Jurnal Perkotaan
Not a member yet
    88 research outputs found

    Evaluasi Pelaksanaan Cement Treated Sub-base (CTSB) Pada Proyek Peningkatan Jalan Sukadana - Teluk Batang

    Full text link
    The Sukadana - Teluk Batang road section is a strategic provincial road in Kayong Utara Regency that faces pavement stability issues due to soft subgrade conditions. This research aims to analyze the effectiveness of implementing Cement Treated Sub-base (CTSB) technology with composite cement as an alternative solution for improving road pavement quality. The research methodology includes evaluation of existing conditions, CTSB pavement design planning, trial compaction implementation, and field performance testing and monitoring. The results showed that CTSB application with 10 passes achieved a density level of 98.50% and CBR value reaching 151.54%, far exceeding the specified minimum requirements. The unconfined compressive strength (UCS) value at 7 days reached 25.39 kg/cm², meeting the required strength criteria. Post-construction visual observations showed a homogeneous and stable road surface without indication of structural damage. This research proves that CTSB technology with composite cement is effective in improving subgrade bearing capacity and provides a sustainable solution for road infrastructure development in areas with soft soil characteristics

    Spatial Planning Politics in Determining the Location for the Construction of a Waste-To-Energy Power Plant (PLTSa) in Makassar City, Indonesia

    Full text link
    This research analyzes the political dynamics in determining the location for the construction of a Waste-to-Energy Power Plant (PLTSa) in Makassar City. Although existing regulations, such as Makassar Mayor Regulation No. 1 of 2021 and Makassar City Regional Regulation No. 4 of 2015, have designated the Tamangapa Landfill as the construction site, the city government instead proposed an alternative location in the Tamalanrea District. This has sparked controversy among the community, the Regional People's Representative Council (DPRD), and business actors, as well as causing conflicts of interest among various stakeholders. With a descriptive qualitative approach, this research reveals that spatial planning decisions are not only influenced by technical and environmental aspects but also by political and economic considerations. The shifting of development locations reflects the contestation of power in urban spatial governance, where the interests of political elites and investors are often prioritized over the aspirations of the community. This research highlights the importance of transparency and public participation in spatial planning to avoid social conflicts and ensure spatial justice in infrastructure development policies

    Membangun Manusia Unggul Melalui Integrasi Iptek dan Budaya di Galeri Indonesia Kaya

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya pengaruh nilai-nilai budaya yang dapat diintegrasikan dengan terus berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi literatur sebagai metodenya. Untuk menganalisis data penelitian digunakan berbagai teknik, seperti menetapkan tujuan yang diinginkan, menentukan konsep, memilih unit tertentu untuk dianalisis, mengumpulkan data yang berkaitan dengan topik, dan melakukan interaksi logis antara informasi yang dikumpulkan untuk menggambarkan hasil penelitian ini sesuai dengan maksud riset dan tujuan. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi nilai budaya dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di dalam ruang publik interaktif Galeri Indonesia Kaya. Integrasi ini tidak hanya memungkinkan penyelarasan dengan konteks sosial, budaya, dan perkembangan teknologi yang terkini, tetapi juga mempromosikan kesadaran akan keberagaman budaya dan memberikan akses terhadap masyarakat yang lebih interaktif, inklusif, dan efektif. Hasil penelitian menegaskan bahwa Galeri Indonesia Kaya bekerja keras untuk tetap konsisten dalam memberikan pertunjukan budaya setiap minggu kepada pengunjung sehingga Galeri Indonesia Kaya telah memperoleh banyak hal positif dari pengunjung. Ruang publik interaktif ini mencerminkan nilai-nilai budaya dan memanfaatkan kemajuan iptek, sehingga dapat menjadi instrumen yang kuat dalam meningkatkan mutu masyarakat. Tingginya antusiasme pengunjung dalam menikmati berbagai kegiatan yang diselenggarakan, menunjukkan bahwa galeri ini berhasil menarik minat masyarakat, untuk lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya Indonesia

    Chitosan and Red Ginger Extract Patches for Diabetic Foot Ulcers: An Alternative for Urban Healthcare Challenges

    Full text link
    Diabetic foot ulcers (DFUs) are a severe complication of diabetes, particularly in urban areas where healthcare access and infection risks pose significant challenges. This study investigates the potential of transdermal patches combining chitosan and red ginger (Zingiber officinale var. rubrum) extract to improve DFU care. Patches were formulated with varying concentrations of chitosan (2%, 3%, and 4%) and red ginger extract (0%, 5%, 10%, and 15%) and evaluated for physical properties, moisture retention, durability, and antimicrobial activity against Staphylococcus aureus. Results identified 3% chitosan with 5% red ginger extract as the optimal formulation, offering superior water retention, balanced durability, and moderate antimicrobial efficacy. These findings highlight the potential of chitosan-red ginger patches as cost-effective, adaptable solutions for DFU care, addressing critical needs for infection control, hydration, and patient comfort in resource-limited urban healthcare settings. Future studies should validate clinical efficacy and investigate scalability for broader implementation

    Analysis of Commuting Time and Health Impact in Jakarta Metropolitan Area: A Comparative Review

    Full text link
    Commuting in the Jakarta Metropolitan Area (Jabodetabek) presents significant challenges, including long travel times, congestion, and environmental concerns, which affect commuters' health and well-being. This study provides a comparative review of commuting patterns, transportation modes, and their associated health impacts. By analyzing secondary data, the research identifies key issues such as the prevalence of private vehicle use, overcrowded public transport, and limited infrastructure for sustainable travel. The findings reveal that prolonged commutes are linked to physical inactivity, musculoskeletal problems, respiratory conditions, and mental stress, exacerbated by inadequate transportation systems and environmental factors. Comparisons with other global cities underscore the importance of integrated transit networks, sustainable transport policies, and urban planning to mitigate these impacts. This review aims to inform policy decisions to enhance the quality of life for Jakarta’s commuters and foster a more sustainable urban future

    Tren Coffee Vlog: Analisis Sentimen dan Toksisitas Pengguna Sharing Media Platform Youtube terhadap Konten Digital Latte Art dan Beverage Manufacturing

    Full text link
    This research examines the effectiveness of Coffee Vlogs as a promotional tool to build community and strengthen brand image among urban audiences. The findings show that creative and educational content successfully captures attention and builds strong emotional connections with viewers, while digital media platforms effectively foster engagement and customer loyalty. Toxicity analysis of the first video reveals variations in the levels of comment toxicity. In contrast, sentiment analysis of the second video indicates that most reviews have positive sentiments towards the content. Despite limitations in analyzing viewer behavior and digital media effectiveness, the Digital Content Reviews and Analysis Framework successfully evaluates coffee shop marketing strategies

    Work-family conflict dan Kepuasan Kerja: Peran Mediasi dari Stres Kerja

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui  peran mediasi stres kerja dalam pengaruh work-family conflict terhadap kepuasan kerja. Populasi adalah pegawai wanita di Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, dengan rumus slovin didapat jumlah sampel sebanyak 40 orang pegawai wanita. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji mediasi dengan menggunakan Preacher-Hayes The Simple Mediation Model dengan bantuan aplikasi statistika SPSS versi 22.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh work-family conflict terhadap kepuasan kerja dimediasi oleh stres kerja, selain itu work-family conflict juga berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan kerja dan stres kerja

    Daging Buatan Hasil Rekayasa Genetika Ditinjau dari Kehalalannya dan Hukum Perlindungan Konsumen

    Full text link
    Indonesia merupakan salah satu negara yang  memenuhi kebutuhan pangannya dari hasil peternakan seperti daging unggas dan daging sapi. Dengan berkembangnya teknologi dan meningkatnya kebutuhan akan daging sapi, maka mulai dikembangkan daging sapi dari hasil rekayasa genetika atau disebut daging in vitro.  Adanya jenis daging rekayasa genetika ini di satu sisi memberikan  solusi untuk kebutuhan daging di masyarakat, namun di sisi lain menimbulkan permasalahan anatara lain apakah daging tersebut aman dikonsumsi dan apakah masuk kedalam makanan halal menurut hukum Islam. Tulisan ini akan membahas tentang bagaimana perlindungan masyarakat sebagai konsumen terkait daging buatan laboratorium hasil rekayasa genetika sesuai dengan aturan yang ada, serta bagaimana tentang kehalalan daging tersebut menurut MUI dan NU. Penelitian dilakukan secara yuridis normatif dengan mengkaji aturan dan berbagai bahan sekunder lainnya. Dengan adanya UU Perlindungan Konsumen,dan UU tentang Pangan, maka konsumen dapat terlindungi sehingga jika daging buatan hasil rekayasa di laboratorium aman bagi kesehatan manusia. Namun dalam penerapan aturan tersebut perlu pengawasan. Kehalalan juga sudah dipenuhi dengan penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia. Dengan demikian daging buatan tersebut dapat menjadi salah satu pilihan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan menjadi alternatif pengganti daging alami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

    Utilization of Organic Waste into Environmentally Friendly Household Cleaning Agents: Eco-Enzyme

    Full text link
    Waste is one of the major problems in terms of preserving the natural environment for humans. When waste is produced in large quantities, improper management will endanger human health and the environment. Making Eco-Enzyme (EE) products from waste, especially organic waste from homes, is one possible answer. Since Eco-Enzyme is made by fermenting organic waste using brown sugar as a substrate, it can be produced on a small scale. The aim of this project is to find out the advantages of producing Eco-Enzyme products from household organic waste, especially fruit and vegetable waste. This experiment uses the method of literature review and simple experimentation. The result of this experiment is an Eco-Enzyme product that is used as a disinfectant, a mixture of floor cleaning detergents, a pesticide residue cleaner, a descaler and a decrease in car radiator temperature, a hand-sanitizer (hand sanitizer) and also a skin wound medicine

    Peran Gereja Katolik Indonesia Dalam Menangani Migran Pencari Suaka

    Full text link
    Fenomena pengungsi dan pencari suaka di Indonesia semakin sering terjadi. Masalah pengungsi telah menjadi masalah kemanusiaan dan perhatian dunia saat ini. Alasan pengungsi dan pencari suaka meninggalkan negaranya karena negaranya mengalami konflik berkepanjangan, seperti konflik politik, agama, etnis, dan terorisme. Kehidupan mereka merasa terancam dan terpaksa mencari rasa aman untuk memperjuangkan haknya untuk hidup di negara lain. Sedangkan Indonesia sendiri dalam menghadapi permasalahan pengungsi dan pencari suaka dihadapkan pada 2 polemik besar yaitu masyarakat Indonesia masih banyak yang miskin sehingga masih membutuhkan pertolongan, sedangkan permasalahan pengungsi merupakan permasalahan kemanusiaan. Oleh karena itu, Indonesia belum meratifikasi Konvensi Jenewa tahun 1951 dan Protokol tahun 1967 tentang penanganan pengungsi. Permasalahan pengungsi dan pencari suaka tentu juga menjadi perhatian Paus Fransiskus. Gereja Katolik memandang pengungsi dan pencari suaka sebagai Kristus yang menderita. Peran Gereja lebih terfokus pada kemanusiaan pastoral. Kehadiran Gereja merupakan simbol gerakan moral dan gerakan iman untuk berpartisipasi secara amal dan melakukan pemberdayaan dan advokasi untuk menyuarakan hak-hak pengungsi dan pencari suaka

    79

    full texts

    88

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Perkotaan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇