STAIN Kudus Repository
Not a member yet
    7166 research outputs found

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Make a Match dengan Media Gambar terhadap Pekembangan Kognitif Anak Usia Dini Kelas B Di Tk Kuncup Mekar Sluke Rembang Tahun Pelajaran 2020/2021

    No full text
    Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana pembelajaran sebelum menggunakan model pembelajaran Make a Match dengan media gambar terhadap perkembangan kognitif anak usia dini kelas TK B di TK Kuncup Mekar Sluke Rembang. (2) Untuk mengetahui bagaimana pembelajaran sesudah menggunakan model pembelajaran Make a Match dengan media gambar terhadap perkembangan kognitif anak usia dini kelas TK B di TK Kuncup Mekar Sluke Rembang. (3) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran Make a Match dengan media gambar terhadap perkembangan kognitif anak usia dini kelas TK B di TK Kuncup Mekar Sluke Rembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan bentuk penelitian quasi eksperimen design dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan beberapa teknik yaitu: observasi, dokumentasi, dan tes. Kemudian menganalisis menggunakan uji paired sample test. Adapun yang menjadi responden adalah peserta didik kelas B TK Kuncup Mekar Manggar Sluke Rembang dengan jumlah peserta didik adalah 19 orang. Sebelum penelitian lembar tes 15 dari variabel (Y) diuji cobakan terlebih dahulu. Adapun hasil dari uji validitas untuk variabel (Y) semua item soal valid yaitu berjumlah 15. Maka 15 item soal untuk varibel (Y) akan dibagikan kepada 19 responden di TK Kuncup Mekar Manggar Sluke Rembang. Hasil uji reliabilitas untuk varibel (Y) 0,851 > 0,455. Maka variabel tersebut dikatakan reliabel. Adapun hasil penelitian ini adalah: (1) Pembelajaran sebelum menggunakan model Make a Match dengan media gambar terhadap kognitif anak usia dini kelas B di TK Kuncup Mekar Manggar Sluke Rembang menggunakan metode ceramah atau gambar yang ada pada majalah. Dalam menggunakan metode ceramah tersebut guru menyampaikan materi yang perlu disampaikan atau yang harus diketahui setelah itu menjelaskan menggunakan gambar yang ada pada majalah anak, sedangkan anak hanya mendengarkan penjelasan guru dan melakukan tugas yang diberikan oleh guru. Hal ini membuat peserta didik jenuh dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik kurang memahami materi pembelajaran dengan baik dan bermain dengan sendirinya. Hasil penelitian yang dilakukan penulis mendapatkan kemampuan awal kognitif dengan rata-rata sebesar 51,88 sebelum menggunakan model pembelajaran Make a Match (pretest). (2) Pembelajaran menggunakan model pembelajaran Make a Match merupakan pembelajaran yang tidak hanya berpusat pada guru namun juga melibatkan peserta didik untuk aktif selama proses pembelajaran, bekerjasama dengan peserta didik yang lain. Hal ini membuat peserta didik untuk lebih bersamangat dalam mengikuti pembelajaran sehingga peserta didik memiliki pemahaman yang baik. Hasil penelitian yang dilakukan setelah menggunakan model pembelajaran Make A Match mendapatkan nilai rata-rata sebesar 82,81 (posttest). (3) Pengaruh model Make a Match berpengaruh terhadap kognitif peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan pada pre test, hasil kemampuan awal rata-rata memiliki nilai 51,88 dan pada post test sebesar 82,81. Dengan selisih 30,93, di mana nilai rata-rata dari post test lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pretest. Hasil analisis Paired Sample T-test menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Sesuai dengan kriteria jika nilai signifikan < 0,05 berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima

    Penggunaan Media Pembelajaran dengan Aplikasi Google Classroom dalam Pembelajaran Online pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas XI di MA Keterampilan Al Irsyad Gajah Demak Tahun Pelajaran 2020/2021

    No full text
    Aplikasi google classroom pada pandemi saat ini menjadi aplikasi yang digunakan MA Keterampilan Al Irsyad Gajah Demak dalam menyampaikan materi pembelajaran secara online, mengingat untuk meminimalisir penyebaran rantai virus covid-19 yang semakin hari semakin melonjak. Pembelajaran dengan menggunakan google classroom memudahkan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dan memperoleh materi. Para guru dituntut untuk bisa menguasai IPTEK dan lebih kreatif dalam pembelajaran seperti ini supaya pembelajaran berjalan dengan efektif dan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menjelaskan penggunaan media pembelajaran dengan aplikasi google classroom dalam pembelajaran online pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas XI di MA Keterampilan Al Irsyad Gajah Demak tahun pelajaran 2020/2021, 2) Menjelaskan faktor pendukung dan penghambat dari penggunaan media pembelajaran dengan aplikasi google classroom dalam pembelajaran online pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas XI di MA Keterampilan Al Irsyad Gajah Demak tahun pelajaran 2020/2021, dan 3) Menjelaskan hasil belajar peserta didik dari penggunaan media pembelajaran dengan aplikasi google classroom dalam pembelajaran online pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas XI di MA Keterampilan Al Irsyad Gajah Demak tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskritif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian semua data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan proses pengumpulan data dan analisis menemukan hasil sebagai berikut: 1) Penggunaan media aplikasi google classroom dalam pembelajaran online pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas XI di MA Keterampilan Al Irsyad Gajah yaitu penggunaannya sangat mudah karena dari pihak madrasah telah mengadakan sosialisasi dan pelatihan terkait penggunaan google classroom, untuk proses pembelajarannya yang pertama guru menyiapkan materi, kemudian guru melakukan salam sapa dan berdoa, lalu memberikan arahan terkait materi pelajaran dan absensi, kemudian dilanjut membaca materi, dan untuk penyampaian materi guru bisa menggunakan berbagai variasi yaitu bisa dengan menggunakan word, pdf, ppt, video, audio maupun link youtube. Setelah itu dilanjut tanya jawab, penugasan dan penutup. 2) Faktor pendukung penggunaan google classroom pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas XI di MA Keterampilan Al Irsyad Gajah diantaranya adanyan sarana prasarana yang memadai, bantuan kuota gratis, sosialisasi dari pihak madrasah terkait google classroom, adanya pelatihan-pelatihan untuk Bapak Ibu guru dan adanya kerja sama antara guru, orang tua, dan peserta didik dalam mensukseskan pembelajaran online tersebut. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu jaringan internet yang tidak stabil, kurangnya pengawasan dari orang tua, kurangnya komunikasi antara guru dan orang tua, kurangnya kesadaran anak dalam belajar dan kesadaran bahwa ilmu itu penting, dan kesulitan peserta didik dalam memahami materi pelajaran. 3) Hasil belajar peserta didik dari penggunaan google classroom pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas XI di MA Keterampilan Al Irsyad Gajah yaitu belum maksimal, dan untuk hasil penilaian ranah psikomotorik guru sedikit kesulitan karena tidak bisa memantau secara langsung bagaimana perkembangan, penerapan, penguatan maupun pembentukan karakterny

    Relevansi konsep syukur Imam Al Ghazali pada Masa Pandemi di Kudus

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah : 1.) Untuk mengetahui bagaimana konsep syukur menurut Imam Ghazali yang dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari hari . 2.) Untuk mengetahui relevansi konsep syukur Imam Ghazali yang dapat di aplikasikan di masa pandemi COVID-19 di Kudus. Dengan menggunakan Metode penelitian kepustakaan Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi data dan menggunakan metode kualitatif deskriptif, Dengan sumber dari pengumpulan data yang bisa mengupas tentang konsep syukur Imam Al-Ghazali melalui karya karyanya dengan di bantu jurnal penelitian terdahulu yang menjadi sumber data dan menempatkan kondisi pandemi COVID-19 yang mempunyai keterkaitan. Hasil penelitian disini menunjukken bahwa konsep syukur Imam Al�Ghazali memisahkan antara puji dan syukur, hakikat syukur dalam kitab Ihya’ Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali menjelaskan syukur dengan tiga perkara yaitu, Ilmu, Hal (Kondisi spiritual), amal dan anggota badan yaitu dengan menggunakan segala kenikmatan untuk taat kepada Allah dengan menjauhi perbuatan yang dilarangnya dan melakukan segala perbuatan yang disukainya. Sedangkan Syukur adalah obat segala penyakit. perilaku syukur bisa menjadi terapi untuk mengendalikan hasrat dan keinginan manusia yang sering terjebak dengan kemewahan sesaat dan yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis adalah rasa syukur yaitu dengan berterima kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah dianugerahkan, baik dengan hati, lisan maupun perbuatan di dalam ilmu tasawuf juga bisa di sebut dengan sufi healing bisa diartikan sebagai model terapi alternatif atau penyembuhan fisik atau psikis yang didasarkan pada nilai nilai dan mengambil praktik tasawuf sebagai sarana penyembuhan atau pencegahan. Hal tersebut yang menjadikan konsep syukur Imam Al Ghazali relevan di gunakan pada masa pandemi COVID-19 di Kudus

    Analisis Manajemen Kurikulum Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: 1) perencanaan kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus 2) implementasi kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan 3) evaluasi kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan yang dilakukan adalah meningkatkan ketekunan, Triangulasi, dan Member check. Kemudian dalam analisis data, menggunakan teknik model analisis interaktif, yaitu:reduction, data display, dan verification data. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan terdiri dari dari beberapa proses yaitu a) mengadakan rapat evaluasi kurikulum yang digunakan tahun sebelumnya; b) membentuk tim pengembang kurikulum; c) Penyusunan perangkat pembelajaran. 2) Pengimplementasian kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan terdiri dari: a) setiap guru sebelum mengimplementasikan kurikulum terlebih dahulu menjabarkan kurikulum yang sudah ada kedalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP); b) mempersiapkan bahan ajar, media dan metode yang akan digunakan dalam proses pembelajaran; c) melaksanakan proses pembelajaran dengan menanamkan nilai-nilai keislaman dan keagamaan; d) adanya supervisi serta controlling yang dilakukan madrasah kepada guru guna memastikan pengimplementasian kurikulum telah berjalan sesuai dengan tujuan yang ada. 3) Evaluasi kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan terdiri dari: a) Evaluasi Input yang meliputi waktu pelaksanaan evaluasi dimana dalam pelaksanaan evaluasi di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan terbagi menjadi tiga yaitu evaluasi mingguan, semester, dan tahunan; b) Evaluasi Proses yang meliputi: pembahasan evaluasi yang berkaitan dengan kesiapan dan kesesuaian perangkat pembelajaran serta proses pembelajaran yang berlangsung, evaluasi ini dilaksanakan pada saat proses pelaksanaan kurikukulum c) Evaluasi Output yang meliputi: perbaikan kurikulum kedepannya yang mana di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan, evaluasi ini dilaksanakan pada akhir tahun pembelajaran guna membahas kekurangan dan kelemahan kurikulum yang digunakan yang dapat diperbaiki pada tahun depa

    Pemaknaan Surat Al-Fatihah sebagai Tanda Syukur dalam Tradisi Ngalungi di Dusun Sendang Kabupaten Rembang (Study Living Quran)

    No full text
    Tradisi ngalungi ialah adat turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Sendang setelah panen padi dari generasi ke generasi dalam bentuk do’a bersama. Tradisi ngalungi memiliki keunikan dan menjadi daya tarik tersendiri untuk diteliti. Diantara bentuk keunikan yang ada di dalamnya adalah simbol-simbol yang memiliki makna tertentu, seperti ketupat dan lepet yang dibawa dalam pelaksanaan tradisi ngalungi melambangkan harapan masyarakat untuk tetap bersatu, rukun, damai, dan sejahtera. Penelitian ini dibatasi oleh tiga rumusan masalah. Pertama, bagaimana kondisi sosial masyarakat? Kedua, bagaimana prosesi pelaksanaan tradisi ngalungi? Ketiga, bagaimana pemaknaan masyarakat terhadap surat Al-Fatihah?. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan study living quran di Dusun Sendang. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi. Subyek penelitian ini adalah tokoh agama, perangkat desa, dan masyarakat. Sumber data yang dikumpulkan berdasarkan pendapat masyarakat, buku, dan jurnal. Data-data tradisi ngalungi dikumpulkan dengan menggunakan analisis deskriptif lalu memfokuskan pada titik-titik tertentu dan yang terakhir menarik kesimpulan. Penelitian ini berhasil memperoleh temuan bahwa kondisi perekonomian masyarakat Dusun Sendang cukup menentu maka mendorong masyarakat melakukan syukuran dengan cara mendekatkan diri kepada Allah melalui do’a bersama dalam tradisi ngalungi. Tradisi ngalungi dilaksanakan setelah panen padi tepatnya pada Jumat Pahing. Prosesi pelaksanaan tradisi ngalung diawali dengan berkumpulnya masyarakat di masjid dan mushola, pembacaan ikrar dan tujuan, pembacaan do’a, makan bersama, dan penutup. Masyarakat memaknai surat Al-Fatihah dengan berbagai macam pemaknaan, yaitu pembuka pintu anugerah atau kebaikan, perantara syukur, pembawa berkah, dan terpenuhinya haja

    Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik di SMA NU Al Ma’ruf Kudus

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan internalisasi niali-nilai PAI dalam peningkatan kecerdasan spiritual peserta didik di SMA NU Al Ma’ruf Kudus, yang dijabarkan meliputi: (1) konsep internalisasi nilai-nilai PAI dalam peningkatan kecerdasan spiritual peserta didik di SMA NU Al Ma’ruf Kudus; (2) jenis aktivitas yang dilakukan dalam internalisasi nilai-nilai PAI dalam peningkatan kecerdasan spiritual peserta didik di SMA NU Al Ma’ruf Kudus; dan (3) metode internalisasi nilai-nilai PAI dalam peningkatan kecerdasan spiritual peserta didik di SMA NU Al Ma’ruf Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, dan Guru PAI. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan pengkajian dokumen. Analisi Data dilakukan dengan pendekatan interaktif model yang terdiri dari: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menilai kredibilitas data dilakukan dengan teknik triangulasi, yaitu tekhnik pengumpulan data yg bersifat penggabungan data dari sumber data yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Konsep Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik di SMA NU Al Ma’ruf Kudus, yaitu upaya menanamkan suatu nilai-nilai PAI pada peserta didik melalui sejumlah aktivitas dan program untuk menyeimbangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dengan Keimanan dan Ketakwaan (IMTAQ) agar dapat berperilaku di atas kesadaran secara utuh bertanggung jawab sebagai umat manusia yang memiliki hak dan kewajiban baik terhadap diri maupun lingkungannya; 2) Jenis Aktivitas Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik di SMA NU Al Ma’ruf Kudus terdiri dari a) aktivitas di kelas yakni: Pengajaran PAI secara kurikuler, Membaca do’a-do’a, istighosah, Khotmil Qur’an bil ghoib ataupun bil nadhar, dan Maulid Al Barzanji. b) aktivitas di luar kelas (ekstrakurikuler) yakni: Praktik membaca kitab, khitobah, hadroh (sholawat), Kegiatan sosial PHBI, bakti sosial masyarakat; dan (3) Metode Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik di SMA NU Al Ma’ruf Kudus, yaitu pembiasaan, pengajaran, peneladanan, pemotivasian, dan pendisiplinan

    Inovasi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Karakter Sesuai Kearifan Lokal Di TK Pertiwi Desa Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara

    No full text
    Latar belakang penelitian adalah inovasi pembelajaran dengan konsep karakter dengan pendekatan kearifan lokal untuk mengembangkan motorik dan kognitif anak. Dengan mengembangkan motorik dan kognitif dapat meningkatkan percaya diri anak dalam memecahkan masalah yang bermanfaat pada karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Inovasi pembelajaran Anak Usia Dini berbasis karakter sesuai kearifan lokal di TK Pertiwi Desa Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara, untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat Inovasi pembelajaran Anak Usia Dini berbasis karakter sesuai kearifan lokal di TK Pertiwi Desa Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah TK Pertiwi Desa Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui obeservasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data deskriptif dalam penelitian ini menggunakan analisis reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Data Display), Verifikasi (Conclution drawing). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Inovasi pembelajaran Anak Usia Dini berbasis karakter sesuai kearifan lokal di TK Pertiwi Desa Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara adalah: a) Perencanaan pembelajaran yang dituangkan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), dan Instrumen penilaian untuk melihat perkembangan anak. b) Pelaksanaan Pembelajaran dengan kegiatan permainan tradisional, lagu daerah, tradisi masyarakat jawa, kunjungan budaya dan pendidikan etika lalu lintas. Metode pembelajaran bercakap-cakap, demonstrasi, metode unjuk kerjadan metode bermain peran. Penilaian pembelajaran berbasis karakter sesuai kearifan budaya lokal untuk Pendidikan Anak Usia Dini adalah penilaian tersebut meliputi empat kriteria yaitu 1) BB (Belum Berkembang), 2) MB (Mulai Berkembang), 3) BSH (Berkembang Sesuai Harapan), dan 4) BSB (Berkembang Sangat Baik). Penilaian ini dilakukan secara sistematis yang diawali dengan pengamatan yang dilakukan setiap hari, pencatatan harian, penganalisaan data setiap bulan, dan rekap perkembangan setiap semester. 2) Faktor pendukungnya adalah: partisipasi warga sekolah, seperti kepala sekolah, guru, Pertemuan Orang tua Murid dan Guru, peraturan/norma sekolah. Faktor penghambatnya adalah: proses penilaian, Kendala dari dalam diri siswa, perkembangan teknologi yang semakin modern, pendanaan terbata

    Tradisi Tawassul Di Pesarean Mbah Reso Bumi dan Nyai Tunjung Sari Di Desa Bategede Dalam Perspektif Aqidah Islamiyah

    No full text
    Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui gambaran prosesi tawassul di Pesarean Mbah Reso Bumi dan Nyai Tunjung Sari 2) Untuk memahami fungsi tradisi bertawassul di Mbah Reso Bumi dan Nyai Tunjung Sari dalam perspektif aqidah islamiyah 3) Untuk mengetahui keimanan para peziarah di Pesarean Mbah Reso Bumi dan Nyai Tunjung Sari. Metode yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat peziarah dan juru kunci. Teknik pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Hasil dari penelitian ini adalah Tradisi tawassul yang dilakukan di Pesarean Mbah Reso Bumi dan Nyai Tunjung Sari adalah salah satu cara mendekatkan diri kepada sang Kholiq. Puncak pelaksanaanya adalah 10 Suro (kalender jawa) / 10 Muharram (kalender hijriyah) bertepatan dengan haul makam tersebut, tetapi karena banyak masyarakat yang mempunyai hajat dengan kebutuhan dan waktu masing-masing, maka pesarean tersebut dibuka untuk masyarakat Desa Bategede pada setiap hari Ahad malam Senin dan Rabu malam Kamis. Prektek dan tatacara bertawassul masyarakat Desa Bategede meliputi 1) membawa kembang dan ingkung, 2) wudhu 3) salam, 4) izin bertawassul, 5) tahlil serta doa, dan 6) memakan ingkung yang telah di bawa. Sedangkan ditinjau dari segi aqidah islamiyah bahwasanya dengan adanya budaya tawassul di pesarean Mbah Reso Bumi dan Nyai Tunjung Sari 1) masyarakat diajarkan agar bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah, 2) masyarakat diajarkan untuk saling berbagi dengan sesamanya, 3) masyarakat lebih mempunyai prilaku yang baik guna menghormati budaya yang ada. Tawassul hanyalah merupakan pintu dan perantara dalam berdoa untuk menuju Allah SWT. Maka tawassul bukanlah termasuk syirik karena orang yang bertawasul meyakini bahwa hanya Allah-lah yang akan mengabulkan semua doa. Ada beberapa akhlak atau keimanan yang harus dilakukan atau diimani oleh diantaranya adalah bersikap tawakkal, taqwa, mempunyai niat baik, dan sabar

    Pengembangan LKS Praktikum Berbantukan Virtual Laboratory Pada Pembelajaran IPA SMP/MTs Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui kelayakan LKS praktikum berbantukan Virtual Laboratory pada pembelajaran IPA untuk siswa kelas 8 di MTs. Muhammadiyah Nalumsari. (2) mengetahui seberapa peningkatan keterampilan proses sains siswa kelas 8 di MTs. Muhammadiyah Nalumsari dalam pembelajaran IPA menggunakan LKS praktikum berbantukan Virtual Laboratory. (3) mengetahui respon siswa kelas 8 di MTs. Muhammadiyah Nalumsari dalam penggunaan LKS praktikum berbantukan Virtual Laboratory dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D namun dilakukan penyederhaan pada tahap terakhir diseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu. Subjek penelitian adalah siswa kelas 8 MTs. Muhammadiyah Nalumsari tahun 2020/2021. Pada tahap define, menetapkan dan mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan di dalam proses pembelajaran. Tahap design, merancang penyusunan instrumen penelitian berupa perangkat pembelajaran yaitu LKS dan RPP serta penilaian LKS. Tahap developmen, validasi produk oleh validator ahli materi, ahli media dan ahli praktisi serta dilakukan uji coba terbatas kepada 16 siswa. Data penelitian ini adalah lembar validasi LKS oleh ahli validator, lembar observasi peningkatan keterampilan proses sains siswa oleh observer dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penelitian ini menghasilkan LKS praktikum berbantukan media Virtual Laboratory yang layak digunakan kepada siswa kelas VIII semester 2 di MTs. Muhammadiyah Nalumsari. (2) produk hasil pengembangan melalui kegiatan praktikum dapat meningkatkan keterampilan proses sains. (3) LKS praktikum yang dikembangkan memperoleh respon yang sangat baik oleh siswa

    Ta'lim maharoh kitabah bistikhdam al kitab Qowaid al imla' fi bayan ushulittashrifiyati fi al madrosat Al Imam Grobogan

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah: 1)Untuk mengetahui pembelajaran Bahasa Arab Dengan Menggunakan Kitab Qowaidul Imlak Fi bayani Ushuli Tasrifiyah Untuk meningkatkan Maharoh Kitabah Di Madrasah Tsanawiyah Al Imam Grobogan. 2) Untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dan faktor pendukung pembelajaran Bahasa Arab Dengan Menggunakan Kitab Qowaidul Imlak Fi bayani Ushuli Tasrifiyah Untuk meningkatkan Maharoh Kitabah Di Madrasah Tsanawiyah Al Imam Grobogan.. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Madrasah Tsanawiyah Al Imam Grobogan. Adapun subyek penelitian ini adalah Kepala Madrasah, guru mata pelajaran bahasa arab, dan para siswa. Uji keabsahan data menggunakan dengan teknik analisis data berupa , penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa data yang telah diperoleh, yaitu: (1) kurikulum pembelajaran bahasa Arab di madrasah Al imam grobogan yang sudah diterapkan dapat mempermudah para siswa dalam belajar bahasa Arab. Pembelajaran bahasa Arab madrasah dilakukan satu minggu 2 kali yaitu meliputi pembelajaran menggunakan kitab Qowaidul imla sebagai pedoman dasar, muhadatsah, hafalan mufrodad, hiwar, halaqoh yang harus diikuti oleh para siswa. Kemudian dalam pengajarannya para guru selalu bekerja sama untuk mengemas dengan metode yang menarik. Sehingga para siswa menjadi senang, nyaman, mudah memahami ketika belajar mengajar berlangsung. (2) ada beberapa faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pembelajaran Bahasa Arab Dengan Menggunakan Kitab Qowaidul Imlak Fi bayani Ushuli Tasrifiyah Untuk meningkatkan Maharoh Kitabah Di Madrasah Tsanawiyah Al Imam Grobogan. Diantaranya faktor penghambat: keterbatasan waktu, perbedaan latar belakang siswa, dan kurangnya semangat dan kesadaran diri siswa. Sedangkan faktor pendukung: adanya fasilitas pendukung, adanya pengajar lulusan pondok pesantren, model pembelajaran yang menari

    0

    full texts

    7,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STAIN Kudus Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇