KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
PERHITUNGAN DINDING PENAHAN TANAH PADA RUAS JALAN DESA BUNGA JADI KECAMATAN MUARA KAMAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA DENGAN METODE COULOMB
Seiring pesatnya perkembangan pembangunan, dan meningkatnya jumlah kendaraan serta ketidak mampuan Ruas Jalan Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Karta Negara Kalimantan Timur untuk mengakses arus lalu lintas serta meningkatnya intensitas curah hujan yang tinggi maka sering terjadi Longsoran di ruas jalan Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Karta Negara Kalimantan Timur oleh karena itu Penanganan Longsoran harus dibanguan di ruas jalan Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Karta Negara Kalimantan Timur sepanjang 20,00 meter. Perhitungan Struktur pada Dinding Penahan Tanah Penanganan Longsoran Ruas Jalan Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Karta Negara Kalimantan Timur dihitung, sesuai data-data akurat di lapangan, data laboraturium. Sehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas Jalan Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Karta Negara Kalimantan Timur dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran dengan menggunakan Struktur Dinding Penahan Tanah.
PERHITUNGAN DRAINASE JALAN PADA RUAS JALAN MARGASARI – SUNGAI PAYANG KEC. LOA KULU
Kerusakan jalan lebih sering dihubungkan dengan beban kendaraan yang melintas,namun dalam fakta di lapangan kerusakan jalan dapat disebabkan oleh banyak hal diantaranya adalah banjir dan genangan pada badan jalan.Secara umum badan jalan yang lebih sering mengalami banjir atau lebih sering tergenang akan mengakibatkan jalan tersebut rentan dan lebih cepat mengalami kerusakan dari umur rencananya dibandingkan jalan yang jarang atau tidak sering terendam banjir atau genangan air hujan.Konstruksi jalan seringkali dibangun tanpa dilengkapi dengan bangunan pelengkap jalan seperti saluran samping, pematah arus, gorong-gorong atau culvert dan sebagainya. Kondisi seperti ini seringkali ditunjang dengan kondisi medan jalan yang berada di daerah cekungan atau lembah sehingga posisi pembuangan air hujan yang melimpas pada badan jalan tidak dapat dialirkan.Ruas jalan yang menghubungkan daerah Margasari dengan Sungai Payang yang berada di Kecamatan Loa Kulu merupakan ruas jalan yang melintasi daerah perbukitan dengan cekungan-cekungan atau lembah-lembah yang berpotensi menjadikan badan jalan rentan terendam banjir dan genangan pada saat hujan terjadi. Selain itu pada ruas ini juga terdapat beberapa anak sungai kecil yang pada saat kemarau tidak terlihat debitnya, namun pada saat musim hujan maka air akan melimpas dan menggenangi permukaan badan jalan bahkan pada beberapa titik di ruas ini akan mengalami banjir setempat.Pada penelitian ini dilakukan perhitungan drainase, Dalam perencanaan gorong- gorong atau culvert, kemiringan memanjang (S) yang disarankan adalah 0,5% sampai 2% dengan pertimbangan faktor-faktor lain yang dapat mengakibatkan terjadinya pengedapandan erosi di inlet dan outlet gorong-gorong.Apabila bangunan transisi dibuat dari tanah, maka kecepatan aliran yang diijinkan di dalam culvert adalah 1 m/detik, dengkan apabila dipilih bangunan transisi dari pasangan batu atau beton, maka kecepatan aliran yang diijinkan di dalam culvert adalah 1,5 m/deti
PERENCANAAN TURAP DENGAN METODE KOMBINASI PASANGAN BATU DAN MINIPILE PADA JALAN GEMBIRA I STA 00+000 S/D STA 00+500 DESA SUKA DAMAI KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN KUTAI TIMUR
ABSTRAK Desa Suka Damai merupakan salah satu daerah unggulan di kabupaten kutai timur sebagai salah satu daerah perkebunan dan pertanian, sarana dan prasarana desa suka damai sebagai penunjang suplay hasil perkebunan dan pertanian masyarakat harus ditunjang secara baik pula karena berkaitan dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan terutama kecamatan teluk pandan khususnya kota sangatta. Pada jalan gembira I merupakan salah satu akses jalan menuju area perkebunan dan pertanian masyarakat desa suka damai. Karena posisi jalan yang bersebelahan dengan aliran air (anak sungai kandolo)mengakibatkan gerusan aliran air mengikis badan jalan yang dikhawatirkan akan terputusnya jalan Gembira . untuk diperlukan solusi untuk mengatasi penyempitan badan jalan yang tergerus aliran air.Setelah diadakan pengamatan dan survey di lokasi maka didapatkan cara untuk mengatsi gerusan alir air tesebut. Dengan turap pondasi pasangan batu gunung yang rencana diletakkan pada sta 00+000 sampai dengan 00+500. menggunakan tiang pancang beton minipile sebagai penahan dan penyokong bagian bawah, dimana telapak pondasi menggunakan beton mutu K 250 yang berfungsi sebagai landasan dan pengikat anatara tiang pancang dan dinding turap. Sementara potongan memanjang turap akan dibuat section untuk penyambung dengan section berikutnya. Adapun pemancangan menggunakan sistim Friction yaitu pemancangan dengan kelompok tiang. Untuk tiang pancang beton menggunakan beton pabrikasi dengan mutu beton K 300. sesuai dengan hasil perhitungan dan desain turap ini. Maka didapat dimensi ukuran turap pasangan batu gunung berikut tiang pancangnya. Kata kunci : perencanaan turap metode kombinasi pasangan batu pada jalan gembira Kuti
SEKOLAH SEPAKBOLA DI SAMARINDA
ABSTRAKSepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digemari. Pada abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia. Menurut Bapak Ony Yahya (Wakil Sekretaris Umum dan Staf Sekretariatan PSSI cabang Samarinda 2013), Samarinda sendiri merupakan kota yang memiliki peminat sepakbola cukup besar. Sekitar 78% penduduk menyukai olahraga ini. Sayangnya dengan tingginya minat pada olahraga ini tidak diimbangi dengan jumlah sekolah informal seperti SSB. Berdasarkan data yang ada, terdapat 13 SSB yang terdaftar di PSSI yang tersebar di Samarinda.Sekolah Sepakbola Di Samarinda ini merupakan suatu wadah/ruang kegiatan baik di dalam maupun di luar ruangan untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan seseorang dengan melakukan bimbingan dan pembinaan, khusunya dalam sepakbola. Fasilitas utama meliputi Study Area dan Training Area dengan fasilitas penunjang asrama, kantor, perpustakaan, lab komputer dan lain-lain.Demi mendapatkan ruang yang nyaman untuk berlatih dan belajar serta memiliki identitas di mana sekolah ini berdiri, maka diperlukan penyesuaian antara ruang dan sosial budaya. Oleh karena itu dipilih pendekatan bentuk dari bangunan itu sendiri dan sosial budaya sebagai identitas bangunan
Perencanaan Geometrik Jalan Dengan Metode Bina Marga dan AASHTO Pada Ruas Jalan Kantor Camat Rantau Pulung – KM 106 Kabupaten Kutai Timur
Pembangunan jalan merupakan salahsatu tujuan dari pemerintah daerah untuk membuka akses jalan dari kawasan terisolir menjadi kawasan terbuka dengan demikian akan semakin banyak pembangunan lainnya yang mendukung dengan pemerintah daerah bertujuan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Hal ini mendukung sekali dengan terciptanya perekonomian yang lebih baik.Secara spesifik, Perencanaan Geometrik Jalan tersebut antara lain pada Alinyemen Horizontal meliputi : gaya sentrifugal, jari- jari tikungan, lengkung peralihan, superelevasi, bentuk lengkung Horizontal, jarak pandangan dan pelebaran tikungan. sedangkan untuk Alinyemen Vertikal, meliputi : kelandaian Alinyemen Vertikal, Lengkung Vertikal Cembung dan Cekung.Kecendrungan tikungan dan tanjakan serta penurunan jalan yang ada saat ini di jalan menuju Kantor Camat Rantau Pulung - Km 106 Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur tidak sesuai standar Perencanaan Geometrik Jalan, oleh karena itu harus di rencanakan ulang.1.2 Rumusan MasalahDari latar belakang tersebut di atas,maka dapat dibuat rumusan masalah yang merupakan pertanyaan penelitian, adalah sebagai berikut :1. Perencanaan Geometrik Jalan berdasarkan Bina Margaa. Berapakah jarak pandang yang diperlukan pada ruas jalan tersebut ?b. Berapakah besarnya dimensiAlinyemen Horizontal ?c. Berapakah besarnya dimensiAlinyemen Vertikal ?2. Perencanaan Geometrik Jalan berdasarkan AASHTOa. Berapakah jarak pandang yang diperlukan pada ruas jalan tersebut ?b. Berapakah besarnya dimensiAlinyemen Horizontal ?c. Berapakah besarnya dimensiAlinyemen Vertikal ? 1.3 Batasan MasalahBerdasarkan pada skripsi ini, adapunbatasan masalah adalah :1. Lokasi Penelitian Ruas Jalan menujuKantor Camat Rantau Pulung – KM 106Kecamatan Rantau Pulung KabupatenKutai Timur.2. Perencanaan Geometrik Jalan menggunakan Metode Bina Marga dan Metode AASHTO.3. Tidak merencanakan tebal perkerasan.4. Tidak merencanakan PerhitunganBiaya
REVIEW DESIGN DINDING PENAHAN TANAH PADA PEMBANGUNAN LONGSORAN PADA RUAS JALAN PANGERAN SURYANATA KM 8,1 SAMARINDA
Abstrak Seiring pesatnya perkembangan pembangunan, dan meningkatnya jumlah kendaraan serta ketidak mampuan Ruas Jalan Pangeran Suryanata KM 8,1 Samarinda untuk mengakses arus lalu lintas serta meningkatnya intensitas Curah Hujan yang tinggi maka sering terjadi Longsoran di ruas jalan Pangeran Suryanata KM 8,1 oleh karena itu proyek Penanganan Longsoran akan dibanguan di ruas jalan Pangeran Suryanata KM 8,1 Samarinda sepanjang 52,00 meter. Perhitungan Struktur pada Dinding Penahan Tanah Penanganan Longsoran Ruas Jalan Pangeran Suryanata KM 8,1 Samarinda dihitung, sesuai data-data akurat di lapangan, data laboraturium. dengan tujuan perhitungan mencapai nilai yang konstan yaitu pada nilai maksimumnya karena faktor utama dalam penanganan longsoran ini adalah standar teknis dan kemudian dihubungkan dengan faktor keamanan. Sehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas Pangeran Suryanata KM 8,1 Samarinda dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran dengan menggunakan Struktur Dinding Penahan Tanah, diharapkan penanganan longsoran dengan menggunakan metode ini dapat mengatasi masalah Longsoran-longsoran di daerah lain bukan hanya di ruas jalan Pangeran Suryanata KM 8,1 Samarinda saja, tetapi di daerah-daerah lain yang ada di Indonesia khususnya di Kalimantan Timur. Pengamatan di lapangan menunjukan bahwa pengetahuan di bangku kuliah banyak dilengkapi dengan pengetahuan dan wawasan di lapangan, khususnya di bidang manajemen lapangan untuk mencapai proyek yang berhasil
ANALISA PERHITUNGAN BIAYA TUNDAAN LALU LINTAS PADA SIMPANG TIGA JALAN JUANDA DAN JUANDA 8 KOTA SAMARINDA
ABSTRACT The purpose of research is to know cost analysis calculation of traffic delays Simpang" Juanda Three Way and Juanda 8 Samarinda. The research was done from June 2012 until August 2012 (8 weeks). The time for the observation consist of three part of time, the first 07.00 am - 09.00 am, second 11.00 am - 01.00 pm, and the last 04.00 pm - 06.00 pm. The result of the research are the calculation of vehicle operating cost that occur when traffic conditions stabilized is Rp. 15.182,-/ km/ vehicle and traffic delay caused a lot of trips up there so it raises the cost of delay, large costs on average delay during rush hour is Rp.36.783.,-/ km/ vehicle.Keywords: Cost Analysis, Vehicle Operating Cos
ANALISA PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PELAKSANAAN PEMATANGAN LAHAN UNTUK PEMBUATAN WORK SHOP DI KAB. MALINAU PADA DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Setiap proyek konstruksi memerlukan alat berat untuk beberapa jenis pekerjaan, namun tidak mencakup semua jenis alat berat yang ada. Jenis-jenis proyek yang pada umumnya menggunakan alat berat adalah proyek gedung, pelabuhan, jembatan, jalan, irigasi dan lain-lain. Demikian juga dengan Pematangan Lahan untuk Pembuatan Work Shop dan Gudang Alat Berat di kabupaten Malinau sebagai tempat pusat pemeliharaan alat rutin milik Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur. Maksud dan tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui produktifitas, jumlah alat yg di butuhkan dan lama waktu pelaksanaan agar dapat berjalan sesuai yang di harapkan. Metode perhitungan yang dipakai disini adalah metode analisis data, yang meliputi analisis tentang material dan jenis pekerjaan, alat berat yang digunakan, perhitungan produksi alat berat, perhitungan jumlah efektif penggunaan alat berat, waktu pelaksanaan, dan hasil analisis perhitungan keseluruhan. Dari hasil perhitungan alat Excavator di butuhkan 2 unit dengan produktifitas 573,76 m3/jam/hari selama 195 hari kerja. Dumptruck 5 unit dengan produktifitas 169,12 m3/jam/hari selama 180 hari kerja. Compactor 2 unit dengan produktifitas 682,64 m2/jam/hari selama 195 hari kerja dan Buldozer 2 unit dengan produktifitas 655,60 m2/jam/hari selama 153 hari kerja Jadi total waktu yang dibutuhkan untuk pekerjaan penggusuran,pengupasan Top Soil , timbunan dan pemadatan untuk pematangan lahan pembuatan Work Shop adalah 720 hari.
PERENCANAAN GEDUNG PERPUSTAKAAN UMUM KABUPATEN KUTAI TIMUR
Perpustakaan tidak dapat dipisahkan dari sejarah manusia karena perpustakaan merupakan produk manusia. Dari dulu manusia terbiasa mencatat hasil pikiran dan kegiatannya untuk disimpan agar dapat dipelajari bagi generasi selanjutnya. Pada jaman modern ini, perpustakaan memiliki fungsi fungsi kompleks dari sekedar tempat penyimpanan catatan perpustakaan merupakan wadah pelayanan pendidikan yang mencangkup kegiatan belajar, layanan informasi, pusat penelitian, hingga tempat rekreasi pendidikan bagi masyarakat.Kehidupan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur khususnya kota Sangatta, masih jauh dengan fasilitas pendidikan seperti perpustakaan umum. Namun karena pembangunan telah berkembang ke arah Kabupaten Kutai Timur, berkembang pula pola kehidupan masyarakat meningkatnya taraf hidup masyarakat, meningkatnya pula kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Agar warga Kutai Timur khususnya kota Sangatta mudah dalam mendapatkan pelayanan pendidikan, dengan terciptanya ruang bagi masyarakat sebagai sarana perpustakaan yang berfungsi untuk memudahkan masyarakat dalam pencarian informasi pendidikan.Antusias masyarakat Kutai Timur khususnya kota Sangatta akan eksistensi sarana perpustakaan umum memandu masyarakat menuju taraf hidup yang lebih baik, meningkatkan mutu sumber daya manusia, dan meningkatkan minat masyarakat akan budaya membaca.
PERHITUNGAN KONTRUKSI DINDING PENAHAN TANAH PADA PROYEK PENINGKATAN STRUKTUR BADAN JALAN POROS BONTANG - SANGATTA 28 ± 850 PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
ABSTRAKKeberadan jalan yang repsentatif adalah hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi demi kelancaran arus transportasi. Kondisi sebagian banyak yang tidak dapat berfungsi secara masimal, sehingga menyebabkan terganggunya arus lau lintas kondisi tersebut, semakin memprihatikan jika jalan tersebut termaksuk jalur padat dan merupakan akses satu-satunya. Tujuan penulisan ini adalah menghitung kontruksi dinding penahan tanah diwiliyah tersebut.Berkaitan dengan studi kasus kelongsoran pada ruas jalan Bontang – Sangatta 28 ± 850 maka diperlukan data primer, data sekunder, juga didukung dengan data-data penunjang lainnya. Tujuan yang hendak dicapai melalui pengumpulan data yang memadai dalam mengatasi kelongsoran tanah tersebut.Dari hasil perhitungan kontruksi perkuatan tanah dapat menentukan dimensi struktur dinding penahan tanah dengan tipe kantilever, L = 10.000 m, H = 4.500 m, B = 3.150 m, Da = 0.500 m, Drencana = 1.000 m, D = 0.321 m. Menggunakan tulangan tarik Ø 19 – 310 mm dan tulangan tekan Ø 19 – 310 pada Penulangan Breast Wall. Dan diperkuat dengan tiang pancang untuk menambah stabilitas terhadap guling, karena dapat terjadi guling akibat kombinasi beban 1, jika tidak diperkuat pancang. Kata Kunci : Dimensi, tulangan tarik dan tekan, guling