JOURNAL OF ELECTRICAL AND SYSTEM CONTROL ENGINEERING
Not a member yet
    106 research outputs found

    TEA LEAVES GMB SERIES CLASIFFICATION USING CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK

    Full text link
    This study classifies GMB series tea leaves by using a convolutional neural network as a classification system. GMB series tea are the superior tea seeds in Indonesia. Gambung series, namely: GMB 1 to GMB 11, are planting material seeds that have been recommended by the Ministry of Agriculture. The potential of these tea series yield of 4,000 - 5,800 kg / ha of dried tea. The morphological similarity level of GMB 1 to GMB 11 is very high, because many elders from the clones are from the same crossing parents. During this time, the process of identifying GMB clones 1 through GMB 11 is done manually using the visual eye of an experts at PPTK Gambung. These experts are limited to be able to identify each tea series. This process is susceptible to errors in the reading of clone types, and is very dependent on the presence of the experts. If an error occurs in the process of identifying the type of clone, it will interfere with the nursery process. Errors in the selection of recommended clones will harm the process of a long period of time, because the economic age of tea plants can reach until 50 years. The potential loss of production due to misuse of plant material can reach 1,200 kg / ha per year. Against the background of these problems, it is very necessary to have a system to identify the GMB series clone. Continuous studies has been conducted to build an automation system for the identification and classification of GMB series tea clones. The system is designed using the Convolutional Neural Network (CNN) method. The results obtained from this system output in the form of accuracy with a value of 85%

    Rancang Bangun Simulator ARD (Automatic Rescue Device) Pada Sebuah Lift Berdasarkan Keberadaan Pengguna

    Full text link
    Rancang Bangun ARD (Automatic Rescue Device) Pada Lift Dengan Tampilan LCD Berbasis Mikrokontroller adalah sebuah sistem yang dirancang pada lift yang berfungsi menjaga keamanan dan keyamanan penumpang lift pada saat lift berhenti yang disebabkan  oleh sumber  listrik padam sehingga ARD (Automatic Rescue Device ) dengan menurunkan penumpang/pengguna lift yang berada didalam lift ke lantai yang terdekat tetapi terkadang ARD pada lift mengalami kegagalan dalam operasinya maka penumpang dalam lift menjadi panik karena berada  didalamnya , sehingga untuk mengevakuasi penumpang yang berada didalam lift, harus memeriksa setiap lantai yang ada digedung mall, hotel, atau industri untuk mengetahui dilantai berapa dan hal ini harus dilakukan sangat cepat karena penumpang yang berada dalam lift hal ini belum lagi ditambah bila gedung mall , hotel,  atau industri diatas 10 lantai maka Rancang Bangun ARD (Automatic Rescue Device) Pada Lift Dengan Tampilan LCD Berbasis Mikrokontroller memudahkan kita memeriksa posisi lift berada saat beroperasi

    Kapasitas Aliran Terhadap Daya Turbin

    Full text link
    Sumber energi yang dapat diperbaharukan di Indonesia menurut sumber asean energy salah satunya adalah mikrohidro yang memanfaatkan air sebagai sumber energi dari suatu turbin. Energi potensial air diubah menjadi energi kinetik pada nozel. Air keluar nozel yang mempunyai kecepatan tinggi membentur sudu turbin. Setelah membentur sudu arah kecepatan aliran berubah sehingga terjadi perubahan momentum (impulse) sehingga roda turbin akan berputar. Turbin Pelton merupakan turbin impuls yang terdiri dari satu set sudu jalan yang diputar oleh pancaran air yang disemprotkan dari  satu atau lebih alat yang disebut nozel. Turbin Pelton adalah salah satu dari jenis turbin air yang paling efisien dan sesuai digunakan untuk head tinggi dan debit aliran yang kecil. Turbin Pelton mempunyai beberapa keuntungan antara lain efisisensi turbin yang relatif stabil pada berbagai perubahan debit aliran. Tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk mengetahui dan memberikan wawasan tentang model sudu dan nozel pada Turbin Pelton sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM). Model sudu dan nozel yang bervariasi  akan memberi impuls yang baik untuk menghasilkan putaran turbin. Karakteristik model sudu turbin pada variasi jarak nozel dapat menghasilkan efisiensi yang tinggi

    Rancangan Kendali Otomatis Kipas Angin Berdasarkan Suhu Ruangan Dan Gerak Manusia

    Full text link
    Pembuatan Kipas Angin Otomatis yang dikendalikan oleh suhu ruangan dan gerak manusia, dilatarbelakangi oleh perkembangan alat teknologi yang sangat pesat di jaman modern ini. Khususnya alat elektronik yang banyak digunakan untuk membantu meringankan pekerjaan manusia, sehingga besar akan kebutuhan listrik. Sedangkan sumber atau pembangkit arus listrik sangat terbatas. Penghematan merupakan salah satu solusi mengatasi besarnya pemakaian arus listrik. Untuk dapat mengoptimalkan penghematan listrik, maka dapat dilakukan dengan beralih pada alat elektronik yang bersifat otomatis atau membuat rancangan elektronik lainnya seperti halnya Kipas Angin Otomatis. Kipas Angin Otomatis menggunakan mikrokontroler Atmega8 yang mengendalikan sistem kipas angin berdasarkan suhu ruangan dan gerak manusia. Sensor yang digunakan adalah passive infrared receiver yang mendeteksi perubahan infra merah pasif

    MEMANFAATKAN PANAS EXHAUST SEPEDA MOTOR SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK MEMAKAI THERMOELECTRIC

    Full text link
    Penelitian ini berdasarkan pengamatan pada umumnya sekitar 30% energi utama pada sepeda motor terbuang sebagai limbah panas melalui gas buang (exhaust), yang mana energi panas tersebut dapat dimanfaatkan untuk diubah menjadi sumber energi listrik menggunakan thermoelectric, alat ini dapat mengkonversi energi panas yang terbuang  menjadi sumber energi listrik yang dapat digunakan, disini juga peneliti menganalisa rangkaian yang paling optimal dalam menghasilkan output tegangan,arus listrik dan daya listrik, dan juga mempelajari perubahan temperatur suhu panas terhadap output yang dihasilkan. Variable bebas yang divariasikan yaitu jenis rangkaian, waktu pengambilan data pada siang dan malam juga nilai koefisien dari thermoelectric. Dari semua data dan juga pengamatan yang telah dilakukan, bahwa temperatur menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam menghasilkan output tegangan dan arus listrik, semakin besar gradien suhu (ΔT) yang dihasilkan, maka akan semakin besar nilai output pada thermoeletric. Pada rangkaian paralel daya yang dihasilkan lebih besar yaitu 19,24 Watt namun tegangan yang dihasilkan lebih kecil yaitu 1,743 Volt, sedangkan pada rangkaian seri daya listrik yang dihasilkan sebesar 13,51 Watt namun nilai tegangannya lebih besar yaitu 6,69 Volt, dan  nilai koefisien tertinggi pada penelitian ini yaitu sebesar 0,19977 V/K. Temperatur exhaust 90oC dengan enam peltier terangkai paralel direkomendasikan pada sepeda motor untuk mendapatkan daya listrik paling optimal

    IMPLEMENTAS BEBAN RESISTIF DAN INDUKTIF UTUK PENGUJIAN KESALAHAN PADA KWH METER SATU FASA

    Full text link
    kWh meter merupakan alat ukur integrasi yang digunakan untuk mengukur besarnya energi aktif dalam satuan kilo watt hour. Pengujian kesalahan dan eror pada kWh meter dilakukan dengan membandingkan kWh meter elektronik kelas I dengan meter standar yang telah dikalibrasi. Dengan menggunakan beban resistif lampu pijar dan beban induktif berupa  dinamo kipas angin serta lampu hemat energi. Dari hasil pengujian didapatkan pada kWh meter dengan menggunakan beban resistif terdapat kesalahan sebesar  0,236 %, dengan menggunakan beban induktif kesalahan yang terjadi sebesar 0,883% dan pada lampu hemat energy terjadi kesalahan sebesar 1,424%

    Analisis Performansi Motor Induksi Satu Fasa Dengan Perbandingan Suplai Daya v/f Konstan Pada Blower Dengan Menggunakan Matlab

    Full text link
    Motor induksi satu fasa dengan perbandingan suplai daya V/f konstan dapat dilakukan dengan pengaturan frekuensi jala-jala yang masuk ke kumparan stator melalui suatu rangkaian converter-inverter. Dengan perbandingan suplai daya V/f yang konstan dapat dihasilkan torsi yang besar dengan putaran yang kecil. Putaran yang kecil hanya membutuhkan daya masukan yang kecil. Sehingga untuk menghasilkan torsi yang besar untuk menggerakkan beban cukup dengan memberikan daya masukan yang kecil dan penghematan energi listrik dapat dilakukan. Penelitian ini akan menganalisis secara teoritis performansi motor induksi satu fasa untuk aplikasi blower dengan perbandingan suplai daya V/f yang konstan. Motor induksi satu fasa yang digunakan adalah jenis motor kapasitor permanen untuk menjalankan daya horse power fraksional dari blower. Melalui simulasi komputer yang dilaksanakan dapat dihitung performansi motor induksi satu fasa seperti efisiensi dan torsi motor terhadap putaran dengan perbandingan V/f yang konstan. Oleh karena itu penulis menggunakan program Matlab untuk dapat melakukan perhitungan dan penggambaran secara akurat karakteristik dari motor induksi satu fasa tersebut. Sehingga diharapkan hasilnya dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengaturan kecepatan motor induksi satu fasa pada aplikasi blower

    RANCANG BANGUN SISTEM UJI TEGANGAN TEMBUS KUALITAS MINYAK PENDINGIN TRANSFORMATOR MENGGUNAKAN RANGKAIAN CAPACITOR DISCHARGE IGNITION (CDI)

    Full text link
    Rangkaian alat uji tegangan tembus kualitas minyak pendingin  transformator ini merupakan suatu alat bantu menentukan kualitas minyak pendingin transformator. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai batasan suatu minyak pendingin transformator yang masih dapat digunakan atau tidak dapat digunakan. Adapun alat ini terdiri dari beberapa blok rangkaian, yaitu penghasil medan listrik dengan menggunakan pulser KCI1376, penghasil tegangan AC menggunakan CDI DC 5TL-H5540-00  JW, menaikkan tegangan listrik DC sampai 10 kV menggunakan Coil Ignation 150cc, indikator menentukan tahanan dari sample minyak pendingin transformator menggunakan LED½ Watt, menggunakan LDR sebagai sensor cahaya dan juga mikrokontroler ATMEGA16 mengubah data dari sensor berupa bilangan biner menjadi menjadi bilangan ADC(Analog to Digital Converter). Hasil implementasi menunjukkan bahwa alat yang dibuat berhasil dengan baik. Hal ini ditunjukkan oleh LCD yang dapat memberikan informasi secara otomati

    Perancangan Peralatan Sistem Keamanan Elektronik di SHELTER BTS Secara Real Time Melalui SMS Berbasis MIKROKONTROLLER ATMega16 dan Module GSM

    Full text link
    Base Transceiver Station (BTS) merupakan salah satu bagian penting dalam jaringan telekomunikasi. Salah  satu  bagian  dari  BTS  adalah  shelter  BTS  sebagai  tempat  perangkat  komunikasi  disimpan sehingga  pemantauan  kondisi  dan keamanan shelter  BTS mutlak  dilakukan  agar jalur komunikasi  dapat berjalan dengan baik. Saat  ini,  pemantauan  kondisi  keamanan shelter  BTS dilakukan  secara  manual  sehingga  diperlukan  banyak  tenaga  dan  waktu  yang  diperlukan  untuk memantau sejumlah shelter dimana kondisi sekarang ini perangkat telekomunikasi salah satu objek kriminal bagi sekelompok orang. Hal inilah  yang  mendorong  penelitian  untuk  merancang  bangun sistem keamanan elektronik di shelter BTS melalui SMS agar kondisi  shelter  BTS  secara  realtime dapat dimonitor dengan cepat. Perangkat pemantau kondisi keamanan  shelter   BTS  yang  dirancang   terdiri   dari  sebuah   Mikrokontroler ATMega16  sebagai Pengendali  Utama, SIM800L untuk komunikasi,  dan LCD sebagai layar tampilan  informasi pada shelter BTS. Pengendali utama akan mengirimkan informasi yang terbaca pada shelter BTS ke HP pengguna melalui media SMS menggunakan Modul SIM800. Hasil pengujian secara keseluruhan sistem pada salah satu model shelter BTS yang telah dirancang menunjukkan  pemantauan kondisi keamanan shelter BTS secara realtime telah berhasil. Pengendali  utama telah dapat mengirimkan  informasi kondisi shelter BTS ke HP pengguna dan berhasil  ditampilkan  pada  HP pengguna  dengan  memberikan  peringatan  ketika  terjadi kondisi yang tidak diharapka

    ANALISIS UMUR MINYAK TERHADAP TEMPERATUR TRANSFORMATOR 150KV AKIBAT PENURUNAN TEGANGAN TEMBUS PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS (PLTG) 2.1 PT PLN (PERSERO) UNIT PELAKSANA PEMBANGKITAN BELAWAN

    Full text link
    Pemakaian pada kondisi pembebanan yang  sangat  besar  secara  terus  menerus, maka  pada transformator akan menimbulkan panas pada daerah/bagian internal dari transformator atau bisa disebut sebagai temperatur hot-spot yang bila dibiarkan akan  menyebabkan  degradasi  pada  isolasi transformator. Dengan temperatur yang besar dapat menyebabkan transformator menjadi panas dan bisa mengurangi  keandalan  kerja  dari  transformator. Semakin tinggi temperatur minyak transformator maka kemampuan dielektrik minyak akan semakin menurun.Bahan dielektrik pada peralatan tegangan dibutuhkan untuk memisahkan penghantar listrik yang bertegangan sehingga antar penghantar yang bertegangan tersebut  tidak  terjadi hubung  singkat  yang  dapat  menyebabkan  lompatan  api atau  percikan.  Salah  satu  peralatan tegangan tinggi   yang digunakan dalam sistem tenaga listrik  transformator tenaga dengan bahan dielektrik yaitu minyak trafo yang berfungsi untuk memisahkan  penghantar yang bertegangan dan  pendingin . Minyak trafo termasuk jenis bahan dielektrik cair berupa minyak. mempunyai kerapatan 1000 kali lebih besar daripada dielektrik gas sehingga kekuatan dielektriknya / kemampuan tegangan tembusnya lebih tinggi dari pada dielektrik gas. Hasil pengujian  tegangan tembus pada temperatur kritis (90°C) minyak baru main Transformator GT 2.1 sebesar 62.19 kV, Minyak 1 tahun sebesar  61.55 kV, Minyak 2 tahun sebesar 59.23 kV, dan Minyak 5 tahun sebesar 58.23 kV.  Histori logsheet dari main tansformator GT 2.1 temperatur minyak transformator berada diantara 80°C s/d 90°C, berarti minyak baru main ransformator GT 2.1 dan minyak 1tahun masih layak digunakan. Sedangkan minyak 2 tahun dan 5 tahun memiliki tegangan tembus juga masih dapat dikatakan layak pakai tetapi masuk kedalam kategori minyak second  layak pakai. Hasil yang didapatkan dari penelitian ke 4 variabel minyak tersebut masih dikatakan layak pakai berdasarkan kategorinya menurut IEC 60296-2003 dan IEC 60422-2005

    104

    full texts

    106

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOURNAL OF ELECTRICAL AND SYSTEM CONTROL ENGINEERING
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇