STAIN Kudus Repository
Not a member yet
7166 research outputs found
Sort by
Tinjauan Yuridis Terhadap Poligami Dengan Istri Kedua Seorang Pegawai Negeri Sipil Dalam Putusan Nomor. 0539/Pdt.G/2019/PA.Dmk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan putusan Nomor 0539/Pdt.G/2019/PA.Dmk dilihat dari Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 dan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990, serta bagaimana pertimbangan hakim dalam putusan ini karena putusan permohonan ijin poligami dalam perkara ini adalah istri kedua serang Pegawai Negeri Sipil dimana termuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 jika Pegawai Negeri Sipil wanita tidak diperbolehkan menjadi istri kedua/ketiga/keempat, kemudian bagaimana Pengadilan Agama Demak dalam putusannya memberikan pertimbangan untuk mengabulkan permohonan dalam perara ini.
Untuk mencapai tujuan penelitian, Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian Lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dan dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi, obsrvasi dan wawancara, untuk kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode deskriptif analisi dengan pola pikir deduktif, yaitu mengemukakan teori- teori yang bersifat umum tentang Perkawinan, Poligami, dan Pegawai Negeri Sipil dalam Undang- undang dan Peraturan Pemerintah yang melihat kepada putusan hakim pengadilan Agama, kemudian ditarik kesimpulan untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang timbul dalam perkara permohonan izin poligami Pegawai Negeri Sipil.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pertimbangan Hakim dalam Putusan Nomor 0539/Pdt.G/2019/PA.Dmk diantaranya Hakim berpendapat bahwa menimbang pemohon telah mendapat ijin tertulis dari istri pertama, dan hakim menggunakan dalam puutsannya pendekatan fiqiyah yaitu menolak mafsadat untuk menjaga kemaslahatan itu lebih diutamkan
Pemberdayaan Masyarakat Islam Melalui Program Taman Baca Masyarakat Guna Meningkatkan Minat Baca Dan Kreativitas Pada Anak (Studi Kasus TBM Gubuk Baca Cahaya Negeri, Kragan-Rembang)
Penelitian dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat Islam Melalui Program Taman Baca Masyarakat Guna Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Pada Anak (Studi Kasus TBM Gubuk Baca Cahaya Negeri, Kragan-Rembang)” ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan oleh Taman Baca Masyarakat Gubuk Baca Cahaya Negeri dalam meningkatkan minat baca dan kreativitas pada anak. Serta apa saja faktor pendukung dan penghambat selama proses pemberdayaan tersebut berlangsung.
Penulis menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif dengan cara observasi langsung ke lapangan. Melalui metode observasi, wawancara dan juga dokumentasi, penulis menggali informasi dari tiga informan yakni founder Taman Baca Masyarakat Gubuk Baca Cahaya Negeri, Pembina Taman Baca Masyarakat Gubuk Baca Cahaya Negeri, dan Ketua Bidang Organisasi Taman Baca Masyarakat Gubuk Baca Cahaya Negeri.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Taman Baca Masyarakat Gubuk Baca Cahaya Negeri telah melakukan beberapa program untuk memberdayakan masyarakat khususnya anak-anak diantaranya; pertama, dalam meningkatkan minat baca pada anak, Taman Baca Masyarakat Gubuk Baca Cahaya Negeri melakukan kegiatan berupa pustaka jalanan, safari literasi, ngabuburead, mengaji bersama dan mewarnai masa depan. kedua, dalam meningkatkan kreativitas pada anak, Taman Baca Masyarakat Gubuk Baca Cahaya Negeri melakukan kegiatan berupa pelatihan ecoprint, workshop pot recycle, mendongeng dan permainan tradisional.
Adapun faktor pendukung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Taman Baca Masyarakat Gubuk Baca Cahaya Negeri adalah; kegiatan menarik, buku baru, permainan baru dan dengan adanya fasilitator. Sedangkan faktor penghambatnya adalah; kesibukan yang dimiliki oleh tiap-tiap fasilitator, cuaca dan juga dana yang merupakan pr yang harus ditanggung bersama
Analisis Program Tahfidz Al-Quran Dalam Meningkatkan Hafalan Qur’an Siswa di MTs Nu Al-Hidayah Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program tahfidz al-qur’an dalam meningkatkan hafalan Qur’an di MTs NU Al-Hidayah Kudus dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat program tahfidz dalam meningkatkan hafalan Qur’an di MTs NU Al-Hidayah Kudus. Jenis penelitian ini ada adalah field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah Kepala Madrasah, Waka Kurikulum, guru tahfidz, wali kelas, dan tiga siswa kelas tujuh, delapan di MTs NU Al-Hidayah Kudus. Analisis data menggunakan model analisis deskriptif interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tahfidz setiap harinya dilaksanakan setiap hari kecuali hari Jum’at dengan alokasi waktu 3 jam pelajaran. Program tahfidz Qur’an merupakan langkah efektif dalam meningkatkan hafalan Qur’an siswa di MTs NU Al-Hidayah Gebog Kudus. Dimulai dengan membiasakan membaca al-Qur’an untuk menciptakan budaya cinta al-qur’an sehingga semakin lancar bacaan Qur’an pada siswa. Pelaksanaan program pembelajaran tahfidz al-Qur’an di MTs NU Al-Hidayah Gebog Kudus meliputi target hafalan al-Qur’an 5 juz per tahun. Materi yang dihafalkan 30 juz. Metode yang digunakan dalam pembelajaran tahfidz adalah talaqqi, tahfidz bin nadzar, takrir, dan tasmi’. Faktor pendukung dalam pelaksanaan program tahfidz di MTs NU Al-Hidayah yaitu dukungan dari keluarga dan masyarakat, managemen waktu yang baik, kondisi tempat menghafal, kegiatan lain pendukung program tahfidz dan bekal awal hafalan siswa. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kesehatan, kecerdasan siswa
Strategi Komunikasi Organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Ranting Menganti Kedung Jepara Untuk Memajukan Organisasi
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tentang proses komunikasi organisasi yang diterapkan dalam organisasi IPNU IPPNU desa Menganti dan mengetahui tentang bagaimana strategi komunikasi organisasi IPNU IPPNU desa Menganti dalam memajukan organisasi, hal ini dilakukan mengingat organisasi IPNU IPPNU desa Menganti baru saja dibangkitkan kembali yang dulunya pernah vakum selama ±20 tahunan sehingga dibutuhkan sebuah strategi yang dapat membantu untuk memajukan organisasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode-metode kualitatif yang dimana bersumber pada data deskriptif.
Subyek dalam penelitian ini merupakan informan atau orang yang terpilih oleh peneliti untuk mendapatkan dan menggali informasi atau data, subyek dalam penelitian ini yaitu pembina, ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan masing-masing dari koordinator kaderisasi, organisasi, olahraga dan seni, dakwah dan komunikasi..
Setelah data-data terkumpul dan dianalisis dalam penelitian yang berhasil ditemukan yaitu : 1) proses komunikasi organisasi yang diterapkan dalam organisasi IPNU IPPNU desa Menganti dengan cara menjalin komunikasi sesama anggota dengan merekatkan dan menciptakan kekeluargaan, serta mejalin koordinasi dan kolaborasi dengan organisasi yang ada didesa Menganti. 2) strategi komunikasi organisasi IPNU IPPNU desa Menganti dalam memajukan organisasi dapat dilakukan dengan menjalin kerjasama, mengajak anggota untuk ikut berperan aktif dan penuh tanggung jawab untuk sama-sama membangun koordinasi dengan baik
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Self-Efficacy Mahasantri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an An-Nasuchiyyah Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mengetahui gambaran Self-Efficacy sebelum mendapatkan bimbingan kelompok dengan teknik modelling pada mahasantri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an An-Nasuchiyyah. 2. Mengetahui gambaran pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan Self-Efficacy pada mahasantri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an An-Nasuchiyyah. 3. Mengetahui gambaran Self-Efficacy setelah mendapatkan bimbingan kelompok dengan teknik modelling pada mahasantri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an An-Nasuchiyyah.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Model penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non probability, dengan menggunakan jenis purposive sampling, sampel yang digunakan peneliti yaitu 10 mahasantri. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner self efficacy. Pada penelitian ini melakukan uji hipotesis menggunakan paired sampel T-test dengan bantuan SPSS 21 for windows.
Hasil penelitian ini menunjukkan : Pertama, dari 10 mahasantri yang mengikuti pretest terdapat 5 mahasantri yang menunjukkan nilai self efficacy yang rendah. Kedua, proses pelaksanaan bimbingan kelompok teknik modeling dilakukan sebanyak 7 kali pertemuan. Pelaksanaan bimbingan kelompok teknik modeling dengan beberapa tahapan seperti: Tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan, tahap pengakhiran. Ketiga, uji hipotesis bimbingan kelompok teknik modeling dalam meningkatkan self efficacy mahasantri melalui paired sample T-test menunjukkan bahwa nilai signifikasi sebesar 0,000. Dimana 0,000 < 0,5, maka hipotesis diterima, dengan pernyataan adanya perbedaan nilai pretest dan posttest tingkat self efficacy mahasantri sebelum dan sesudah dilaksanakan bimbingan kelompok teknik modelin
Efektivitas Strategi Pemasaran Produk Tabungan Wadiah di Bank Syariah Indonesia KC Kudus Ahmad Yani 2
Adanya minat para nasabah dalam menggunakan produk tabungan wadiah di Bank Syariah Indonesia KC Kudus Ahmad Yani 2 menjadikan terciptanya sebuah strategi yang dilakukan sehingga produk dapat dikenal dan diterima baik oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan efektivitas yang telah diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia KC Kudus Ahmad Yani 2 dalam menghimpun dana masyarakat pada produk tabungan wadiah. Bank Syariah Indonesia KC Kudus Ahmad Yani 2 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang keuangan yang berbasis syariah. Adapun jenis pendekatan yang digunakan oleh penulis pada penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research), dan metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif. Data yang digunakan dalam melakukan penelitian yaitu data primer dan sekunder.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas strategi yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia KC Kudus Ahmad Yani 2 sudah tepat, karena dapat meningkatkan jumlah nasabah pada produk tabungan wadiah. Dalam menghimpun dana khususnya pada produk tabungan wadiah, Bank Syariah Indonesia KC Kudus Ahmad Yani 2 menggunakan strategi yang efektif yaitu menggunakan strategi marketing mix (bauran pemasaran) dimana strategi tersebut berupa 4P (product, place, price, promotion
Studi Analisis Muatan Lokal Pembelajaran Materi Fiqih Kitab Fathul Qarib Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa MA NU Nurul Ulum Kauman Jekulo Kudus Tahun Ajaran 2020/2021
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Bagaimana proses pembelajaran muatan lokal Kitab Fathul Qarib dalam meningkatkan pemahaman pelajaran Fiqih siswa di MA NU Nurul Ulum Kauman Jekulo Kudus. (2) problematika apa saja yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran muatan lokal Kitab Fathul Qarib di MA NU Nurul Ulum Kauman Jekulo Kudus. (3) solusi apa saja yang dilakukan dalam menghadapi problematika tersebut.
Dalam penelitian ini, peneliti mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview, dan dokumenter. Dalam analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dalam pemeriksaan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi metode.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Studi Analisis Muatan Lokal Pembelajaran Materi Fiqih Kitab Fathul Qarib Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa MA NU Nurul Ulum Kauman Jekulo Kudus, yaitu : Pertama, dalam hal proses pembelajaran guru sudah menyiapkan perencanaan pembelajaran, meliputi : pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran. Kemudian peningkatan pemahaman dapat terjadi dikarenakan peningkatan pemahaman dengan pemberian atau pengkajian ulang materi kepada siswa dengan menggunakan kitab Fathul Qarib. Kedua, dalam pelaksanaan pembelajaran kitab Fathul Qarib terdapat beberapa problematika. Dalam problem pelaksanaan pembelajaran meliputi: Perbedaan kharakteristik siswa, kurangnya minat belajar siswa, kurangnya daya kreatif guru untuk mengembangkan metode pembelajaran, alokasi waktu yang minim, kurangnya penguasaan kelas. Ketiga, solusi yang diterapkan oleh guru dalam tahap pelaksanaan guru memberikan motivasi kepada siswanya, untuk mengatasi alokasi waktu, guru dapat menekankan pembelajaran kitab Fathul Qarib pada pembiasaan dan praktik
Pengembangan Modul IPA Berbasis Creative Problem Solving (CPS) Untuk siswa SMP/ MTs Materi Pencemaran Air
Pembelajaran IPA merupakan salah satu disiplin ilmu yang memberikan pengalaman belajar untuk berpikir kreatif dalam diri siswa. Kemampuan berpikir kreatif memiliki peranan penting bagi siswa di era persaingan global sebab tingkat kompleksitas permasalahan dalam segala aspek kehidupan modern semakin tinggi. Salah satu upaya untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah melalui model pembelajaran CPS yang menunjang pembelajaran siswa yang mampu mengembangkan kemampuan berikir kreatif dalam pemecahan masalah. Terdapat enam langkah pembelajaran dalam model pembelajaran CPS yang telah diperbarui yaitu, mess finding, fact finding, problem finding, idea finding, solution finding, accetance finding.
Bahan ajar merupakan bagian penting pada proses pembelajaran dalam membangkitkan motivasi belajar siswa dan mendukung keberhasilan pencapaian tujuan belajar. Modul merupakan bahan ajar berbasis cetakan yang berisi satu topik atau satu unit materi pembelajaran dengan waktu belajar untuk satu minggu yang berfungsi sebagai media belajar mandiri tanpa terpusat oleh bimbingan guru. Kurang optimalnya pengembangan bahan ajar IPA yang empu melatih kemampuan pemecahan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari serta bahan ajar yang menunjang keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan menjadi pusat dalam pembelajaran. Maka dari itu penting mengembangkan bahan ajar IPA berupa modul yang dapat mengembangkan kemamapuan berpikir kreatif siswa dan mampu menjadikan siswa aktif serta menjadi pusat dalam proses pembelajaran, yaitu denga cara megembangkan modul IPA berbasis CPS.
Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang dikembagkan oleh Thiagrajan yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan) dan Disseminate (penyebaran). Data penelitian ini diperoleh dari hasil angket validasi ahli media, ahli materi serta respon siswa melalui uji coba kelas sebanyak 30 siswa kelas VII MTs Urwatil Wutsqo, Mayong. Hasil penilaian ahli media mendapatkan rata-rata 137 dengan kategori “Sangat baik”, dan penilaian ahli materi mendapatkan rerata 131 dengan kategori sangat baik. Dari hasil respon siswa didapatkan rerata 70,1 dengan kategori “Sangat baik”. Pembelajaran menggunakan juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa modul IPA berbasis CPS Untuk siswa SMP/ MTs Materi Pencemaran Air layak digunakan dalam pembelajaran untuk menunjang proses pembelajaran dan mampu menembangkan kemampuan pemecahan masalah serta mengembangkan kemampuan berpikir kreatif sisw
Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Model Cluster Grouping Dalam Mengembangkan Bakat Siswa di PKBM Omah Dongeng Marwah Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanan layanan bimbingan kelompok melaui model cluster grouping dalam mengembangkan bakat siswa di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Omah Dongeng Marwah Kecamata Bae Kabupaten Kudus, faktor pendukung dan penghambat dari proses layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping untuk mengembangkan bakat siswa di PKBM Omah Dongeng Marwah Kudus, hasil layanan bimbingan kelompok melaui model cluster grouping dalam mengembangkan bakat siswa di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Omah Dongeng Marwah Kecamata Bae Kabupaten Kudus.
Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan langsung dilapangan(tempat penelitian) guna menggali data secara lebih mendalam dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan begitu data yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan. Sedangkan sumber data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru dan siswa PKBM Omah Dongeng Marwah Kudus.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam mengembangkan bakat siswa di PKBM Omah Dongeng Marwah Kudus biasanya dalam satu grup bimbingan terdiri dari lima sampai delapan siswa dan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping Waktu layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping untuk persesi berkisar 1-2 jam. Banyaknya sesi layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping disesuaikan dengan keperluan siswa. Beberapa tahapan-tahapan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam mengembangkan bakat siswa diantaranya yaitu tahapan pembentukan,tahapan peralihan, tahapan kegiatan, tahapan pengakhiran. (2) Adapun faktor pendukung layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam mengembangkan bakat siswa di PKBM Omah Dongeng Marwah Kudus sebagai berikut diantaranya yaitu faktor lingkungan, faktor kepribadian, faktor minat dan motivasi, faktor penilaian. Adapun faktor penghambat layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dalam mengembangkan bakat siswa di PKBM Omah Dongeng Marwah Kudus sebagai berikut diantaranya yaitu lingkungan keluarga, fasilitas kurang memadai, jarak rumah siswa ke pkbm, kurangnya perhatian siswa terhadap kemampuan yang dimilikinya. (3) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok melalui model cluster grouping dapat mengembangkan bakat siswa di PKBM Omah Dongeng Marwah Kudus, dapat mengembangkan kemampuan yang unggul yang ada dalam diri siswa baik itu bawaan maupun bentuk latihan dengan berbagai potensi bakat yang dikenali dan dikembangkan dengan bai
Retorika Dakwah Ustadz Abdul Somad dalam Channel Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Skripsi ini berjudul “Retorika Dakwah Ustadz Abdul Somad dalam Channel Youtube Ustadz Abdul Somad Official”. Pelaksanaan dakwah dapat dilihat dari berkembangnya masyarakat yang semakin meningkat dan beragam. Menyampaikan pesan dakwah harus dikemas dengan cara bahasa yang baik. Ilmu retorika sangat perlu dipelajari untuk membekali diri agar bisa berbicara dihadapan umum dengan baik, benar, sopan dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana retorika dakwah Ustadz Abdul Somad baik gaya bahasa, gaya suara, gaya gerak, tubuh dalam akun Youtube Ustadz Abdul Somad Official. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskripsif. Data yang digunagakan berupa video dan diperoleh observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis untuk menjawab pertanyaan penelitian.
Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi keilmuan dalam penyiaran Islam dan memberikan referensi mahasiswa dalam pembelajaran mengenai gaya retorika tokoh seperti Ustadz Abdul Somad. Pertama, gaya bahasa, yang mana Ustadz Abdul Somad menggunakan gaya bahasa percakapan, gaya bahasa sederhana, gaya bahasa mulia dan bertenaga, dan gaya bahasa repetisi. Kedua, gaya suara yang digunakan Ustadz Abdul Somad adalah dengan menggunakan pitch suara yang terkadang tinggi dan juga terkadang rendah, nada suara keras, dan menggunakan jeda ketika berbicara. Ketiga, gaya gerak tubuh Ustadz Abdul Somad meliputi: sikap badan berdiri pada saat menyampaikan kepada audiens, melakukan kontak mata ketika berkomunikasi dengan audiens, dan memakai peci dan sorban dilehe