Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan
Not a member yet
    180 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN MINAT BACA ANAK

    Get PDF
    Relationship between parenting style and children’s reading interest is the title of this research, subbed with “Explanatory survey at Al-Ma’soem Junior High School, Sumedang”.This research is aimed to know is there any relationship between parenting style and children’s reading interest. Method used is quantitative with explanatory survey, that is directed to pay attention on the cases in certain situations and conditions present in the community, and its explanation by conducting a survey analysis that is designed to answer the question in the form why. Data collection techniques used questionnaires, observation, interview and litterature study. The sampling techniques used are simple random sampling. Data collection using questionnaires distributed to 89 respondents who are Al- Ma'soem junior high school students. The analysis technique used in this research is descriptive data analysis and inferential analysis. For inferential analysis used rank Spearman correlation test. Recommendation from this Result of this study showed a correlations between parenting style and children’s reading interest. Recommendation suggested from this research in terms of the children’s reading interest, parents apply control and warmth equally high is the most effective way to improve children’s reading interest.Penelitian ini berjudul hubungan antara pola asuh orang tua dengan minat baca anak dengan sub judul survey eksplanasi di Sekolah Menengah Pertama Al-Ma’soem, Sumedang.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah hubungan antara pola asuh orang tua dengan minat baca anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan format survey eksplanasi, yaitu penelitian yang diarahkan untuk memperhatikan mengenai kasus-kasus yang terjadi pada situasi dan kondisi tertentu masa kini di dalam masyarakat, dan penjelasannya dengan melakukan survey analisis yang di rancang untuk menjawab pertanyaan yang berbentuk mengapa.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara sampel acak sederhana. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 89 responden yang merupakan murid SMP Al-Ma’soem. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif dan analisis inferensial. Untuk analisis inferensial digunakan uji korelasi rank Spearman. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan minat baca anak. Saran dari penelitian ini dilihat dari segi minat baca anak yaitu pola pengasuhan orang tua yang sangat efektif untuk meningkatkan minat baca anak adalah pola pengasuhan yang menerapkan dimensi kontrol dan kehangatan sama-sama tinggi

    PEMETAAN JENIS DAN RUANG LINGKUP PENCARIAN INFORMASI PEKERJAAN PENDUDUK MISKIN PEDESAAN

    Get PDF
    Research on the subject of rural poor has always had a strategic value in the constellation of Indonesia human development, especially development oriented poverty reduction efforts. This research aims to study further aspects of rural poor experience related to their work, especially in terms of information behavior. The research method used was qualitative, with data collection through observation and depth interviews with 22 informants categorized as poor in the rural southern part of West Java. The research result shows that: (1) the involvement of the information seeking and used in connection with the work of the rural poor, are generally embedded and embodied in the form of odd jobs; (2) the scope of the types and sources of information seeking and used by rural poor people, is very limited, namely about the neighbors, close relatives, and others similar work.Penelitian dengan subjek penduduk miskin pedesaan selalu memiliki nilai strategis dalam konstelasi pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, utamanya pembangunan yang berorientasi pada upaya pengurangan angka kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih jauh mengenai aspek pengalaman penduduk miskin pedesaan terkait pekerjaan mereka, terutama dilihat dari sisi perilaku informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 22 orang informan berkategori miskin di pedesaan Jawa Barat Bagian Selatan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa: (1) keterlibatan informasi yang dicari dan digunakan terkait pekerjaan orang miskin di pedesaan, umumnya melekat dan mewujud dalam bentuk pekerjaan serabutan; (2) ruang lingkup dari jenis dan sumber-sumber informasi yang dicari dan digunakan oleh orang miskin pedesaan, amat terbatas, yakni seputar tetangga, kerabat dekat, dan sesama pekerjaan sejenis

    PROSES PENDALAMAN INFORMASI BERBASIS INFORMASI AWAL LINE@ BEM FIKOM UNPAD (Studi Fenomenologi Proses Pendalaman Informasi Akademik dan Non Akademik Berbasis Informasi Awal LINE@ BEM Fikom Unpad Oleh Mahasiswa Fikom Unpad)

    Get PDF
    The purpose of this study is to disscussed about how students in Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (FIKOM UNPAD) doing the process of deepening on information in academic and non academic fields based on the first information source, which is LINE@ BEM Fikom Unpad. This research used a qualitative method with phenomenological tradition. The data accumulation was done by in-depth interview, observation, and by literature study. The informants are nine students from various departments in FIKOM UNPAD, who have been accessing LINE@ BEM Fikom Unpad for obtained infor information. The results of this study indicate that all informants doing deepening on the information that received from LINE@ BEM Fikom Unpad to various sources of information, whether it is using technology based communication and information media or discussion with their colleagues.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (FIKOM UNPAD) dalam melakukan proses pendalaman terhadap informasi yang telah mereka peroleh dari sumber informasi awal, yaitu LINE@ BEM Fikom Unpad. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tradisi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Informan merupakan sembilan orang mahasiswa dari berbagai jurusan yang ada di Fikom Unpad, yang aktif dalam mengakses LINE@ BEM Fikom Unpad untuk mendapatkan informasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua informan melakukan pendalaman atas informasi yang mereka peroleh dari LINE@ BEM Fikom Unpad kepada berbagai sumber informasi lainnya, baik itu dengan menggunakan media berbasis teknologi komunikasi dan informasi maupun dengan melakukan forum diskusi bersama rekan sejawat dikampusnya

    KEGIATAN SANGGAR SASTRA RUMAH PUISI TAUFIQ ISMAIL DALAM MENDUKUNG PERILAKU MENULIS

    Get PDF
    This research purpose is to explain “Sanggar Sastra” activities at Rumah Puisi Taufiq Ismail in order to support behavior of writing literature among students, especially in Padang Panjang and Bukittinggi, West Sumatera. The method used is survey. Respondents in this research are twenty five senior high school students in Padang Panjang whom participate to “Sanggar Sastra” for a month. This research shows that an internal factor such as; members’ interest and external factors; sanggar sastra’s teachers contributed to support behavior of writing literature among students. While the external factor such as the facilitation of “sanggar sastra” not directly give an contributed to support behavior of writing literature among students.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas “Sanggar Sastra” di Rumah Puisi Taufiq Ismail dalam mendukung perilaku menulis di kalangan pelajar, Padang panjang dan Bukittinggi, Sumatera Barat. Metode yang digunakan ialah survey. Responden dalam penelitian ini ialah 25 Sekolah Menangah Atas (SMA) di Padang Panjang yang berpartisipasi di “Sanggar Sastra” setiap bulannya. Penelitian ini menunjukkan bahawa faktor internal diantaranya; ketertarikan angora dan faktor eksternal; pengajar Sanggar Sastra yang berkontribusi mendukung prilaku menulis diantara pelajar. Sedangkan faktor eksternal yakni fasilitas Sanggar Sastra tidak berkontribusi dalam memberikan dukungan prilaku menulis diantara pelajar

    IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENGETAHUAN DI PERPUSTAKAAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

    Get PDF
    This research is aim to understanding the level of UIN Sunan Kalijaga Library in implementing knowledge management. This type of research is a quantitative descriptive. This research is a population research, because it engages all of UIN Sunan Kalijaga Librarians as the respondents. Total of the respondents are 21 librarians.To collect the data the researcher uses the questionnaire, and also uses the nonparticipant observation, interviews, and the documentation to understand deeper abou the research object. Likert scale is used to measure the data, the researcher uses mean and grand mean formulas to analyze the data. The result of the research shows that the level of UIN Sunan Kalijaga Library in implementing knowledge management is high. But, from the this research also understood that there is an indicator need to be increased because the score is lower than the mean, it is “learning” indicator.One of interesting phenomena is about the librarians education background. The librarians which graduated from non library and information science (LIS) could implement knowledge management better than the librarians which graduated from LIS.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat implementasi manajemen pengetahuan yang dilakukan oleh pustakawan di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pustakawan di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Penelitian ini merupakan penelitian populasi karena jumlah populasinya hanya 21 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Untuk mengetahui lebih dalam kondisi di lapangan digunakan juga observasi nonpartisipatif, wawancara dan dokumentasi. Pengukuran data dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Analisis data dalam penelitian ini merupaan analisis deskriptif, yaitu menggunakan mean dan grand mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Impementasi manajemen pengetahuan di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga masuk dalam tingkat yang tinggi.Dari hasil penelitian ada beberapa indikator yang perlu ditingkatkan, yaitu indikator yang mem- peroleh skor di bawah rata-rata yaitu indikator learning. Salah satu temuan yang menarik adalah tingkat implementasi manajemen pengetahuan pustakawan yang berlatar belakang pendidikan formal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (IPI) justru lebih rendah daripada pustakawan yang bukan berlatar belakang pendidikan formal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (IPI).

    SIKAP PENGUNJUNG TERHADAP KETERSEDIAAN LAYANAN DI READING LIGHTS (Studi Deskriptif Kuantitatif Sikap Pengunjung Terhadap Ketersediaan Layanan Reading Lights Coffee & Corner)

    Get PDF
    This study discusses the users attitudes of the availability of services in Reading Lights. This study was conducted to determine how the visitor attitudes towards availability of services in Reading lights. The research method used is quantitative method with a descriptive approach. Data collection methods used in this study are questionnaires, interviews, observation, and literature study. The population in this study are the visitors Reading Lights by taking a sample of 50 respondents. The results obtained show that the attitude of the visitors are comprised of aspects of knowledge (cognitive) visitors agreed to know the service availability in Reading Lights, Impression (affective) visitors agreed include aspects of respondents' feelings agreed include aspects of respondents' feelings about the provision of foreign language collection, behavior (conative) visitors tend to always want to come to Reading Lights. The conclusion of this study is Cognitive Aspects (Knowledge) visitors to the availability of services and Coffee Corner Reading Lights which includes knowledge about the services available in the Reading Lights, collections and facilities support(favorable), Aspects of Affective (feeling) of visitors to the availability of services Reading Light and Coffee Corner, which includes a sense of excitement/love to the services available in the Reading Lights, collections and facilities in general support (favorable), Aspect Conative (Behavior) of visitors to the availability of the service Light Reading and Coffee Corner, which includes the respondent wishes to come, read/buy a book, use the reading room, use the facilities and tell other people about Reading Lights that generally supports (favorable).This is evident from the questionnaire in the results research to be a reference to improve the Reading Lights service.Penelitian ini membahas sikap pengunjung terhadap ketersediaan layanan di Reading Lights. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan bagaimana sikap pengunjung terhadap ketersediaan layanan di Reading Lights. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kuantitatif melalui pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan datan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara, observasi dan studi literatur. Populasi dalam penelitian ini ialah pengunjung Reading Lights, yang diambil sampel 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap pengunjung terdiri dari aspek pengetahuan pengunjung (kognitif) setuju untuk mengetahui ketersediaan layanan di Reading Lights, perasaan pengunjung (afektif) meliputi aspek perasaan responden tentang ketersediaan layanan koleksi bahasa asing, prilaku pengunjung (konatif) cenderung selalu ingin datang ke Reading Lights. Kesimpulan dari penelitian ini ialah aspek pengetahuan pengunjung (kognitif) dalam sikap ketersediaan layanan dan Coffee Corner Reading Lights meliputi pengetahuan mengenai layanan yang tersedia di Reading Lights, koleksi dan fasilitas pendukung (favorable), aspek perasaan pengunjung (afektif) mengenai ketersediaan layanan Reading Lights dan Coffee Corner meliputi perasaan senang/cinta kepada layanan yang tersedia di Reading Lights, koleksi dan fasilitas pendukung (favorable). Aspek prilaku pengunjung (konatif) mengenai ketersediaan layanan Reading Lights dan Coffee Corner, mencakup responden ingin datang, membaca/membeli buku, menggunakan ruang baca, menggunakan fasilitas dan memberitahu orang lain tentang Reading Lights yang umumnya mendukung (favorabel). Hal ini terlihat dari hasil kuesioner penelitian yang diharapakan menjadi acuan untuk meningkatkan layanan di Reading Lights.

    MODEL AKTIVITAS GERAKAN LITERASI BERBASIS KOMUNITAS DI SUDUT BACA SOREANG

    Get PDF
    One of the literacy movements that is currently developing is the proliferation of various communities Taman Bacaan Masyarakat (TBM) which was established by the community to provide access to information to the public in order to realize lifelong learning. Sudut Baca Soreang (SBS) as a TBM by relying on a variety of community is very active in making various activities literacy movements. This study aims to create a model of literacy movement activities undertaken by SBS with the end result was the model of a community -based literacy movement activities so that it can be one model for other TBM in making various activities literacy movements. The research method used in this study is a qualitative research using case study approach. The results showed that the shape of the literacy movement activities SBS driven by volunteers as well as spearhead in carrying out various activities that have been prepared weekly/monthly/yearly with one of the volunteers as person in charge. All activities are always evaluated regularly. This model can move literacy activities, promotional activities and drives the field of literacy advocacy activities. The manager of SBS (founders, trustees and volunteers) to make a wide range of activities aimed at local communities, which involves internal SBS as well as external parties SBS from local communities, students and community leaders and other strategic partners as a driver of literacy programming that has been designed by the manager of SBS, All activities that have been implemented are supported by promotional efforts through social media such as facebook as a primary medium.Salah satu gerakan literasi yang saat ini berkembang adalah menjamurnya berbagai komunitas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang didirikan oleh masyarakat untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat guna mewujudkan pembelajaran sepanjang hayat. Sudut Baca Soreang (SBS) sebagai sebuah TBM dengan mengandalkan berbagai komunitas masyarakat sangat aktif dalam membuat berbagai kegiatan gerakan literasi. Kajian ini bertujuan untuk membuat model aktivitas gerakan literasi yang dilakukan oleh SBS dengan hasil akhirnya adalah adanya model aktivitas gerakan literasi berbasis komunitas sehingga dapat menjadi salah satu percontohan bagi TBM lainnya dalam membuat berbagai kegiatan gerakan literasi. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk aktivitas gerakan literasi SBS dimotori oleh relawan serta menjadi ujung tombak dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang telah disusun setiap minggu/bulan/tahunan dengan salah seorang sukarelawan sebagai penanggungjawabnya. Seluruh aktivitas tersebut selalu dilakukan evaluasi secara rutin dan dilakukan evaluasi tahunan pula. Model ini dapat menggerakkan aktivitas literasi, promosi kegiatan dan menjadi penggerak kegiatan advokasi bidang literasi. Para pengelola SBS (pendiri, pengurus dan relawan) membuat berbagai aktivitas yang ditujukan untuk masyarakat sekitar yang melibatkan pihak internal SBS maupun pihak ekternal SBS mulai dari masyarakat sekitar, pelajar ataupun tokoh masyarakat dan mitra strategis lainnya sebagai penggerak kegiatan literasi yang telah dirancang oleh pengelola SBS. Seluruh aktivitas yang telah dilaksanakan didukung oleh upaya promosi melalui media sosial berupa facebook sebagai media utama

    KREDIBILITAS TENAGA PERPUSTAKAAN SMAN 1 SINDANG KAB. INDRAMAYU

    Get PDF
    This research discussed about the credibility of Library staff at SMAN 1 Sindang, Indramayu. This research used Credibility Theory from Hovland, Janis, and Kelley (1953). The purpose of this research is to know the credibility of library staff trough three components:attractiveness, skill and trust. The method used in this research is qualitative method with case study. Data were obtained from observations, interviews, and literature searches. The informant are eight people include the head of library, two library staffs, and five students. The result of this research shows the library staffs at SMAN 1 Sindang have good enough credibility. The library staff attraction consist of two factors; 1) Internal factor that is application of instructional technique and human realtions in communicating with students that produce a good interpersonal communication, 2) External factor is promotion that library staffs did such as rewarding and library socialization. Library staffs skill at SMAN 1 Sindang include management, service, developing of library staff sistem based on management competence, information management competence, education competence, personality competence, social competence, and profession development competence. It can be concluded the attractiveness and skill is to be related each other to build trust that continuously produce library staffs credibility at SMAN 1 Sindang. Library staff credibility in SMAN 1 Sindang was influenced too by educational factor, experience, and communication style. Hopefully, this research can be reference for the government to keep upgrading the human resources at school library especially SMAN 1 Sindang.Penelitian ini menggambarkan kredibilitas tenaga perpustakaan SMA 1 Sindang, Indramayu. Penelitian ini menggunakan teori kredibilitas dari Hovland, Janis dan Kelley (1953). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kredibilitas tenaga perpustakaan melalui tiga komponen: daya tarik, keahlian dan kepercayaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif melalui studi kasus. Data penelitian dihasilkan dari observasi, wawancara, dan studi literatur. Informan adalah 8 orang termasuk kepala perpustakaan, 2 tenaga perpustakaan dan 5 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tenaga perpustakaan SMA 1 Sindang memiliki kredibilitas yang cukup bagus. Daya tenaga perpustakaan terdiri dari 2 faktor; 1) faktor internal yang diaplikasikan dari teknik instruksional dan hubungan manusia dalam komunikasi diantara siswa yang diproduksi melalui komunikasi interpersonal, 2) faktor eksternal ialah promosi yang dilakukan tenaga perpustakaan melalui penghargaan dan sosialisasi perpustakaan. Keahlian tenaga perpustakaan SMA 1 Sindang termasuk manajemen, pelayanan, pengembangan sistem tenaga perpustakaan berdasarkan manajemen kompetensi, manajemen kompetensi informasi, kompetensi pendidikan, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan pengembangan kompetensi profesi. Dapat ditarik kesimpulan bahwa daya tarik dan keahlian menjadi saling terhubung satu sama lain untuk membangun kepercayaan yang diproduksi terus menerus oleh kredibilitas tenaga perpustakaan SMA 1 Sindang. Kredibilitas tenaga perpustakaan di SMA 1 Sindang dipengaruhi juga melalui faktor pendidikan, pengalaman, dan gaya komunikasi. Harapannya, penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia di Perpustakaan Sekolah khususnya SMA 1 Sindang.

    HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN KINERJA PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN

    Get PDF
    The purposes of this research are: 1) To understand the level of librarian’s emotional intelligence at Perpustakaan Kota Yogyakarta, 2) To understand the level of librarian’s performance at Perpustakaan Kota Yogyakarta, 3) To understand the correlation between the librarian’s emotional intelligence and the librarian’s performance at Perpustakaan Kota Yogyakarta. The type of this research is a quantitative research. The population of this research are all the librarians at Perpustakaan Kota Yogyakarta which are counted 26 librarians. To collect the research data, the researcher uses: questionnaire, observation, interview, and documentation. The measurement of the data uses likert scale with 4 alternative answers. There are three steps of data analysis, they are: descriptive analysis uses mean and grand mean, correlation test uses pearson’s product moment, and hypothesis test by compare the score of r measurement and r table. The results of this research are: 1) The level of librarian’s emotional intelligence is good; 2) The level of librarian’s performance is good; 3) There is a positive correlation between the librarian’s emotional intelligence and the librarian’s performance, it is known by the score of r which is positive, this score also shows that there is a strong correlation between the two variables. Some indicators need to be increase because the score is lower than the average. The librarians ask to the institution to give more chance and space for share their ideas related with their tasks and their responsibility. The librarians also complained about the high of work stress, that make the difficulties of self managing.Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui tingkat kecerdasan emosi pustakawan di Perpustakaan Kota Yogyakarta, 2) Mengetahui tingkat kinerja pustakawan di Perpustakaan Kota Yogyakarta, 3) Mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dan kinerja pustakawan di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasinya adalah seluruh pustakawan di Perpustakaan Kota Yogyakarta yang berjumlah 26 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengukuran data menggunakan skala likert dengan rentang skala 4 alternatif jawaban. Terdapat tiga tahap analisis data, yaitu analisis data deskriptif menggunakan mean dan grand mean, uji korelasi menggunakan rumus pearson’s product moment dan uji hipotesis dengan membandingkan antara r hitung dengan r tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kecerdasan emosi pustakawan di Perpustakaan Kota Yogyakarta dalam tingkat baik. 2) Kinerja pustakawan di Perpustakaan Kota Yogyakarta berada pada tingkat baik. 3) Terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan emosi dengan kinerja pustakawan di Perpustakaan Kota Yogyakarta di buktikan dengan nilai r hitung yang menunjukkan bahwa tingkat hubungan antara dua variabel sangat kuat. Beberapa indikator perlu ditingkatkan karena mendapatkan skor dibawah rata-rata. Pustakawan berharap agar institusinya memberikan kesempatan dan ruang yang lebih bagi pustakawan untuk menyampaikan gagasan yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya. Serta beban kerja yang cukup tinggi membuat pustakawan menjadi kesulitan untuk melakukan pengelolaan diri dengan baik

    PENCIPTAAN PENGETAHUAN TENTANG TANAMAN OBAT HERBAL DAN TANAMAN OBAT KELUARGA

    Get PDF
    This study aims to determine the process of knowledge creation process which starts from expanding process of knowledge knowledge, sharing, and conceptualization of knowledge about medicinal plants conducted by a team of PKK initiators at Cisondari Village Pasir jambu District of Bandung Regency. By using qualitative methods and case study approaches and techniques of data collection through observation, interviews, and literature study,the research results indicate that the process of creation of knowledge about medicinal plants conducted by the team of PKK initiators at Cisondari Village Pasirjambu District of Bandung Regency have been done well. One thing that is still lacking is that knowledge documentation process has not been carried out. This has not been done because the oral culture among the people is stronger than the culture of writing, so the innovations that have been created only stored as tacit in the mind of every person. Principally, the main goal of knowledge management is to encourage sustainability of knowledge within an organization or certain social group so that this knowledge can be used to encourage replication in the body of the organization, creates innovation, and gave birth to a new generation .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan pengetahuan mulai dari proses memperluas pengetahuan, berbagi pengetahuan, dan konseptualisasi pengetahuan tentang tanaman obat keluarga yang dilakukan oleh tim penggerak PKK Desa Cisondari Kabupaten Bandung. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka hasil kajian menunjukkan bahwa proses penciptaan pengetahuan tentang tanaman obat keluarga yang dilakukan oleh tim penggerak PKK Desa Cisondari Kabupaten Bandung sudah dilakukan dengan baik. Satu hal yang masih kurang yakni proses pendokumentasian pengetahuan belum dilakukan dengan baik. Proses itu tidak dilakukan karena dikalangan masyarakat budaya lisan lebih kuat bila dibandingkan dengan budaya tulis sehingga beberapa hasil inovasi yang telah tercipta hanya tersipan secara tacit didalam pemikiran setiap orang. Pada prinsipnya, tujuan utama pengelolaan pengetahuan yaitu mendorong keberlanjutan pengetahuan di dalam suatu organisasi atau kelompok sosial tetentu sehingga pengetahuan tersebut dapat digunakan untuk mendorong terjadinya replikasi di dalam tubuh organisasi, menciptakan inovasi, dan melahirkan generasi baru.

    175

    full texts

    180

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇