STAIN Kudus Repository
Not a member yet
7166 research outputs found
Sort by
Metode Tazkiyatun Nafs Dalam MengembangkanKecerdasan Spiritual Santriwati (Studi kasus di Ma’had Mu’allimat NU Kudus)
Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui bagaimana metode Tazkiyatun Nafs yang digunakan dalam mengembangkan kecerdasan spiritual santriwati di Ma’had Mu’allimat NU Kudus, untuk mengetahui mengapa dilakukan Tazkiyatun Nafs untuk mengembangkan spiritual santriwati di Ma’had Mu’allimat NU Kudus, untuk mengetahui bagaimana hasil dari Tazkiyatun Nafs dalam mengembangkan kecerdasan spiritual santriwati di Ma’had Mu’allimat NU Kudus.
Dalam penelitian ini, menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer berupa santriwati, dan sumber data sekunder meliputi pengasuh pondok pesantren Mu’allimat NU Kudus, ustadz dan ustadzah Mu’allimat NU Kudus, staf tata usaha untuk memperoleh data Ma’had berupa arsip, kitab dan buku. Dan teknik pengumpulan yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan interview atau wawancara. Data di analisis dengan cara mereduksi data, memaparkan data, dan penarikan kesimpulan.
Didapatkan temuan, 1) Langkah-langkah pelaksanaan Tazkiyatun Nafs adalah dibimbing, ni’at, mengosongkan dari sifat tercela, mengisi diri dengan sifat terpuji dan mempercantik diri. Metode tazkiyatun nafs dalam mengembangkan kecerdasan spiritual santriwati di Ma’had Mu’allimat Kudus yaitu Mujahadah Riyadhoh dan Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah, 2) Faktor yang menyebabkan dilakukan Tazkiyatun Nafs di Ma’had Mu’allimat NU Kudus adalah dari pengertian ma’had sendiri adalah rumah untuk ibadah, mengaji, mencari ilmu dan melakukan kebaikan semaksimal mungkin yang didampingi oleh para ustadz dan ustadzah, dan mampu mentaati peraturan di Ma’had Mu’allimat NU Kudus, maka dari itu dilakukannya karena manusia diciptakan oleh Allah dengan 2 dimensi jiwa. Jiwa yang baik dan jiwa yang buruk, jiwa yang buruk perlu adanya penyucian jiwa (Tazkiyatun Nafs), 3) Hasil tazkiyatun nafs dalam mengembangkan kecerdasan spiritual santriwati di pondok pesantren Mu’allimat NU Kudus yang merupakan kegiatan setiap hari di pondok menjadi metode tazkiyatun nafs, yang tersebut menjadikan kedipsilan waktu, menjadi peningkatan kecerdasan emosi yang tentunya dengan kesadaran diri, pentingnya menerapkan metode tazkiyatun nafs di pondok Mu’allimat NU Kudus, pengaturan diri sendiri, empati, dan keterampilan sosial. Dan meningkatkan kecerdasan intelektualnya diantaranya menjadikan kefokusan dalam meghafal, ketenangan, dan juga mudah mencerna dalam bimbingan ibadah apapun yang ada di pondok pesantren Mu’allimat NU Kudus
Ta'tsir at ta'lim al-iliktruniy bistikhdam tathbiq Kahoot (Kahoot) li al lughat al arabiyyah fi tanmiyati mahaarat al qira'at li thullab al fashl ats-tsamin bi al-madrasah al-mutawassithah al-islamiyyah Roudlotul Mubtadiin Balekambang al-'am ad-dirasi 2020/2021
Electronic Learning atau yang bisa disebut E-Learning adalah suatu hal yang sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran. Di zaman yang serba canggih ini masih ada tenaga pendidik yang belum menguasai teknologi untuk diterapkan pada proses pembelajaran. Akibatnya banyak peserta didik merasa bosan dan hasil pembelajaran banyak yang tidak tercapai. Kahoot hadir sebagai aplikasi media pembelajaran yang berguna untuk menumbuhkan semangat siswa dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui Keterampilan Membaca Bahasa Arab Siswa Kelas VIII MTs Roudlotul Mubtadiin Balekambang sebelum menggunakan aplikasi Kahoot. (2) ) untuk mengetahui Keterampilan Membaca Bahasa Arab Siswa Kelas VIII MTs Roudlotul Mubtadiin Balekambang setelah menggunakan aplikasi Kahoot. (3) untuk menganalisis Pengaruh Penggunaan E-Learning Aplikasi Kahoot Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Bahasa Arab Siswa Kelas VIII MTs Roudlotul Mubtadiin Balekambang.
Penelitian dalam kajian ini adalah penelitian lapangan berbasis pada desain penelitian eksperimen (Experimental Desain), dengan jenis Pre-Experimental Design (Nondesigns) yang berbasis One Group Pretest-Posttest Design di mana pengaruh treatment dapat dihitung dengan cara membandingkan hasil nilai Posttest dengan Pretest. Adapun lokasi penelitian di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Roudlotul Mubtadiin Balekambang Nalumsari Kabupaten Jepara. Teknik analisis data menggunakan Uji Z (Z-Test) satu sampel pihak kiri atau disebut Paired Sampe T-Test.
Hasil penelitian ini menunjukkan seberapa tinggi pengaruh penggunaan E-Learning aplikasi kahoot dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Arab siswa pada mata pelajaran bahasa Arab di MTs Roudlotul Mubtadiin Balekambang Nalumsari Jepara. Tabel uji Z (Z-Test) menjelaskan bahwa dengan adanya nilai pretest sebesar 62,5676 dan nilai posttest sebesar 76,6216 menunjukkan arti bahwa penggunaan E-Learning aplikasi kahoot memiliki pengaruh untuk meningkatkan keterampilan membaca bahasas Arab siswa Kelas VIII Di MTs Roudlotul Mubtadiin Balekambang Nalumsari Jepar
Upaya Pengasuh Pondok Pada Pembentukan Kecerdasan Spiritual Dan Akhlakul Karimah Santri Di Pondok Pesantren Qudsiyyah Putri Pada Tahun Pelajaran 2021/2022
Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui bentuk kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah santri di pondok pesantren Qudsiyyah Putri Kudus (2) Mengetahui pembentukan kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah santri di pondok pesantren Qudsiyyah Putri Kudus
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sehingga kehadiran peneliti di lapangan dianggap sangat penting. Peneliti bertindak langsung sebagai instrument dan orang yang mengumpulkan data hasil observasi yang lebih mendalam serta terlibat aktif dalam penelitian. data yang diperoleh berbentuk kata-kata yang diperoleh dri para informan sebagai sumber data, sedangkan data tambahan berupa dokumen. Analisa data dilakukan dengan cara menelaah data yang didapat, kemudian melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan tahap akhir dari analisa data menggunakan keabsahan data dengan menggunakan ketekunan pengamatan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah santri di Pondok Pesantren Qudsiyyah Putri Kudus tergambar pada lima sikap yaitu: ikhlas, sabar, tawakkal. Tawadhu’ dan percaya diri. Adapun upaya pembentukan lima sikap kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah tersebut dilakukan dengan menerapkan beberapa metode pembentukan sikap yang dilakukan oleh pengasuh sebagai seorang kiai yang memiliki tanggung jawab atas pendidikan dan pendampingan santri selama menjalani pendidikan di pondok pesantren. , diantaranya adalah; metode nasehat, metode pembiasaan, metode keteladanan, dan metode rewar
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Etika Berbasis Kitab ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya KH. Hasyim Asy’ari Dalam Interaksi Edukatif di MI Nahdlatussubban Demak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai pendidikan etika berbasis kitab ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya KH. Hasyim Asy’ari dalam interaksi edukatif di MI Nahdlatussubban Demak serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat internalisasi nilai-nilai pendidikan etika berbasis kitab ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya KH. Hasyim Asy’ari dalam interaksi edukatif di MI Nahdlatussubban Demak.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diperoleh dari informan terkait dengan permasalahan penelitian. Penelitian ini mengambil objek penelitian di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatussubban Karangtengah Demak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai pendidikan etika berbasis kitab ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya KH. Hasyim Asy’ari dalam interaksi edukatif di MI Nahdlatussubban Demak melalui beberapa kegiatan seperti: sholat dzuhur berjama’ah, membaca al-qur’an, membaca asmaul husna, bersalaman di depan gerbang, mengucapkan salam, bertutur sapa dengan bahasa santun, tidak menaruh kitab/buku dilantai, merawat buku/kitab yang dipinjam dengan baik, mendengarkan pelajaran dengan tenang, tidak malu bertanya, berdo’a sebelum dan sesudah belajar, meminjamkan barang yang dibutuhkan teman.
Faktor pendukung internalisasi nilai-nilai pendidikan etika berbasis kitab ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya KH. Hasyim Asy’ari dalam interaksi edukatif di MI Nahdlatussubban Demak, seperti: faktor pendidik, faktor peserta didik, faktor lingkungan sekolah, faktor lingkungan keluarga. Sedangkan faktor penghambat internalisasi nilai-nilai pendidikan etika berbasis kitab ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya KH. Hasyim Asy’ari dalam interaksi edukatif di MI Nahdlatussubban Demak, seperti: faktor pendidik, faktor peserta didik, faktor lingkungan, faktor keluarga
Strategi Partai Persatuan Pembangunan Dalam Memberikan Pendidikan Politik (Studi Pada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi DPC Parati Persatuan Pembangunan Kabupaten Pati dalam memberikan pendidikan politik. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dan alat pengumpulan datanya yaitu berupa data wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian data yang diperoleh diolah menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Partai Persatuan Pembangunan dalam memberikan pendidikan politik dimulai dengan penyusunan strategi yang terbagi secara formal dan nonformal. Secara formal partai mempunyai agenda-agenda yang sudah dipersiapkan secara berjenjang. Dan secara nonformal mengikuti perkembangan masyarakat. Kemudian tahap pelaksanaan yaitu merealisasikan agenda-agenda yang sudah dibuat dalam proses penyusuna strategi
Peran Kajian Kitab Qiro’ati dalam Menumbuhkan Rasa Kecintaan Membaca al-Qur’an Pada Lansia ( Studi Living Qur'an di Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak )
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kajian kitab Qiro’ati dalam meningkatkan kecintaan terhadap al-Qur’an pada masyarakat, kususnya pada lansia di Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Serta mengetahui peran kajian kitab Qiro’ati dalam memperbaiki bacaan al-Qur’an pada masyarakat khususnya lansia di Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), bersumber dari wawancara, observasi dan dokumentasi, berhubungan dengan masalah yang akan di kaji serta dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya, dengan menggabungkan data primer maupun sekunder, serta membandingkan dari penelitian terdahulu.
Hasil yang dicapai dari skripsi ini ialah banyaknya pengaruh yang di berikan kitab Qiro’ati setelah di kaji oleh para lansia Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Diantaranya, yang pertama dari segi kecintaan para lansia Desa Babalan terhadap al-Qur’an yaitu meningkatkan minat lansia Desa Babalan untuk membaca al-Qur’an, mempermudah lansia Desa Babalan dalam memahami hukum bacaan al-Qur’an, menunjang kecerdasan spirituan pada lansia Desa Babalan. Yang kedua dari segi memperbaiki bacaan para lansia Desa Babalan terhadap al-Qur’an yaitu lansia Desa Babalan menjadi bisa membaca al-Qur’an secara tartil, lancar dan benar, serta mampu mengetahui hukum tajwid dan makhraj dalam al-Qur’an
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Sekolah Berbasis Pesantren (Studi Kasus Di Smp Islam Plus Al-Banjari Blora)
Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang terlahir dari kebudayaan dan sejarah masyarakat Indonesia yang telah ada jauh sebelum bangsa Indonesia merdeka. Para pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai luhur dan kemudian merumuskan menjadi sebuah pedoman atau ideologi yakni Pancasila. Nilai- nilai pancasila menjadi sumber segala aturan baik aturan yang bersifat fomal maupun informal.
Rumusan masalah peneletian ini yaitu: (1) Bagaimana Implementasi Nilai-nilai Pancasila di Sekolahan Berbasis Pesantren? (2) Nilai-nilai Pancasila apa saja yang di Tanamkan di sekolah berbasis pesantren? (3) Bagaimana hasil dari Implementasi Nilai-nilai Pancasila di Sekolahan Berbasis Pesantren?
Penelitian Ini merupakan studi pendekatan deskriptif kualitatif. Jadi karena penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus maka peneliti berusaha meneliti lebih mendalam tentang sumber data dan berbagai teknik pengumpulan data. Dua sumber data yang memberikan data yang berbeda, maka data tersebut belum pasti. Pengumpulan data dengan observasi langsung ke SMP Islam Plus Al-Banjari Blora dan mewawancarai pihak sekolah terkait dengan nilai-nilai Pancasila disekolah berbasis Pesantren. Penelitian ini fokus pada Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Berbasis Pesantren (Studi Kasus di SMP Islam Plus Al-Banjari).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi nilai-nilai Pancasila di SMP Islam Plus (IP) Al-Banjari berjalann dengan baik. Proses implementasi dilakukan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan pembiasaan yang sesuai dengan nilai yang terkandung pada setiap sila Pancasila. Selain itu adalah terbentuknya siswa yang tertib dalam menjalankan ibadah, Tidak membeda-bedakan dalam memilih teman, Menghormati setiap teman yang berbeda ras dan budayanya, Berani mengemukakan pendapat di depan umum, dan Mampu menjauhkan segala bentuk tindakan kekerasan dan pemaksaan
Implementasi Nilai-Nilai Pembacaan Fida’ Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara (Studi Living Qur’an Surat Al-Ikhlas)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rasa keingintahuan penulis mengenai implementasi nilai-nilai pembacaan fida’ di Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat Desa Bandungharjo terhadap surat Al-Ikhlas. Serta menjelaskan implementasi nilai-nilai pembacaan fida’ Desa Bandungharo Kecamatan Dinirojo Kabupaten Jepara.
Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan living qur’an, yaitu kajian penelitian yang memfokuskan masalah berkaitan dengan respon, resepsi dan presepsi masyarakat tertentu terhadap Al-Qur’an. Dalam penelitian ini penulis mengolah data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data tentang implementasi nilai-nilai pembacaan fida’ di Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, pemahaman masyarakat terhadap surat Al-Ikhlas berbeda-beda. Kedua, implementasi nilai-nilai pembacaan surat Al-Ikhlas diantaranya senantiasa mengesakan Allah dan tidak berbuat syirik, selalu berdoa dan bergantung hanya kepada Allah SWT
Efektivitas Penerapan Blended Learning Berbasis Problem Based Learning (Pbl) Pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Di Ma Nu Darul Hikam Kalirejo Kec. Undaan Kab. Kudus
Penelitian ini di latar belakangi dari hasil wawancara dengan guru dan peserta didik kelas X MA NU Darul Hikam yang mana Efektivitas penerapan Blended Learning berbasis Problem Based Learning pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam menjadi solusi pada masa pandemi Covid-19 lebih membantu guru dan peserta didik mencapai tujuan pembelajaran. Problem Based Learning salah satu model yang dikembangkan keterampilan berpikir siswa (penalaran, komunikasi serta koneksi). MA NU Darul Hikam ini adalah salah satu sekolah yang mempunyai perhatian terhadap peningkatan pada mutu pembelajaran dan telah melaksananakan proses pembelajaran Problem Based Learning ini. Tetapi yang menjadikan permasalahannya bagaimana tentang penerapan, pelaksanaan dan efektivitasnya pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada masa pandemi covid 19 ini. Penelitian ini bertujuan menganilisis dan mendeskripsikan terkait keefektivitasannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif, yang mana peneliti memilih guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan peserta didik X MA NU Darul Hikam sebagai informan penelitian. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengamatan kelas, dimana penentu hasil penelitian bersdasarkan pertimbangkan tertentu, pertimbangan ini berdasarkan pada tujuan penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya penerapan Blended Learning berbasis problem based learning ini lebih efektif dari pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran konvensional sebelumnya. Kendala guru dalam proses pembelajaran adalah kurangnya partipasi peserta didik dalam pembelajaran yaitu kendala utamanya adalah susahnya sinyal dan lemahnya jaringan internet serta keterbatasan kuota yang menyebabkan peserta didik tidak bisa mengikuti pembelajaran daring yang dilakukan guru. Pembelajaran ini juga membantu peserta didik dan guru mencapai tujuan pembelajaran sehingga efektivitas penerapan Blended Learning berbasis Problem Based Learning pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam didapatkan hasilnya setelah melakukan wawancara bersama guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan peserta didik kelas X MA NU Darul Hikam
Penerapam Model Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi Covid-19 Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran blended learning dengan mengkombinasikan dua pembelajaran yaitu pembelajaran online dan offline pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo yang di dalamnya mencangkup rumusan masalah yaitu: 1) Penerapan model pembelajaran blended learning pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo. 2) Upaya yang dilakukan pendidik dalam mengoptimalkan model pembelajaran blended learning pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo. 3) Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan model pembelajaran blended learning pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran akidah akhlak di MTs Darul Ulum Purwogondo.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau yang biasa disebut field reseach dengan pendekatan kualitatif deskriptif di mana data yang diperoleh berasal dari hasil dokumentasi, observasi, dan wawancara. Metode dokumentasi untuk memperoleh data mengenai gambaran umum lokasi penelitian di MTs Darul Ulum Purwogondo. Metode observasi digunakan untuk mengetahui proses belajar dalam pembelajaran blended learning khususnya pada mata pelajaran akidah akhlak. Dan metode wawancara untuk mengungkap semua fakta yang ada di sekolah melalui wawancara dengan Kepala Sekolah, guru akidah akhlak, siswa kelas VIII dan IX yang melaksanakan pembelajaran blended learning pada mata pelajaran akidah akhlak. Teknik analisis data ada tiga tahapan yaitu data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Penerapan model pembelajaran blended learning terdapat tahapan perencanaan dengan merancang program tambahan, sarana dan prasarana, dan penyusunan jadwal pembelajaran. 2) Upaya pendidik dalam mengoptimalkan penerapan model pembelajaran blended learning pada mata pelajaran akidah akhlak tetap mengikuti aturan dari pemerintah, koordinasi dengan berbagai pihak, adanya inovasi-inovasi baru bagi pendidik, adanya kerja sama antara pendidik dan wali murid. 3) Faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran blended learning diantaranya yaitu: rasa tanggung jawab dari pemerintah dan pendidik keikutsertaan orang tua dalam membimbing peserta didik belajar, penggunaan teknologi yang efektif. Faktor penghambat yaitu penerapan model pembelajaran blended learning alokasi waktu yang kurang efisien, pendidik yang kurang faham dengan media sosial, siswa kurang adanya rasa tanggung jawa