JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING
Not a member yet
163 research outputs found
Sort by
Analisis Penerapan SAK ETAP dalam Penyusunan Laporan Keuangan pada KSU Sumber Rezeki Kota Binjai
SAK ETAP merupakan solusi dari masalah yang kerap menerpa koperasi, yaitu masalah pengelolaan keuangan. Sebagai standar yang ditujukan untuk memudahkan koperasi dalam membuat laporan keuangan yang dapat dipahami oleh pihak eksternal perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan pada KSU Sumber Rezeki Kota Binjai. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumentasi dan wawancara. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Analisis Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Laporan Keuangan KSU Sumber Rezeki Kota Binjai belum menerapkan SAK ETAP secara benar. Penyusunan laporan keuangan untuk pihak ekstrenal KSU Sumber Rezeki Kota Binjai hanya menyajikan neraca, laporan perhitungan hasil usaha dan catatan laporan keuangan namun belum menyusun laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas sesuai SAK ETAP. Pada laporan neraca dan perhitungan hasil usaha ada beberapa akun yang digunakan kurang sesuai dengan SAK ETAP
Analisis Perhitungan Dan Penentuan Harga Pokok Produksi Pada PT. Mutifa Medan
The cost of production is needed to determine the cost of production of a product. Costs incurred to produce the product must be clear, so that the determination of the cost of production would be appropriate. Imprecision in calculating the cost of production will be misleading in making management decisions. Data collection methods used in this study include: Documentation, Interview, Observation. This study analyzed using qualitative descriptive analysis comparing the theory with actual results of the company. PT MUTIFA in determining the cost of production using the full costing method. PT MUTIFA in determining the cost of production, all costs incurred are treated as production costs, both the cost of major raw materials, cost of auxiliary materials, packaging materials costs and production overhead. Classification of production costs in accordance with the theory that exists is composed of material costs, labor costs and production overhead costs. Total production cost per month of each element calculation the average monthly cost is Rp. 73.111.118,260,- and the average number of finished products Paracetamol tablet 500 mg tablet is as much 566,666.67 per month. Based on data on average production costs in 2009, then the production cost per tablet is .Rp. 129,019
Peramalan Tingkat Permintaan LPG PT. Pertamina (Persero) Di Elpiji Tandem
LPG that produced by PT. Pertamina (Persero) unit Pengolahan I Pangkalan Brandan cames from natural gas. LPG usually used by people for industry and home needs. Most of high-end community prefer to consume to fuel oil, outfil legible job decay (durable) bat need big investment(because the storages of LPG or LPG bottle is expensive). Most of LPG consumption for north sumatera consumer supplied by PT. Pertamina (Persero) Unit Pengolahan I Pangkalan Berandan. For maintaining LPG continuity, so demand forecasting is a neccessary for the future. Considering the decline of LPG production, which caused by natural trend linier gas reserver. To predict the demand in the demand in the future, it can count using and Exponential Smoothing forecasting method. Exponential Smoothing forecasting method that used is double Exponential Smoothing forecasting method and then parameter estimate to get the minimum (Mean Square Error). From the calculation forecasting method, Double Exponential Smoothing forecassting method can give the minimum MSE price with one parameter 0,1 and for Depot Tandem UPMS I Medan in 2010 is79.740,414 kiloliter.Keywords : Eksponential Smoothing Methode , forecastin
Analisis Dan Evaluasi Jabatan Dengan Metode Point Sistem Untuk Menentukan Upah Pada PT Astra Internasional Auto 2000 Cabang Medan
PT Astra International 2000 Cabang Medan, dalam memperhatikan kesejahteraan adalah dengan analisis jabatan yang dapat menyeimbangkan antara tanggung jawab yang diemban kepada karyawan dengan upah yang diterima karyawan tersebut. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan nilai-nilai relative dari kelompok jabatan pelaksana didepartemen service yang berstatus karyawan tetap. Metode evaluasi jabatan yang dipergunakan untuk menentukan gaji/ upah karyawan adalah dengan metode point sistem (Metode Angka) karena metode ini lebih objektif dibandingkan metode lain yang ada. Dari hasil analisis dan evaluasi jabatan ini penulis memperoleh nilai point terendah yaitu 139 dengan gaji yang disarankan 1.131.606,04 untuk jabatan lubing dan nilai point jabatan yang tertinggi yaitu 334 dengan gaji yang disarankan 2.686.407,34 untuk jabatan mekanik. Berdasarkan nilai point yang diperoleh maka ditentukan besar gaji yang disarankan dengan metode least square atau jumlah kuadrat terkecil dengan persamaan regresi Y= 23311,78 + 7973,34 (X
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hirarc pada Proses Perbaikan Kapal Tugboat (Studi Kasus PT Marga Surya Shipindo, Samarinda)
Health and safety has been known as one of the requirements in carrying out tasks and a form of human rights factor for workers in carrying out work activities. Lack of awareness and concern for K3 resulted in the existence of work risks, namely the presence of accidents that occur in welding activities carried out on the maintenance of tugboats carried by PT. Margasurya Shipindo like being hit by welding sparks, slipping, touched by hot iron which causes injury to workers. Therefore the purpose of this study is to identify and classify potential hazards, and control risks in work activities at PT. Marga Suryashipindo. Hazard analysis of risk in this study used the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method. Based on the results of observations and interviews with 3 maitenance workers and 1 maintenance coordinator, there were 22 potential hazards. Based on the risk assessment, the risk level values were not with the HIGH category, 10 risks were MEDIUM category and 12 risk were LOW category. Control of the above risks is to use APD with the standards of welding workers, carry out administrative controls in the form of the application of SOP welding and K3 supervision to evaluate work activities. In addition, Engineering control is also carried out in the form of holding lift aids and doing maintenance on a regular basis, procuring toolsbox, and arranging tools and materials in the welding location
Perencanaan Kapasitas Produksi Crude Palm Oil Menggunakan Metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) Di PT. PP Londonsumatra Indonesia Tbk, Turangie Palm Oil Mill
Permintaan terhadap Crude Palm Oil bervariasi setiap bulannya sehingga perusahaan melakukan peramalan (forecasting) permintaan produk yang akan datang. Berdasarkan data PT. PP Londonsumatra Indonesia Tbk Turangie Palm Oill Mill selalu menerima pesanan konsumen tanpa mempertimbangkan kapasitas tersedia. Penelitian ini bertujuan menghitung kapasitas teresedia terhadap kebutuhan kapasitas berdasarkan metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP). RCCP adalah suatu proses analisis dan evaluasi kapasitas dari fasilitas produksi yang tersedia di lantai pabrik agar sesuai atau dapat mendukung jadwal induk produksi (JIP) yang akan disusun. Berdasarkan laporan RCCP kapasitas tersedia stasiun reception terjadi kekurangan kapasitas pada setiap periode mulai dari Oktober 2017 – September 2018. Pada stasiun sterilizer terdapat kekurangan kapasitas tersedia pada setiap periode mulai dari Oktober 2017 – September 2018. Pada stasiun thressing dan pressing diketahui bahwa kapasitas tersedia sudah dapat memenuhi kebutuhan kapasitas yang direncanakan. Untuk mengatasi kekurangan kapasitas sterilizer pada periode Oktober 2017 – September 2018 diusulkan alternatif keputusan berupa penambahan jam kerja (shift kerja)
Penerapan Sistem Antrian Pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.203.1165 PT. Kawasan Industri Medan II
Sistem antrian adalah suatu himpunan pelanggan, pelayan dan aturan yang mengatur kedatangan para pelanggan. SPBU 14.203.1165 PT. Kawasan Industri Medan II (Persero) merupakan salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum Kota Medan yang memiliki 5 jalur pengisian bahan bakar untuk pengendara motor, mobil, truck dll dengan jenis bahan bakar Pertamax, Premium, Pertalite dan Solar. Setiap jalur terdapat bahan bakar solar. Permasalahan yang terjadi di SPBU tersebut yaitu banyaknya jumlah pelanggan (container) yang melakukan pengisian bahan bakar yang mempengaruhi sistem antrian yang ada dan menyebabkan antrian yang panjang. Hasil penelitian yang dilakukan di SPBU 14.203.1165 yaitu tingkat kedatangan pelanggan di SPBU 14.203.1165 selama 10 hari adalah 2.129 kendaraan. Tingkat pelayanan fasilitas di SPBU ini adalah 266 kendaraan per jam. Tingkat kemampuan pelayanan per jalur adalah 53 kendaraan. Model antrian yang paling tepat diterapkan di SPBU 14.203.1165 adalah Multi Channel- Single Phase. Karakteristik dari sistem antriannya adalah populasi tak terbatas, disiplin antrian, pola kedatangan dan panjang antrian tidak terbatas
Peningkatan Kompetensi pada Siswa Sekolah Menegah Kejuruan Mandiri Melalui Program Pemagangan ke Jepang
Melalui program pemagangan ke jepang siswa SMK Mandiri dapat meningkatkan SDM yang berkualitas, terampil. Disiplin dan memiliki moral kerja yang baik,kembali ke tanah air dapat membantu mewujudkan harapan perusahaan-perusahaan dalam meningkatkan produksi.kompetensi yang di peroleh dinegara maju dapat dikembangkan di Indonesia yang dapat membantu tumbuhnya perkemebangan ekonomi melalui tunjangan yang diperoleh selama tiga tahun di jepang yang dapat dijadikan modal usaha mandiri dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan demi kesejahteraan dan kemakmuran bangsa
Analisa Perawatan Mesin Digester dengan Metode Reliabity Centered Maintenance pada PTPN II Pagar Merbau
PT. Perkebunan Nusantara II, Pagar Merbau merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit. Aktivitas produksi menuntut mesin untuk bekerja optimal. Mesin Digester UDW 3220 memiliki tingkat kegagalan yang paling tinggi dibanding mesin produksi lainnya dengan persentase kerusakan 25% akibat umur mesin sudah mencapai 30 tahun. Dengan adanya penelitian analisa perawatan ini diharapkan masa kehandalan mesin dapat ditingkatkan serta meminimalisir Downtime pada mesin produksi. Berdasarkan kondisi tersebut analisis perawatan dilakukan dengan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk memperbaharui sistem pemeliharaan. Dari hasil analisis RCM diperoleh komponen paling kritis adalah sistem Bearing House dan Shaft Driver. Dengan mengeliminasi tingkat kerusakan komponen dapat diperoleh Reliability Bearing House sebesar 72% dan Shaft Driver sebesar 70.5% dengan masa interval perawatan Bearing House 299.6 Jam dan mengalami breakdown sebanyak 5 kali dalam 1 tahun. Dan Shaft Driver 295.65 Jam dan mengalami breakdown sebanyak 6 kali dalam setahun. Hasil dari analisa perawatan mesin digester dengan metode Realibility Centered Maintenance dapat mengurangi breakdown sebanyak 1 kali
Analisa Tingkat Kebisingan terhadap Karyawan di Lingkungan Kerja Kantor PT. Surveyor Indonesia Cabang Medan
Noise is all unwanted sounds to some degree cause hearing loss. In the operation of PT.Surveyor Indonesia laboratory operation using some machines that cause noise that disrupt the workers. From result of research of noise level happened 68.93-89.12 dB and already exceeded the threshold in accordance with regulation of KEP-48 / MENLH / 11/1996. From the results of questionnaires distributed with the number of respondents 30 people. Tested the validity, reliability, and multiple linear regression analysis. The result of validity test value 0.631-0.944 this value> from r table value 0.361 can be summed up all valid questions. The reliability test results of 0.601-0.908 this value> of the cronbach alpha value of 0.600 can be summed up all reliable questions. Result of linear regression analysis obtained equation Y = -0.321-0.031-X1 + 0.076X2 + 1.114X3. Where X1 = communication, there is a negative relationship, X2 = physiology, positive relationship occurs, X3 = Psychology positive relationship occurs. The results of double correlation analysis test R = 0.701 this shows a strong relationship between noise to communication, physiology and psychology. And the result of coefficient test of regresi together with test F, obtained F arithmetic 8,392 and F table 2,975 so F count> F table thus Ho rejected Ha accepted meaning there is influence signifikan between noise to communication, physiology and psikolgi worker