Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Not a member yet
    339 research outputs found

    PERUBAHAN TATA LETAK DAN FUNGSI DAPUR PADA RUMAH TINGGAL (TIPE 90M2 - 160M2) DI JAKARTA SELATAN (Studi Kasus : Wilayah Tebet Barat)

    Get PDF
    AbstractTo have a house in Jakarta, for people with middle income is not easy, because the price of the land offered is high and the land in the center of the city are limited. Land area mapping for houses is not as large as in the 1980s. For the area of Tebet Barat, the available land which also has a higher demand is an area of about 90 m2 - 120 m2, with length and width as follows: 15 m x 6 m, 15 m x 7 m and 15 x 9 m. Limited land area forhouses resulted in the number of houses built in the form of terraced (vertical) on the ground that a necessary space for a family could be fulfilled. The limited area of the house resulted in the layout of space undergoing significant changes. The kitchen has variety of activities. The main activities is to process ingredients into a fine dish, so the kitchen become one of the important place in the designing process. Limited land area is also caused another problems. Does the kitchen layout changed? Or does the resident\u27s perspective about kitchen change as well?To overcome the problem, we will conduct a research by using qualitative method. The result of this research is that there are lot of changes in the kitchen layout of the house and changes the perspective related to function and activities of the residents while in the kitchen.   AbstrakUntuk memiliki rumah tinggal di Jakarta, bagi masyarakat dengan tingkatekonomi menengah tidak mudah, karena harga tanah yang ditawarkan tinggi dan lahan perumahan di pusat kota yang sedikit. Pemetaan luas tanah untuk rumah tinggal tidak besar seperti pada tahun 1980-an. Untuk daerah Tebet Barat luas tanah yang tersedia dan banyak diminati adalah tanah yang memiliki luas sekitar 90m2 -120m2, dengan ukuran panjang dan lebar sebagai berikut : 15m x 6m, 15m x 7m dan 15 x 9m. Luas tanah yang terbatas untuk rumah tinggal mengakibatkan banyaknya rumah yang dibangun dengan bentuk bertingkat (vertical) dengan alasan agar kebutuhan ruang yang diperlukan sebuah keluarga dapat tercapai.Luas rumah yang terbatas mengakibatkan tata letak ruangnya mengalamiperubahan. Dapur memiliki kegiatan yang beragam, kegiatan utamanyamengolah bahan makanan menjadi masakan, karena itu dapur menjadi salah satu ruang penting dalam proses perancangan tempat tinggal. Lahan yang terbatas ini menimbulkan permasalahan, apakah tata letak dapur mengalami perubahan dan apakah cara pandang penghuni terhadap keberadaan dapur pada rumah tinggal mengalami perubahan juga? Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka daUntuk menjawab permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini, kamiakan melakukan penelitian dengan menggunakan metode Kualitatif. Hasilyang di dapat adalah adanya perubahan tata letak dapur pada lay out rumah tinggal dan adanya perubahan cara pandang yang berhubungan dengan fungsi dan kegiatan penghuni saat berada di dapur.Kata kunci: dapur, rumah tinggal, tata leta

    HASIL PEMBELAJARAN MENGGAMBAR EKSPRESI DI LUAR RUANG KELAS: PENELITIAN TINDAKAN

    Get PDF
    AbstractIndoor drawing learning methods system is still a tradition for a part of teacher in Indonesia. It is also the same methods used in  other countries. However , imdooor drawing method often restained student\u27s idea and expression. It is a challenge to educational researcher and art education practices to have alternative solutions in order to change the habit. The goal is to open studen\u27s idea and expression to have more creative artworks. In order to give the alternative solution, the researcher applied outdoor learning method. By applying action research method, this article explained outdoor learning method for expression drawing class. The result of outdoor learning methods is the increase of student\u27s idea and expression and more creative artworks of the student AbstrakMasih merupakan kebiasaan yang mentradisi pelaksanaan pembelajaran menggambar di dalam ruang kelas, bagi sebagian para guru di Indonesia.Hal yang sama dilakukan pula oleh beberapa guru di Negara lain. Padahal pembelajaran di dalam ruangan siswa menjadi terbelenggu gagasan dan ekspresinya karena dibatasi ruang. Merupakan tantangan bagi para peneliti pendidikan dan para praktisi pembelajaran seni rupa untuk  memberikan solusi alternatif untuk merubah  kebisaan tersebut, supaya gagasan dan ekspresi para siswa lebih terbuka, sehingga menghasilkan gambar yang kreatif. Untuk memberikan solusi alternatif, peneliti melaksanaan pembelajaran di luar ruang kelas.Dengan menggunakan metode tindakan,  dalam artikel ini peneliti menjelaskan bagaimana pelaksanaan pembelajaran menggambar di luar ruang kelas.Hasil penelitian tindakan mengajar menggambar di luar ruang kelas gagasan dan ekspresi siswa terbuka sehingga tampak hasil gambarnya kreatif.

    APROPRIASI DAN REKONTEKSTUALISASI HISTORIS STUDIDASAR RUPA SEBAGAI BAGIAN DARI PENDIDIKAN DASAR DESAIN

    Get PDF
    AbstractThe paper is an attempt to show a form of appropriating and recontextualizing the fondational study of art and design traditionally with our contemporary life. The content of this paper is mostly based on basic design study class learning activities, in Visual Communication Design department, Pelita Harapan University. The in class activities are considered as a simulation of the mentioned attempt. The attempt isdirected towards the basic design study tradition which has been established since Bauhaus. It tries to show how the significance of Bauhausian tradition is still relevant in the contemporary life; the life which has been driven mostly by digital technology. Digital technology is no longer understood as merely an ensemble of devices but it hasbecome the worldview of contemporary life. Intertwining the Bauhausian tradition with that of worldview may contribute greatly to the way we understand both technology and art & design.  AbstrakMakalah ini disusun sebagai wujud upaya untuk menunjukkan apropriasidan rekontekstualisasi pemahaman tradisional dari studi dasar rupa dengan kehidupan kontemporer sejauh ini. Penyusunan makalah ini sendiri bertolak dari aktivitas perkuliahan studi dasar rupa di jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan dan merupakan simulasi praktis dari upaya apropriasi dan rekontekstualisasi tersebut. Upaya apropriasi dan rekontekstualisasi diarahkan kepada tradisi studi dasar rupa yang secara historis telah terpancang semenjak era Bauhaus. Isi makalah akan berupaya untuk menunjukkan bagaimana pendidikan dalam tradisi Bauhausian tetap relevan di era kehidupan kontemporer yang sebagian besar dimensinya telah didaya-gerakkan oleh teknologi digital. Teknologi digital yang tidak hanya dipahami sebatas ansambel alat-alat, namun telah menjadi pandangan dunia dominan kehidupan itu sendiri. Menjalin tradisi historis pendidikan dasar seni dan desain dengan lingkup kehidupan masa kini yang serba digitalteknologis dapat berkontribusi bagi kita untuk memahami baik teknologi  ataupun seni dan desain itu sendiri

    PERAN FOTOGRAFI WILDLIFE DALAM KAMPANYE PADA POSTER WORLD WILDLIFE FUND (WWF)

    Get PDF
    AbstractThis paper discusses the role of the Wildlife Fund photography of the postres use by an interantional organization enganged in nature conservation and fauna is the world wildlife fund or WWF we are familiar with. The role of photography in the campaigne preservation of flora and fauna is very imnportant, because with photograp as visual display, the visual resource looks more real.AbstrakTulisan ini membahas tentang peranan fotografi Willife terhadap poster yang digunakan oleh suatu organisasi internasional yang bergerak dalam pelestarian alam dan fauna adalah Worllife Fund, atau biasa kita kenal dengan WWF. Peranan fotografi dalam peranan plestarian flora dan fauna sangatlah penting, karena dengan tampilan visual berupa karya

    KONSERVASI BANGUNAN BERGAYA ART DECO DI KOTA BANDUNG (Studi Kasus: Hotel Preanger dan Hotel Savoy Homann)

    Get PDF
    AbstractPreanger Hotel and Savoy Homann Hotel in Bandung, are two historical building that has established since long time ago. They were historical Dutch heritage building that interesting as a research object, where these hotels are the first hotel in Bandung city.Historically, this hotel was originally owned and run by a Germany family, Homann. Hotel Savoy Homan then reconstructed to Neogothik Romantik style that was popular at the time. Furthermore, in the year 1937-1939 a Dutch architect A.F. Aalbers was assigned to redesign and brought the Art Deco style. During his trip, the hotel had a chance to witness history in the important events of Asian and African Conference that held in Bandung in 1955. As the overview of the history of Grand Hotel Preanger,which is located on Jl. Asia Afrika 81, Bandung. This hotel is built in the early 1884. In 1929 the hotel\u27s style was Indische Empire Stijl then renovated and redesigned in 1929 by C.P. Wolff Schoemaker and by his student assisted, Ir. Soekarno (former first President of Indonesia) to be in Art Deco style. In this research, documentation, which hope will be useful and utilized for anyone in need. The data will be grouped based onthe history, the development of the style and the characteristic style that is consistent their conservation process. The research objective is to analyzed their conservation and preservation of the Art Deco style that is the hallmark of the Savoy Homan hotel and Preanger Hotel. It has been quite successful conservation efforts in preserving historic buildings in Indonesia, through documentation and study of the interior elements andarchitecture can be generated complete documentation on the historic building.  AbstrakBangunan Hotel Preanger dan Hotel Savoy Homann di kota Bandung, sebagai bangunan bersejarah yang telah berdiri dari tahun. Salah satu bangunan bersejarah warisan Belanda yang menarik untuk dijadikan objek penelitian, yang mana hotel ini merupakan hotel pertama di kota Bandung. Dalam sejarahnya, hotel ini pada awalnya dimiliki dan dijalankan oleh keluarga asal Jerman, Homann. Hotel Savoy Homann kemudian direkonstruksi ke gaya Neogothik Romantik yang sedang populer kala itu. Selanjutnya di tahun 1937- 1939 seorang arsitek Belanda A.F. Aalbers ditugaskan mendesain ulang dengan mengusung gaya Art Deco. Selama perjalanannya, hotel ini sempat menjadi saksi sejarah dalam peristiwa penting Konferensi Asia dan Afrika yang diselenggarakan di Bandung tahun 1955. Sekilas sejarah Grand Hotel Preanger, yang berlokasi di kawasan Jl. Asia Afrika No.81, Bandung. Hotel ini pada masa awalnya di tahun 1884. Pada tahun 1929 hotel yang bergayaIndische Empire Stijl ini kemudian direnovasi dan didesain ulang pada tahun 1929 oleh C.P. Wolf Schoemaker dibantu oleh muridnya, Ir. Soekarno (mantan Presiden RI-1) dengan gaya Art Deco. Dalam penelitian ini dilakukan pendokumentasian, yang diharapkan dapat dimanfaatkan bagi siapa saja yang memerlukan. Data akan dikelompokan berdasarkan sejarahnya, berkembangnya gaya tersebut dan karakteristik gaya yang ada sejalan dengan proses konservasi yang dilakukan oleh kedua hotel tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengalisa upaya konservasi dan pelestarian gaya Art Deco yang merupakan ciri khas pada hotel Savoy Homann dan Preanger. Pada  akhirnya diharapkan upaya konservasi yang berhasil dalam melestarikan bangunan-bangunan bersejarah di Indonesia, melalui pendokumentasian dan melakukan studi terhadap elemen-elemen interior dan arsitektur dapat dihasilkan dokumentasi lengkap mengenai bangunan bersejarah tersebut

    KERIS JAWA TENGAH SEBAGAI CINDERAMATA : Kontinuitas dan Perubahannya

    No full text
    AbstractThis keris comes under the category of stabbing weapons. According to research made by experts, such stabbing weapons are found only in Southeast Asia, especially in the Archipelago. The Keris has achieved its present form and function after a suffiently long era of development. This evolutions has been in rhythm with development of culture as a whole aspecially in Java. Moreever, the keris in its use implicates a vast part of lif

    APLIKASI TEORI DESAIN BARAT DALAM PERANCANGAN KURSI SANTAI BERGAYA DINASTI MING

    No full text
    AbstractModernism and Postmodernis design theories are commonly used as the basic thinking of any design today, whereas one of the most vivid examples is in furniture design, chair. Chair designs have made through a lot of the development, where function is not the only design factor, but cultural element is definitely the added value of it, such as Y chair designed Hans J.  Wegner which was  inspired from dinasti MIng AbstrakTeori desain Modernism dan Posmodernism banyak digunakan sebagai pola pikir desain sampai saat ini, dan salah aplikasi desain yang paling nyata adalah kursi. Desain Kursi mengalami banyak perkembangan  yang tidak hanya mengutamakan sisi fungsi , tetapi juga memasukkan visual elemen budaya sebagai nilai tambah, seperti Y chair yang didesain oleh Hans J Wegner yang terinpirasi dari dinasti Ming  

    TAFSIR KAIN TENUN SONGKET BUKITTINGGI, SUMATERA BARAT SEBAGAI ARTEFAK TRADISI INDONESIA

    Get PDF
    AbstractSongket is a native Indonesian cultural heritage, songket is spread across Indonesia with a variety of motifs and colors. Understanding motifs and colors that can not be in understood only with the visual language and modern aesthetics, because inunderstanding any culture, especially in Indonesia, which has Songket have a sense of the social and cultural beliefs.In particular songket from West Sumatra which has variety of motifs and colors and very destinct. All of the ornaments, symbols an colors are adapted by the belief from theorigin people and preserved until today. Bukittinggi is famously one of area in West Sumatra who produce songket.Interpretation of the meaning on the Songet\u27s motive is necessary understood with the view of the local old belief and Indonesian philosophy of pre-history as weknow today.Symbols were presented a pattern of antagonistic dualism, the same motif but reversed so as to form a long series with different functions and different use. AbstrakKain tenun songket merupakan peninggalan budaya asli Indonesia, kain tenun songket ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan beragam motif dan warnanya. Pemahaman motif dan warna ini yang tidak bisa hanya di terjamahkan dalam bahasa rupa dan estetika modern, karena dalam memahami setiap kebudayaan terutama di Indonesia yang memiliki kaintenun songket memiliki sebuah arti sosial dan kepercayaan kebudayaan tersebut.Khususnya kain tenun songket yang berasal dari Sumatra Barat yang memiliki motif dan keragaman warna yang sangat khas. Keindahan ini lahir dari lingkungan dan kepercayaan yang dijaga kelestariannya hingga saat ini. Karakteristik kain tenun songket di wilayah Bukittinggi merupakan salah satu wilayah di Sumatra Barat yang banyak memproduksi kain tenun songketini. Penafsiran arti dari motif kain songket ini perlu di pandang dari sisi kepercayaan lama daerah setempat dengan filsafat Indonesia pra sejarah sehingga terciptanya motif kain songket khas Bukittinggi yang kita kenal saat ini. Simbol yang dihadirkan merupakan pola dualisme antagonistik, motif yang sama tapi dibalikan sehingga membentuk suatu rangkaian panjangdengan fungsi yang berbeda dan penggunaan yang berbeda

    APLIKASI ORNAMEN KHAS BUDAYA KECINAAN SEBAGAI CIRI PADA RESTORAN CINA DI JAKARTA

    Get PDF
    AbstractA Chinese restaurant is a place where commercial business takes place. It is alsoa place which professionally serves traditional Chinese food for the public.Talking about Chinese restaurants, the topic is obviously connected to ChineseCulture. The importance of Chinese culture holds great importance and is eventhe core point of creating art. The art would be based upon the aesthetic contentswhich contain a symbolic meaning in Chinese philosophy. In a typical chineserestaurant, the connection between tradition and art is represented in the formof ornament that acts functionally, and has specific unique characteristic. Theaesthetical theory about the art of the design and the implementation of chineseornaments also takes part in the study as well.This study was conducted by the qualitative methods with survey, interviewand the documentation of the ornaments in Chinese Restaurant, aiming tointroduce and enrich this knowledge to the worldwild as the ornaments standfor showing the identity of chinese culture. This data would be useful as a sourceof inspiration for the future planning of an interior design. Especially in theapplication of decorating a restaurant that takes the meaning of the decorationalong with the needs, function to be created. AbstrakRestoran Cina merupakan suatu tempat usaha komersial yangmenyediakan jasa pelayanan masakan khas Cina bagi umum dandikelola secara professional. Berbicara tentang restoran Cina, jelas akanterkait dengan persoalan budaya Cina. Nilai budaya mempunyaihubungan erat bahkan mendasari terciptanya suatu keseniankhususnya seni rupa. Seni akan tercermin dan mengarah pada konteksestetika yang mengandung makna simbolis dalam karya seni di manafilosofi Cina menyertai. Dalam restoran Cina, hubungan antara budayadengan seni terwujud dalam bentuk ornament yang bersifat fungsional,benda hias ataupun yang memiliki ciri dan sifat spesifik dan unik khasCina. Teori estetika mengenai bagaimana penggambaran nilaikeindahan dalam penerapan ornament di interior restoran Cina ikutterlibat dalam topik ini.Kajian dilakukan dengan metode kualitatif pendekatan survey danwawancara serta pendokumentasian ornament pada interior restoranCina di Jakarta dengan tujuan untuk memberikan suatu wacana danpenerangan mengenai penerapan ornament yang menjadi petandakultur kecinaan pada restoran tersebut. Sehingga diharapkan data inidapat bermanfaat sebagai sumber inspirasi dalam proses desainperencanaan sebuat interior restoran pada umumnya dan restoran Cina pada khususny

    KABOEL SOEADI: Seniman Lukis & Grafis Modernist

    No full text
    AbstractKaboel Soeadi is one of senior \u27modernist\u27 painter in Indoensia, visual elements and idioms like a line, shape, texture and color are just a main formal media to express his ideas. If there is an object in his painting, it is not more than a stimulant in his creative process and not as an effort to make more beautiful an objects or model

    175

    full texts

    339

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇