KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi
Not a member yet
200 research outputs found
Sort by
I IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT. ANEKA TAMBANG Tbk BERDASARKAN POJK NO.51/POJK.03/2017
The aim of this research is to provide information and understanding regarding the implementation of corporate social responsibility (CSR) reporting in the sustainability report. This research was conducted to understand the things that the company has done and disclosed in the Sustainability Report in carrying out the CSR Program. The subject of this research is PT. Aneka Tambang Tbk, using the 2022 Sustainability Report. This report refers to the provisions of the Indonesian government as outlined in POJK No. 51/POJK.03/2017. The research method used in the research is descriptive-qualitative. The conclusion from the results of this research is that PT. Aneka Tambang Tbk has tried to meet the standards of the Indonesian government. The practices that have been carried out so far have reflected CSR activities and other things that have not been stated in the Sustainability Report. PT. Aneka Tambang Tbk has implemented practices that are beneficial for the environment and society in the long term to contribute to Indonesia's Sustainable Development Goal
Moderating Environmental Uncertainty: Management Accounting Systems and Decentralization on Managerial Performance
Competition in the world of business and industry requires company managers to organize organizational systems to make them more effective and efficient. The management and decentralized accounting system implemented by the company as well as uncertain environmental conditions also have an impact on the company. This research aims to analyze the influence of management accounting systems, decentralization, and environmental uncertainty on managerial performance. The population in this research are managers at telecommunications companies in the Papua region. The sampling in this research was a non-probability sampling design with a quota sampling technique obtained using an instrument in the form of 34 questionnaires which were distributed directly. The data analysis method in this research uses Structural Equation Model (SEM)-PLS analysis. The research results show that decentralization can influence managerial performance, but the management accounting system implemented is not able to provide a significant influence on managerial performance. Meanwhile, conditions of environmental uncertainty as a moderating variable are also unable to influence the relationship between decentralization and management accounting systems on managerial performance.
Persaingan dunia bisnis dan industri menuntut manajer perusahaan untuk menata sistem organisasi menjadi lebih efektif dan efisien. Sistem akuntansi manajemen dan desentralisasi yang diterapkan perusahaan dan adanya kondisi lingkungan yang tak pasti juga ikut memberikan dampak bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sistem akuntansi manajemen, desentralisasi, dan ketidakpastian lingkungan terhadap kinerja manajerial. Populasi dalam penelitian ini adalah para manajer di perusahaan Telekomunikasi wilayah Papua. Pengambilan sampel dalam penelitian ini merupakan desain non probability sampling dengan teknik quota sampling yang diperoleh menggunakan instrumen berupa kuisioner yang didistribusikan secara langsung sebanyak 34. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Struktural Equation Model (SEM)-PLS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi dapat mempengaruhi kinerja manajerial namun sistem akuntansi manajemen yang diterapkan tidak mampu memberikan dampak signfikan terhadap kinerja manajerial. Sementara itu, kondisi ketidakpastian lingkungan sebagai variabel moderasi juga tidak mampu mempengaruhi hubungan desentralisasi dan sistem akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial.
Kata kunci: Desentralisasi, Sistem Akuntansi Manajemen, Ketidakpastian Lingkungan, Kinerja Manajeria
Literasi Keuangan Dan Resiliensi Keuangan Mahasiswa: Ditinjau Dari Perspektif Gender
Nowadays, students are very active in using financial technology as a means of payment or investment. For this reason, good financial literacy and resilience are needed to maintain financial well-being in the future. This study aims to examine financial literacy and financial resilience in Accounting Study Program students from a gender perspective. The research method used a quantitative descriptive approach. A total of 156 active students of Universitas Pendidikan Ganesha became respondents. Data were collected using a financial literacy test and a financial resilience questionnaire. The results showed that the average level of financial literacy was moderate. Viewed from a gender perspective, the average financial literacy of women (M=9,36) is higher than that of men (M=9,31). However, the average financial resilience of men (M=50,72) is higher than that of women (M=50,15). Based on financial literacy indicators, men have a better understanding of the concepts of investment and insurance. Meanwhile, women have a better understanding of basic financial concepts and credit management. Based on financial resilience indicators, men have a better ability to control money, the ability to manage financial stress, and have financial planning. Women are able to watch their spending and have a better financial cushion. Financial literacy is positively correlated to financial resilience with a correlation value of 0,134 (p=0,047). These results indicate that there is a significant relationship between financial literacy and financial resilience. The higher a person's financial literacy will increase their financial resilience.ini mahasiswa sangat aktif dalam penggunaan teknologi finansial baik sebagai alat pembayaran maupun sarana untuk berinvestasi. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan literasi dan resiliensi keuangan yang baik untuk menjaga kesejahteraan keuangan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan mengkaji literasi keuangan dan resiliensi keuangan pada mahasiswa Program Studi Akuntansi yang ditinjau dari perspektif gender. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Responden penelitian merupakan mahasiswa aktif pada Universitas Pendidikan Ganesha sejumlah 156 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes literasi keuangan dan angket resiliensi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan secara rata-rata tingkat literasi keuangan mahasiswa masih tergolong sedang. Ditinjau dari perspektif gender, rata-rata literasi keuangan perempuan (M=9,36) lebih tinggi daripada laki-laki (M=9,31). Namun, rata-rata resiliensi keuangan laki-laki (M=50,72) lebih tinggi daripada perempuan (M=50,15). Berdasarkan indikator literasi keuangan, laki-laki memiliki pemahaman yang lebih baik pada konsep investasi dan asuransi. Sedangkan perempuan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dasar keuangan dan manajemen kredit. Dilihat dari indikator resiliensi keuangan, menunjukkan laki-laki memiliki kemampuan yang lebih baik dalam kendali atas uang, kemampuan mengelola stress keuangan, dan memiliki perencanaan keuangan. Perempuan mampu menjaga pengeluaran dan memiliki bantalan keuangan yang lebih baik. Literasi keuangan berkorelasi positif terhadap resiliensi keuangan dengan nilai korelasi 0,134 (p=0.047). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara literasi keuangan dan resiliensi keuangan. Semakin tinggi literasi keuangan seseorang akan meningkatkan resiliensi keuangannya
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, FASILITAS DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PASIEN PRAKTEK BIDAN MEGAWATI
The number of independent midwifery practices has been steadily increasing each year, particularly in the area of North Tambun sub-district, necessitating the need for competitiveness to compete with other independent midwifery practices. This research aims to determine the influence of Service Quality, Facilities, and Price on Patient Satisfaction in North Tambun sub-district. The respondents of this study were 100 outpatient patients at Bidan Megawati Debataraja's clinic. The research utilized the accidental sampling method, employing a Google Form questionnaire through a quantitative analysis approach processed using SPSS 25. The statistical data analysis used Classic Assumption Test, Determinant Test, Multiple Linear Regression Analysis, and Hypothesis Test. The results of the study indicate that there is a positive and significant partial influence of service quality on patient satisfaction. However, there is no significant positive partial influence of facilities on patient satisfaction. Additionally, there is a positive and significant partial influence of price on patient satisfaction. Simultaneously, there is a positive and significant influence of service quality, facilities, and price on patient satisfaction
Evaluasi Efek Geopolitik: Analisis Abnormal Return dan Trading Volume pada IDX30 Pasca Peristiwa Konflik Rusia dan Ukraina
The capital market is a dynamic arena, influenced by various factors that can cause fluctuations in securities prices. Among these many factors, information has a significant role in influencing securities prices, especially shares. This research aims to examine the differences in average abnormal returns and average trading volume activity before and after the Russian and Ukrainian conflict on February 24 2022, especially in companies listed as members of the IDX30 index on the Indonesia Stock Exchange. The research method used is event study with a comparative quantitative approach. The research period involved 15 trading days, consisting of 7 days before the event (t-7), the day of the event (t-0), and 7 days after the event (t+7) of the declaration on February 24 2022. Hypothesis testing was carried out using paired tests sample t-test for the abnormal return variable and the Wilcoxon signed rank test for the trading volume activity variable. The results of hypothesis testing show that the average abnormal return does not have a significant influence on the conflict between Russia and Ukraine, while the average trading activity volume has a significant influence on the conflict. However, there is no significant difference in abnormal returns, while there is a significant difference in volume trading activity before and after the Russian and Ukrainian conflict. These findings contribute to understanding the impact of geopolitical events on capital markets and provide insights for investors and financial practitioners.Pasar modal merupakan arena yang dinamis, dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat menyebabkan fluktuasi harga efek. Di antara banyak faktor tersebut, informasi memiliki peran yang signifikan dalam mempengaruhi harga efek, terutama saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan rata-rata abnormal return dan rata-rata aktivitas trading volume sebelum dan sesudah peristiwa konflik Rusia dan Ukraina pada tanggal 24 Februari 2022, khususnya pada perusahaan yang terdaftar sebagai anggota indeks IDX30 di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah event study dengan pendekatan kuantitatif komparatif. Periode penelitian melibatkan 15 hari bursa, terdiri dari 7 hari sebelum peristiwa (t-7), hari peristiwa (t-0), dan 7 hari setelah peristiwa (t+7) deklarasi pada tanggal 24 Februari 2022. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji paired sample t-test untuk variabel abnormal return dan uji Wilcoxon signed rank test untuk variabel trading volume activity. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa rata-rata abnormal return tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap konflik Rusia dan Ukraina, sementara rata-rata aktivitas trading volume memiliki pengaruh signifikan terhadap konflik tersebut. Meskipun demikian, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada abnormal return, sedangkan terdapat perbedaan yang signifikan pada aktivitas trading volume sebelum dan sesudah peristiwa konflik Rusia dan Ukraina. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman dampak peristiwa geopolitik terhadap pasar modal dan memberikan wawasan bagi para investor dan praktisi keuangan
Studi Komparasi Pengungkapan Sustainability Report Dan Kontribusinya Terhadap Sustainable Development Goals (Study Pada Sektor Perbankan di Indonesia)
Studi ini menganalisis pengungkapan laporan keberlanjutan dan dampaknya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sektor perbankan Indonesia. Metode komparatif digunakan dalam penelitian ini untuk mengevaluasi Laporan Keberlanjutan Perusahaan Perbankan Nasional dari sudut pandang ekonomi. Analisis dilakukan pada tingkat pengungkapan keberlanjutan dari beberapa bank utama di Indonesia dan menilai sejauh mana pengungkapan tersebut mendukung pencapaian SDGs. Data yang digunakan berasal dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan tahun 2022. Analisis konten digunakan untuk menilai keberlanjutan pengungkapan dan kontribusinya pada pencapaian tujuan SDGs. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan persentase atas analisis komparatif yang diungkapkan dalam laporan keberlanjutan dari topik spesifik aspek ekonomi oleh 4 perusahaan perbankan nasional. Laporan Keberlanjutan dibuat oleh 4 perusahaan dengan mengacu pada Standar POJK dan GRI Standards yaitu PT. Bank Negara Indonesia Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT. Mandiri Tbk, PT. Bank Tabungan Negara Tbk. Tingkat pengungkapan topik spesifik pada BNI 57%, BRI 71%, Mandiri 93% dan BTN 79% Hal ini mengindikasikan bahwa tidak semuanya mengungkapkan sesuai topik spesifik dalam GRI Standar. Bank-bank tersebut memiliki tingkat pengungkapan keberlanjutan yang berbeda untuk menunjukkan komitmen yang kuat terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Hasil perhitungan pengungkapan keberlanjutan juga terkait dengan kontribusi pada tujuan SDGs, terutama aspek ekonomi inklusif dan pembangunan berkelanjutan. Hasil dari studi ini diharapkan memiliki manfaat bagi para pemangku kepentingan, termasuk regulator, investor, dan manajemen bank, dalam menentukan strategi keberlanjutan yang akan membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia
TRANSFORMATION OF HUMAN RESOURCES COMPETENCE FOR THE STRENGTHENING OF GOOD GOVERNANCE THROUGH QUALITY GROUP RAPPORTS
This study aims to determine how “The Role of HR Competencies in Improving Good Governance Through Superior Financial Reporting in village governments” in village governments in the Denpasar city area. The type of research conducted is using an associative approach. The population in the study were all villages in the Denpasar city government area. Respondents used were village government officials selected by purposive sampling in the city of Denpasar. This study consists of independent variables of human resource quality, with dependent variables of good governance and intervening variables of financial reporting quality. Data analysis techniques used in this study are descriptive analysis, variance-based Structural Equation Modeling (SEM) analysis (Partial Least Square). The hypotheses in this study are; (1) there is an effect of the quality of human resources on good governance. (2) the quality of financial reporting can mediate the effect of human resource competence on good governance. The conclusion obtained in this study is that HR competence does not have a significant effect on GCG, but the quality of financial reports is able to mediate the relationship between HR competence and Good Governance
PENGARUH PENGUNGKAPAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) TERHADAP EFISIENSI INVESTASI
This research aims to test and analyze the influence of ESG disclosure both in aggregate and the influence of partial ESG components consisting of environmental, social and corporate governance disclosures on investment efficiency in companies listed on the IDX for the 2017-2021 period. Data collection in this research used the documentation method. This research uses purposive sampling as a sampling method with a total sample of 210 companies listed on the IDX. The results of this study show that aggregate ESG disclosure has a positive effect on investment efficiency. Meanwhile, partial ESG disclosure has no influence on investment efficiency. The findings of this research provide important awareness to companies regarding the benefits of carrying out comprehensive ESG disclosures
PENGARUH PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT DENGAN KOMPETENSI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Audit quality has an important relationship with business sustainability because it can make financial reports trustworthy and become the basis for decision making and encourage increased business profitability. There are inconsistencies in the results of previous research on the influence of auditor experience on audit quality, so it is estimated that the competence of the auditor is able to moderate the relationship between the two. The aim of this research is to obtain empirical evidence regarding the influence of auditor experience on audit quality and to prove whether competence is able to moderate the relationship between auditor experience and audit quality. The population in this study were all auditors who worked at Public Accounting Firms (KAP) in Bali Province. The sampling method in this research was a non-probability sampling method with a purposive sampling technique, so that the number of respondents was 52 auditors. The data in this study was tested using the Moderated Regression Analysis (MRA) technique. The research results show that the auditor's experience has a positive effect on audit quality. The research results also found that competency was able to moderate the influence of experience on audit quality.
Keywords: experience, competency, audit qualityKualitas audit memiliki kaitan penting dengan keberlangsungan usaha karena mampu menjadikan laporan keuangan dipercaya dan menjadi dasar pengambilan keputusan serta mendorong peningkatan profitabilitas usaha. Adanya inkonsistensi hasil penelitian sebelumnya pada pengaruh pengalaman auditor pada kualitas audit, sehingga diperkirakan bahwa kompetensi yang dimiliki auditor mampu memoderasi hubungan keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh pengalaman auditor terhadap kualitas audit serta untuk membuktikan apakah kompetensi mampu memoderasi hubungan antara pengalaman auditor dengan kualitas audit. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Provinsi Bali. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 52 auditor. Data dalam penelitian ini diuji dengan teknik Moderrated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman auditor berpengaruh positif pada kualitas audit. Hasil penelitian juga menemukan kompetensi mampu memoderasi pengaruh pengalaman pada kualitas audit.
 
Pengaruh Aktivitas sosial Dan Lingkungan Terhadap Nilai perusahaan Dengan Gender Deversity Sebagai variabel Moderasi Pada Perusahaan Pertambangan
Penelitian ini bertujuan menginvestigasi peranan moderasi Gender Diversity Dewan Direksi dan Gender Diversity Dewan Komisaris atas pengaruh aktivitas sosial dan aktivitas lingkungan terhadap nilai perusahaan. Populasi penelitian adalah Perusahaan Pertambangan terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari Tahun 2017 sampai 2021. Variabel penelitian ini terdiri dari: variabel independen yaitu aktivitas sosial dan aktivitas lingkungan, variabel dependen yaitu nilai perusahaam diukur dengan price book value (PBV), variabel moderasi gender diversity Dewan Direksi dan Dewan Komisaris serta menggunakan 3 variabel kontrol yaitu ukuran perusahaan (size), umur perusahaan serta return on assets (RAO). Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukan aktivitas sosial berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, aktivitas lingkungan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil pengujian moderasi Gender Diversity Dewan Direksi berperan memperlemah pengaruh aktivitas lingkungan terhadap nilai perusahaan, namaun tidak berperan mememoderasi pengaruh aktivitas sosial terhadap nilai perusahaan. Gender Diversity Dewan Komisaris berperan memperkuat pengaruh aktivitas lingkungan terhadap nilai perusahaan namum berperan memperlemah pengaruh aktivitas sosial terhadap nilai perusahaan. Hasil pengujian variabel kontrol umur perusahaan dan ROA berpengaruh terhadap nilai perusahaan, tetapi size tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Limitasi penelitian ini belum memasukan aktivitas ekonomi dan tata kelola sebagai diterminan dari nialai perusahaan dan tekanan stakeholder sebagai variabel moderasi.