251 research outputs found

    PENGEMBANGAN E-MODUL QIRAAT SAB’AH KOMBINASI VIDIO PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN NAGHOM AL QUR’AN BERBASIS APLIKASI CANVA

    Full text link
    Pembelajaran Qiraat Sab’ah di pesantren umumnya dilakukan secara konvensional melalui hafalan dan bimbingan langsung dari guru. Meskipun metode ini mengakar kuat dalam tradisi, namun kurang menarik bagi santri di era digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas e-modul Qiraat Sab’ah berbasis video dengan pendekatan naghom Al-Qur’an menggunakan aplikasi Canva. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), melibatkan ahli bahasa, media, materi, serta guru dan santri kelas 10 sebagai subjek uji coba. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor rata-rata 96,77%. Praktikalitas media dinilai sangat baik oleh guru (97,77%) dan santri (98,43%). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar sebesar 14,12 poin antara pretest dan posttest, dengan signifikansi 0,000. Minat belajar santri juga meningkat, dengan rata-rata skor 94,66% dalam kategori “sangat baik”. Dengan demikian, e-modul ini dinyatakan sangat valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan minat serta hasil belajar santri pada materi Qiraat Sab’ah, khususnya Qiraat Imam Nafi’. Media ini menunjukkan potensi besar untuk diintegrasikan dalam pembelajaran Al-Qur’an berbasis pesantren yang menggabungkan nilai-nilai tradisional dan teknologi digital

    INTEGRATING UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING AND DIGITAL TECHNOLOGY: ADVANCING INCLUSIVE EDUCATION IN THE 21ST CENTURY

    Full text link
    The purpose of this article is to comprehensively examine the integration of Universal Design for Learning (UDL) principles and digital technology within the context of 21st-century inclusive education through a narrative literature review. This study employs a narrative literature review method with a qualitative and exploratory approach. The data sources consist of 15 international journal articles published between 2023 and 2025. The research instrument is a manually developed data extraction sheet used to gather information from each article. Data analysis utilizes qualitative thematic analysis with a deductive approach, referencing the UDL theoretical framework. The results of this study: (1) Teachers\u27 knowledge and attitudes towards inclusion remain limited and inconsistent; (2) Structural and policy limitations hinder the implementation of inclusive education; (3) The role of digital technology in supporting the application of UDL to create flexible and adaptive learning; and (4) Issues of access and social justice in higher education, particularly for vulnerable groups such as refugees and individuals with disabilities. This study implies that 21st-century inclusive education cannot be separated from digital transformation and flexible learning design paradigms such as UDL. Technology is positioned not just as an assistive tool but as a structural foundation for designing learning that is responsive to diversity. Approaches based on quality of life, cultural intelligence, and recognition of the socio-political context of learners are key elements in the development of a substantively inclusive educational system.Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji secara komprehensif integrasi prinsip Universal Design for Learning (UDL) dan teknologi digital dalam konteks pendidikan inklusif abad ke-21 melalui tinjauan literatur naratif. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review dengan pendekatan kualitatif dan eksploratif. Sumber data terdiri dari 15 artikel jurnal internasional yang dipublikasikan antara tahun 2023-2025. Instrumen penelitian berupa lembar ekstraksi data yang dikembangkan secara manual untuk mengumpulkan informasi dari setiap artikel. Analisis data menggunakan analisis tematik kualitatif dengan pendekatan deduktif yang mengacu pada kerangka teoritis UDL. Hasil Penelitian ini sebagai berikut: (1) Pengetahuan dan sikap pendidik terhadap inklusi yang masih terbatas dan tidak konsisten; (2) Keterbatasan struktural dan kebijakan yang menghambat implementasi pendidikan inklusif; (3) Peran teknologi digital dalam mendukung penerapan UDL untuk menciptakan pembelajaran yang fleksibel dan adaptif; dan (4) Isu akses dan keadilan sosial dalam pendidikan tinggi, khususnya bagi kelompok rentan seperti pengungsi dan penyandang disabilitas. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa pendidikan inklusif abad ke-21 tidak dapat dipisahkan dari transformasi digital dan paradigma desain pembelajaran fleksibel seperti UDL. Teknologi diposisikan bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai fondasi struktural untuk merancang pembelajaran yang responsif terhadap keragaman. Pendekatan berbasis kualitas hidup, kecerdasan budaya, dan pengakuan terhadap konteks sosio-politik peserta didik menjadi elemen kunci dalam pengembangan sistem pendidikan yang inklusif secara substantif

    Persepsi Mahasiswa Terhadap Kualitas Layanan Bimbingan Skripsi Di Perguruan Tinggi Kota Makassar

    Full text link
    The improvement of thesis supervision service quality in higher education is a crucial aspect in supporting the smooth progression of studies and the academic success of students. This study aims to explore students’ perceptions of the quality of thesis supervision services at the Faculty of Education, , focusing on five SERVQUAL dimensions: Tangibles, Reliability, Responsiveness , Assurance, and Empathy. A descriptive quantitative approach was employed using a survey method. The instrument was a closed-ended questionnaire based on a 10-point semantic differential scale, consisting of 34 statement items, and was distributed online to 327 students. The data were analyzed using descriptive statistics through frequency and percentage distribution. The findings indicate that, in general, students’ perceptions fall into the “very good” category across most service dimensions. The Tangibles dimension was rated as very good, reflecting the availability of adequate supervision rooms, comprehensive thesis guidelines, and the effective use of digital communication media. The Reliability dimension also received a very good evaluation, indicating the consistency and accuracy of supervisors in performing their supervisory duties. The Responsiveness  dimension was rated as good, suggesting that supervisors were reasonably responsive in providing feedback and allocating time for students. The Assurance dimension received the highest score within the very good category, demonstrating students’ strong trust in their supervisors’ competence, integrity, and professionalism. Meanwhile, the Empathy dimension was also rated as very good, reflecting the care, concern, and ability of supervisors to understand students’ individual conditions. Overall, the results indicate that the thesis supervision services have met students’ expectations, although some aspects, particularly within the Responsiveness  dimension, still require improvement.Peningkatan kualitas layanan bimbingan skripsi di perguruan tinggi merupakan aspek krusial dalam mendukung kelancaran studi dan keberhasilan akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap kualitas layanan bimbingan skripsi , dengan berfokus pada lima dimensi SERVQUAL, yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Instrumen berupa angket tertutup disusun dalam bentuk skala semantic diferensial 10 poin, terdiri dari 34 item pernyataan, dan disebarkan secara daring kepada 327 mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum persepsi mahasiswa berada dalam kategori baik sekali pada hampir seluruh dimensi layanan. Dimensi Tangibles dinilai baik sekali, mencerminkan tersedianya ruang bimbingan yang memadai, pedoman skripsi yang lengkap, dan penggunaan media komunikasi digital yang efektif. Dimensi Reliability juga menunjukkan penilaian baik sekali, mengindikasikan konsistensi dan ketepatan dosen dalam menjalankan tugas bimbingan. Dimensi Responsiveness  berada pada kategori baik, menandakan bahwa dosen cukup tanggap dalam memberikan respon dan meluangkan waktu untuk mahasiswa. Dimensi Assurance memperoleh nilai tertinggi kategori baik sekali, menunjukkan adanya kepercayaan mahasiswa terhadap kompetensi, integritas, dan profesionalisme dosen pembimbing. Sementara itu, dimensi Empathy juga dinilai baik sekali, menggambarkan perhatian, kepedulian, dan kemampuan dosen dalam memahami kondisi mahasiswa. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa layanan bimbingan skripsi telah memenuhi ekspektasi mahasiswa, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama pada dimensi Responsiveness. &nbsp

    PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI PESANTREN BERBASIS PENDIDIKAN EKOPESANTREN DI PONDOK PUTRI 1 AL-AMIEN PRENDUAN SUMENEP MADURA

    Full text link
    Islamic boarding schools (pesantren) in Indonesia play a strategic role in shaping the identity of Muslims through education and the dissemination of Islamic values, but they face challenges in achieving economic independence due to their dependence on external funding. To increase economic independence, Islamic boarding schools can leverage existing potential, such as human resources, land, and collaboration with communities or institutions outside the school. An environmentally friendly eco-boarding school program is one solution for creating independent funding sources, as exemplified by the Al-Amien Prenduan 1 Girls\u27 Islamic Boarding School, which manages land for agriculture and livestock farming as an effort to improve welfare and independence. As a pesantren-based educational institution, Al-Amien Prenduan 1 Girls\u27 Islamic Boarding School is expected to be able to manage its natural resources. The purpose of this study is to analyze and develop economic independence at the Al-Amien Prenduan 1 Girls\u27 Islamic Boarding School through eco-boarding school education. The method used in this research is a qualitative approach with a case study approach. Data collection was conducted through interviews, observation, and documentation. The results of the study show that the implementation of eco-boarding school education at Pondok Putri 1 Al-Amien Prenduan can improve the economy of the boarding school, develop the entrepreneurial skills of students, facilitate the development of micro-enterprises, and increase awareness of the importance of economic sustainability through eco-boarding school education.Pesantren di Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk identitas umat Islam melalui pendidikan dan penyebaran nilai-nilai Islam, namun menghadapi tantangan kemandirian ekonomi akibat ketergantungan pada dana eksternal. Untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, pesantren dapat memanfaatkan potensi yang ada, seperti sumber daya manusia, lahan, dan kerja sama dengan masyarakat atau lembaga di luar pesantren. Program ekopesantren yang ramah lingkungan menjadi salah satu solusi untuk menciptakan sumber pendanaan mandiri, seperti contoh yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Putri 1 Al-Amien Prenduan yang mengelola lahan untuk pertanian dan peternakan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian. Pondok Pesantren Putri 1 Al-Amien Prenduan sebagai lembaga pendidikan berbasis pesantren diharap mampu mengelola sumber daya alam yang dimiliki. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengembangkan kemandirian ekonomi di Pesantren Pondok Putri 1 Al-Amien Prenduan melalui pendidikan ekopesantren. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dihasilkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan ekopesantren di Pondok Putri 1 Al-Amien Prenduan dapat meningkatkan perekonomian pesantren, mengembangkan keterampilan kewirausahaan santri, memfasilitasi pengembangan usaha mikro, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan ekonomi melalui pendidikan ekopesantre

    RELEVANSI FILSAFAT AKHLAK DAN MANUSIA PARIPURNA DALAM PEMIKIRAN MURTADHA MUTHAHHARI

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis moral di era modern yang menuntut pemahaman etika secara lebih mendalam dan holistik. Murtadha Muthahhari menawarkan konsep filsafat akhlak yang terintegrasi dengan tujuan penciptaan manusia, yaitu mencapai kesempurnaan atau insan kamil. Bagi Muthahhari, akhlak bukan sekadar kumpulan aturan, melainkan sarana pembentukan manusia seutuhnya. Dengan demikian, kajian ini menelusuri relasi antara filsafat akhlak dan konsep manusia paripurna dalam pemikiran Muthahhari serta relevansinya dalam menjawab problem kemanusiaan kontemporer. Penelitian dilakukan melalui metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), menggunakan karya-karya orisinil Muthahhari dan kajian akademik terkait sebagai sumber utama. Analisis difokuskan pada penelaahan konsep filsafat akhlak dan insan kamil serta evaluasi kelebihan dan kekurangannya dalam memahami teks keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Muthahhari memiliki relevansi yang kuat dalam memahami hubungan antara akhlak dan manusia paripurna (manusia sempurna). Konsep insan kamil bukan hanya idealisme teoretis, tetapi dapat menjadi jawaban praktis terhadap tantangan moral masyarakat modern. Di tengah kondisi kontemporer yang sering kehilangan arah dan nilai-nilai kebaikan, pembentukan manusia berakhlak sempurna menjadi kebutuhan mendesak untuk membangun peradaban yang lebih beradab, adil, dan bermaknaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis moral di era modern yang menuntut pemahaman etika secara lebih mendalam dan holistik. Murtadha Muthahhari menawarkan konsep filsafat akhlak yang terintegrasi dengan tujuan penciptaan manusia, yaitu mencapai kesempurnaan atau insan kamil. Bagi Muthahhari, akhlak bukan sekadar kumpulan aturan, melainkan sarana pembentukan manusia seutuhnya. Dengan demikian, kajian ini menelusuri relasi antara filsafat akhlak dan konsep manusia paripurna dalam pemikiran Muthahhari serta relevansinya dalam menjawab problem kemanusiaan kontemporer. Penelitian dilakukan melalui metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), menggunakan karya-karya orisinil Muthahhari dan kajian akademik terkait sebagai sumber utama. Analisis difokuskan pada penelaahan konsep filsafat akhlak dan insan kamil serta evaluasi kelebihan dan kekurangannya dalam memahami teks keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Muthahhari memiliki relevansi yang kuat dalam memahami hubungan antara akhlak dan manusia paripurna (manusia sempurna). Konsep insan kamil bukan hanya idealisme teoretis, tetapi dapat menjadi jawaban praktis terhadap tantangan moral masyarakat modern. Di tengah kondisi kontemporer yang sering kehilangan arah dan nilai-nilai kebaikan, pembentukan manusia berakhlak sempurna menjadi kebutuhan mendesak untuk membangun peradaban yang lebih beradab, adil, dan bermakna

    PERENCANAAN STRATEGIS DALAM PENDIDIKAN: PILAR UTAMA MENUJU TRANSFORMASI DAN INOVASI SD NEGERI 7 TALANG UBI

    Full text link
    This study aims to analyze the strategic planning implemented in SD Negeri 7 Talang Ubi to improve the quality of education and adaptation to changing times. The main focus of this study is the formulation of the vision, mission, objectives, and steps for implementing technology and character-based education strategies. In addition, this study also explores supporting and inhibiting factors in implementing strategies, including a SWOT analysis that includes the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced by the school. The method used in this study is descriptive qualitative with an observation approach, interviews, and analysis of school documents. Data were obtained from various sources, including the principal, teachers, school committee, and strategic planning documents. The results of the study indicate that the strategic planning of SD Negeri 7 Talang Ubi has been designed systematically through the evaluation of the vision and mission, preparation of medium and long-term plans, and implementation of periodic monitoring and evaluation. Implementing this strategy positively impacts improving the quality of learning, utilizing technology in education, and strengthening student character so that the school can transform into a superior and innovative educational institution. Keywords: Strategic planning, Education, Innovation, SWOT AnalysisPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan strategis yang diterapkan di SD Negeri 7 Talang Ubi guna meningkatkan kualitas pendidikan serta adaptasi terhadap perubahan zaman. Fokus utama dari penelitian ini adalah perumusan visi, misi, tujuan, serta langkah-langkah implementasi strategi pendidikan yang berbasis teknologi dan karakter. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan strategi, termasuk analisis SWOT yang mencakup kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, serta analisis dokumen sekolah. Data diperoleh dari berbagai sumber, termasuk kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan dokumen perencanaan strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategis SD Negeri 7 Talang Ubi telah dirancang secara sistematis melalui evaluasi visi dan misi, penyusunan rencana jangka menengah dan panjang, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi berkala. Implementasi strategi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, serta penguatan karakter siswa, sehingga sekolah mampu bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan inovatif. Kata Kunci: Perencanaan strategis, Pendidikan, Inovasi, Analisis SWO

    STUDI KORELASI: PERSEPSI, KESIAPAN MENGAJAR, DAN KINERJA GURU DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMAN KOTA BUKITTINGGI

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi dengan banyak tantangan yang dihadapi guru saat menerapkan kurikulum merdeka  di SMA Negeri Kota Bukittinggi. Guru-guru mengakui adanya kebingungan saat implementasi kurikulum merdeka. Terdapat sekitar 40% guru yang belum sepenuhnya memahami tujuan, filosofi, dan metodologi Kurikulum Merdeka. Karena jumlah buku referensi yang sangat terbatas, guru menghadapi kesulitan dalam menyusun materi pelajaran untuk modul ajar. Selain itu, banyak guru yang tidak memahami konsep kurikulum belajar mandiri, sehingga proses pembelajaran tetap berpusat pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan keterkaitan antara persepsi dan kesiapan dengan kinerja guru dalam penerapan kurikulum merdeka. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru SMAN Bukittinggi yang berjumlah 247 dengan sampel berjumlah 151 responden. Data dikumpulkan melalui angket dan di analisis dengan uji prasyarat, korelasi bivariate pearson dan korelasi berganda. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi guru dengan kinerja guru yang dibuktikan dengan nilai sig 0.000 < 0.05 dan besar hubungannya yaitu hubungan yang cukup dengan nilai pearson correlation  0.428. Di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Bukittinggi, ada korelasi antara kesiapan guru dan kinerja mereka dalam menerapkan Kurikulum merdeka yang dibuktikan dengan nilai sig uji korelasi bivariate person 0.000 < 0.05 dan besar hubungannya yaitu hubungan yang kuat dengan nilai pearosn correlation sebesar 0.693. Di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Bukittinggi, ada korelasi antara persepsi dan kesiapan guru dan kinerja mereka dalam menerapkan Kurikulum merdeka yang dibuktikan dengan nilai sig uji korelasi berganda 0.000 < 0.05 dan besar hubungannya yaitu hubungan yang kuat dengan nilai sebesar 0.693

    PENGARUH KEPEMIMPINAN KARISMATIK TUAN GURU TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI DI LINGKUNGAN PESANTREN

    Full text link
    Kepemimpinan kharismatik Tuan Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri, namun belum banyak diteliti secara empiris dalam konteks lembaga pendidikan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kharismatik Tuan Guru terhadap pembentukan karakter santri di Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan jumlah responden sebanyak 27 orang guru dan kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan bantuan software JASP melalui uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan kharismatik Tuan Guru terhadap pembentukan karakter santri dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,428 dan signifikansi p=0,010. Temuan ini mengimplikasikan bahwa keteladanan dan kharisma Tuan Guru dapat menjadi faktor kunci dalam membentuk karakter santri yang unggul, sehingga pendekatan kepemimpinan spiritual-karismatik perlu diperkuat dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam

    ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DALAM SISTEM ZONASI

    Full text link
    This study aims to examine the positive and negative impacts of the New Student Admission (PPDB) policy based on the zoning system and to analyze the 2025 New Student Admission System (SPMB) policy as a response to the challenges of zoning implementation. The approach used is a literature study based on 43 sources, including scholarly journals, academic articles, theses, and educational regulations from the period 2018–2025. The analysis was conducted using content analysis techniques. The findings indicate that: (1) The zoning system positively contributes to equal access to education, cost efficiency due to proximity of residence, a more equitable student distribution, and increased community participation. (2) However, the policy also brings negative impacts such as disparities in school quality, manipulation of residential data, weak policy dissemination, and the marginalization of high-achieving students. (3) As a response, the 2025 SPMB policy introduces a more accountable approach through four admission pathways: administrative domicile, affirmative action, academic achievement, and relocation. SPMB also grants greater autonomy to local governments and applies digital verification and integration with the national civil registry (Dukcapil) database. This study concludes that while the zoning system provides a foundation for educational equity, SPMB is expected to address inequalities and promote a fairer and more transparent student admission process. Keywords: PPDB, Zoning System, Policy Impact, SPMB 2025, Educational Equity.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak positif dan negatif kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis sistem zonasi serta menganalisis kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 sebagai respons terhadap permasalahan zonasi. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur terhadap 43 sumber berupa jurnal ilmiah, artikel akademik, skripsi, dan regulasi pendidikan periode 2018–2025. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sistem zonasi berdampak positif terhadap pemerataan akses pendidikan, efisiensi biaya karena jarak domisili, distribusi siswa yang lebih merata, serta meningkatnya partisipasi masyarakat lokal. (2) Kebijakan ini juga menimbulkan dampak negatif seperti ketimpangan kualitas antar sekolah, manipulasi domisili, lemahnya sosialisasi kebijakan, dan terpinggirkannya siswa berprestasi. (3) Sebagai respons, kebijakan SPMB 2025 hadir dengan pendekatan yang lebih akuntabel melalui empat jalur penerimaan: domisili administratif, afirmasi, prestasi, dan mutasi. SPMB juga memberi otonomi kepada daerah, serta menerapkan verifikasi digital dan integrasi data Dukcapil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem zonasi memberikan dasar pemerataan pendidikan, namun SPMB diharapkan mampu mengatasi ketimpangan dan mewujudkan penerimaan siswa yang lebih adil dan transparan. Kata Kunci: PPDB, Sistem Zonasi, Dampak Kebijakan, SPMB 2025, Pemerataan Pendidikan

    Implementasi Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam Di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon Bali

    Full text link
    Penelitian ini berfokus pada kasus-kasus intoleransi antar agama di Bali, yang telah sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Desa Pengulon berbeda, menunjukkan kerukunan yang kuat karena pendidikan Islam di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah. Meskipun sukses, lembaga ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan kurikulum dan kendala sumber daya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi nilai-nilai toleransi dalam kurikulum dan metode pengajaran di MADIN, serta tantangan yang dihadapi oleh para pendidik dalam menanamkan nilai-nilai toleransi pada siswa. Penelitian ini diuraikan dalam dua fokus utama: 1. Bagaimana nilai-nilai toleransi diimplementasikan dalam kurikulum dan metode pengajaran di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon? 2. Tantangan apa yang dihadapi para pendidik dalam menerapkan nilai-nilai toleransi dalam pendidikan Islam di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, orang tua, tokoh masyarakat, dan warga. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai toleransi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai ke dalam kurikulum, metode pengajaran berbasis praktik, ceramah, bernyanyi, dan diskusi kelompok. Tantangan yang dihadapi antara lain kurangnya kompetensi guru, terbatasnya bahan ajar, sarana dan prasarana yang kurang memadai, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya pendidikan toleransi sejak dini.Penelitian ini fokus pada kasus intoleransi antaragama di Bali, yang kerap terjadi belakangan ini namun Desa Pengulon berbanding terbalik yakni menunjukkan kerukunan yang kuat berkat pendidikan agama Islam di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah. Meskipun berhasil, Lembaga ini menghadapi tantangan seperti batasan kurikulum dan sumber daya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi nilai toleransi dalam kurikulum dan metode pengajaran di MADIN dan tantangan apa saja yang dihadapi oleh para pendidik dalam mengimplementasikan nilai toleransi kepada para murid yang kemudian dijabarkan dalam dua fokus: 1. Bagaimana penerapan nilai toleransi dalam kurikulum dan metode pengajaran di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon 2. Apa saja tantangan yang dihadapi oleh pendidik dalam mengimplementasikan nilai toleransi dalam pendidikan Islam di MADIN Takmiliyah Al-Munawwarah Pengulon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, wali murid, tokoh masyarakat serta masyarakat. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai toleransi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai ke dalam kurikulum, metode pengajaran berbasis praktik, ceramah, bernyanyi serta diskusi kelompok. Tantangan yang dihadapi mencangkup kurangnya kompetensi, keterbatasan materi pembelajaran, sarana prasarana yang kurang memadai, serta minimnya kesadaran akan pentingnya toleransi pendidikan sejak dini

    224

    full texts

    251

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Irfani
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇