557 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas penerapan model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) untuk meningkatkan kemampuan menyimak pada mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan model CIRC pada mata pelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan menyimak dan apakah model CIRC merupakan model yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menyimak. Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan penerapan model pembelajaran CIRC pada mata pelajaran di sekolah dasar dan mendeskripsikan efektivitas penerapan model pembelajaran CIRC terhadap peningkatan kemampuan menyimak peserta didik di sekolah dasar. Peneliti menggunakan teori Tarigan (2008). Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif berdasarkan studi dokumentasi yang telah dilakukan pada enam buah penelitian relevan yang berhubungan dengan penerapan model pembelajaran CIRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyimak mengalami peningkatan pada mata pelajaran bahasa Indonesia sebesar 20-75% dan siswa menjadi lebih aktif
META ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN IPA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran model
Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di
sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif terhadap hasil
analisis publikasi ilmiah. Penelitian-penelitian yang menggunakan model
pembelajaran model Contextual Teaching and Learning dianalisis dengan teknik metaanalisis. Temuan pada penelitian ini mengungkapkan model pembelajaran model
Contextual Teaching and Learning secara keseluruhan memiliki pengaruh dalam
pembelajaran ilmu pengetahuan alam di Sekolah Dasar dengan nilai effect size 0. 373
yang dikategorikan dalam efek besar. Model pembelajaran model Contextual Teaching
and Learning pun memberikan pengaruh efektif yang dilihat dalam kategori wilayah,
dan penerapan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar ilmu pengetahuan alam,
berfikir kritis, dan minat belajar siswa. Hasil model pembelajaran model Contextual
Teaching and Learning dalam segala hasil di kategorikan dalam efek besar. Simpulan
penelitian ini adalah mode pembelajaran model Contextual Teaching and Learning
sangat efektif dalam penerapan hasil pembelajaran pada siswa, lalu sangat berpengaruh
untuk membuat siswa berfikir kritis dalam belajar dan sangat efektif dalam
meningkatakan motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran
KECEMASAN MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecemasan matematika dalam menyelesaikan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah salah satu siswa kelas VI SDN 1 Pajaten yang mengalami kecemasan matematika tingkat tinggi saat menyelesaikan pemecahan masalah matematika. Instrumen penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket dan soal pemecahan masalah matematika. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif studi kasus. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa kecemasan matematika dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika yang dialami oleh siswa yaitu dari tiga komponen somatik, kognitif dan sikap dengan gejala bingung, khawatir jika orang lain berpikir saya bodoh, jantung berdebar, takut, khawatir hasilnya tidak sesuai yang diharapkan dan tidak percaya diri, sedangkan faktor-faktor penyebab kecemasan matematika dialami oleh siswa merupakan faktor individu (self esteem) dan dari luar individu atau lingkungan
ENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR (Studi Meta Analisis)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengukur besar pengaruh
penggunaan Model pembelajaran Kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) terhadap
hasil belajar peserta didik di SD. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif
dengan pendekatan meta analisis. Populasi dalam penelitian ini adalah 15 artikel dari
penelitian terdahulu mengenai penelitian model pembelajaran kooperatif Two Stay Two
Stray dengan variabel terikat hasil belajar siswa. Sampel pada penelitain ini yaitu artikel
mengenai model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray dengan variabel terikat
hasil belajar pada siswa SD yang telah terindeks pada Science and Teknologi Indeks
(Sinta) score 1 hingga 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran
Koooperatif tipe Two Stay Two Stray terhadap hasil belajar memiliki pengaruh sangat tinggi terhadap peningkatan pada hasil belajar siswa secara keseluruhan, tahun publikasi,
tingkatan kelas, dan wilaya
MERANCANG PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEED READING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS V SD
Rendahnya kemampuan membaca siswa akan berpengaruh pada pembelajaran, membaca merupakan kegiatan yang bersifat reseptif. Keterampilan membaca siswa dapat meningkat salah satunya dengan menggunakan metode speed reading, speed reading merupakan kemampuan membaca cepat tanpa menghilangkan pemahaman isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan pembelajaran mengenai langkah-langkah penggunaan metode speed reading dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Penelitian ini dilakukan sebab masih ada penduduk Indonesia yang masih belum melek aksara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Developmental Research yang mengacu pada model 4D. Penelitian menghasilkan rancangan pembelajaran pengembangan metode speed reading untuk keterampilan membaca, disusun berdasarkan tahapan model pengembangan 4D. Berdasarkan hasil penilaian uji validasi ahli materi/media rancangan pembelajaran menggunakan metode speed reading pada mata pelajaran bahasa Indonesia yang dikembangkan sudah baik dan layak untuk digunakan sebagai sarana pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca sisw
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TYPE GROUP RESUME UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran cooperative learning type Group Resume untuk meningkatkan keterampilan menulis pada mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan model pembelajaran cooperative learning type Group Resume pada mata pelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan menulis dan apakah model Group Resume merupakan model yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis. Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan penerapan model pembelajaran cooperative learning type Group Resume pada mata pelajaran di sekolah dasar dan mendeskripsikan efektivitas penerapan model pembelajaran cooperative learning type Group Resume terhadap peningkatan keterampilan menulis peserta didik di sekolah dasar. Peneliti menggunakan teori keterampilan menulis dari Marwoto 1987 (dalam Dalman 2016: 4) dan Tarigan (2013: 03-04). Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan metode studi dokumentasi, berdasarkan studi dokumentasi yang telah dilakukan pada enam buah penelitian relevan yang berhubungan dengan penerapan model pembelajaran cooperative learning type group resume. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis mengalami peningkatan pada mata pelajaran bahasa Indonesia sebesar 20-75% dan siswa menjadi lebih aktif
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN (STUDI META ANALISIS)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode tutor
sebaya dalam pembelajaran yang ditinjau dari jenjang pendidikan, variabel
kemampuan, desain, analisis data dan daerah. Metode yang di gunakan dalam
penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan
bahwa penerapan metode tutor sebaya banyak diteliti pada jenjang Pendidikan
tingkat sekolah menengah pertama (SMP), dengan variabel terikat hasil belajar,
desain yang digunakan tindakan kelas (PTK), analisis data yang digunakan adalah
analisis kualitatif berupa hasil observasi, angket, dokumentasi dan hasil nilai tes,
dan di tinjau dari daerah tempat penelitian didominasi oleh daerah Padang
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TUORNAMENT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERMAIN ALAT MUSIK SULING PADA PESERTA DIDIK KELAS V (Studi Eksperimen Mata Pelajaran SBdP Kelas V di SD Muhammadiyah)
bl
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik
di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hasil
belajar peserta didik melalui model pembelajaran interaktif. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian studi pustaka yang dilakukan pada beberapa
penelitian yang relevan yang sesuai dengan pembahasan dan menggunakan sifat
penelitian kualitatif. Hasil rata-rata nilai pada data yang telah dianalisis terdapat
peningkatan pada siklus II atau tahap akhir. Dapat disimpulkan bahwa analisis
penerapan model pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kemampuan hasil
belajar peserta didik di sekolah dasar berpengaruh terhadap prestasi belajar
peserta didik dimana peserta didik menjadi lebih aktif, kreatif, termotivasi dalam
mengikuti pembelajaran dan dengan penerapan model pembelajaran interaktif
dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik di sekolah dasar terlihat dari
hasil akhir yang signifikan, maka dari itu model pembelajaran interaktif dapat
dijadikan alternatif bagi pendidik untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik
di sekolah dasar
META-ANALISIS PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar pengaruh penggunaan model pembelajaran Group Investigation terhadap kemampuan matematis siswa dengan menggunakan meta-analisis. Metode penelitian yang digunakan meta-analisis dengan pendekatannyabadalah deskriptif kuantitatif terhadap hasil analisis artikel-artikel dari jurnal ilmiah terpublikasi pada google scholar. Populasi pada penelitian ini yaitu pada 16 jurnal ilmiah tentang model pembelajaran Group Investigation pada rentang tahun 2016-2020, sampel dari penelitian adalah sebelas artikel jurnal yang memenuhi kategori perhitungan effect size. Pada penelitian ini kemampuan yang diambil yaitu terdiri dari kemampuan pemecahan masalah, kemampuan komunikasi matematis, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan rumus-rumus perhitungan effect size dengan kriteria besar, sedang dan kecil. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara keseluruhan penelitian yang dilakukan berpengaruh efektif terhadap kemampuan matematis dengan kategori termasuk efek sangat besar. Model pembelajaran Group Investigation (GI) dari keempat kemampuan yang dianalisis effect size menunjukan bahwa kemampuan komunikasi matematis lebih besar mendapat pengaruh dari model pembelajaran group investigation. Model pembelajaran group investogation juga memberikan pengaruh dan efektif dari segi jenjang pendidikan, wilayah, dan materi pelajaran yang dicantumkan disetiap kemampuan matematis yang Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran Group Investigation (GI) memberikan pengaruh yang lebih efektif dan dapat di jadikan alternatif untuk meningkatkan kemampuan matematis siswa