Jurnal Studi Al-Qur'an
Not a member yet
245 research outputs found
Sort by
Reaktualisasi Teologi Islam Dalam Pendidikan
Tulisan ini membahas mengenai teologi sebagai sebuah paham atau pemikiran tentang peranan agama dalam mengatasi permasalahan sosial. Sebuah fakta empiris, bahwa agama yang semula datang untuk menjawab permasalahan-permasalah ada , dan bisa menjawabnya dengan baik, namun seiring perjalanan waktu, kenyataanya menjadi semakin jauh dari peran solusi, bahkan hanya sekedar menjalankan peran ritual tradisional yang statis. Reaktualisasi teologi dalam pendidikan merupakan suatu usaha kontekstualisasi ajaran-ajaran agama untuk menjawab persoalan-persoalan manusia, bukan hanya masalah keimanan, ketauhidan saja tetapi juga masalah budaya, masalah kehidupan seharai-hari yang memberikan pendidikan dan nilai bagi kehidupan manusia. 
Rimpu: Budaya Dalam Dimensi Busana Bercadar Perempuan Bima
Budaya rimpu merupakan cara berpakaian yang merupakan ciri khas masyarakat Bima. Rimpu bagi kaum wanita di Bima dibedakan sesuai status. Bagi gadis, memakai Rimpu Mpida. Ini sama saja dengan penggunaan cadar pada kaum wanita muslim. Caranya, sarung yang ada dililit mengikuti arah kepala dan muka kemudian menyisakan ruang terbuka pada bagian mata. Sedangkan bagi kaum wanita yang telah bersuami memakai Rimpu Colo. Dimana bagian muka semua terbuka. Caranya pun hampir sama. Sedangkan untuk membuat rok, sarung yang ada cukup dililitkan pada bagian perut dan membentuknya. Perempuan-perempuan Bima enggan untuk keluar rumah jika tidak mengenakan Rimpu, ia tidak saja budaya tapi implementasi dari syariat Islam.
 
Kesesuian Hasil Belakjar Pendidikan Agama Islam dengan Disiplin Siswa di Sekolah Standar Nasional: Studi Kasus : SMAN 71 JAKARTA KELAS XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPS 3 & XI IPS 4)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi secara empiris dan komperhensif mengenai korelasi yang ada antara hasil belajar pendidikan agama Islam dengan akhlak siswanya yang dikhususkan pada tulisan ini di sekolah standar Nasional. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi kepada guru pendidikan agama Islam serta siswa SMA N 71 Jakarta. Selanjutnya dilakukan dengan menarik kesimpulan.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa hasil belajar pendidikan agama Islam dapat dikatakan sesuai dengan disiplin siswa namun relatif rendah. Bila hasil belajar pendidikan agama Islam dikatakan tidak sesuai dengan disiplin siswa maka akan relatif tinggi prosentasenya.
Kata Kunci: Majelis Dzikir, Remaja Putri , Akhla
Fungsi Manajemen Lembaga Pendidikan Islam Menengah Atas: (Studi Kasus di SMA Al-Hikmah Pulogadung Jakarta Timur)
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis fungsi manajemen yang diterapkan di SMA Al-Hikmah Pulogadung Jakarta Timur, menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Disimpulkan pelaksanaan fungsi manajemen Lembaga Pendidikan Islam menengah atas di SMA Al-Hikmah; Fungsi Manajemen proses pembelajaran dan manajemen kurikulum baik. Fungsi manajemen kesiswaan tidak baik. Fungsi manajemen sangat tidak baik pada manajemen sarana hubungan sekolah dan masyarakat
Kehidupan Beragama Anggota Militer: (Studi Kasus di Komando Pasukan Khusus (KOPASSUS) Grup-3 Cijantung)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehidupan keberagamaan anggota militer di KOPASSUS. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, perilaku keberagamaan para prajurit KOPASSUS menerapkan lima dimensi yang digunakan sebagai teori oleh peneliti, yaitu dimensi pengetahuan agama, dimensi praktek agama, dimensi pengalaman, dimensi keyakinan dan dimensi pengamalan.
Kata Kunci : Keberagamaan, Anggota Militer, KOPASSU
Analisis Isi Kurikulum PAI Dan Kemampuan Dasar Siswa Kelas III SDN Kelapa Gading Timur Jakarta Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis isi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam lingkup Silabus dan Rancangan Program Pembelajaran (RPP) dan Kemampuan Dasar Siswa kelas III SD. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan analisis pengembangan Silabus dan RPP dan memberikan solusi kepada guru PAI serta dapat memberikan langkah-langkah antisipasi dalam menghindari hal-hal yang tidak sesuai antara hubungan kurikulum dengan kemampuan dasar siswa. Hasil penelitian ini adalah bahwa Silabus dan RPP kurang sesuai atau kurang tepat sasaran dengan kemampuan dasar anak kelas III SD. Hal ini ditandai materi isi belum relevan artinya materi tidak sesuai dengan kemampuan dasar siswa. Ada beberapa materi yang kurang tepat diajarkan pada siswa kelas III SD seperti materi ajar mengartikan ayat Al-Quran dan memahami sifat mustahil Allah. Selain itu, keefektifan proses pembelajaran masih kurang karena masih ditemukan kekurangan dalam hasil pencapaian pembelajaran. Mengenai efisiensi, alokasi waktu yang ditentukan belum mencukupi karena ada guru yang menggunakan waktu kosong untuk mengisi materi yang belum diajarkan.
Kata Kunci: Analisis Kurikulum PAI, Silabus dan RPP, Kemampuan Dasar Sisw
Nikah Mut’ah dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis
The research on verse 24 of the letter an-Nisa ' and hadis apostles about mut'ah marriage (contract marriage) has received the attention of the Sunni scholars as the study of exegesis and sharh hadith of the Prophet which stipulates that mut'ah marriage is illegitimate. It is a benchmark for the opinion of the Syi’ah who claimed that mut'ah marriage (contract marriage) is kosher. Syi’ah also accused some Sunni scholars have done foolishness by reading books of tafsir and hadith sharh Sunnis to deceive the public.
Keywords : Mut'ah Marriage, an-Nisa ' 24
 
Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Teologi Kerja
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pendidikan Agama Islam berbasis teologi kerja sehingga dapat memacu semangat umat Islam dan rakyat Indonesia pada khususnya, melalui upaya pemasyarakatan ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadist yang berisi ajakan-ajakan untuk bekerja keras, demi kehidupan yang lebih layak
Peta Pemikiran Politik Islam Modern
The modern political thought in the Islamic world has developed since the Islamic countries came into contact with the Western world, especially when the Islamic world fell into the Western imperialism. There are three factors influencing the contemporary Islamic thought: the decline of the Islamic world caused by the internal factors; the Western harassment toward the integration of political regional power in the Islamic world; and the Western supremacy in science, technology, and organization.Three factors undoubtly influence the orientation of the Islamic political thinkers in facing the new era. However, it is also these three factors that cause the diversity of the Islamic political thoughts with modern perception. How have the Islamic political thinkers behaved to the phenomena? This paper is trying to find out the leading thread of the political patterns that have developed since that era.
Keyword : Modern political, Islamic world, western worl
Makna Tsaqofah Dalam Konteks Kontemporer
Paper ini berusaha menelaah dan memahami dinamika kata tsaqofah yang variatif maknanya serta beberapa istilah populer lain yang erat kaitannya dengan tsaqofah, seperti khadharah, tarbiyah, din, nidzom, qimah, idiologi dan filsafat, karena pada gilirannya nanti akan membawa pada sebuah kesimpulan, bahwa seluruh kata-kata populer tersebut secara signifikan mewarnai terbentuknya paradigma tsaqofah (kebudayaan) kontemporer, yang seluruhnya sudah dijelaskan di dalam Alqur’an, baik secara eksplisit maupun emplisit.
Kata Kunci: Tsaqofah, Kontemporer, Kontekstua