Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Not a member yet
    339 research outputs found

    EKPLOITASI PEREMPUAN DALAM MEDIA POSTER FILM HOROR DI INDONESIA SEBAGAI BNETUK KETIDAK ADILAN GENDER

    No full text
    AbstrackCurrently, media industry is a means of  extending the network with the goal of the profit maximization, Poster is a static print media and prioritized visual messages. Women and sex have become comodity in the milling machine of voracious capitalist system AbstrakSaat ini industri media merupakan sarana memperluas jaringan dengan tujuan mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Poster adalah  merupakan salah satu media cetak yang statis dan mengutamakan pesan-pesan visual. Perempuan dan seks sudah  menjadi komiditas dalam mesin giling sistem kapitalisme yang raku

    IMITASI BUDAYA PADA TAYANGAN TELEVISI DI INDONESIA

    Get PDF
    AbstractOne of the products from popular culture is television, there is no other media that can be compared with television in terms of volume of cultural texts produced and number of viewers. Currently the importance of television is the cultural and economic value, furthermore television is a form of democratic and creative culture as well. It instill in the minds of viewers that what is seen in the television seems to be ideal. As the main media of popular culture, television is the perfect distributor for it. Every time we are surrounded by popular culture, a culture that exist because we recognize its fame and fond of its existence.Audiences of popular culture imitate and follow trends, consume products associated with the image of the idol and trends, in order to associate themselves as a fans of popular culture icons they eventually being trapped to contribute to spread popular culture it self. AbstrakSalah satu produk dari budaya populer adalah televisi, tidak ada media lain yang bisa menyamai televisi dalam hal volume teks budaya yang diproduksi dan dalam hal jumlah penontonnya. Saat ini nilai penting dari televisi adalah nilai kultural dan ekonominya, selain juga merupakan bentuk budaya yang demokratis dan kreatif. Televisi menanamkan pengertian di benak khalayak pemirsanya , sebagai suatu yang ideal. Sebagai media utama budaya populer, televisi adalah penyalur yang sempurna untuk hal tersebut. Setiap saat kita di kelilingioleh budaya populer, budaya yang ada karena kita mengakuiketenarannya dan menggemari keberadaannya. Khalayak budaya populer mengimitasi dan mengikuti tren yang ada, mengkonsumsi produk yang berkaitan dengan citra idola dan tren tersebut, mengasosiasikan dirinya sebagai bagian dari penggemar ikon budaya populer tertentu yang pada akhirnya terjebak untuk berkontribusi untuk menyebarkan budaya populer itu sendiri

    PERANAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA SENI DAN DESAIN

    No full text
    Abstract This study begins from thre problem of motivation in the learning process of students in Art and Design study. The background of each student are different from each other, in the process of learning, interacting, and lectures tasks, greatly influenced by personal motivation. The background motivation in the course of time, be increased or decreased, due to many factors. The pusposes of education in the academic process, including in the field of Art and Design, is spawned be become solid, mature, and confident as the end of result. Abstark Penelitian ini berawal dari permasalahan motovasi mahasiswa dalam proses belajar di perguruan tinggi. Latar belakang setiap mahasiswa yang berbeda satu sama lain, dalam proses belajar, berinteraksi, dan mengerjakan tigas perkuliahan , sangat dipengaruhi motivasi pribadi. Latar  motivasi ini dalam perjalanan waktu , dapat meningkat atau menurun, disebabkan oleh banyak faktor. Tujuan proses pendididkan di perguruan tinggi , termasuk di bidang seni dan desain, adalah melahirkan alumni yang kokoh, matang dan dewasa pada hasil akhirnya. Melalui proses belajar di perguruan tinggi yang tepat dan mampu meningkatkan motivasi untuk menyelesaikan proses belajar dengan aik, diharapkan dapat diperoleh lulusan perguruan tinggi seni dan desain yang terbaik pul

    PERANCANGAN DESAIN PRODUK DENGAN KONSEP SILANG BUDAYA: Studi Kasus Perancangan Tas Dengan Konsep Silang Budaya Cina Peranakan dan Kontemporer

    No full text
    Abtract Local culture applied to product design great potential for value enhancement and global market recognition, this known as cross cultural design. The purpose of this paper is to explore the meaning of cultural objects from cultures and to extract their cultural values into design elements. The particular cultural object chosen for this study was fashion objects of China cross breed with study focuses on analyzing the apperance , how they are used and their cultural symbolic meaning. Finally , this paper establishes a study case to provide product designers with a valuable reference for designing a succesful cross cultural product. The results presented herein are framework for designer to use cultural objects as inspiration in the design process Abstrak Seni budaya lokal diaplikasikan pada desain produk semakin digemari di pasar global, hal ini berisi penjabaran metode bagaimana proses transformasi nilai dan makna dari objek budaya menjadi elemen desain. Busana Cina Perankan diambil sebagai contoh objek budaya dengan kajian fokus pada tampilan, kegunaan dan makna simbolik budaya dan aplikasinya dalam proses perancangan deain produk. Hasil akhir yang dalam mendesain produk berkonsep silang budaya yang baik

    SEJOLI VITRIN DAN CAHAYA BUATAN SEBAGAI WADAH PAMER KAIN BATIK KLASIK

    No full text
    AbstractBatik has become a part of Indonesian cukture dating back hundreds of years ago. Batik uniqueness, lies in the coloring process that uses wax as part of a protected cover. Classical Batik is a valuable work of art, which needs to be protected, so therefore batik is also made of organic materials, then it is most vulnerable or damaged. The process of batik fabric damge can be physically or chemically. environmenal influences such as light moisture, temperature and poluttion is a major cause of the damage. And for that, then the batik collection on display using display type vitrin equipped as protective glass.Observation data is done in the Textile Museum ( Galllery Batik) , Pekalongan Batik Museum and National Museum of Singapore that shows some of the less ideal in order to show off vitrin. This will in trying to analysis of those aspects of teh display and lighting aspects.The result of analysis followed in the drafting process vitrin and artificial Light with design concepts from batik geometry and the philosaphy of one motif with similar meaning as the container. SO that the design is expected to improved the image galleries and museum in the public eye in terms of aesthetics, comfort and Protectuion of the collection  can be improved AbstrakBatik sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu. Keunikan batik terletak pada proses pewarnaan dengan menggunakan lilin sebagai penutup bagian yang terlindungi. Batik tulis klasik merupakan karya adiluhung yang perlu dilindungi, oleh karena itu batik tulis juga terbuat dari bahan-bahan organik, maka hal ini sangat rentan atau mengalami kerusakan. Proses kerusakan kain batik dapat secara fisik maupun kimiawi. Pengaruh lingkungan seperti cahaya kelembabab suhu udara dan polusi merupakan penyebab utamanay terjadinya proses kerusakan itu, untuk itulah maka koleksi batik yang dipamerkan menggunakan display jenis vitrin yang dilengkapi kaca sebagai pelindung.Data observasi yang dilakukan di Museum Tekstil ( Galeri Batik) , Museum Batik Pekalongan dan Museum Nasional Singapura. Menunjukk=ka beberapa kurang idealnya tata pamer pada vitrin. Hal ini akan dicoba analisis dari aspek-aspek display dan aspek pencahayaan. Hasil dari analisa dilanjutkan dalam proses perancangan vitrin dan cahaya buatan denga konsep perancagan yang  berasal dari transformasi motif batik geometri dan dipilih motif yang memiliki filosofi serupa dengan fungsi vitrin. Sehingga hasil perancangan ini diharapkan dapt meningkatkan citra galeri dan museum di mata masyarakat dari segi estetika, kenyamanan dan perlindungan terhadap koleksi dapat ditingkatkan

    KELAHIRAN GAYA UBUD DAN GAYA BATUAN DALAM SENI LUKIS BALI PADA MASA KOLONIAL BELANDA

    No full text
    Abstract This research reveal the changing of Balinese traditional painting in 1930\u27s era. The consequence of their interaction with European painters and the influence of tourism, Balinese painting that have been bound to their traditions show the significant changing. Form and function is not any longer sacred and bound to the puppetries mythology ot their mythology, but they shift into profane function and express daily life world. The expert in that era called this a modern balinese painting or new design Balinese painting. Balinese painting developed became a genuinese expresion with many personal style and group style of painters. This development certainly could not be separate form social stucture and the society that support it. AbstrakPenelitian ini mengungkapkan tentang perubahan seni lukis Bali tradisional pada tahun 1930-an. Akibat interaksi dengan pelukis-pelukis Eropa dan pengaruh pariwisata, seni lukis Bali yang berabad-abad terikat denga tardisi, pada masa itu menunjukkan perubahan sangat signifikan. Bentuk dan fungsinya tidak lagi bersifat sakral dan terikat mitologi wayang atau mitologi lainnya, tetapi telah beralih pada fungsi profan dan mengungkapkan dunia kehidupan sehai-hari. Para ahli pada masa iti menyebutnya sebagai seni Bali modern atau seni lukis Bali corak bru. Seni lukis Bali itu memang telah berkembang menjadi ungkapan jati dengan berbagai gaya pribadi pelukis maupun dalam gaya kelompok. Perkembangan yang demiian tentu tidak lepas dari struktur sosial dan masyarakat yang menyangganya pula

    ESTETIKA JEAN FRANCOIS LYOTARD SEBAGAI "ESTETIKA RUANG KETIDAKSADARAN FREUDIAN\u27

    No full text
    Abstract The term postmodern was born in the world of art. Now, though, the term has found a widesperad use in other field. Francois Loytard was a Philosoper who helped popularise the term among the academic community. He wrote an interesting , yet relatively unknown theory postmodern aesthetics. At a glance, Lyotard seemed to ignoe aesthetics theories in favour of merely enjoying works of art, for to him, art has to be able to mesmerize and make someone enjoy it. AbstrakIstilah posmodern lahir dari dunia seni dan pengguanaan istilah itu sekarang telah merambah ke berbagai bidang ilmu pengetahuan. Francois Lyotard, termasuk pemikir yang mempopulerkan istilah posmodern di lingkungan akademis. Francois Lyotard juga menulis tentang teori estetika posmodern yang sangat menarik, namun relatif belum dikenal

    FASILITAS DUDUK DI AREA PUBLIK TAMAN KOTA DAN PLAZA GEDUNG PERKANTORAN

    No full text
    Abstract Par and rest area are inseperable from human\u27s need to simply sit down and socialize . Although seats in Indonesia have develoved quite far, if wasn\u27t actually originate in Indonesia. Originally, Indonesia traditional houses are " Rumah Panggung" with every day activities conduct oh the flour. " Budaya Melantai" such as dinning, sleeping, consiercing the existences of seat. They was built on stilts and people went about their daily activities, such as eating and sleeping, on the floor. It was the European settlers that first introduced chairs to Indonesia.  Abstraktaman dan sarana fasilitas duduk bagian yang tidak terpisahkan dengan kebutuhan manusia untuk duduk dan melaksanakan interaksi sosial. Di tengah perkembangan berbagai macam fasilitas dduk, jenis kursi di Indoensia, sarana tersebut di Indonesia tidak memiliki sejarah tentang kursi di Indonesia. Rumah-rumah tempo dulu di indoensia todak memiliki kursi. Pada zaman dahulu rumah-rumah di Indoensia adalah berupa rumah panggung dan memiliki budaya melantai

    PERKEMBANGAN SENI RUPA URBAN DI SURAKARTA

    No full text
    AbstractAmong the various ar forms existing and developing in Indonesia today, the urban art has a unique history of emergence. This form of art did not emerge through the process common to other nations, where it grew up out of a long tradition. The factors behind the appereance of urban art in Indonesia are also different. In general, the growth and development of international urban art has been inseparable from the artist\u27s treatment of aesthetic values. When these young artist\u27s had just begun to delve into urban art, other art forms had already entered their respective modern period. Because of this, the urban art seemed to sudenly appear in the midst of other established art form in IndonesiaAbstrakDi antara berbagai aliran seni yang ada dan berkembang di Indoensia saat ini, seni urban memiliki sejarah kemunculan yang unik. Seni Urban tidak muncul melalui proses yang umum di negara-negara lain, di mana terdapat tradisi yang panjang. Faktor-faktor di belakang kemunculan seni urban di Indoensia juga berbeda. Secara umum, pertumbuhan dan perkembangan seni urban Internasional tidak dapat dipisahkan dari perlakuan senimannya terhadap nilai-nilai aestetik. Begitu seniman seniman muda ini mulai terjun ke dalam seni urban, akiran seni lainnya sudah memasuki masa modern. Oleh karena  itu sepertinya seni urban muncul secara mendadak di tengah aliran seni lainny

    CITRA VISUAL DAN VERBAL DALAM POSTER KAMPANYE BERPERILAKU BAIK DI MACAU

    No full text
    Abstract The Visual and Verbal Image of Well Behaviour Poster Campaign in Macau. Macau is one  of the country in Asia that is known for its gambling tourism objects. As a country that is built its economic bases from tourism sector, the goverment of Macau needs to socialize good behaviour to citizens and tourits of Macau through behaviour posters that hung along the crossing bridge. Those posters convey the message of several important good behaviour that need to do by the citizent and tourist in order to maintain the peaceful of neighbourhood. Those posters use three language to send verbal language, wich are Chinese, Portuguese, and english. For visual structures, those posters contain comical character, background, and speech bubble. In semantic principles, those posters have semantic, sintactic, and pragmatic functions. Throuhg comical style, those poster become visually interesting and the message can be communicated well. AbstrakCitra Visual dan Verbal dalam Poster Kampanye Berprilaku Baik di Macau. Macau merupakan negara kecil di Asia yang terkenal dengan objek pariwisata perjudiannya. Sebagai negara yang membangun perekonomiannnya dari sektor pariwisata, pemerintah Macau memandang perlu untuk mensosialisasikan sikap dan perilaku baik bagi penduduk dan pendatang di Macau , melalui poster-poster perilaku yahg dipasang di sepanjang jembatan penyebrangan. Poster-poster ini berisi perilaku-perilaku baik yang harus diperhatikan , baik berupa anjuran maupun larangan, agar tercipta ketenangan dan ketentraman lingkungan yang diinginkan. Poster-poster tersebut menggunakan tiga bahasa sebagai penyampai pesan verbal, yaitu Bahasa Cina, Bahasa Portugis, dan Bahasa Inggris. Sedangkan secara struktur visual, poster-poster tersebut memiliki unsur tokoh karikatur, latar visual dan gelembung percakapan. Dalam kaidah semiotika, poster-poster tersebut memenuhi fungsi semantik, sintaksis, dan pragmatik. Melalui gaya komik, diharapkan poster-poster tersebut menjadi menarik dan pesan serta larangan yang ingin disampaikan dapat dikomunikasikan dengan baik

    175

    full texts

    339

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇