Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual
Not a member yet
813 research outputs found
Sort by
Peranan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten Dalam Meningkatkan Moderasi Beragama
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Kantor Urusan Agama Kecamatan Ceper dalam meningkatkan moderasi beragama dan hambatannya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (filed research). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini meliputi Penghulu dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Ceper, Klaten. Data-data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teori Miles dan Hubberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA berperan sebagai penggerak moderasi beragama yang mengacu kepada empat indikator moderasi beragama. Yaitu: 1) komitmen kebangsaan, 2) tolerasnsi, 3) anti kekerasan; dan 4) akomodatif terhadap kebudayaan lokal. Dalam pelaksaaan tugas dan fungsi KUA pada peningkatan moderasi berAgama KUA Kecamatan Ceper mengalami beberapa kendala antara lain: terbatasnya SDM yang profesional dan berkualitas, minimnya anggaran
Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah English Specific Purpose Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nahdlatul Ulama Blitar untuk Alat Promosi Pariwisata Blitar
Dari pengamatan yang telah dilakukan ditemui bahwa mahasiswa masih kesulitan berbicara Bahasa inggris sesuai dengan kebutuhan bagi peserta didik dan dalam konteks lingkungan kerja. English Specific Purpose sebagai promosi pariwisata di Blitar dimana Blitar memiliki banyak potensi pariwisata yang perlu disikapi dengan cermat dengan menyiapkan SDM yang mumpuni untuk pengelolaannya. Penelitian ini merupakan pengembangan Desain Research. Adapun penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan produk mata kuliah English Specific Purpose. Adapun produk berupa bahan ajar English specific purpose for English Tourism yang diajarkan untuk semester 6 mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris tahun akademik 2021/2022. Sedangkan model Penelitian ini adalah Model Plomp, yang menggunakan tahapan berupa Preliminary Research, Development or Prototyping Phase dan Assesment Phase. Untuk melihat layak dan tidaknya produk peneliti menggunakna validator untuk memvalidasi produk. Validator diantaranya adalah validator instrument, materi dan media. Dari hasil validasi yang telah dilakukan ahli diperoleh rerata tingkat kevalidan sebesar 87,50%
Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Activity Based Costing (ABC) dan Economic Order Quantity (EOQ) di CV. XYZ
CV. XYZ bergerak di bidang makanan yang persediaannya sering terjadi perbedaan antara permintaan barang dengan stok produksi yang ada. Agar permasalah dapat terselesaikan maka dengan metode Activity Based Costing (ABC) dan Economic Order Quantity (EOQ), tujuannya agar pengendalian persediaan bahan baku efisien dan efektif. Hasil penelitian, Klasifikasi kelas A investasinya 72,28%, kelas B investasinya 15,79%, kelas C investasinya 11,59%. Efisiensi bahan baku daging sapi TB sebanyak 76 Kg,, daging sapi 55 sebanyak 56 Kg. Titik pemesanan kembali Daging Sapi TB sebanyak 79 Kg dalam 52 kali pemesanan, sedangkan Daging Sapi Bakso 55 sebanyak 43 Kg dalam 42 kali pemesanan. Jadi dengan metode Activity Based Costing (ABC) dan Economic Order Quantity (EOQ) pemesanan dapat sesuai dengan permintaan
Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Terhadap Penguasaan Konsep IPS dan Kemampuan Memecahkan Masalah
Penelitian ini dilatar belakangi pada teori dasar Kurikulum 2013 (K. 13) di sekolah dasar yang menetapkan bahwa untuk proses pembelajaran di sekolah dasar menggunakan pendekatan tematik terpadu dengan kegiatan yang dirancang melalui pendekatan ilmiah. Pendekatan ilmiah dalam pembelajaran dapat diperkuat dengan berbagai model pembelajaran seperti model pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap penguasaan konsep IPS murid kelas VI SD. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen (Nonequivalent Control Group Design) yang melibatkan 56 sampel berdasarkan simple random sampling kelas VI di SD yang dibagi menjadi 2 kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Peneliti menyelenggarakan pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas eksperimen memiliki tingkat frekuensi sedang pada kemampuan pemecahan masalah sosial pada kategori sangat rendah (10,71%) sampai dengan 3 dan kategori rendah (35,71%) sampai dengan 10. Kategori sampai dengan 0 atau 0%, kategori tinggi sampai dengan 10 atau 35,71%, kategori sangat tinggi sampai dengan 5 atau 17,86%. Oleh karna itu dapat dikatakan bahwa pembelajaran berbasis masalah (PBM) efektif dalam pembelajaran konsep sosial siswa kelas VI SD Negeri Bulurokeng I Makassar. Selain itu, memiliki pengaruh pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap kemampuan siswa kelas VI SD Negeri Bulurokeng I Makassar dalam memecahkan masalah sosial
Business Innovation for Micro, Small and Medium Enterprises in Jember
Along with the rapid development of MSMEs, it requires business actors to innovate. Innovating is carried out according to the needs and tastes of today's consumers. Hundreds of MSMEs in Jember can still survive running their businesses during the Covid-19 pandemic, so they should be used as examples of best practices for other MSMEs in Indonesia. One of the products that are currently superior is souvenirs from Jember Regency. This study aims to identify and examine business innovations carried out by the souvenir center of Jember Regency
New Smart Augmented Reality Content to Improve Student Learning Activities in Chinese Language
This study focuses on the development of AR-loaded Listening teaching materials. Based on the results of observations and interviews at the Mandarin language education at Universitas Negeri Malang, it was found that some students felt less interested in the learning model that used printed books provided by the school. In addition, teachers of related subjects also stated that the available learning tools were limited. This research and development use the ADDIE model. Observations and interviews were used to collect the initial data of the study. The sample of the trial subjects of this study were students of the State University of Malang. Research data collection was carried out using questionnaires and observation sheets. Based on the results of field trials, this research and development resulted in a product in the form of digital teaching materials with augmented reality (AR) content which was declared very suitable to be used as teaching materials and could be used in the learning process to foster learning activity with a percentage score of 86.3%
Self-Leadership and Its Influence on the Engagement of Islamic Junior High School Teachers in the Covid-19 Period
Teacher engagement is one of the main elements in encouraging the success of educational institutions. Teachers are the spearhead in the learning process and the implementation of various educational activities in schools. Therefore, it takes a high commitment of teachers in the implementation of education. The low commitment of teachers in activities and implementation of learning in schools will affect the success of the implementation of education. One of the factors that influence teacher engagement is the self-leadership of the teacher. Teachers who have good self-leadership can encourage the level of teacher engagement which will certainly have an impact on the success of education. The purpose of this study was to examine the effect of Self-Leadership on teacher engagement at MTs Maarif NU Blitar. The approach used is quantitative with the type of descriptive explanatory research. Data collection techniques through questionnaires or questionnaires. Data analysis used simple linear regression. The results of the data analysis show that the constant of 26,022 states that if there is no self-leadership value, the teacher engagement value is 26,022. The X regression coefficient of 0.380 states that for every additional 1 value of self-leadership, it will increase the value of teacher engagement by 0.380, which means that self-leadership has an influence on teacher engagement
Developing Picture Series in Recount Text for Eighth Grade Students of MTs Darul Huda Wlingi
This research aimed, describe the process and result of developing picture series in recount text for 8th grade students of MTs. Darul Huda Wlingi. Writing is the basic skills for students. Generally teachers teach recount text material in school based on books, students felt bored and look monotonous. Students need learning media that interesting and easy to understand. This research was conducted developing picture series media in recount text. The object is eighteen  students of class 8th. This research method using the Dick and Carry, The researcher was made instrument need analysis questionnaire, validation questionnaire were conducted media expert, material expert, and students responds. Based on the result above obtained media expert was 82,5%, material expert was 88% and students responds was 82%. The result of media expert, material expert and student responses that developing picture series in recount text has a feasible of validity could be used
Problematika Penegakan Hukum Tindak Pidana Pemilu pada Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Kediri
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji berbagai macam permasalahan yang menjadi hambatan dalam melakukan penegakan hukum tindak pidana pemilu pada Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena peneliti menggunakan latar alamiah. Sedangkan jenis penelitian ini adalah normatif-empiris. Secara normatif, dikaji undang-undang pemilu dan peraturan Bawaslu dan secara empiris, didapatkan data dari hasil wawancara dan dokumentasi hasil pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Kediri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 2 faktor penting yang menjadi penghambat dalam penegakan hukum tindak pidana pemilu pada Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Kediri. Pertama, regulasi yang mengatur tentang ketentuan dan penanganan tindak pidana pemilu masih memiliki titik lemah, antara lain: a) masih ada celah hukum yang membuat sulit menjerat pelaku tindak pidana pemilu, khususnya politik uang yang terjadi secara massif; b) tidak adanya kewenangan Bawaslu untuk memanggil paksa terhadap seseorang untuk dimintai keterangan atau kesaksiannya sehingga proses penegakan hukum tidak dapat dilanjutkan; dan c) alotnya pembahasan untuk memutuskan tindak lanjut dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu di Gakkumdu karena adanya perbedaan persepsi. Kedua, masih rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam berkontribusi melakukan pengawasan pemilu dikarenakan beberapa factor, diantaranya: a) tingkat pendidikan politik masyarakat tentang kepemiluan masih rendah, termasuk di kalangan remaja dan pemuda; b) adanya pemahaman masyarakat bahwa penyelenggaraan pemilu merupakan urusan Penyelenggara Pemilu, dan bukan urusan mereka; c) adanya pemahaman di kalangan masyarakat bahwa hasil pemilu tidak berpengaruh terhadap kehidupan atau kesejahteraan mereka sehingga mereka cenderung menjadi apatis; d) adanya budaya ewuh pakewuh karena para pelanggar pemilu umumnya masih ada hubungan tetangga, saudara / keluarga mereka sendiri, atau setidaknya mereka saling kenal mengenal; dan e) masih ada kekhawatiran adanya intimidasi dari terlapor jika melaporkan pelanggaran pemilu sehingga keamanan diri dan keluarganya merasa terancam, hal ini karena tidak adanya jaminan keamanan terhadap pelapor maupun saksi tindak pidana pemilu
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Leverage Terhadap Harga Saham dengan Nilai Perusahaan sebagai Variabel Intervening
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage terhadap harga saham dengan nilai perusahaan sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2020. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sehingga diperoleh 28 perusahaan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan path analysis dengan SPSS. Hasil penelitian ini yaitu ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, profitabilitas dan leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan, profitabilitas dan nilai perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham sedangkan leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap harga saham melalui nilai perusahaan. Profitabilitas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap harga saham melalui nilai perusahaan. Leverage berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham melalui nilai perusahaan