STAIN Kudus Repository
Not a member yet
7166 research outputs found
Sort by
Implementasi Metode Pembelajaran Gillingham Terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis Peserta Didik Kelas 1 Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Kedungmutih Kecamatan Wedung Kabupaten Demak
Implementasi metode pembelajaran Gillingham pada mata pelajaran bahasa Indonesia pada penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik kelas 1 dalam mengenal huruf, membaca dan menulis di SDN Kedungmutih. Salah satu faktor penyebabnya adalah lamanya proses pembelajaran daring selama Pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini yaitu : Pertama, untuk mengetahui implementasi metode pembelajaran Gillingham terhadap kemampuan membaca dan menulis peserta didik kelas 1 pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN Kedungmutih Wedung Demak. Kedua, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi implementasi metode pembelajaran Gillingham terhadap kemampuan membaca dan menulis peserta didik kelas 1 pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN Kedungmutih Wedung Demak.
Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang diperoleh yaitu sumber data primer dan sekunder dengan subjek penelitian guru kelas 1, kepala sekolah, dan peserta didik kelas 1. Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan datanya menggunakan uji kredibilitas dan pengujian konfirmability.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran Gillingham terhadap kemampuan membaca dan menulis peserta didik kelas 1 pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN Kedungmutih Wedung Demak dilaksanakan melalui 3 tahapan pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksaan dan evaluasi. Pelaksanaan proses pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan metode pembelajaran Gillingham memberikan dampak positif bagi perkembangan kemampuan membaca dan menulis peserta didik, diantaranya yaitu peserta didik dapat menguasai teknik membaca dan menulis, menguasai materi pembelajaran, dan pencapaian standar kompetensi pembelajaran bahasa Indonesia. Faktor pendukung yang memengaruhi implementasi metode pembelajaran Gillingham terhadap kemampuan membaca dan menulis peserta didik kelas 1 pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN Kedungmutih Wedung Demak yaitu, adanya tenaga pendidik professional, respon positif peserta didik selama pembelajaran, dan adanya sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu adanya pandemi Covid-19 di Indonesia, dan tingkat kestabilan emosi peserta didik yang rendah
Efektivitas Metode Jarimatika pada Mata Pelajaran Matematika Materi Perkalian untuk Meningkatkan Karakter Kreatif dan Hasil Belajar Siswa Kelas III MI Tarbiyatul Athfal Gunungwungkal Pati
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui perencanaan Metode Jarimatika pada mata pelajaran Matematika materi perkalian siswa kelas III MI Tarbiyatul Athfal Gunungwungkal Pati, 2) Untuk mengetahui penerapan Metode Jarimatika pada mata pelajaran Matematika materi perkalian siswa kelas III MI Tarbiyatul Athfal Gunungwungkal Pati, III) Untuk mengetahui efektivitas yang signifikan antara penerapan Metode Jarimatika pada mata pelajaran Matematika materi perkalian siswa kelas III MI Tarbiyatul Athfal Gunungwungkal Pati.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif untuk memperoleh signifikansi efektivitas penerapan metode jarimatika pada mata pelajaran Matematika materi perkalian siswa kelas III. Sedangkan pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan teknik pengumpulan data secara observasi dan tes. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas III MI Tarbiyatul Athfal Gunungwungkal Pati yang dijadikan sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen yaitu 15 siswa. Pengujian ini dilakukan dengan bantuan program SPSS menggunakan rumus one sample kolmogrov-smirnov.
Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) Hasil belajar siswa dengan penerapan metode pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori kurang, hal ini dapat dibuktikan dari hasil pretest kelas kontrol yang menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah sebesar 42,67. 2) Berdasarkan hasil observasi peneliti penggunaan metode jarimatika dapat meningkatkan karakter kreatif siswa, hal ini dapat dibuktikan dengan sikap siswa dalam mengerjakan tugas yang menantang mereka tidak ada yang protes, serta berperan aktif dalam diskusi dan pembelajaran. Hasil belajar siswa dengan penerapan metode jarimatika termasuk dalam kategori baik, hal ini dapat dibuktikan dari hasil posttest kelas eksperimen yang menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah sebesar 78,67. 3) Terdapat efektivitas yang signifikan antara penerapan metode jarimatika pada mata pelajaran matematika materi perkalian untuk meningkatkan karakter kreatif dan hasil belajar siswa kelas III MI Tarbiyatul Athfal Gunungwungkal Pati dengan nilai data diperoleh Sig (2-tailed) lebih kecil dari 0,05 (0,002 < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterim
Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Karakter Siswa pada Masa Pembelajaran Daring Siswa Kelas VII A di Mts. Pesantren Sabilil Muttaqien Randublatung Blora Tahun Pelajaran 2020/2021
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua kelas VII A di MTs. Pesantren Sabilil Muttaqien Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora terhadap pendidikan karakter siswa dalam masa pembelajaran daring tahun pelajaran 2020/2021, untuk mengetahui kendala yang dihadapi orang tua kelas VII A di MTs. Pesantren Sabilil Muttaqien Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, serta untuk mengetahui solusi yang dilakukan orang tua siswa kelas VII A di MTs. Pesantren Sabilil Muttaqien Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora dalam menghadapi kesulitan saat menjalankan pendidikan karakter siswa dalam masa pembelajaran daring tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan jenis field research, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini yaitu orang tua kelas VII A, wali kelas VII A, dan siswa kelas VII A. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian analisis data dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu pengumpulan data, mereduksi data yang telah terkumpul, mendisplay data-data secara sistematis dan mengambil kesimpulan dengan memverifikasi mana data yang lebih mendalam dan melakukan penyempurnaan guna mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan karakter siswa pada masa pembelajara daring siswa kelas VII A di MTs. Pesantren Sabilil Muttaqien Randublatung Blora tahun pelajaran 2020/2021 sudah berjalan cukup baik, hal ini bisa dilihat dari orang tua yang membiasakan anak untuk bersiap 15 menit sebelum pembelajaran daring dimulai dan tidak melakukan aktivitas lain agar anak tepat waktu baik dalam menghadiri kelas online sebagai bentuk penerapan kedisiplinan. Orang tua yang membentuk kejujuran anak dengan cara senantiasa mengingatkan tentang norma agama tentang pentingnya kejujuran dan konsekuensi dari ketidakjujuran. Orang tua yang membiasakan untuk memberikan kesempatan pada anak untuk mengerjakan tugasnya sendiri sebagai bentuk penerapan karakter bertanggung jawab. Beberapa kendala yang dialami oleh orang tua diantaranya, kesulitan mengatur waktu, jaringan internet kurang stabil, anak sulit diatur, latar belakang pendidikan, dan kesulitan mengoperasikan gadget. Solusi yang dilakukan oleh orang tua kelas VII A diantaranya: Solusi dari kesulitan mengatur waktu, orang tua menitipkan anak pada neneknya. Solusi dari jaringan internet yang kurang stabil, orang tua menyuruh anak untuk menghubungi temannya ketika jaringan sudah kembali stabil untuk meminta penjelasan materi yang tertinggal. Solusi dari latar belakang pendidikan, orang tua menggunakan jasa guru privat untuk membantu anak dalam memahami materi. Solusi dari kendala anak yang sulit diatur, orang tua memberi peringatan secara tegas tapi tidak kasar. Solusi dari kendala kesulitan mengoperasikan gadget, orang tua meminta bantuan saudaranya yang memiliki pengetahuan tentang cara mengoperasikan gadget untuk mengajarinya dalam menggunakan gadget
Pengaruh Multimedia Articulate Storyline 3 terhadap Kemandirian Belajar Siswa pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X di MAN 1 Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kondisi kemandirian belajar siswa kelas X di MAN 1 Kudus sebelum menggunakan multimedia articulate storyline 3, 2) mengetahui penerapan multimedia articulate storyline 3 pada materi keanekaragaman hayati kelas X di MAN 1 Kudus, serta 3) untuk mengetahui pengaruh multimedia articulate storyline 3 terhadap kemandirian belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati kelas X di MAN 1 Kudus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Experimental Design dengan menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Data diperoleh dari kelas X IPA 4 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa serta kelas IPA 1 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 34 siswa di MAN 1 Kudus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket (kuesioner) dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistika melalui uji regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 15.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Berdasarkan pada analisis deskriptif, kondisi kemandirian belajar siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen sebelum penerapan pembelajaran dengan multimedia articulate storyline 3 mayoritas siswa berada pada kategori mandiri. 2) Penerapan multimedia articulate storyline 3 memiliki respon baik dari siswa dengan kategori kuat dengan 73%. 3) Penggunaan multimedia articulate storyline 3 terhadap kemandirian belajar siswa memiliki pengaruh signifikan yang dapat dibuktikan dengan hasil uji regresi linier sederhana, bahwa Fhitung = 47,349 4,159 = Ftabel. Berdasarkan uji tersebut, dapat dinyatakan bahwa multimedia articulate storyline 3 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemandirian belajar siswa. Berdasarkan koefisien determinasi, diketahui bahwa besarnya pengaruh multimedia articulate storyline 3 terhadap kemandirian belajar siswa adalah sebesar 60,4
Implementasi Pendidikan Kesetaraan Pada Anak Papua Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) La Tansa Desa Cangkring B Kecamatan Karangayar Kabupaten Demak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan Kesetaraan yang ada di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) La Tansa Desa Cangkring B Kecamatan Karangayar Kabupaten Demak. Pertanyaan yang dijawab dari penelitian ini adalah: Bagaimana implementasi pendidikan Kesetaraann a di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) La Tansa hambatan dalam pendidikan keseteraan, serta upaya untuk mengatasi kendala dalam implemntasi pendidikan kesetaraan.
Metode penelitan menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subyek penelitian yaitu Ketua PKBM La Tansa, dua tutor PKBM La Tansa, dan empat anak Papua yang mengikuti pendidikan kesetaraan. Tahap pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian ini adalah: 1) Implementasi Pendidikan Kesetaraan Pada Anak Papua Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) La Tansa Desa Cangkring B Kecamatan Karangayar Kabupaten Demak yaitu pembelajaran dengan program Paket B dan C dilaksanakan seminggu tiga kali Materi yang diajarkan sesuai dengan kurikulum K13 sesuai dengan pelajaran yang ada pada uijian nasional. Bentuk evaluasi berupa tes tertulis dengan menjawab soal-soal materi selama satu semester. Selain ujian semester evaluasi dilakukan dengan memberi latihan soal harian dengan bentuk tes tertulis. 2) Ditemukan kendala implementasi pendidikan kesetaraan yaitu sarana prasana dan Kurangnya motivasi anak Papua 3) Upaya yang dilakukan PKBM, terhadap kendala dalam implementasi pendidikan kesetaraan dengan pemenuhan fasilitas sarana prasarana, memberikan motivasi pada anak papua
Model Pembelajaran Daring Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Fikih Kelas VIII di MTs NU Raudlatut Tholibin Sidomulyo Jekulo Kudus
Tesis ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan model pembelajaran daring dalam meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran fikih kelas VIII di MTs NU Raudlatut Tholibin Sidomulyo Jekulo Kudus. 2) Kendala yang dihadapi pada pelaksanaan model pembelajaran daring dalam meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran fikih kelas VIII di MTs NU Raudlatut Tholibin Sidomulyo Jekulo Kudus. 3) Solusi yang digunakan untuk mengatasi kendala pada pelaksanaan model pembelajaran daring dalam meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran fikih kelas VIII di MTs NU Raudlatut Tholibin Sidomulyo Jekulo Kudus.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di MTs NU Raudlatut Tholibin Sidomulyo Jekulo Kudus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru fikih kelas VIII, kepala madrasah, waka kurikulum, waka kesiswaan, dan siswa siswi MTs NU Raudlatut Tholibin Sidomulyo Jekulo Kudus. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil analisis data dapat diperoleh temuan-temuan penelitian sebagai berikut: Pertama, pelaksanaan model pembelajaran daring mata pelajaran fikih kelas VIII menggunakan model daring total, menggunakan WhatsApp, E Learning madrasah, dan Google Form. Kedua, kendala yang dihadapi meliputi rendahnya semangat belajar dan keaktifan peserta didik, kesulitan pemahaman materi tertentu oleh peserta didik dan penggunaan kuota yang besar. Ketiga, solusi untuk kendala yang dihadapi, berkomunikasi dengan siswa dan orang tua melalui media komunikasi, mempersilahkan peserta didik bertanya melalui chat dan browsing terkait materi yang belum dipahami, dan pemberian bantuan kuota
Layanan Home Visit Dalam Bimbingan dan Konseling Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Daring (Studi Kasus di SMPN 1 Jekulo Kudus)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya motivasi belajar peserta didik sebagai salah satu dampak dari pembelajaran daring di Indonesia, khususnya di SMPN 1 Jekulo. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui motivasi belajar siswa dimasa pembelajaran daring, mengetahui pelaksanaan Home Visit serta hambatan dalam pelaksanaan Home Visit oleh guru BK SMPN 1 Jekulo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tehnik pengumpulan data melalu observasi, wawancara serta dokumentasi berdasarkan aspek rumusan masalah. Adapun subyek penelitian terdiri dari guru BK, siswa serta orang tua siswa di SMPN 1 Jekulo yang telah menerima layanan Home Visit dari pihak sekolah.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa bentuk penurunan motivasi belajar siswa SMPN 1 Jekulo yakni siswa merasa bosan, jenuh dan tidak semangat hadir dalam kelas daring. Selain itu siswa jarang mengerjakan tugas yang diberikan guru serta siswa kurang memahami materi yang disampaikan. Kemudian bentuk pelaksanaan Home Visit dimulai dari proses identifikasi masalah siswa selama pelaksanaan daring oleh guru kelas dan guru pengampu mata pelajaran, kemudian guru BK melakukan riset data siswa dan membuat jadwal kunjungan kerumah siswa. Selanjutnya pada tahap pelaksanaan kunjungan, guru BK melakukan komunikasi mendalam dan menjalin komitmen bersama orang tua siswa agar ikut andil dalam memberikan motivasi kepada siswa untuk selalu mengikuti KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dimasa pembelajaran daring. Dalam pelaksanaanya guru BK mengalami beberapa hambatan yang mengakibatkan layanan home visit tidak berjalan secara maksimal. Diantaranya tidak adanya komunikasi antara guru dengan orang tua siswa terkait jadwal pelaksanaan kunjungan kerumah siswa, sehingga terkadang terdapat orang tua yang tidak dapat ditemui saat pelaksanan Home Visit. Namun secara keseluruhan, pelaksanaan layanan home visit di SMPN 1 Jekulo mampu menunjukkan perubahan positif terhadap meningkatnya motivasi belajar siswa dimasa pembelajaran daring
Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Di Pengadilan Agama Kudus Studi Kasus Perkara Nomor 455/Pdt.G/2019/PA.Kds
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian sengketa ekonomi syariah di pengadilan agama kudus serta alasan dan pertimbangan hakim dalam memutus perkara erkonomi syariah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data priemer dan sekunder. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik langsung dan tidak langsung. Pengujian keabsahan data berdasarkan empat kriteria yaitu credibility, transferability, dependability, confirmability. Adapun tehnik analisis data yang digunakan adalah metode analisa deskriptif kualitatif.
Hasil analisis yang dilakukan penulis dapat disimpulkan, bahwa yang perkara a quo diselesaikan dengan acara biasa . Hal ini membuktikan bahwa penyelesaian perkara a quo sudah sesuai dengan Peraturan Mahakamah Agung Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah. Bahwa alasan dan pertimbangan Hakim atas perkara nomor 455/Pdt.G/2019/PA.Kds adalah menyatakan sah akad Murabahah, Tergugat terbukti melakukan wanprestasi dan membayar ganti rugi materiil Rp 57.551.594 dan membayar biaya perkara. Dasar hukum yang digunakan Majelis Hakim addalah Undang-undang No 7 tahun 1989 sebagaimana di ubah dengan Undang-undang No 3 tahun 2006 dan perubahan kedua Undang-undang Nomor 50 tahun 2000 tentang peradilan Agama. Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah memuat mengenai Akad-akad yang dibentuk secara sah berlaku Nash Syariah. Dan HIR (Herzien Inlandsch Reglement) memuat mengenai pembebanan biaya perkara. Dalam pokok perkara pihak penggugat menyatakan sah Akad Murabahah bahwa tergugat telah melakukan wanprestasi dan menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materiil dan biaya yang timbul dari perkara tersebut
Analisis Pengelolaan Dana Talangan Haji Pada Bank Syariah Indonesia Ahmad Yani Cabang Kudus Pasca Merger Mitra Dengan Fif Amitra Syariah
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengelolaan dana talangan haji (DTH) pada Bank Syariah Indonesia Ahmad Yani Cabang Kudus pra dan pasca merger mitra dengan FIF Amitra Syariah. Penelitian ini akan menjawab pertanyaan bagaimana pengelolaan DTH pada Bank Syariah Indonesia Ahmad Yani Cabang Kudus pra dan pasca merger mitra dengan FIF Amitra Syariah. DTH menjadi solusi bagi umat Muslim Indonesia untuk berangkat menunaikan ibadah haji. Antusiasme umat Muslim yang sangat tinggi untuk berangkat menunaikan ibadah haji, namun terkendala biaya dapat diatasi dengan DTH. Namun, akibatnya, terjadi peningkatan signifikan jumlah jamaah calon haji.
Subyek penelitian ini adalah marketing, customer services, analyst, dan nasabah. Selain itu, Customer Relationship Executive, Unit Mark. Executive FIF Amitra Syariah. Penelitian ini akan menganalisa pengelolaan DTH dari aspek penggunaan akadnya. Ini dilakukan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Ahmad Yani Cabang Kudus pra dan pasca merger, mitra dengan FIF Amitra Syariah. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Lokasi penelitian di Bank Syariah Indonesia Ahmad Yani Cabang Kudus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur dan studi literatur. Data diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi, lalu dianalisis dengan menggunakan analisis isi (content analysis). Data diolah dengan cara pemeriksaan data, klasifikasi data, verifikasi data, analisis data, dan penarikan simpulan.
Pengelolaan DTH pada Bank BSI pra merger dilakukan oleh Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, dan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah. Pada Bank Syariah Mandiri, akad yang digunakan menggunakan akad qard wal ijarah. Sama halnya dengan BRI Syariah. Sedangkan BNI Syariah hanya menggunakan akad ijarah. Besaran DTH yang diberikan oleh BSM maksimal sebesar Rp. 22.500.000,-, BRI Syariah sebesar Rp. 23.000.000,-, dan BNI Syariah sebesar 23.750.000,-. Nama pembiayaan BSM bernama Pembiayaan Talangan Haji, BRI Syariah memberi nama Pembiayaan Pengurusan Ibadah Haji, dan BNI Syariah memberi nama Pembiayaan Haji. Sejak tahun 2016 DTH hanya dikelola oleh Bank Syariah Mandiri. Pengelolaan DTH pada BSI Ahmad Yani Cabang Kudus pasca merger bekerja sama dengan Federal International Finance (FIF) Amitra Syariah. Besaran DTH yang diberikan maksimal mencapai Rp. 25.000.000,- dengan Rp. 500.000,- total dana yang disediakan adalah sebesar Rp. 25.500.000,-. BSI Ahmad Yani Cabang Kudus menggunakan akad qard wal ijarah. Sedangkan FIF Amitra Syariah menggunakan akad ijarah multijasa. Dana pinjaman yang diberikan oleh BSI disertai biaya sewa (ujrah) sistem IT yang dimiliki oleh BSI. Akad qardh wal ijarah berupa peminjaman dana kemudian mengurus administrasi dan finansial untuk keperluan haji. Bank syariah berhak atas imbalan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak (ijarah). Namun, pihak bank tidak dapat menaikkan pinjaman DTH, selain biaya administrasi untuk keperluan pengurusan pinjaman murni (qardh). Akad qardh wal ijarah ini merupakan akad yang wajib disepakati di awal pengurusan
Pengaruh Pemahaman Agama, Pengetahuan Ekonomi Syariah Dan Lingkungan Tempat Tinggal Terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Di Bank Syariah (Studi Kasus Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah Angkatan 2020 Iain Kudus)
Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kenapa mahasiswa menggunakan bank syariah. Faktor tersebut dapat berasal dari dalam diri, seperti sikap atau religiusitas maupun dari luar, seperti pengetahuan yang diperoleh maupun lingkungan tempat mahasiswa tersebut tinggal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang dipakai adalah Mahasiswa prodi perbankan syariah angkatan 2020 IAIN Kudus dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui metode angket yang disebarkan kepada 53 responden. Data yang telah terkumpul kemudian diolah menggunakan alat bantu statistik aplikasi SPSS 23 menggunakan metode analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemahaman agama tidak berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa menggunakan jasa di bank syariah. Hal ini diketahui melalui hasil uji t yang memiliki nilai thitung -2,111 yang nilainya lebih kecil dari ttabel yakni 2,010. Variabel pengetahuan ekonomi syariah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan mahasiswa menggunakan jasa di bank syariah. Hal ini ditunjukkan pada hasil uji t yang memiliki nilai thitung 5,307 yang nilainya lebih besar dari ttabel yakni 2,010 dengan taraf sig. 0,000 < 0,05. Variabel lingkungan tempat tinggal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan mahasiswa menggunakan jasa di bank syariah. Dapat dilihat melalui hasil uji t yang memiliki nilai thitung 2,632 yang nilainya lebih besar dari ttabel yakni 2,010 dengan taraf sig. 0,012 < 0,05. Sementara pemahaman agama, pengetahuan ekonomi syariah dan lingkungan tempat tinggal secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mahasiswa menggunakan jasa di bank syariah. Hal ini diketahui dari nilai fhitung sebesar 34,419 yang memiliki nilai yang lebih besar dari ftabel yakni 2,79 dengan taraf sig. 0,000 < 0,05. Masing-masing variabel pemahaman agama, pengetahuan ekonomi syariah dan lingkungan tempat tinggal secara simultan mempunyai pengaruh sebesar 67,8%, sementara 32,2% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini