Universitas Langlangbuana

Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
Not a member yet
    557 research outputs found

    (Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Pengantar Akuntansi di Kelas X Administrasi Perkantoran SMK Bina Warga Bandung)

    No full text
    Motivasi sangat memegang pengaruh penting terhadap siswa, karena dengan motivasi siswa dapat menyadari betapa pentingnya belajar untuk kehidupan yang akan datang. Motivasi belajar dapat timbul dengan adanya pembelajaran yang menarik, salah satunya dengan menggunakan metode pembelajaran. Metode picture and picture adalah metode pembelajaran menggunakan gambar yang nantinya dipasangkan dan diurutkan secara logis. Digunakanya gambar dalam metode picture and picture akan membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan menarik perhatian siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode picture and picture terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui langkah – langkah penggunaan metode picture and picture dalam mempengaruhi motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMK BinaWarga Bandung dengan fokus penelitian, yaitu kelas X Administrasi Perkantoran 2 dan X Administrasi Perkantoran 3. Sampel yang diambil sebanyak 36 untuk kelas kontrol dan 36 untuk kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling, jenis purposive. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan siswa sebagai objek yang diteliti dan sumber data. Instrumen yang digunakan dalam menunjang penelitian ini adalah: perangkat pembelajaran (silabus dan RPP), lembar observasi, angket tes awal atau pretest dan tes akhir atau posttest. Data yang diambil mengenai penggunaan metode picture and picture didapatkan dengan penyebaran angket. Perhitungan statistika menggunakan software SPSS versi 22 for windows. Hasil penelitian ini telah diuji dan menunjukkan bahwa: terdapat perbedaan dalam motivasi belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan demikian penggunaan metode picture and picture lebih berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa dibandingkan tanpa menggunakan metode picture and picture

    (Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Pengantar Keuangan dan Akuntansi di SMK Binawarga Bandung)

    No full text
    Pada proses pembelajaran yang berlangsung cenderung kurang aktif dikarenakan model pembelajaran yang hanya berpusat pada guru sehingga mengakibatkan aktivitas belajar siswa yang rendah, khususnya untuk mata pelajaran Pengantar Keuangan dan Akuntansi. Maka dibutuhkan salah satu alternatif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung, yaitu salah satunya dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini berjudul “pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa”. Penelitian ini bertujuan untsuk mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) serta untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Quasi Experiment dengan desain penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Sifat penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Binawarga Bandung, dengan sampel penelitian siswa SMK kelas XI AP 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 36 siswa dan kelas XI AP 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil analisis uji hipotesis aktivitas belajar siswa diketahui terdapat peningkatan, hal ini dilihat dari rata-rata persentase perolehan siswa yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) serta terhadap peningkatan aktivitas di kelas eksperimen dalam proses pembelajaran Pengantar Keuangan dan Akuntansi

    Studi Kasus Pada Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di SMK.

    No full text

    Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika. Hal ini dapat terlihat dari perolehan nilai rata-rata ujian yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Rendahnya hasil belajar dikarenakan proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah pada mata pelajaran matematika masih menggunakan metode ceramah, dimana pembelajaran menjadi kurang menarik, kurang menyenangkan dan membosankan. Peserta didik hanya duduk, mencatat dan mendengarkan apa yang disampaikan pendidik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV di SDN Gardusayang IV. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak dua kelas. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen dan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Untuk mengetahui hasil belajar matematika pada peserta didik digunakan instrumen tes. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji perbedaan dua rata-rata saling bebas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu peningkatan hasil belajar matematika peserta didik yang pembelajarannya menggunakan pendekatan RME lebih baik daripada peserta didik yang pembelajarannya menggunakan pendekatan konvensional. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendekatan RME berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar matematika peserta didik

    Penggunaan Model Picture and Picture terhadap Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar ilmu pengetahuan sosial peserta didik pada materi sebelumnya. Hal ini diperkuat oleh pendidik kelas VI (empat) menyatakan bahwa hasil pembelajaran IPS masih rendah, baik dalam aspek pengetahuan, dan sikap yang diaplikasikan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, perlu adanya perbaikan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik agar dapat memaksimalkan belajar. Penelitian ini mencoba menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture untuk meningkatkan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen atau percobaan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik di kelas IV semester II SD Negeri Bojong Sempur yang berjumlah 72 peserta didik yang terdiri dari 37 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan 35 orang di kelas kontrol, dengan instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes soal. Pada pelaksanaan pembelajaran di kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture, sedangkan di kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan SPSS versi 22, di peroleh rata-rata hasil peserta didik sebesar 8,11 meningkat setelah diberikan perlakuan dan setelah dilakukan hasil pengujian T-hitung lebih besar dari T-tabel pada tingkat signifikansi 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMK

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang masih rendah, oleh karena itu dilakukan suatu kajian tentang penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) pada pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran TSTS terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada siswa SMK dengan menerapkan model pembelajaran TSTS serta interaksi antara model yang digunakan terhadap kategori tinggi, sedang, dan rendah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuasi-eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMKN 3 Bandung dengan sampel kelas X Akuntansi 1 sebagai kelas eksperimen dan X Akuntansi 4 sebagai kelas kontrol. Adapun instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran.Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan Uji-t dan Uji Anava dua jalur diperoleh dari hasil pretes dan postes yaitu indeks gain, sedangkan analisis data kualitatif diperoleh dari hasil observasi untuk menggambarkan pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas. Berdasarkan analisis data tersebut diperoleh hasil diantaranya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran TSTS lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional, kategori tinggi lebih baik kemampuan pemecahan masalah matematisnya dibandingkan dengan kategori sedang maupun rendah baik yang diberi model pembelajaran TSTS ataupun model pembelajaran konvensional dan terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan pengelompokan siswa dalam hal peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis

    Pengaruh Penerapan Metode Simulasi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar

    No full text
    Pendidik dituntut untuk menghasilkan hasil belajar yang baik untuk setiap peserta didiknya melalui penerapan metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode simulasi terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah peserta didik sekolah dasar, dengan populasi penelitiannya yaitu peserta didik di Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Bandung kelas V A sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes dan non tes. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam proses penelitian diantaranya melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap analisis data. Data penelitian dihitung dan diolah menggunakan statistik parametrik dengan pengujian hipotesis (uji-t) menggunakan bantuan software SPSS Versi 23 yang sebelumnya telah dilakukan pengujian normalitas dan homogenitas sebagai syarat pengujian statistik parametrik, serta menggunakan rumus gain ternormalisasi. Hasil penelitian pretes peserta didik kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 57,11 dan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 55. Dari nilai rata-rata kedua kelas tersebut menunjukan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan peserta didik tidak berbeda secara signifikan. Setelah diberi perlakuan menggunakan metode simulasi yang diterapkan pada kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai postes 87,8 sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata nilai postes 82,9 yang menggunakan pembelajaran konvensional. Dari rata-rata kedua kelas tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar di kelas kontrol. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan (1) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penerapan metode simulasi terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar (2) hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan metode simulasi lebih baik dari hasil belajar kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional

    (Studi Eksperimen Kuasi Mata Pelajaran IPS kelas IV SDN Babakantiga Ciwidey)

    No full text
    Skripsi ini berjudul “Pengaruh Penerapan Model Mind Mapping Terhadap Peningkatan Kemampuan Mengingat Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Sekolah Dasar” (Ilmu Pengetahuan Sosial Materi Koperasi Dikelas IV SDN Babakantiga Ciwidey). Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPS materi koperasi di kelas IV SD. Hal ini disebabkan cara mengajar guru yang masih bersifat konvensional yaitu hanya menggunakan metode ceramah. Untuk itu perlu digunakan model pembelajaran yang tepat yang dapat meningkatkan hasil belajar. Model pembelajaran yang dianggap tepat untuk materi koperasi adalah dengan menerapkan model pembelajaran mind mapping (peta pikiran). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran mind maping pada pembelajaran IPS di SD Negeri Babakantiga Ciwidey dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS peserta didik di SD Negeri Babakantiga Ciwidey melalui penerapan model pembelajaran mind mapping. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SD Negeri Babakantiga Ciwidey tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 72 orang yang terbagi menjadi dua kelas yang masing-masing berjumlah 36 orang di kelas A dan kelas B, dengan instrument pengumpulan data berupa pedoman observasi dan hasil tes. Pada pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran mind mapping menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan teknik excel dan SPSS versi 16, diperoleh nilai peserta didik dalam pembelajaran IPS materi koperasi mengalami peningkatan yang signifikan. Peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dilihat dari nilai gain sebesar 6.930 dan rata-rata n-gain 0,70 (sedang) sedangkan pada kelas kontrol peningkatan hasil belajar dengan nilai gain sebesar 4.692 dan rata-rata n-gain 0,29 (rendah). Terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil belajar IPS antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol setelah mendapat perlakuan penerapan model pembelajaran mind mapping yang dibuktikan melalui perhitungan uji-t gain dengan diperoleh hasil nilai sig 0,000 < (α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pengaruh penerapan model pembelajaran mind mapping (peta pikiran) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS dengan pokok bahasan koperasi di kelas IV SD Negeri Babakantiga Ciwidey

    Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Heads Together terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar

    No full text
    Prestasi belajar ditentukan oleh hasil belajar yang mengungkapkan sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diberikan sebelumnya. Hal ini juga berkaitan dengan pendekatan, strategi, metode, model dan media pembelajaran yang digunakan. Berdasarkan observasi peneliti sebagian besar pendidik saat ini masih menggunakan model pembelajaran konvensional yang cenderung berpusat pada pendidik (teacher centered). Seharusnya pembelajaran bersifat aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM). Penelitian ini terdiri atas dua variabel yakni variabel X tentang model pembelajaran NHT dan variabel Y tentang prestasi belajar peserta didik mata pelajaran matematika materi Pecahan. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh penerapan model pembelajaran NHT terhadap prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode eksperimen dengan desain penelitan pretest-posttest control group design dan bersifat kuantitatif yang bertujuan untuk memperoleh dan mengetahui informasi tentang pengaruh model pembelajaran NHT terhadap prestasi belajar peserta didik mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar. Populasi dari penelitian ini adalah kelas V semester 2 yang terdapat di Komplek Sekolah Dasar Negeri Margahayu Raya, yakni SDN Margahayu Raya 2 dan SDN Margahayu Raya 3, sedangkan sampel penelitian dilakukan dengan cara random sampling masing-masing sebanyak 30 peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai Mei. Data yang dikumpulkan adalah bentuk tes (pilihan ganda dan uraian) dan bentuk nontes (lembar observasi) yang telah diberikan judgment oleh ahlinya. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: (1) Hasil pretest dan posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol bersifat normal dan homogen. (2) Berdasarkan observasi pada kelas eksperimen menunjukkan tidak ada peserta didik yang termasuk kategori tidak baik dan 50% peserta didik berada dalam kategori baik. (3) Berdasarkan uji dua rata-rata, hasil pretest menunjukkan tidak terdapat perbedaan rata-rata prestasi belajar matematika antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol, sedangkan pada hasil posttest menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata prestasi belajar matematika antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. (4) Rata-rata N-gain kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. (5) Uji hipotesis menunjukan nilai Sig < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran NHT terhadap prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar

    Penelitian dan Pengembangan Pada Pembelajaran Ekonomi Kelas X Lintas Minat Ekonomi di SMA Negeri 11 Bandung

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi belajar siswa pada pembelajaran ekonomi. Siswa yang memiliki motivasi belajar cenderung dapat belajar lebih baik, Tekun menghadapi tugas (dapat bekerja terus menerus dalam waktu yang lama, tidak pernah berhenti sebelum selesai), ulet menghadapi kesulitan (tidak lekas putus asa),tidak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi sebaik mungkin (tidak cukup puas dengan prestasi yang telah dicapainya), menunjukan minat, lebih senang bekerja mandiri, cepat bosan pada tugas-tugas yang rutin (hal-hal yang bersifat mekanis, berulang-ulang begitu saja sehingga kurang kreatif), dapat mempertahankan pendapatnya,tidak mudah melepaskan hal yang diyakini, senang mencari dan memecahkan soal-soal. Kenyataan dilapangan peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya motivasi belajar siswa pada pembelajaran ekonomi, satu faktor penyebab diantaranya yaitu kurangnya kreatifitas guru dalam menyajikan multimedia yang menarik dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut diatas, peneliti membuat serta mengembangkan multimedia pembelajaran audio visual powtoon dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran ekonomi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk mengetahui pengembangan multimedia pembelajaran berbasis audio visual PowToon untuk pembelajaran ekonomi SMA kelas X peningkatan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Populasi yang digunakan adalah kelas X Lintas Minat Ekonomi di SMA Negeri 11 Bandung. Sampel yang digunakan pada saat ujicoba terbatas yaitu kelas X Lintas Minat Ekonomi 4, sedangkan pada saat ujicoba luas adalah kelas X Lintas Minat Ekonomi 2 dengan menggunakan Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa pengembangan multimedia pembelajaran berbasis audio visual powton lebih efektif digunakan dalam pembelajaran ekonomi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dibandingkan tidak menggunakan multimedia pembelajaran audio visual powtoon

    0

    full texts

    557

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇