Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara
Not a member yet
    595 research outputs found

    Pengelolaan Sampah Anorganik Menjadi Nilai Rupiah Pada Generasi Muda Di Desa Jungutbatu

    Get PDF
    Garbage is a serious problem. From the presence of human activities plus an increase in population and economic growth, the volume of waste generation will also increase. If the waste is left unchecked, it will cause pollution to the environment. Jungutbatu Village, which is not free from problems in environmental cleanliness, especially ineffective waste management, so that the waste management carried out is from community garbage collection and public places that are collected and then transported by garbage car and immediately taken to the final disposal site (TPA). Conditions like this will worsen if the management is still ineffective and efficient and not well coordinated. Therefore, the method of activities carried out is observation and socialization. This socialization was carried out in order to educate the younger generation about the management and utilization of waste, especially inorganic waste which can be recycled and can even generate rupiah value. So that the understanding of waste management can increase, starting with the sorting and management of waste and the younger generation and the community are more aware of the importance of waste management and maintaining a clean environment. Keywords: Inorganic Waste, Waste Management, Waste UtilizationSampah menjadi permasalahan yang serius. Dari adanya aktivitas manusia ditambah peningkatan populasi dan pertumbuhan ekonomi volume timbulan sampah juga akan bertambah. Apabila sampah-sampah tersebut dibiarkan akan mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan. Desa Jungutbatu, yang tidak luput dari kebersihan lingkungan terutama pengelolaan sampah yang kurang efektif, sehingga penanganan sampah yang dilakukan adalah dari bagaimana caranya sampah masyarakat dan tempat umum yang dikumpulkan selanjutnya diangkut dengan mobil sampah dan langsung ke tempat pembuangan akhir (TPA) . Kondisi seperti ini akan semakin memburuk pengelolaannya masih kurang efektif dan efisien serta tidak terkoordinasi dengan baik.Oleh karena itu metode kegiatan yang dilakukan adalah observasi dan sosialisasi. Dilakukannya sosialisasi ini guna menciptakan generasi muda tentang pengelolaan dan penggunaan sampah terutama sampah anorganik yang bisa didaur ulang bahkan bisa menghasilkan nilai rupiah. Sehingga pemahaman mengenai pengelolaan sampah lebih meningkat, mulai dari pengelolaan sampah dan menyadari pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan. Kata kunci: Sampah Anorganik, Pengelolaan Sampah, Pemanfaatan Sampa

    Program Vaksinasi Covid 19 di Kelurahan Tebing Okura Kecamatan Rumbai Timur Pekanbaru

    Get PDF
    The national vaccination program is the main agenda of the Government to suppress the spread of Covid 19 in Indonesia, the Government issues regulations or laws and regulations to provide a legal basis for implementing the national Covid 19 vaccination policy, Massive socialization of vaccinations at the national level to the village level is a reference for the distribution of Covid 19 vaccinations, Tebing Tinggi Okura Village is intensively vaccinating for the sake of high vaccination in Pekanbaru City, dealing with misleading information about Covid 19 vaccination, so partners who are residents of Tebing Tinggi Okura Village, Rumbai Timur District, Pekanbaru City need information about the national vaccination program along with its legal basis and legal consequences that accompanies the Covid 19 vaccination program. The approach methods offered to resolve the problems of program partners that have been mutually agreed upon within the program realization period are lectures, dialogues and guidance conducted using online media or directly depending on the Covid 19 pandemic. As a result of the service, the community has an increased understanding of the obligation to participate in the Covid 19 national vaccination program, as well as the accompanying sanctions for people who are determined to be vaccine recipients, but do not participate in the vaccination.Program vaksinasi nasional menjadi agenda utama Pemerintah untuk menekan penyebaran Covid 19 di Indonesia, Pemerintah mengeluarkan regulasi ataupun peraturan perundang-undangan untuk memberi dasar hukum pelaksanaan kebijakan vaksinasi nasional Covid 19, Masifnya sosialisasi vaksinasi di tingkat nasional hingga ketingkat kelurahan menjadi acuan sebaran vaksinasi Covid 19, Kelurahan Tebing Tinggi Okura gencar dilaksanakan vaksinasi demi tingginya vaksinasi di Kota Pekanbaru, berhadapan dengan informasi yang menyesatkan tentang vaksinasi Covid 19, sehingga mitra yang merupakan warga Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru membutuhkan informasi tentang program vaksinasi nasional berserta dasar hukumnya serta konsekuensi hukum yang menyertai program vaksinasi Covid 19. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra program yang telah disepakati bersama dalam kurun waktu realisasi program adalah ceramah, dialog dan bimbingan yang dilakukan dengan media daring atau langsung tergantung kondisi pendemik Covid 19. Hasil pengabdian, masyarakat mendapatkan peningkatan pemahaman tentang kewajiban mengikuti program vaksinasi nasional Covid 19, serta sanksi yang menyertai bagi masyarakat yang ditentukan sebagai penerima vaksin, namun tidak mengikuti vaksinasi

    Pemberdayaan Perempuan Pedesaan Melalui Optimalisasi Kreativitas Berbasis Produk Unggulan Bambu Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Keluarga

    Get PDF
    According to the BKKBN, family welfare indicators can meet basic needs such as food, clothing, and housing. Currently, it is not only men who play a role in the family economy, but women also have a role in helping to improve the family\u27s economy. Especially during Covid-19 where the average family income has decreased. The purpose of this service is to optimize the creation of village women through the use and innovation of superior bamboo products as a way to take part in improving the family economy. This service is carried out in the target village located in Pasuluhan Village, Walantaka District, Serang Banten. The method of implementing this service is carried out by conducting counseling with community development in a persuasive and educative manner and mapping participants regarding the business interests of village women, including women and youth groups. The results of the implementation of this service include the innovation of bamboo products in Pasuluhan village, the positive response, and motivation of village women to become entrepreneurs according to their interests and expertise.Indikator kesejahteraan keluarga menurut BKKBN yaitu dapat memenuhi kebutuhan dasarnya seperti pangan, sandang dan perumahan. Saat ini, bukan hanya pria yang berperan dalam perekonomian keluarga, akan tetapi perempuanpun memiliki andil dalam membantu peningkatan ekonomi keluarga. Terutama pada saat Covid-19 dimana pendapatan rata-rata keluarga mengalami penurunan. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengoptimalkan kreativitas yang dimiliki perempuan pedesaan melalui pemanfaatan dan inovasi produk unggulan bambu sebagai sebagai salah satu cara untuk ikut andil dalam peningkatan prekonomian keluarga. Pengabdian ini dilaksanakan pada Desa binaan yang berada di Desa Pasuluhan Kecamatan Walantaka Serang Banten. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan dengan community development secara persuasif dan edukatif serta dilakukan mapping kepada peserta terkait minat usaha perempuan desa diantaranya ibu-ibu dan pemudi karang taruna. Dari hasil pelaksanaan pengabdian ini diantaranya adalah adanya inovasi produk bambu di desa pasuluhan, adanya respon positif serta motivasi perempuan desa untuk berwirausaha sesuai dengan minat dan keahlian yang dimiliki

    Edukasi Publik dengan Komunikasi Massa tentang Protokol Kesehatan dan Vaksin COVID-19 di Kabupaten Malinau

    Get PDF
    COVID-19 has been countered in the community by implementing health protocols and providing COVID-19 vaccines in order to prevent transmission, morbidity, and mortality. This program is one of the promotion activities of using print media and mobile broadcasts to educate the public about health protocols and COVID-19 vaccines in mass. The goal of this project is to improve public access to health-related information and COVID-19 vaccines. The PRECEDE-PROCEED method has been used to plan the program, and the fishbone method has been used to analyze the reasons of the problem, followed by the implementation stage and evaluation. The activities leads to the formation of a collaboration with the District Health Office to create a variety of printed health promotion media, as well as the implementation of mobile broadcasts using official operational automobiles that directly target community. Several communities and health promotion officers from the local health office participated in the evaluation, which received a positive response using a simple online questionnaire instrument. Suggestions for relevant health organizations to keep improving IEC media with current information and mobile broadcasting operations so that they might reach out to other people in areas that are crowded but also have limited access to health information on a regular basis.Upaya penanggulangan COVID-19 di masyarakat adalah dengan penerapan protokol kesehatan dan pemberian vaksin COVID-19 guna mengurangi penularan, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19. Pengabdian ini merupakan salah satu upaya promotif untuk mengedukasi masyarakat mengenai protokol kesehatan dan vaksin COVID-19 secara massal dengan menggunakan media cetak dan siaran keliling. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan akses informasi warga mengenai protokol kesehatan dan vaksin COVID-19. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan program dengan metode PRECEDE-PROCEED dan analisis penyebab masalah dengan metode fishbone, dilanjutkan pada tahap pelaksanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah terjalinnya kerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten dan menghasilkan beberapa media promosi kesehatan cetak dan terlaksananya siaran keliling yang menggunakan mobil operasional dinas yang menyasar warga masyarakat secara langsung. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan instrumen kuisoner sederhana secara online oleh beberapa masyarakat dan petugas promosi kesehatan dinas kesehatan setempat dengan respon yang cukup baik. Saran bagi instansi kesehatan terkait agar melanjutkan pengembangan media KIE dengan informasi terbarukan dan kegiatan siaran keliling dapat menjangkau lebih jauh ke wilayah-wilayah lainnya yang ramai warga dan masih minim akses informasi kesehatan secara berulang

    Media Sosial Sebagai Pemasaran Digital untuk Perajin Kain Songket di Desa Penyandingan

    Get PDF
    Penyandingan Village is part of the Ogan Ilir District, Indralaya District. Songket craftsmen are the main source of income besides farmers and traders in the Penyandingan village. Nearly 90% of the women in the Penyandingan village are songket craftsmen. The difficulty of songket craftsmen is in terms of marketing their handicrafts. Craftsmen need breakthroughs so that their products are widely distributed, one of which is utilizing information technology such as social media. Many economic actors, both individuals and groups, use social media to market their products. Unfortunately, the knowledge of pairing village songket craftsmen is still lacking in utilizing social media in marketing songket fabrics such as promotions on Instagram, business WhatsApp, and business Facebook. By implementing the use of social media in the marketing of songket cloths from Penyandingan village, it can help increase village income and promoting the songket cloth of Penyandingan village.Desa Penyandingan merupakan bagian dari Kabupaten Ogan Ilir Kecamatan Indralaya. Perajin songket merupakan mata pencarian utama selain petani, dan pedagang di desa Penyandingan. Hampir 90% wanita di desa Penyandingan merupakan perajin songket. Kesulitan perajin songket adalah dalam hal pemasaran hasil kerajinan mereka pada masa pandemi Covid-19. Perajin memerlukan terobosan baru agar produk-produk mereka tersebar luas, salah satunya adalah memanfaatkan teknologi informasi seperti media sosial. Banyak pelaku ekonomi baik individu sampai kelompok menggunakan media sosial untuk memasarkan produk mereka. Sayangnya pengetahuan perajin songket desa Penyandingan masih kurang dalam memanfaatkan media sosial dalam pemasaran kain songket seperti promosi di Instagram, Whatsapp bisnis, dan Facebook bisnis. Dengan menerapkan pemanfaatan media sosial di dalam pemasaran kain songket desa Penyandingan dapat membantu meningkatkan pendapatan desa dan menyebar luaskan tentang kain songket desa Penyandingan

    Efek Latihan Streching terhadap Nyeri Sendi, Kekuatan Otot, Rentang Gerak Sendi Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Antang

    Get PDF
    Pain is one of the complaints felt by the elderly when doing activities, especially the joint area. Stretching can restore muscle flexibility thereby reducing the sensation of pain. This activity aims to reduce pain in the joints, increase the range of motion of the joints so as to facilitate the mobilization of the elderly, increase the strength of the elderly, prevent contractures in the joints that are often experienced by the elderly. The method applied in this activity is to train dynamic-active stretching preceded by checking vital signs, measuring range of motion, pain intensity using VAS, and muscle strength. The result is stretching increases the range of motion, decreases the intensity of pain, increases muscle strength, so it can be concluded that streching is done 3-4 times a week and regularly will have a positive influence on the lives of the elderly to avoid physical mobilization disorders.Nyeri merupakan salah satu keluhan yang dirasakan oleh lansia ketika melakukan aktivitas terutama daerah persendian. Dengan melakukan stretching (peregangan) dapat mengembalikan fleksibilitas otot sehingga mengurangi sensasi nyeri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi nyeri pada persendian, meningkatkan rentang gerak sendi sehingga memudahkan mobilisasi lansia, meningkatkan kekuatan otot lansia, mencegah kontraktur pada sendi yang sering dialami lansia. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah dengan melatih stretching dinamis-aktif yang didahului dengan pemeriksaan TTV, mengukur rentang gerak sendi, derajat nyeri dengan menggunakan VAS, dan kekuatan otot. Hasil dari kegiatan ini menemukan hasil bahwa stretching mampu meningkatkan rentang gerak sendi, menurunkan derajat nyeri, meningkatkan kekuatan otot, sehingga dapat disimpulkan bahwa streching yang dilakukan sebanyak 3-4 kali dalam seminggu dan teratur akan memberikan pengaruh yang positif terhadap kehidupan lansia agar terhindar dari gangguan mobilisasi fisik

    Implementasi Sosial Media Marketing dalam Mendukung Kegiatan Pemasaran Pavin Block Berbahan Baku Sampah Plastik Kelompok “Lestari Bumi” Purbalingga

    Get PDF
    This community service project works with partners, that is Kelompok Lestari Bumi, a pavin block manufacturing company made from plastic waste. This company was founded by a group of Jetis village residents in Kemangkon district of Purbalingga district who were concerned about the growing amount of plastic waste in their community and how it was affecting the environment. In order to do that, they attempt to transform it into pavin bricks, a product that is both practical and valuable economically. The challenge Kelompok Lestari Bumi is in the area of marketing, where word-of-mouth advertising is still used, making the product less well known to the general population. In reality, given the product\u27s originality, high quality, and competitive pricing, especially considering that the raw material is plastic trash, it may have advantages. In order to carry out community service, a variety of techniques are used, including: (1) identifying partners\u27 marketing limitations; (2) developing solutions to partners\u27 issues; and (3) providing partners with training and mentorship. Digital marketing using Facebook\u27s social media network has been proposed as the solution. The outcomes that are anticipated are: (1) increased online product promotion with a larger audience through Facebook social media; (2) reduced marketing expenses; and (3) improved long-term sales performance.Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menjalin kerjasama dengan mitra yaitu Kelompok Lestari Bumi suatu usaha produksi pavin block berbahan baku sampah plastik, dirintis oleh sekelompok warga desa Jetis kecamatan Kemangkon kabupaten Purbalingga yang mempunyai kesadaran akan semakin bertambahnya sampah plastik di daerahnya yang mengganggu lingkungan. Untuk itu mereka berupaya mengolahnya menjadi suatu produk yang bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomis berupa pavin block. Kendala yang dihadapi kelompok Lestari Bumi adalah pada bidang pemasaran yang masih menggunakan metode tradisional yaitu dari mulut ke mulut mengakibatkan produk kurang dikenal masyarakat. Padahal dengan keunikan, kualitas produk dan harga ekonomis yang ditawarkannya dapat mendatangkan keuntungan apalagi bahan bakunya dari sampah plastik. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat menggunakan beberapa metode yaitu (1) Identifikasi kendala pemasaran mitra, (2) merumuskan solusi masalah mitra (3) melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap mitra. Solusi yang dirumuskan adalah menerapkan pemasaran digital melalui jejaring sosial media Facebook. Hasil yang diharapkan (1) promosi produk dengan jangkauan yang lebih luas secara online melalui jejaring sosial media Facebook, (2) efisiensi biaya pemasaran, (3) meningkatnya kinerja penjualan dalam jangka panjang

    Peningkatan Pemberian ASI Ekslusif Melalui Pendidikan Kesehatan Tentang Kecukupan ASI

    Get PDF
    Adequate breastfeeding is very beneficial for the immune system, as well as the growth and development of babies, but the achievement of exclusive breastfeeding is still low. Knowledge is considered the most dominant factor in the success of breastfeeding, so this community service is carried out with the aim of increasing the knowledge of pregnant women about the adequacy of breastfeeding. The method used is the expert method in the form of health counseling related to exclusive breastfeeding, how to assess the adequacy of breast milk, production and demand for breast milk including expressed breast milk and how to increase milk production. The target of this activity is pregnant women at the Debong Lor Public Health Center. The result of this service activity is that there is an increase in the knowledge of pregnant women about the adequacy of breastfeeding. The data was obtained from the comparison of the results of the pretest and posttest. Health workers are expected to provide information about breastfeeding since pregnancy and the family can support exclusive breastfeeding.Pemberian ASI yang cukup sangat bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh, serta pertumbuhan dan perkembangan bayi, akan tetapi capaian pemberian ASI ekslusif masih rendah. Pengetahuan dianggap sebagai faktor yang paling dominan dalam keberhasilan pemberian ASI, sehingga pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kecukupan ASI. Adapun metode yang digunakan yaitu metode kepakaran berupa penyuluhan kesehatan terkait ASI ekslusif, cara menilai kecukupan ASI, produksi dan kebutuhan ASI termasuk ASI perah serta cara memperbanyak produksi ASI. Adapun sasaran kegiatan ini yaitu Ibu hamil di Puskesmas Debong Lor. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang kecukupan ASI. Data tersebut didapat dari perbandingan hasil pretest dan posttest. Tenaga kesehatan diharapkan memberikan informasi tentang ASI sejak dalam kehamilan dan keluarga dapat mendukung pemberian ASI ekslusif

    PKM Peningkatan Wawasan Industri Mahasiswa Melalui Kemahiran Bahasa Jerman

    Get PDF
    This community service (hereinafter, PkM) is the result of a collaboration between University Indraprasta PGRI Jakarta and Politeknik Meta Industri Cikarang which aims to increase the industrial insight of students and general participants through proficiency in German. This activity was held on December 17, 2020 through a media zoom meeting with a power point and smartboard interactive whiteboard (hereinafter, IWB) presentation for two hours, which was attended by around 100 participants. The material is divided into three parts, namely 1) Introduction to the industrial world in Germany, 2) German Industry in Indonesia, and 3) Introduction to German language and culture. At the end of the activity, participants write down suggestions and comments. In general, it can be concluded that this PkM activity increases the participants\u27 insight and understanding of industry in Germany and German language which is useful for industrial engineering students and society in general.Pengabdian kepada Masyarakat (selanjutnya, PkM) ini merupakan hasil kerjasama antara Universitas Indraprasta PGRI Jakarta dan Politeknik Meta Industri Cikarang yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan industri mahasiswa dan peserta umum melalui kemahiran bahasa Jerman. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2020 melalui media zoom meeting dengan presentasi smartboard interactive whiteboard (selanjutnya, IWB) selama dua jam yang diikuti sekitar 100 peserta. Materi dibagi dalam tiga bagian, yaitu 1) Pengenalan tentang dunia industri di Jerman, 2) Industri Jerman di Indonesia, dan 3) Pengenalan bahasa dan budaya Jerman. Diakhir kegiatan, peserta menuliskan saran dan tenggapan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini meningkatkan wawasan dan pemahaman peserta mengenai industri di Jerman dan bahasa Jerman yang berguna bagi mahasiswa program studi teknik industri dan masyarakat pada umumnya

    Aplikasi Mesin Pengayak Arang Tempurung Kelapa Guna Meningkatkan Produktivitas Di UD. Arang Tempurung Blitar

    Get PDF
    UD Arang Tempurung is a trading business engaged in the production of coconut shell charcoal and coconut shell charcoal powder. The sieving system is driven by a combustion motor which results in an unstable rotation. This affects the sieve yield and requires skilled personnel for treatment. The filter material is made of a material that is less corrosion resistant. The next problem is that workers have not used personal protective equipment (PPE) while working so they are vulnerable to respiratory diseases due to a polluted work environment. To overcome these problems, the PkM team designed problem solving with the following stages: (1) Problem mapping, (2) Problem solving, (3) Tool development, (4) Tool socialization (5) Partner Productivity Monitoring Evaluation (6) Safety and Health Socialization Work (K3). The use of a sifter with an electric motor is proven to reduce operating costs by up to 90%. In addition to operational costs that can be reduced, operating time per 1.3 tons of production also experiences an efficiency of up to 20%. The knowledge of partners regarding the operation of tools and the application of K3 at work has also increased. This is indicated by the application of the use of PPE including masks when working. Partners have also paid attention to the placement and use of work tools better by considering K3 factors.UD Arang Tempurung merupakan usaha dagang yang bergerak dalam bidang produksi arang tempurung kelapa dan serbuk arang tempurung kelapa. Sistem pengayak digerakkan oleh motor bakar yang berdampak pada putaran yang tidak konstan. Hal ini mempengaruhi hasil ayakan dan membutuhkan tenaga terampil untuk perawatan. Bahan saringan terbuat dari bahan yang kurang tahan korosi. Permasalahan selanjutnya adalah pekerja belum menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja sehingga rentan terhadap penyakit pernafasan akibat lingkungan kerja yang tercemar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim PkM merancang penyelesaian masalah dengan tahapan: (1) Pemetaan masalah, (2) Pemecahan masalah, (3) Pembuatan alat, (4) Sosialisasi alat (5) Evaluasi Pemantauan Produktivitas Mitra (6) Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).  Penggunaan alat pengayak dengan motor listrik terbukti dapat menekan biaya operasional mencapai 90%. Selain biaya operasional yang dapat ditekan, waktu operasional kerja per 1,3 ton produksi juga mengalami efisiensi mencapai 20%. Pengetahuan mitra terkait pengoperasian alat dan penerapan K3 dalam bekerja juga mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penerapan penggunaan APD termasuk masker ketika bekerja. Mitra juga sudah memperhatikan penempatan serta penggunaan alat-alat kerja lebih baik dengan mempertimbangkan faktor K3

    580

    full texts

    595

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇