Jurnal Studi Al-Qur'an
Not a member yet
    245 research outputs found

    Peran Majelis Dzikir dalam Pembinaan Akhlak Remaja Putri: (Majelis Dzikir Al-Masruriyyah, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi secara empiris dan komprehensif mengenai peran majelis dzikir dalam pembinaan akhlak remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi kepada jamaah remaja putri dan pimpinan majelis dzikir Al-Masruriyyah. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa majelis dzikir Al-Masruriyyah berperan secara optimal dalam pembinaan akhlak remaja putri. Adapun peran tersebut antara lain yaitu sebagai pendidik yang mendidik remaja putri dengan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan akhlak, sebagai pembimbing yang membimbing pribadi jamaah remaja putri menjadi lebih baik dalam akhlak kepada Allah dan akhlak kepada sesama makhluk Allah,dan sebagai suri teladan bagi remaja putri

    Latar Belakang Mahasiswa Dalam Memahami Fiqih

    Get PDF
    Perbedaan latar belakang jenis pendidikan menyebabkan perbedaan kedalaman pemahaman fiqh, khususnya yang terkait dengan penguasaan mereka terhadap dalil, baik itu dalil naqli (nash) maupun dalil aqli (analisis) yang menjadi hujjah suatu hukum. Ada beberapa asumsi yang dapat diajukan terkait dengan pembelajaran Fiqh di Jurusan Ilmu Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta. Semua mahasiswa berasal dari berbagai macam latar belakang yang membuat mereka berbeda pemahaman dan pandangan tentang ilmu fiqh. Penelitian mengenai masalah ini dianggap penting untuk menjelaskan latar belakang mahasiswa Jurusan Ilmu Agama Islam dalam memahami fiqh. Hasil temuan menunjukkan bahwa pada hakikatnya mahasiswa JIAI memiliki kecenderungan sama, yaitu cenderung berupaya memahami fiqih secara kontekstual, kendatipun latar belakang jenis pendidikan berbeda ketika di SLTA. Kecenderungan belajar Fiqih bagi setiap mahasiswa dengan berbagai latarbelakangnya memiliki corak yang berbeda sesuai dengan kebutuhan mereka. &nbsp

    Basmalah: 45 Menit Bisa Membaca dan Menulis Al Qur’an

    Get PDF
    Al Qur’an adalah firman Allah yang khusus didesain untuk makhluk terbaikNya, yakni manusia, yang berisi syari’at yang universal, dari konsep hukum dan undang-undang, falsafah hidup maupun idiologi yang paling baik, yang pasti benar dan dijamin adil . Namun hanya mereka yang hati dan akalnya beriman dan bertaqwa lah yang mampu menemukan kehebatan dan keagungan Alqur`an lalu mengikutinya dengan sepenuh hati tanpa setitik pun rasa syak wasangka dan keraguan

    Berfilsafat di Era Teknologi

    Get PDF
    Fisafat sebagai disiplin ilmu memiliki usia yang sangat tua, kajian ini telah ada pada era Yunani kuno sejak abad ke-5 SM dan pada abad ke-8 masehi masuk dalam tradisi Islam. Sejak timbulnya, hingga memasuki zaman sekarang ini, filsafat telah mengalami masa jaya sekaligus masa-masa kelabu, hingga akhirnya kita dihadapkan pada realita, apakah filsafat masih relefan dalam era cyber yang mulai menguapkan batas jarak dan waktu ini, bila ia dianggap relefan, seperti apa format terbaik untuk tetap berfilsafat di masa kini, hal ini-lah yang ingin digali dalam pembahasan “Berfilsafat di Era Teknologiâ€. Kata Kunci : Berfisafat, Era Teknologi, Relevans

    Konsep Pendidikan Akhlak dan Dakwah dalam Perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA

    Get PDF
    Research aims to understand role, and the concept of education and dakwah in perspective Dr. KH. Zakky Mubarak, MA. This research departs from looking at the phenomenon of human life is increasingly complex, entered the modern life and globalization present and the future, wich is characterized by technical and professional paced lives, is forecast to many people ignore the moral and religious in individual and social life. The concept of moral education in the perspective of Dr. KH. Zakky Mubarak, MA that establishes the character of the learners, provide good role models, develop the moral high level, and then apply the knowledge of good character and exemplary in real life so it can become an ingrained habit. The concept of dakwah in perspective Dr. KH. Zakky Mubarak, MA at least two steps that need to be understood by a preacher, first that of bringing the wisdom, it means explaining the wisdoms contained in worship and other Islamic activities without patronizing impression, meaning a preacher should put the words and appropriate sentence appropriate to the circumstances . The second is to mau'idlah hasanah , means giving advice that touch the heart so that the message can be embedded in the memories of audience. Dr. KH. Zakky Mubarak, MA is one of the Nahdlatul Ulama cleric who spend their time preaching, either through a lecture or through scientific papers, scientific papers written contains a lot of moral education that can be used as a reference.  Keywords: Concept of Education and Dakwah, Zakky Mubarak, Nahdlatul Ulama Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, serta konsep pendidikan akhlak dan dakwah dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA. Kesimpulan penelitian ini bahwa Konsep pendidikan akhlak dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA yaitu menanamkan pemahaman tentang akhlak terhadap peserta didik, memberikan keteladanan yang baik, mengembangkan pada akhlak tingkat tinggi, dan kemudian mengaplikasikan pengetahuan tentang akhlak dan keteladanan tersebut dalam kehidupan nyata sehingga dapat mengakar menjadi suatu kebiasaan. Sedangkan konsep dakwah dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA paling sedikit ada dua langkah yang perlu dipahami oleh seorang pendakwah, pertama yaitu menyampaikan dengan hikmah, kedua adalah dengan mau’idlah hasanah, artinya memberikan nasehat-nasehat yang menyentuh kalbu sehingga pesan yang disampaikan dapat melekat dalam ingatan objek dakwah (mad’u).  Kata Kunci: Konsep Pendidikan Akhlak, Dakwah, Zakky Mubarak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, serta konsep pendidikan akhlak dan dakwah dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA. Kesimpulan penelitian ini bahwa Konsep pendidikan akhlak dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA yaitu menanamkan pemahaman tentang akhlak terhadap peserta didik, memberikan keteladanan yang baik, mengembangkan pada akhlak tingkat tinggi, dan kemudian mengaplikasikan pengetahuan tentang akhlak dan keteladanan tersebut dalam kehidupan nyata sehingga dapat mengakar menjadi suatu kebiasaan. Sedangkan konsep dakwah dalam perspektif Dr. KH. Zakky Mubarak, MA paling sedikit ada dua langkah yang perlu dipahami oleh seorang pendakwah, pertama yaitu menyampaikan dengan hikmah, kedua adalah dengan mau’idlah hasanah, artinya memberikan nasehat-nasehat yang menyentuh kalbu sehingga pesan yang disampaikan dapat melekat dalam ingatan objek dakwah (mad’u).  Kata Kunci: Konsep Pendidikan Akhlak, Dakwah, Zakky Mubara

    Changes of Religious Behaviours: Sociological Analysis of Literature of The Novel Al-Thaliyâniy By Syukrî Al-Mabkhũt

    Get PDF
    Novel al-Thaliyâniy by Shukrî al-Mabkhût is a novel that tells the journey of social and political history of the nation of Tunisia's democracy. The novel represents the behaviour of the people and the leaders of Tunisia who changed their religious behavior. Changes in religious behavior of the Tunisian society are categorizedinto three groups. The first group is related to normative religious teachings, such as not practicing religious duties, not praying for thedeceased parents, lacking integrity of Islam (murû`ah), and lacking the religious knowledge. The second group is a behavioral change in attitude and personality. Acts that fall under this category are for example getting drunk and having sloppy style; gossiping and meddling in the affairs of others; lazy and talkative; lacking the authoritativeness and firmness; extravagance and wasteful; being hypocrites (hypocrites); and lastlyact of lying and slander. The third group behavioral changes is related to family values, such as educating children with hard and rough approaches; being against the parents; seclusion, committing adultery and promiscuity; and sexual abuse of children. This is the conclusion of this dissertation research, and lastly, the ath-Thaliyâniy novel is a mirror of the Tunisian people and it is hoped that it can be a learning experience Keywords: Thaliyâniy, Tunisian Society, Religious Behavior &nbsp

    KB Susuk Dalam Perspektif Islam

    Get PDF
    This paper discusses the controversy related KB implant. The low of contraception is still controversial. Some say is haram because it is considered as an attempt to 'kill' the prospective baby as mention in Q.S. al-Isra: 31. However, others say that KB is part of a better 'generation' command as mention in Q.S. an-Nisa: 9. This study aims to find out the reasons for EFA (fertile couples) who are not interested in using contraceptive, knowing which contraceptives are allowed and forbidden by religion, to know the family planning law in general.The methodology used in this research is library research. The results of this study indicate that the method of contraception or family planning tool that is allowed is the way it works to prevent pregnancy (man'ul haml) which is temporary rather than permanent. Therefore, the use of contraception qias to the type of contraception is allowed. In addition, the materials used must be derived from halal materials and does not cause harmful implications for health.  Keywords:Contraception in Islamic Perspective,KB Implant,Controversy of Contraception  Abstrak Tulisan ini  membahas terkait kontroversi KB susuk. Tentang hukum KB sampai saat ini masih kontroversi. Ada yang mengatakan hal ini adalah haram karena dianggap sebagai usaha ‘membunuh’ calon bayi dengan berdalil kepada Q.S. al-Isra:31. Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa KB adalah bagian dari perintah ‘membentuk’ generasi yang lebih baik sebagaimana dimaksud Q.S. an-Nisa:9Tulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan PUS (pasangan usia subur) yang tidak tertarik untuk menggunakan alat kontrasepsi KB susuk, mengetahui alat kontrasepsi yang dibolehkan dan dilarang oleh agama, mengetahui hukum KB secara umum KB susuk secara husus. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaaan (library research). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa metode kontrasepsi atau alat KB yang dibolehkan adalah yang cara kerjanya mencegah kehamilan (man’ul haml) yang bersifat sementara  bukan permanen. Oleh karenanya penggunaan KB susuk di qiaskan kepada jenis kontrasepsi yang diperbolehkan. Selain itu bahan pembuatan yang digunakan harus berasal dari bahan yang halal serta tidak menimbulkan implikasi yang membahayakan bagi kesehatan.  Kata Kunci: KB Dalam Perspektif Islam, KB Susuk, Hukum K

    The Implementation of State Law and Religious Law In Indonesian Muslim Society

    Get PDF
    In the Indonesian constitution, rule of law is an acknowledged instrument to realize justice and social welfare. Common in many post-colonial countries, this instrument often manifests as legal pluralism, that is the co-existence of at least three legal systems: state (or ‘national’ in Indonesian parlance); religious, and customary (adat in Indonesian language). This paper examined the first two systems, state and religious laws, especially in their implementation as practiced by the Indonesian society. Using empirical legal methods, the factors which influenced the preference of Muslims to use state or religious laws in Indonesia were examined. Key terminologies, such as ‘state law’, ‘religious law’, and ‘Muslim society’, were elaborated. It was found that several factors were influential, namely legal culture, economic condition, social values, fiqh conservatism, and judge insight.   Keywords: State Law, Religious Law , Muslim Societ

    Maqȃmȃt Tasawuf dan Terapi Anti Korupsi: (Studi Alternatif Pemberantasan Korupsi di Indonesia)

    No full text
    The goal of this paper is to find a comprehensive solution about corrupt behavior with Sufism teachings approach, especially about maqȃmȃt. In this context, the author uses approaching method of thinking, understanding, and practice of Sufism values ​​as an alternative to eradicating corruption, through critical analysis in looking at all the problems that occur in growing corruption behavior, by revitalizing the role and function of Sufism in this era. The conclusion of this paper shows that maqȃmȃt tasawuf in modern life can be an alternative in eradicating corruption. Therefore, every element of society and government needs to socialize the importance of the spirit of Sufism, uphold the high moral and legal awareness in managing various efforts, the government and all aspects of this life and can override the materialistic and hedonistic life which is a major obstacle factor for the absorption of values sufistik in our life.  Keywords: Sufism, Eradicating Corruption, Maqȃmȃt Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk mencari solusi yang komprehensif terkait prilaku korupsi melalui ajaran tasawuf  khususnya terkait maqȃmȃt. Dalam konteks ini penulis menggunakan pendekatan pemikiran, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai tasawuf sebagai alternatif pemberantasan korupsi, melalui telaah kritis dalam melihat semua persoalan yang terjadi dalam menumbuh suburkan prilaku korupsi, dengan melakukan revitalisasi peran dan fungsi pemikiran tasawuf dalam kehidupan sekarang. Kesimpulan dari  tulisan ini menunjukan bahwa maqȃmȃt tasawuf dalam kehidupan modern dapat menjadi alternatif dalam pemberantasan korupsi. Oleh karenanya, setiap elemen masyarakat dan pemerintah perlu untuk mensosialisasikan pentingnya spirit tasawuf , menjunjung moral yang tinggi dan kesadaran hukum dalam mengelola berbagai usaha, pemerintahanan dan semua aspek kehidupan ini serta dapat mengesampingkan kehidupan materialistis dan hedonistis  yang menjadi satu faktor penghambat utama penyerapan nilai-nilai sufistik dalam kehidupan.  Kata Kunci : Tasawuf, Maqȃmȃt, Pemberantasan Korupsi  Tulisan ini bertujuan untuk mencari solusi yang komprehensif terkait prilaku korupsi melalui ajaran tasawuf  khususnya terkait maqȃmȃt. Dalam konteks ini penulis menggunakan pendekatan pemikiran, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai tasawuf sebagai alternatif pemberantasan korupsi, melalui telaah kritis dalam melihat semua persoalan yang terjadi dalam menumbuh suburkan prilaku korupsi, dengan melakukan revitalisasi peran dan fungsi pemikiran tasawuf dalam kehidupan sekarang. Kesimpulan dari  tulisan ini menunjukan bahwa maqȃmȃt tasawuf dalam kehidupan modern dapat menjadi alternatif dalam pemberantasan korupsi. Oleh karenanya, setiap elemen masyarakat dan pemerintah perlu untuk mensosialisasikan pentingnya spirit tasawuf , menjunjung moral yang tinggi dan kesadaran hukum dalam mengelola berbagai usaha, pemerintahanan dan semua aspek kehidupan ini serta dapat mengesampingkan kehidupan materialistis dan hedonistis  yang menjadi satu faktor penghambat utama penyerapan nilai-nilai sufistik dalam kehidupan.  Kata Kunci : Tasawuf, Maqȃmȃt, Pemberantasan Korups

    Pendidikan Karakter Berbasis Spiritualisme Islam (Tasawuf)

    Get PDF
    Pendidikan karakter yang sudah dicanangkan oleh Presiden RI belum maksimal implementasi dan dampaknya bagi perbaikan karakter dan budaya bangsa. Hal itu disebabkan oleh beberapa hal di antaranya adalah model Pendidikan Karakter yang dikembangkan masih belum menyentuh tataran ruhaniah siswa. Dengan kata lain, pendidikan karakter baru terhenti pada aspek IQ dan EQ tetapi belum menyentuh aspek SQ. Dalam Islam terdapat disiplin ilmu yang focus kajiannya adalah pembersihan jiwa agar manusia mampu mendekatkan diri kepada Allah melalui semangat kecintaan kepadaNya dan pelayanan kepada sesama. Disiplin ilmu tersebut sudah menjadi semacam metode dan tehnik pelatihan jiwa yang kemudian dikenal dengan Tasawuf. Dalam tasawuf pendidikan jiwa akan melahirkan karakter manusia nafs muthmainnah, yaitu tipologi manusia yang orientasi hidupnya kepada keridhaan Tuhan. Untuk mencapai jenjang tersebut, maka dalam tasawuf diperlukan proses latihan jiwa (riyadhah) dan lelaku (suluk). Sebuah proses yang tidak instan, melainkan melalui tahapan-tahapan/stasiun-stasiun pelatihan jiwa yang disebut dengan maqamat wa ahwaal.Penelitian ini bertujuan menghasilkan Model Pendidikan Karakter Berbasis Spiritualisme Islam (Tasawuf). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R & D). Hasil penelitian menggambarkan bahwa dalam pendidikan karakter berbasis asawuf, Visi Pendidikan karakter berbasis Tasawuf adalah membebaskan peserta didik dari paradigma materialisme dan sekularisme untuk mengembalikan Fithrah kemanusiaannya. Misinya adalah: 1) Mendidik mahasiswa agar memiliki 3 (tiga) karakter utama sebagai pangkal karakter positif lainnya, yaitu: kebijaksanaan, keberanian, dan Iffah; 2) Memadukan aspek knowledge, pembiasaan, interaktif, dan olah jiwa (pendisiplinan jiwa/riyadhah); 3) Mendidik karakter peserta didik melalui pendidikan hati nurani (qalb). Tujuannya memberikan kompetensi peserta didik: 1) mampu membaca fenomena alam, sosial, dan budaya sebagai tanda kehadiran Tuhan; 2) mampu mematuhi dan meformulasi norma dan aturan; 3) mampu memahami hikmah dan manfaat norma dan aturan bagi kemaslahatan umat manusia; 4) mampu mengontrol diri dari berbagai sikap negatif; dan 5) mampu mengembangkan diri dengan melakukan sikap-sikap positif

    186

    full texts

    245

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Studi Al-Qur'an
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇