire Official” awalnya hanya dengan promosi dari mulut ke mulut. Seiring berjalannya waktu, bisnis online ini bisa berkembang sampai saat ini dengan melakukan promosi melalui whatsapp, instagram, dan shopee. Strategi yang dilakukan yaitu dengan menggunakan jasa endorsement melalui instagram dengan meng-endorse salah satu selebgram yang sekiranya mempunyai banyak followers untuk mempromosikan produk dari Toko Online “Claire Official”. Ketiga, Implementasi hadits entrepreneurship telah diterapkan pada Toko Online “Claire Official”. Seperti memiliki jiwa kepimimpinan dan jujur dalam bertransaksi jual beli online yang sesuai dengan karakteristik entrepreneuship islami. Selain itu, Toko Online “Claire Official” ini berusaha untuk selalu berkreasi dan inovasi dalam produknya dengan tujuan dapat mengembangkan bisnis onlinennya sehingga Toko Online “Claire Official” dapat memenuhi kebutuhan konsumen
Implikasi Makna Puasa dalam Tafsir al-Jailani Q.S al-Baqarah ayat 183
Kajian ini bertujuan untuk mendiskripsikan narasi penafsiran Syekh Abdul Qadir al-Jailani pada makna puasa dalam kitab Tafsi>r al-Jai>la>ni> yang dinisbatkan senagai karyanya. Narasi tersebut kemudian dikaji untuk mendapatkan pemikiran Syakh Abdul Qadir al-Jailani terhadap makna puasa dan bagaimana implikasi puasa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini perlu dilakukan mengetahui gambaran pemikiran tasawuf al-Jailani yang selama ini masih belum banyak diteliti. Puasa yang dianggap sebagai ibadah yang memiliki banyak pengertian secara umum menjadi obyek yang diharapkan mempresentasikan pemikiran tasawuf Syekh Abdul Qadir al-Jailani.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka (liberary research) dengan pendekatan kualitatif yang didasarkan pada content analisis. Ta>fsir al-Jaini> sebagai sumber primer dengan ditunjang dengan data sekunder yaitu pemikiran al-Qushayri dan al-Ghazali sebagai tokoh sufi yang digunakan analisisnya untuk mengidentifikasi nilai sufistik yang terdapat di dalam obyek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan. Pertama, nilai sufistik makna puasa pemikiran Syakh Abdul Qadir al-Jailani terbagi menjadi dua pengertian yaitu: (1) puasa secara syariat (al-imsak al-makhsus) yaitu puasa secara umum, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum, haid dan lain-lain, (2) puasa secara mutlak dan menolak apapun selain-Nya (al-imsak al-muthlaq wa al-i’rad al-kulliy) yaitu menjaga anggota tubuh baik itu secara dhahir dan batin dari hal-hal yang dilarang dan dibenci oleh Allah Swt. kedua, dimensi sufistik yang diajarkan dalam puasa Ramadhan adalah dimensi tasaawuf yang dibuktikan dengan kesungguhan dalam mengendalikan hawa nafsunya, dan menjaga kedekatannya dengan Allah Swt. dengan begitu setiap yang berpuasa selalu merasa diawasi oleh Allah dimana pun mereka berada, hati yang juga ikut berpuasa memberi banyak dampak positf, hati yang selalu terjaga, pendengaran yang selalu terjaga, pikiran yang selalu memikirkan Allah Swt. dan hati yang selalu berdzikir kepada Allah Sw
Analisis Semiotik Pesan Moral Film Ajari Aku Islam Karya Haris Suhud dan Yunita R Suragi
Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang sangat efektif untuk memberikan pesan moral kepada masyarakat. Menjadi media komunikasi visual, film memakai gambar bergerak dan audio yang berisi isu pada penonton. Film menjadi tontonan yang bersifat hiburan dan tuntunan yang bersifat pendidikan yang memberikan pengaruh signifikan terhadap sikap penonton.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pendekatan ini memungkinkan penulis untuk melakukan pengamatan dan analisis secara mendalam terhadap objek yang akan diteliti. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan langsung terhadap objek penelitian yakni dari film Ajari Aku Islam yaitu ada 13 adegan yang diambil dalam film ini. Penelitian ini menitikberatkan pada proses bukan yang akan terjadi, karena semua data hasil yang dikumpulkan ialah hasil interpretasi terhadap data dari subjek penelitian. Dalam prosesnya peneliti akan mengarahkan penelitian kualitatif yang bersifat interaktif untuk menjelaskan nilai moral yang dilihat melalui makna denotasi, konotasi, dan mitos serta yang terkandung dpada film Ajari Aku Islam dengan analisi semiotik Roland Barthes.
Hasil sebuah penelitian yang didapatkan oleh peneliti adalah menemukan bahwa didalam adegan film tersebut mengandung makna yakni pesan moral dan pentingnya toleransi dalam beragama. Didalam pesan moral terdapat aspek akhlak yang menjelaskan tentang akhlak Rosulullah yang menjadi suri tauladan bagi masyarakat. Aspek akhlak diantaranya : Akhlak kepada Allah, Akhlak kepada diri sendiri, Akhlak kepada Orangtua, Akhlak kepada keluarga dan Akhlak kepada masyarakat
Analisis Motif Teogenetis Santri Manula Penghafal Al-Qur’an Di Pondok Pesanten Al-Barokatul Furqon Desa Ngagel, Kec. Dukuseti, Kab. Pati
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui motif santri manula dalam menghafal Al-Qur’an di pondok pesantren Al-Barokatul Furqon, dan mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung santri manula dalam menghafalkan Al-Qur’an di pondok pesantren Al-Barokatul Furqon.
Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian lapangan (field research). Adapun pendekatan ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu data-data peneliti disajikan sesuai dengan sudut pandang subjek peneitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menunjang dalam memahami motif santri manula penulis menggunakan pendekatan fenomenologis yang digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai motif santri manula dalam menghafalkan Al-Qur’an di pondok pesantren Al-Barokatul Furqon.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif teogenetis santri manula yaitu: (1) niat, niat santri manula menghafalkan Al-Qur’an adalah untuk beribadah kepada Allah SWT, mendapatkan ketenangan hati, jiwa dan untuk mengamalkan Al-Qur’an sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW, (2) Tujuan umum dan tujuan khusus santri manula untuk menjadi tahfidz dan tahfidzah yang berakhlakul karimah,berguna bagi orang lain, dan lancar dalam membaca Al-Qur’an baik dari bacaan tajwidnya dan makharijul huruf. (3) motivasi santri manula untuk mendapatkan berkah dan pahala dari Allah SWT dengan cara menghafalkan Al-Qur’an, (4) visi dan misi, menjadi penghafal Al-Qur’an yang tidak sombong dan baik budi pekerti serta bersedia mengamalkan Al-Qur’an kepada orang lain.
Sedangkan faktor penghambat santri manula yaitu: faktor usia yang menjadikan salah satu penghambat dalam menghafalkan Al-Qur’an karena sering sakit-sakitan, mudah lupa, lebih sering kentut dan ketiduran akibat kelelahan. Faktor pendukung dari santri itu sendiri dan pendukung luaran terdiri dari keluarga, teman atau sahabat, istri dan anak, saudara, lingkungan sekitar, dan ustadz dan ustadzah pondok pesantren Al-Baroktul furqon