STAIN Kudus Repository
Not a member yet
    7166 research outputs found

    Optimalisasi Orientasi Karir Siswa Melalui Bimbingan Karir di SMAN 1 Kudus

    No full text
    Problem yang sering terjadi pada siswa SMA adalah kurangnya informasi dalam dunia karir dan kurangnya pengenalan akan potensi diri sehingga menimbulkan ketidakcocokan ketika sudah memilih jurusan. Untuk mendapatkan jurusan atau program studi yang tepat dibutuhkan bimbingan dari para pembimbing atau guru BK. Dengan demikian para peserta didik yang akan melanjutkan studi atau bekerja tidak akan mengalami kebingungan dalam menentukan studi atau pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran bimbingan karir di SMAN 1 Kudus, pengoptimalan orientasi karir siswa melalui bimbingan karir di SMAN 1 Kudus, dan kendala tentang pengomtimalan orientasi karir siswa yang dialami di SMAN 1 Kudus. Jenis dari penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data menggunakan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini yaitu guru BK, dan sejumlah siswa dari kelas XII IPS dan MIPA SMAN 1 Kudus. Data yang didapat selanjutnya akan dianalisis menggunakan Teknik analisis data Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksaan layanan bimbingan karir di SMAN 1 Kudus dilaksanakan secara lebih intensif pada kelas XII melalui program- program BK di dalamnya antara lain, bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, layanan konsultasi dan sosialisasi. Di dalam jam pelajaran tersebut guru BK memberikan sebuah informasi- informasi yang berhubungan dengan karir siswa, memberikan pengenalan bakat- minat, memberikan bimbingan pengarahan untuk membantu siswa menemukan dan mengembangkan potensi dalam diri siswa. Dengan adanya layanan bimbingan karir, siswa merasa terbantu dan dapat meningkatkan pengetahuan siswa terutama dalam bidang karir. Dalam pengoptimalan orientasi siswa dilakukan melalui bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konsultasi karir, sosialisasi dan kerjasama dengan pihak alumni. Dimana dalam pelaksanaan layanan tersebut guru BK memberikan sebuah informasi, pengetahuan, pembelajaran dan pendampingan kepada siswa dalam mengoptimalkan sebuah karir yang diinginkan sesuai dengan potensi yang dimiliki siswa. Adapun faktor yang menjadi penghambat terletak pada kurangnya komunikasi antara guru BK dan siswa, serta faktor keluarga yang meliputi perbedaan pendapat antara anak dan orang tua

    Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Peserta Didik Di MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati Tahun Pelajaran 2021

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Peran Guru Pendidikan Agama Islam di MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati Tahun Pelajaran 2021. (2)Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter kedisiplinan peserta didik di MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati Tahun Pelajaran 2021. (3)Faktor Penghambat dan Pendukung dalam membentuk karakter kedisiplinan peserta didik di MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati Tahun Pelajaran 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualititatif. Peniliti mengambil lokasi di MTs Abadiyah Kuryokalangan Gabus Pati. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data tersebut di analisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Objek keabsahan datanya menggunakan beberapa cara yakni pengamatan, tringulasi dan juga menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Peran guru PAI dalam membentuk karakter kedisiplinan, sudah berjalan dengan baik dan profesional dalam melaksanakan perannya sebagai pendidik, sebagai pembimbing, sebagai pemimpin, sebagai pengasuh, sebagai motivator sebagai suri teladan dan sebagai evaluator. (2) Peran Guru PAI Dalam membentuk karakter kedisiplinan peserta didik di MTs Abadiyah sudah berjalan dengan baik yang pertama guru PAI memberikan pengajaran secara terus menerus, kedua guru PAI memberikan nasihat, ketiga guru PAI menjadi suri teladan, keempat guru PAI memberikan hukuman dan penghargaan, kelima guru PAI melakukan kerjasama dengan orang tua peserta didik. Karena dengan adanya kerjasama ini mampu membentuk karakter kedisiplinan peserta didik lebih baik lagi. Pembentukan karakter kedisiplinan di kemas melalui kegiatan madrasah adanya absensi, tersedianya buku pribadi siswa dan di biasakan mengumpulkan tugas dengan tepat waktu. (3) Faktor Penghambat, faktor internal, meliputi kurangnya komitmen guru, faktor malas dari dalam diri peserta didik, dan kurangnya pemahaman peserta didik. Faktor eksternal meliputi: terdapat beberapa sarana dan prasarana yang perlu dievaluasi, lingkungan madrasah brmum kondusif. Faktor Pendukung dalam membentuk karakter kedisiplinan peserta didik meliputi pengawasan dan penegakan aturan yang konsisten, keteladanan dari guru, motivasi dan fasilitas yang mendukun

    Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas V MI NU Basyirul Anam Jati Kudus

    No full text
    IPA merupakan ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala yang dapat dirumuskan kebenarannya secara empiris. Kesulitan belajar IPA yang dialami siswa disebabkan karena dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Seorang guru perlu mengetahui kesulitan siswa dalam belajar IPA dan perlu juga mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya sehingga guru dapat memberikan upaya atau cara-cara untuk mengatasi kesulitan belajar siswa tersebut dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kesulitan yang dialami siswa dalam belajar mata pelajaran (2) faktor kesulitan yang dialami siswa dalam belajar mata pelajaran (3) upaya untuk mengatasi kesulitan siswa dalam belajar mata pelajaran. Jenis penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data meliputi uji kredibilitas yang terdiri dari perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, menggunakan bahan referensi dan mengadakan member check. Sedangkan teknik analisis data terdiri dari data collection, data reduction, data display dan verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Jenis kesulitan yang dialami siswa dalam belajar mata pelajaran IPA adalah kesulitan dalam memahami dan mengingat istilah-istilah asing, dan kesulitan dalam pemahaman konsep. 2) Faktor yang mengakibatkan siswa mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran IPA ini dibedakan menjadi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kecerdasan siswa yang berbeda-beda. Sementara itu faktor eksternal meliputi kurangnya perhatian orangtua terhadap kegiatan belajar siswa, pengaruh teman bermain, pengaruh media massa, metode yang monoton dan media/alat pembelajaran yang kurang menarik, dan sarana penunjang pembelajaran yang terbatas. 3) Upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam belajar mata pelajaran IPA melalui beberapa langkah yaitu, mengidentifikasi siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan pengamatan, melokalisasi letak kesulitan belajar siswa berupa kesulitan tentang pemahaman konsep dan istilah asing, menentukan faktor penyebab kesulitan belajar siswa dimana terdapat 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal, menetapkan kemungkinan cara mengatasinya yaitu dengan cara memberikan program remidial, dan tindak lanjut pelaksanaan program remedial yang dilaksanakan pada hari selasa setelah pulang sekolah diruang kelas

    Pola Pengasuhan Anak Usia Dini Dalam Ajaran Islam Berbasis Neurosains

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan serta menelaah mengenai: (1) Untuk mengetahui konsep pola pengasuhan anak usia dini. (2) Untuk mengetahui konsep pola pengasuhan anak usia dini berbasis neurosains. (3) Untuk mengetahui konsep pola pengasuhan anak usia dini dalam ajaran Islam berbasis neurosains. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dimana dalam penelitian ini dilakukan pada kondisi alamiah mengenai penggalian data, dimana peneliti sebagai intrumen kuncinya. Peneliti melakukan pengumpulan informasi serta data melalui literatur, buku, jurnal, artikel, modul, majalah, seminar, dan referensi lainnya untuk menelusuri berbagai sumber informasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik editing, organizing, dan finding, kemudian data yang telah didapat akan ditelaah melalui mereduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Konsep atau metode pola pengasuhan sangat dibutuhkan agar terciptanya generasi anak menjadi lebih baik. Sehingga pengasuh perlu untuk mengetahui dan menerapkan konsep serta tipe pengasuhan yang tepat terhadap anak khususnya anak usia dini. Konsep pola pengasuhan anak menurut peneliti meliputi Responding, Preventing, Monitoring, Mentoring, dan Modeling. (2) Konsep pola pengasuhan anak usia dini berbasis neurosains merupakan suatu model pengasuhan anak yang menggunakan tahapan tumbuh kembang otak anak sebagai pemandu untuk merancang kegiatan pengasuhan dan pendidikan anak. Dalam ilmu neurosains menggunakan sembilan otak asuh anak untuk memandu proses pengasuhan. (3) Konsep pola pengasuhan anak usia dini dalam ajaran Islam berbasis neurosains. Antara pengasuhan dalam ajaran Islam dan neurosains (sel saraf otak) sangat berkaitan dan tidak bisa dipisahkan karena Allah SWT telah menciptakan manusia dan makhluk lainnya mempunyai perbedaan yang sangat dahsyat yaitu berupa akal melalui otaknya

    Pelaksanaan Pembelajaran Daring Menggunakan Audio Visual pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas V di MI Negeri Kudus Tahun Pelajaran 2021/2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perencanaan pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan Audio Visual pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas V di MI Negeri Kudus tahun pelajaran 2021/2022, 2) Pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan Audio Visual pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas V di MI Negeri Kudus tahun pelajaran 2021/2022, 3) Kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan Audio Visual pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas V di MI Negeri Kudus tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara kepada kepala sekolah, waka kurikulum, dan guru mata pelajaran SKI kelas V, dan juga melalui dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, perencanaan pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan Audio Visual pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas V di MI Negeri Kudus yaitu perencanaan pembelajaran dengan membuat RPP yang berbasis daring yang menjadi acuan dalam melaksanakan pembelajaran, kemudian menyiapkan poses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam secara daring menggunakan Audio Visual, dan menyiapkan penilaian dengan guru memberikan 2 tugas dan ulangan harian. Kedua, pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan Audio Visual pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas V di MI Negeri Kudus yaitu pelaksanaan pembelajaran melalui WhatsApp Group kelas dengan guru memberikan salam serta sapaan kepada peserta didik, menyampaikan tujuan, menyampaikan materi dengan memberikan link video pembelajaran yang di upload di Youtube, guru membagikan tugas melalui Google From dan melalui WhatsApp. Ketiga, kelebihan dalam pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan Audio Visual pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas V di MI Negeri Kudus yaitu adanya pendidik yang profesional, akses internet mudah, respon peserta didik baik, peserta didik aktif, kedisiplinan peserta didik baik. Sedangkan kekurangannya yaitu jaringan yang kurang stabil, terbatasnya ketersediaan HP, kurangnya perhatian peserta didik dalam pembelajaran, membutuhkan waktu lama, dan komunikasi satu arah

    Konsep Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Pembelajaran Aqidah Akhlak Menurut Muhammad Iqbal

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep pendidikan karakter peserta didik pada pembelajaran Aqidah Akhlaq menurut Muhammad Iqbal. Melalui perumusan pedidikan karakter yaitu pembentukan akhlaq mulia merupahkan baagian dari tujuan pendidikan Islam. Dengan begitu pendidikan karakter menjadi penting bagi generasi penerus bangsa di era globalisasi. Untuk itu dunia pendidikan membutukan trobosan atau program untuk dapat diterapkan peserta didik. Salah satunya melalui kontribusi dari seorang pemikir yang masyhur bernama Muhammad Iqbal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan studi pemikiran tokoh. Analisis data menggunakan deskriptif, interprestasi dan induksi. Deskriptif merupahkan suatu bentuk usaha untuk menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek atau subjek yang diteliti secara tepat. Interprestasi yang dimaksudkan sebagai suatu bentuk upaya pemahaman yang benar terhadap fakta data dan gejala. Adapun Induksi pada umumnya dapat diartikan sebagai generalisasi. Adapun hasil temuan penelitian ini bahwa konsep pendidikan karakter peserta didik pada pembelajaran Aqidah Akhlak menurut Muhammad Iqbal yaitu melalui keteladanan, pengembangan potensi diri peserta didik , serta toleransi. Melalui keteladanan akan memberikan gambaran nyata untuk bertindak baik sesuai dengan nilai- nilai ajaran agama. Sedangkan melalui pengembangan potensi diri peserta didik bahwa dalam praktek pendidikan disekolah sendiri bertujuan untuk mengembangkan potensi diri peserta didik. Adapun potensi yang tersembunyi mencakup kecerdasan, bakat dan juga kreatifitas. ketiga hal tersebut ketika diasah secara berulang kali akan menjadikan sebuah prestasi yang unggul yg diraih peserta didik dalam kehidupannya. Adapun selanjutnya yaitu melalui toleransi supaya peserta didik dapat menghargai perbedaan dan keragaman

    Pengaruh Harga, Spesifikasi Dan Citra Merek Terhadap Minat Beli Smartphone Redmi Note8 (Studi Kasus pada Mahasiswa IAIN Kudus Program Studi Manajemen Bisnis Syari’ah)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akan harga, spesifikasi atau kualitas dan citra merek tehadap minat beli smartphone Redmi seri Note8 pada mahasiswa IAIN Kudus. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian lapangan (field research). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa IAIN Kudus dengan mengambil sampel sebanyak 85 responden, dengan kriteria mahasiswa angkatan tahun 2018 – 2020 program studi manajemen bisnis syari’ah. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, uji t parsial, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli berdasarkan uji t menunjukkan bahwa thitung > ttabel (3,615 > 1,989) dengan nilai signifikan (0,001 0,05) maka spesifikasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap minat beli. Citra merek diperoleh hasil uji t dengan nilai thitung 0,05) maka citra merek tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Kemudian hasil uji F menunjukkan Fhitung > Ftabel (4,422 > 2,717) dengan tingkat signifikan (0,00 < 0,05) artinya variabel harga, spesifikasi dan citra merek secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Uji R2 diperoleh nilai sebesar 39,1% sedangkan sisanya 60,9% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian

    Implementasi Kisah Keteladanan Nabi Ulul Azmi Dalam Menanamkan Nilai Agama dan Moral di Kelompok B RA Al-Ma’rifah Koripandriyo Gabus Pati

    No full text
    Penelitan ini bertujuan mengetahui bagaimana implementasi kisah keteladanan Nabi Ulul Azmi dalam menanamkan nilai agama dan moral di kelompok B RA Al-Ma’rifah dan untuk mengetahui apa saja faktor penunjang dan penghambat implementasi kisah keteladanan Nabi Ulul Azmi dalam menanamkan niali agama dan moral. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, yaitu menghasilkan data dari wawancara, observasi, dan arsip yang selanjutnya dianalisis untuk menghasilkan teori.Penelitian ini dibatasi oleh waktu dan tempat, dan kasus.Dalam melengkapi data peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Setelah data terkumpul kemudian menguji keabsahan data dengan uji credibility (validitas internal), transferability (validitas eksternal), dependability (reliabilitas), dan confirmability (objektivitas).Serta menganalisis data dengan reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan implementasi kisah keteladanan Nabi Ulul Azmi dalam menanamkan nilai agama dan moral di kelompok B RA Al-Ma’rifah Koripandriyo Gabus Pati terlaksana dengan lancar melalui berbagai persiapan dan perencanaan. Pada pelaksanaan kegiatan untuk menanamkan nilai agama dan moral dalam kisah teladan Nabi Ulul Azmi guru memberi contoh/teladan, mengawasi perilaku melalui kegiatan rutin, spontan dan kegiatan keteladanan atau pembiasaan yang dilakukan setiap hari di sekolah. Nilai agama dan moral dapat diterapkan dengan baik. Pada saat pelaksaanaan kegiatan moral terdapat kegiatan yang disampaiakan tidak terlaksana yaitu berupa ajakan untuk menyayangi binatang. Pada evaluasi pembelajaran dilakukan dengan beberapa tahap yaitu mencatat rekam saat pelaksanaan, pada akhir pembelajaran pendidik mengamati perilaku anak, pemberian bintang kebaikan kepada siswa. Hal yang menjadi faktor penunjang dan pengambat pelaksanaan pembelajaran kisah keteladanan Nabi Ulul Azmi antara lain pendidik yang professional serta keterbatasan media pembelajaran

    Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Menabung Di Ksu Bmt Ben Makmur Kenduren Wedung Demak

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelayanan, produk, dan lokasi baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap keputusan nasabah menabung di BMT Ben Makmur kenduren. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah BMT Ben Makmur kenduren. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random samplingdengan jumlah responden sebanyak 55 orang. Teknik pengumpulan data berupa angket . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di BMT Ben Makmur kenduren. (2) produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di BMT Ben Makmur kenduren. (3) Lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di BMT Ben Makmur kenduren. (4) Pelayanan, Produk dan Lokasi secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan nasabah menabung di BMT Ben Makmur kenduren. Koefisien determinasi (R2) Pelayanan, Produk dan Lokasi terhadap keputusan nasabah menabung di BMT Ben Makmur kenduren sebesar 0,920 atau 92%

    Studi Komparatif Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Program Kelas dan Gaya Belajar di SMP 2 Jekulo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik program kelas unggulan dan peserta didik program kelas reguler di SMP 2 Jekulo, (2) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang mempunyai gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik di SMP 2 Jekulo, (3) interaksi antara program kelas (unggulan dan reguler) dan gaya belajar (visual, auditori, dan kinestetik) terkait kemampuan pemecahan masalah matematis di SMP 2 Jekulo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP 2 Jekulo, dengan pupolasi seluruh peserta didik kelas VII. Untuk pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dari teknik tersebut di dapat kalas VII G sebagai kelas reguler dan kelas VII H sebagai kelas unggulan dengan masing-masing kelas berjumlah 32 peserta didik. Uji hipotesis yang digunakan pada penelitian ini adalah uji statistik analisis varians dua jalur (two-ways ANOVA) dengan program SPSS 21.0. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik program kelas unggulan lebih tinggi dibandingkan program kelas reguler, (2) rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik tidak memiliki perbedaan yang signifikan, (3) interaksi program kelas dengan gaya belajar tidak memiliki perbedaan yang signifikan terkait rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis. Sehingga, peserta didik program kelas unggulan baik yang memiliki gaya belajar visual, auditori, atau kinestetik rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematisnya lebih baik daripada program kelas reguler baik yang memiliki gaya belajar visual, auditori, atau kinestetik

    0

    full texts

    7,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STAIN Kudus Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇