Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara
Not a member yet
    595 research outputs found

    Edukasi Covid-19 Pada Anak Usia Dini

    Get PDF
    Since the start of the learning year of this strange semester, all the learning processes have been taking place online because they are in a Covid-19 pandemic situation. During the 2019 coronavirus disease pandemic (COVID-19), which is currently occurring around the world. The boredom of children who are always active at home and very limited often causes them not to do the activities recommended by the government. The proposed solutions provide information about Covid-19 in early childhood by providing education for Covid-19 via an online zoom. The development of web-based evaluations of school health promotion programs has been shown to be effective and is not inferior to face-to-face. This activity lasts one hour from 07:30 to 08:30 WIB. There are still many who do not know about Covid-19, for example the Covid-19 stands, why children have to stay at home, why cannot children go to school. The questions they raised showed that they still do not understand Covid-19. After explaining that children could answer several questions, for example length of Covid-19, signs of Covid-19, what should children do now, why should they wash their hands, wear a mask and stand away from other people. They answer the questions well.Sejak awal tahun pembelajaran di semester ganjil ini semua proses pembelajaran dilakukan secara daring karena berada pada situasi pandemi Covid-19. Pada masa pandemik Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang saat ini telah terjadi di seluruh dunia. Kebosanan anak yang selalu beraktifitas di dalam rumah dan sangat terbatas membuat mereka seringkali tidak melakukan aktivitas sesuai anjuran pemerintah. Solusi yang ditawarkan memberikan informasi tentang Covid-19 pada anak usia dini dengan memberikan edukasi Covid-19 melalui media zoom secara daring. Pengembangan evaluasi berbasis internet dari program promosi kesehatan berbasis sekolah terbukti berkhasiat dan tidak kalah dengan tatap muka. Kegiatan ini berlangsung selama satu jam 07.30-08.30 WIB. Masih banyak yang belum tahu tentang Covid-19 misalnya kepanjangan Covid-19, mengapa anak-anak harus tetap di dalam rumah, kenapa anak-anak tidak boleh masuk sekolah. Pertanyaan yang mereka sampaikan menunjukkan bahwa mereka masih belum memahami Covid-19. Setelah dijelaskan anak-anak bisa menjawab beberapa pertanyaan misalnya kepanjangan Covid-19, tanda-tanda Covid-19, apa yang harus dilakukan anak-anak saat ini, mengapa harus cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak dengan orang lain. Mereka menjawab dengan baik pertanyaan yang disampaikan

    Peningkatan Pengetahuan Tentang Metode Bermain Aktif Pada Kelompok Guru Untuk Meningkatkan Perkembangan Anak Di Tk Miftahul ‘Ulum Kabupaten Tegal

    Get PDF
    One method that can improve children’s development is the active play method. Active play is an activity to get pleasure by involving the limbs. In this activity, children will play an active role by involving various aspect to respond. Apart from parents children can play with teachers at school. Teachers are an important group in the process og child development especially pre-school age, the purpose oh this community servise is to increase teacher knowladge about activity play which is beneficial for the child’s development process. This community servise activity is carried out in 3 stages (coordination with school), the implementation stage (conducting counseling) and the evaluation stage. This activity was carried out at PAUD/TK Miftahul ‘Ulum Tegal Regency. The result of this activity is an increase in teacher knowladge about active play methods in pre-school age children and  the hope is that there is a suitability in children and increased development in children, especially pre-shcool age.Salah satu metode yang dapat meningkatkan perkembangan anak adalah metode bermain aktif. Bermain aktif merupakan aktifitas untuk memperoleh kesenangan dengan melibatkan anggota gerak. Dalam kegiatan ini, nantinya anak berperan aktif dengan melibatkan berbagai aspek untuk merespon. Selain orang tua, anak dapat bermain dengan guru disekolah. Guru adalah kelompok penting dalam proses perkembangan anak terutama usia pra sekolah. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan guru tentang bermain aktif yang bermanfaat untuk proses perkembangan anak. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan 3 tahap yaitu tahap persiapan (koordinasi dengan sekolah), tahap pelaksanaan (melakukan penyuluhan) dan tahap evaluasi. Kegiatan ini dilakukan di PAUD/TK Miftahul ‘Ulum Kabupaten Tegal. Hasil dari kegiatan ini yaitu peningkatan pengetahuan guru tentang metode bermain aktif pada anak usia pra sekolah dan harapannya ada kesesuaian perkembangan pada anak serta peningkatan perkembangan pada anak terutama usia pra sekola

    Program Pemulihan Pariwisata Jembatan dan Wisata Mangrov Desa Niranusa Kecamatan Maurole Kabupaten Ende

    Get PDF
    Niranusa Village is one of the villages in the Ende Regency area that has beautiful natural conditions, one of which is a bridge and mangrove tourism. Niranusa Village has an interesting natural charm. In addition to having white sand beaches, in some parts of the beach in Niranusa has been overgrown by mangroves naturally. The concept of tourism that becomes potential in this village is ecotourism. The lotus storm that hit the East Nusa Tenggara and Abrasion areas also affected the coastal area of Niranusa Village causing damage to bridge ecotourism and mangrove tourism. The purpose of this activity is the process of breeding bridge ecotourism and mangrove tourism in Niranusa village. The process of restoring bridge ecotourism and mangrove tourism consists of planning, implementation and evaluation stages. The work carried out for 27 days restored tourism to around 80% of the target and overall it can be used as a tourist spot for Niranusa.Desa Niranusa merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Ende yang menyimpan kondisi alam yang indah salah satunya adalah jembatan dan wisata mangrov. Desa Niranusa memiliki memiliki pesona alam yang menarik. Selain memiliki pantai pasir putih, di beberapa bagian pantai di Niranusa telah ditumbuhi oleh tanaman bakau secara alami. Konsep wisata yang menjadi potensi di desa ini adalah ekowisata. Badai seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur dan Abrasi juga berdampak diwilayah pesisir Desa Niranusa menyebabkan kerusakan pada ekowisata jembatan dan wisata mangrov. Tujuan kegiatan ini adalah proses pemuliahan ekowisata jembatan dan wisata mangrov desa Niranusa. Proses pemulihan ekowisata jembatan dan wisata mangrov terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaa dan evaluasi. Pengerjaan yang dilakukan 27 hari mengembalikan pemulihan wisata sekitar 80% dari tujuan yang ditargetkan dan secara keseluruhan sudah dapat digunakan sebagai tempat wisata Niranus

    Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pendampingan Penderita Tuberkulosis Paru Di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas

    Get PDF
    To ensure the regularity of treatment for pulmonary TB patients, Drug Supervisor (PMO) is necessary. One of the villages in the area of Puskesmas Kembaran I which still encountered pulmonary tuberculosis was Linggasari Village. The problems in this village were the increasing number of TB patients and TB cases with drug resistance (TB-RO), irregularity in the treatment and some even stop to have treatment. The factor affecting these situations was the ineffective role of PMO in the family. The cadres in Linggasari Village were posyandu cadres for toddlers and the elderly. To suppress the increasing number of TB and TB-RO cases, cadres could increase its role as PMO. Recently, cadres still obtained limited knowledge and skills on TB disease and its treatment. They were also lack of communication and negotiation skills to convince TB sufferers to get regular treatment. This activity aimed to increase the knowledge and skills of cadres in working as PMO cadres for pulmonary TB disease. To increase the knowledge and skills of cadres as PMO, it was necessary to provide cadres guidance on PMO and other supporting facilities. These activities included 1) Writing cadres’ manuals 2) Health education for cadres 3) Effective communication training for cadres 4) Mentoring, 5) Procurement of supporting facilities. The results of the activities indicated that there was an increase in the knowledge and skills of the cadres before and after the activities. The manual book for cadres is very useful in assisting pulmonary TB sufferers.Untuk menjamin keteraturan pengobatan penderita TB Paru diperlukan PMO (Pengawas Minum Obat). Salah satu desa di wilayah Puskesmas Kembaran I yang masih bermasalah terkait TB paru adalah Desa Linggasari. Permasalahan di Desa Linggasari adalah meningkatnya jumlah penderita TB dan kasus TB Resistensi Obat (TB-RO), keteraturan pengobatan rendah bahkan ada yang drop out pengobatan. Faktor yang berpengaruh adalah kurang berperannya PMO dari keluarga.  Kader yang ada di Desa Linggasari merupakan kader posyandu balita dan lansia.  Guna menekan semakin bertambahnya jumlah kasus TB dan TB-RO, kader bisa ditingkatkan perannya sebagai PMO. Kondisi sekarang masih terbatas pengetahuan dan ketrampilan kader tentang penyakit TB dan pengobatannya.  Kemampuan komunikasi dan negosiasi kader agar menyakinkan penderita TB untuk teratur berobat juga masih kurang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam berperan sebagai kader PMO penyakit TB paru.   Guna mendukung peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader sebagai PMO, perlu disediakan panduan kader tentang PMO dan sarana pendukung lainnya. Kegiatan ini meliputi 1)Pembuatan buku panduan kader  2)Pendidikan Kesehatan bagi kader  3)Pelatihan komunikasi efektif bagi kader 4)Pendampingan, 5)Pengadaan sarana pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader sebelum dan sesudah kegiatan. Tersediannya buku panduan bagi kader sangat bermanfaat bagi kader saat melakukan pendampingan bagi penderita TB Paru

    Diversifikasi Buah Mangrove menjadi Produk Olahan di Desa Tanjung Tiram, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara

    Get PDF
    Tanjung Tiram village is a coastal area in the North Moramo sub-district, South Konawe District, Southeast Sulawesi which has quite high mangroves. However, the mangrove communities in the area have experienced damage in several places. Therefore, this service activity provides counseling on mangrove ecosystem conservation and training on the use of mangrove fruit into various products of economic value. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of the community about the manufacture of various processed products made from mangroves fruit so that the mangrove ecosystem in the area is better preserved. The methods and approaches used in this activity are counseling and training. Community service activities in the village of Tanjung Tiram can increase community knowledge about the importance of mangrove ecosystem conservation and utilization of mangrove fruit up to 100%. Mangrove fruit processing training provided to the community was also able to improve community skills in processing mangrove fruit into flour, syrup, and scrub cosmetics  up to 75%.Desa Tanjung Tiram merupakan daerah pesisir di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara yang memiliki mangrove cukup tinggi. Namun komunitas mangrove di daerah tersebut sudah mengalami kerusakan di beberapa tempat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini melakukan penyuluhan tentang konservasi ekosistem mangrove, dan pelatihan pemanfaatan buah mangrove menjadi berbagai produk olahan bernilai ekonomi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan  pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pembuatan aneka olahan berbahan dasar buah mangrove sehingga ekosistem mangrove di daerah tersebut lebih terjaga. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah  penyuluhan dan pelatihan.  Kegiatan pengabdian di desa Tanjung Tiram mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya konservasi ekosistem mangrove dan pemanfaatan buah mangrove hingga 100%. Pelatihan pengolahan buah mangrove yang diberikan kepada masyarakat juga mampu meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah buah mangrove menjadi tepung, sirup dan kosmetik lulur hingga 75%

    Peningkatan Keterampilan Adaptasi Pengrajin Joglo di Masa Pandemi dengan Strategi Digital Marketing

    Get PDF
    Joglo craftsmen are one of the parties affected by the Covid19 virus. In this service activity, assistance is provided to partners to help survive the pandemic. Mentoring is carried out in the form of online training to improve partners\u27 skills and knowledge. The training provided includes graphic design training, website management training and internet marketing training using Facebook ads. The training process is carried out synchronously and asynchronously. The process of monitoring partner activities in service activities is carried out using the Edpuzzle platform. The results of the analysis of the output of training activities and monitoring of activities carried out can be concluded that the process of transferring knowledge to partners can be carried out even though the activities are carried out online. Synchronous and asynchronous online training needs to be carried out simultaneously to maximize the knowledge transfer process.Pengrajin Joglo merupakan salah satu pihak yang terdampak adanya virus Covid19. Pada kegiatan pengabdian ini dilakukan pendampingan kepada mitra untuk membantu bertahan di masa pandemik. Pendampingan dilakukan dalam bentuk pelatihan daring untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan mitra. Pelatihan yang diberikan meliputi pelatihan desain grafis, pelatihan pengelolaan website dan pelatihan internet marketing menggunakan facebook ads. Proses pelatihan dilakukan secara sinkron dan asinkron. Proses monitoring aktivitas mitra dalam kegiatan pengabdian dilakukan menggunakan platform Edpuzzle. Hasil analisis luaran kegiatan pelatihan dan monitoring aktifitas yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa proses transfer knowledge kepada mitra dapat dilakukan meskipun kegiatan dilakukan secara daring. Pelatihan daring sinkron dan asinkron perlu dilakukan secara bersamaan untuk memaksimalkan proses transfer knowledge

    Pendampingan Kelompok Tani Manise Memanfaatkan Hama Keong Mas (Pomacea sp) Sebagai Pakan Ikan Gurame (Osphronemus gouramy)

    Get PDF
    The high price of chemical fish feed is a serious problem for “Tani Manise" group partners in Sari Rejo village, Medan Polonia sub-district. The reality in the field shows that the presence of golden snail (Pomace sp) in partner locations has not been utilized properly as raw material for organic feed for gurame fish (Osphronemus gouramy). The purpose of this community partnership program (PKM) activity is to assist partners in problems solving faced with the use of the golden snail as organic feed for gurame fish which has economic value and contains good nutrition. To solve the problems faced by partners, an approach is used with planning methods, training and mentoring. The results of PKM activities show that giving organic feed made from golden snail flour can accelerate the growth of gurame fish from the previous 25.0 g / month to 33.3 g / month. There is an increase in growth of about 8.3 grams per month. The high cost of feed can be reduced to 9,000 / kg using organic feed, while the chemical based fish feed is in the range of 13,000 / kg. The implementation of PKM activities can reduce high production costs, accelerate the growth of gurame fish, and the ability of partner human resources in processing raw material for golden snail pests into organic feed containing good nutrition.Tingginya harga pakan ikan berbahan kimia menjadi permasalahan serius bagi mitra kelompok Tani Manise di desa Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia. Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa keberadaan hama keong mas (Pomacea sp) di lokasi mitra belum termanfaatkan dengan baik sebagai bahan baku pakan organik ikan gurame (Osphronemus gouramy). Tujuan kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah membantu mitra dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi terkait pemanfaatan hama keong mas sebagai pakan organik ikan gurame yang bernilai ekonomi dan mengandung nutrisi baik. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra, digunakan pendekatan dengan metode perencanaan, pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa pemberian pakan organik berbahan tepung keong mas dapat mempercepat pertumbuhan ikan gurame dari yang sebelumnya 25,0 g/bulan menjadi 33,3 g/bulan. Terdapat peningkatan pertumbuhan sekitar 8,3 gram per bulan. Tingginya biaya pakan dapat dikurangi menjadi 9.000/kg menggunakan pakan organik, sementara pakan ikan berbahan kimia berada dikisaran 13.000/kg. Pelaksanaan kegiatan PKM dapat menekan biaya produksi yang tinggi, mempercepat pertumbuhan ikan gurame, dan kemampuan SDM mitra dalam mengolah bahan baku hama keong mas menjadi pakan organik ikan gurame yang mengandung nutrisi yang baik

    Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Youtube untuk Meningkatkan Kualitas dan Kreativitas Guru Bahasa Inggris SMK

    Get PDF
    The purpose of this community service is to socialize the use and the ways of utilizing YouTube as an effective learning media in English learning. The target audience are the English teachers of State Vocational School 2 Kediri. The method which was used in this community service was the approach method, the implementation method which consisted of the preliminary step, the socialization and audience step and the evaluation step. This activity was carried out through several stages, the first step was the introduction phase of Youtube. The second step is searching for English media through YouTube facilities and learning implementation. The last step was evaluation and motivation. The result of this community service showed that English teachers of State Vocational School 2 Kediri city could take the advantages of YouTube facilities as the effective English learning media and YouTube media was very popular with high-level students especially students of State Vocational School 2  Kediri city.Tujuan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan pemanfaatan dan cara memanfaatkan media youtube sebagai media belajar yang efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris. Khalayak sasaran adalah guru-guru bahasa Inggris di SMK Negeri 2 Kediri. Metode yang digunakan adalahmetode pendekatan, metode pelaksanaan yang terdiri dari tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi dan tahap evaluasi. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahap, tahap pertama adalah tahap pengenalan Youtube. Tahap kedua adalah pencarian media bahasa Inggris melalui fasilitas youtube dan pelaksanaan pembelajaran. Tahap terakhir adalah evaluasi dan motivasi. Hasil dalam pengabdian kepada msyarakat ini adalah para guru bahasa Inggris di SMK Negeri 2 kota Kediri dapat memanfaatkan fasilitas youtube sebagai media pembelajaran bahasa Inggris yang efektif dan media youtube sangat digemari oleh peserta didik tingkat menengah atas khususnya peserta didik di SMK Negeri 2 kota Kediri

    Edukasi dan Pelatihan Terbimbing Bagi Guru Mengenai Pembelajaran Secara Daring Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19

    Get PDF
    Integrated community service activities KKN-Tematik are a forum for educating and training teachers and students using online learning as an effort to prevent Covid-19 with the purpose that teachers can carry out learning activities by online learning with utilizing several applications such as WhatsApp, Google Classroom, Google meet, and zoom. The activities on the work program KKN-Tematik begins with socialization to teachers in the location of each student, followed by educating and guided training on online learning methods and the use of several applications that can be used, as well as conducting trials involving several students. This activity received positive responses from the teacher with the seriousness and activeness of the teacher to find out the use of applications in online learning which so far has only limited to the use of WhatsApp through questionnaires. In addition, the ability and skills of teachers regarding the use of several applications have increased from the inability to use applications in online learning to be able to use these applications with the readiness of teachers to carry out online learning in the future. However, some of the barriers experienced by the teacher in the implementation of online learning are not yet maximal inability, so they still need further independent guidance and insufficient advice and infrastructure such as internet networks, data packets, and not all students have cellphonesKegiatan pengabdian kepada masyarakat Terintegrasi KKN-Tematik merupakan salah satu wadah untuk mengedukasi dan melatih guru dan peserta didik menggunakan pembelajaran daring sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19 dengan  tujuan agar guru dapat  melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran daring dengan memanfaatkan beberapa aplikasi seperti whatsapp , google classroom, google meet, dan zoom. Kegiatan pelaksanan program kerja KKN-Tematik ini diawali dengan sosialisasi kepada guru yang ada dilokasi masing-masing mahasiswa, dilanjutkan dengan mengedukasi dan pelatihan terbimbing mengenai metode pembelajaran daring dan penggunaan beberapa aplikasi yang dapat digunakan, serta pelaksaan uji coba dengan melibatkan beberapa siswa . Kegiatan ini memperoleh tanggapan positif dari guru dengan keseriusan dan keaktifan guru untuk mengetahui penggunaan aplikasi dalam pembelajaran daring yang selama ini hanya dilakukan sebatas penggunaan whatshapp melalui pemberian angket.. Selain itu kemampuan dan keterampilan guru mengenai penggunaan beberapa aplikasi menjadi meningkat dari ketidakmampuan  menggunakan aplikasi dalam membelajaran daring menjadi dapat menggunakan aplikasi tersebut  dengan kesiapan guru untuk melaksanakan pembelajaran daring ke depannya. Namun beberapa kendala yang dialami guru dalam pelaksanaan pembelajaran daring ini yaitu kemampuan kurang belum maksimal sehingga masih perlu bimbingan lanjutan secara mandiri dan saran dan prasarana yang kurang mendukung seperti jaringan internet , paket data , dan tidak semua siswa memiliki  handphon

    Implementasi Biology Club I di SMA Karitas Watuneso, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende

    Get PDF
    Biology learning is defined as material that is difficult to experience biological concepts. The biology learning offered must have a role as something easy to implement. The collaboration of games and biology is one of the concepts to introduce biology that plays a game. Therefore, my Biology Club Team took the initiative to provide experiences and emphasize the deep character of biology to motivate students. This research aims to integrate biology material and games at Karitas Watuneso High School in Biology Club I activities. We collaborated direct instruction, demonstration, and discussion methods. The implementation of Biology Club I at Karitas Watuneso High School received a positive response with the highest level of satisfaction starting from the Zoology Games, Botany Games, and Microbiology Games. The level of significance of Biology Club I received the highest score, followed by material understanding and activity satisfaction. Pembelajaran biologi diartikan sebagai materi yang sulit. Pembelajaran biologi memiliki peran untuk menyederhanakanmateri yang dipelajari. Kolaborasi permainan dan biologi merupakan salah satu konsep untuk mengenalkan biologi dalam permainan. Oleh karena itu, kelompok Biologi berinisiatif untuk memberikan pengalaman dan mengedepankan karakter biologi yang dalam sehingga dapat memotivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan materi dan permainan biologi di SMA Karitas Watuneso dalam kegiatan Biology Club I. Metode ini hasil kolaborasi instruksi langsung, demonstrasi, dan metode diskusi. Penyelenggaraan kelompok Biologi I di SMA Karitas Watuneso mendapat respon positif dengan tingkat kepuasan tertinggi masing-masing mulai dari Zoology Games, Botany Games dan Microbiology Games. Tingkat kebermaknaan kelompok Biologi I memperoleh skor tertinggi, diikuti oleh pemahaman materi dan kepuasan kegiatan

    580

    full texts

    595

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇