STAIN Kudus Repository
Not a member yet
    7166 research outputs found

    Pengaruh Pengetahuan Konsumen, Kemudahan Penggunaan, dan Efektivitas Terhadap Minat Bertransaksi mengunakan Financial technology Syariah (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kudus angkatan 2017-2019)

    No full text
    Financial technology syariah adalah sebuah solusi layanan keuangan yang memanfaatkan teknologi digital dalam pengoperasianya berdasarkan prinsip syariah. Namun, hal ini masih minim akan pengetahuan tentang fintech khususnya mahasiswa, sehingga belum mampu memanfaatkan layanan keuangan pada produk fintech. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan konsumen, kemudahan penggunaan dan efektivitas terhadap minat bertransaksi menggunakan financial technology syariah (studi pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis Islam IAIN Kudus angkatan 2017-2019). Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan metode pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik sampel yaitu purposive sampling kepada 96 responden. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program olah data SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian uji t yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan ttabel (2,159 > 1,986), variabel kemudahan penggunaan (X2) thitung > ttabel (2,058 > 1,986), dan variabel efektivitas (X3) thitung > ttabel (3,117 > 1,986) dan uji f ditunjukkan bahwa fhitung> ftabel (12,259 > 2,70) yang berarti variabel pengetahuan konsumen, kemudahan penggunaan, dan efektivitas secara simultan atau bersama-sama dan signifikan terhadap minat bertransaksi menggunakan financial technology syariah (studi pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis Islam IAIN Kudus

    Model Layanan Bimbingan Konseling Islam Reality Therapy Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santri Di Pondok Pesantren Assyafi’iyyah Desa Talun Kecamatan Kayen Kabupaten Pati

    No full text
    Model layanan bimbingan konseling Islam di pondok pesantren suatu rencana dukungan yang diberikan kepada santri dalam suatu kegiatan yang terorganisir secara sistematis untuk individu atau kelompok yang mengalami kesulitan atau masalah, mengubah pola hidup yang salah menjadi pola hidup yang benar. Layanan konseling sangatlah membantu dalam upaya mencapai tujuan pendidikan yaitu dalam rangka mengembangkan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh santri. Kurannya motivasi belajar santri dapat dilihat dari sering tidak mengikuti dalam menikuti kegiatan jam wajib belajar bersama dan santri yang memiliki nilai rendah selama bersekolah jika tidak dilakukan pencegahan dini akan menjadi wabah yang membawa mereka dalam kurangnya kemampuan dan melemahnya daya berfikir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang disajikan dalam bab penyajian data. Data yang diperoleh akan nalisa menggunakan analisis deskriptif komparatif untuk mengetahui faktor latar belakang proses serta hasil dari adanya model layanan bimbingan konseling Islam reality therapy dalam meningkatkan motivasi belajar santri. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, Pemilihan model layanan bimbingan konseling Islam dalam meningkatkan motivasi belajar seorang santri di Pondok Pesantren Assyafi’iyah Talun Kayen Pati dengan pendekatan reality therapy berdasarkan pada faktor dan tujuan yang sama dengan tujuan hidup yang diharapkan oleh pembimbing pondok pesantren Assyafi’iyyah Talun kepada santrinya, yaitu santri sebagai seorang individu yang dapat mencapai kehidupan dengan success identity (identitas keberhasilan). Kedua, proses model layanan bimbingan konseling Islam reality therapy untuk meningkatkan motivasi belajar santri melaluli tahap identifikasi masalah, gnosis, prognosis, terapi atau treatment, follow up dan eavluasi. Ketiga, hasil akhir pelaksanaan model layanan bimbingan konseling Islam menggunkanan reality therapy dalam meningkatkan motivasi belajar seorang santri di Pondok Pesantren Assyafi’iyah Talun Kayen Pati adalah Santri dapat lebih bertanggung jawab, mampu mengembangkan potensi yang dimiliki, dan memiliki kesadaran akan adanya kontrol diri, sehingga dapat mencapai kesuksesan hidup masa depannya, dan juga lebih fokus pada pendidikan yang sedang ditempuh untuk bekal kehidupan masa depannya

    Persepsi Remaja terhadap Profesi Ojek Muria (Studi Kasus Masyarakat Desa Colo)

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi remaja terhadap profesi ojek muria, kemudian dapat diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat remaja untuk menjadi ojek muria, serta untuk dapat diketahui mekanisme menjadi ojek muria. Penelitian ini merupakan jenis field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara serta dokumentasi yang diperoleh dari informan. Dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari pihak anggota ojek muria serta masyarakat Desa Colo, serta menggunakan data sekunder berupa dokumen atau data, yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi remaja terhadap profesi ojek muria merupakan suatu pekerjaan mayoritas bagi warga masyarakat Desa Colo,serta merupakan pekerjaan dengn resiko yang tinggi. 2) Faktor yang mempengaruhi minat remaja menjadi ojek muria mayoritas mengatakan karena pendapatan yang tinggi, dan bisa digunakan sebagai asset investasi atau sebagai tabungan. 3) Mekanisme untuk menjadi ojek muria dapat melalui mekanisme penambahan anggota, lelang anggota dan sewa- menyewa anggota

    Efektivitas metode Qira’ati dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahussa’adah Gondosari Gebog Kudus Tahun 2020/2021

    No full text
    Al-Qur’an yaitukalamullah (kitab suci) mu’jizat terbesar dari Allah SWT yang di dialamnya terdapat petunjuk. Mu’jizat Al-Qur’an diturunkan melalui malaikat Jibril kemudian ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW yang di dalamnya terdapat sesuatu untuk mencapai keutuhan, keseimbangan dan kebahagaiaan hidup. Membaca Al-Qur’an menjadi hal yang sangat penting dalam menerapkan kaidah ilmu tajwid dan sesuai dengan makharijul huruf. Membaca Al-Qur’an mempunyai hukum fardhu ‘ain, sedangkan hukum mepelajari ilmu tajwid yakni fardhu kifayah. Dalam membaca Al-Qur’an terdapat beberapa aspek yang perlu dicapai untuk dapat membaca tartil dan fashih.Pondok pesantren telah melewati rentang waktu yang lama dan mampu bertahan hingga saat ini. Tak lain pesantren sebagai lembaga yang mempunyai suatu keunikan dan nyentrik dengan berbagai ke khas-annya, sehingga memiliki kapabilitas yang cukup cemerlang.Sistem pondok pesantren seperti pendidikan pada umumnya yang mempunyai suatu metode atau cara dalam menyampaikan sesuatu.Kaidah metode Qira’ati merupakan salah satu cara mempelajari Al-Qur’an atau cara membaca Al-Qur’an yang memasukkan bacaan tartil sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.Terdapat petunjuk membaca pada setiap jiidnya dan santri yang tapi ustadzah hanya membimbing dan mengoreksi bacaan yang salah. Ada tiga permasalahan yang akan dibahas meliputi bagaimana Metode Qira’ati sebagai metode menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahus Sa’adah Gondosari Gebog Kudus, bagaimana efektivitas metode Qira’ati dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahus Sa’adah Gondosari Gebog Kudus, dan bagaimana implementasi metode Qira’ati dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahus Sa’adah Gondosari Gebog Kudus.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Metode Qira’ati sebagai metode menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahus Sa’adah Gondosari Gebog Kudus, bagaimana efektivitas metode Qira’ati dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahus Sa’adah Gondosari Gebog Kudus, dan bagaimana implementasi metode Qira’ati dalam menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Miftahus Sa’adah Gondosari Gebog Kudus. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan yang disajikan secara deskriptif kualitatif. Adapun kriteria subjek dalam penelitian yakni santri Pondok Pesantren Miftahussa’adah. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data-data tersebut kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk narasi. Berdasarkan data-data yang telah terkumpul maka di dapati sebuah kesimpulan tentang Metode menghafal Al-Qur’an dengan metode Qiro’ati di pondok pesantren Miftahussa’adah Gondosari Gebog Kudus menggunakan sistem M3 yaitu mangap, mecucu, meringis. Efektivitas metode Qiro’ati dalam menghafal Al-Qur’an di pondok pesantren Miftahussa’adah Gondosari Gebog Kudus dapat dilihat dari keterlaksanaan program menghafal Al-Qur’an, kesesuaian proses pembelajaran menghafal Al-Qur’an dengan tujuan dan visi misi pondok pesantren Miftahussa’adah, dan keikutsertaan santri dalam proses pembelajaran menghafal Al-Qur’an.Implementasi metode Qiro’ati dalam menghafal Al-Qur’an di pondok pesantren Miftahussa’adah Gondosari Gebog Kudus melalui serangkaian tahapan. Diantaranya melalui perencanaan yaitu menyiapkan segala macam kebutuhan yang dibutuhkan untuk pembelajaran menghafal Al-Qur’an agar dapat mendukung keberlangsungan proses menghafal santri. Yang kedua pelaksanaan yaitu dimulai dengan berdo’a bersama, dilanjutkan dengan ustadz atau ustadzah yang memberikan materi melalui alat peraga

    Implementasi Media Flash Card Dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Kelompok B Di RA Nurul Haq Prambatan Kidul Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022

    No full text
    Penelitian ini merupakan tindak lanjut dari perlakuan guru terhadap implementasi media flash card dalam upaya mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini kelompok B di RA Nurul Haq Prambatan Kidul Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022. Karena kemampuan bahasa adalah sebagai cerminan kecerdasan dalam diri peserta didik sekaligus sangat strategis dalam menunjang kesuksesan peserta didik saat dewasa. Kemampuan bahasa juga dapat menjadi alat dalam mengekspresikan perasaannya. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk 1) mendeskripsikan implementasi media flash card dalam upaya mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini kelompok B di RA Nurul Haq Prambatan Kidul Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022; 2) untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi media flash card dalam upaya mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini kelompok B di RA Nurul Haq Prambatan Kidul Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data dilapangan. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru ataupun pendidik, kemudian peserta didik kelas B dari RA Nurul Haq Prambatan Kidul Kaliwungu Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian melakukan uji keabsahan data melalui uji credibility, uji transferability, uji denpendability, uji konfirmability. Teknik analisis data yang dilakukan degan cara pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (verification). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) penerapan media flash card dalam upaya mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini kelompok B di RA Nurul Haq Prambatan Kidul Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022, dilakukan dengan menggunakan beberapa langkah-langkah, yaitu: a) Pendahuluan, terdiri atas persiapan guru dalam penerapan, media flash card, menyiapkan RPPH, dan menyiapkan media flash card; b) Inti, diantaranya dilakukan apersepsi, mengenal huruf abjad dengan flash card, mengenal suku kata dengan flash card buah-buahan, mengeja huruf didalam kartu flah card, menyusun huruf abjad nama buah didalam flah card, mengelompokkan tanaman buah berkayu dan tidak berkayu, mengelompokkan buah berbiji satu dan berbiji banyak, mengamati secara lagsung wujud buah, mencicipi buah dari guru, kegiatan dialog antara guru dan anak, kegiatan lihat katakan gambar, mengurutkan bagian tanaman buah kemudian mngucapkan, meyebutkan bagian tanaman buah menggunakan flash card didepan teman, menirukan satu kalimat yang diucapkan guru secara berulang-ulang dengan harapan dapat mengembangkan kemampuan bahasa pada anak usia dini dan sesuai cakupan pembelajaran dalam kurikulum. c) evaluasi serta solusi, hal ini dilakukan dengan cara pengulangan materi serta tanya jawab guna mengetahui sejauh mana peserta didik menerima, memahami dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan media flash card; 2) Faktor pendukung dalam penerapan implementasi media flash card dalam upaya mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini kelompok B di RA Nurul Haq Prambatan Kidul Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022, adanya profesionalisme guru dan minat belajar serta ketekunan peserta didik. Kemudian Faktor penghambat dalam peerapan implementasi media flash card dalam upaya mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini kelompok B di RA Nurul Haq Prambatan Kidul Kaliwungu Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022, kurangnya sarana prasana dalam mengembangkan bahasa AUD lebih kepada APE (alat pembelajaran edukatif)

    Penggunaan Aplikasi Quizizz Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Digital Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas V Di MI Datuk Singaraja Kerso Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi quizizz sebagai media pembelajaran berbasis digital untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris kelas V di MI Datuk Singaraja Kerso Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Adapun rumusan masalah yang diambil oleh peneliti yaitu: 1) Bagaimana penerapan atau cara penggunaan aplikasi Quizizz untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris. 2) Apa sajakah faktor pendukung dan faktor penghambat pada penggunaan aplikasi Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dimana peneliti melakukan pengamatan langsung ke lokasi penelitiaan di MI Datuk Singaraja Kerso Kedung Jepara. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, pendekatan ini digunakan peneliti untuk memperoleh data fakta tentang penggunaan Quizizz pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas V di MI Datuk Singaraja Kerso dari informan yang terkait dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan uji kredibilitas melalui triangulasi sumber, teknik, waktu, dan member check. Selanjutnya data di analisis dengan mengumpulkan data, memilih dan merangkum data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan agar penelitian menjadi sempurna. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penggunaan Quizizz sebagai media pembelajaran berbasis digital dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada saat proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris yakni terlebih dahulu menyiapkan RPP, menyiapkan soal-soal, materi pelajaran, pembelajaran dilakukan menggunakan media Quizizz, diskusi, evaluasi dan hasil. 2) Faktor pendukung dari penggunaan Quizizz ialah pengaksesannya yang sangat mudah, memudahkan guru dalam menyampaikan materi, memudahkan guru dalam membuat soal atau kuis serta adanya jaringan internet dan sarana prasarana lainnya. Sedangkan faktor penghambat dari penggunaan Quizizz ialah jaringan internet yang kurang lancar, adanya siswa yang tidak membawa smarthphone serta belum adanya lab.komputer di MI Datuk Singaraja

    Implementasi Konseling Teman Sebaya dengan Teknik Self Management untuk Meningkatkan Kedisiplinan Anggota Resimen Mahasiswa Mahadipa Batalyon 954 “Yudhagama” IAIN Kudus

    No full text
    Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui bagaimana kondisi kedisiplinan anggota Resimen Mahasiswa Mahadipa Batalyon 954 “Yudhagama” IAIN Kudus. 2) Untuk mengetahui bagaimana penerapan Konseling Teman Sebaya dengan Teknik Self Management untuk meningkatkan Kedisiplinan Anggota Resimen Mahasiswa Mahadipa Batalyon 954 “Yudhagama” IAIN Kudus. 3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan Konseling Teman Sebaya dengan Teknik Self Management untuk meningkatkan Kedisiplinan anggota Resimen Mahasiswa Mahadipa Batalyon 954 “Yudhagama” IAIN Kudus. Semangat generasi muda perlu ditingkatkan, pada masa pandemi para generasi muda menghabiskan waktunya hanya berdiam diri dirumah yang menjadikan individu malas, hal tersebut salah satu alasan untuk meningkatkan kedisiplinan agar perilaku yang buruk tidak berkelanjutan.Teman Sebaya yang memiliki kriteria menjadi Konselor Teman Sebaya di Resimen Mahasiswa IAIN Kudus adalah Staff Personalia yang merupakan mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam, dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah diterima selama perkuliahan adalah salah satu personil yang dipandang sangat tepat dalam membantu meningkatkan kedisiplinan anggota yang telah di identifikisasi meliputi datang tepat waktu, berpakaian rapi, rasa peduli sesama sebayanya, sigap, dan tanggungjawab. Teknik self management tepat dalam meningkatkan kedisiplinan karena dapat memodifikasi perubahan perilaku seseorang sesuai yang ditargetkan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang kemudian dianalisa menggunakan deskriptif komparatif. Teknik Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi secara langsung dengan teknik purposive sampling sebanyak 8 sampel informan. Hasil penelitian ini adalah : (1) Proses pelaksanaan kedisiplinan berdasarkan semboyan “Widya Castrena Dharma Siddha” dan Konselor Teman Sebaya berperan penting dalam memberikan dorongan serta sebagai fasilitator terhadap anggota dalam kesulitan pelaksanaan kedisiplinan (2) Konseling Teman Sebaya dengan Teknik Self Management yang dipegang oleh Staff Personalia yang juga sebagai Konselor Teman Sebaya di Resimen Mahasiswa IAIN Kudus dan diikuti oleh anggota melalui tahapan konseling yang meliputi tahapan awal, peralihan, kegiatan dan pengakhiran sedangkan pada tahapan teknik self management meliputi teknik recording, identifikasi masalah, komitmen diri, pelaksanaan strategi, evaluasi diri, reinforcement dan follow up. (3) Faktor pendukung meliputi motivasi dalam diri anggota, kesukarelaan anggota dan Konselor Teman Sebaya yang paham dibidang tersebut sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran diri anggota, malas dan lingkungan yang kurang mendukung

    Kerukunan Antara Umat Islam Dan Kristen Di Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui bagaimana kerukunan yang terjadi di Desa Kelet terhadap bentuk kerukunan hingga sikap dan interaksi sosial yang terjadi Di Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. metode pengumpulan data yang digunakan adalah: 1) observasi, adalah dasar ilmu pengetahuan dilakukan dengan cara melakukan pengamatan serta pencatatan secara sistematis tentang unsur-unsur yang terlihat dalam suatu objek penelitian; 2) wawancara, merupakan metode pengumpulan data dengan berkomunikasi yang digunakan untuk memperoleh data tentang kerukunan yang terjadi antara umat Islam dan Kristen di Desa Kelet; 3) dokumentasi, untuk mendokumentasikan sumber data yang digunakan untuk melengkapi penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data berupa sumber tertulis, gambar maupun karya-karya monumental yang dapat menambah informasi untuk peneliti. Analisis yang digunakan peneliti adalah menggunakan jenis penelitian field riset, yaitu penelitian yang dimana peneliti langsung melakukan penelitian secara terstruktur dan mengambil data dari lapangan atau informasi yang langsung dengan mendatangi responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu sebagai metode penelitian yang bermaksud memahami suatu fenomena, tentang apa yang dialami oleh objek penelitian dari perilaku, motivasi, persepsi dan mendeskripsikan dengan kata dan bahasa yang alamiah

    Peran Pembelajaran Praktik Ubudiyyah Dalam Meningkatkan Implementasi Ilmu Fiqih Pondok Pesantren Al-Hidayah Getassrabi Gebog Kudus

    No full text
    Praktik Ubudiyyah merupakan kegiatan untuk melaksanakan perintah-perintah Allah dan merasa hina serta tunduk dihadapan Allah SWT. Pada masa sekarang pelajar-pelajar dihadapkan dengan zaman serba canggih ini sehingga terlena dengan masalah duniawi sehingga terkadang lalai dengan ibadah dan juga ibadah alakadarnya. Maka dengan itu, pelajar-pelajar ketika beribadah kepada Allah SWT tidak dengan hati yang tulus dan beribadah sebisanya atau bagaimana ketika mereka melihat orang lain melaksanakannya. Sehingga santri atau pelajar yang sedang beribadah tidak memperhatikan kualitas atau baik buruknya ibadah mereka, hal ini dimungkinkan penyebab utamanya adalah kurangnya pemantauan dan pengajaran mengenai ibadah dari santri atau pelajar. Metode yang sesuai untuk pengajaran pembelajaran ibadah adalah dengan cara praktik langsung didampingi oleh guru atau ustadz. Dengan pendampingan yang intens akan membuat santri lebih teratur dalam melaksanakan ibadah kepada tuhan yang maha Esa. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah perencanaan dan pelaksanaan dan hasil pembelajaran praktik ubudiyyah untuk meningkatkan penguasaan ilmu fikih melalui kitab bulughul marom yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Hidayah Getassrabi Gebog Kudus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini terdiri sumber data primer yaitu penelitian lapangan dengan cara observasi wawancara dan dokumentasi. dan sumber data sekunder yang meliputi buku-buku, data internet dan sumber dari penelitian terdahulu untuk melengkapi dan memperkuat data penelitian. Setelah pengumpulan data dengan menentukan subjek penelitian dengan metode wawancara & dokumentasi lingkungan pondok memfokuskan pada perencanaan, pelaksanaan dan hasil belajar praktik ubudiyyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Mengetahui perencanaan dari praktik ibadah yang dilakukan santri di Ponpes Al Hidayah (2) Mengetahui bentuk-bentuk kegiatan praktik ubudiyyah yang dilakukan oleh para santri di Ponpes Al Hidayah (3) Mengetahui hasil sebelum dan sesudah diterapkannya pembelajaran praktik ubudiyyah melalui kitab bulughul marom

    Correlational Study between Students’ Mastery in Using Simple Present Tense and their Ability in Writing of Analytical Exposition Text at MA Darul Ulum Purwogondo

    No full text
    In high school education, English is a compulsory subject that must be studied, including English skills and English components. Based on the problem found by the researcher, the students of the eleventh grade at MA Darul Ulum Purwogondo had difficulty in understanding the simple present tense, either in memorizing formulas or mastering vocabulary. This study was a quantitative correlation research. The researcher used the mastery of the simple present tense as the independent variable and the ability to write analytical exposition texts as the dependent variable. The population in this study was 122 students. In taking the sample, the researcher took 27% of the total population. The number of samples produced was 33. In collecting data, the researcher used two instruments; (1) simple present tense test, and (2) analytical exposition text test. In the simple present tense instrument, the researcher conducted a tryout to test the validity. The result was that there were 33 valid items out of 50 items. While to test the reliability, the researcher used Cronbach’s Alpha in the SPSS version 25.0 program which was showed a value of 0.904 (very high reliability). In the analytical exposition text instrument, the researcher used content validity. The test result of the variabel X showed that 61 was the lowest score, 91 was the highest score, and 77.91 was the mean score. Based on the interval score table, the mean score of the variabel X was in poor category. While, the test result of the variabel Y showed that 57 was the lowest score, 91 was the highest score, and 78.36 was the mean score. On the variabel Y, there were more students scored above the mean score (21 students) than below the mean score (12 students). Based on the test results, the mean score of the variable X was in fair category. In prerequisite test, the researcher used normality and linearity tests. The normality test showed that significance for the variabel X was 0.347 ≥ 0.05 and the variabel Y was 0.009 ≤ 0.05, it means that the variabel X was from normal distribution, but the variabel Y was not from normal distribution. Then the linearity test showed that significance of defiation from linearity was 0.524 ≥ 0.05, it means that the correlation between the variables X and Y was linear. To find out the correlation between the variables X and Y, the researcher used Spearman's Rank in the SPSS version 25.0 program. The result showed that the significance value (0.000) was smaller than the alpha value (0.05). It means that H0 was rejected and Ha was accepted. In other words, there was a significant correlation between students' mastery in the simple present tense and their writing ability in analytical exposition texts at MA Darul Ulum Purwogond

    0

    full texts

    7,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STAIN Kudus Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇