Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Not a member yet
    339 research outputs found

    KAJIAN MOTIF BATIK PADA FASADE BANGUNAN MODERN Studi Kasus Beberapa Bangunan dengan Fasade Motif Batik di Jakarta

    Get PDF
    Abstract Batik motifs are used as facades on several buildings, indicating an attempt to characterize a local identity through the building. This is in line with the international recognition of batik as the work of the Indonesian nation. This research will look at the potential of batik motifs to represent and unite the diverse tribal and ethnic cultures in Indenosia and other values, in their function as building facades. To find out the visual message of the batik motif, a phenomenological approach is used, where through emotions, history and symbols, it is used to determine whether the facade used is recognized by the community as a batik motif and the relationship between the meaning of the motif with the function and philosophy of the building. The values of the facade with batik motifsin other functions such as aesthetics, climate protection, capital investment, behavior modifier, are seen through the architectural science approach. Fasades with batik motifs have the potential to become landmarks that give value to their environment, become tourism assets, help shape the character and behavior of people to love culture morethrough its architecture.  AbstrakPenggunaan motif batik sebagai fasade pada beberapa bangunan, menunjukkan adanya usaha memberi ciri untuk mencitrakan identitas lokal melalui bangunannya. Hal ini sejalan dengan pengakuan batik secara internasional sebagai karya bangsa Indonesia. Penelitian ini akan melihat potensi motif batik dapat dianggap mewakili dan menyatukan beragamnya budaya suku dan etnik di Indenosia dan nilai-nilai lainnya, dalam fungsinya sebagai fasade bangunan. Untuk mengetahui pesan visual dari motif batik, digunakan pendekatan fenomenology, dimana melalui emosi, histori dan symbol, digunakan untuk mengetahui apakah fasade yang digunakan dikenali masyarakat sebagai motifbatik dan adakah kaitannya antara pemilihan makna motif dengan fungsidan filosofi bangunannya. Nilai-nilai fasade dengan motif batik dalam fungsi fungsi lain seperti estetika, pelindung iklim, capital investment, pembentuk perilaku, dilihat melalui pendekatan ilmu arsitektur. Fasade dengan motif batik berpotensi sebagai landmark yang memberi nilai pada lingkungannya, menjadi aset kepariwisataan, membantu pembentukan watak dan perilaku masyarakat untuk lebih mencintai budaya melalui arsitekturnya

    ESTETIKA PADA JAKET UPCYCLE LIMBAH VISUAL SPANDUK KARYA HARITS ALFADRI DEWANTO

    Get PDF
    AbstractAesthetics is something related to beauty and all aspects of what is called beauty. Aesthetics is an important factor in works of art that can be accepted in society. The visual waste jacket consisting of banners by Harits Alfadri Dewanto can be seen through the design elements of the upcycle jacket. Upcycle is the concept of reusing goods that have been released into new products with a higher value than before. The latest fashion concept in its development is not only as a sustainable lifestyle but it can also be a solution for improving the prevention of waste that occurs. The research method is descriptive analytic. This study attempts to describe the aesthetics through design elements and analyze the aesthetics of the visual waste jacket banner by Harits Alfadri Dewanto through the aesthetic principle theory. The results revealed a design element in the upcycle jacket, the visual waste of the banner providing comfort to the user with the size of the jacket that supports it and the comfort of the eye that sees with the appearance of the jacket using a harmonious primary color combination AbstrakEstetika merupakan sesuatu yang berkaitan dengan keindahan dan semua aspek dari apa yang disebut keindahan. Estetika merupakan faktor yang penting dalam sebuah karya seni mampu diterima di masyarakat. Pada jaket limbah visual berupa spanduk karya Harits Alfadri Dewanto dapat estetika dilihat melalui elemen desain pada jaket upcycle. Upcycle merupakan konsep penggunaan kembali barang yang telah dibuang menjadi produk baru dengan nilai yang lebih tinggi dari pada sebelumnya. Konsep upcycle fashion dalam perkembangannya tidak hanya sebagai sebuah gaya hidup berpakaian namun dapat juga menjadi solusi atas kesenjangan penanggulangan limbah visual yang terjadi.metode penelitian adalah deskriptif analitik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan estetika melalui elemen desain dan menganalisis estetika pada jaket limbah visual spanduk karya Harits Alfadri Dewanto melalui teori prinsip estetika. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa elemen desain pada jaket upcycle limbah visual spanduk mampu memenuhi kenyamanan pada pengguna dengan ukuran jaket yang longgar dan dan kenyamanan pada mata yang melihat dengan tampilan jaket menerapkan kombinasi warna primer yang harmonis

    ANALISIS PENGGUNAAN MATERIAL PADA SURAU LUBUK BAUK, NAGARI LUBUK BAUK, BATIPUH BARUAH, TANAH DATAR, SUMATERA BARAT

    Get PDF
    AbstractAnalysis of Material Use at Lubuk Bauk Surau. Batipuh Baruah, Batipuh, Tanah Datar District, West Sumatra. Lubuk Bauk surau is a historical cultural heritage building that is more than a hundred years old and still stands firm without significantchanges despite being renovated. The use of Surian wood material which has its own characteristics in the building, it is interesting to study the suitability of its use with the activities carried out in surau, as well as to find guidance on the type of material that is compatible with the surau building in the Lubuk Bauk area. This research is a qualitative research approach to the building of the Lubuk Bauk surau, and analyzes it using descriptive analysis techniques. The use of Surian wood as the main material in Lubuk Bauk surau is appropriate and supports the activities carried out in it. From the results of the analysis, it is known that the wood material used was chosen based on considerations: the potential of local wood sources, the ease of obtaining and processingraw materials and the characteristics of materials that are durable and lowmaintenance. AbstrakAnalisis Penggunaan Material Pada Surau Lubuk Bauk. Batipuh Baruah,Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Surau Lubuk Baukmerupakan bangunan cagar budaya bernilai sejarah yang telah berusia lebih dari seratus tahun namun masih berdiri kokoh dengan perubahan yang tidak berarti walau telah direnovasi. Penggunaan bahan kayu Surian yang memiliki karakteristik tersendiri pada bangunan, merupakan daya tarik untuk diteliti kesesuaian pemakaian material dengan kegiatan yang dilakukan di dalamnya serta untuk menemukan panduan jenis material yang sesuai dengan bangunan surau di daerah Lubuk Bauk. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan pendekatan pada bangunan surau Lubuk Bauk, menganalisa dengan menggunakan teknik analisa deskriptif. Penggunaan kayu Surian sebagai material utama pada surau Lubuk Bauk telah sesuai dan mendukung kegiatan yang dilakukan di dalamnya. Pemilihan kayu yang digunakan, berdasarkan pertimbangan potensi sumber kayu setempat, kemudahan untuk memperoleh dan mengolah bahan baku, serta karakteristik material yang tahan lama dan mudah perawatanny

    DESAIN SIGNAGE YANG EFEKTIF UNTUK MENGHASILKAN WAYFINDING DAN ORIENTASI RUANG PADA PUBLIC SPACE (Studi Kasus : Interior Mall Senayan City)

    Get PDF
    Abstract Indonesia Shopping Center Keywords: public space, mall, signage, wayfinding In general, public space is an open space that can accommodate places ofinter-human meeting to interact with each other. This study, will discuss one form ofpublic space, that is the mall or shopping center. According to Book, a good mall in addition must have the arrangement of facilities,vertical arrangement and horizontal circulation, but also has a graphic environment in the form of signage and wayfinding that support the interior of the mall itself. The presence of signage and wayfinding one of them as directions. Visitors arrive from different locations, travel to different destinations, and for different reasons. For that,signage and wayfinding is needed to convince visitors to get to the destination. In addition to be informative, signage planning and wayfinding as decorative elements should be designed attractive through combination of colors and shapes so that looks beautiful as visually but still pay attention to international regulations, especially forsafety signs. AbstrakPublic space adalah sebuah ruang dimana semua orang memiliki hak yangsama untuk mengaksesnya atau mengadakan berbagai kepentingan dankegiatan public. Pada umumnya ruang public adalah ruang terbuka yangmampu menampung kebutuhan akan tempat-tempat pertemuan antarmanusia untuk saling berinteraksi. Pada penelitian ini, akan dibahasmengenai salah satu bentuk public space, yaitu mall atau shopping center. Menurut Buku Indonesia Shopping Center, mall yang baik selain harus memiliki penataan fasilitas, penataan vertical dan horizontal circulation, tetapi juga memiliki graphic environment dalam bentuk signage dan wayfinding yang mendukung interior dari mall itu sendiri. Keberadaan signage dan wayfinding salah satunya sebagai petunjuk arah. Pengunjung berdatangan dari lokasi yang berbeda, berpergian ke tujuan yang berbeda, dan dengan alasan yang berbeda. Untuk itu signage dan wayfinding diperlukan untuk meyakinkan pengunjung agar dapat sampai ke tempat tujuan. Selain harus informative, perencanaan signage dan wayfinding sebagai unsur dekoratif harus didesain menarik melalui permainan bentuk dan warna sehingga cantik secara visualnamun tetap memperhatikan peraturan internasional terutama safety sign

    BUKU DIGITAL SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF UNTUK MENGURANGI DAMPAK NEGATIF INDUSTRI BUKU INDONESIA PADA LINGKUNGAN

    Get PDF
    AbstractDigital Books as alternative solutions to reduce the negative impact of the Indonesian publishing Industry on the environment. The Indonesian publishing industry which continues to grow are feared to bring negative impacts to the environment. This study was conducted using qualitative method susing articles and books as the main data sources, as well as observations and interviews. This research aims to find out whetherthe book industry really does have a negative impact on the environment, and how to use digital books as an alternative solution to reduce these impacts. AbstrakBuku digital sebagai solusi alternatif untuk mengurangi dampak negatifindustri buku Indonesia pada lingkungan. Industri buku Indonesia yangterus berkembang dikhawatirkan membawa dampak buruk bagi lingkungan. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan sumber data utama yaitu artikel dan buku, serta hasil observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah industri buku memang membawa dampak negatif pada lingkungan, serta bagaimana memanfaatkan buku digital sebagai solusi alternatif untuk mengurangi dampak tersebut

    PENGGUNAAN DESIGN THINKING DALAM PENGEMBANGAN PRODUK KERAJINAN IKM (Studi Kasus: Sentra Kerajinan Patung Kayu, Subang)

    Get PDF
    Collaboration between craftsmen and product designers is one of the solutions for sustainable development of IKM products. Craftsmen need to be introduced to the creative process in producing new products. One that can be applied is Design Thinking. This process is considered in accordance with the way the craftsman works which generally "learning by doing" and not theoretical. Design Thinking process introduced in a workshop activity. The process of finding ideas begins by stimulating empathy to produce new ideas that are different from what they have been doing so far. Through this workshop several solutions were produced in the form of prototypes. This activity also produces a better work pattern that is more creative and productive in generating new ideas. The usage of story-telling in expressing ideas or thoughts is also preferebly and effective as a medium of discussion among craftsmen. Abstrak Kolaborasi antara perajin dan desainer produk merupakan salah satu Perajin perlu dikenalkan pada .Proses ini merupakan alat pemecahan masalah yang berpusat pada manusia, menekankan kolaborasi dan spontanitas. Proses ini dianggap sesuai dengan pola kerja perajin yang umumnya “learning by doing”, praktis dan bukan teoritis. Proses pencarian ide dimulai dengan merangsang empati untuk menghasilkan ide baru yang berbeda dari yang selama ini dihasilkan. Melalui workshop ini, dihasilkan beberapa solusi dalam bentuk prototype produk baru. Kegiatan ini juga menghasilkan sebuah pola kerja yang lebih baik, kreatif dan produktif dalam mewujudkan ide. Metode bercerita dalam mengutarakan ide atau pikiran juga lebih digemari dan efektif sebagai media diskusi diantara para perajin

    PERPADUAN SENI FOTOGRAFI DAN GAYA ART NOUVEAU

    Get PDF
    AbstractFeminine style inspiration in art media is built as one of the learning media in photography. The artistic concept of combining beauty / beauty with photography as one of the mediums of art. Photography is a medium that displays visual art, and artistic creation which are connected with the Art Nouveau style. Whereas, art nouveau is a design style featuring ornaments or decorations that embody a feminine impression. Through art nouveau photography, photography is displayed with digital techniques so that it can create a photography with a feminine impression.  AbstrakInspirasi gaya feminim dalam media seni dibangun sebagai salah satu media pembelajaran pada fotografi. Konsep artistik dalam menggabungkan sebuah keindahan / kecantikan dengan media fotografi sebagai salah satu medium seni. Fotografi adalah sebuah medium yang menampilkan seni visual, melalui kreasi artistik melalui fotografi sebagai medium dalam penciptaan fotografi dihubungkan dengan gaya Art Nouveau, dimana art nouveau adalah sebuah gaya desain yang menampilkan ornament atau hiasan yang mewujudkan kesan feminim. Melalui fotografi gaya art nouveau ditampilkan dengan tehnik digital sehingga dapat mewujudkan fotografi yang menampilkan keindahan dengan kesan feminim yang dapat dinikmati

    ANALISIS KETERKAITAN RAGAM TEKNIK UKIR TATAH TEMBAGA TERHADAP KEMUNGKINAN BENTUK YANG DIHASILKAN DALAM PERTIMBANGAN DESAIN

    Get PDF
    AbstractCopper handicrafts made by craftsmen in Tumang village, Boyolali Regency, are well known in various cities on Java. it is inseparable from the process and manufacturing techniques that continue to be maintained, that is forging and carving techniques.The design results of the craft products made tends to use traditional design style, and require a long time for the making. The purpose of this research is to produce a new design form with a simpler carving pattern and allow for a faster production process time. The simplification of the production process allows the making of products with more quantity. The main research method used is direct observation of the process ofmaking carvings by metal carving experts at craft centers. The results of this new design form can accelerate the production process because it can be made without going through a forging process.AbstrakKerajinan tembaga yang dibuat oleh para pengrajin di desa Tumang kabupaten Boyolali sudah cukup dikenal di berbagai kota di pulau Jawa. Hal tersebut tidak lepas dari proses dan teknik pembuatannya yang terus dipertahankan, yaitu teknik tempa dan teknik ukir. Hasil bentuk desain dari produk kerajinan yang dibuat lebih cenderung menggunakan gaya desain tradisional, dan membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembuatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan bentuk design baru dengan bentuk pola ukir yang lebih sederhana dan memungkinkan waktu proses produksi yang lebih cepat. Penyederhanaan proses produksi memungkinkan menghasilkan produk dengan kuantitas lebih banyak. Metode utama penelitian yang digunakan adalah observasi langsung terhadap proses pembuatan ukiran oleh ahli ukir logam di sentra kerajinan. Hasil bentuk desain baru inimempercepat proses produksi karena dapat dibuat tanpa melalui proses tempa

    LIMBAH LOOM SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL MEBEL (Studi Kasus: PT House of Rattan & CV Property, Cirebon)

    Get PDF
    AbstractFurniture factories are one of Cirebon\u27s economy boosters as they employ many workers and produce numerous products for local and export orientation. As a consequence, this industry produces quite a large amount of waste, one of them is paper loom. Loom is a woven paper threads and metal wires which is used to wrap a number of furniture components, such as seat, backrest, etc. Case studies in 2 major factories in Cirebon, total loom waste reaches around 3 tonnes a month. This research providesrecommendations of waste usage for furniture.  AbstrakPabrik mebel merupakan salah satu penggerak ekonomi Cirebon, karenamenghasilkan lapangan pekerjaan baik untuk produk orientasi lokal ataupun ekspor. Sebagai konsekuensi, industri ini menghasilkan limbah produk, salah satunya adalah loom. Loom adalah kawat yang dibungkus kertas dan dianyam bersama sehingga menjadi gulungan bahan yang siap digunakan untuk berbagai komponen mebel seperti sandaran dan dudukan. Dengan studi kasus di 2 pabrik mebel di Cirebon, ada sekitar 3 ton sisa loom dalam sebulan. Penelitian ini memberikan rekomendasi akan pemanfaatan sisa loom pada mebel

    ANALISIS PERSEPSI KONSUMEN UNTUK STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK SARUNG DI IKM SARUNG MAJALAYA

    Get PDF
    AbstractThe Majalaya textile industry, at Bandung Regency, is a textile centre prepared by the government as a national textile centre to meet clothing needs. This industry was able to develop and experience its heyday in the 1960s. At that time, this region was able to produce 40% of the total fabric production in Indonesia. Sarong, as its main product, was very popular throughout Indonesia and several other countries in Asia. But thecrisis that occurred in 1998 had a major impact on the textile industry in Majalaya. Many textile entrepreneurs are forced to close their production sites because of the declining purchasing power of the people and also the increasing cost of raw material for production. Only a handful of Majalaya sarong entrepreneurs have survived until now. In the midst of their efforts to survive, the problem that occurs at this time is the onslaught of imported textiles that flooded the market which impacted the sale ofMajalaya sarongs falling dramatically.These problems must be overcome with the aim of returning the Majalaya textile industry as the people’s economic power. Design in relation to this is aimed at producing products that are interested in consumers. Design is an important aspect of product development, also as one of the main criteria in the product selection process by buyers. To produce an interesting product it is necessaryto analyze consumer perceptions. The purpose is to know what aspects that affect consumer interest in buying products. These can be applied as a strategy for developing a product of Majalaya sarong. The survey method using a questionnaire to Majalaya sarong consumers can be done to determine consumer perceptions of Majalaya sarong products. By analyzing consumer perceptions, producers can develop a Majalaya sarongproduct design strategy that suits consumer interest. Abstrak Industri tekstil Majalaya, di Kabupaten Bandung, merupakan sentra tekstil yang disiapkan pemerintah sebagai pusat tekstil nasional guna memenuhi kebutuhan sandang. Industri ini mampu berkembang dan mengalami puncak kejayaannya pada tahun 1960-an. Saat itu, wilayah ini mampu memproduksi 40% dari total produksi kain di Indonesia. Sarung, sebagai produk utamanya, sangat popular di seluruh Indonesia serta beberapa Negara di Asia. Namun krisis yang terjadi pada tahun 1998 berdampak besar bagi industri tekstil di Majalaya. Banyak pengusaha tekstil yang terpaksa menutup tempat produksinya karena daya beli masyarakat yang menurun dan juga kenaikan biaya bahan baku produksi. Hanya segelintir pengusaha sarung Majalaya yang masih bertahan menjalankan usahanya hingga sekarang. Di tengah usahanya untuk bertahan, permasalahan yang juga dialami pengusaha tekstil Majalaya saat ini adalah gempuran tekstil impor yang membanjiri pasar yang mengakibatkan penjualan sarung Majalaya turun drastis.Permasalahan yang dialami industri tekstil Majalaya tersebut harus diatasi dengan tujuan untuk mengembalikan industri tekstil Majalaya sebagai penggerak ekonomi rakyat. Peran desain dalam kaitannya dengan hal ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang diminati masyarakat. Desain merupakan aspek yang penting bagi pengembangan produk, juga sebagai salah satu kriteria utama dalam proses pemilihan produk oleh pembeli. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghasilkan produk yang diminati adalah dengan menganalisis persepsi konsumen. Hal ini dilakukan karena tujuan dari analisis persepsi konsumen adalah untuk mengetahui aspek-aspek apa saja yang mempengaruhi minat konsumen untuk membeli produk. Aspek-aspek tersebut dapat diterapkan sebagai strategi untuk pengembangan produk sarung Majalaya. Metode survey dengan menggunakan kuisioner kepada konsumen sarung Majalaya dapat dilakukan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap produk sarung Majalaya. Dengan menganalisis persepsi konsumen, maka produsen dapat membuat strategi desain produk sarung Majalaya yang sesuai dengan minat konsumen

    175

    full texts

    339

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇