Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Not a member yet
249 research outputs found
Sort by
KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) SEBAGAI SALAH SATU ISU KESEHATAN MASYARAKAT SECARA GLOBAL
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan kekerasan yang paling banyak dialami oleh perempuan di Indonesia. KDRT di Kota Padang terus meningkat yaitu sebanyak 98 kasus tahun 2011, 102 kasus di 2012, dan 135 kasus pada 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan riwayat kekerasan masa lalu dan pola asuh suami sewaktu kecil dengan kejadian KDRT terhadap istri. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua suami yang berada di Kecamatan Padang Selatan dengan jumlah sampel 400 orang. Pengumpulan data dengan cara penyebaran angket. Hasil penelitian didapatkan kejadian KDRT sebebsar 61%, responden yang pernah mengalami riwayat kekerasan di masa lalu (59,8%), memiliki pola asuh yang buruk (55,3%). Terdapat hubungan antara riwayat kekerasan di masa lalu (p=0,025), pola asuh sewaktu kecil (p=0,016), dengan kejadian KDRT. Diharapkan kepada Komnas Perempuan dan Camat Padang Selatan beserta jajarannya bekerja sama dengan jajaran Polsek wilayah Padang Selatan untuk memberikan sosialisasi dan informasi tentang perlindungan hukum
ANALISIS SALING HUBUNGAN ANTARA NILAI TUKAR PETANI DAN ANGKA HARAPAN HIDUP DI SUMATERA UTARA
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2014-Maret 2015, diketahui bahwa telah terjadi kenaikan signifikan jumlah masyarakat penduduk miskin dari kalangan petani. Bertambahnya tingkat kemiskinan di kalangan petani akan mempengaruhi tingkat kesehatan para petani tersebut. Kajian ini ingin melihat hubungan timbal balik antara pendapatan petani yang diukur dengan nilai tukar petani (NTP), dengan angka harapan hidup di Sumatera Utara. Data yang digunakan dalam kajian ini adalah data nilai tukar petani dan data angka harapan hidup penduduk di Sumatera dari tahun 1998-2013. Hasil uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa angka harapan hidup mempunyai hubungan kausal dengan tingkat pendapatan petani. Hal ini menyokong pendapat yang menyatakan bahwa perbaikan kondisi ekonomi akan menyebabkan perbaikan kesehatan, tidak sepenuhnya benar. Namun, hal sebaliknya lah yang benar, yaitu kondisi yang sehat akan menyebabkan perbaikan ekonomi. Dengan demikian kebijakan pembangunan kesehatan bagi petani amatlah penting agar mereka dapat meningkatkan pendapatannya.Kata Kunci: Nilai Tukar Petani, Jangka Hayat dan Uji Kausalitas Grange
Household Expenditure for Java in Health Costs Compared to The Island Java
The Health funding is a key element in the health system in various countries. This study aims to determine the cost of household expenditure on health in Indonesia. As well as to determine the effect of geografis location, economic status and ownership of insurance against household expenditure for health care costs in Indonesia. This research is analytic study with cross-sectional design that will explain the relationship of household expenditures for health care costs. The unit of analysis of this research is the data susenas in 2011. This study shows that the economic status, geographical location and insurance status affects the amount of health care costs households a month in Indonesia. In terms of the economic status of poor households that spending on health is considerably lower than richer households.There are significant differences between Java and outside Java, this is more evident on the rich. In terms of insurance status, type of insurance affect the amount of costs incurred, households with a health card insurance pay far less than households that have other types of insurance. This study found that household spending on health care costs in Java is higher than outside Java, and the persistence of household spending on health care costs in the poorest group in which the government has done with the guarantee program jamkesmas, Jamkesda and Jampersal
Behaviour of Traders And Manufacturers In The Use Of Formalin In Wet Noodle And Tofu In Jakarta
Formalin has been used widely in tofu and wet noodle as a preservative in Indonesia even it has been classified as a confirmed carcinogenic agent. The aim of this study is to analyze the behavior of traders and producers of tofu and wet noodle in the use of formalin in its products in DKI Jakarta. This study was conducted in March-June 2015 by using a qualitative method, descriptive study design, through literature study, interview and observation. The informants are producers and traders of wet noodles and tofu. Formalin was examined by Rapid Test Kit analysis. The results showed that knowledge, attitudes, perceptions of formalin; facilities and infrastructure, production and preservative; punishments, counseling, social support, income, and communication strategy played important roles in behavior of using of formalin. Communication and supervisory for public, traders, manufacturers are still limited. The distribution of formalin which is conducted by the government has not run optimally yet. Counseling and development to the community, traders and manufacturers are limited. Supervision of distribution of formalin has not worked optimally yet. As the recommendation to the number of parties to do research on safe preservatives, intensification of coaching traders and manufacturers as well as consumer empowerment should be done
KARAKTERISTIK PENANGANAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KOTA BENGKULU
Pelaksanaan penelitian yang dilakukan adalah dengan pengamatan dan wawancara langsung kepada masyarakat dan pemerintah setempat (RT/Lurah) di wilayah Kota Bengkulu penanganan sampah rumah tangga. Dan melakukan penelitian terhadap program-program dan fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah kota Bengkulu untuk menunjang kegiatan penanganan sampah rumah tangga di Kota Bengkulu. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang sampah cukup baik, tetapi sikap dan tindakan masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tangga ini masih sangat kurang. Hal ini karena terkendala dengan kurangnya koordinasi antar masyarakat dan pemerintah serta kurang tegasnya sanksi yang diberikan yang hanya berupa teguran atau himbauan kepada masyarakat yang melanggar. Disamping itu pemerintah daerah dalam menerapkan Undang –Undang No. 18 Tahun 2008 dan PERDA Kota Bengkulu No. 02 Tahun 2011 tentang pengelolaan sampah belum maksimal yang meliputi kegiatan program penyuluhan, pengembangan teknologi, fasilitas, koordinasi antara masyarakat dan pemerintah mengenai pengelolaan sampah, norma yang berlaku, sanksi dan hukuman atas pelanggaran dan pembiayaan pengelolaan sampah.Kata Kunci: Penanganan Sampah, Peraturan Gubernur, Kota Bengkul
ANALISIS BIAYA JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) (STUDI KASUS PADA SALAH SATU BIDAN PRAKTEK SWASTA KOTA PADANG)
Tahun 2011 Kementerian Kesehatan RI membuat suatu kebijakan dengan meluncurkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal) sebagai bentuk intervensi dalam penurunan AKI dan AKB. Pelaksanaan program Jampersal ini masih menemukan kendala di lapangan. Salah satunya adalah masih minimnya Bidan Praktek Swasta yang mau menerima pasien Jampersal. Tujuan penelitian adalah dilakukannya analisa biaya untuk satu kali persalinan normal pada salah satu bidan praktek swasta di Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data kuantitatif. Metode analisis biaya yang digunakan adalah metode activity based costing yaitu metode penghitungan biaya berdasarkan aktifitas-aktifitas yang dilakukan bidan pada persalinan normal, mulai dari pasien datang ke rumah bidan sampai pasien pulang. Berdasarkan analisa biaya yang ditimbulkan pada pelayanan persalinan normal adalah Rp. 574.452,-. Hal ini menunjukkan bahwa pengantian biaya persalinan normal oleh pemerintah kepada bidan praktek swasta masih kurang sekitar Rp. 74.452,- dari anggaran pemerintah sebesar Rp 500.000,-. Disarankan kepada pemerintah untuk menambah alokasi dana persalinan normal agar bidan yang ingin melaksanakan pelayanan jampersal mendapatkan pembayaran sesuai dengan biaya yang mereka keluarkan.Kata Kunci: Jampersal, Bidan, Activity Based Costin
PEMODELAN EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR
Pemodelan epidemiologi merupakan salah satu bentuk yang dapat menjelaskan fenomena apa yang terjadi dilapangan, dan akan membuat langkah-langkah didalam penganggulangan dan pengendalian penyakit. Ukuran epidemiologi didalam pemodelan merupakan indikator penting untuk pengambilan keputusan didalam menetapkan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan penyakit (evidenve based). Metodologi ilmiah menjadi penting didalam membangun kerangka penelitian kesehatan, baik penegakan diagnosis, maupun langkah-langkah penanggulangan dan pemberantasan penyakit
IDENTIFIKASI LARVA NYAMUK PADA TEMPAT PENAMPUNGAN AIR DI PADUKUHAN DERO CONDONG CATUR KABUPATEN SLEMAN
Penyakit menular yang disebabkan oleh vektor seperti demam berdarah  dengue,  malaria,  filariasis,  encephalitis,  masih  menjadi  masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes sp yang terinfeksi virus Dengue. Nyamuk Aedes sp berkembangbiak di tempat-tempat penampungan  air  yang  mengandung  air  jernih  atau  air  yang  sedikit terkontaminasi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  jenis  larva nyamuk yang ditemukan di tempat penampungan air dan menghitung kepadatan larva nyamuk di RT 04 RW 15 Padukuhan  Dero, Desa Condongcatur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan desain penelitian adalah Cross sectional.  Pengambilan sampel dilakukan di 50 rumah yang berada di RT 04 RW 15 Padukuhan Dero Desa Condongcatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis larva nyamuk yang ditemukan di  tempat  penampungan  air  di  RT  04  RW  15  Padukuhan  Dero,  Desa Condongcatur adalah larva Aedes aegypti. Wilayah ini  berisiko tinggi untuk penularan DBD dengan kepadatan larva nyamuk masing-masing untuk House Index (HI) adalah 44%, Container Index (CI) adalah 17,8% dan Angka Bebas Jentik (ABJ) yang di bawah 95%, yaitu sebesar 56%. Kata Kunci: larva, nyamuk, penampungan airÂ
Differences Of Dental And Mouth Pregnancy Hygiene In Tunggulo West Limboto Village Gorontalo District 2015
Oral hygiene in pregnant women is crucial. This is caused when pregnant occur hormonal and physiological changes. Fluctuations in the hormones estrogen and progesterone effect on liquid servikular, serum, saliva, and gingiva tissue, as well as the presence of dietary changes, lack of oral hygiene, nausea, vomiting and dental erosion. This study aim to analyze differences of OHI-S on pregnant women trimester I, II and III. This study design was cross-sectional study of 47 people were taken by total sampling. Statistic analysis using paired samples t-test. Result of univariate analysis shows the number of respondents is most pregnant women trimester II and III. Results of bivariat analysis have significant differences between OHI-S trimester I and II (t = 3.792 > t table), I and III trimester (t=6,686 >Â t table) and the II and III trimester (t=2,650 > t table) with (p < 0.05) on pregnant women in the Tunggulo West Limboto Village Gorontalo District. There is difference of oral hygiene every trimester pregnant women. The suggestion of dental health education is given about how to maintain oral health i.e. brushing teeth at least twice daily after breakfast and before bed nights and check up at least twice a year
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN IBU DAN PENGETAHUAN RESPONDEN DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI
Pernikahan usia dini memiliki dampak pada kesehatan pasangan usia muda karena dapat berpengaruh pada tingginya angka kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pendidikan ibu dan pengetahuan responden dengan pernikahan usia dini di Kec. Plaosan Kab. Magetan Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang sudah menikah di Kec. Plaosan Kab. Magetan Jawa Timur tahun 2014. Pemilihan sampel dengan perbandingan 1 : 1, dengan kasus sebanyak 76 responden dan kontrol 76 responden. Teknik uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan ibu (p-value=0,000; OR= 9,821; 95% CI= 4,657-20,714) pengetahuan reponden (p-value=0,000;OR= 4,286; 95% CI= 2,082-8,825) dengan kejadian pernikahan usia dini di Kec. Plaosan Kab. Magetan Jawa Timur tahun 2015.Kata Kunci: Pendidikan Ibu, Pengetahuan Ibu, Pernikahan Usia Din