Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya
Not a member yet
551 research outputs found
Sort by
Perbedaan Posisi Pengelasan Ergonomis terhadap Produktivitas Hasil Gas
Tujuan penelitian untuk menguji spesifikasi pengaruh posisi pengelasan terhadap produktivitas las dengan pendekatan ergonomi pada mahasiswa PTM FPTK IKIP Malang. Sampel 30 orang dibagi dalam 3 kelompok dikondisikan memperoleh perlakuan yang sama dalam melakukan pengelasan posisi jongkok, posisi membungkuk, dan posisi berdiri kemudian diukur produktivitas masing-masing dengan memperhitungkan allowance factor dan rating factor. Temuan penelitian ini adalah: terdapat perbedaan yang signifikan posisi pengelasan terhadap produktivitas pada pengelasan posisi membungkuk dengan posisi berdiri dan posisi jongkok
Evaluasi Proses Chemical Milling terhadap Perilaku Perambatan Retak Lelah pada Panduan Aluminium
Proses chemical milling merupakan proses non traditional yang mampu mengurangi dimensi benda, apabila pada proses traditional machine sulit dilakukan. Akan tetapi kelemahan dari proses chemical milling adalah terjadi pengikisan permukaan, sehingga menyebabkan permukaan menjadi kasar. Kekasaran permukaan akibat proses chemical milling akan menimbulkan konsentrasi tegangan, dan hal itu berakibat timbul initial crack, sehingga akan mempercepat laju perambatan retak. Keberhasilan proses chemical milling juga sangat ditentukan oleh larutan etsa serta jenis maskant yang digunakan. Larutan etsa yang biasa digunakan untuk proses chemical milling adalah: NaOH, Na2S, HCl, dan HNO3. Sedangkan bahan maskant yang digunakan meliputi neoprene, polyvinilcloride, dan polyethiline
Benchmark Sistem Manajemen Mutu untuk Perencanaan dan Pelaksanaan Konstruksi dengan Pendekatan Standar ISO 9000
Suatu kecenderungan menunjukkan bahwa cadangan energi yang berasal dari minyak dan gas bumi akan semakin menipis, menuntut adanya pemanfaatan energi alternatif yang bersifat terbarukan (renewable) dan akrab lingkungan. Dalam rangka mencari bentuk-bentuk sumber energi yang bersih dan terbarukan kembali, energi angin mendapat perhatian yang besar. Di beberapa wilayah tertentu di Indonesia mempunyai energi angin yang cukup potensial untuk dimanfaatkan. Untuk itu diperlukan suatu strategi dalam pemanfaatan energi angin tersebut agar diperoleh hasil yang efisien dan tepat guna. Hal ini dapat dilakukan melalui desain dan manufaktur sistem kincir angin yang aplicable dengan didahului adanya kajian potensi angin dan keperluan sistem alat yang akan digerakkan serta beberapa faktor terkait lainnya
Peran Pramuwisma dalam Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Balita
Dewasa ini terdapat kecenderungan ibu (isteri) bekerja di luar rumah baik sebagai pencari nafkah, maupun untuk melakukan kegiatan lainnya. Hal ini menyebabkan para ibu memberikan sebagian tanggung jawabnya untuk mengasuh anak balita mereka kepada pramuwisma. Masa kanak-kanak merupakan masa penting dalam kehidupan seseorang, karena pada masa inilah ditanamkan sikap, kebiasaan, dan pola tingkah laku yang menentukan perkembangan individu selanjutnya. Berbeda dengan remaja atau orang dewasa yang turut aktif dalam menentukan perkembangannya, maka pada masa kanak-kanak arah perkembangan sepenuhnya terletak di tangan orang-orang yang mengasuhnya. Oleh karena itu, pembahasan mengenai peran pramuwisma sebagai pengasuh anak kaitannya dengan pertumbuhan dan perkembangna anak balita merupakan hal yang sangat penting
Optimasi Algoritme FFT Split Radix
Dalam merancang konstruksi pesawat terbang, analisis kelelahan material merupakan hal yang penting dilakukan. Kelelahan suatu material yang utama terjadi karena pengaruh variasi beban yang dialami. Salah satu metode untuk mengetahui tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh kelelahan material paduan aluminium adalah dengan uji kelelahan siklus rendah (low cycle fatigue test) sesuai standar ASTM E 8 (E8-82) dan E 606 (E606-80). Paduan aluminium Al 7475-761 memiliki kekuatan lelah yang lebih tinggi, baik kekuatan statik maupun kekuatan dinamik yang digambarkan melalui kurva regangan-umur lelah. Cacat retak pada satu sisi (single edge crack) dan diperkuat dengan material komposit CFRP dilakukan dengan 2 pendekatan, yaitu pendekatan eksperimen dan pendekatan teoritik. Secara teoritik dan eksperimen terhadap retak yang dihasilkan cenderung merambat dengan kecepatan relatif konstan. Model analitik dapat memprediksikan hasil secara teoritik terhadap perambatan retak lelah sangat mendekati hasil eksperimen
Keterkaitan Pembelajaran Pendidikan Teknologi Dan Industri Kontemporer
Pendidikan Teknologi dan Industri adalah suatu program pendidikan yang mempelajari tentang konsep-konsep masyarakat industri/teknologi. Sementara pendidikan kejuruan merupakan suatu program yang dilandasi falsafah sosio-ekonomi yang berarti memberi bekal kepada setiap individu untuk memasuki dunia kerja. Hal ini berarti bahwa kedua tipe pendidikan itu saling melengkapi kebutuhan yang diperlukan oleh individu-individu yang ingin memasuki dunia kerja dengan segera. Hubungan yang nampak dari kedua program pendidikan itu ditunjukkan oleh karakteristik masing-masing program, antara lain: (1) Mengidentifikasi minat siswa dan konsep-konsep dunia kerja, (2) Memberi bekal siswa melalui penjelajahan dunua kerja/karir dan pembuatan keputusan yang rasional, dan (3) Menyiapkan individu untuk memahami serta menguasai tentang dunia industri dan teknologi yang berkaitan dengan bahan, peralatan/permesinan, manajemen. metode-metode, proses, dan nilai-nilai ekonomi
Perancangan Perangkat Lunak Sistem Berbasis Aturan untuk Analisis Vibrasi Mesin Rotasi
Masalah mekanis pada mesin rotasi dapat diagnosis melalui analisis vibrasi yang terjadi pada saat mesin sedang beroperasi. Artikel ini mengajukan rancangan perangkat lunak sistem berbasis aturan (rule based system) untuk menganalisis vibrasi yang ditimbulkan oleh masalah mekanis pada mesin rotasi. Metode Fast Fourier Transforms digunakan untuk mengubah sinyal vibrasi dari domain waktu ke domain frekuensi, kemudian analisis dilakukan pada domain frekuensi untuk mendapatkan hasil yang akurat. Keberhasilan sistem ini tergantung pada kualitas data vibrasi dari transduser dan pengolahannya menjadi parameter domain serta kelengkapan aturan beserta proses interferensinya
Evaluasi Purnahuni terhadap Aspek Kualitatif pada Penghuni Perumahan Rumah Susun dan Rumah sangat Sederhana
Pembangunan rumah susun (rusun) dan tipe rumah sangat sederhana (RSS) dengan segala fasilitas pendukung yang disediakan belum dapat memenuhi kebutuhan kualitatif penghuninya. Padahal bangunan fisik rumah harus mampu memberikan perlindungan terhadap kebutuhan fisik, sosial, maupun psikologis penghuninya. Pembangunan rusun atau RSS bukan hanya merupakan urusan rekayasa dan teknologi, namun juga merupakan fenomena sosial budaya karena erat kaitannya dengan manusia sebagai penghuninya. Konsep pembangunan rusun dan rumah untuk masyarakat kelas bawah di Indonesia masih membingungkan, dimana perancang membangun tanpa mengerti benar konsepnya. Oleh karena itu, untuk mempelajari sejauh mana rusun dan RSS yang telah ada mampu memenuhi tuntutan penghuni dalam aspek kualitatif, perlu dilakukan kajian. Kajian purnahuni sangat perlu dilakukan, guna mengetahui sejauh mana penghuni merasa puas atau senang terhadap rumah yang telah dihuninya dan sekaligus sebagai tolok ukur guna menilai keberhasilan pembangunan perumahan
Pembinaan dan Pengembangan Etos Kerja Bagi Siswa SMK Teknologi dan Pelaksanaan PSG di Dunia Usaha/Industri
Pembinaan dan pengembangan etos kerja pada siswa atau calon tenaga kerja atau pekerja, dalam upaya peningkatan produktivitas kerja, kualitas kerja, efisiensi, dan efektivitas kerja di lapangan kerja dunia usaha. Upaya untuk penanam etos kerja tersebut, dapat dilakukan melalui tahap-tahap kebiasaan atau pelatihan-pelatihan yang berulang-ulang di lapangan kerja dunia usaha/industri. Dengan pembinaan dan pengembangan etos kerja secara berulang-ulang, di-harapkan sikap mental calon tenaga kerja atau pekerja tersebut terpupuk dan tumbuh, yang selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja yang dibutuhkan lapangan kerja dunia usaha/industri
Pendidikan Sistem Ganda pada Sekolah Menengah Kejuruan di Sumatera Utara
The purpose of this research is to evaluate the implementation of PSG program in North Sumatera, to know the current and future skills needed by industry/business, to know obstacle factors of PSG implementation, to know efforts done by state-own SMK and industry to improve the PSG program, and pilicies taken to anticipate the future need. The location of the research is Medan City, Tebing Tinggi, Langkat, Deli Serdang, Tapanuli Utara dan Selatan regencies. The population are the state-own vocational schools and industries/business reaching 29 each of them. The data of this research are collected by documentation,ques-tionaire and informal interview. Descriptive-qualitative-quantitative method is used analyzed the data. The research results in (1) Generally the implementation of PSG is an accordance with the purpose of PSG itself eventhough to some extents do not reach its goal yet, (2) Some current and future skills are needed such as new instalation, electrical welding, measurement, accounting, computer application, new design, and English language, (3) Some obstacle factors of implementation of PSG are misperception of PSG by industries, lack of the students, and unbalance of demand and supply, (4) Efforts done are the improvement of facilities, work performanse, proporional fund alocation, and sustainable curriculum revision, and (5) Policies taken by the SMK and industries are well-organized cooperation, new agreement, and sustainable evaluation of the program