Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual
Not a member yet
813 research outputs found
Sort by
URGENSI PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MINAT SISWA SMP
Penerapan pembelajaran berbasis minat pada siswa ketika proses kegiatan belajar mengajar akan menambah daya aktivitas siswa. Siswa yang mempunyai minat yang tinggi terhadap sebuah objek khususnya mata pelajaran tentu akan membangkitkan motivasi dan meningkatkan aktivitas dan rasa keingintahuannya terhadap sebuah mata pelajaran. Dan minat tentu saja dimiliki oleh segenap siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran. Pemberdayaandan penerapan minat siswa ini sejatinya harus didorong oleh komponen proses pembelajaran yang melingkupinya. Sementara motivasi dan rasa ingin tahu siswa yang tinggi akan meningkatkan pula aktivitas belajarnya terhadap sebuah mata pelajaran. Penerapan pembelajaran berbasis minat siswa ini menjadi urgent ketika ketercapaian proses dari kegiatan pembelajaranyang maksimal menjadi tujuan yang diinginka
Pengembangan Bahan Ajar Teks Anekdot Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Kelas X
Bahan ajar secara garis besar terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari peserta didik untuk mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Bahan ajar yang dikembangkan berupa bahan cetak yang memuat makna tersirat berupa sindiran atau kritik dalam anekdot. Tujuan utama teks anekdot adalah untuk menyampaikan kritik atau sindiran dalam bentuk cerita yang lucu. Adapun tujuan khusus penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar cetak pembelajaran teks anekdot berupa buku ajar yang berisi pengantar, kegiatan inti, dan refleksidan mendeskripsikan kelayakan yang meliputi tingkat validitas, kepraktisan, kemenarikan, dan efektivitas produk bahan ajar teks anekdot untuk SMK kelas X
KNOWLEDGE SHARING SEBAGAI MEDIASI ANTARA EMPLOYEE ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA PENGEMUDI Gojek DI YOGYAKARTA
Banyak sekali perusahaan baru bermunculan dengan berbasis teknologi digital. Perusahaan ini menawarkan layanan dengan menggunakan aplikasi baru untuk konsumen maupun karyawan. Gojek merupakan salah satu perusahaan besar berbasis teknologi digital yang sedang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut karyawan selalu belajar menggunakannya dan melakukan knowledge sharing. Gojek selalu mengembangkan banyak layanan baru untuk membidik peluang bisnis baru. Penelitian ini meneliti tentang pengaruh langsung employee engagement terhadap knowledge sharing dan kinerja, maupun peran knowledge sharing sebagai mediasi antara employee engagement terhadap kinerja pengemudi Gojek di Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengemudi Gojek di Yogyakarta. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 200 pengemudi Gojek. Penelitian ini menemukan bahwa ada pengaruh secara langsung dan signifikan antara employee engagement terhadap knowledge sharing dan kinerja, adanya pengaruh yang signifikan antara knowledge sharing terhadap kinerja. Hasil lainnya juga mengungkapkan bahwa knowledge sharing dapat memediasi pengaruh antara employee engagement terhadap kinerja pengemudi Gojek.Â
Penerapan Open Shortest Path Fisrt (OSPF) untuk Membangun Jaringan Berskala Besar Berbasis Mikrotik
Routing adalah proses pemilihan jalur untuk lalu lintas data pada satu atau beberapa jaringan. Universitas Merdeka Malang masih menggunakan static routing dalam teknologi jaringannya, sehingga proses transfer rute routing hanya dapat dilakukan oleh administrator jaringan, hal ini akan menyebabkan downtime jaringan yang semakin besar jika ada kegagalan link. Untuk dapat mengatasi masalah tersebut maka diperlukan penerapan teknologi routing dinamis salah satunya adalah protokol routing Open Shortest Path First (OSPF). Penelitian ini menggunakan metode Observasi, Studi Perpustakaan, dan Analisis Masalah. Desain topologi jaringan dilakukan menggunakan pendekatan hierarki dan mesh, pada tahap implementasi, peneliti menggunakan router mikrotik RB750 dengan konfigurasi OSPF Multi Area (3 Area). Hasil dari penelitian ini adalah bahwa protokol routing Open Shortest Path First (OSPF) yang digunakan dapat bekerja secara optimal pada topologi jaringan yang telah dirancang menggunakan pendekatan Hieraki dan Mesh, sehingga potensi downtime dapat diminimalkan
Peningkatan Hasil Belajar Materi Keunggulan Lokasi Indonesia Melalui Pendekatan Problem Based Learning pada Siswa Kelas VII B SMPN 6 Kota Bima
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VIII B pada waktu pembelajaran IPS diperoleh hasil bahwa Hasil belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 33 siswa hanya 10 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 70, sedangkan 23 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Untuk itu agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Keunggulan lokasi Indonesia serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Pendekatan Problem based learning. Penerapan pembelajaran Keunggulan lokasi Indonesia melalui Pendekatan Problem based learning dapat meningkatkan Hasil belajar siswa Kelas VIII B SMP Negeri 6 Kota Bima dan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan persoalan Keunggulan lokasi Indonesi
Implementasi Penggunaan Aplikasi AutoCAD dalam Meningkatkan Kompetensi Dasar Menggambar teknik bagi Masyarakat
Dengan berkembangnya teknologi, maka gambarpun ikut mengalami kemajuan dalam penggunaannya. Dengan kecanggihan dan kemajuan teknologi dapat melahirkan suatu cara menggambar dengan media komputer. Teknologi dapat membantu mempercepat menyelesaikan suatu pekerjaan, tidak terkecuali aplikasi CAD (Computer Aided Design). Program yang sering digunakan untuk pengajaran CAD adalah AutoCAD yang merupakan sebuah aplikasi (software) yang digunakan untuk menggambar, mendesain gambar, menguji material dimana program tersebut mempunyai kemudahan dan keunggulan untuk membuat gambar secara tepat dan akurat. Berdasarkan temuan dilapangan yang didasari tinjauan langsung, didapatkan informasi bahwa materi AutoCAD yang diperoleh dari jenjang sebelumnya masih banyak yang jauh dari kondisi ideal. Materi AutoCAD yang didapatkan masih banyak tentang teori sedikit praktek, perangkat hardware yang terbatas sampai pada ketersediaan sumber daya manusia yang kurang adalah permasalahan umum yang terjadi. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah (1) Meningkatkan mutu peserta pelatihan melalui workshop pemanfaatan aplikasi AutoCAD (2) Meningkatkan ketrampilan peserta pelatihan dengan membuat suatu proyek desain gambar bangun berbasis aplikasi AutoCAD. Manfaat kegiatan pelatihan adalah: (1) Peserta pelatihan dapat meningkatkan pemahaman tentang program AutoCAD; (2) Peserta pelatihan dapat menyalurkan pengetahuan dan ketrampilan yang didapatkan nantinya kepada yang membutuhkan dan terutama akan sangat membantu para calon civil engineer dalam menyelesaikan pekerjaan yang berkaitan dengan desain rancang bangun; (3) Peserta pelatihan dapat mendesain gambar menggunakan program AutoCAD
Penerapan Teori Konstruktivisme untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Materi Nilai Kebersamaan dalam Merumuskan Pancasila Pada Siswa Kelas IV SDN 4 Sumberagung
Berdasarkan hasil observasi diketahui prestasi belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 21 siswa hanya 7 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 70, sedangkan 14 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Untuk itu agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Teori Konstruktivisme. Penerapan pembelajaran Nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila melalui Teori Konstruktivisme dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa Kelas VI SD Negeri 4 Sumberagung Tulungagung dan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan persoalan Nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila
Penerapan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Pada Siswa Kelas IX SMPN 1 Kalidawir
Hasil observasi yang dilakukan di Kelas IX A pada waktu pembelajaran Pendidikan Kewaarganegaraan diperoleh hasil belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 34 siswa hanya 8 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau 70, sedangkan 26 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau 69. Untuk itu, dilakukan penelitian ini dengan menerapkan metode mind mapping guna menyelesaikan masalah tersebut. penelitian ini merupakan suatu penelitian tindakan kelas dengan subyek siswa kelas IX A SMPN 1 Kalidawir. Adapun materi yang dipilh adalah Peran Indonesia dalam Hubungaan Internasional Dalam Era Globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan Hasil belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 52,9% dan pada siklus II 88,2%
Penerapan Teori Konstruktivisme untuk Meningkatkan Prestasi Belajar PKn Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Punjul Tulungagung
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VI pada waktu pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan diperoleh hasil bahwa Prestasi belajar siswa kurang memuaskan. Untuk itu agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Teori Konstruktivisme. penerapan pembelajaran Nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila melalui Teori Konstruktivisme dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Prestasi belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 66,7% dan pada siklus II 90,5%
enggunaan Media Animasi P-V Diagram Terhadap Hasil Belajar Siklus Tenaga Gas Mahasiswa Teknik Mesin
Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya peningkatan hasil belajar pada matakuliah termodinamika melalui media animasi diagram PV pada materi siklus tenaga gas pada mahasiswa semester 3 tahun ajaran 2017/2018 di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil perolehan nilai rata-rata prasiklus penelitian adalah 63,66 dengan tingkat ketuntasan 20%. Kemudian siklus 1 nilai rata-ratanya adalah 70,7 dengan tingkat ketuntasan 53%, dan pada siklus 2 nilai rata-ratanya adalah 76,5 dengan tingkat ketuntasan 90%. Rata-rata nilai dari pra siklus, siklus I, dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan, yang berarti ada peningkatan hasil belajar