JOURNAL OF ELECTRICAL AND SYSTEM CONTROL ENGINEERING
Not a member yet
    106 research outputs found

    DENOISING SINYAL ECG DENGAN METODE EMPIRICAL MODE DECOMPOSITION

    Full text link
    Sinyal electrocardiogram (ECG) mengandung informasi yang menggambarkan kondisi kesehatan jantung. Irama jantung yang tidak teratur atau kerusakan pada otot jantung dapat berdampak pada aktivitas listrik jantung sehingga mengubah bentuk sinyal ECG. Pengukuran menggunakan ECG sering dipengaruhi oleh noise yang tidak diinginkan. Noise yang diperoleh saat pengukuran ini tidak dapat dihilangkan dengan metode filter yang sederhana. Penelitian ini akan mengetahui performansi metode Empirical Mode Decomposition (EMD) untuk denoising pada sinyal ECG. Dataset sinyal ECG dan beberapa noise diambil dari database MIT-BIH arrhythmia dengan variasi besar Signal to Noise Ratio (SNR) input sebesar 20 dB, 25 dB dan 30 dB. Noisy sinyal yang difilter menggunakan EMD didapatkan hasil terbaik pada iterasi ke-4, karena jika diteruskan ke-iterasi selanjutnya, output dari hasil denoised sinyal akan menjadi datar. Hasil pengujian diperoleh bahwa nilai Mean Square Error (MSE) 0.0035 dB dan SNR 25.12 dB pada noise input 20 dB, MSE 0.0016 dB dan SNR 26.44 dB pada noise input 25 dB, MSE 0.002 dB dan SNR 27.5 dB pada noise input sebesar 30 dB. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa sistem denoising sinyal ECG menggunakan empirical mode decomposition dapat bekerja secara efektif dan mampu menghilangkan noise

    ANALISIS EFISIENSI PADA KOMPONEN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

    Full text link
    Efficiencies in the components of solar power generation systems (PLTS) are things that need to be known for an effective system design. The research of efficiency analysis on the components of solar power generation systems aims to determine the efficiency of PLTS system components, namely the efficiency of the solar charge controller (SCC), the efficiency of the inverter and the efficiency of the conduit between the battery and the inverter. The method used is an experimental method that designing a solar home system and measuring the quantity of electricity in each component of the system. The equipment used is a 2000 wp capacity solar panel, a 3000 watt inverter, a 60 ampere solar charge controller and a 400 Ah 24 volt battery. The results showed that the average solar charge controller efficiency was 80%, power losses of 20% occurred due to the limitation of the voltage and current at the SCC output to protect the battery from overvoltages and currents from the photovoltaic module. The results of the research show that the power wasted due to the protection of this SCC varies from 32 watts to 239 watts on the photovoltaic input power of 149 watts to 1239 watts. The average efficiency of an inverter is 84% and fluctuates from 71% to 97%, 71% efficiency occurs at a load of 38 watts while for an efficiency of 97% occurs at a loading of 277 watts. The average cable efficiency is 96% with fluctuations in cable efficiency because loading only 2% and This fluctuation is more stable than the fluctuation of the efficiency of the inverter and SCC, which is 26% eac

    Deteksi Akor dan Melodi pada File Wav Gitar Fingerstyle Menggunakan Metode DWPT & K-NN

    Full text link
    Saat ini teknik fingerstyle cukup populer di kalangan para pemain gitar akustik Indonesia. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terbentuknya komunitas Indonesian Fingerstyle Guitar Community (IFGC). Teknik fingerstyle mampu menghasilkan komposisi musik layaknya komposisi musik band, seperti akor, melodi, bass, maupun perkusi.  Keterbatasan kemampuan indera pendengaran yang berupa ketidakpekaan terhadap nada merupakan salah satu penyebab sulitnya pemain gitar dalam megulik komposisi akor dan melodi pada musik fingerstyle. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat sistem yang mampu mendeteksi komposisi akor dan melodi pada musik fingerstyle menggunakan metode Onset Detection, Discrete Wavelet Packet Transform (DWPT), Welch’s Method, dan Pitch Class Profile (PCP). Metode K-Nearest Neighbor digunakan sebagai metode klasifikasi pada penelitian ini. Data yang digunakan sebagai data latih sebanyak 355 data rekaman akor dan 125 data rekaman nada tunggal. Data yang diujikan pada penelitian ini yaitu 195 data rekaman akor, 75 rekaman nada tunggal, dan 8 musik fingerstyle yang setiap musiknya direkam sebanyak 5 kali. Hasil terbaik yang diperoleh yaitu 99,07% pada pendeteksian akor tunggal, 100% pada pendeteksian nada tunggal, dan sebesar 83,11% akurasi rata-rata pada pendeteksian 40 musik fingerstyle

    Rancang Bangun Alat Uji Pada Perbaikkan Faktor Daya Dengan Capsitor Bank

    Full text link
    Kualitas daya dalam sistem tenaga sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kontinuitas sistem tenaga listrik. Di antara masalah kualitas daya adalah penurunan nilai faktor daya yang menyebabkan konsumsi daya yang berlebihan. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan daya listrik, kita harus meminimalkan keberadaan daya reaktif. Oleh karena itu, diharapkan dengan penelitian ini kita dapat memahami pentingnya meningkatkan faktor daya sehingga daya reaktif ke PLN jauh berkurang yang pada akhirnya. Ini dapat meningkatkan faktor daya dan meningkatkan efisiensi penggunaan peralatan listrik dan tidak menyebabkan kehilangan daya atau daya buatan untuk penggunaan peralatan listrik dalam kehidupan kita sehari-hari

    PENENTUAN KAPASITAS KAPASITOR SHUNT DALAM PERBAIKAN COS Φ PADA GEDUNG WORKSHOP TEKNIK MESIN UNIMED DENGAN BEBAN YANG BERVARIASI

    Full text link
    Kualitas daya dalam sistem tenaga listrik merupakan hal yang penting untuk menjaga stabilitas sistem tenaga listrik pada jaringan. Peningkatan beban yang bersifat induktif dapat mengakibatkan pada penurunan faktor daya, peningkatan rugi-rugi jaringan, biaya yang besar dan lain-lain. Faktor daya yang buruk mengakibatkan konsumsi daya reaktif yang sangat besar. Untuk meningkatkan kualitas daya salah satunya adalah dengan memasang kapasitor shun pada sistem. Penentuan kapasitas kapasitor yang dipasang menggunakan hitung manual. Besar kapasitas kapasitor yang dipasang pada saat phasa R (135,93 μF), S (104,19 μF), dan T (242,19μF). Penambahan kapasitor shunt nilai kualitas daya yang diperbaiki dari rata-rata sebelum daya semu 8,78 kVA dan daya reaktif 9,87 kVAR setelah diperbaiki menjadi daya semu 3,63529 kVA dan daya reaktif 1,72908 kVAR. Kapasitor yang dipasang berjenis polar tipe kapasitor elektrolit dikarenakan memiliki nilai kapasitansi antara 1 uF – 1 F dengan toleransi ± 50% dan tegangan kerja maksimum 400 volt terpolarisasi, memiliki kesetabilan yang cukup

    Analisis Sistem Proteksi Jaringan Tegangan Menengah Menggunakan Aplikasi Etap Di Bandar Udara Internasional Kualanamu

    Full text link
    Sistem proteksi jaringan kelistrikan di Bandar Udara Internasional Kualanamu sangat dibutuhkan. Tujuan proteksi selain untuk menjaga keandalan dan stabilitas system tenaga listrik juga berfungsi untuk mendeteksi adanya gangguan, mencegah kerusakan peralatan (peralatan & jaringan), pengaman terhadap manusia dan meminimumkan daerah padam bila terjadi gangguan pada sistem. Gangguan hubung singkat di sistem tenaga listrik yang dapat mengakibatkan pemadaman berdampak terganggunya operasi keselamatan penerbangan, pelayanan kepada penumpang, operasional dan kerja peralatan di Bandara Kualanamu. Setelan pengaman atau proteksi didasarkan pada karakteristik proteksi yang dipasang pada sistem distribusi, berpengaruh sekali pada waktu kerja, dari daerah pengamanan proteksi bila ada kegagalan pada proteksi utamanya. Dari sini akan dibahas bagaimana cara menentukan setting relai arus lebih terhadap gangguan arus lebih yang kemungkinan terjadinya karena gangguan hubung singkat. Untuk mempermudah perhitungan analisa gangguan, maka disimulasikan menggunakan software Electric Transient and Analysis Program (ETAP) Power Station 12.6. Relai proteksi yang digunakan dan di setting adalah relai arus lebih yang ada di Sub Station Jaringan Tegangan Menengah Bandara Kualanamu. Relai ini berfungsi memproteksi arus gangguan terhadap fasa-tanah, fasa-fasa, fasa-fasa tanah dan 3 fasa. Setting relai proteksi mengacu pada ketentuan yang berlaku di PLN yaitu untuk waktu pemutusan gangguan jaringan 20 kV di Gardu Induk mulai saat terjadi gangguan hingga padamnya busur – listrik oleh terbukanya Pemutus Tenaga (PMT) penyulang adalah : untuk gangguan singkat Fasa-fasa/3fasa, harus kurang dari atau sama dengan 400 milidetik dan untuk gangguan hubung singkat fasa-tanah NGR 12 Ω waktu pemutusan maksimum 500 milidetik, NGR 40 Ω waktu pemutusan maksimum 1000 milidetik

    EFEKTIVITAS PEMAMFAATAN LAMPU PENERANGAN HEMAT ENERGI PADA RUMAH TINGGAL MASYARAKAT

    Full text link
    Energi listrik memiliki peran penting dalam kehidupan , pembangunan baik dalam aspek ekonomi maupun sosial, sehingga perlu dimanfaatkan seefesian mungkin, dan perlu dilakukan kajian tentang pemanfaatan energy listrik yang lebih hemat khususnya pada lampu penerangan. Kajian dan analisa dalam penelitian ini dilakukandengan cara pengujian dan menganalisis parameter-parameter kelistrikan pada jenis lampu konvensional dan lampu LED, kemudian membuat perbandingan dari hasil analisis dengan hasil pengujian, sebelum dan sesudah pemasangan lampu LED. Dari hasil analisis diperoleh bahwa lampu penerangan jenis LED jauh lebih hemat energi dari lampu konvensional jenis lain, sedangkan pada hasil pengujian didapat bahhwa ada penurunan pemakaian dan pembayaran beban listrik setelah pemakaian lampu jenis LED

    Rancang Bangun Mesin CNC Engraving 3 Axis Berbasis Arduino Uno Dengan GRBL Software

    Full text link
    Di Indonesia perangkat Industri masih banyak didatangkan dari luar negeri. Hal ini tentunya membuat Industri di Indonesia sulit berkembang karena harga dari perangkat industri yang mahal. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan riset mengenai perancangan perangkat Industri produksi dalam negeri. Pada tugas akhir ini, dirancang suatu alat CNC (Computer Numerical Control) yang dapat digunakan engraving atau dengan istilah lain untuk menggambar suatu pola pada bidang tertentu secara otomatis. Desain yang telah digambar melalui personal computer akan dikonversi dalam bentuk G-Code. Selanjutnya mikrokontroler akan menerima masukan data digital dari personal computer melalui komunikasi serial. Mikrontroler akan membaca data yang telah ditransferkan oleh personal computer, data yang dibaca merupakan perintah untuk saklar elektronik untuk laser dan memberi logika pada driver motor stepper. Dari data yang diterima oleh driver motor stepper, data digunakan sebagai penggerak kedua motor stepper

    PENGGUNAAN LED PADA LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK

    Full text link
    Perkembangan teknologi saat ini telah mengarahkan pemakaian lampu untuk PJU yang lebih efisien dan hemat energi. Teknologi tersebut adalah melalui penggunaan lampu LED (Light Emitting Diode) beserta luminernya. Teknologi LED merupakan salah satu teknologi yang berkembang secara cepat dengan potensi penghematan energi yang signifikan. Dalam kondisi tertentu, lampu PJU yang menggunakan teknologi LED dapat mengurangi penggunaan energi hingga 60% [5]. Keuntungan lain yang diperoleh dari efisiensi energi pada sistem PJU adalah untuk mendukung target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Dengan menggunakan faktor emisi rata-rata jaringan nasional sebesar 0,762 kg CO2e/kWh, diestimasikan sedikitnya sistem PJU Indonesia mengeluarkan emisi GRK sebesar 2,4 juta ton CO2 setiap tahunnya.Â

    Sistem Pengamanan Perlintasan Kereta Api Terhadap Jalur Lalu Lintas Jalan Raya

    Full text link
    Perlintasan kereta api yang ada di Indonesia masih banyak yang belum memiliki fasilitas yang memadai contohnya alat pemantau keamanan perlintasan kereta api sehingga petugas pos yang bekerja mengalami kesulitan dalam memantau keamanan di area perlintasan kereta api. Selain itu, sistem membuka dan menutup pintu perlintasan masih dilakukan secara manual. Saat ini banyak pengendara sepeda motor maupun pengendara roda 4 (mobil) yang menerobos lampu lalu lintas (trafic light) dan melanggar rambu lalu lintas karena itu dapat membahayakan pada pengemudi kendaraan.kurangnya kesadaran diri untuk keselamatan saat berada diperlintasan kereta api yang berpalang ,maka timbulah ide untuk merancang sistem pengamanan lalu lintas yang diharapkan bisa mengatasi tidak dislipinnya pengemudi kendaraan, Metode yang dilakukan merancang alat yang juga menggunakan sensor dipasang dibawah rel kereta api, sitem yang dibangun menggunakan sistem pemrograman arduino Uno. Dari hasil perancangan alat dan juga dilakukan pengujian apabila kereta api melintas dengan jarak 50 meter maka sensor ultra sonic bekerja membaca program, palang kereta akan turun secara otomatis, sehingga ketika sensor ultra sonic bekerja maka program akan bekerja untuk menaikan aspal penghalang, untuk mengurangi angka kecelakaan saat kereta api melinta

    104

    full texts

    106

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOURNAL OF ELECTRICAL AND SYSTEM CONTROL ENGINEERING
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇