Universitas Langlangbuana

Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
Not a member yet
    557 research outputs found

    PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN NATURALIS PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan naturalis siswa pada mata pelajaran IPA dan kurangnya model pembelajaan yang melibatkan siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Experinetial Learning dalam meningkatkan kecerdasan naturalis siswa kelas IV SD Negeri 008 Mohammad Toha Kota Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuasi eksperimen karena terdapat perlakuan (treatmen) pada kelas eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 008 Mohammad Toha. Sampel pada penelitian ini diambil secara tidak random. Kelas IV C sebagai kelompok kontrol dan kelas IV D sebagai kelompok eksperimen, dengan masing-masing kelas berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen lembar observasi untuk mengukur penerapan model experiential learning dan instrumen tes digunakan untuk mengukur kecerdasan naturalis siswa. Data yang diperoleh berupa hasil pretest dan posttest dari sampel dua kelas. Data dianalisis untuk menguji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, one sample t-test, paired sample t-test. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model experiential learning dapat meningkatkan kecerdasan naturalis siswa, dengan rincian 1) kecerdasan naturalis siswa sudah mencapai kriterian ketuntasan minimal pada kelas eksperimen. 2) kecerdasan naturalis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol setelah penerapan model experiential learning. 3) peningkatan kecerdasan naturalis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN NILAI ESTETIKA HASIL KARYA SENI KRIYA DARI KORAN BEKAS

    No full text
    Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya estetika peserta didik dalam pembelajaran seni kriya. Peneliti ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan estetika seni kriya dari Koran bekas dikelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Pada penelitian ini menggunakan dua sampel kelas yaitu, kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan jumlah 28 siswa pada setiap kelas. Populasi dalam penenlitian ini yaitu Perserta didik SDN 066 Halimun kelas IV B 28 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas IV D 28 peserta didik sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi terdapat lembar observasi guru yaitu lembar observasi yang menerapkan model pembelajaran TGT dan lembar observasi perserta didik yaitu lembar observasi penilaian estetika perserta didik yang telah di judgement expert kepada dosen yang ahli dalam bidangnya. Hasil analisis data diperoleh dari hasil Uji dapat dilihat bahwa nilai signifikasi lebih dari 0,05 serta nilai signifikasi uji beda kurang dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament dapat meningkatkan nilai estetika

    PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK

    No full text
    Judul penelitian ini adalah Penerapan Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Masalah yang diteliti yaitu rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas V SDN 066 Halimun Bandung. Penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimen yang melibatkan satu kelompok yang diberi perlakuan. Populasi penelitian ini adalah sekuluh peserta didik kelas V SDN 066 Halimun Bandung pada semester ganjil tahun ajaran 2019-2020 yang terdiri atas 4 kelas dan dipilih 1 kelas sebagai sampel dengan menggunakan metode sampling purposive. Pengambilan data dilakukan dengan Lembar Observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes kemampuan berpikir kritis (pre test dan post test). Untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penggunaan Model Problem Based Learning di analisis dengan menggunakan Paired-Sample T- Test. Hasil analisis data diperoleh dari berbagai uji, dapat dilihat bahwa nilai signifikasi lebih dari 0,05 serta nilai signifikasi Uji Beda kurang dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penggunaan model Problem Based Learning (PBL)

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERNYANYI DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterampilan bernyanyi peserta didik yang masih rendah, oleh karena itu dilakukan suatu kajian tentang penerapan model pembelajaran Explicit Instruction pada pembelajaran SBdP. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Explicit Instruction terhadap keterampiln bernyanyi, untuk mengetahui peningkatan keterampilan bernyanyi pada peserta didik di sekolah dasar dengan menerapkan model pembelajaran Explicit Instruction. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuasi-eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Islam Arrido Kabupaten Bandung dengan sampel kelas V-A sebagai kelas eksperimen dan V-B sebagai kelas kontrol. Adapun instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi keterampilan bernyanyi dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan Uji-t diperoleh dari hasil pretes dan postes yaitu N-gain, sedangkan analisis data kualitatif diperoleh dari hasil observasi untuk menggambarkan pelaksanaan pembelajaran di kelas. Berdasarkan analisis data tersebut diperoleh hasil bahwa Terdapat peningkatan keterampilan menyanyi peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction dan juga Terdapat perbedaan keterampilan menyanyi peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction dan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional

    PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman matematika peserta didik SD melalui model realistic mathematic education dan mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman peserta didik pada pembelajaran matematika menggunakan model realistic mathematic education dengan yang menggunakan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan penelitain bersifat kuantitatif. Sampel berjumlah 40 peserta didik, 20 orang di kelas eksperimen dan 20 orang di kelas kontrol. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman peserta didik pada pembelajaran matematika melalui model realistic mathematic education di kelas V SD; (2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman peserta didik pada pembelajaran matematika menggunakan model realistic mathematic education dengan yang menggunakan model pembelajaran langsung

    PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN SENI KRIYA

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah masih rendahnya kreativitas peserta didik dalam pemebaljaran SBdP (Seni Budaya dan Prakarya). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media gambar untuk meningkatkan kreativitas peserta didik di Sekolah Dasar dengan mendeskripsikan penggunaan media gambar, menguji pencapaian kriteria ketuntasan minimal, menguji perbedaan kreativitas kelas kontrol dan kelas eksperimen, menguji peningkatan kreativitas kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Metode penelitian ini adalah Quasi Eksperimen. Penelitian ini dilaksankan di SDN 160 Sukalaksana, yaitu kelas IV A dan IV B, yang berjumlah 60 Orang, terdiri dari 30 peserta didik kelas kontrol dan 30 peserta didik kelas eksperimen. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi media gambar dan instrument non test untuk mengukur kreativitas. Data diperoleh dari nilai pretest dan posttest. Data dianalisis untuk menguji validitas, realibilitas, normalitas, homogenitas, one sample t-test, paired sample t-test, dan independent t-test. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan media gambar peserta didik lebih teratrik, antusias. Dilihat dari hasil observasi, kreativitas sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal, terdapat perbedaan antara kelompok kontrol dan eksperimen, dan peningkatan kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol

    MODEL TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN SENI MUSIK

    No full text
    Hizkya Syawalia (2019). Penerapan Model Talking Stick Untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Dalam Pembelajran Seni Musik (Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran SBdP di Kelas IV di SDN Pelangi 01), yang dibimbing oleh Bapak ace Iwan dan Ibu Cucu Lisnawati. Latar belakang dalam penelitian ini adalah peserta didik belum bisa mencapai hal-hal yang dapat dikalasifikasikan dalam kategori dapat menguasai indikator pemahaman peserta didik kelas IV. Model Talking Stick merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat membantu untuk meningkatkan pemahaman peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pemahaman pada pembelajaran seni musik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu metode eksperimen dengan sifat kuantitatif dan desain penelitian quasi eksperimental dan desain yang dipilih yaitu Non-equivalen Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas IV A sebagai kelas kontrol dan kelas IV B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpula data menggunakan instrumen test uraian dan teknik analisis data dengan statistic parametric menggunakan bantuan aplikasi software SPSS 24. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan pemahaman pada kelas eksperimen dengan meggunakan model Talking Stick serta peningkatan pemahaman pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan pemahaman pada kelas kontrol

    PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAMESTOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKANPEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADAOPERASI HITUNG PECAHAN SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Penerapan Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament untuk Meningkatkan Pemahaman KonsepMatematis pada Operasi Hitung PecahanSiswaKelas III SekolahDasar “. Penelitian ini bertujuan,mengukur peningkatan pemahaman konsep pada siswa yang belajar operasi hitung pecahan pada kelas III. dan mengukur kemampuan pemahaman konsep matematis pada materi operasi hitung pecahan siswa yang belajardenganTeam Games Tournament lebih baik daripada siswa yang belajar dengan model konvensional.Penelitian ini menggunakan teori Shoimin (2014). Metode penelitian yang digunakan penelitian ini , yaitu pendekatan kuantatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas III SDN 020 Lengkong Besar. Data dikumpukan dengan menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian penerapan model koperatif tipe team games tournament ini menunjukkan, terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep pada siswa yang belajar operasi hitung pecahan melalui metode TGT

    PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BENDA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA PESERTA DIDIK KELAS III SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini berjudul “peningkatan pemahaman konsep sifat-sifat benda pada siswa kelas III sekolah dasar”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil penerapan metode pembelajaran eksperimen dalam meningkatkan pemahaman konsep sifat-sifat benda peseta didik III sekolah dasar. Selain itu juga untuk mengetahui apakah metode pembelajaran eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep sifat-sifat benda peserta didik kelas III sekolah dasar. Dalam penelitian ini digunakan teori Arikunto (2013). Penelitian ini menggunakan desain metode kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, dan menggunakan metode pembelajaran eksperimen. Partisipan dalam penelitian ini terdiri atas 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada penelitian ini, data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penggunaan metode pembelajaran eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep sifat-sifat benda peserta didik kelas III SDN Parungserab II Kabupaten Bandung. Hal itu terlihat dari hasil perhitungan pretest dan posttest pada kelas eksperimen

    PENERAPAN METODE TEAM-GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM PENINGKATAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SENI TARI DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Judul skripsi ini adalah Penerapan Metode Team-Games-Tournament (TGT) Dalam Peningkatan Kreativitas Peserta Didik pada Mata Pelajaran Seni Tari Kreasi di Sekolah Dasar. Nama peneliti adalah Galih Prasetyo, pembimbing I adalah H.A Shofyanis dan Pembimbing II adalah Imam Jahrudin Priyanto. Masalah yang diteliti adalah bagaimana penerapan metode team-games-tournament dan apakah ada peningkatan kreativitas bagi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode team-games-tournament dan untuk mengukur peningkatan kreativitas peserta didik yang diberi perlakuan menggunakan metode team-games-tournament. Teori yang digunakan adalah teori team-games-tournament (dalam Slavin, 2011: 13). Pada penelitian ini populasi murid kelas IV di SDN Saparako. Sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh karena semua populasi dijadikan sampel dan sampel kurang dari tiga puluh orang yang ditentukan tidak secara random. Data yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan kreativitas peserta didik yang pada pembelajarannya menggunakan team-games-tournament dibandingkan dengan peserta didik yang mendapat pembelajaran dengan metode konvensional

    0

    full texts

    557

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇