JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING
Not a member yet
163 research outputs found
Sort by
Analisis Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Lucienne (Studi Kasus: Distributor Samarinda)
Lucienne merupakan suatu badan usaha milik perorangan yang menjual produk untuk perawatan kulit. Permasalahan yang dihadapi yaitu harga pada produk Luciene sepadan dengan kualitas yang dihasilkan menurut presepsi para konsumen. Sehingga, perlu dilakukan analisis pengaruh mengenai kualitas dan harga pada produk Lucienne terhadap keputusan pembelian sehingga dapat memberikan perbaikan agar penjualan terus meningkat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Pengambilan data dengan cara melakukan penyebaran kuesioner kepada 70 responden. Hasil pengujian H1 menunjukkan terdapat pengaruh antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian dengan thitung sebesar 5,544 > ttabel sebesar 2,00 dan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05. Pada pengujian H2 menunjukkan terdapat pengaruh antara harga terhadap keputusan pembeli dengan thitung sebesar 2,503 > ttabel sebesar 2,00 dan nilai signifikansi sebesar 0,015 < 0,05. Variabel harga berpengaruh sebesar 26,5% dan kualitas produk sebesar 58,7%. Secara simultan harga dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Lucienne dengan nilai R2 62,8%, sedangkan sisanya 37,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Strategi Optimalisasi Do and Don't Policy Pekerja Tambang Menggunakan Sistem Pembelajaran Adaptif dan Responsif
Industri pertambangan merupakan usaha yang rentan terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Salah satu faktor penyebab dari kecelakaan kerja adalah faktor personal yakni kurangnya pengetahuan pekerja akan hal-hal terkait K3L dalam pertambangan. Pada praktinya perusahaan membuat langkah stategis untuk memaksimalkan pemahaman pekerjanya terhadap aktivitas berisiko tinggi yang dihadapi, seperti adanya Do and Dont Policy (DDP) untuk meminimasi kecelakaan kerja. Namun berdasarkan data observasi, DDP dapat lebih dioptimalkan karena terdapat signifikansi angka Kejadian Tidak Aman (KTA)/Tindakan Tidak Aman (TTA) masih ditemukan pada tahun 2020, terutama pada TTA di tahun 2020 berkaitan erat dengan DDP. Oleh karena itu, pada studi ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi peningkatan proses bisnis guna memperkuat retensi pembelajaran karyawan melalui sistem yang responsive dan adaptif terhadap kompetensi karyawan menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan menganalisis permasalahan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA). Seletah dilakukan penelitian ini, diperoleh tiga usulan dari hasil elaborasi dan wawancara tingkat lanjut yang dapat digunakan sebagai peningkatan proses bisnis. Pertama Sistem Test Harian, Smart Coaching, dan Pembelajaran Micro. Pada akhirnya studi ini mampu memberikan Implikasi strategi yang tepat untuk meningkatkan dan mengembangkan proses bisnis training dan kompetensi karyawan pertambangan secara matang dan inkremental sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat
Analisis Kebutuhan Perlengkapan Perkuliahan Menggunakan Metode Peramalan Dengan Mempertimbangkan Safety Stock Di Universitas X
Universitas X merupakan perguruan tinggi swastasetiap tahunnya menerima pendaftaran mahasiswa baru dengan jumlah yang berfluktuatif selama 10 tahun terakhir. Persediaan perlengkapan perkuliahan tidak sesuai dengan jumlah mahasiswa baru yang mendaftar. Oleh karena itu perlu dilakukan peramalan untuk jumlah mahasiswa baru kedepannya, sehingga persediaan perlengkapan perkuliahan dapat terpenuhi. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui kebutuhan perlengkapan perkuliahan mahasiswa baru tahun mendatang menggunakan metode peramalan double exponential smoothing, mengetahui tingkat safety stock kebutuhan perlengkapan perkuliahantahun mendatang, mengetahui jumlah persediaan perlengkapan perkuliahan menggunakan metode peramalan dengan mempertimbangkan safety stocktahun mendatang. Metode peramalan yang digunakan adalah metodeDouble Exponential Smoothingdan menentukan safety stock sebagai persediaan pengaman perlengkapan perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa untuk T.A 2021/2022 sebanyak 2.374 orang dan untuk T.A 2022/2023 sebanyak 2.424 orang dengan jumlah safety stock sebanyak 710 buku. Dengan service level 90%, maka diperoleh total persedian buku pedoman untukT.A 2021/2022 sebanyak 3.048 buku dan untuk T.A 2022/2023 sebanyak 3.134 buku
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Liquid pada UKM Vaporizme Gresik
UKM Vaporizme Gresik merupakan UKM yang bergerak dibidang penjualan retail berupa liquid, produk vape beserta pelengkapnya dan juga produksi liquid disetiap harinya. UKM ingin menentukan biaya persediaan bahan baku liquid khususnya PG (Propylene Glycol) yang menjadi optimal guna mengurangi bahan baku liquid yang mengalami kerusakan atau perubahan kimiawi sehingga tidak dapat dipergunakan serta menentukan berupa jumlah pemesenan yang paling ekonomis dengan ditentukannya kebutuhan atau penggunaan dalam suatu periode tertentu. Tujuan dari penelitian ini dengan upaya mengendalikan persediaan bahan baku liquid menggunakan metode EOQ yang dibutuhkan oleh UKM Vaporizme Gresik untuk produksi liquid kedepannya serta guna mengetahui total biaya yang dikeluarkan oleh UKM Vaporizme Gresik sekaligus menganalisis waktu pemesanan kembali (Reorder Point) biaya pemesanan dan biaya penyimpanan yang saat ini menjadi masalah di UKM Vaporizme Gresik. Dengan penggunaan metode EOQ ini, diharapkan mampu menentukan berupa jumlah yang lebih ekonomis dengan ditentukan kebutuhan penggunaan dalam suatu periode, biaya pesan dan biaya simpan juga tentunya sebagai pengendalian persediaan bahan baku liquid. Pengumpulan data di lakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Wawancara ini dilakukan dengan maksud mendapatkan cara untuk menentukan nilai – nilai yang dibutuhkan dalam perhitungan. Perbandingan antara kebijakan UKM dengan menggunakan metode EOQ yaitu dengan perhitungan menggunakan kebijakan UKM diperoleh dengan hasil biaya persediaan (TC) sebesar Rp. 930.764,09 sedangkan menggunakan metode EOQ diperoleh dengan hasil biaya persediaan (TC) sebesar Rp. 643.584,23. Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh selisih sebesar Rp. 287.179,86. Sehingga dapat diambil kesimpulan dibutuhkan oleh UKM untuk persediaan bahan baku liquid lebih efektif dan efisien
Analisis Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan Tahu Menggunakan Metode Analisa SWOT Dan ANP Di UD. Tahu DK 16
UD.Tahu Dk 16 merupakan sebuah usaha home industry yang memproduksi tahu seperti tahu goreng dan tahu sumedang, usaha UD.Tahu Dk 16 terletak di jalan Batang Kuis, Desa Bakaran Batu Dusun III No. 100, Sumatera Utara.Pada dasarnya setiap perusahaan harus memiliki yang tepat dalam menjalankan setiap kegiatan usaha agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan atau dicapai, begitu juga dengan usaha home industry tahu UD. Tahu Dk 16. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana strategi yang baik untuk meningkatkan strategi pemasaran guna meningkatkat volume penjualan dan pengembangan pasar dengan melakukan wawancara, observasi, quisioner sebagai dasar untuk analisa SWOT (Strenghts, Weakness, Opportunities, Threats) dan ANP (Analitycal Network Process). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan metode analisa SWOT (Strenghts, Weakness, Opportunities, Threats) menghasilkan 5 alternatif strategi SWOT untuk industri tahu tersebut yaitu 1 strategi untuk S-O, 1 strategi untuk W- O, 2 strategi S-T dan 1 strategi untuk W-T. Sementara untuk analytical network process berdasarkan hasil nilai pembobotan yang tertinggi diperoleh dari matriks normalisasi adalah strategi 1 (promosi) sebesar 0,57. Strategi 2 (produk terbaru) sebesar 0,04. Strategi 3 (kemitraan strategis) sebesar 0,11 dan strategi 4 (segmentasi pasar) sebesar 0,25. Dari hasil analisis ANP (Analitycal Network Process) yang didapat adalah strategi atau strategi dalam melakukan promosi lebih diprioritaskan atau di utamakan ketimbang strategi lainnya
Penentuan Komoditi Unggulan Kabupaten Serdang Bedagai dengan Aplikasi Metode Location Quotient (LQ)
Kabupaten Serdang Bedagai yang terdiri dari 17 kecamatan menghasilkan berbagai komoditi pertanian dan perkebunan. Kedua komoditi ini merupakan penyumbang terbesar PDRB kabupaten Serdang Bedagai. Kontribusi sektor pertanian dan perkebunan terhadap PDRB Kabupaten serdang Bedagai tahun 2016-2020 menunjukkan nilai rata – rata sebesar 40%. Komoditi pertanian meliputi padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau dan komoditi perkebunan yang meliputi kakao, kelapa, karet dan kelapa sawit. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai belum menentukan komoditi mana yang akan menjadi prioritas unggulan tiap kecamatan. Penelitian ini bertujuan menentukan komoditi pertanian dan perkebunan unggulan tiap kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai yang dikembangkan menjadi sumber perekonomian masyarakat di tiap kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai. Metode penelitian  yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan sumber data sekunder berasal dari instansi terkait dan BPS Serdang Bedagai. Penentuan komoditi unggulan menggunakan metode pendekatan Location Quotient (LQ). Hasil yang diperoleh masing-masing kecamatan memiliki komoditi pertanian dan perkebunan unggulan yang dapat dikembangkan dan berpeluang menjadi penopang ekonomi masyarakat di masing-masing kecamatan. Komoditi yang memiliki keunggulan komperatif tertinggi adalah padi di kec. Sei Bamban, jagung di kec. Sipispis, ubi kayu di kec. Dolok Merawan, ubi jalar di kec. Silinda, kacang tanah di kec. Kotarih, kedelai di kec. Perbaungan, kacang hijau di kec. Serbajadi, kakao di kec. Pantai Cermin, kelapa di kec. Pantai Cermin, karet di kec. Sipispis dan kelapa sawit di kec.Bandar Khalipah. Komoditi unggulan di setiap kecamatan diharapkan mampu meningkatkan PDRB kab. Serdang Bedagai dengan tingkat kenaikan pertahunnya sebesar 2 %
Analisis Strategi Bersaing Produk Gerabah dengan Menggunakan Metode Topsis (Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution) pada CV. Karya Cipta Lestari
CV. Karya Cipta Lestari merupakan sebuah perusahaan kecil menengah yang memproduksi berbagai produk gerabah sebagai hiasan rumah ataupun sebagai wadah dari tanaman. Perusahaan ini pernah mengikuti event-event besar seperti pameran dekranas daerah, dekranas provinsi dan bahkan sampai pernah mengikuti pameran di penang fair. Akan tetapi, karena adanya masa pandemi COVID-19 ini, perusahaan mengalami penurunan penjualan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Saat ini, pandemi COVID-19 sudah mulai menurun. Maka untuk menyambut era pemasaran baru, perusahaan diharapkan melakukan persiapan untuk menghadapinya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menentukan strategi bersaing pasar agar perusahaan dapat meningkatkan kembali proses produksi dan memenuhi volume dari target penjualan yang telah ditetapkan oleh CV. Karya Cipta Lestari dengan menggunakan metode TOPSIS (Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution). Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode TOPSIS, maka didapatkan jarak alternatif terhadap solusi ideal (V) dengan nilai terbesar atau rangking tertinggi dari 3 alternatif kriteria target pasar sebagai strategi bersaing adalah alternatif demografis, yaitu dengan menargetkan wanita karir yang berusia 30 tahun keatas dengan nilai (V) sebesar 0,7539 (50,69%). Dan ranking tertinggi dari 3 alternatif kriteria posisi pasar sebagai strategi bersaing adalah alternatif produk, yaitu dengan memberikan kualitas produk dengan tren terkini, menjaga kontiniutas produk, dan memberikan merek produk, dengan nilai preverensi (V) sebesar 0,7450 (52,30%)
Pengendalian Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Metode HIRARC (Studi Kasus: IUIPHKK PT. Belantara Subur)
IUIPHKK (izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dalam hutan alam) PT. Belantara Subur adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi kayu. Pekerjaan yang dilakukan di perusahaan ini berupa pemotongan, pembelahan, pengangkatan dan pengemasan kayu. Tempat produksi pada perusahaan ini baru saja berjalan di awal tahun 2020 sehingga belum memiliki sistem K3 yang baik dan pengawasan K3 terhadap pekerja yang juga kurang. Hal ini menyebabkan terjadinya risiko hingga kecelakaan kerja. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko dan memberikan usulan pengendalian risiko pada bagian produksi PT. BS. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode HIRARC. Dari penilaian risiko yang dilakukan di tempat produksi terdapat empat level risiko yaitu rendah, sedang, tinggi, dan ekstrim. Hasil yang didapatkan dari observasi dan wawancara kepada para pekerja yaitu terdapat 59 potensi bahaya dan 72 risiko dengan 25 risiko level rendah (34,72%), 21 risiko level sedang (29,17%), 22 risiko level tinggi (30,56%) dan 4 risiko level ekstrim (5,56%). Pengendalian risiko yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengendalian secara eliminasi dengan menghilangkan sumber bahaya, substitusi dengan mengganti alat dan bahan, teknis dengan disertai gambar 2D dan 3D, administratif seperti safety talk dan pemberian sanksi, serta pengendalian dengan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri)
Pengukuran Kinerja Departemen Gudang PT. Preshion Engineering Plastec Berdasarkan Sink’s Seven Performance Criteria
Seiring dengan perkembangan zaman di era modernisasi saat ini banyak sekali aspek-aspek yang harus diperhatikan oleh perusahaan, salah satunya adalah aspek dalam gudang. Aspek tersebut meliputi proses perencanaan, pelaksanaan, pengontrolan, penempatan raw material, proses inventory, barang jadi serta informasi yang berhubungan dari titik asal kepada titik pemakai untuk tujuan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. PT. Preshion Engineering Plastec adalah perusahaan milik asing (PMA) yang berkembang atau bergerak dalam bidang manufacture industry, Sebagai perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai macam produk, tentunya memiliki proses penyimpanan yang rumit dan kompleks. Risiko ketidaksesuaian jumlah produk pada gudang secara aktual (Stock Opname) maupuan secara sistem (Sistem On Hand) sering terjadi pada Departemen Gudang PT. Preshion Engineering Plastec. Oleh karena itu pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Departemen Gudang PT. Preshion Engineering Plastec dengan menggunakan model Sink’s Seven Performance Criteria (SSPC). Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat 36 Key Performance Indicator (KPI) yang teridentifikasi dari tujuh kriteria kinerja efisiensi, efektivitas, kualitas, profitabilitas, produktivitas, kualitas kehidupan kerja, kreativitas dan inovasi. Terdapat 15 KPI yang harus segera dilakukan perbaikan. Beberapa rekomendasi perbaikan adalah menambah peralatan pada gudang, melakukan perbaikan berkala pada peralatan serta kepala gudang harus lebih tegas agar tidak terjadi kesalahan penataan produk di gudang
The Effect of Quality and Price on Satisfaction and Impact on Consumer Loyalty
Quality can be referred to as the characteristics of a product or service that depend on its contribution to satisfying consumer expectations. Quality is very closely related to consumers, namely quality provides an impetus to consumers to establish a strong relationship with the company. FMCG is a wet tissue manufacturer. During the Covid-19 pandemic, the company's customers experienced a drastic decline. The purpose of the study was to analyze the effect of quality and price on consumer satisfaction and its impact on consumer loyalty. This research uses Path Analysis method. Sampling was carried out by 100 respondents using wet tissue. The results showed that the quality and price directly have a significant effect on consumer satisfaction. Directly, customer satisfaction has a significant effect on consumer loyalty. This means that the greater the customer satisfaction, the greater the customer loyalty. Quality and price, it has no significant effect on consumer loyalty without going through customer satisfaction, while quality and price have a significant effect on customer loyalty if through customer satisfactio