Widya Teknik (E-Journal)
Not a member yet
272 research outputs found
Sort by
Mesin pengering kapasitas limapuluh baju sistem tertutup
Bagi pengusaha laundry, mesin pengering baju sangat diperlukan. Dengan adanya mesin pengering baju, pada saat musim hujan tiba, pengusaha laundry tidak perlu merasa cemas dan takut kalau bajunya tidak akan kering, jika sewaktu-waktu hujan datang. Selain itu, dengan adanya mesin pengering, target jumlah baju yang akan dikeringkan per hari mudah ditentukan, karena waktu pengeringan baju tertentu dan bersifat tetap. Proses pengeringan juga dapat dilakukan setiap saat, baik siang hari maupun malam hari. Selain merakit mesin pengering baju, tujuan dari penelitian ini adalah (a) mengetahui kondisi udara masuk ruang pengering baju, dan (b) mendapatkan waktu yang diperlukan mesin pengering untuk mengeringkan 50 baju secara serentak. Mesin pengering baju bekerja dengan sumber energi listrik, mempergunakan mesin yang bekerja dengan siklus kompresi uap. Energi listrik dipergunakan untuk menggerakkan kompresor dari mesin kompresi uap dan menggerakkan kipas angin untuk mengalirkan udara yang dipergunakan untuk proses pengeringan baju.
Komponen utama mesin siklus kompresi uap adalah: kompresor, kondensor, pipa kapiler, evaporator dan peralatan tambahan filter, dengan fluida kerja R134a. Kompresor yang dipergunakan sebanyak 2 buah, masing masing
dengan daya 1,5 PK, sedangkan ukuran komponen yang lain menyesuaikan dengan besarnya daya kompresor. Kipas angin yang dipergunakan sebanyak 2 buah masing masing dengan daya sebesar 54 watt yang dipasang di
dekat kondensor, dan 2 buah kipas, masing masing dengan dengan daya 50 watt, yang difungsikan untuk mengalirkan udara dari ruang pengering ke ruang mesin siklus kompresi uap. Almari pengering dirancang untuk
kapasitas 50 baju, dengan sistem tertutup. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan kondisi awal pakaian basah: (a) hasil perasan tangan dan (b) hasil perasan mesin cuci. Jenis pakaian: batik, ukuran XL. Penelitian memberikan hasil, mesin pengering baju yang dirakit dapat bekerja dengan baik, dan (a) mampu mengkondisikan udara masuk ke dalam ruang pengeringan baju dengan suhu udara bola kering (Tdb) sekitar 74 C dan suhu udara bola basah sekitar 34 C. (b) mampu mengeringkan 50 baju basah hasil perasan tangan secara serentak dalam waktu sekitar 150 menit dan mampu mengeringkan 50 baju basah hasil perasan mesin cuci secara serentak dalam waktu sekitar 70 menit
Pengaruh Waktu Simpan Terhadap Kualitas Soyghurt Dengan Penambahan Gula dan Stabiliser
Kedelai merupakan salah satu contoh kacang-kacangan yang dapat diambil sarinya. Sari kedelai atau biasa disebut dengan susu kedelai, kaya akan protein dan rendah lemak, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita lactose intolerance dan vegetarian. Salah satu contoh produk olahan susu dari kacang-kacangan adalah soyghurt. Soyghurt merupakan susu kedelai yang telah difermentasikan dengan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh waktu simpan dan jenis stabiliser terhadap kualitas soyghurt. Metode yang digunakan untuk pengolahan susu kedelai adalah metode fermentasi. Susu kedelai disterilkan terlebih dahulu pada suhu 70oC selama 15 menit, lalu didinginkan sampai suhu sekitar 43oC, kemudian difermentasi dengan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus selama 14 jam, dan kemudian disimpan dalam lemari es sampai 288 jam. Setiap selang waktu 24 jam, terhadap soyghurt tersebut dilakukan uji kualitas. Dari penelitian disimpulkan bahwa usia bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus adalah 18 jam, dengan waktu fermentasi soyghurt selama 14 jam. Soyghurt dengan penambahan gelatin diperoleh bahwa waktu simpan terbaik 7 hari, sedangkan soyghurt dengan penambahan CMC diperoleh bahwa waktu simpan terbaik 9 hari. Dengan semakin bertambahnya waktu penyimpanan, maka jumlah koloni bakteri akan semakin banyak, harga pH akan semakin rendah, titratable acidity (TA) akan semakin tinggi
Jembatan Timbang Untuk Pengguna Kursi Roda
Perkembangan teknologi bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Pembuatan “Jembatan Timbang Untuk Pengguna Kursi Roda” dimaksudkan untuk membantu pengguna kursi roda dalam melakukan pengukuran berat badan. Selain itu, perancangan jembatan timbang ditujukan untuk orang-orang dengan kondisi tubuh tertentu, sehingga tidak mampu melakukan penimbangan badan secara normal. Jembatan timbang merupakan alat ukur berat dalam satuan kilogram, dengan konstruksi alat menyerupai jembatan. Kelebihan jembatan timbang dibandingkan dengan timbangan mekanik ialah tampilan hasil pengukuran berat dalam bentuk digital. Perancangan jembatan timbang untuk pengguna kursi
roda menggunakan timbangan digital sebagai elemen pengukur beratnya dengan memanfaatkan data pengukuran yang dihasilkan oleh keluaran modul timbangan digital untuk ditampilkan sebagai angka hasil pengukuran berat. Pengguna yang ingin melakukan pengukuran berat badan dengan menggunakan jembatan timbang diwajibkan menggunakan kursi roda selama proses penimbangan badan berlangsung. Elemen penyusun jembatan timbang terdiri dari: timbangan digital yang digunakan sebagai elemen pengukur beratnya, rangkaian mikrokontroler sebagai pusat pengolahan data serta pusat pengaturan keseluruhan sistem, rangkaian push button untuk pemilihan menu, start penimbangan, dan setting default serta Graphic LCD sebagai display untuk menampilkan angka hasil pengukuran berat. Hasil dari pembuatan sistem jembatan timbang membuktikan
bahwa sistem jembatan timbang dapat digunakan sebagai alat pengukur berat badan bagi pengguna kursi roda
Mesin Untuk Home Industry Kacang Telur
Home industry kacang telur cap Merak merupakan home industry yang bergerak di bidang pembuatan kacang telur. Home industry ini terletak di jalan Kalimantan no 24 Sampit, Kalimantan Tengah. Dalam usahanya untuk dapat semakin berkembang, perusahaan ini berusaha untuk mengurangi kelelahan pekerja dalam setiap proses produksi terutama pada proses pencampuran. Dari analisis yang dilakukan terhadap pengamatan di home industry, maka didapatkan data kelelahan pekerja pada proses pencampuran terhitung
agak berat. Perancangan mesin pencampuran dirancang melalui tahap penyusunan konsep, penyeleksian konsep, penyaringan konsep, dan penilaian konsep. Dari tahap-tahap itulah akan didapatkan suatu rancangan mesin untuk mengurangi kelelahan yang dialami oleh pekerja.
Dari pengamatan terhadap kinerja mesin yang telah dirancang, kerja mesin dalam melakukan proses produksi lebih optimal karena mesin tersebut dapat mengurangi kelelahan pekerja, dan berdasarkan data yang telah didapat setelah pemakaian mesin kelelahan pekerja sudah tergolong ringan, sedangkan biaya setelah pemakaian mesin lebih hemat Rp.705.400/bulan. Maka sangat direkomendasikan untuk membuat alat bantu mesin tersebut untuk mengurangi kelelahan pekerja serta menghemat pengeluaran biaya per bulannya
Penentuan Karakteristik Kanal Komunkasi dengan Metode Fourier pada Sistem Monitoring Kualitas Air Sungai
Monitoring kualitas air sungai sebagai sumber air bagi petani ikan membutuhkan komunikasi antar mikrokontroler dengan bantuan sistem komunikasi nirkabel, dalam hal ini menggunakan kanal video dari video sender.
Keberhasilan pembuatan komunikasi antar mikrokontroler dengan video sender diukur dari keberhasilan semua data yang dikirimkan dapat diterima dengan benar. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan analisa matematika yaitu metode Fourier untuk menganalisa bentuk sinyal yang dikirim dan diterima pada komunikasi yang sukses dan yang gagal. Hasil penggunaan metode Fourier adalah nilai-nilai besaran koefiesien Fourier yang merupakan besaran frekuensi-frekuensi harmonisa yang merupakan tanggapan frekuensi kanal komunikasi yang selanjutnya disebut karakeristik kanal komunikasi. Metode pengujian komunikasi dilakukan dengan mengirimkan sinyal listrik yang sama dari mikrokontroler kemudian mengubah-ubah jarak pengirim dan penerima video sender. Dari pengujian ini akan didapatkan bentuk-bentuk sinyal yang diterima yang menghasilkan gagal dan sukses komunikasi. Sinyal yang didapatkan disampling sehingga menjadi sinyal diskrit dan dianalisa dengan metode Fourier Diskrit untuk penentuan karakteristik kanal komunikasi yang sukses dan gagal.
Hasil penelitian ini adalah pada jarak kurang dari 40 meter komunikasi sukses dan bentuk sinyal dikirim dan diterima hampir sama. Pada jarak yang lebih dari 40 meter sinyal diterima berbeda secara signifikan dengan sinyal yang dikirim dan komunikasi antar mikrokontroler gagal
Upaya Peningkatan Kuantitas Proses Pelipatan Mika dengan Perancangan Alat Bantu Folding Mika di CV. Istana Sukses Makmur
CV. Istana Sukses Makmur merupakan sebuah badan usaha yang bergerak dalam bidang packaging plastik. Perusahaan ini membeli lembaran mika dari pihak luar dan hanya mencetak, memotong dan lembaran mika sesuai dengan pesanan konsumen. Permasalahan di CV. Istana Sukses Makmur adalah masalah proses pelipatan lembaran cetakan mika. Seorang operator harus melipat 3 pinggiran mika yang telah dicetak dengan penggaris besi dan dipanaskan dengan api lilin dan menekan lipatan tersebut. Dikarenakan dilakukan secara manual pada proses ini operator yang melakukan pekerjaan ini sering merasa keletihan dan mengalami luka pada jari tangan. Hal ini menyebabkan waktu proses pelipatan mika menjadi lama dan pekerja sering merasa kelelahan dan luka.
Oleh karena itu dilakukan analisa dengan cara pembagian kuesioner, pengukuran proses pelipatan mika, dan mengukur denyut jantung para pekerja. Sehingga dapat dilakukan suatu perbaikan untuk para pekerja. Agar pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan tidak lagi mengalami kesakitan. Selain itu, energi para pekerja juga tidak terbuang banyak ketika bekerja yang dapat mengakibatkan pekerja merasa kelelahan
Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Alami Ekstrak Fenolik Biji Pepaya
Kondisi kota-kota besar sangat rawan menebarkan bibit-bibit penyakit atau gangguan pada kesehatan. Radikal bebas merupakan salah satu penyebab timbulnya penyakit degeneratif antara lain kanker, aterosklerosis, stroke, rematik dan jantung. Upaya untuk mencegah atau mengurangi resiko yang ditimbulkan oleh aktivitas radikal bebas adalah dengan mengkonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung antioksidan. Pencarian sumber antioksidan alami sangat dibutuhkan untuk menggantikan peran antioksidan sintetik. Biji pepaya mengandung antioksidan yang berfungsi sebagai antioksidan alami.
Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh suhu dan waktu ekstraksi, serta rasio solid/liquid terhadap TPC (Total Phenolic Content), aktivitas antioksidan dan kemampuan antibakteri dari ekstrak biji pepaya. Biji pepaya mengandung senyawa fenolik yang dapat berperan sebagai antioksidan dan antibakteri. Mula-mula biji pepaya dikeringkan di dalam oven untuk mengurangi kadar air yang terkandung dalam biji pepaya. Biji pepaya kemudian dihancurkan sehingga ukurannya berkisar antara -40/+60 mesh, lalu diekstrak dengan pelarut etanol 75%. Proses ekstraksi dilakukan pada berbagai variasi suhu, waktu ekstraksi, serta rasio solid/liquid. Setelah didapatkan ekstrak biji pepaya, ekstrak dianalisa dengan metode Folin Ciocalteu untuk mengetahui TPC dalam biji pepaya dan dengan metode DPPH untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak biji pepaya. Aktivitas antibakteri ekstrak biji pepaya dilakukan dengan metode kertas cakram menggunakan bakteri Escherichia coli (gram negatif) dan Bacillus thuringiensis (gram positif).
Dari hasil penelitian didapatkan hasil TPC terbesar, yaitu 0,3471 mg GAE/mL, pada proses ekstraksi dengan rasio solid/liquid 1:10, suhu 60°C, selama 105 menit; sedangkan pada proses ekstraksi dengan rasio solid/liquid 1:20 didapatkan TPC tertinggi yaitu 0,1965 mg GAE/mL pada suhu 60°C selama 60 menit. Kedua ekstrak menunjukkan adanya aktivitas antibakteri meski perbedaan diameter zona hambatnya tidak signifikan
Pembuatan Biodiesel dari Minyak Babi
Dewasa ini sedang dikembangkan pembuatan biodiesel sebagai bahan kabar aletrnatif guna mengantisipasi menipisnya cadangan minyak bumi. Salah satu bahan baku untuk memproduksi biodiesel yaitu lemak babi. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh konsentrasi katalis basa dan suhu reaksi serta jenis asam yang akan menghasilkan yield biodiesel tertinggi. Terhadap lemak babi mula-mula dilakukan proses rendering untuk menghasilkan minyak babi, dan juga untuk menghilangkan pengotor dan air yang terkandung di dalam minyak babi. Kemudian terhadap lemak babi dilakukan proses acid-pretreatment yaitu proses reaksi dengan katalis asam sebelum digunakan katalis basa dalam reaksi transesterifikasi dengan tujuan untuk menurunkan kadar Free Fatty Acid (FFA) sampai pada batas yang diijinkan maksimal 0,5 %b/b. Salah satu komponen yang terdapat pada lemak babi adalah trigliserida yang merupakan suatu ester. Trigliserida ini sendiri jika direaksikan dengan alkohol akan menghasilkan suatu ester dan gliserol. Reaksi ini dikenal dengan reaksi transesterifikasi dan ester yang dihasilkan merupakan sebuah mono ester.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah katalis basa yang diperlukan dalam reaksi transesterifikasi adalah 2 %b/b, dengan yield biodiesel tertinggi yang bisa dicapai sebesar 84,45 %. Suhu yang digunakan dalam reaksi transesterifikasi untuk menghasilkan yield tertinggi biodiesel adalah 80OC
Penerapan Metode Gstar (P1) Untuk Meramalkan Data Penjualan Rokok di Tiga Lokasi
Salah satu dasar utama perencanaan produksi, inventori, dan distribusi yang efektif, dan efisien adalah peramalan yang tepat dari suatu data penjualan produk di waktu-waktu yang akan datang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penjualan harian rokok Hanisa Alami di tiga lokasi penjualan, yaitu Pasuruan, Malang, dan Batu, di mana data ini tidak hanya memiliki keterkaitan dengan kejadian pada waktu-waktu sebelumnya, tetapi juga mempunyai keterkaitan dengan lokasi atau tempat yang lain yang disebut dengan data spasial. Tujuan penelitian ini adalah mengaplikasikan model GSTAR (P1) untuk peramalan penjualan rokok Hanisa Alami di tiga lokasi serta untuk mengetahui apakah ada keterkaitan antara penjualan di suatu lokasi dengan lokasi lainnya. Disamping itu, juga untuk membandingkan model ARIMA, dengan model GSTAR (P1),
mana yang lebih tepat digunakan dalam peramalan penjualan rokok Hanisa Alami di tiga lokasi berdasarkan
hasil ketepatan ramalan. Model GSTAR (P1) yang merupakan pengembangan dari model space-time yang
menggabungkan unsur keterkaitan waktu, dan lokasi pada suatu data deret waktu, dan lokasi. Hasil dari penelitian ini adalah suatu model GSTAR yang sesuai, sehingga dapat digunakan untuk mendapatkan nilai-nilai ramalan yang tepat, dan dapat menjelaskan nilai-nilai ramalan yang tepat, dan dapat menjelaskan keterkaitan penjualan di suatu lokasi dengan penjualan di lokasi-lokasi yang lain
Prototype Mechanical Screen Untuk Rumah Pompa Di Sungai (Penyaring Sampah Pada Sungai)
Sungai merupakan saluran untuk mengalirkan air yang kadang-kadang mengandung sampah. Agar
sampah tersebut tidak menyebabkan penyumbatan, maka sampah tersebut perlu disaring pada tempat-tempat
terutama yang dekat dengan rumah pompa. Pompa diperlukan untuk mengendalikan arus air khususnya pada
musim penghujan.
Tujuan dari penelitian prototype mechanical screen ini adalah untuk mengangkat sampah padat yang
terkumpul di tepi sungai. Hal ini dapat dikerjakan secara otomatis dengan menggunakan PLC ( Programmable
Logic Controller.
Prototype mechanical screen dirancang untuk memudahkan pekerjaan mengangkat sampah padat yang
terkumpul pada tepi sungai. Mechanical screen terdiri dari movable frame, suatu kerangka penopang yang bergerak dimana lengan pembantu dan penggaruk sampah terpasang. Movable frame dapat bergerak sepanjang sungai secara bolak-balik, yang digerakan oleh sebuah motor DC lewat sabuk bergerigi dan roda gigi. Sedangkan lengan pengangkat dikendalikan oleh sistem pneumatik lewat sejumlah silinder dan katup.
Sebuah konveyor sabuk yang digerakan motor DC dipakai untuk mengangkut sampah padat yang telah digaruk
oleh penggaruk dan dibawa ke penampungan sampah.
Kontroler utama dari sistem ini menggunakan OMRON PLC CPM-1A. Hasil pengujian dan pengukuran dari prototype ini ternyata memiliki kesalahan yang sangat kecil sehingga dapat diabaikan. Hasil unjuk kerja alat menunjukan bahwa prototype telah memenuhi tujuan perancangan dan peruntukannya