Irfani
Not a member yet
251 research outputs found
Sort by
TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN: MENDEKONSTRUKSI MODEL KEPEMIMPINAN TRADISIONAL UNTUK MENDORONG INOVASI DAN KEUNGGULAN AKADEMIS
Tujuan tulisan ini adalah untuk menganalisis referensi tentang transformasi kepemimpinan dalam Pendidikan, perubahan model kepemimpinan tradisional menjadi kepemimpinan yang modern sesuai dengan zama sekarang ini. Digunakan metode studi literatur, yakni proses Menyusun secara sistematis dan tersusun beberapa model teori tentang model kepemimpinan Pendidikan pada lembaga Pendidikan. Fokus tulisan ini adalah menganalisis teori transformasi kepemimpinan Pendidikan khususnya mengenai dekonstruksi model kepemimpinan tradisional dalam mendorong inovasi dan keunggulan akademis pada lembaga pendidikan. Sumber referensi yakni dari artikel jurnal, buku dan teori lainnya yang berhubungan dengan fokus konten dari judul tulisan ini. Hasil Penelitian yakni Transformasi kepemimpinan pendidikan mencakup perubahan tata kelola, paradigma, dan nilai-nilai fundamental. Pemimpin abad ke-21 harus menjadi fasilitator pembelajaran, inovator, dan berorientasi pada hasil. Keterampilan yang diperlukan termasuk pemahaman teknologi, analisis data, manajemen sumber daya, dan hubungan interpersonal. Partisipasi aktif pemangku kepentingan, pendekatan inklusif, dan dorongan terhadap inovasi menjadi fokus transformasi. Evaluasi kinerja yang berkelanjutan juga menjadi tanggung jawab pemimpin modern. Dekonstruksi model kepemimpinan tradisional menjadi penting dalam menghadapi perubahan dan mendorong inovasi. Fleksibilitas kepemimpinan, pemberdayaan, promosi inovasi, dan pengakuan terhadap keanekaragaman adalah aspek kunci dekonstruksi. Dampak positif melibatkan budaya inovasi, kolaborasi, pemanfaatan teknologi, pengembangan keterampilan abad ke-21, peningkatan efisiensi, dan penyelarasan dengan tuntutan industri
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SD 14 Penukal
Abstract
An educational institution is greatly influenced by the quality of its quality so that it is known by the community and has an important influence so that the educational institution is attracted by the community to entrust their children to get a good education, therefore researchers are interested in conducting research on the Leadership of School Principals in Improving Quality Education at SD Negeri 14 Penukal. The principal as a leader in an educational institution must have the skills and understand the role he must play for the progress of the school he leads. The progress and decline of an educational institution are greatly influenced by the role of the principal, especially in improving the quality of education in the educational institution he leads, therefore a principal must have appropriate qualifications to enhance the quality of education in the school he leads, by understanding his duties as a leader. The principal can exercise leadership to create a school that is of high quality and has various other achievements. This research uses descriptive qualitative methods with descriptive analysis techniques, namely describing the leadership of school principals to improve the quality of education, supported by evidence of the correctness of existing data. The research aims to find out how school principals carry out their functions in improving the quality of education and to find out how school achievement can be achieved. It is hoped that in the future, after conducting research, it can become reference material for policymakers, especially school principals, in improving the quality of education in the educational institutions they lead.
Keywords: Leadership, school principal, quality of educationSuatu lembaga pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas mutunya agar dikenal oleh masyarakat dan memiliki pengaruh penting agar lembaga pendidikan tersebut diminati oleh masyarakat untuk menitipkan anak-anak mereka agar mendapatkan pendidikan yang baik, oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tantang Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SD Negeri 14 Penukal. Kepala sekolah sebagai pemimpin dalam suatu lembaga pendidikan harus memiliki kecakapan dan memahami peran yang harus dijalankannya untuk kemajuan sekolah yang dipimpin. Maju mundurnya suatu lembaga pendidikan sangat dipengaruhi oleh peran kepala sekolah terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan dalam lembaga pendidikan yang dipimpin, oleh karena itu maka seorang kepala sekolah harus memiliki kualifikasi yang sesuai agar dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpin, dengan memahami tugasnya sebagai pemimpin maka kepala sekolah dapat menjalankan kepemimpinan supaya mewujudkan sekolah yang mempunyai mutu dan berbagai pencapaian lainnya. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis deskriptif yaitu mendiskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, didukung dengan bukti kebenaran data yang ada. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana kepala sekolah melaksanakan fungsinya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan untuk mengetahui bagaimana prestasi sekolah dapat dicapai. Harapan kedepannya setelah diadakan penelitian dapat menjadi bahan rujukan bagi pengambil kebijakan, khususnya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan dilembaga pendidikan yang dipimpin.
Kata kunci : Kepemimpinan, kepala sekolah, mutu pendidika
IMPLEMENTASI KAMPUS BERKELANJUTAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DI UIN RADEN INTAN LAMPUNG
The purpose of this research is to examine the development of the green campus at UIN Raden Intan Lampung. This is due to the fact that sustainable campus development is very important to support sustainable development and reduce the negative impact it has on the environment. One of the data collection methods used in this qualitative research is interviews with informants involved in the development of the Green Campus. The results show that UIN Raden Intan Lampung has developed a Green Campus strategy through the "Six in One" program and has achieved a ranking of 18th nationally and 71st globally in the UI Green Metric. The main obstacles faced are the limited human resources and public awareness. In conclusion, the green campus of UIN Raden Intan Lampung has shown significant progress. To ensure the sustainable development of the campus, more human resources and increased public awareness are needed
REORIENTASI PEMBELAJARAN FIKIH DI MADRASAH
abstract
The learning of fiqh in madrasah generally emphasizes religious comprehension without linking it to contemporary socio-religious problems. There is also the problem of the traditional curriculum that tends to be defended by traditionalists and conservative scholars. This article aims to reorient fiqh learning by answering various problems that surround it. In answering these problems, the method used is qualitative with a content analysis approach. The results show that maximum effort is needed to review the curriculum, the need for integration of critical thinking and problem-solving skills in the fiqh curriculum; Application of various methods that suit the needs of students; Fulfillment of the number of educators who are equipped with various training in order to support their professionalism; Commitment to contemporary fiqh issues and ethical dilemmas; And Collaboration with educational institutions and Islamic jurists.
Abstrak
Pembelajaran fikih di madrasah umumnya menekankan pada pemahaman keagamaan tanpa mengaitkan dengan problem sosial keagamaan kekinian. Belum lagi problem kurikulum tradisional yang cenderung dipertahankan oleh kelompok tradisionalis dan cendekiawan konservatif. Artikel ini bertujuan untuk melakukan reorientasi pembelajaran fikih dengan menjawab berbagai problem yang melingkupi. Dalam menjawab problem tersebut metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan content analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan usaha maksimal untuk meninjau ulang kurikulum, perlunya integrasi pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah dalam kurikulum fikih; Penerapan berbagai metode yang sesuai kebutuhan peserta didik; Pemenuhan jumlah pendidik yang dibekali dengan berbagai pelatihan dalam rangka mendukung profesionalismenya; Komitmen dengan masalah fikih kontemporer dan dilema etika; serta Kolaborasi dengan lembaga-lembaga pendidikan dan ahli hukum Islam
HUBUNGAN KEMAMPUAN MANAJEMEN KELAS DAN ETOS KERJA GURU DENGAN EFEKTIVITAS PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR SE KECAMATAN TABONGO KABUPATEN GORONTALO
Penelitian ini bertujuan untuk; 1) menganalisis hubungan antara kemampuan pengelolaan kelas dengan efektivitas proses pembelajaran di Sekolah Dasar Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, 2) menganalisis hubungan antara etos kerja guru dengan efektivitas proses pembelajaran di Sekolah Dasar Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, 3) menganalisis hubungan antara kemampuan pengelolaan kelas dan etos kerja guru dengan efektivitas proses pembelajaran di Sekolah Dasar Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis korelasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling yaitu berjumlah 47 guru sebagai responden. Instrumen penelitian dalam pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner). Teknik analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dan uji persyaratan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan manajemen kelas dengan efektivitas proses pembelajaran di SDN Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, 2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara etos kerja guru dengan efektivitas proses pembelajaran di SDN Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, 3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan manajemen kelas dan etos kerja guru dengan efektivitas proses pembelajaran di SDN Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontal
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SD NEGERI 7 TALANG UBI
The capacity of the principal in transformational leadership is essential to motivate and improve the professionalism of teachers in the classroom. The purpose of this study is to find out how transformational leadership improves teacher professionalism in SD Negeri 7 Talang Ubi. The principal as a leader plays many roles in the sustainability of the quality of education in schools. In their capacity as educators, teachers play a crucial role in interacting with and serving pupils. Transformational leadership is when a leader is considered to bring solutions to keep up with changing times. Methods used in This research are qualitative by collecting data through several techniques such as interviews, documentation, and field observations the triangulation method in this study. The collected data is then reduced according to the focus of the research, analyzed, and concluded. The principal, vice principal, teachers, and other staff members participated in this study. Current results show that transformational leadership is the most effective characteristic of a leader. By applying transformational leadership values, teachers\u27 motivation to improve competence and professionalism increases by participating in various routine school activities, providing opportunities for teachers to express their opinions and direct teachers in their work positively impacting teacher behaviors.Kapasitas kepala sekolah dalam kepemimpinan transformasional sangat penting untuk memotivasi dan meningkatkan profesionalisme guru di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan profesionalisme guru di SD Negeri 7 Talang Ubi. Kepala sekolah selaku pemimpin memberikan banyak peranan terhadap keberlangsungan mutu pendidikan di sekolah. Sebagai pendidik, guru memiliki peran penting dalam berkomunikasi dan membantu siswa. Kepemimpinan transformasional dianggap membawa solusi untuk mengatasi perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi lapangan. Data yang terkumpul selanjutnya di reduksi sesuai dengan fokus penelitian, dianalisa dan ditarik kesimpulan. Penelitian ini melibatkan kepala sekolah, wakil kepala, guru, dan staf lainnya. Hasil saat ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional adalah karakteristik yang paling efektif dari seorang pemimpin. Dengan menerapkan prinsip kepemimpinan transformasional, guru dimotivasi untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka dengan mengambil bagian dalam kegiatan rutin sekolah, memberikan kesempatan kepada guru untuk menyuarakan pendapat dan mendorong perilaku mereka sendiri
EVALUASI PROGRAM PRAKTIK LAPANGAN PERSEKOLAHAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CSE-UCLA
This article aims to analyze and evaluate the School Field Practice program. This program evaluation research uses an evaluation model developed by Alkin, namely CSE-UCLA "Center for the study of evaluation University of California in Los Angeles.” The model evaluation consists of 5 evaluation stages, namely: system assessment, program planning, program implementation, program improvement, and program certification. However, in this evaluation the researcher only focused on one component, namely the focus on program planning. The results of the research show that the competence of field supervisors is very good, as well as the tutor teachers who are very competent and professional in carrying out their responsibilities
 
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) DI PERGURUAN TINGGI PADA MASA PANDEMI COVID 19
Abstract
Digital transformation, which is developing so rapidly in the world of education, requires educators and students to utilize technology in the learning process. Various efforts have been made by the government to face the era of technological advances, one of which is in the world of higher education by enforcing the Merdeka Learn Kampus Merdeka (MBKM) policy. However, due to face-to-face restrictions as a result of the Covid-19 pandemic, there are bound to be obstacles in its implementation. By using the Systematic Literature Review (SLR) method to study and analyze journals that discuss MBKM policies, the results show that the implementation of MBKM in both PTS, PTN, and PTKIN is not balanced with the program objectives that have been formulated. There were several obstacles in its implementation, especially both before Covid-19 and during Covid-19 which had an impact on the quality of university graduates. Therefore, there is a need for balanced coordination between the government, universities, partners and students. So that the programs planned are in accordance with the ability of PT in facilitating students, the readiness of students in implementing the program, the needs of partner companies/industries and in accordance with the goals formulated by the government.Abstrak
Transformasi digital yang berkembang begitu pesat di dunia pendidikan, mengharuskan pendidik dan peserta didik memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menghadapi era kemajuan teknologi, salah satunya di dunia pendidikan tinggi dengan memberlakukan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Namun, karena adanya pembatasan tatap muka akibat dari pandemi covid-19 pastinya terdapat hambatan-hambatan dalam pelaksanaannya. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengkaji dan menganalisis jurnal-jurnal yang membahas kebijakan MBKM, diperoleh hasil bahwa implementasi MBKM baik PTS, PTN, dan PTKIN belum seimbang dengan tujuan program yang telah dirumsukan. Terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya terutama baik sebelum covid-19 dan semasa covid 19 yang berdampak pada kualitas lulusan Perguruan tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya koordinasi yang seimbang antara pemerintah, PT, pihak mitra dan mahasiswa. Sehingga program-program yang direncanakan sesuai dengan kemampuan PT dalam memfasilitasi mahasiswa, kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan program, kebutuhan perusahaan/industri mitra serta sesuai dengan tujuan yang dirumuskan pemerintah.
 
PROBLEMATIKA PENDIDIKAN ISLAM: TANTANGAN MASA KINI DAN MASA AKAN DATANG
This article aims to look at the problems of Islamic education that occur in the present and in the future so that they can become a solution to improve Islamic education. The method used in this study is the library, where the data in this study were obtained from various relevant literature and then analyzed comprehensively. The results of the study found that the problems that exist in Islamic education today are paradigm problems, objective problems, material problems, method problems, evaluation problems. Meanwhile, the future challenges are a crisis of values, a crisis of concepts, a lack of idealism, pragmatism, and technolog
CHALLENGES AND OPPORTUNITIES IN THE DIGITAL TRANSFORMATION OF ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS
The purpose of this study is to analyze theories about digital transformation in Islamic educational institutions from the aspects of challenges and opportunities. The method used, namely the literature study approach, is used, which is the process of systematically elaborating and compiling several concepts about digital transformation in Islamic educational institutions. The focus of this research is to analyze theories about the challenges and opportunities of digital transformation in Islamic educational institutions. Reference sources are from journal articles, books, and other theories related to the focus of the content of the article title. The results of the study, namely the challenges and opportunities of digital transformation in Islamic educational institutions, cover financial challenges involving large initial investments, maintenance costs, and changes in business models. Curriculum challenges include teacher readiness, changes in teaching methods, material development, technology accessibility, understanding of Islamic values, evaluation, and resistance to change. On the other hand, digital transformation opportunities involve access to distance learning, improving the quality of learning with digital tools and utilizing data analytics. With technology, institutions can reach a wider target population and diversify their funding sources. Digital transformation can improve the accessibility of Islamic education and the financial sustainability of institutionsTujuan Penelitian ini yakni untuk menganalisis teori-teori tentang transformasi digital pada lembaga Pendidikan islam dari aspek tantangan dan peluang. Metode yang digunakan yakni pendekatan studi literatur digunakan, yaitu proses mengelaborasikan secara sistematis dan tersusun beberapa konsep tentang transformasi digital dalam lembaga Pendidikan islam. Fokus penelitian ini adalah menganalisis teori tentang tantangan dan peluang transformasi digital dalam lembaga Pendidikan islam. Sumber referensi yakni dari artikel jurnal, buku dan teori lainnya yang berhubungan dengan fokus konten dari judul artikel. Hasil Penelitian yakni tantangan dan peluang transformasi digital pada lembaga pendidikan Islam meluputi tantangan keuangan melibatkan investasi awal yang besar, biaya pemeliharaan, dan perubahan model bisnis. Tantangan kurikulum mencakup kesiapan guru, perubahan metode pengajaran, pengembangan materi, aksesibilitas teknologi, pemahaman nilai-nilai keislaman, evaluasi, dan resistensi terhadap perubahan. Di sisi lain, peluang transformasi digital melibatkan akses pembelajaran jarak jauh, peningkatan kualitas pembelajaran dengan alat digital, dan pemanfaatan analitik data. Dengan teknologi, lembaga dapat mencapai target populasi yang lebih luas dan mendiversifikasi sumber pendanaan mereka. Transformasi digital dapat meningkatkan aksesibilitas pendidikan Islam dan keberlanjutan finansial lembag