STAIN Kudus Repository
Not a member yet
    7166 research outputs found

    Pengaruh Entrepreneur Characteristics, Lingkungan Bisnis dan Modal Usaha Terhadap Pengembangan Usaha Industri Genteng di Desa Ngembalrejo Kudus

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya industri percetakan genteng di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus yang memiliki peluang serta potensi untuk dapat berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh entrepreneur characteristics, lingkungan bisnis dan modal usaha terhadap pengembangan usaha Industri Genteng di Desa Ngembalrejo Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis field research (penelitian lapangan). Sehingga Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan berbagai uji statistik menggunakan aplikasi SPSS versi 24. Adapun uji statistik yang digunakan meliputi uji validasi, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 83 Industri Genteng di Desa Ngembalrejo, dengan sampel penelitian yang digunakan adalah 45 Industri Genteng di Desa Ngembalrejo. Hasil penilitian yang diperoleh menujukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara entrepreneur characteristics terhadap pengembangan usaha Industri Genteng di Desa Ngembalrejo Kudus, dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 4,373 serta nilai signifikansi sebesar 0,000; (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan bisnis terhadap pengembangan usaha Industri Genteng di Desa Ngembalrejo Kudus, dibuktikan nilai t-hitung sebesar 3,612 dan nilai signifikansi sebesar 0,001; (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signikan antara modal usaha terhadap pengembangan usaha Industri Genteng di Desa Ngembalrejo Kudus, dibuktikan nilai t-hitung sebesar 3,052 dan nilai signifikansi sebesar 0,004; (4) Terdapat pengaruh secara Bersama-sama antara pengaruh entrepreneur characteristics, lingkungan bisnis dan modal usaha terhadap pengembangan usaha Industri Genteng di Desa Ngembalrejo Kudus, yang dibuktikan dengan nilai F-hitung sebesar 8,96

    Al muazanah bayna kitab al ajrumiyah wal nahw al wadhih min manzur al madah wa 'awaqibiha al ta'limiyah

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami Perbandingan antara kitab Al-Ajurumiyyah dan An-Nahwu Al-Wadhih dari perspektif materi dan konsekuensi pedagogiknya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, sedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik analisis isi (content analysis) yang berkaitan dengan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian dan pemaparan analisis yang telah dilakukan dapat diperoleh bahwa: (1) Kitab nahwu Al-Ajurumiyyah terdapat 25 kaidah, yang mana bila dikelompokkan hanya terdiri atas enam saja. Pertama kalam. Kedua I’rab. Ketiga af’al. Keempat Marfhuatul Asma’. Kelima Manshubatul Asma’. Keenam Makhfudhatul Asma’. Sedangkan dalam kitab An-Nahwu Al-Wadhih pada juz 1 terdiri dari 17 kaidah, dari kaidah ke-1 hingga ke-4 itu diawali dengan kalam, yakni kaidah tentang jumlah al-mufidah Kaidah tentang fa’il, mubtada’ wa khabar hingga kaidah jumlah ismiyah. Kaidah tentang kana dan saudaranya. (2) Persamaan dan perbedaannya menggunakan metode deduktif sedangkan kitab an-Nahwu al-Wadhih menggunakan metode induktif. (3) Konsekuensi pedagogiknya yaitu pada tingkat ula menggunakan standar kitab jurumiyah. Tingkat wustho menggunakan standar dengan tingkat wustho. Tingkat ula menggunakan penguasaan dan penerapan yang terkait dengan permasalahan jurumiyah

    Relasi Ulama dengan Umara’ dalam Perspektif Al-Ghazali dan Relevansinya pada Politik Islam di Indonesia

    No full text
    Ulama dan umara’ terlibat dalam kebersamaan membangun negeri dan bertujuan untuk mencapai suatu kesejahteraan masyarakat yang adil dan sejahtera. Umara’ membutuhkan ulama sebagai penasehat dan juga sumber untuk mendapatkan keputusan yang dilandasai oleh hukum agama, begitupun ulama membutuhkan sosok umara’ guna mendukung aktivitasnya dibidang pendidikan, peradilan, bahkan sampai kepersoalan strategis lainya seperti membangun pondasi masyarakat berahlak mulia. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah dalam rangka untuk mengetahui konsep relasi ulama dengan umara’ dalam pandangan Al-Ghazali dan juga dikaitkan dengan relasi antara ulama dengan umara’ di Indonesia saat ini. Jenis penelitian skripsi ini adalah analisis deskriptif, bila dilihat dari jenis penelitian ini bersifat riset kepustakaan. Berdasarkan penelitian ini mengenai relasi ulama dengan umara’ yang dikaitkan dengan keadaan sosial politik pada masa Al-Ghazali dan kaitannya pada era saat ini. Dimasa Al-Ghazali, ulama fokus mendalami ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk mendapatkan perhatian dari pada umara’ dan juga mengharapkan hadiah berupa materi dan kedudukan yang dijanjikan umara’ pada saat itu

    Analisis Komponen Instrumen Terpadu Sulap Sains pada Praktikum IPA Rekreatif dengan Pendekatan Joyfull Learning

    No full text
    Pembelajaran sains yang monoton dengan menggunakan metode ceramah membuat pelajar atau peserta didik merasa bosan dan akhirnya materi yang tersampaikan tidak maksimal. Dalam kurikulum 2013 peserta didik diarahkan untuk aktif dan mengekspresikan kemampuannya di dalam pembelajaran. Sejalan dengan hal tersebut maka ketersedian media pembelajaran yang tepat sangatlah dibutuhkan, salah satu media pembelajaran adalah media KIT Sulap Sains beroreintasi pada praktikum IPA Rekreatif dengan pendekatan joyfull learning. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk/media pembelajaran dan menganalisis optimasi desain KIT Sulap Sains pada praktikum IPA rekreatif dengan pendekatan joyfull learning. Penelitian ini menggunakan model 4D yang disederhanakan menjadi 3D yaitu (Define, Design, and Develop). Optimasi desain produk diperoleh melalui tiga tahap dan dievaluasi oleh ahli media dan materi, guru, serta diuji cobakan kepada peserta didik dengan skala kecil. Hasil penelitian ini berupa media pembelajaran KIT Sulap Sains untuk praktikum IPA rekreatif dengan menggunakan pendekatan joyfull learning. Hasil analisis optimasi desain KIT Sulap Sains yaitu sudah sesuai dan ideal untuk pembelajaran IPA remaja atau peserta didik jenjang SMP/MTs. Berdasarkan persentase hasil validasi 3 ahli media dan materi diperoleh masing-masing persentase 93%, 88% dan 92% dengan kategori media pembelajaran sangat baik dan sudah layak digunakan sebagai media pembelajaran remaja usia 10-15 tahun atau peserta didik jenjang SMP/MTs

    Pengaruh Price, Product Quality, Dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Sirup Cap Manggis Di Kabupaten Kudus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh price, product quality, dan brand image terhadap keputusan pembelian konsumen sirup cap manggis di kabupaten kudus. jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuntitatif dengan pendekatan field research. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan dokumentasi, sedangkan teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling dengan tipe accidental sampling dan memperoleh sampel sebayak 68 responden. Berdasrkan hasil penelitian menunjukkan bahwa price berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembellian dimana memperoleh nilai 2,106 > 1,996. Product quality berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dimana memperoleh nilai 2,766 > 1,996. Dan untuk variabel brand image berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai 4,639 > 1,996

    Analisis Profesionalisme Guru Pada Buku Humor Guru Sufi Karya A Kang Mastur

    No full text
    Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakan atau liberary research. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui profesionalisme yang harus dimiliki oleh setiap guru, (2) untuk mengetahui cakupan serta kesuaian dari analisis profesionalisme guru pada buku Humor Guru Suf karya A Kang Mastur dengan empat kompetensi guru profesional. Untuk memperoleh data dan menafsirkannya secara tepat, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian kepustakaan ini peneliti menggunakan metode hermeneutik objektif. Metode hermeneutik objektif merupakan metode analisis kata-kata yang tertuang dalam sebuah untuk menginterpretasikan maknanya. Teknik pengumpulan data diarahkan pada pencarian data informasi melalui dokumen, baik dokumen tertulis maupun dokumen elektronik yang mendukung proses penulisan hasil penelitian. Penelitian ini menawarkan inovasi baru terkait dengan gaya mengajar yang humoris yang ditawarkan oleh A Kang Mastur. Undang-Undang No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, menempatkan guru sebagai tenaga yang profesional dengan 4 kompetensi yang harus dimilkinya. Dalam Islam hakikat guru sebagai pendidik yang profesional memiliki tugas utama untuk melahirkan lulusan yang memiliki wawasan keilmuan dan pemahaman terhadap nilai-nilai agama Islam yang rahmatan lil alamin. Dengan berbagai tuntutan tersebut tidak jarang menjadikan guru terpaku pada pelajaran yang bersifat kaku, situasi yang demikian membuat peserta didik merasa tertekan dan tidak semangat dalam mengikuti pembelajaran. Padahal sebagai pendidik harus memiliki strategi untuk memudahkan dan menyederhanakan materi yang dianggap sulit oleh peserta didik. Dengan demikian diperlukan keterampilan seorang guru dalam membangkitkan semangat belajar peserta didik. Dalam buku A Kang Mastur yang berjudul Humor Guru Sufi tersebut dijelaskan bahwa dengan menjadi guru yang humoris dapat menjadikan kegiatan belajar mengajar berlangsung aktif dan menyenangkan. Untuk itulah dalam hal ini peneliti tertarik untuk mengkaji dan menganalisis profesionalisme guru yang dipadukan dengan kiat menjadi guru humoris serta beberapa kisah sufi yang dapat dijadikan contoh penggunaan humor dalam pembelajaran. Penelitian yang dilakukan menghasilkan analisis berupa adanya cakupan serta kesuaian karakteristik profesionalisme guru terhadap kiat menjadi guru humoris yang ditawarkan oleh A Kang Mastur pada buku Humor Guru Sufi. Pada kompetensi pedagogik yang melingkupi kemampuan seorang guru dalam memahami peserta didiknya tercermin pada poin ke-2 (mengelola kelas dengan efektif, aktif, dan berkualitas), poin ke-9 (memahami gaya belajar dan psikologi peserta didik), poin ke-10 (menjadi sahabat peserta didik). Sementara pada kompetensi kepribadian yang berkaitan dengan nilai kepribadian seorang guru terletak pada poin ke-4 (berpenampilan dan bersikap menarik), poin ke-6 (tegas dan menginspirasi), poin ke-7 (adil dan penyabar). Adapun pada kompetensi sosial yang harus dimiliki oleh seoarng guru profesional tercermin pada kiat menjadi guru humoris poin ke-5 (gaul dan tidak gaptek), poin ke-10 (menjadi sahabat peserta didik), poin ke-11 (memberikan penghargaan dan pujian). Sedangkan kompetensi profesional yang menjadi hal pokok pada profesionalisme seorang guru memiliki relevansi dengan kiat menjadi guru humoris yang terletak pada poin ke-1 (menguasai materi dan haus ilmu pengetahuan), poin ke-3 (kreatif, inovatif, dan produktif), poin ke-8 (kooperatif dan demokratis), poin ke-12 (memiliki rasa humor tinggi)

    Peran Layanan Bimbingan Individu Bagi Santri Tahfidz dalam Meningkatkan Motivasi Menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Ma’unah Lengkong Kabupaten Pati

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui problematika yang dialami santri tahfidz dalam meningkatkan motivasi menghafal Al-Qur’an di Ponpes Al-Ma’unah Lengkong Kabupaten Pati., (2) Mengetahui pelaksanaan dari bimbingan individu untuk mengatasi problematika yang dialami santri tahfidz dalam meningkatkan motivasi menghafal Al-Qur’an di Ponpes Al-Ma’unah Lengkong Kabupaten Pati., (3) Mengetahui peran layanan bimbingan individu bagi santri tahfidz dalam meningkatkan motivasi menghafal Al-Qur’an di Ponpes Al-Ma’unah Lengkong Kabupaten Pati. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (fleld research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber datanya adalah data primer dan sekunder. Jumlah informan dalam penelitian ini ada 5 orang informannya yaitu: pengasuh (ustadzah), pengurus, dan santri tahfidz di pondok. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Problematika yang dialami santri tahfidz dalam meningkatkan motivasi menghafal Al-Qur’an berasal dari dalam diri (faktor internal) dan dari luar (faktor eksternal)2) Pelaksanaan dari bimbingan individu yang dilakukan pengasuh (pembimbing) untuk mengatasi problematika yang dialami santri tahfidz diantaranya yaitu: Pertama tindakan, dalam proses ini pembimbing terjun secara langsung dalam mendampingi dan memantau keadaan santri tahfidz selama menghafal Al-Qur’an, serta melakukan sesi sharing maupun diskusi tanya jawab dengan para santri tahfidz secata individual. Kedua pemikiran, dalam hal ini pengasuh hanya memberikan arahan berupa ceramah atupun nasehat seperti memberikan sebuah solusi dalam membantu menyelesaikan masalah santri. Ketiga motivasi, berupa pemberian motivasi yang diberikan oleh pembimbing (ustadzah) kepada para santri tahfidz untuk membawa dampak positif bagi jiwa santrinya agar lebih termotivasi dan terus bersemangat dalam menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an hingga khatam. 3) Hasil peran layanan bimbingan individu di dalam pondok ini digunakan untuk: memberikan pendampingan, memberikan solusi, nasehat, motivasi, membantu mengatasi masalah, dan membantu pengontrolan perkembangan santri tahfidz. Selain itu, kegiatan layanan bimbingan individu disini sangat berpengaruh positif, dan bahkan mendapat respon yang baik dari beberapa santri tahfidz yang dibimbing. Dengan adanya layanan bimbingan ini santri tahfidz diharapkan lebih termotivasi dan giat dalam menjaga semangat dalam menghafal maupun meningkatkan capaian hafalannya, agar tidak ada santri tahfidz yang berfikir untuk memutuskan berhenti di tengah jala

    Kemimpinan Perempuan dalam Islam (Studi atas Kiprah Sosial dan Politik Dra. Hj. Nafisah Sahal Mahfudh Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Badi’iyah Kajen Margoyoso Pati)

    No full text
    Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tentang kepemimpinan perempuan dalam Islam dan kiprah sosial politik Dra. Hj. Nafisah Sahal Mahfudh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Subjek penelitian ini terdapat dua jenis yaitu subjek primer dan subjek sekunder. Subjek primer yaitu pengasuh pesantren putri Al Badi’iyah Dra. Hj. Nafisah Sahal Mahfudh, sedangkan subjek sekunder yaitu Hj. Tutik Nurul Jannah Rozin, masyarakat Kajen, santri, Direktur Perguruan Islam Mathali’ul Falah, dan Ketua Dewan Perwakilan Cabang Kabupaten Pati. Sumber data yang diperoleh terdiri dari sumber data primer dan sekunder. Data primer ini melalui wawancara, pengamatan dan lain-lain, sedangkan untuk data sekunder peneliti berasal dari data tertulis seperti buku-buku, referensi yang relevan, karya ilmiah, jurnal, dokumentasi pesantren putri Al Badi’iyah, dan foto-foto yang dihasilkan oleh santri dan peneliti. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Teknik wawancara dengan metode wawancara semi-terstruktur yang termasuk dalam kategori in-dept interview, dokumentasi dan studi literatur. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa kepemimpinan perempuan dalam Islam adalah sesuatu yang tidak tabu. Sejarah mencatat bahwa ada banyak perempuan yang pernah menjadi pemimpin seperti Khadijah Al Kubra, Aisyah, Fatimah Al Fihri, Megawati Soekarno Putri, Sri Mulyani, Susi Pudjiastuti, Khofifah Indar Parawansa dan lain sebagainya. Adapun dalil dalam Al Qur’an terdapat dalam Q.S At Taubah (9) ayat 7. Meskipun demikian, terdapat perbedaan gaya kepemimpinan dari kaum laki-laki dan perempuan, menurut Robbins. Laki-laki cenderung lebih ke kontrol dan perintah, sedangkan perempuan cenderung lebih demokratis dan memberdayakan anggotanya. Seperti yang dilakukan oleh Hj. Nafisah dalam pembuatan peraturan pondok, beliau memberikan amanah kepada pengurus harian pondok Pesilba untuk membuat peraturan. Akan tetapi beliau masih memantau dan memperhatikan siapa saja yang melanggar peraturan tersebut. Keterlibatan ulama perempuan di dalam pondok pesantren telah memberikan indikasi bagi kepemimpinan pesantren yang selama ini di pegang oleh ulama laki-laki. Hal tersebut di tunjukkan oleh Dra Hj. Nafisah Sahal Mahfudh dalam memimpin pondok Pesilba. Kiprah Dra. Hj. Nafisah Sahal Mahfudh baik itu dalam pondok pesantren maupun dalam bidang sosial merupakan upaya yang dilakukan untuk kemajuan umat muslim berdasarkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh beliau. Kiprah Dra. Hj. Nafisah Sahal Mahfudh di dalam ranah politik telah memberikan warna bagi perpolitikan Indonesia karena mewakili kaum perempuan sebagai anggota DPRD tingkat II Kabupaten Pati pada pemilu pertama pada masa Orde Baru pada tahun 1977. Kemudian beliau juga pernah menjadi salah satu tokoh perempuan yang mencalonkan dirinya sebagai anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) pada periode 2004-2009

    Persepsi Majelis Ta’lim Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara Teradap Materi Pengajian (Al-Qur’an Surat Ali Imron : 185) Dalam Menghadapi Fenomena Kematian Bencana Covid 19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui Materi Pengajian Majelis Talim Manba’ur Robbaniyah Desa. Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara terhadap kematian yang disebabkan virus Covid-19 dan untuk mengetahui Persepsi Jama’ah Majelis Taklim Manba’ur Robbaniyah Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara terhadap materi pengajian dalam menghadapi kematian akibat virus covid-19 Adapun hal ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif . Sumber data diperoleh melalui sumber data sekunder yang mencakup buku-buku, jurnal, juga menggunakan penelitian kepustakaan (library reseach) dengan mengkaji al- Qur’an surat Ali Imron ayat 185 dengan persepsi jamaah majelis taklim dalam menghadapi kematian akibat virus covid 19. Hasil penelitian menunjukan bahwa materi dalam kajian QS Al- Imran 185, memiliki kajian tentang hidup dan mati silih berganti adalah takdir dari Allah SWT dan bergantian menyangkut dengan semua mahkluk hidup, termasuk manusia. Kematian merupakan sesuatu yang sangat nyata dan hanya Allah yang maha Kekal dan maha Hidup. Sesuai dengan firman Allah SWT, al-Qur’an surat ali imron ayat 185, yang menjelaskan secara terang-terangan bahwa semua mahluk yang hidup pada akhirnya akan mengalami kematian. Melalui materi tersebut jamaah mendapatkan pembelajaran spiritual serta bimbingan kepada jamaah untuk tetap tenang dan jangan cemas dalam menghadapi wabah Covid 19, serta melalui kajian ini Jama’ah juga mendapatkan tuntunan bahwa meski kematian adalah pasti, namun dalam menghadapi wabah Covid 19. Persepsi Jama’ah Majelis Taklim Pondok Pesantren Manba’ur Robbaniyah Desa Kalipucang Wetan Kabupaten Jepara terhadap materi pengajian dalam menghadapi kematian bencana Covid-19, dalam hal khusus setiap jama’ah memiliki respon yang berbeda-beda terdapat jama’ah yang menjadi lebih hati-hati dengan mengikuti dan taat prokes, dan tetap tenang beraktivitas dalam berkehidupan sehari-hari, ada juga yang justru merasa tenang dan tetap beraktivitas seperti biasanya, karena kematian adalah takdir dan merupakan ketentuan Allah atas setiap mahluknya. Namun dari semuanya dapat diketehaui bahwa dengan kajian pada QS Al- Imran 185, Jama’ah menjadi lebih tenang dan tidak memiliki kecemasan berlebih dalam menghadapi bencana Covid 19

    Model Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Desa Dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus di Desa Ponggok Kec. Polanharjo, Kab. Klaten)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang Model Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Desa Dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Ponggok Kec. Polanharjo, Kab. Klaten, antara lain; (1) Pembangunan Ekonomi Masyarakat Desa Ponggok (2) Model Pengembangan Sumber Daya Manusia Desa Ponggok Dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat (3) Faktor penghambat dan pendukung implementasi Model Pengembangan SDM Desa Ponggok Dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif, pengambilan subjek penelitian menggunakan nonprobability sampling dengan penentuan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data ini menggunakan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah informan sebanyak delapan, yaitu; 1 kepala desa Ponggok, 1 direktur BUMDes Tirta Mandiri, 2 karyawan BUMDes Tirta Mandiri, 1 masyarakat Ponggok, dan 1 ketua PKK desa Ponggok. Selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, pemerintah desa ponggok melakukan berbagai program dalam pengembangan ekonomi masyarakatt Desa. Kedua, model pengembangan SDM dalam Pembangunan Ekonomi yang diaplikasikan Desa Ponggok, yaitu (1) Model manajemen multi budaya, (2) Model organisasi pembelajaran (learning organization), dan (3) Model Studi banding (benchmarking), namun yang paling dominan dilakukan adalah Model organisasi pembelajaran (learning organization). Ketiga, hambatan yang dialami dalam pengembangan SDM di desa Ponggok antara lain; sentimen masyarakat, keterbatasan sumber daya dan kepemimpinan sentralistik. Sedangkan faktor pendukung dalam model pengembangan SDM adalah (1) sumber daya alam (SDA) yang melimpah, (2) pemeimpin yang visioner (3) Dana Desa, (4) Teknomogi, (5) Karyawan Mendapat jaringan forum silaturahmi setelah melakukan pelatihan, (6) Bertambahnya kompetensi dari setiap karyawan yang mengikuti pelatihan, hal ini akan berimbas positif untuk jangka panjang dari BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggo

    0

    full texts

    7,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STAIN Kudus Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇