Irfani
Not a member yet
251 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI MELALUI KEPEMIMPINAN STRATEGIK
One of the succsess at the university organization is observed by the quality of the alumnus who have high perception, have knowledge are based on belief and piety to Allah SWT, so that they can be easly to find job or can create an occupation their selves as a proof of their succsess. To produce the best alumnus always depend on the role of all component at the university. And the leader is determine in reaching the university purpose, through his skills in processing all of leadership strategic
PENDIDIKAN INSPIRATIF
Dapat disimpulkan pembahasan mengenai Pendidikn Inspiratif itu adalah usaha sadar yang dilakukan oleh pendidik untuk menggerakan atau membangkitkan semangat para peserta didik untuk menciptakan suatu proses pembelajaran yang bermakna. Dalam usaha untuk meningkatkan iklim pembelajaran yang inspiratif, aspek paling utama yang harus diperhatikan oleh pendidik adalah bagaimana pendidik mampu untuk menarik dan mendorong minat peserta didik untuk senang dan menyukai terhadap pelajara
PENENTUAN PENGARUH USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP TINGKAT KECERDASAN (LOGIKA-MATEMATIKA) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISTRIBUSI CHI KUADRAT
Telah dilakukan penelitian untuk menentukan pengaruh usia dan jenis kelamin terhadap tingkat kecerdasan (logika-matematika) seseorang. Subjek penelitian diambil dari 32 di antara sekian mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo semester 3 dan 5 tahun ajaran 2016/2017. Ketiga puluh dua subjek penelitian ini dikelompokkan menjadi 2 kelompok usia yakni kelompok usia akhir masa remaja (18-20 tahun) dan kelompok usia awal masa dewasa (21-22 tahun) serta 2 kelompok jenis kelamin yakni kelompok laki-laki dan kelompok perempuan. Setelah itu, subjek-subjek penelitian ini diminta untuk mengerjakan soal essay matematika-statistika-analisis dalam jangka waktu tertentu dengan jumlah soal tertentu dan dengan taraf kesulitan soal yang seragam. Mean dari tiap-tiap kelompok dihitung. Kemudian, melalui data mean dari masing-masing kelompok subjek penelitian ini, dengan menggunakan metode distribusi chi kuadrat, ditentukan bagaimana pengaruh usia dan jenis kelamin terhadap tingkat kecerdasan seseorang. Dari penelitian ini, diperoleh hasil bahwa usia tidak berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan seseorang, namun terdapat pengaruh jenis kelamin terhadap tingkat kecerdasan seseorang, di mana kelompok perempuan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi 24,06 % daripada kelompok laki-laki.
 
PEMIKIRAN KUNTOWIJOYO TENTANG METODOLOGI PENGILMUAN ISLAM
Menurut Kunto keadaan sekarang tidak cukup hanya menyatakan Islam sebagai ideologi.Tetapi lebih diperlukan ide Islam tentang etika, estetika, filsafat, politik, ekonomi dan sebagainya, yang akan dirumuskan dalam Islam sebagai ide, sehingga diharapkan Islam mampu merespon tantangan baru menuju masyarakat industri. Para cendekiawan muslim telah banyak yang membicarakan upaya “membumikan” ajaran Islam agar menjadi suatu ajaran yang memihak dan membebaskan mayoritas umat muslim dan berbagai kelemahan. Moeslim Abdurrahman salah satu diantaranya memiliki pemikiran transformatif. Ia merupakan orang pertama yang mempopulerkan istilah “teologi transformatif’, yang merupakan alternatif dan orientasi “paradigma modernisasi” dan “paradigmaIslamisasi” yang menaruh perhatian tentang persoalan keadilan dan ketimpangan sosial yang dianggap sebagai struktur yang menjadikan banyak umat manusia tidak mampu mengekspresikan harkat dan martabat kemanusiaannya
NEO-MODERNISME FAZLURRAHMAN DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Hingga kini pendidikan Islam masih berada dalam posisi problematik antara “determinisme historis” dan “realisme praktis” Di satu sisi, pendidikan Islam belum sepenuhnya keluar dari idealisasi kejayaan pemikiran dan peradaban Islam masa lampau yang hegemonic, sementara di sisi lain pendidikan Islam juga dipaksa untuk mau menerima tuntutan-tuntutan masa kini, khususnya yang datang dari Barat dengan orientasi yang sangat praktis. Dalam dataran historis-empiris, kenyataan tersebut seringkali menimbulkan dualisme dan polarisasi system pendidikan di tengah-tengah masyarakat muslim sehingga agenda transformasi sosial yang digulirkan seakan berfungsi hanya sekedar “tambal sulam” saja. Oleh karena itu tidak mengherankan apabila di satu pihak kita masih saja mendapati tampilan (performance) system pendidikan Islam yang sangat tradisional karena tetap memakai baju lama, sementara di pihak lain kita juga mendapati system pendidikan Islam yang bercorak materialistic-sekularistik.Fazlurrahman sebagai tokoh pembaru Islam mempunyai gambaran tentang perjalanan sejarah pendidikan, turut serta dalam melihat fenomena kegagalan pemaknaan Al-Quran dan Al-Sunnah oleh umat Islam, sehingga kritik tradisionalisasi ilmu dalam sejarah Islam ia lantunkan dengan gaya pemikiran neo-modernismenya.
 
DESTINASI JURUSANPENDIDIKAN GURU RAUDHATUL ATFHAL (PGRA) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN IAIN SULTAN AMAI GORONTALO TAHUN 2020
Each level of education should have competent human resources in order to create a quality output. That later became one of the goals of establishing PGRA Prodi at the Faculty of Science and Teaching Tarbiyah IAIN Sultan Amai Gorontalo. Spirit to create a quality output that is contained in the vision PGRA be excellent courses, reliable, innovative, dignified in preparing candidates for professional educators Raudhatul RA and characterized Islam.Kedudukan Early Childhood Education (ECD) in the National Education system is very strategic, to develop human resources. Qualification for early childhood in Indonesia consists of three channels, namely formal, non-formal and informal. As stated in Law No. 20 Year 2003 on National Education System, that early childhood education in formal education shaped Kindergarten (TK), Raudhatul RA (RA) or other equivalent form. To track non-formal education in the form of group play (Play Group), TPA (TPA) or other forms sejenis.Serta to track informal education in the form of education which is obtained from family or society. Therefore, in the future Prodi PGRA ideals can be realized not only in the conceptual realm, but also in the realm of praxis.Pendidikan disetiap jenjang harus memiliki sumber daya manusia yang kompeten agar bisa menciptakan output yang berkualitas. Itulah yang kemudian menjadi salah satu tujuan pembentukan Prodi PGRA di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Spirit untuk menciptakan output yang berkualitas tersebut terkandung dalam visi PGRA yaitu menjadi program studi unggulan, handal, inovatif, bermartabat dalam menyiapkan calon pendidik raudhatul athfal yang professional dan berkarakter Islam.Kedudukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam sistem Pendidikan Nasional sangat strategis,untuk mengembangkan sumber daya manusia. Jenjang pendidikan untuk anak usia dini di Indonesia terdiri dari tiga jalur yaitu formal, nonformal dan informal. Sebagaimana dinyatakan dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA) atau bentuk lain yang sederajat. Untuk jalur pendidikan nonformal berupa Kelompok Bermain (Play Grup), Taman Penitipan Anak (TPA) atau bentuk lain yang sejenis.Serta untuk jalur pendidikan informal berupa pendidikan yang diperoleh dari keluarga atau masyarakat. Oleh karena itu di masa yang akan datang cita-cita prodi PGRA tersebut dapat terwujud bukan hanya dalam ranah konseptual saja tetapi juga dalam ranah praksis
TUHAN, MANUSIA DAN ALAM DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM
Object study of philosophy of Islamic education can be divided into two categories: macro and micro. The study of God, man and nature are the object of a macro philosophy of Islamic education. If there is a nature-nature, then there is first nature (al-Haqq al-Awwal), the first is the nature of God or called Causa Prima, and ends or returns to God anyway. Man is the manager of God\u27s creation, while human nature as a means of doing, all three have an associated role between one and the other. The human ability to manage natural and translate the revelation of God is the manifestation and harmonious manner. Instead the human capacity to manage natural but was unable to translate the revelation of God is considered as a form of perversion, because humans ignore creation. On the other hand the human ability to translate the revelation of God but not able to translate nature is considered as a form of denial of pasilitas given to man by God. So, we need a complate understanding between the three.
The universe is the medium of education as well as the means by which the human family to carry out the educational process. In this universe man can not live and the "independent" with the real. Because between man and the universe is interdependent and complementary with each other. Where this universe need a man to care for and maintain it while humans need nature as a means of interacting with other human beings.Objek kajian filsafat pendidikan Islam dapat dibagi dalam dua kategori yaitu makro dan mikro.Kajian tentang Tuhan, manusia dan alam merupakan objek makro dari filsafat pendidikan Islam. Kalau ada hakikat-hakikat, maka ada hakikat pertama (al-Haqq al-awwal), hakikat pertama adalah Tuhan atau yang disebut Causa Prima, dan berakhir atau kembali kepada Tuhan pula. Manusia merupakan pengelola ciptaan Tuhan, sedangkan alam sebagai sarana manusia berbuat, ketiganya memiki peran yang berhubungan antara satu dan yang lainnya. Kemampuan manusia untuk mengelola alam dan menerjemahkan wahyu Tuhan adalah wujud dan sikap yang harmonis.Sebaliknya kemampuan manusia mengelola alam namun tidak mampu menerjemahkan wahyu Tuhan dianggap sebagai bentuk penyimpangan, karena manusia mengabaikan ciptaanNya. Di sisi lain kemampuan manusia menerjemahkan wahyu Tuhan tetapi tidak mampu menerjemahkan alam dianggap sebagai bentuk pengingkaran terhadap pasilitas yang diberikan kepada Manusia oleh Tuhan. Sehingga diperlukan pemahaman komplit antara ketiganya.
Alam semesta adalah media pendidikan sekaligus sebagai sarana yang digunakan oleh menusia untuk melangsungkan proses pendidikan. Didalam alam semesta ini manusia tidak dapat hidup dan “mandiri” dengan sesungguhnya. Karena antara manusia dan alam semesta saling membutuhkan dan saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya. Dimana alam semesta ini butuh manusia untuk merawat dan memeliharanya sedangkan manusia butuh alam semesta sebagai sarana berinteraksi dengan manusia lainny
PENERAPAN TEKNIK FADING PADA ANAK DENGAN PERILAKU AGRESIF
Aggressive behavior is deviant and negative that we often encounter in children aged 2, 3 to 5 years. This attitude often causes the child isolated from her friends as well as dangerous to others what if this behavior had to be hurt or attacked physically. The factors that cause children to be in an aggressive manner that is caused by internal factors or derived from the child itself and eksteren factors derived from family, school, friends and the community around it. It\u27s necessary to get special attention for an educator (teacher) who berlaporan guiding children toward positive. Therefore, this aggressive behavior can be reduced or minimized by using means, methods, techniques, or a particular approach. One of them uses teknih Fading which is a technique of gradually changing the behavior of the smallest things such as giving praise to the stage to give rewards or gifts to the children who were able to show good behavior.Agresif adalah perilaku yang menyimpang dan negatif yang sering kita jumpai pada anak usia 2, 3 sampai 5 tahun. Sikap ini sering menyebabkan anak terisolir dari teman-temannya serta berbahaya bagi orang lain apa bila perilaku ini sudah bersifat melukai atau menyerang secara fisik. Adapun faktor yang menyebabkan anak menjadi berperilaku agresif yaitu disebabkan oleh faktor intern atau yang berasal dari diri anak itu sendiri maupun faktor eksteren yang berasal dari keluarga, sekolah, teman dan masyarakat sekitarnya. Hal Ini perlu mendapatkan perhatian khusus bagi seorang pendidik (Guru) yang berlaporan membimbing anak kearah yang positif. Oleh karenanya perilaku agresif ini dapat dikurangi atau diminimalisasikan dengan menggunakan cara, metode,teknik atau pendekatan tertentu. Salah satunya menggunakan teknih Fading yang merupakan teknik merubah tingkah laku secara bertahap dari hal-hal terkecil seperti memberikan pujian sampai pada tahap memberikan reward atau hadiah kepada anak yang mampu menunjukkan perilaku yang baik
HAKIKAT KEBEBASAN BERPIKIR DAN ETIKA
Sebuah kebenaran yang dicapai melalui berpikir sangat ditentukan oleh subyektifitas atau obyektifitas dalam berpikir. Sebagai diketahui bahwa, dalam membicarakan persoalan berpikir obyektif tidak bisa terlepas dari berpikir secara filsafati, sebab pada dasarnya filsafat mengajak manusia untuk berpikir menurut tata tertibnya (logika) dengan bebas yang tidak terikat dengan tradisi, dogma serta agama, dan dengan sedalam-dalamnya sampai ke dasar persoalan
OLAH TUBUH DALAM PRAKTEK SENI BUDAYA PADA SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR
Olah tubuh dalam praktek seni budaya pada siswa kelas 3 sekolah dasar.Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan bahwa olah tubuh penting dalam praktek seni budaya khususnya seni pertunjukan drama dan tari pada siswa sekolah dasar.Olah tubuh sebagai langkah awal sebelum memulai praktek bisa dikatakan pemanasan.Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan tubuh melakukan gerakan-gerakan yang memerlukan tenaga dan energi yang kuat.
Rangkaian gerakan olah tubuh ini dapat menjadi dasar atau referensi bagi siswa untuk dalam praktek drama dan tari. Dalam praktek drama melatih gesture atau gerak tubuh berakting agar tidak kaku, sedangkan dalam praktek tari kegunaan olah tubuhuntuk mendapatkan teknik tari yang benar, bentuk gerak tari akan terlihat jelas