Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN)
Not a member yet
    456 research outputs found

    Perancangan Sistem Penyebaran Informasi Imunisasi Kepada Ibu Balita Berbasis SMS Gateway Pada UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Barat

    Get PDF
    Penelitian dilatarbelakangi oleh kurangnya sarana informasi untuk memberitahukan informasi pelaksanaan imunisasi berikutnya dari puskesmas kepada ibu balita. Hal ini menyebabkan banyaknya ibu balita yang terlambat membawa anaknya untuk imunisasi ke Puskesmas. Dari data yang ada di Puskesmas, dari bulan Desember sampai Pebruari ada sebanyak 62 – 73 orang ibu balita yang membawa anaknya untuk imunisasi, 13 – 25 orang diantaranya terlambat untuk membawa anaknya imunisasi setiap bulannya. Oleh karena itu, diperlukan reminder atau pengingat yang berfungsi untuk memberitahukan ibu balita jadwal pelaksanaan imunisasi berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah penyebaran informasi imunisasi kepada ibu balita dapat diimplementasikan secara efektif sehingga dapat membantu puskesmas dalam meningkatkan peran ibu dalam memberikan imunisasi bagi anaknya dan membantu mengurangi beban kerja petugas imunisasi untuk mengingatkan jadwal pelaksanaan imunisasi bagi ibu balita. Sistem yang dibangun berbasis dekstop dengan menggunakan bahasa pemograman Java dan Gammu yang berfungsi sebagai sistem yang mengirimkan informasi jadwal pelaksanaan imunisasi kepada ibu balita. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, pengujian dengan menggunakan blackbox menghasilkan hasil inputan dan keluaran yang diharapkan, pengujian yang dilakukan saat PIN dengan kuisioner, 88,875% sangat setuju bahwa dengan media SMS informasi imunisasi/kegiatan dari Puskesmas membantu sebagai media informasi dan pengingat mereka. Pengujian akurasi yang dilakukan dengan mengirimkan SMS informasi imunisasi kepada ibu balita menghasilkan akurasi sebesar 64,3% antara hasil yang dikeluarkan oleh sistem dan hasil sebenarnya

    Rancang Bangun Aplikasi Code Sharing Sebagai Alat Bantu Media Interaktif Perkuliahan Pada Mata Kuliah Pemrograman Web

    Get PDF
    Proses pengembangan aplikasi berbasis web dapat di definisikan sebagai proses pembuatan aplikasi dari yang hanya berupa satu halaman web hingga aplikasi kompleks dengan menghubungkan banyak halaman web. Proses pembelajaran pada mata kuliah pemrograman web kadang dibuat berkelompok agar mahasiswa dapat bekerja sama untuk menyelesaikan tugas yang lebih berat, seperti membuat aplikasi berbasis web yang kompleks, sehingga mahasiswa akan membuat banyak file-file program. Hal ini memungkinkan anggota kelompok untuk membuka dan mengubah data pada file yang sama dalam waktu bersamaan, namun dikarenakan ruang lingkup kerja yang berbeda maka akan ada ketimpangan data antar anggota tim. Sehingga membutuhkan penyesuaian lebih lanjut atas data tertentu agar setiap anggota memiliki data yang sama persis. Oleh karena ini codesharing dibuat sebagai sebuah aplikasi yang mampu menciptakan satu lingkungan kerja bagi anggota tim untuk mendapatkan data terbaru dari file-file yang dibutuhkannya secara realtime. Dikarenakan sifatnya yang realtime maka aplikasi ini dapat dimanfaatkan bagi dosen untuk dijadikan alat bantu media ajar pada proses perkuliahan. Aplikasi codesharing memfasilitasi pengguna untuk menciptakan sebuah project pribadi maupun bersama. Pengguna aplikasi dibedakan menjadi dua yaitu dosen dan mahasiswa. Setiap pengguna diberikan hak akses penuh atas project maupun file-file yang dibuatnya. Pengguna lain diberikan hak akses khusus yaitu dapat mengubah konten dari file-file apabila telah mendapatkan izin akses dari pemilik file. Dari hasil pengujian maka didapatkan bahwa aplikasi codesharing mendapatkan penilaian dari user dengan hak akses dosen sebesar 19 berdasarkan aspek penilaian Rekayasa Perangkat Lunak, 21 berdasarkan aspek penilaian Komunikasi Visual dan 53 berdasarkan aspek Fungsionalitas. Berdasarkan penilaian diatas maka aplikasi termasuk kategori baik. Penilaian user hak akses mahasiswa didapat nilai rata-rata sebesar 21.9 berdasarkan aspek penilaian Rekayasa Perangkat Lunak, 28.55 berdasarkan aspek penilaian Komunikasi Visual dan 47.55 berdasarkan aspek Fungsionalitas. Berdasarkan penilaian diatas maka aplikasi termasuk kategori baik. user menyatakan aplikasi sangat baik apabila diterapkan sebagai media ajar

    Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Lokasi Wifi.Id Corner PT. Telkom dengan Profile Matching (Studi Kasus : Divisi Wireless Broadband Telkom Kalimantan Barat)

    Get PDF
    Abstract - PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk,yang saat ini lebih dikenal dengan nama TelkomGroup sedang mengembangkan terobosan barudalam hal inovasi kecepatan akses internet. Telkom Group meluncurkan WiFi.Id Corner yangmenyediakan layanan internet dengan kecepatantinggi hingga 100 Mbps. WiFi.Id Cornermerupakan tempat hangout yang nyaman yangdibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakatuntuk berinternet dengan kecepatan tinggi danberbayar dengan harga yang terjangkau. SistemPendukung Keputusan (Decisions Support System)adalah salah satu metode komputasi yang cukupberkembang saat ini. Banyak metode dalam sistempendukung keputusan yang dapat digunakanuntuk membantu menentukan lokasi pemasanganWiFi.Id Corner Telkom Group ini. Salah satumetode yang bisa digunakan adalah ProfileMatching, yaitu sistem pendukung keputusan yangdilakukan dengan cara membandingkan antarakriteria calon lokasi Wifi.Id Corner dengankriteria lokasi Wifi.Id Corner yang ditentukanoleh Telkom Group, sehingga dapat diketahuiperbedaan kompetensinya (disebut juga gap).Sistem yang dirancang merupakan SistemPendukung Keputusan Untuk Menentukan LokasiWifi.Id Corner PT. Telkom dengan ProfileMatching (Studi Kasus : Divisi WirelessBroadband Telkom Kalimantan Barat) yangbertujuan untuk membantu kinerja pengambilkeputusan yaitu PT. Telkom dalam menentukanlokasi mana yang lebih diprioritaskan lokasiWifi.Id Corner. Sistem ini dibangun berbasisdesktop.

    Rancang Bangun Aplikasi M-Commerce Pada Apotik Pelangi Kasih di Kota Pontianak Berbasis Android

    Get PDF
    Abstrak— Apotek Pelangi Kasih adalah sebuahperusahaan yang bergerak dibidang penjualan obat-obatan dan perlengkapan alat kesehatan. Adapun dalamproses pemesanannya pengujung atau pengguna harusmendatangi ke apotek sehingga terjadi ketidak efisienandalam penggunaan waktu dan tenaga, selain itu pemilikapotek ingin memperluas jangkauan usahanya denganmemasarkan produk yang ada di apotek denganmembangun aplikasi M-Commerce yang berbasis androiddi Apotek Pelangi Kasih. Metodologi penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini ialah studi literatur,analisiskebutuhan,pengumpulandata,pemodelan/perancangan sistem, pembuatan aplikasiserta pengujian, analisa hasil pengujian dan penarikankesimpulan. Metode perancangan yang dilakukanmenggunakan diagram UML (Unified ModelingLanguange). Metode pengujian yang dilakukan yaitudengan menggunakan pengujian blackbox sample testinguntuk pengujian aplikasi dan pengujian User AceptanceTest (UAT) dengan kuesioner serta diinterpretasikandalam Skala Likert untuk pengujian pengguna. Carakerja aplikasi ini, pengguna memerlukan koneksiinternet untuk menjalan aplikasi M-Commerce di ApotekPelangi Kasih agar katalog produk yang apotek jualdapat dilihat melalui smartphone android. Aplikasi inidibangun menggunakan software Eclipse Java Marsdengan plugin Android Depolevment Tools (ADT) dengantarget SDK minimum 10 yaitu android 2.3 (Gingerbread).Untuk pengujian pengguna melaui kuesioner yangdibagikan kepada masyarakat umum maupun pengujungApotek Pelangi Kasih kemudian diinterpretasikan dalamSkala Likert didapatkan hasil, dengan 28 orangresponden didapat nilai sebesar 64,25 masuk dalamkategori sangat baik. Dapat disimpulkan dari pengujianini bahwa aplikasi M-Commerce di Apotek Pelangi Kasihberbasis android bahwa proses transaksi pemesanan danpenjualan dapat dilakukan secara online sehinga dapatdilakukan kapan dan dimana saja dan jangkauan pasarmenjadi lebih luas.

    TUNING FOR QUALITY UNTUK UJI AKURASI MESIN PENERJEMAH STATISTIK (MPS) BAHASA INDONESIA - BAHASA DAYAK KANAYATN

    Get PDF
    Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi manusia, karena dengan menggunakan bahasa kita dapat mengetahui dan mengetahui informasi yang dibutuhkan, dengan bahasa juga manusia dapat mengekspresikan diri, menyampaikan kritik dan pendapat, pikiran serta keinginannya. Namun tidak semua orang memiliki bahasa yang sama, sehingga hal ini dapat menghalangi dalam melakukan pertukaran informasi. Oleh karena itu, saat ini salah satu teknologi yang sedang dikembangkan yaitu mesin penerjemah untuk mengatasi masalah penerjemahan bahasa. Namun kualitas dari hasil terjemahan yang dihasilkan masih mengandung keterbatasan. Hasil terjemahan yang optimal dapat diperoleh dengan menggunakan konsep penerjemahan statistik. Mesin Penerjemah Statistik (Statistical Machine Translation) merupakan sebuah pendekatan mesin penerjemah dengan hasil terjemahan yang dihasilkan atas dasar model statistik yang parameter-parameternya diambil dari hasil analisis korpus paralel. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah melakukan proses tuning pada mesin penerjemah statistik bahasa Indonesia ke bahasa Dayak Kanayatn untuk mengetahui pengaruh proses tuning terhadap hasil terjemahan. Pengujian dilakukan dengan membandingkan skor akurasi hasil terjemahan sebelum dan setelah proses tuning. Penelitian menggunakan korpus paralel sebanyak 3667. Pengujian dilakukan secara otomatis menggunakan Bilingual Evaluation Understudy (BLEU). Hasil dari pengujian adalah terdapat peningkatan skor BLEU sebesar 3,04%. Berdasarkan hasil pengujian, tingkat akurasi terjemahan setelah proses tuning pada mesin penerjemah statistik bahasa Indonesia ke bahasa Dayak Kanayatn dengan mengubah bobot parameter-parameter phrase translation, language model, distortion dan word penalty dapat meningkatkan nilai akurasi hasil terjemahan

    Rancang Bangun Aplikasi Mobile Pengontrol Robot Penyedot Debu Berbasis Android

    Get PDF
    Robot merupakan sebuah mekanik atau sekumpulanbahan-bahan yang disusun menjadi kerangka gerak atau dapatberpindah dengan dikendalikan oleh sistem elektronikterstruktur dan terintegrasi menjadi satu kesatuan yangmemiliki masukan melalui sensor serta keluaran berupa alatgerak seperti roda, kaki, lengan, dan lain-lain. Para peminatrobot dewasa ini semakin meningkat di berbagai kalangan usia.Mereka berlomba merancang robot sederhana dengan berbagaimacam kegunaannya seperti robot penyedot debu untukmembantu aktivitas rumah tangga yang dilengkapi omni wheelsebagai pendukung sistem gerak holomonic drive. Beriringandengan dengan meningkatnya peminat robotika, penggunasmartphone berbasis android juga meningkat dengan cepatbahkan hampir semua kalangan usia berinteraksi dengansmartphone. Sensor accelerometer dan bluetooth merupakan fituryang dimiliki smartphone berbasis android. Oleh sebab itu,penulis merancang aplikasi mobile berbasis android yangmemanfaatkan kedua fitur tersebut untuk dijadikan pengontrolgerak robot omni wheel penyedot debu sehingga memungkinkanrobot dikendalikan dengan smartphone berbasis android melaluikoneksi nirkabel bluetooth ke segala arah secara mendatarmengikuti perubahan koordinat pada sensor accelerometer. Aplikasi dirancang  agar dapat melakukan  koneksi antarabluetooth smartphone dengan modul bluetooth HC-05 pada robotomni wheel penyedot debu. Aplikasi mampu memanfaatkansensor accelerometer sebagai pengontrol gerak robot agar dapatbergerak ke segala arah. Aplikasi perlu dilengkapi mode kontrolmanual sebagai pengontrol gerak robot dengan menekan tombol.Pengujian fungsional aplikasi menggunakan metode black boxdan uji kompatibilitas dengan memasang aplikasi pada beberapaperangkat android yang beragam. Pemasangan aplikasi dapat diterapkan pada smartphonedengan OS v4.0 ke atas. Untuk melakukan pengontrolan gerakrobot, smartphone dengan robot sudah harus terhubung melaluikoneksi nirkabel bluetooth. Aplikasi dapat mengontrol gerakrobot omni wheel penyedot debu ke segala arah secara mendatardengan mode manual, yaitu mengontrol dengan menggunakantombol, atau mode accelerometer, yaitu mengontrol denganmemanfaatkan sensor accelerometer pada smartphone.

    RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN INFORMATIKA UNIVERSITAS TANJUNGPURA BERBASIS WEB

    Get PDF
    Perpustakaan adalah salah satu pusat informasi yangdapat dimanfaatkan sebagai sumber ilmu pengetahuan, penelitiandari berbagai disiplin ilmu. Pengolahan data pada perpustakaanharus dilakukan secara terstruktur agar administrasiperpustakaan dapat berjalan dengan baik. Sebuah sisteminformasi pengolahan data perpustakaan sangat diperlukan agarpenyampaian informasi dapat tersebar dengan baik. Pengolahandata pada Perpustakaan Prodi Informatika Fakultas TeknikUniversitas Tanjungpura masih belum terkomputerisasi sehinggasulit untuk melakukan pengolahan dan pencarian dataperpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalahpengolahan data pada perpustakaan Prodi Informatika FakultasTeknik Universitas Tanjungpura. Sistem ini dibangun berbasiswebsite dan perancangan sistem mencakup perancanganarsitektur sistem, perancangan diagram alir sistem perancanganData Flow Diagram, perancangan Database dan perancanganantarmuka sistem. Pengujian dilakukan dengan dua cara.Pertama dengan metode Black Box untuk pengujian sistem dankuesioner untuk pengujian penggunaan aplikasi. Berdasarkanhasil pengujian Black Box, sistem dapat berjalan dengan baik.Pengujian kuesioner penggunaan aplikasi dilakukan terhadap 30responden dan dihitung menggunakan metode mencari intervalnilai persentase Likert. Hasil perhitungan pengujian kuesionerpengguna aplikasi adalah 88,8%. Berdasarkan hasil pengujiankuesioner pengguna aplikasi, maka sistem informasi yangdibangun dapat mengatasi masalah dalam pengelolaan dataPerpustakaan Prodi Informatika Fakultas Teknik UniversitasTanjungpura

    Implementasi Markerless Augmented Reality Sebagai Media Informasi Koleksi Museum Berbasis Android (Studi Kasus : Museum Kalimantan Barat)

    Get PDF
    Augmented Reality  (AR)  merupakan  teknologi yang mampu menggabungkan objek maya dalam dua dimensi (2D) atau tiga dimensi (3D) ke dalam sebuah lingkungan nyata secara real time. Salah satu implementasi AR di bidang media informasi yaitu pemanfaatan AR dalam museum.  Apabila museum dieksplorasi secara lebih mendalam, informasi tentang koleksi yang dipamerkan dalam museum dapat disampaikan secara lengkap. Namun, selama ini pengunjung Museum Kalimantan Barat hanya memperoleh informasi melalui tulisan atau penjelasan yang diperoleh di sekitar objek, misalnya  dari papan informasi, pemandu museum, buku dan selebaran (brosur).  Dari permasalahan yang ada maka dibangunlah dalam penelitian ini  sebuah aplikasi yang dapat mengimplementasikan teknologi  Augmented Reality  berbasis Android guna memberikan informasi yang lebih kepada pengunjung museum terhadap objek koleksi museum yang dipamerkan pada Museum Kalimantan Barat.  Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi studi literatur, analisa kebutuhan, pengumpulan data, pemodelan/perancangan  sistem, pembuatan aplikasi, implementasi dan pengujian, analisa hasil pengujian, dan penarikan kesimpulan. Aplikasi AR yang diujicobakan dalam penelitian ini yaitu AR Museum berbasis Android  yang dibangun menggunakan  software Unity3D dan  library Vuforia SDK.  Cara kerja aplikasi ini, pengguna hanya perlu mengarahkan kamera yang ada pada perangkat mobile berbasis Android ke objek penanda  markerless,  kemudian secara otomatis menampilkan  informasi berupa gambar dan teks atau video dari objek koleksi museum  berupa koleksi uang kertas kuno rupiah dan koleksi miniatur bangunan Istana/Keraton  yang terdeteksi. Pengujian dilakukan dengan melakukan studi aplikasi dan studi pengguna. Pengunjung Museum Kalimantan Barat diminta untuk menggunakan aplikasi AR yang disediakan dilanjutkan dengan mengisi kuesioner. Untuk pengujian pengguna melalui kuesioner yang dibagikan kemudian diinterpretasikan dalam Skala Likert  didapatkan hasil, dengan 30 orang responden didapat nilai sebesar 77,9 masuk dalam kategori Sangat Baik. Dapat disimpulkan dari pengujian ini bahwa Aplikasi  Markerless Augmented Reality  ini sangat layak untuk diimplementasikan pada Museum Kalimantan Barat guna memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi lebih dari objek koleksi museum

    PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG BIMBINGAN OLINE TUGAS AKHIR (BIOTA) BERBASIS ANDROID

    Get PDF
    Abstrak-- Pemberian gelar bagi mahasiswa harus melalui pembuatan Tugas Akhir yang harus dipertanggung jawabkan dalam bentuk Ujian Tugas Akhir. Peran pembimbing diperlukan dalam proses pelaksanaannya. Kendala yang dihadapi dalam melakukan bimbingan adalah jarak dan jadwal yang berbeda antara dosen dan mahasiswa menciptakan miskomunikasi terhadap proses bimbingan. Adanya aplikasi bimbingan skripsi online berbasis web membuat komunikasi tetap terjaga tanpa harus mencocokkan jadwal terlebih dahulu. Bimbingan skripsi online berbasis web hanya memiliki notifikasi/pemberitahuan melalui e-mail, untuk itu diperlukan pengembangan aplikasi menjadi berbasis Android yang dapat memberikan notifikasi/pemberitahuan secara Real-Time. Android dipilih karena popularitasnya di kalangan masyarakat Indonesia sebagai sistem operasi device yang mampu mengganti pekerjaan komputer. Banyak aplikasi sejenis untuk melakukan komunikasi tapi tidak menyertakan history/dokumentasi dari proses bimbingan.Alat perancangan dalam penelitian ini menggunakan Unified Modeling Language dan Entity Relationship Diagram. Pengujian penelitian menggunakan metode Black Box dan Robustness Testing yang kemudian dihitung menggunakan metode LSR. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung tugas akhir yang sudah ada dengan notifikasi/pemberitahuan secara Real-Time dan pemanfaatan history/dokumentasi proses bimbingan melalui sistem bimbingan online Tugas Akhir berbasis Android. 

    Pengembangan Sistem Pelacakan Kendaraan Menggunakan Modul GSM Dan GPS Berbasis Mikrokontroler ATmega328

    Get PDF
    Abstrak-Sistem pelacakan merupakan salah satu dari pemanfaatan teknologi GPS. Ada berbagai manfaat dari sistem pelacakan, misalnya dalam ilmu pengetahuan, dapat mengetahui habitat dari hewan-hewan langka, misalnya habitat Harimau atau Gajah. Selain itu, manfaat lain dari sistem pelacakan, dapat memantau keberadaan pengguna kendaraan sekaligus sebagai sistem keamanan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengembangan sistem pelacakan dengan memanfaatkan mikrokontroler ATmega328 dan GPS/GSM/GPRS Module yang merupakan media open source, yang kemudian menghasilkan sebuah antarmuka pengguna dengan mengimplementasikan Google Map dan web. Di dalam penelitian ini, modul GPS menghasilkan data koordinat dalam bentuk degree minute minute. Format tersebut tidak dapat dibaca oleh Google Map, sehingga didalam pengujian, format koordinat tersebut harus dikonversikan ke dalam format degree degree. Berdasarkan pengujian mode GPS, data koordinat yang paling cepat didapat oleh alat adalah 27 detik dan rata-rata tercepat adalah 47 detik. Sedangkan data koordinat terdekat alat yang dibandingkan dengan koordinat GPS Garmin 60CSX adalah 3 meter dan jarak terjauh adalah 29 meter. Rata-rata koordinat terdekat adalah 5,8 meter. Hasil pengujian tracking, didapat rata-rata pegiriman data ke server adalah 36,48 detik

    440

    full texts

    456

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇