Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara
Not a member yet
595 research outputs found
Sort by
Melatih Keterampilan Pedagogi Umum Guru MGMP IPA Jakarta Utara Pasca Covid-19
The Covid-19 pandemic that occurred in almost all countries in the world had a very large impact on the way of life of mankind, including the Indonesian people. The Indonesian government demands that people be able to live side by side with Covid-19 so that since early June 2020 the Indonesian people enter the phase of the new normal era. The Covid-19 pandemic has an impact on decreasing productivity in all sectors, including the education sector. The science teacher who is the main facilitator in science learning has a role to present real learning when learning must be done from home, so that the teacher will experience various difficulties. For this reason, it is necessary to provide strengthening of General Pedagogy Knowledge (GPK) for science teachers. In this service, science teachers are given pedagogy reinforcement, alternative media that can be used, alternative assessments, and making lesson plans that are adapted to the new normal era and how to teach science concepts online. Strengthening this General Pedagogy Knowledge can provide 5 benefits for science teachers, science teachers can determine the right strategies / methods in learning during the new normal era, science teachers can develop alternative assessments during the new normal era, science teachers can develop alternative media that can be used, and science teachers can develop lesson plans that can be used during the new normal era and how to explain science concepts online.Pandemi Covid-19 yang terjadi di hampir seluruh negara yang ada di dunia membawa dampak perubahan yang sangat besar bagi tatanan hidup umat manusia, tidak terkecuali masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia menuntut masyarakat untuk hidup beriringan dengan virus Covid-19 sehingga sejak awal Juni 2020 masyarakat Indonesia telah memasuki fase normal baru pasca Covid-19. Pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan produktivitas di semua sektor, termasuk sektor pendidikan. Guru IPA yang merupakan fasilitator utama dalam pembelajaran sains memiliki peran untuk memfasilitasi siswa pembelajaran yang nyata meskipun pembelajaran harus dilakukan dari rumah, sehingga guru akan mengalami berbagai kesulitan. Untuk itu, guru IPA perlu diberikan pelatihan keterampilan pedagogi umum yang disesuaikan dengan pembelajaran daring. Dalam pengabdian ini guru IPA diberikan pelatihan membuat alternatif media yang bisa digunakan, alternatif assessment, dan pembuatan RPP yang disesuaikan dengan pasca Covid-19 serta cara mengajarkan konsep IPA secara daring. Pelatihan pedagogi umum ini dapat memberi 5 manfaat bagi guru IPA, guru IPA dapat menentukan strategi/metode yang tepat dalam pembelajaran pasca Covid-19, guru IPA dapat mengembangkan alternatif penilaian, guru IPA dapat mengembangkan alternatif media yang dapat dipakai, dan dapat menyusun RPP yang digunakan pasca Covid-19 serta menjelaskan konsep IPA secara daring
Pengembangan Latihan Fisik untuk Kebugaran Atlet Dayung pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Buluhcina Kabupaten Kampar
The development of physical training for rowing athletes in Buluhcina village, Kampar Regency, still needs to be done, especially during the Covid-19 pandemic in 2020. The aim of this empowerment activity is to develop physical training for the fitness of rowing athletes, especially during the Covid-19 pandemic. The empowerment method used is education through question and answer lectures accompanied by simulations and demonstrations as well as optimizing the development of physical exercise. This empowerment activity has been carried out by always paying attention to health protocols during the Covid-19 pandemic. The results that have been obtained include increased knowledge of athletes, increased skills and motivation of athletes to continue to do physical exercise during Covid-19. This activity has also facilitated the development of facilities for athletes\u27 physical fitness. The conclusion of this activity is the development of physical training for athlete fitness with this community service method has increased knowledge and optimized the fitness facilities for Rowing athletesPengembangan latihan fisik atlet Dayung di desa Buluhcina Kabupaten Kampar masih perlu dilakukan, khususnya pada pandemi covid-19 tahun 2020. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan latihan fisik untuk kebugaran atlet Dayung, terutama selama masa pandemi covid-19. Metode pengabdian yang dilakukan edukasi melalui ceramah tanya jawab disertai simulasi dan demonstrasi serta optimalisasi pengembangan latihan fisik. Kegiatan pengabdian ini telah dilakukan dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan pada masa pandemi covid-19. Hasil yang telah didapat antara lain meningkatnya pengetahuan atlet, meningkatkan keterampilan dan motivasi atlet untuk tetap melakukan latihan fisik selama covid-19. Kegiatan ini juga telah memfasilitasi pengembangan sarana untuk kebugaran fisik atlet. Simpulan kegiatan ini adalah pengambangan latihan fisik untuk kebugaran atlet dengan metode pengabdian masyarakat ini telah meningkatkan pengetahuan dan mengoptimalkan sarana kebugaran atlet Dayung
Edukasi Kemandirian Pangan Masa Pandemi Covid-19 di Desa Kertasari Pebayuran
Indonesia is a country that also felt the impact of the crisis due to the Covid-19. One of the impact is the scarcity and spike of food prices in the market. The government seeks to deal with this problem by providing a stimulus to achieve food security which is manifested through food self-sufficiency in various regions. This Independency is manifested by holding an education movement on various village and Kertasari is one of them. Village with the farm availability of 80 % that has a potential to be developed in order to achieve food Independence by creating the availability of various forms of food and crops from the harvest of the local pond business to meet household needs and can be commercialized on market by utilizing the surrounding community. The implementation method used went through several stages from identification preparation for potential problem to completion of the activities carried out for 1 month and implemented on the 4th week with the presence of 35 of neighborhood representative on Kertasari Village. Responses obtained from these activities resulted a large percentage of interest supported by data obtained that shows the following processed data valid with R Counted is bigger than The R Table with the reliability coefficient of 0,645.Indonesia merupakan negara yang turut merasakan dampak krisis akibat pandemic Covid-19. Salah satu dampak yang dirasakan adalah kelangkaan dan lonjakan harga pangan dipasaran. Pemerintah berupaya untuk menangani masalah tersebut dengan memberikan stimulus agar tercapainaya ketahanan pangan yang diwujudkan melalui kemandirian pangan diberbagai daerah. Kemandirian ini diwujudkan dengan melakukan gerakan edukasi di berbagai desa salah satunya desa Kertasari. Desa dengan 80% keberadaan lahan pertanian sangat potensial dikembangkan guna terwujudnya kemandirian pangan dengan menciptakan ketersediaan bentuk aneka ragam pangan dan pengolahan dari hasil panen usaha tambak setempat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan dapat dikomersialkan dipasaran dengan mendayagunakan masyakarat disekitarnya. Metode pelaksanaan yang digunakan melalui beberapa tahapan dari persiapan identifikasi pootensi masalah hingga penyelesaian dalam kegiatan yang dilakukan selama 1 bulan dan dilaksanakan pada minggon ke-4 dengan dihadiri 35 perwakilan RT dan RW di desa Kertasari. Perolehan respon dari kegiatan tersebut dihasilkan persentase ketertarikan yang besar didukung dengan perolehan data yang menunjukkan data olahan tersebut valid dengan r hitung lebih besar dari r tabel dan bersifat realibel dengan koefisien realibel 0,645
Peran Instagram dalam Membentuk Perilaku Konsumsi Remaja
This community service article is a follow-up to a study entitled The Relationship between Instagram and Consumptive Behavior in Economic Education Students, Universitas Nusantara PGRI Kediri. From this research, it is known that Instagram actively contributes to shaping the consumption behavior of students in economic education to be irrational (irrational). It turns out that these findings are not yet known and are not realized by adolescents. Therefore, given the large loss of irrational consumption behavior, it is necessary to provide information (socialization) about how the contribution (role) of Instagram is in shaping consumption behavior. This form of community service is in the form of information / counseling (socialization) which is carried out to the youth of Sumberejo Village.Artikel pengabdian masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang berjudul Hubungan Instagram Dengan Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Nusantara PGRI Kediri. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa Instagram berkontribusi aktif membentuk perilaku konsumsi mahasiswa pendidikan ekonomi menjadi tidak rasional (irasional). Ternyata temuan ini belum diketahui dan tidak disadari oleh remaja. Oleh sebab itu, mengingat besarnya kerugian perilaku konsumsi yang irasional, maka perlu dilakukan penerangan (sosialisasi) tentang bagaimana kontribusi (peran) instagram dalam membentuk perilaku konsumsi. Bentuk pengabdian masyarakat ini berupa penerangan/ penyuluhan (sosialiasi) yang dilakukan pada pemuda-pemudi Desa Sumberejo
Membudayakan Protokol Kesehatan Di Lingkungan Perumahan Demi Pengendalian Penyebaran Covid-19
In the new normal era people are allowed to do their daily activities even though there are still restrictions. However, the lack of awareness in implementing health protocols is significant with an increase in the number of people confirmed positive for Covid 19. Himbauan in anticipating the spread and suppressing the number of Covid 19 infections is increasingly carried out. The purpose of this community service is to increase public awareness in implementing health protocols that are useful in breaking the chain of spread of Covid-19 during the pandemic. The method is observation in the community in one of the residential environments in complying with health protocols, then counseling to the community, and monitoring and evaluation of compliance implementing health protocols. The results of the activities carried out showed that the public knows about Covid 19 infection, how to transmit and prevent it, how to wear the appropriate mask, is able to apply physical distancing in daily life, and knows about how to ethics cough well and correctly. Public knowledge is also evaluated on the compliance of implementing the procedural health protocols that have been described. Awareness and willingness to implement health protocols is one of the keys to self-protection from infections that are harmful to health.Di era normal masyarakat sudah boleh melakukan aktifitasnya sehari-hari walaupun masih ada pembatasan. Namun, kurangnya kesadaran dalam melaksanakan protokol kesehatan signifikan dengan peningkatan jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid 19. Himbauan dalam mengantisipasi penyebaran dan menekan jumlah infeksi Covid 19 pun semakin gencar dilakukan. Tujuan melakukan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan yang bermanfaat memutus rantai penyebaran Covid-19 selama masa pandemi. Metode yang dilakukan yaitu pengamatan pada masyarakat disalah satu lingkungan perumahan dalam mematuhi protokol kesehatan, kemudian penyuluhan kepada masyarakat, dan monitoring serta evaluasi kepatuhan melaksanakan protokol kesehatan. Hasil kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui tentang infeksi Covid 19, cara penularan dan pencegahannya, melakukan bagaimana cara memakai masker yang sesuai, mampu menerapkan physical distancing dalam kehidupan sehari-hari, dan mengetahui tentang cara etika batuk yang baik dan benar serta pembersihan bagian tertentu yang rentan terkontaminasi, seperti pakaian. Pengetahuan masyarakat juga dievaluasi terhadap kepatuhan menerapkan prosedural protokol kesehatan yang sudah dijelaskan. Kesadaran dan kemauan menerapkan protokol kesehatan merupakan salah satu kunci untuk perlindungan diri dari infeksi yang berbahaya bagi kesehatan
Memajukan Ekowisata Bahari Dengan Memanfaatkan Media Teknologi Informasi Di Desa Pengudang, Bintan, Kepulauan Riau
One potential tourism segment in the Riau Islands is attractions managed by local communities on the coast such as the Pengudang Bintan Mangrove in Pengudang Village, Riau Islands. Most of these attractions are not widely known outside the Riau Islands because of promotions that have not been explored maximally. By conducting a survey, a study of literature, and an analysis of a series of problems, website design was made as a solution. The website is equipped with questionnaires and visitor charts so that managers can conduct an empirical analysis to set targets and goals going forward. In addition to the website also made a profile of attractions on one of the famous traveller sites like TripAdvisor. The results of reviews of tourists visiting various tourist objects, become the basis of most tourists to decide to choose a tourist location.Salah satu segmen potensial pariwisata di Kepri adalah objek wisata yang dikelola oleh masyarakat setempat di pesisir seperti Pengudang Bintan Mangrove di Desa Pengudang, Kepri. Kebanyakan objek wisata ini belum banyak dikenal masyarakat di luar Kepri dikarenakan promosi yang belum tergarap maksimal. Dengan melakukan survey, studi literatur, dan analisis terhadap serangkaian permasalahan, dibuatlah rancangan website sebagai salah satu solusi. Website dilengkapi dengan kuesioner dan grafik pengunjung agar pengelola dapat melakukan analisis empirik untuk menetapkan target dan tujuan kedepannya. Selain website dibuat pula profil objek wisata di salah satu situs traveller terkenal seperti TripAdvisor. Hasil review dari para wisatawan yang berkunjung ke berbagai objek wisata, menjadi dasar kebanyakan para wisatawan untuk mengambil keputusan memilih sebuah lokasi wisata
Pelatihan Pengolahan Bawang Merah dengan Alat Pebmo Pada Kelompok Petani Bawang Merah Di Desa Sekoto Kabupaten Kediri
Sekoto Village is the largest onion producer center in Kediri Regency. The aim of this service activity is to provide training on processing low quality shallots into high quality fried onion products using an Automatic Shallot Processing Machine (PEBMO) that is practical, effective and efficient. The activity material provided was about the marketing of shallots and the processing of low quality shallots starting from stripping of shallots, chopping onions, and draining oil using an Automatic Shallot Processing Machine (PEBMO). Community service activities (PKM) which include (1) observation; (2) design and provision of tools (PEBMO) to shallot farmers; (3) socialization; (4) training and practice; (5) monitoring. This activity is useful to increase the income of shallot farmers, this is because low quality shallots are processed into high-quality fried onion products with a stable selling price, so that shallot farmers will not lose if the yields produced have low quality.Desa Sekoto merupakan sentra penghasil bawang merah terbesar yang berada di Kabupaten Kediri, Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan tentang pengolahan bawang merah kualitas rendah menjadi produk bawang goreng kualitas tinggi menggunakan alat Pengolah Bawang Merah Otomatis (PEBMO) yang praktis, efektif dan efisien. Materi kegiatan yang diberikan yaitu tentang pemasaran bawang merah dan pemrosesan bawang merah kualitas rendah mulai pengupasan bawang merah, perajangan bawang merah, dan penirisan minyak menggunakan alat Pengolah Bawang Merah Otomatis (PEBMO). Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yaitu meliputi (1) observasi; (2) perancangan dan pemberian alat (PEBMO) kepada petani bawang merah; (3) sosialisasi; (4) pelatihan dan praktik; (5) monitoring. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan penghasilan petani bawang merah, hal ini karena bawang merah kualitas rendah diolah menjadi produk bawang goreng berkualitas tinggi dengan harga jual yang stabil, sehingga petani bawang merah tidak akan merugi jika hasil panen yang dihasilkan memiliki kualitas yang rendah
Pelatihan Pembelajaran Bahasa Inggris SD Ramah Anak
Teaching English to elementary school students must be prepared well in order to make the instruction successful. It must be taught by qualified English teachers who understand the characteristics of the students as well the appropriate teaching strategy. The teachers should understand that the process of teaching must be friendly child. It means that the materials are familiar with the students and they are in the level of their ability. The process of teaching must also suitable with their characteristics. Therefore, the English department lecturers of Nusantara PGRI Kediri University carried out a workshop for the elementary school English teachers at Kediri. The objective of the activity is to train the teachers so that they can apply in the classroom when they teach English for their students. The materials of the workshop covered the teacher’s attitude, how to develop the materials, and various teaching strategies. The teachers’ attitude is their expressions and body language when they interact with the students. They must leave the feeling of being teachers, but they merge as if they are children. The friendly child materials are the ones that the students are familiar. For examples, the topics are at their world, using simple expressions that are used in real context, and provided with media to support the context. Besides, they focus on more oral activities rather than written activities. Finally, the appropriate teaching strategies are songs, telling a story, and fun games.Pembelajaran Bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar (SD) seharusnya dipersiapkan dengan cermat agar dapat berjalan dengan baik. Mata pelajaran ini seharusnya diajar oleh guru Bahasa Inggris yang baik yang memahami karakteristik anak dan dapat memilih berbagai strategi pembelajaran yang sesuai. Mereka harus memahami bahwa proses pembelajaran harus ramah anak. Hal ini dimaksudkan materi yang diajarkan harus seusai dengan dunia anak-anak dan tingkat kemampuan mereka. Demikian juga proses pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik mereka. Oleh karena itu, dosen-dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nusantara PGRI Kediri mengadakan lokakarya bagi guru-guru Bahasa Inggris SD se-Kecamatan Mojoroto Kediri. Tujuan kegiatan ini adalah melatih mereka agar memiliki wawasan pembelajaran Bahasa Inggris Ramah Anak yang dapat diterapkan di sekolah mereka. Materi pelatihan meliputi sikap guru SD, mengembangkan bahan ajar, dan mengenalkan berbagai strategi mengajar. Yang dimaksud dengan sikap guru adalah sikap para guru SD di saat mengajar yang harusnya menyatu dengan karakter anak, tidak bersikap selayaknya orang dewasa. Materi ramah anak adalah materi yang disesuaikan dengan dunia anak, misalnya materi dengan topik yag sesuaidenganduania anak, menggunakan ungkapan Bahasa Inggris sederhana dalam konteks komunikas, serta didukung media pembelajaran. Selain itu materi yang dilatihkan lebih banyak tentang ungkapan-ungkapan lisan sesuai dengan konteks berkomunikasi. Terakhir, strategi mengajar yang dilatihkkan adalah kegiatan-kegiatan yang sangat disukai anak-anak, seperti menyanyi, mendongeng, dan bermacam-macam permainan edukatif. 
Pendampingan Pelayanan Akupresur Pada Bayi dan Anak Di Klinik Pratama Rawat Inap Aisyiyah Pandaan-Pasuruan-Jawa Timur
Complementary therapy is an option for Aisyiyah Pandaan Islamic Inpatient Clinic to be opened, but the limited facilities and human resources so that it cannot be realized, and the intense competition in the health services around the clinic becomes a threat to the clinic if the service remains as before. Based on data from patient visits to services Maternal and Child Health in the Islamic Pratama and Inpatient Clinic Aisyiyah Pandaan there was a 28% decrease in 2019 compared to 2018. Based on these problems, the solution provided was through the development of complementary therapy services, one of which was acupressure therapy for infants and children remember the clinic already serves pregnancy and childbirth checks. Implementation of activities begins with the improvement of human resources competencies through the acupressure training for infants and children, facilitation opens acupressure complementary therapy services for infants and children and helps create promotional media to the community. The results of this activities are increasing the understanding and skills of health workers and increasing the quantity and quality of services. The conclusion of this community service activity is to make a positive contribution to improving health services at the Aisyiyah Pandaan Inpatient Clinic which in turn can support increasing the number of infants and toddler visits.Terapi komplementer menjadi pilihan bagi Klinik Rawat Inap Islam Aisyiyah Pandaan untuk dibuka, namun keterbatasan sarana dan sumber daya manusia (SDM) sehingga belum bisa direalisasikan, dan ketatnya persaingan tempat pelayanan kesehatan di sekitar klinik menjadi ancaman bagi klinik bila pelayanan tetap seperti sebelumnya. Berdasarkan data kunjungan pasien untuk pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di klinik pratama dan rawat inap Islam Aisyiyah Pandaan terjadi penurunan 28 % pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018. Berdasarkan permasalahan tersebut maka solusi yang diberikan adalah melalui pengembangan pelayanan terapi komplementer yang salah satunya adalah terapi akupressur pada bayi dan anak mengingat klinik sudah melayani pemeriksaan kehamilan dan persalinan. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan peningkatan kompetensi SDM melalui pemberian pelatihan akupresur pada bayi dan anak, pendampingan membuka pelayanan terapi komplementer akupressur pada bayi dan anak dan membantu membuatkan media promosi ke masyarakat. Hasil dari kegiatan PKaMI adalah peningkatan pemahaman dan ketrampilan tenaga kesehatan serta peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan kontribusi positif pada peningkatan layanan kesehatan di Klinik Rawat Inap Aisyiyah Pandaan yang pada akhirnya dapat mendukung meningkatkan jumlah kunjungan bayi dan balita
Alih Ekonomi Masyarakat Di Desa Pangauban Melalui Inovasi Produk
The Citarum River was ranked as the 3rd most dirtiest river in the world. Troubleshooting Citarum River requires the handling and support of programs involving various parties. KKNM Thematic Citarum Harum is one of the support of the Ministry of Research, Technology and higher education that facilitates the participation of academic students in creating innovations for the Citarum watershed control. The implementation of KKNM as a vehicle for community service is expected to develop students \u27 practical skills in absorbing the skills in the campus that are then transformed in the community. Nurtanio University Bandung is part of the program "Citarum Harum". The location that became the focus of Citarum River recovery is the Pangauban village district Batujajar West Bandung Regency, which is under the command of Dansektor IX Satgas Citarum Harum. KKNM Tematik Citarum Harum which carried out involve six permanent lecturers and 30 students from 4 faculties in Nurtanio University. Result of the implementation of KKNM Tematik Citarum Harum is the emergence of new livelihood alternatives by processing fiber from hyacinth and snakefruit meat into products that have economic value.Sungai Citarum mendapat peringkat ke-3 sungai terkotor sedunia. Penyelesaian masalah Sungai Citarum memerlukan penanganan dan dukungan program yang melibatkan berbagai pihak. KKNM Tematik Citarum Harum merupakan salah satu dukungan dari Mentri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang memfasilitasi keikutsertaan insan akademis dalam menciptakan inovasi pengendalian DAS Citarum. Pelaksanaan KKNM sebagai wahana pengabdian masyarakat diharapkan dapat mengembangkan kemampuan praktis mahasiswa dalam menyerap keahlian yang ada di kampus yang kemudian ditransformasikan di masyarakat. Universitas Nurtanio Bandung merupakan bagian dari program “Citarum Harum”. Adapun lokasi yang menjadi fokus pemulihan DAS Citarum oleh Universitas Nurtanio yaitu Desa Pangauban Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat, yang berada di bawah komando Dansektor IX Satgas Citarum Harum. KKNM Tematik Citarum Harum yang dilaksanakan melibatkan enam orang dosen tetap dan 30 orang mahasiswa dari 4 fakultas yang ada di Universitas Nurtanio. Hasil yang dicapai dari pelaksanaan KKNM Tematik Citarum Harum adalah adanya munculnya alternatif mata pencaharian baru dengan cara mengolah serat eceng gondok dan daging buah salak menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi